26.2 C
Pare-Pare
Minggu, November 8, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 368

Diluar Daerah Tanggungan, BPJS Kesehatan Bisa Diakses Hingga 3 Kali

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM- Melalui Dialog Khusus bersama BPJS kesehatan Kepala Bagian Mutu Layanan Hartati mengungkapkan Pelayanan yang ditanggung oleh pemerintah daerah kemudian berkunjung keluar daerah kemudian ternyata di sana sakit itu bisa dilayani.

“Pelayanan yang ditanggung oleh pemerintah daerah, kemudian berkunjung ya mungkin keluar daerah, kemudian ternyata di sana sakit, itu bisa dilayani. Yang pertama untuk pelayanan yang misalnya bukan darurat. Jadi bisa mengakses layanan tingkat pertama yang bekerjasama dengan BPJS kesehatan, di tempat itu dengan pelayanan yang diberikan oleh Fktp sampai 3 kali dalam sebulan.” Kata Hartati.

Lanjut Hartati, dengan Fktp yang sama, tidak perlu kembali ke parepare untuk berobat.

“Kemudian kasus darurat, itu bisa dilayani di mana saja. Jadi, dia peserta ini, mengakses fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS kesehatan di daerah itu. Fasilitas kesehatan berkewajiban memberikan layanan karena itu sudah jelas aturannya, bahwa Paskes berkewajiban memberikan pelayanan ke peserta sampai tiga kali kunjungan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama yang sama dalam satu bulannya.” Ungkap Hartati

Karena Kawasan Pare Beach Masuk Aset Pemerintah, Pemkot Terapkan Kontribusi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota DPRD kota Parepare Dr. Kamaluddin Kadir Lewat Program Obras Jumat (20/09/24) mengatakan Pare beach dibangun tahun 2014 selesai tahun 2015 dengan anggaran waktu itu 1,4 miliar. Selesai 2015 ini dalam rangka rangka meningkatkan dan menyemarakkan ekonomi supaya lebih bergeliat.

“Jadi pemerintah daerah waktu itu, memberikan izin kepada warga yang mau untuk masuk dulu, bukan digratiskan. cuma untuk membangkitkan ekonomi agar disitu ramai. Karena menurut data, kita itu di Parepare berdasarkan BPS Parepare penduduk Parepare saat ini 148 jiwa, tapi kalau malam minggu ini kita bertambah 200 jiwa lebih. Itu karena perhatian pemerintah membuka tempat-tempat ramai dalam bentuk tenan-tenan atau kegiatan-kegiatan ekonomi masyarakat. Waktu itu pemerintah berniat baik untuk mendorong masyarakat masuk saja dulu menempati, tapi berjalannya waktu, ini ada temuan oleh BPK, bahwa semua fasilitas yang dibangun melalui aset, melalui APBD kota Parepare itu harus ada kontribusi. ” Kata Dr. Kamaluddin.

Tambah Dr. Kamaluddin, Karena semuanya aset dan ada pemeliharaan. Perlu ada kontribusinya. jadi pada waktu yang lalu ditemukan sehingga DPRD juga waktu pansus Ramperda retribusi dan pajak daerah berdasarkan UU no 1 tahun 2022 agar disatukan karena dulu itu retribusi ada tiga. Usaha, Jasa umum dan jasa tertentu.

“Mendapati Pare beach dan tempat-tempat yang lain seperti disamping masjid terapung itu tidak masuk dalam Perda penempatan retribusi. Jadi saya sampaikan kepada bidang aset dan pendapatan, kenapa ini tidak masuk, jawaban mereka ini belum di apresial, tapi temuan BKP tidak masuk sudah ditetapkan perdanya nomor 12 tahun 2023, sehingga tempat-tempat yang oleh aset oleh APBD dibangun, kita harapkan agar supaya dibuat PKS (perjanjian kerjasama) agar supaya aset yang sudah dibangun pemerintah bisa berkontribusi.” Jelas Dr. Kamaluddin.

KPU Parepare Tetapkan 111.874 DPT Pemilihan Gubernur dan Wali Kota, Terbanyak di Kecamatan Soreang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare menggelar rapat pleno terbuka tentang rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) tingkat Kota Parepare pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024, di Media Center KPU Parepare, Jumat (20/09/24).

Hasilnya, KPU menetapkan DPT berjumlah 111.874 orang tersebar di 22 Kelurahan, dan 197 TPS reguler ditambah satu TPS lokasi khusus di Parepare.

Ketua KPU Parepare, Muh Awal Yanto yang memimpin rapat pleno mengatakan, dari setiap pleno yang dilakukan hingga ke tingkat Kota, menghasilkan DPT berjumlah 111.874 tersebut. Jumlah itu terbagi 54.194 pemilih laki-laki, dan 57.680 pemilih perempuan.

Dari DPT sebanyak itu, jumlah pemilih terbesar adalah di Kecamatan Soreang yakni 33.920, menyusul Kecamatan Bacukiki Barat 33.082, kemudian Kecamatan Ujung 25.498, dan terakhir Kecamatan Bacukiki 19.374.

Awal Yanto mengungkapkan, jumlah DPT yang ditetapkan ini bertambah dari jumlah DPT pada Pemilihan Legislatif 2024.

“Peningkatan pemilih yang masuk DPT kali ini kurang lebih 2.000 pemilih dibanding pada Pemilihan Legislatif sebelumnya,” ungkap Awal.

Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Parepare, Kalmasyari menambahkan, para pemilih akan menggunakan hak pilihnya di 198 TPS. “Jadi ada 197 TPS reguler di 22 Kelurahan ditambah satu TPS loksus di Lapas,” kata Kalma, sapaan akrabnya.

Hadir dalam rapat pleno, para Komisioner KPU, Asisten I Setdako Parepare Dede Harirustaman mewakili Pj Wali Kota, Bawaslu, perwakilan dari empat Paslon, dan para stakeholder terkait.

Akbar Ali Berharap Walikota Pelanjut Betul Betul Perhatikan Kehidupan Warga Belum Mampu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Mantan PJ Walikota Akbar Ali di Akhir masa jabatannya Jumat pekan lalu menyempatkan diri untuk mengunjungi sejumlah warga miskin di kelurahan bumi harapan Bacukiki barat kota Parepare di dampingi sejumlah kepala SKPD, lurah dan Camat.

Akbar Ali mengatakan dirinya mengunjungi beberapa warga dengan kondisi kehidupan yang sangat memprihatinkan, dirinya berharap pemerintah kota dan siapapun nanti pelanjut PJ Walikota untuk betul-betul memperhatikan kehidupan mereka.

“Saya mengunjungi beberapa warga, dengan kondisi kehidupan yang sangat memprihatinkan. Saya harapkan bahwa kami, pemerintah kota, saya sendiri dan siapapun nanti pelanjut saya, untuk betul-betul memperhatikan kehidupan mereka, saudara kita yang belum mampu, memenuhi kehidupan, kebutuhan dasarnya, dan masih kesulitan.” Harap Akbar

Akbar berharap ada kepedulian semua dan penerus dirinya untuk betul-betul memprogramkan biaya anggaran yang yang dimiliki pemerintah kota itu tumpahkan/ belanja kan untuk rakyat. seperti ini jangan belanja itu habis untuk pemerintah, baik DPR dan sebagainya.

“Saya berharap ada kepedulian kita semua, saya sendiri, dan penerus saya, untuk betul-betul memprogramkan biaya anggaran yang yang dimiliki pemerintah kota itu tumpahkan belanja kan untuk rakyat seperti ini. Jangan belanja itu habis untuk pemerintah, baik DPR dan sebagainya. Tapi belanjakan betul-betul untuk membiayai kebutuhan masyarakat apa yang dibutuhkan. Untuk pesan saya ini, sudah ada tiga warga yang saya datangi hidupnya sangat memperhatikan, kita di tengah-tengah kota yang besar seperti ini, tapi ternyata banyak kehidupan di sela-sela masyarakat ini masyarakat yang kondisi kehidupannya sangat memprihatinkan.” Ungkap Akbar

Rumput Stadion GBH Parepare Bermasalah, Masa Pemeliharaan Akan Diperpanjang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengungkap rumput di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) Kota Parepare bermasalah setelah ditanam. Pihaknya mengaku kondisi ini membuat masa pemeliharaan rumput lapangan membutuhkan waktu yang panjang.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Renovasi Stadion BJ Habibie Iwan mengatakan Rumput ini evaluasi terus dan pemeliharaan. Ada beberapa spot yang masih kosong, (rumputnya) kering dan tidak tumbuh.

“Penanaman rumput ini kita masih evaluasi terus tim pemeliharaan masih ada disini, kemarin kita zoom dengan tim vendornya bahwa kita melaksanakan evaluasi ada beberapa spot yang masih kosong, kering, tidak tumbuh. ini kita akan mendatangkan lagi bibit yang baru untuk ditanam memang rumput ini. minimal sekali paling cepat 6 bulan untuk bisa dipakai.” Kata Iwan.

Kondisi ini membuat lapangan Stadion GBH Parepare sulit dipakai PSM Makassar di awal tahun 2025 meski renovasi rampung akhir tahun ini. Pasalnya ada masa pemeliharaan rumput sebelum lapangan efektif digunakan.

“Jadi kami berharap, memang PSM punya jadwal tanggal 18 januari 2025 sudah harus siap. Makanya kami akan memajukan perpanjangan waktu. Salah satunya alasan adalah rumput, karena rumput ini baru kita menanam sekitar pertengahan Agustus kemarin angka minimal 6 bulan itu baru ada. ” Jelas Iwan

Tribun VIP Stadion BJ Habibie Bakal Direnovasi, Didesain Tanpa Tiang Tengah
Hanya saja target itu bisa saja berubah karena ada sejumlah titik di lapangan yang pertumbuhan rumputnya bermasalah. Sehingga pertumbuhan rumput di lapangan bisa saja berbeda karena ada bagian yang baru ditanam.

Stadion GBH Parepare Bisa Dipakai PSM Makassar Tergantung Kesiapan Rumput
Sebelumnya tim dari BPPW Sulsel bersama Pemkot Parepare berkunjung ke Stadion BJ Habibie, Rabu (11/09/24). Salah satu yang dipantau yakni tribun VIP yang akan berstandar FIFA tanpa tiang tengah sehingga pandangan penonton menjadi lebih luas.

Dewan Harap Insentif Pemerintah Kota Cair Pekan ini

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Legislator Partai Gerindra dari Dapil ujung kota Parepare Dr. Kamaluddin Kadir lewat program Obras belum lama ini mengatakan terkait insentif diserahkan melalui kantor kecamatan,  itu insentif RT RW, kemudian insentif pegawai sara. Informasi yang didapatkan sampai dengan triwulan kedua itu sudah dibayar. Kalau triwulan kedua Januari, Februari Maret kemudian April Mei Juni sudah dibayar, untuk triwulan ketiga Juni Juli Agustus itu sementara berproses

“Mudah-mudahan dalam Minggu ini. itu sudah terbayarkan. Kalau guru mengaji, guru sekolah minggu, dan yang lainnya yang berada di tanggung jawab bidang kesra. itu sudah dibayar triwulan kedua. Sementara berproses untuk insentif RT/RW yang berada di bagian kesra sementara berproses. Mudah-mudahan juga sudah dibayarkan Minggu ini.” Kata Kamal

Lanjut Dr. Kamaluddin, yang jelas dirinya waktu dibanggar selalu mengingatkan kepada bagian terkait terkait insentif bagi yang melaksanakan tugas apakah itu pegawai sara atau RT RW dan lain-lain.

“Sementara berproses, tinggal menunggu SK kalau SK nya turun Minggu ini langsung kita bayarkan. Kita mengharapkan supaya jangan ada lagi yang telat. Begitu juga di bagian kebersihan, kita selalu pantau, agar teman-teman yang berada melaksanakan tugas yang paling bawah, ini itu agar kiranya jangan sampai terlambat. Kalau di bidang kebersihan setiap tanggal 25 langsung masuk ke rekening masing-masing.” Ungkap Dr. Kamaluddin

Parepare Sambut Walikota Baru dengan Optimisme

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Serah terima jabatan Penjabat Wali Kota Parepare berlangsung di Auditorium Bj Habibie pada Kamis malam (19/09/24). Akbar Ali menyerahkan jabatannya kepada Abdul Hayat Gani dalam acara yang disaksikan oleh seluruh unsur Forkompinda Kota Parepare dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Akbar Ali memaparkan capaian selama 10 bulan masa jabatannya.

“Inflasi kita saat ini berada di angka 2,22 persen, stunting mengalami penurunan signifikan, dan investasi meningkat pesat,” ujarnya.

Ia mencontohkan masuknya kapal kargo Meratus yang memaksimalkan sektor jasa di Pelabuhan sebagai bukti peningkatan investasi.

Ali juga menyoroti pemanfaatan aset kota, termasuk rencana pengembangan eks CU dan Pasar UMKM yang diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi.

Terkait Pilkada, ia menegaskan bahwa anggaran telah disalurkan sepenuhnya.
Mengenai kebijakan kontroversial penyewaan Pare Beach, Ali menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan rekomendasi dari BPK.

“Kalau saya tidak laksanakan, artinya saya tidak mengikuti perintah negara,” tegasnya.

Sementara itu, Penjabat Walikota baru, Abdul Hayat Gani, menekankan pentingnya fokus pada tiga isu utama yakni Pilkada, stunting, dan inflasi.

“Kita harus lebih melihat bagaimana kondisi pilkada, stunting, dan inflasi yang ada di Parepare,” katanya.

Gani juga berkomitmen untuk memastikan kinerja ASN berada di jalur yang benar. Ia menekankan komitmen kuat Pemkot Parepare dalam mensukseskan Pilkada, sambil mengingatkan pentingnya netralitas ASN.

Termasuk menyoroti pentingnya penanganan inflasi untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan penanganan stunting untuk memenuhi target nasional.

IPHI kota Parepare Gelar Peringatan Maulid Nabi Besar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM.- Ikatan Persaudaraan Haji Indonesian (IPHI) kota Parepare menggelar peringatan Maulid Nabi Besar SAW Jumat (13/09/24) Di masjid Agung Kota Parepare. Sekertaris IPHI kota Parepare Hj. Sry Meriani pada media di Sela kegiatan mengatakan pihaknya mengundang ustadzah Ramlah dari Pinrang untuk memberikan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah pada peringatan Maulid Rasulullah SAW.

“Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia kota Parepare melaksanakan Maulid Nabi besar Muhammad SAW yang kebetulan kami mengundang adalah ustadzah Ramlah dari Pinrang, untuk memberikan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah kepada kita.” Kata Sry.

Lanjut Sry, peringatan Maulid bukan saja diperingati pada bulan Maulid saja. Tetapi setiap saat dan setiap waktu.

“Kegiatan ini rutin kami lakukan, karena bukan saja pengajian, untuk mengikat ibu-ibu dalam pertemuan silaturahim ini. Ada kami bentuk arisan rutin setiap bulan. Kami laksanan sebagai bentuk silaturahmi dan dakwah ukhuwah Islamiyah dengan teman-teman ikatan persaudaraan haji. Bukan saja dari komunitas IPHI kelompok-kelompok perempuan yang ada dipersatukan dalam pertemuan ini setiap bulannya.” Ungkap Sry

1 Paslon Pilwali Parepare Sulsel Diadukan ke KPU Diduga Pakai Ijazah Palsu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Salah satu bakal calon wali kota Parepare, dilaporkan warga karena diduga menggunakan ijazah palsu saat mendaftar Pilkada di KPU Kota Parepare. KPU Kota Parepare mengaku akan segera melakukan klarifikasi terkait laporan itu kepada terlapor.

Iksan Ishak, Selasa (17/09/24), mengatakan, dirinya merupakan perwakilan yang mengatasnamakan forum masyarakat biasa Kota Parepare. Dia mengatakan, dugaan ijazah palsu itu karena ijazah yang dilampirkan dalam persyaratan tidak menggunakan nomor induk siswa nasional.

“Saya datang ke sini untuk mengantar sanggahan saya, kepada salah satu bakal calon walikota Parepare. Sanggahan saya seperti dugaan penggunaan ijazah palsu. Artinya seorang siswa itu kalau tamat atau sebelum tamat mereka punya harus punya nomor induk siswa nasional. Saya lihat salah satu bakal calon, mereka tidak punya, itulah saya yakin bahwa ijazah yang dipakai bukan dia punya,” kata dia.

Selain memasukkan tanggapan masyarakat ke KPU Kota Parepare, pelapor juga melaporkan hal tersebut ke Bawaslu Kota Parepare.

Ketua KPU Kota Parepare, Muhammad Awal Yanto membenarkan telah menerima tanggapan masyarakat di tahapan pendaftaran pasangan calon. Menurut Muhammad Awal, tanggapan tersebut merupakan hal yang wajar dilakukan masyarakat. Yanto mengatakan, KPU Parepare akan segera melakukan rapat dan akan mengklarifikasi laporan masyarakat itu.

“Itu hal yang wajar, karena memang kami di KPU diarahkan oleh pimpinan, baik KPU RI, maupun KPU provinsi, agar terciptanya proses yang terbuka, akuntabel, pasti kami diarahkan untuk membuka masa tanggapan. Dan kalaupun ada yang memberikan tanggapan, itu hak masyarakat. Dan dalam proses nya ketika sudah memberikan tanggapan, kami akan melakukan klarifikasi ke pihak yang tunjukan sanggahannya” ungkapnya

Ada empat pasang bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare yang telah mendaftar di KPU, yaitu: Pasangan Tasming Hamid-Hermanto Pasangan Erna Rasyid Taufan-Rahmat Syamsu Alam. Pasangan Muhammad Zaini-Prof Bakhtiar Tijjang. Pasangan Andi Nurhaldin Nurdin Halid-Taqyuddin Djabbar

Namun sebelum keempat bakal calon tersebut ditetapkan sebagai calon wali kota dan wakil Walikota Parepare, KPU membuka masa penerimaan tanggapan terhadap berkas para pasangan calon. Tanggapan bagi masyarakat tersebut dibuka mulai 15-18 September 2024.

Setelah tahapan penerimaan tanggapan masyarakat, kemudian proses klarifikasi yang akan kembali dilakukan KPU Parepare hingga 21 September. Kemudian 22 September, KPU Parepare akan menetapkan pasangan calon.

Dua Legislator PKB Parepare Sidak Area Pare Beach

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dua legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Parepare Hasib Hasyim, dan Andi Fudail melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Area Pare Beach, Selasa, (17/09/24). Sidak tersebut didampingi oleh Kepala Dinas Perdagangan Parepare, Andi Wisna serta jajarannya. Kunjungan tersebut untuk menindak lanjuti adanya berbagai laporan terkait Pare Beach.

Andi Fudail mengatakan, tujuan kunjungan ke pare beach kuliner ini untuk menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat atau menjadi perbincangan di masyarakat mengenai sewa menyewa los yang ada di pare beach kuliner

“Saya berdua dengan Pak H. Hasyim melakukan kunjungan ke pare beach kuliner ini, untuk menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat, atau menjadi perbincangan di masyarakat, mengenai sewa menyewa los yang ada di pare beach kuliner. Kunjungan ini, saya menemani pak H Hasim yang juga merupakan anggota DPRD dari PKB sekaligus Pokja komisi tiga. Jadi dalam kunjungan, kami didampingi oleh kadis perdagangan, mulai dari ujung los kami melakukan komunikasi dan mempertanyakan hal-hal yang di persoalankan oleh masyarakat mengenai sewa menyewa tersebut.” Kata Andi Fudail.

Lanjut Ketua DPC PKB Parepare Tersebut, dari kunjungan tersebut sehingga mereka menyimpulkan bahwa sewa tersebut sudah disepakati oleh semua yang menempati los tersebut, cuma memang pemilik Los tersebut merasa agak berat, karena sudah belasan tahun mereka menempati itu dan baru kali ini diberikan/disuruh untuk membayar sewa tersebut.

“Jadi tentunya pemerintah dan penyewa sesuai kesempatan sewa itu sudah jelas nilainya, cuma ada beberapa pemilik Los yang agak sedikit keberatan membayar los tersebut, karena seperti itu kaget dengan kebiasaan yang tidak pernah mereka lakuka. Tentunya apa yang disepakati oleh pemerintah dengan penyewa los tersebut itu sudah tidak jadi masalah buat mereka. tentunya kedepannya ini hasil sewa tersebut itu akan menjadi anggaran dalam perbaikan di berbagai sudut los para beach kuliner. Jadi semua sewa ini untuk dan kepentingan mereka juga, karena selama ini juga mereka pergunakan dana sendiri untuk perbaikan, tapi kali ini kedepannya mereka tidak akan melakukan perbaikan dan diambil alih oleh pemerintah, karena sudah ada pendapatan dari los tersebut.

Tambah Andi Fudail persoalan los dari hasil komunikasinya dengan pemilik Los itu tidak ada masalah.

“Mereka sepakat, mereka setuju dan mereka sebagian sudah membayar, tinggal beberapa orang yang belum membayar. dan adapun yang satu orang itu yang membayar sebulan itu adalah inisiatif sendiri tapi itu tidak kesepakatan dan diminta untuk melakukan pembayaran sesuai dengan kesepakatan 1 tahun.” Ungkap Andi Fudail

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare