29 C
Pare-Pare
Senin, Juni 1, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 57

Pemilihan Calon Rektor IAIN Memasuki Tahap Verifikasi Senat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – 4 Bakal calon Rektor IAIN Lolos Verifikasi administrasi  Berkas Resmi di serahkan ke senat. Penyerahan tersebut di sampaikan ketua panitia penjaringan Dr. M. Ali Rusdi kepada Ketua Sebat IAIN Prof. Dr. Hj. Sitti Aminah M.Pd.

Ketua Panitia Penjaringan Dr. M. Ali Rusdi Usai menyerahkan mengatakan panitia penjaringan Bakal rektor IAIN Parepare masa jabatan 2026 2030 telah menyerahkan berkas verifikasi, dan semua calon dinyatakan bersyarat memenuhi syarat. Ada 4 calon  yakni Prof. Dr.  H. Andi Adrus LC Ma, Prof Dr. Hanani M.ag,  prof Hj.Darmawati M.pd dan  Dr. H.  Ismaunul Haq L.c Ma.

“Semuanya dinyatakan memenuhi syarat dan kami serahkan ke rektor. Selanjutnya, akan diproses melalui senat, dan kabar yang saya dengar beliau menyatakan bahwa, akan ada dua hari. Hari pertama itu akan dilaksanakan terbuka, yaitu pemaparan visi misi secara terbuka, dan hari kedua dilakukan penilaian kualitatif dari anggota senat. Tentu Kami merasa bersyukur, karena menuntaskan kegiatan seluruh proses kegiatan penjaringan bakal calon ini dengan baik dan lancar, dan dengan penyerahan ini berarti seluruh tugas dari panitia penjaringan itu dinyatakan selesai. dan selanjutnya kami serahkan ke senat, untuk proses dan mekanisme berikutnya. Sehingga ketika ada pertanyaan yang lebih detail terkait, dengan apa yang terjadi di sana, dan bagaimana mekanisme disenat itu sudah bukan domain kami untuk menjawab. Ini hanya saya menyampaikan informasi awal saja, selebihnya Itu, kami serahkan ke senat, untuk menyatakan langsung dan meminta penjelasan ketika ada hal-hal yang di butuh dijelaskan, di terkait dengan proses penjaringan berikutnya terima kasih.” Ujar Dr. M. Ali Rusdi.

Sementara Ketua Senat IAIN Parepare Prof. Dr. Hj. Sitti Aminah M.Pd. menyampaikan telah menerima berkas calon rektor IAIN Parepare masa bakti tahun 2026 2030 dan akan melakukan tahapan-tahapan untuk selanjutnya

“Kami dari senat institut agama Islam negeri Parepare sebagai ketua senat, mewakili teman-teman semua dari anggota senat telah menerima berkas calon rektor IAIN Parepare masa bakti tahun 2026-2030, insya Allah saya akan melakukan tahapan-tahapan untuk selanjutnya, yang sudah tentunya berdasarkan dengan aturan yang berlaku.” Kata Prof. H. St. Aminah.

Rektor IAIN Prof Dr. Hanani M.ag mengucapkan terima kasih dan penghargaannya kepada seluruh panitia seleksi penjaringan periode 2026-2030 atas kinerjanya selama proses penjaringan Berkas.

“Pertama-tama Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan, yang seulus tulusnya kepada seluruh panitia seleksi penjaringan periode 2026 2030 atas kinerjanya selama beberapa hari ini. Alhamdulillah hari ini, saya sebagai rektor telah menerima dokumen berkas yang telah diterima dari seluruh calon rektor itu, dan alhamdulillah saya juga telah meneruskan kepada ketua senat, dan sekretaris untuk ditindak lanjuti rangkaian berikutnya di senat. Kita berharap, mudah-mudahan proses ini insya Allah akan berjalan dengan lancar.” Harap Prof. Hannani

Wali Kota Tasming Hamid Nilai Balikpapan Kota Maju dan Strategis sebagai Penyangga IKN

0

BALIKPAPAN, RADIOMESRA..COM.- Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, bersama rombongan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran Pemerintah Kota Parepare melakukan kunjungan kerja ke Kota Balikpapan.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo. Jumat (23/01/26).

Dalam kesempatan itu, Bagus Susetyo menyampaikan permohonan maaf karena Wali Kota Balikpapan berhalangan hadir akibat tugas ke luar daerah.

Meski demikian, Wakil Wali Kota Balikpapan tetap menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan Pemerintah Kota Parepare ke Kota Balikpapan.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus saling berbagi pengalaman antar daerah.

“Suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami dapat bersilaturahmi bersama Wali Kota Parepare beserta rombongan. Mudah-mudahan kunjungan ini bernilai manfaat bagi Kota Balikpapan maupun Parepare, baik dari sisi pengalaman maupun pengembangan kota,” ujar Bagus Susetyo.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kota Balikpapan merupakan salah satu daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) yang memiliki peran strategis sebagai pusat logistik, perdagangan, dan industri, serta penopang utama aktivitas IKN.

Sementara itu, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari jajaran Pemerintah Kota Balikpapan. Tasming menilai Balikpapan sebagai salah satu kota yang maju di Indonesia, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Menurut Tasming Hamid, keberadaan Balikpapan sebagai bagian dari kawasan IKN menjadi peluang besar yang akan mendorong kemajuan kota tersebut di berbagai sektor, terutama ekonomi.

“Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Balikpapan yang telah menerima kunjungan ini. Ini tentu menjadi sebuah kebanggaan bagi kami. Kota Balikpapan adalah kota yang maju dan luar biasa perkembangan ekonominya. Kunjungan ini akan kami manfaatkan dengan baik agar Kota Parepare dapat belajar berbagai hal, khususnya dalam upaya peningkatan ekonomi daerah,” ungkap Tasming Hamid.

Dia berharap, melalui kunjungan kerja ini, Pemerintah Kota Parepare dapat mengadopsi berbagai praktik baik yang diterapkan di Balikpapan guna mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Parepare. (*)

Akademisi STIKES Fatimah Harap Setiap Rumah Ada Jumantik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Setiap Rumah berpotensi untuk menjadi sarang perkembang biakan nyamuk penyebab demam berdarah tanpa melihat jarak antara satu dengan lainnya. Penegasan tersebut di sampaikan Dosen STIKES Fatimah Sriyanti Ambar pada program ruang bincang kesehatan di kampus Fatimah Parepare tayang Selasa (20/01/26).

“Jangan kita pikir untuk melihat range-nya atau jaraknya, karena setiap rumah itu berpotensi untuk setiap ada genangan, yang akan memancing nyamuk Aedes aegypti untuk menetaskan telurnya itu. yang cegah perlu dibuatkan dalam satu  lingkungan seperti RT itu, perlu mungkin kita gerakkan melalui ketua RT bagaimana bisa menggerakkan setiap rumah itu untuk ada satu orang menjadi juru pemantau jentik di dalam rumah masing-masing.” Ucap Sriyanti Ambar.

Sri berharap, ada gerakan itu jumantik RT untuk mencegah. Berdasarkan data dari tahun 2025 itu, di daerah Kelurahan bukit harapan paling tinggi kasus demam berdarahnya.

“Jadi sebenarnya disitu tempat-tempat yang paling tinggi sesuai dengan data demam berdarah yang ada. Maka perlu integrasi, dan kolaborasi, antara pemerintah, dan kelurahan, dinas kesehatan, masyarakat untuk bagaimana menggerakkan sumber daya masyarakat, untuk menjadi juru pemantau jentik di rumah masing-masing, dan di lingkungan masing-masing, kalau perlu ada sistem pelaporannya.” Harap Sriyanti Ambar.

Kelurahan Lumpue Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2027

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kelurahan Lumpue menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang RKPD Kota Parepare Tahun 2027 Tingkat Kelurahan Lumpue Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare Tahun 2026 di Aula Kantor, Rabu (21/01/26). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kabid Perencanaan dan Ekonomi Badan Pendapatan Daerah (Bappeda), Camat Bacukiki Barat, RT/RW, Karang Taruna, Penyuluh KB, Ketua LPMK, Tokoh Masyarakat, dan Mahasiswa KKN UNHAS.

Musrenbang yang digelar mengangkat tema “Akselerasi Pengembang Sumber Daya Manusia, Infrastruktur, dan Digitalisasi Pelayanan Publik serta Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas dan Inklusif”. Lurah Lumpue, H. Nur Akbar menyampaikan bahwa beberapa usulan-usulan yang telah masuk untuk anggaran 2027, semoga dapat tercover.

“Untuk kelurahan lumpue usulan tahun 2027 Didominasi kegiatan usulan-usulan pembangunan, diantaranya perbaikan jalan, drainase, dan juga permintaan pengadaan lampu jalan di beberapa jalan lingkungan” ungkap H. Nur Akbar.

Ia juga menjelaskan bahwa dan juga pada musrembang, fokus anggaran tahun ini, selain infrastruktur juga untuk program prioritas Presiden yaitu pencegahan dan penanganan stunting.

“Tahun ini kita juga fokus di pencegahan dan penanganan stunting yang merupakan program nasional program ini juga, harus kita kawal untuk memasukkan dalam musrenbang tahun 2027 usulan-usulan terkait dengan penanganan stunting,” pungkasnya.

Selain infrastruktur dan program stunting, H. Nur Akbar juga mengusulkan kegiatan keagamaan seperti pelatihan kaifiyat jenazah dan keagamaan lainnya.

PLN UP3 Parepare Siap Mesin SPKLU Berdaya 180 KW

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Maraknya penggunaan mobil listrik di wilayah Ajatappareng mendorong PT PLN (Persero) memperkuat infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), khususnya di Kota Parepare dan daerah penyangga sekitarnya.

Asisten Manajer Niaga dan Pemasaran Risman Selasa (20/01/26) mengungkapkan, meningkatnya penjualan mobil listrik pada akhirnya bermuara pada kesiapan PLN dalam menyediakan infrastruktur pendukung, mulai dari kapasitas mesin pengisian hingga penentuan titik-titik SPKLU yang strategis. PLN pun telah memetakan potensi kebutuhan, terutama menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada momen tertentu seperti Lebaran,

“Ujungnya PLN lagi, bagaimana harus menyiapkan infrastruktur pengecasannya, titik-titiknya di mana, sementara kami petakan di mana-mana  potensi-potensi yang harus kamu pasang untuk mencover, apalagi persiapan mudik lebaran ini butuh persiapan matang untuk mengcover wilayah kerja kami Barru, masuk parepare, Pinrang, Sidrap. Transaksi mobil listrik di kantor ini rutin bisa satu hari sampai 10an. Untuk wilayah kerja UP3 Parepare di barru sudah ada, kemudian di parepare, yang mau ke Toraja ada di Rappang, kemudian yang mau ke arah Palopo, di kami sudah siapkan untuk Tanru Tedong Sidrap, namun masih menunggu mesin. belopa sudah ada sebenarnya,” ujar Risman.

Manajer PLN, Muh. Akbar, menjelaskan bahwa ke depan pihaknya berencana menambah kapasitas mesin pengisian hingga 180 KW. Saat ini, kapasitas pengisian masih berada di kisaran 45–50 KW dengan waktu pengisian sekitar 30 menit dari 30 persen hingga 80 persen.

“ini Akan Menjadi Program kita ke depan mau menambah mesin 180 ke contoh 180 KW itu seperti Sulselbar. Ini saya coba pakai isian 50 KWH 50 KWH itu 30 menit, jadi 50 KW itu bisa dipakai. Kalau kemarin saya isinya 30% sampai 81%, jadi sekitar 50 per kW sekitar. kemarin saya coba bandingkan dengan mobil listrik sama mobil bensin mobil bensin, saya isi penuh 300 PP mobil listrik 100 masih ada sisa. Di Barru nanti kita coba tingkatkan  Rappang, Toraja, Tanru Tedong pangsid, dari sini kita akan arahkan ke sana. Jadi biar setiap lokasi setiap ULP ada punya SPKLU umum. nanti kita coba siapkan loungenya pelanggan bisa nyaman duduk nonton sambil ngopi” jelas Akbar.

Selain SPKLU umum, PLN turut menawarkan layanan Home Charging Services bagi pengguna mobil listrik rumahan. Melalui layanan ini, PLN memasang meter khusus untuk pengisian daya di rumah dengan biaya pemasangan sekitar Rp1,7 juta.

Pengunduran diri Pejabat Hak Yang Melekat 

0

PAREPARE, RADIOMESRA..COM – Akademisi ITH yang juga  wakil ketua DPRD kota Parepare Periode 2014-2024 M. M. Rahmah Sjamsu Alam lewat program Ruang Bincang khusus Politik Sabtu (17/01/26) lalu mengatakan, soal pengunduran diri merupakan Hak yang melekat pada pribadi masing-masing, apakah memang itu kejadiannya hanya mereka yang bisa tahu.

“Karena secara pribadi juga, mereka belum mengungkapkan. Ini masuk prediksi masing-masing, ini masih pendapat masing-masing, tapi dari yang bersangkutan kita tidak mendengar hal itu, bahkan ada yang mengatakan bahwa saya mau kembali menjadi guru dan sebagainya. Jawaban-jawaban yang begini kita tidak bisa langsung menjastis apakah itu keinginan sendiri atau ada desakan.” ujar Rahmat .

Bagi politisi Demokrat ini hal tersebut biasa dalam pemerintahan, karena tidak hanya terjadi di Parepare tapi hampir di seluruh Indonesia terjadi, tapi tidak juga bisa menghindari bahwa ini ada efek lain karena kejadiannya ini di awal-awal pemerintahan saat-saat memang semua kepala daerah yang baru dilantik.

“Kepala daerah yang baru dilantik Biasanya akan melakukan mutasi, atau rotasi dalam kondisi kondisi ini, memang ada hal-hal yang tidak bisa kita paksakan, karena itu menjadi kewenangan kepala daerah.” Ungkap Rahmat.

TP PKK Parepare Gelar Rakerda, Satukan Langkah Program 2026

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Tim Penggerak PKK Kota Parepare menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dirangkaikan dengan silaturahmi pengurus dan arisan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium BJ Habibie, Rabu (21/1/2026). Rakerda ini dihadiri jajaran pengurus TP PKK Kota Parepare.

Ketua TP PKK Kota Parepare, Dr. Andi Arfiah Tasming, memberikan sambutan didampingi Ketua I Sri Tanty Mariani serta Sekretaris PKK Parepare, Ananda Febriani G Usbal.

Dalam sambutannya, Andi Arfiah Tasming menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna strategis bagi organisasi. Silaturahmi dan arisan, menurutnya, menjadi sarana mempererat kebersamaan dan kekompakan pengurus, sementara Rakerda menjadi momentum awal untuk menyatukan persepsi, menyelaraskan langkah, serta menyusun rencana kerja PKK sepanjang tahun 2026.

“Silaturrahim dan arisan memperkuat kebersamaan, sementara Rapat Kerja menjadi titik awal menyusun dan menyepakati arah program PKK ke depan,” ujarnya.

Dia menambahkan, Rakerda awal tahun menjadi ruang penting untuk melakukan evaluasi singkat atas pelaksanaan program sebelumnya sekaligus membahas arah kebijakan, prioritas kegiatan, serta strategi pelaksanaan program PKK ke depan.

“Dengan perencanaan yang baik, koordinasi yang kuat, dan komunikasi yang terbuka, saya yakin program-program PKK akan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan keluarga di Kota Parepare,” tegasnya.

Lebih lanjut, Andi Arfiah menyampaikan bahwa TP PKK memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pada aspek pemberdayaan keluarga, peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan keluarga, ketahanan pangan, serta penguatan peran perempuan di masyarakat.

Karena itu, sinergi antara PKK tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan menjadi kunci utama keberhasilan program.

Melalui Rakerda ini, ia berharap seluruh pengurus dan anggota dapat berpartisipasi aktif menyampaikan masukan, ide, dan gagasan konstruktif agar hasil rapat benar-benar menjadi pedoman kerja yang konsisten dilaksanakan sepanjang 2026.

Di akhir sambutannya, Andi Arfiah Tasming menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran TP PKK atas dedikasi, kerja keras, dan kebersamaan yang telah terjalin.

Dia juga berharap pertemuan tersebut semakin memperkuat semangat kebersamaan serta membawa keberkahan dan kemajuan bagi TP PKK dan masyarakat Parepare. (*)

Salah satu Komponen Balik Nama Kendaraan, Bayar Pajak Daerah Asal

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menjadi Narasumber pada program Ngopi berjamaah (16/01/26) Pengolah Data dan Informasi pada UPT Pendapatan Wilayah Parepare  Muhammad Asy Ariy Arifin, S. STP., MM mengatakan untuk kendaraan yang hendak di balik nama, biaya intinya komponen biaya itu adalah daerah asal dulu di bayar pajaknya, Kalau sudah masuk di daerah tujuan kemudian berkasnya dicabut di daerah Asal

“Persoalan biaya intinya komponen biaya itu adalah alamatnya dari mana mau ke mana dulu, seperti daerah Sulawesi Selatan. Nanti ketika alamat asalnya itu dari Makassar, bapak membayar pajaknya dulu di Makassar, Kalau sudah masuk, kemudian berkasnya dicabut masuk ke Parepare. ” Kata Ari.

Lanjut Ari,  Kalo penyelesaian di daerah asal sudah selesai, maka di daerah tujuan tinggal membayar BNP, penerbitan STNK, plat kemudian BPKB.

“Jadi di Parepare sudah tidak bayar pajak lagi, tinggal membayar BNP, penerbitan STNK, plat, kemudian BPKB. terkait biaya BNP-nya kalau motor itu 160.000, plat mobil 200 tambah 100, STNK nya sekitar 300. Kalau BPKB kurang tahu, kepolisian yang jelas, komponennya itu bayar pajak dulu di asal harus melunasi pajak, nanti kalau sudah bayar sebelumnya langsung cabut berkas langsung mutasi ke Parepare di parepare tinggal penerbitan STNK katanya kemudian BPKB-nya itu.” Ungkap Ari

Fogging Alternatif Terakhir Pemberantas DBD

0

PAREPARE, RADIOMESRA..COM –  Dosen Adminkes STIKES Fatimah Parepare Sriyanti Ambar, SKM. M.Kes pada ruang bincang kesehatan yang tayang di radio mesra pada Selasa (20/01/26) pukul 10.10 pagi, mengatakan, fogging itu sebenarnya tidak rekomendasikan untuk dilakukan, yang paling efektif untuk pencegahan DBD adalah dengan melakukan 3M plus.

“Atau masing-masing rumah tangga itu menjadi juru pemantau jentik di rumah tangga masing-masing. Kenapa foggin tidak dianjurkan, karena selain itu mempengaruhi, hanya membunuh nyamuk dewasa, tidak membunuh telur dan jentik. Kemudian, yang kedua itu fogging ada zat kimia sehingga akan bersifat Racun.” Kata sriyanti

Lanjut Staf Infokom Humas RSUD Andi Makkasau ini, asap fogging kalau terhirup sama  itu ada racun, makanya pemerintah itu di dinas kesehatan tidak serta-merta langsung melakukan fogging pada saat terjadi kasus demam berdarah.

“Nanti mungkin sekitar 2 atau 3 kasus yang positif DBD, mungkin pada saat melakukan etymologi atau melakukan PE (penyelidikan etymologi ) di tempat lokus pasien DBD ditemukan banyak jentik baru, di situ bisa dilakukan fogging.  Ada kriteria tertentu itu untuk dilakukan fogging dan itu adalah langkah terakhir.” Jelas Srianty.

Polemik Berakhir, Walikota Minta Bang One Di tetapkan RW Terpilh

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM   – Polemik penetapan Pemilihan RW 8 Cempae Akhir berakhir di ruang pola kantor walikota Parepare setelah sejumlah komunitas masyarakat yang Mengatas namakan Masyarakat peduli.demokrasi bersilaturahmi ke walikota Parepare H. Tasming Hamid pada Rabu (21/01/26).

Walikota Parepare H. Tasming Hamid di dampingi Asisten I, Kabag Hukum, Kabag pemerintahan camat ujung, dan lurah Ujung Bulu mengatakan permintaan maaf sebesar besarnya atas adanya polemik tersebut.

“Mewakili pemerintah, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Sebenarnya ibu lurah juga tidak salah, karena memang belum mengusulkan ke camat untuk ditetapkan. Karena menganggap ini ada proses yang belum selesai, sehingga terkatung-katung ini persoalan. Oleh karena itu, kalau kita cermati tadi keterangan Bu lurah, Asisten, ada juga kabag hukum, sebenarnya disimpulkan bahwa dokumen untuk, yang sesuai dengan apa yang orang lain tuduhkan bahwa cacat administrasi,  Karena faktanya bu lurah mendapatkan berkas yang dari Mulya Medika,  seandainya Bu lurah mengatakan saat ini berkasnya yangg dianulir oleh dokter Linda berarti berkasnya bang one, dilampirkan yang satu berarti sebenar nya, tidak cacat hukum, oleh karena itu, kita putuskan melalui dihadiri asisten, Bu kabag, Bu lurah, camat prosesnya tetap kita lanjutkan permintaan dari pak camat, masalah surat penetapan itu kita lanjutkan ikuti prosedurnya, nanti kalau ada yang lain kita lakukan, karena belum terjadi. Saya pikir cukup, supaya tidak terlalu berpolitik, terima kasih atas perhatiannya, mohon maaf sekali lagi, bahwa inilah bagusnya kalau kita silaturahmi, kita cari titik temunya. Jadi tidak ada yang salah, cuma memang ada yang terputus, kami akan memproses sesuai dengan aturan yang berlaku, jangan berpikir bahwa kami tidak netral, kami netral senetral netralnya. Untuk bagaimana betul-betul apa yang menjadi aspirasi masyarakat itu yang kita perjuangkan sama-sama .” Kata Tasming.

Sementara Ketua Dewan pembina Fokus H..Andi Abdul Rahman Saleh berharap Dengan kejadian ini, menjadi pelajaran berharga bagi kita, untuk membuat aturan sendiri,  mengantisipasi gejolak seperti ini. Yang kedua, saatnya yang merasa dirinya orang besar, tidak usah merecoki,  kasihan masyarakat ribut sampai kesana, kemari ada yang mau melapor dan sebagainya. nanti masyarakat mengira bahwa orang-orang difabel seperti bang one ini kelompok masyarakat kelas 2.

“Di DPR mereka dipermainkan, surat masuk permintaan RDP di giba tiba siang sudah ada, Mari kita jangan ada dusta diantara kita, kita bersyukur bahwa pak wali dengan kebijakannya, dengan segala tanggung jawabnya, mampu menyelesaikan masalah ini. Yang jelas, ke depan saya minta aparat tidak usah mau ditekan, karena ini akan merusak demokrasi. Bayangkan gara-gara ini, sampai kita bersitegang, padahal ini tidak perlu, kita ini semua sama Bu lurah camat adalah keluarga kita semua.” Ujar Rahman Saleh.

Ketua RW Terpilih Sultan Atau Bang One mengucapkan terima kasih atas solusi dari walikota tasming Hamid dan dirinya pun menyatakan jika dirinya baru tenang setelah ada keputusan tersebut.

“Saya sangat berterima kasih kepada pak wali, bahwa inilah pemerintah kita betul-betul mau menanggapi orang kecil dan orang miskin. Karena dengan adanya begini, saya sudah enak tidur, saya selalu diintimidasi, dikatakan mau sekali jadi RW, mau mengambil uang rakyat. Terima kasih pak wali, Mudah-mudahan penetapan ini bisa membawa berkah ke masyarakat saya, karena masyarakat saya sudah terbelah. Dan inilah bentuk kepedulian pak wali. Kami merasa bahwa penetapan saya ini, bukan saya menang, masyarakat RW 8, mau menjadikan supaya kita tenang semua. Kepada Bu lurah, terima kasih. Mudah-mudahan, kita bisa bekerja sama dengan baik, karena RW adalah pembantu lurah, dan camat, siapapun pemerintahan Saya saya selalu mendukung.” Tegas Bang One

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare