26.2 C
Pare-Pare
Minggu, November 8, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 367

Bawaslu Tegas Sanksi Money Politik Tidak Ringan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Parepare menggelar launching Partisipatif Pemilu di lapangan Andi Makkasau kota Parepare Sabtu Malam (21/09/24) Dalam sambutannya Ketua Bawaslu kota Parepare Muh Zainal Asnun mengatakan sangsi politik uang sangat tegas sangat tinggi di tahapan Pemilukada, sangat kasihan kalau ada satu masyarakat yang akan terjerat dengan undang-undang.

“Masyarakat kota Parepare yang hadir malam ini di lapangan ini, silahkan ada spanduk-spanduk yang kita buat tentang penyampaian apa-apa yang dilarang dalam pemilu. Sangsi politik uang sangat tegas, sangat tinggi di tahapan Pemilukada. Sangat kasihan kalau ada satu masyarakat yang akan terjerat dengan undang-undang itu. Kenapa, sangsinya pemberi dan penerima bukan lagi di akhirat sama-sama masuk neraka, tapi di dunia ini kena undang-undangnya sama-sama masuk penjara. Ini sangat berat, ini undang-undang menyebutkan mohon izin menyampaikan kepada masyarakat kita semua sanksi bagi pelaku politik uang itu paling rendah kurungan 3 tahun, ini paling rendah dan denda uang paling rendah 200 juta.” Kata Asnun.

Lanjut Zainal Asnun, Dirinya mengajak maknai bahwa kegiatan launching pengawasan partisipatif ini adalah bagaimana berangkat dari diri sendiri untuk menghindari atau menolak politik uang, itu sangat merusak demokrasi Kita ke depan.

“Ayo mari kita pilih dengan hati nurani, memilih dengan bagaimana melihat visi, misi, bakal calon. Terakhir saya tidak panjang lebar sedikit menjelaskan bahwa kenapa kita berkolaborasi dengan event organizer membuat pakaian identitas kegiatan ini, adalah merah putih tendanya, juga merah putih baju kita juga nuansanya warna putih, Karena merah putih itu adalah Indonesia Indonesia. Itu adalah kita semua terkhusus kota Parepare. Indonesia artinya di dada kita ini terpampang tolak politik luar bersama rakyat sama si pemilu bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu.” Terang Zainal

PJ Walikota Pantau Harga Dan Stok Pangan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pj Wali Kota Parepare Abdul Hayat Gani berupaya terus untuk mengendalikan inflasi. Ia bersama jajaran kepala SKPD terkait mengecek harga dan stok bahan pokok dasar di Pasar Lakessi, Sabtu (21/09/24)

Hayat beserta jajaran Pemkot mengelilingi Pasar Lakessi berinteraksi langsung dengan pedagang dan menanyakan harga dan stok bahan pokok seperti daging, beras, telur, rempah-rempah hingga sayuran.

Pj Wali Kota mengatakan bahwa kegiatan ini adalah kontrol rutin, bagaimana inflasi bisa dikendalikan. Ia juga mengatakan perlunya koodinasi dengan BPS terkait kondisi terakhir.

Ia menjelaskan harga dan bahan pokok bisa berpengaruh pelaksanaan Pilkada. Sebab, jika terjadi gejolak harga, maka muncul kekhawatiran masyarakat.

Untuk itu, Pj. Wali Kota akan bergerak cepat untuk antisipasi serta mencari solusi untuk menangani inflasi ini agar kondisi terkendali

RSUD AM Berduka, Staf Farmasi Meninggal

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Salah seorang staf farmasi RSUD Andi Makkasau, Nikolas Koliangan Lalang meninggal dunia, Senin (23/09/24). Direktur RSUD Andi Makkasau, dr Hj Renny Anggraeny Sari atas nama keluarga besar RSUD AM pun menyampaikan duka cita yang mendalam.

“Segenap keluarga besar RSUD Andi Makkasau Parepare menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya NIKOLAS KOLIANGAN LALANG, AMF, “Semoga segala kebaikan dan baktimu akan selalu kami kenang dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan. Selamat jalan sahabat,” kata dr Renny mewakili segenap keluarga besar RSUD Andi Makkasau.

Direktorat Jendral Perikanan Tangkap Pelabuhan Perikanan UNTIA Gelar Bimbingan Teknik Kecakapan Nelayan

0

PINRANG, RADIOMESRA . COM – Direktorat Jendral Perikanan Tangkap pelabuhan perikanan untia menggelar bimbingan teknik Kecakapan Nelayan SKN Sabtu dan Ahad (21-22/09/24) di PPI Lero Pinrang. Pada media kepala pelabuhan perikanan kementerian kelautan dan perikanan Akbar Fitridnto mengatakan kegiatan ini untuk meningkatkan sumber daya manusia atau nelayannya,

“Yang pertama tentunya adalah, untuk meningkatkan sumber daya manusia atau nelayannya, yang awalnya nelayan yang tidak bersertifikat, menjadi bersertifikat. dan program ini memang dikhususkan untuk nahkoda yang mengawaki kapal sampai dengan 5 GT, dan nelayan atau ABK yang bekerja di kapal antara 5 sampai 30 GT.” Kata Akbar.

Lanjut Akbar, sebenarnya aturan yang berlaku sebelumnya adalah, diwajibkan bagi semua awak kapal memiliki sertifikat dalam hal ini SKK atau BSP. namun dengan seiring berjalannya waktu dan kebijakan, serta aturan terbaru, di mana sertifikat diterbitkan khususnya oleh kementerian kelautan dan perikanan.

“Terkait dengan sertifikat nelayan, sehingga SK ini sebagai pengganti dari SKK 60 mil dan BST tersebut. Dan tentunya akan ada sertifikat-sertifikasi tingkat lanjutan setelah SKN ini. Untuk kegiatan ini, setelah kami koordinasi dan bekerja sama dengan teman-teman yang ada di pelabuhan perikanan Lero, sekitar 200 lebih di mana angkatan pertama sekitar 113 angkatan kedua sekitar 110 peserta.” Jelas Akbar

Tambah Akbar, Tujuan Pelatihan SKN
1. Untuk meningkatkan kompetensi nelayan atau awak kapal perikanan
2. Untuk memenuhi persyaratan sertifikasi untuk
A. Nakhoda pada kapal ukuran sd GT
B. Awak kapal perikanan yang bekerja pada kapal ukuran 5 sd 30 GT
Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari dari tgl 21 sd 22 sep 2022 di PP lero Pinrang.

Adapun peserta yang ikut dalam kegiatan SKN tersebut sekitar 200 orang dan berasal dari Desa Lero pinrang. Selama kegiatan SKN semua peserta akan mendapatkan materi terkait navigasi, Alat alat keselamatan dikapal perikanan, Penentuan rencana pelayaran, Pengoperasian alat tangkap Dan praktek pencegahan kebakaran serta pembacaan peta laut dan penetapan titik koordinat posisi kapal.

Lap : Syarifah Sohra

Launching Pengawasan Partisipatif Pilkada Parepare, Bawaslu dan Pemkot Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Bawaslu Kota Parepare resmi melaunching Pengawasan Partisipatif Pemilihan Serentak Tahun 2024. Launching berlangsung di Alun-alun Lapangan Andi Makkasau, Parepare, Sabtu malam (21/09/24), yang dihadiri langsung Ketua Bawaslu Provinsi Sulsel, Mardiana Rusli, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare, Muh Husni Syam mewakili Pj Wali Kota Parepare, Abdul Hayat Gani.

Hadir Ketua Bawaslu Parepare Muh Zainal Asnun, Ketua KPU Parepare Muh Awal Yanto, jajaran Bawaslu dan KPU, serta para stakeholder.

Ketua Bawaslu, Muh Zainal Asnun mengatakan kegiatan pengawasan partisipatif tujuannya untuk meminta keterlibatan masyarakat dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu. Pengawasan partisipatif itu bukan inisiasi Bawaslu tetapi perintah undang-undang, yang memerintahkan Bawaslu lakukan seluas-luasnya pengawasan partisipatif.

“Baru saja kita dengarkan puisi tentang bagaimana demokrasi itu, disitu peraturan masyarakat yang akan kita butuhkan dalam penyelenggaraan pemilu. Siapa yang berperan, bukan hanya penyelenggara, bukan hanya Bawaslu. Kami juga berharap di penyelenggaraan kegiatan ini menjadi titik, dimana keterlibatan masyarakat mengawal dan mengawasi kampanye yang akan berjalan nantinya di tanggal 25 September sampai 24 November, ini sangat penting.” Kata Zdinsl.

Lanjut Zainal, Bawaslu mempunyai personil terbatas, yang diperintahkan undang-undang. Berkiblat pemilu kemarin, 14 Februari tepatnya, tidak satupun kasus atau laporan tentang pelanggaran politik uang, tetapi gaunnya di mana-mana dirinya mengibaratkan, rasakan ada anginnya tapi enggak kelihatan.

“Salah satu makna kegiatan yang kita lakukan pada malam hari ini, kita laksanakan pada malam hari ini, bagaimana kita masyarakat semua terlibat dengan hal itu, kembali ke diri kita dulu sendiri, jangan melakukan politik uang, hindari politik uang, jangankan agama kita, undang-undangnya juga ada.’ ungkap Zainal

Senada diingatkan Ketua Bawaslu Provinsi Sulsel, Mardiana Rusli, mengunkap bahwa Pilkada ini milik semua pihak. Karena itu, dia mengharapkan masyarakat Parepare harus bisa berkontribusi, terutama dalam memerangi politik uang.

Dalam launching itu, masyarakat Parepare dihibur dengan penampilan, band lokal Senada dan Nilam KDI. Tak hanya itu, masyarakat juga dihibur dengan puluhan hadiah door prize menarik mulai dari sepeda listrik, kulkas, mesin cuci, kompor, dan hadiah menarik lainnya. (*)

Pilkada Bukan Ajang Memecah Belah, Melainkan Momen Perkuat Kebersamaan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare secara resmi menyatakan dukungannya terhadap program pengawasan partisipatif yang diinisiasi oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Parepare. Hal ini disampaikan dalam acara peluncuran program tersebut pada Sabtu malam (21/09/24) di Lapangan Andi Makkasau.

Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Abdul Hayat Gani, melalui Sekretaris Daerah Muh. Husni Syam, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan komitmen Bawaslu dalam menjaga integritas dan keadilan proses demokrasi. Husni Syam menekankan pentingnya peran Bawaslu dalam memastikan Pemilu berjalan dengan jujur, adil, dan transparan.

“Peran Bawaslu sebagai pengawas pemilu sangat penting dalam memastikan pelaksanaan pemilu berjalan dengan baik, jujur, adil dan transparan. Saya menyadari bahwa tugas yang diemban Bawaslu tidaklah muda, pengawasan terhadap pelanggaran pemilu membutuhkan ketelitian, keberanian, dan ketegasan, yang tentu saja melibatkan berbagai tantangan di lapangan. Namun berkat sinergi dan kerjasama yang baik antara Bawaslu dengan seluruh elemen masyarakat, dan pemerintah, kita telah menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi.” Kata Husni.

Lanjut Husni, dirinya ingin menyampaikan kepada semua untuk tetap memegang teguh nilai-nilai persatuan dan kesatuan. Pilkada bukan ajang untuk memecah belah, melainkan momen untuk memperkuat kebersamaan sebagai warga Parepare.

“Kita boleh berbeda pilihan, tetapi jangan sampai perbedaan itu memisahkan kita sebagai saudara, sebangsa dan setanah air. Dan sekali lagi, saya memberikan apresiasi yang tinggi pada Bawaslu kota Parepare. Saya ucapkan selamat, atas launching program pengawasan partisipatif ini, semoga dapat berjalan dan sukses, dan memberikan manfaat bagi kelancaran dan keberhasilan pemilihan kepala daerah mari kita tolak politik uang.” Ungkap Husni.

DPRD Parepare Sepakat Tolak Pembangunan Sekolah Gamaliel

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM. — DPRD Kota Parepare tegas menolak rencana pembangunan Sekolah Kristen Gamaliel di wilayah Jalan HM Arsyad, Kelurahan Watang Soreang, Kecamatan Soreang, Parepare.

Penolakan itu berdasarkan hasil rapat dengar pendapat (RDP) dengan beberapa elemen masyarakat di antaranya Forum Masyarakat Muslim Parepare di Gedung DPRD Parepare, Jumat (20/09/24). RDP yang dipimpin oleh Ketua Pokja III DPRD Parepare, Ibrahim Suanda sepakat memutuskan menolak pendirian Sekolah Kristen Gamaliel.

“Setelah melihat Aspirasi yang disampaikan dari berbagai forum, yang ke-dua adalah dasar dan masukan dari beberapa anggota DPRD kota Parepare, dan pertimbangan dengan ahli, maka kami, dalam rapat dengar pendapat ini memutuskan menolak pendirian sekolah kristen Gamaliel. Itu yang pertama. yang kedua memerintahkan kepada satpol PP Selaku penegak untuk mengawal lokasi tersebut. Jangan sekali kali ada kegiatan didalamnya, dan memasang police line.'” tegas Ibrahim Suanda sambil mengetok palu sidang.

Usai RDP, Ibrahim Suanda bersama Wakil Ketua Pokja III Jusvari Genda dan Anggota Pokja II Sappe langsung mengunjungi lokasi pembangunan sekolah dimaksud. Di lokasi, tepatnya di pintu gerbang ditemukan bentangan spanduk bertuliskan peringatan Pasal 167 Ayat (1) KUHP, dan Pasal 406 Ayat (1) KUHP, tertanda Kuasa Hukum Arni Yonathan SH.

Di lokasi, Ibrahim Suanda kembali menegaskan pembangunan sekolah ini cacat prosedural karena belum memiliki izin operasional dan beberapa dokumen yang dipersyaratkan sesuai ketentuan. Karena itu, dia meminta Satpol PP untuk menutup lokasi tersebut.

Ibrahim mengungkapkan, persoalan pembangunan sekolah ini sudah berlangsung sejak DPRD periode sebelumnya. Saat itu pihak yayasan diminta untuk melengkapi izin operasional dan semua dokumen yang dipersyaratkan sebelum melakukan pembangunan. Namun hingga periode anggota DPRD berakhir, yayasan terkait tidak menunjukkan dokumen-dokumen yang diminta. Sehingga disimpulkan cacat prosedural, tidak boleh melanjutkan pembangunan.

Tokoh pendidikan yang merupakan mantan Ketua Dewan Pendidikan Kota (DPK) Parepare, Dr Muh Nashir juga bersuara keras agar pendirian sekolah tersebut dikaji mendalam.

Karena jika dipaksakan untuk dibangun akan memberikan dampak resistensi yang sangat keras dari segenap lapisan masyarakat Watang Soreang, dan akan berpotensi terjadi konflik horizontal di masyarakat. Itu karena pembangunan sekolah tersebut tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku dan mengabaikan hak masyarakat untuk hidup tentram dan damai.

Isu Pembangunan Sekolah Kristen di Soreang: Abdul Hayat Gani Ajak Masyarakat Tetap Tenang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Pemerintah Kota Parepare, sedang dihadapkan pada isu terkait rencana pembangunan Sekolah Kristen Gamaliel di Kelurahan Wattang Soreang, Kecamatan Soreang.

Penolakan terhadap pembangunan sekolah ini disampaikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setelah rapat dengar pendapat (RDP) bersama beberapa elemen masyarakat, termasuk Forum Masyarakat Muslim Parepare.

Meski baru saja dilantik sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare pada 18 September 2024, Abdul Hayat Gani langsung memberikan perhatian serius terhadap polemik ini.

Abdul Hayat menegaskan bahwa dia berkomitmen untuk segera mencari solusi yang terbaik.

“Ya, tetap jadi atensi kami dari pemerintah kota. Dalam waktu dekat kami akan mengundang seluruh pihak terkait, termasuk Forkopimda, untuk membahas lebih lanjut. Kita perlu merumuskan solusi terbaik untuk semua,” ungkap Abdul Hayat.

Namun, Abdul Hayat mengajak semua pihak untuk bersikap tenang dan menahan diri dalam merespons persoalan ini.

Baginya, menjaga ketertiban dan keamanan kota sangat penting, apalagi Parepare akan menghadapi Pilkada pada November mendatang.

“Kenapa kita harus menahan diri? Agar kota kita tetap aman dan kondusif. Saya harap semua pihak bersabar dan bijak melihat persoalan ini,” imbuhnya.

Sebagai pemimpin di kota ini, Abdul Hayat menyampaikan komitmennya untuk segera menuntaskan polemik pembangunan Sekolah Kristen Gamaliel tersebut.

Dia kembali menegaskan bahwa segala keputusan yang diambil nanti akan melalui diskusi yang melibatkan semua pihak terkait.

“Pemerintah kota akan mengambil langkah yang kongkret dan bijak. Kami harap agar setiap keputusan nantinya bisa diterima dengan baik oleh semua pihak,” tegasnya.

Sebagai seorang pemimpin, Abdul Hayat Gani menunjukkan sikap bijak dan terbuka dalam menangani isu ini.

Upayanya dalam menjaga keharmonisan dan kedamaian di Kota Parepare menjadi bukti komitmennya untuk mewujudkan kota yang kondusif dan sejahtera bagi seluruh warganya, tanpa memandang latar belakang agama atau keyakinan. (*)

Legislatif PDIP Parepare Ingatkan 3 Sifat Wajib Pemimpin

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota DPRD Parepare tiga periode dari PDIP, Apriyani Djamaluddin, mengungkapkan ada tiga sifat mendasar ketika kita mencari pemimpin. Hal tersebut disampaikan Apriyani pada tim liputan Jelajah kota radio mesra Jumat (20/09/24). Menurut Apriyani, Tasming Hamid adalah pribadi yang komitmen, jujur, amanah, dan tidak hanya mencintai tetapi juga dicintai masyarakat.

“Pemimpin itu minimal punya tiga sifat mendasar. yaitu 1 komitmen. Komitmen itu, kalau di bahasa bugisnya mattenreada atau letaro adatta lai tarotoi gautta. 2. jujur dan amanah, dan yang terakhir mencintai dan dicintai oleh rakyatnya. Artinya apa ? beliau selalu ingin tahu keadaan masyarakatnya dan selalu dicari-cari oleh masyarakatnya.” Kata Apriyani

Apriyani pun mengungkapkan pandangannya tentang Tasming Hamid, calon Wali Kota Parepare, berdasarkan pengalamannya selama bersama di DPRD.

“Selama dua periode yang lalu, sebagai anggota DPRD kota Parepare, Kami, TSM dari alat kelengkapan di komisi, banggar sampai pansus pansus. Banyak hal yang sering kami pikirkan bersama, terkait bagaimana masyarakat di daerah pemilihan kami bisa sejahtera dan terpenuhi semua kebutuhannya. Dan alhamdulillahnya, kami dari DPC PDI perjuangan kota Parepare, berdasarkan arahan dari DPD PDI perjuangan Sulawesi Selatan, dan DPP PDI perjuangan, menjadi garda terdepan sebagai partai pengusung, bagaimana keinginan-keinginan warga kota Parepare bisa terpenuhi. Dan ini akan menjadi semangat besar untuk kami untuk memenangkan beliau dan bismillah semoga perjuangan ini tidak akan sia-sia.” Jelas Apriyani.

Bendahara DPC PDIP Parepare itu juga menekankan kesederhanaan Tasming dalam bertindak dan berbicara, yang menurutnya menjadi salah satu alasan kuat mengapa TSM begitu dicintai masyarakat. (*,)

Teladani Nabi, Erat Bersalam Hadir Pemimpin Jujur

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Tim pemengan Pasangan Erat-Bersalam yang juga ketua Harian DPRD Golkar Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir Dalam sambutannya pada kegiatan Maulid Nabi Besar SAW dan Parepare Bersalawat yang di gelar di lapangan Andi Makkasau Kamis (19/09/24) mengatakan kegiatan tersebut mereka ingin menunjukkan kepada masyarakat Parepare, bahwa hanya pemimpin yang mencintai Rasulnya yang bisa mencintai rakyatnya.

“Hanya pemimpin yang mencintai agamanya, hanya pemimpin yang mencintai Nabinya yang mampu mencintai rakyatnya. Itulah tujuan daripada maulid yang kami laksanakan pada malam hari ini. Maulid ini adalah kelahiran Rasulullah. Rasulullah hadir dalam hadis disebutkan, sesungguhnya Rasulullah hadir untuk menyempurnakan akhlak. Perlu kami sampaikan semua, salah satu akhlak Rasulullah yakni jujur, Al Amin terpercaya. Dan kami sampaikan kepada kesempatan ini calon kami ibu DR Hj Erna Rasyid aTaupan SE MPD bapak Rahmat Sjamsu alam mempersembahkan kejujuran dan amanah kepada masyarakat Parepare.” Kata Kaharuddin.

Legislator terpilih Golkar dari dapil Soreang ini mengungkapkan dirinya selaku ketua tim memberikan garansi, memberi jaminan, bahwa sifat-sifat Rasulullah mereka terapkan, termasuk mempersembahkan dokumen-dokumen pendaftaran yang semuanya asli.

“Termasuk ijazah calon kami juga asli, mempersembahkan yang asli itu artinya memperlihatkan kejujuran kepada masyarakat Parepare. Hanya pemimpin yang jujur kepada rakyatnya, yang mampu membawa Parepare ini menjadi daerah yang maju. Kalau ada pemimpin di awalnya sudah mulai curang, sudah mulai tipu-tipu, yakin Parepare tidak akan damai, tidak akan maju dibawa kepemimpinannya. Oleh karena itu semangat maulid ini sekaligus kami mempersembahkan kepada kita semua bahwa sesungguhnya calon kami ibu Erna rasyid Taufan dan pak Rahmat tampil dengan membawa kejujuran dan membawa kepercayaan.” Ucap Kahar.

Pada kesempatan tersebut Kaharuddin Juga menydmpaikan kepada semua, terima kasih kepada seluruh masyarakat Parepare yang hadir pada kegiatan tersebut

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare