25.4 C
Pare-Pare
Selasa, Oktober 27, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 57

UMKM Parepare Keluhkan Beras SPHP Kosong Saat Hari Libur, Bulog Klarifikasi Kuota RPK dan Janji Percepat Penyaluran

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Parepare mengeluhkan kelangkaan serta lonjakan harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di pasaran selama momen hari libur. Hal tersebut berdampak langsung pada kelangsungan usaha harian masyarakat, Senin (17/08/26).

Warga Ujung Bulu sekaligus penjual nasi kuning, Sultan (Bang Onek), mengungkapkan kekecewaannya karena kesulitan mendapatkan beras SPHP dalam dua hari terakhir. Selain kelangkaan di pedagang maupun stan pasar, ia juga menemukan harga beras SPHP merangkak naik hingga Rp62.000 per sak (kemasan 5 kg).

“Saya penjual nasi kuning sangat membutuhkan beras SPHP. Dari kemarin cari di pasar dan RPK kosong, kalaupun ada harganya sudah Rp62.000. Pelaku UMKM seperti kami ini tidak ada liburnya, tetap cari nafkah. Kalau Bulog beralasan libur, harusnya stok didrop lebih awal sebelum libur supaya pasar tidak kosong,” tegas Sultan.

Sultan juga menyoroti keluhan pengelola RPK terkait pembatasan pasokan yang dinilai terlalu sedikit, yaitu sekitar 30 sak per minggu, yang dinilai memberatkan dari segi biaya pengangkutan jika dibandingkan dengan sistem pengadaan bulanan.

Menanggapi hal tersebut, Pimpinan Cabang (Pincab) Bulog Parepare, Rahmi, mengklarifikasi bahwa kekosongan stok di sejumlah titik kemungkinan terjadi akibat jeda operasional pada hari libur. Pihaknya telah memerintahkan tim untuk segera menyalurkan kembali pasokan beras ke RPK-RPK di dalam pasar.

“Kalau RPK di dalam pasar selalu kami usahakan ketersediaannya. Memang kemarin ada kendala waktu hari libur, tapi kami sudah perintahkan anggota untuk koordinasi agar RPK segera *re-order*. Untuk RPK di luar pasar, penyaluran memang kami batasi 100 kilogram atau sekitar 33 sampai 34 sak per minggu,” jelas Rahmi.

Rahmi menambahkan, pembatasan kuota 100 kg per minggu dilakukan karena jumlah RPK di luar pasar di Kota Parepare cukup banyak, yakni sekitar 50 titik. Kebijakan ini diambil agar distribusi beras SPHP dapat terbagi secara merata hingga ke tingkat RW dan kelurahan. Bulog berjanji akan melakukan evaluasi dan perbaikan alur distribusi ke depannya.

TelkomGroup Sediakan Akses Internet Gratis di Posko Pengungsian NTT

0

WiFi dan kartu perdana SIMPATI gratis, paket darurat, serta hotline 24 jam disiapkan untuk memastikan masyarakat tetap terhubung

LABUANG BAJO, RADIOMESRA. COM – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berkomitmen untuk terus menghadirkan dukungan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), salah satunya dengan membuka akses komunikasi dan internet di sejumlah lokasi pengungsian. Akses internet tersebut tersedia secara gratis dan dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa dikenakan biaya. Penyediaan akses internet darurat ini menjadi salah satu langkah TelkomGroup untuk mendukung kebutuhan komunikasi warga selama masa tanggap dan pemulihan.

Direktur Network Telkom Nanang Hendarno mengatakan, “Dalam situasi bencana, kebutuhan untuk tetap terhubung menjadi semakin penting, baik bagi masyarakat untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun bagi kami sebagai petugas dan pihak yang terlibat dalam menjalankan penanganan di lapangan. Karena itu, TelkomGroup menghadirkan berbagai dukungan konektivitas di titik-titik strategis dan memastikan masyarakat tetap memiliki akses komunikasi yang dapat diandalkan.

Sebagai bagian dari dukungan konektivitas di lapangan, Posko Siaga Bencana Telkomsel telah berdiri di beberapa lokasi, yakni Gelora Samador Maumere, GraPARI Maumere, dan Telkomsel Authorized Partner (TAP) Rajawali Maumere. Sementara itu, posko di Mbay Nagekeo, TAP Borong, dan TAP Ruteng, serta Kantor Wilayah Telkom di Flores dan sekitarnya, tengah dalam proses persiapan untuk mendukung kebutuhan masyarakat secara lebih luas.

Di Posko Gelora Samador Maumere, Telkomsel juga menyediakan layanan IndiHome berkecepatan 200 Mbps dan Mesh WiFi secara gratis yang kini telah dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan di lokasi pengungsian. Akses tersebut salah satunya dimanfaatkan oleh Kepolisian Resor Sikka untuk menghadirkan hiburan bagi anak-anak melalui pemutaran film di posko pengungsian.

Selain penyediaan internet gratis di posko, TelkomGroup turut memberikan dukungan komunikasi melalui pemberian kartu perdana SIMPATI dan voucher kuota untuk masyarakat yang membutuhkan, serta Paket Darurat bagi pelanggan Telkomsel sebesar 3GB kuota, 1.000 SMS, dan 300 menit telepon seharga Rp1 dengan masa berlaku tujuh hari yang dapat diaktifkan melalui *888*20#. Berbagai layanan tersebut membantu masyarakat dan pelanggan tetap terhubung untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun memperoleh informasi yang dibutuhkan selama masa tanggap dan pemulihan bencana.

Untuk menghadirkan akses informasi penanganan di lapangan secara real-time, Hotline Tanggap Bencana TelkomGroup di 0800-111-9000 juga tersedia dan dapat diakses 24 jam secara bebas pulsa. Masyarakat dapat memanfaatkan hotline tersebut untuk memperoleh informasi dan perkembangan terkait kondisi layanan serta penanganan bencana.

TelkomGroup akan terus mendampingi masyarakat selama masa pemulihan dengan memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan, sekaligus memantau kondisi infrastruktur dan mempercepat perbaikan layanan untuk memastikan konektivitas digital dapat segera kembali optimal.

*#ElevatingYourFuture*

Membanggakan! Nindy Siswi MAN 1 Parepare Sukses Bawa Baki Sang Merah Putih di HUT ke-81 RI

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Suasana bangga dan haru menyelimuti keluarga besar MAN 1 Kota Parepare serta Kementerian Agama Kota Parepare. Nindy, salah satu siswi terbaik madrasah tersebut, sukses mengemban tugas krusial sebagai pembawa baki Sang Merah Putih dalam Tim 8 Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Provinsi Sulawesi Selatan. Prosesi pengibaran bendera pada Upacara Peringatan HUT ke-81 RI berlangsung khidmat di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin (17/08/26).

Gadis kelahiran Bili-bili, 22 September 2009, yang merupakan putri pasangan Rahman dan Asriani ini tampil luar biasa. Menjalani posisi pembawa baki yang menuntut kesiapan fisik, mental, ketenangan, serta ketelitian tingkat tinggi, Nindy menuntaskan tugasnya dengan sempurna setelah melalui seleksi ketat dan pemusatan latihan intensif.

Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian sang siswi.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga dan bersyukur. Nindy telah membawa nama baik MAN 1 Kota Parepare dan keluarga besar madrasah Kementerian Agama. Kepercayaan sebagai pembawa baki merupakan amanah besar yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Rusman.

Ia berharap keberhasilan ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh peserta didik untuk berani mengukir prestasi.

“Kami berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya. Madrasah harus terus memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan mereka,” tambahnya.

Keberhasilan Nindy mempertegas komitmen MAN 1 Kota Parepare dalam mencetak generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta berjiwa nasionalis. Langkah sukses ini menjadi bukti nyata bahwa siswa madrasah memiliki daya saing dan kesempatan yang sama luasnya untuk tampil di panggung strategis. Capaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari wajah positif madrasah Kementerian Agama dalam membina generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan cinta tanah air.

Respon Aduan Warga, Personil Polsek Ujung Damaikan Perselisihan Keluarga di Lappadde Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Ujung Polres Parepare dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Ahad (17/09/26) sekitar pukul 16.30 Wita, personel Polsek Ujung yang dipimpin Aiptu Ibrahim bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait adanya keributan atau perselisihan dalam sebuah keluarga di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Lapadde, Kota Parepare.

Menerima informasi tersebut, Aiptu Ibrahim bersama anggota piket segera mendatangi lokasi kejadian. Dalam penanganannya, turut dilibatkan personel Bhabinkamtibmas Aiptu Mustaming Endang, dan anggota piket fungsi guna membantu proses mediasi dan penyelesaian permasalahan secara humanis.

Pendekatan persuasif yang dilakukan personel Polsek Ujung membuahkan hasil positif. Perselisihan yang terjadi antara seorang ayah tiri dan anak tirinya berhasil diselesaikan dengan baik melalui dialog dan mediasi, sehingga situasi kembali kondusif dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Kapolsek Ujung Polres Parepare, AKP Sukri Abdullah, melalui keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa langkah cepat yang dilakukan anggotanya merupakan tindakan pelayanan kepolisian dalam merespons setiap pengaduan masyarakat.

“Kita tidak ingin satu permasalahan yang awalnya tidak terlalu memprihatinkan berubah menjadi konflik. Karena itu, setiap persoalan yang terjadi kami upayakan dapat diselesaikan dengan cepat dan presisi, dengan harapan tidak menimbulkan dampak sosial yang lebih besar di tengah masyarakat,” ujar AKP Sukri.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap gangguan kamtibmas ataupun persoalan yang membutuhkan kehadiran polisi.

“Laporkan kepada kami jika membutuhkan bantuan hadirnya polisi. Gunakan layanan Call Center 110 yang beroperasi selama 1×24 jam, dapat pula menghubungi Bhabinkamtibmas setempat, atau setiap anggota Polsek Ujung yang dikenal untuk diteruskan ke SPKT agar segera ditindaklanjuti. Jangan ragu,” imbau AKP Sukri.

Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat dalam menyampaikan informasi menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.

AKP Sukri berharap kehadiran personel Polsek Ujung tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan sosial yang terjadi.

“Kami berharap kehadiran anggota kami dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, sehingga harapan pimpinan, yaitu Kapolres Parepare, untuk menjadikan setiap anggota Polres Parepare sebagai insan Polri yang bermoral, berintegritas, dan bermasyarakat dapat kami wujudkan,” pungkasnya.

Upaya penyelesaian perselisihan dalam keluarga tersebut menjadii fakta bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis, mediasi, dan pelayanan cepat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan harmonis.

Bahas Wacana Penggabungan Sekolah Sekompleks di Parepare, LSM Lapekom dan DPRD Soroti Efisiensi serta Keselamatan Siswa

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Wacana penggabungan (merger) sekolah dasar dan menengah yang berada dalam satu kompleks di Kota Parepare kembali menjadi perbincangan hangat. Isu tersebut dikaji secara mendalam dalam Spesial Program Bincang Pendidikan bertajuk “Sekolah Sekompleks di Parepare: Perlu Dikaji Ulang atau Dipertahankan?” pada Sabtu (15/08/26).

Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) sekaligus Ketua LSM Lapekom, Dr. Zaid Zainal, menegaskan bahwa pemerintah daerah sejatinya memiliki kewenangan mutlak dalam mengelola pendidikan dasar. Menurutnya, regulasi seperti Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, UU Nomor 23 Tahun 2014, hingga Permendikbud Nomor 47 Tahun 2023 secara tegas mendorong pemerintah daerah untuk menciptakan tata kelola sekolah yang efisien, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran.

“Pengelolaan SD dan SMP merupakan kewenangan mutlak pemerintah daerah kabupaten/kota. Permendikbud Nomor 47 Tahun 2023 juga mendorong pemda melakukan tata kelola yang efisien dan merata. Kami menawarkan gagasan penataan jabatan kepala sekolah, perlindungan guru honorer dan ASN, serta penyusunan nomenklatur aset baru. Jika dibutuhkan kajian lanjutan terkait asal-usul dan sejarah sekolah, kami siap membantu,” jelas Dr. Zaid Zainal.

Sementara itu, Ketua Komisi 2 DPRD Kota Parepare, Parman Agus Mante, menilai konsep penggabungan sekolah sangat krusial jika ditinjau dari sisi efisiensi anggaran daerah maupun kondisi riil infrastruktur di lapangan. Mengingat adanya penurunan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) secara nasional pada 2026, pemda dituntut berinovasi tanpa mengesampingkan mandatory spending pendidikan sebesar 20 persen APBD.

Parman menepis anggapan adanya “sekolah unggulan” dalam konsep penggabungan ini. Menurutnya, ketimpangan jumlah pendaftar antarsekolah dalam satu kompleks kerap dipicu oleh mindset masyarakat, padahal pemerintah menginginkan pemerataan kualitas pendidikan. Selain efisiensi, faktor keselamatan fisik bangunan menjadi pertimbangan utama.

“Kami melihat efisiensi dan keselamatan itu penting. Contohnya di kompleks SD 14 dan SD 26. SD 26 berada di lantai atas dan SD 14 di bawah. Bangunan di bawah mengalami retakan hingga besi tulangannya terlihat dan rawan rubuh, bahkan ruang guru dipindahkan demi keselamatan. Hal-hal seperti keselamatan, penggunaan fasilitas bersama, dan efisiensi anggaran inilah yang mendorong perlunya kajian penggabungan sekolah,” papar Parman Agus Mante.

Polres Parepare Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Wakapolres Tekankan Semangat Pengabdian dan Profesionalisme Personel

0

PAREPARE, RADIOMESRA COM – Kepolisian Resor (Polres) Parepare menggelar Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia Tahun 2026 di halaman Mapolres Parepare tepatnya di Jalan Andi Mappatola Kelurahan Uning Baru Kecamatan Soreang Kota Parepare, Senin (17/08/26).

Mengusung tema “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”, upacara dipimpin langsung oleh Wakapolres Parepare bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut diikuti para Pejabat Utama (PJU), perwira serta seluruh Bintara gabungan dan ASN Polres Parepare.

Rangkaian upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat, diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan Pembukaan UUD 1945, serta pembacaan teks Proklamasi oleh Inspektur Upacara.

Kompol Saharuddin, S.H., M.H., M.Si yang menjabat sebagai Waka Polres Parepare, menyampaikan bahwa upacara peringatan kemerdekaan ini merupakan momentum penting untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke-81 ini menjadi pengingat bagi seluruh personel Polres Parepare untuk terus meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan. Kita wujudkan melalui kinerja yang profesional, presisi, serta dedikasi tinggi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Parepare,” Ujar perwira berpangkat satu bunga melati

Pelaksanaan upacara peringatan detik-detik kemerdekaan di halaman Polres Parepare tersebut berakhir pada pukul 07.25 Wita dan berjalan dengan lancar, aman, serta kondusif.

HUT ke-81 RI di Parepare, Kapolres AKBP Phunky Mahendra Hadiri Upacara Bersama Forkopimda

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM- Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan, S.I.K., M.H., M.I.K. menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, Senin (17/08/26).

Upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia 2026 tersebut berlangsung khidmat dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat TNI-Polri, serta peserta upacara dari berbagai unsur di Kota Parepare.

Wali Kota Parepare Tasming Hamid bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Sementara itu, posisi Komandan Upacara dipercayakan kepada Kasat Intelkam Polres Parepare AKP Burhanuddin.

Pelaksanaan upacara tahun ini juga memiliki perbedaan dari sisi waktu. Prosesi yang berlangsung di Lapangan Andi Makkasau dimulai lebih pagi, dengan Detik-Detik Proklamasi dilaksanakan sekitar pukul 08.38 Wita.

Penyesuaian waktu tersebut berlangsung dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah. Pemerintah pusat sebelumnya menerbitkan pedoman pelaksanaan peringatan kemerdekaan yang mengatur rangkaian upacara bagi instansi pemerintah di daerah.

Kapolres Parepare Hadir Bersama Forkopimda

Kehadiran Kapolres Parepare dalam upacara HUT ke-81 RI menjadi bagian dari keterlibatan unsur kepolisian dalam momentum kenegaraan di Kota Parepare.

Sebagai bagian dari Forkopimda, Polres Parepare memiliki peran dalam mendukung pelaksanaan kegiatan pemerintahan dan agenda publik yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar.

Kehadiran pimpinan kepolisian bersama unsur pemerintah daerah juga memperlihatkan koordinasi antarlembaga dalam menjaga pelaksanaan kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Sebelum dipercaya memimpin Polres Parepare, AKBP Phunky Mahendra Borniawan mendapat penugasan sebagai bagian dari rotasi jabatan di lingkungan Polda Sulawesi Selatan. Dalam mutasi yang ditetapkan pada Juni 2026, ia ditunjuk menjadi Kapolres Parepare menggantikan AKBP Indra Waspada Yuda yang mendapat tugas baru sebagai Kapolres Sidrap.

Dengan demikian, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi salah satu momentum penting bagi **Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan** untuk hadir bersama unsur pemerintah dan Forkopimda dalam kegiatan kenegaraan di wilayah hukumnya.

AKP Burhanuddin Jadi Komandan Upacara

Selain kehadiran Kapolres Parepare, unsur Polres Parepare juga mendapat peran dalam pelaksanaan upacara.

Kasat Intelkam Polres Parepare AKP Burhanuddin dipercaya menjadi Komandan Upacara. Penunjukan tersebut menempatkan personel Polres Parepare sebagai salah satu unsur penting dalam pelaksanaan rangkaian upacara di Lapangan Andi Makkasau.

Burhanuddin sebelumnya tercatat menyandang pangkat Iptu. Namun, dalam Upacara Korps Raport periode 1 Juli 2026, ia resmi naik pangkat menjadi AKP dan tercatat menjabat sebagai Kasat Intelkam Polres Parepare.

Keterlibatan personel kepolisian dalam struktur pelaksanaan upacara sekaligus menunjukkan bahwa Polres Parepare tidak hanya hadir sebagai unsur pengamanan. Personel kepolisian juga mengambil bagian langsung dalam pelaksanaan kegiatan kenegaraan tersebut.

Wali Kota Parepare Bacakan Teks Proklamasi

Rangkaian utama upacara ditandai dengan pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia oleh Wali Kota Parepare Tasming Hamid.

Pembacaan Proklamasi menjadi salah satu bagian penting dalam upacara peringatan kemerdekaan karena mengingatkan kembali peserta dan masyarakat terhadap sejarah lahirnya Republik Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan tertib. Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih juga menjadi bagian yang mendapat perhatian utama dalam peringatan tersebut.

Suasana khidmat terlihat saat bendera Merah Putih dikibarkan sebagai simbol kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026 mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Tema tersebut membawa pesan mengenai pentingnya memperkuat persatuan sekaligus mendorong kehidupan masyarakat yang adil dan sejahtera.

Jadwal Upacara Mengacu Pedoman Pemerintah

Perbedaan waktu pelaksanaan upacara di Parepare menjadi salah satu hal yang menarik perhatian dalam peringatan kemerdekaan tahun ini.

Pemerintah pusat sebelumnya menerbitkan pedoman peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang mengatur tahapan pelaksanaan upacara, termasuk persiapan pasukan, masuknya komandan upacara, pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, hingga pembacaan Proklamasi.

Untuk pelaksanaan upacara di luar tingkat pusat, pedoman tersebut memberikan ruang kepada pemerintah daerah dan unsur terkait untuk menyesuaikan pelaksanaan berdasarkan kondisi serta kebutuhan masing-masing daerah.

Karena itu, pelaksanaan upacara di Parepare yang berlangsung lebih pagi menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan yang tetap menempatkan penghormatan terhadap prosesi kenegaraan sebagai prioritas.

Kapolres Parepare dan Pesan Persatuan

Peringatan kemerdekaan tidak hanya berkaitan dengan prosesi pengibaran bendera. Momentum tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Bagi kepolisian, kondisi keamanan yang kondusif menjadi salah satu prasyarat agar masyarakat dapat mengikuti berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan dengan nyaman.

Kehadiran Kapolres Parepare bersama unsur Forkopimda menunjukkan pentingnya koordinasi lintas lembaga dalam menjaga stabilitas daerah. Sinergi tersebut dibutuhkan bukan hanya saat kegiatan besar berlangsung, tetapi juga dalam menghadapi berbagai dinamika sosial yang berkembang di masyarakat.

Polres Parepare sendiri terus menjadi salah satu unsur utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Parepare. Peran tersebut mencakup pelayanan kepolisian, pengamanan kegiatan masyarakat, hingga penegakan hukum.

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI karena itu dapat menjadi pengingat bahwa menjaga kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni tahunan.

Semangat persatuan, toleransi, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama perlu diterjemahkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Bagi Kota Parepare, pesan tersebut menjadi semakin relevan karena pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi berbagai unsur. Pemerintah, aparat keamanan, lembaga masyarakat, pelaku usaha, serta warga memiliki peran masing-masing dalam menjaga lingkungan yang aman dan mendukung kemajuan kota.

Upacara di Lapangan Andi Makkasau akhirnya bukan sekadar agenda tahunan. Kehadiran Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan bersama unsur Forkopimda menjadi bagian dari gambaran sinergi antarlembaga dalam memperingati kemerdekaan sekaligus menjaga situasi Kota Parepare tetap kondusif.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun menjadi momentum untuk melihat kembali makna kemerdekaan dalam konteks kehidupan hari ini: bukan hanya bebas dari penjajahan, tetapi juga terus membangun masyarakat yang aman, adil, tertib, dan memiliki ruang untuk berkembang.

Polda Sulsel Gelar Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Senin (17/08/26).

Upacara dipimpin Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., dan berlangsung dengan khidmat serta penuh semangat kebangsaan. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang mencerminkan tekad bersama untuk mewujudkan bangsa yang mandiri, menjunjung tinggi keadilan, serta menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, dilanjutkan dengan pembacaan Naskah Proklamasi oleh Wakapolda Sulsel, serta pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Upacara tersebut diikuti para Pejabat Utama Polda Sulsel, jajaran perwira menengah, personel gabungan, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polda Sulsel.

Kehadiran seluruh personel dalam upacara tersebut menjadi wujud penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus bentuk komitmen insan Bhayangkara untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta mengisi kemerdekaan melalui pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini juga menjadi pengingat bagi seluruh personel Polda Sulsel untuk senantiasa memperkuat semangat nasionalisme, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

Melalui pelaksanaan upacara ini, Polda Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mewujudkan semangat kemerdekaan melalui kerja nyata dan pengabdian yang Presisi.

HUT ke-81 RI, Kapolda Sulsel Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Panaikang

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., menghadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Makassar, Senin (17/08/26) dini hari, tepat pukul 00.00 WITA.

Apel Kehormatan dan Renungan Suci merupakan tradisi nasional yang dilaksanakan setiap momentum peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa serta pengorbanan para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan, pejabat TNI-Polri, serta perwakilan instansi pemerintah daerah.

Rangkaian upacara berlangsung dalam suasana khidmat. Prosesi ditandai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, penyalaan obor, serta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa dan pengorbanan para kusuma bangsa.

Suasana hening di tengah malam menjadi momentum refleksi bagi seluruh peserta untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya kemerdekaan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kapolda Sulsel menyampaikan bahwa semangat perjuangan dan pengorbanan para pahlawan harus terus menjadi teladan bagi generasi penerus bangsa. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan penuh pengorbanan harus diisi dengan karya, pengabdian, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Semoga semangat para pahlawan senantiasa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara serta bersama-sama menjaga keamanan dan keutuhan NKRI,” ujarnya.

Dengan semangat kemerdekaan, Polri khususnya Polda Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif demi mendukung pembangunan nasional.

85% Konektivitas Pulih, TelkomGroup Terus Percepat Perbaikan Layanan Pascagempa NTT

0

Sekitar 400 BTS dan 2.600 pelanggan IndiHome terdampak berhasil dipulihkan dalam waktu kurang dari 24 jam

LABUAN BAJO, RADIOMESRA. COM – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) tanggap melakukan langkah percepatan pemulihan layanan telekomunikasi dan digital pasca gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/0826). Bencana yang terjadi menyebabkan terganggunya sejumlah infrastruktur telekomunikasi TelkomGroup yang berdampak pada penurunan kualitas layanan mobile dan fixed broadband serta layanan digital lainnya di beberapa titik terdampak. Dengan mengutamakan keselamatan personel, TelkomGroup mengerahkan sumber daya teknis serta mengoptimalkan sistem suplai listrik cadangan untuk menjaga konektivitas masyarakat tetap tersedia di tengah kondisi darurat.

“Alhamdulillah trafik sudah berangsur normal, walaupun pada awalnya terdapat sekitar 50% BTS Telkomsel terganggu, tapi saat ini sejalan dengan upaya percepatan perbaikan yang kami lakukan dan listrik yang mulai kembali, sebagian besar sudah pulih. Telkom berkomitmen untuk melakukan perbaikan secara cepat, aman, dan terkoordinasi sekaligus memperkuat ketahanan jaringan melalui backup,” ujar Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, pada agenda Rakor Penanganan Gempa wilayah Nusa Tenggara Timur, Ahad (16/08/26).

Sebanyak 85% dari total 735 site BTS Telkomsel telah kembali beroperasi, sementara sisanya masih dalam proses penanganan. Pemulihan terus diprioritaskan di sejumlah wilayah terdampak, antara lain Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Alor, Ende, dan Ngada, dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan kesiapan infrastruktur pendukung.

Progres tersebut menunjukkan proses pemulihan yang berlangsung cepat, di mana sekitar 400 BTS dan 2.600 pelanggan IndiHome (fixed broadband) yang sempat terdampak pada awal gempa telah dipulihkan dalam waktu kurang dari 24 jam. Kondisi layanan juga berangsur baik, saat ini sebanyak 16.788 atau sebesar 98,3% dari total 17.062 pelanggan IndiHome telah terlayani, sementara lainnya masih dalam proses pemulihan layanan secara bertahap.

Dari sisi infrastruktur utama, jaringan backbone TelkomGroup masih berfungsi dengan baik berkat adanya jalur cadangan yang menjaga layanan tetap berjalan. Namun demikian, putusnya sejumlah fiber optik di darat dan laut menyebabkan kapasitas layanan di beberapa titik mengalami penurunan. Secara umum, jaringan TelkomGroup masih dalam kondisi aman, sementara perbaikan pada infrastruktur terdampak dan optimalisasi jalur cadangan dilakukan untuk memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.

Guna mempercepat proses pemulihan, 300 tim teknis TelkomGroup bergerak di wilayah terdampak untuk melakukan asesmen, pemulihan jaringan, serta penanganan infrastruktur pendukung dengan berkoordinasi bersama pihak-pihak terkait. Upaya tersebut dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan titik prioritas dan keselamatan personel dan masyarakat sekitar. TelkomGroup juga terus memaksimalkan sumber daya listrik mandiri berupa genset bergerak dan genset tetap di masing-masing area. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan layanan sekaligus mendukung percepatan pemulihan sembari menunggu normalisasi pasokan listrik.

Dalam menjalankan proses pemulihan, TelkomGroup turut memperkuat sinergi dengan Danantara Indonesia, BP BUMN, Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, BUMN, BNPB dan BPBD, TNI/Polri, pemerintah daerah, serta mitra dan relawan. Kolaborasi dilakukan untuk mendukung percepatan pemulihan layanan sekaligus memastikan penanganan di lapangan berjalan aman dan terkoordinasi.

Sebagai bagian dari dukungan kepada masyarakat selama masa pemulihan, Telkomsel turut menyediakan Paket Darurat 3GB, 1000 SMS, dan 300 menit telepon seharga Rp1 dengan masa berlaku tujuh hari yang dapat diaktifkan melalui *888*20#. Layanan ini dihadirkan untuk membantu pelanggan tetap terhubung dan memperoleh akses komunikasi di tengah kondisi pascabencana.

Dian menambahkan bahwa konektivitas memiliki peran penting dalam mendukung masyarakat di tengah situasi bencana, sehingga upaya pemulihan terus dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Kami memahami bahwa di tengah situasi bencana seperti ini, konektivitas menjadi kebutuhan yang semakin vital bagi masyarakat, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun untuk memperoleh informasi dan dukungan yang dibutuhkan. Karena itu, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel, seluruh tim TelkomGroup terus bergerak dan mengerahkan sumber daya yang diperlukan untuk mempercepat pemulihan layanan di wilayah terdampak. Kami akan terus berada di tengah masyarakat dan melakukan yang terbaik agar mereka dapat tetap terhubung dan kembali mendapatkan layanan konektivitas yang optimal,” tutup Dian.

TelkomGroup menyampaikan keprihatinan dan empati kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di NTT. Untuk informasi dan perkembangan terbaru terkait kondisi layanan serta penanganan bencana, masyarakat dapat menghubungi Hotline Tanggap Bencana TelkomGroup di 0800-111-9000 yang tersedia 24 jam dan bebas pulsa. Informasi resmi perusahaan juga dapat diperoleh melalui Media & Crisis Center TelkomGroup di corporate_comm@telkom.co.id serta kanal media sosial resmi Telkom Indonesia.

*#ElevatingYourFuture*

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare