26.6 C
Pare-Pare
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img

Polemik Berakhir, Walikota Minta Bang One Di tetapkan RW Terpilh

PAREPARE, RADIOMESRA. COM   – Polemik penetapan Pemilihan RW 8 Cempae Akhir berakhir di ruang pola kantor walikota Parepare setelah sejumlah komunitas masyarakat yang Mengatas namakan Masyarakat peduli.demokrasi bersilaturahmi ke walikota Parepare H. Tasming Hamid pada Rabu (21/01/26).

Walikota Parepare H. Tasming Hamid di dampingi Asisten I, Kabag Hukum, Kabag pemerintahan camat ujung, dan lurah Ujung Bulu mengatakan permintaan maaf sebesar besarnya atas adanya polemik tersebut.

“Mewakili pemerintah, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Sebenarnya ibu lurah juga tidak salah, karena memang belum mengusulkan ke camat untuk ditetapkan. Karena menganggap ini ada proses yang belum selesai, sehingga terkatung-katung ini persoalan. Oleh karena itu, kalau kita cermati tadi keterangan Bu lurah, Asisten, ada juga kabag hukum, sebenarnya disimpulkan bahwa dokumen untuk, yang sesuai dengan apa yang orang lain tuduhkan bahwa cacat administrasi,  Karena faktanya bu lurah mendapatkan berkas yang dari Mulya Medika,  seandainya Bu lurah mengatakan saat ini berkasnya yangg dianulir oleh dokter Linda berarti berkasnya bang one, dilampirkan yang satu berarti sebenar nya, tidak cacat hukum, oleh karena itu, kita putuskan melalui dihadiri asisten, Bu kabag, Bu lurah, camat prosesnya tetap kita lanjutkan permintaan dari pak camat, masalah surat penetapan itu kita lanjutkan ikuti prosedurnya, nanti kalau ada yang lain kita lakukan, karena belum terjadi. Saya pikir cukup, supaya tidak terlalu berpolitik, terima kasih atas perhatiannya, mohon maaf sekali lagi, bahwa inilah bagusnya kalau kita silaturahmi, kita cari titik temunya. Jadi tidak ada yang salah, cuma memang ada yang terputus, kami akan memproses sesuai dengan aturan yang berlaku, jangan berpikir bahwa kami tidak netral, kami netral senetral netralnya. Untuk bagaimana betul-betul apa yang menjadi aspirasi masyarakat itu yang kita perjuangkan sama-sama .” Kata Tasming.

Sementara Ketua Dewan pembina Fokus H..Andi Abdul Rahman Saleh berharap Dengan kejadian ini, menjadi pelajaran berharga bagi kita, untuk membuat aturan sendiri,  mengantisipasi gejolak seperti ini. Yang kedua, saatnya yang merasa dirinya orang besar, tidak usah merecoki,  kasihan masyarakat ribut sampai kesana, kemari ada yang mau melapor dan sebagainya. nanti masyarakat mengira bahwa orang-orang difabel seperti bang one ini kelompok masyarakat kelas 2.

“Di DPR mereka dipermainkan, surat masuk permintaan RDP di giba tiba siang sudah ada, Mari kita jangan ada dusta diantara kita, kita bersyukur bahwa pak wali dengan kebijakannya, dengan segala tanggung jawabnya, mampu menyelesaikan masalah ini. Yang jelas, ke depan saya minta aparat tidak usah mau ditekan, karena ini akan merusak demokrasi. Bayangkan gara-gara ini, sampai kita bersitegang, padahal ini tidak perlu, kita ini semua sama Bu lurah camat adalah keluarga kita semua.” Ujar Rahman Saleh.

Ketua RW Terpilih Sultan Atau Bang One mengucapkan terima kasih atas solusi dari walikota tasming Hamid dan dirinya pun menyatakan jika dirinya baru tenang setelah ada keputusan tersebut.

“Saya sangat berterima kasih kepada pak wali, bahwa inilah pemerintah kita betul-betul mau menanggapi orang kecil dan orang miskin. Karena dengan adanya begini, saya sudah enak tidur, saya selalu diintimidasi, dikatakan mau sekali jadi RW, mau mengambil uang rakyat. Terima kasih pak wali, Mudah-mudahan penetapan ini bisa membawa berkah ke masyarakat saya, karena masyarakat saya sudah terbelah. Dan inilah bentuk kepedulian pak wali. Kami merasa bahwa penetapan saya ini, bukan saya menang, masyarakat RW 8, mau menjadikan supaya kita tenang semua. Kepada Bu lurah, terima kasih. Mudah-mudahan, kita bisa bekerja sama dengan baik, karena RW adalah pembantu lurah, dan camat, siapapun pemerintahan Saya saya selalu mendukung.” Tegas Bang One

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare