27.5 C
Pare-Pare
Sabtu, November 7, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 323

Kuasa Hukum Andalan: Danny Pomanto Akan Dikejar Sampai ke Liang Lahat, Kerjanya Memfitnah

0

Besok akan dilaporkan ke penegak hukum

JAKARTA, RADIOMESREA. COM -Kuasa Hukum Andalan, Andi Murlianto SH menegaskan, tuduhan Danny Pomanto seperti yang disampaikan di persidangan, adalah fitnah dan pihaknya besok akan melaporkan fitnah itu ke penegak hukum.

“Danny Pomanto akan kita kejar hingga ke liang lahat, karena melakukan fitnah yang keji. Padahal kita semua tahu bantuan pupuk itu dari pemerintah untuk membantu para petani di seluruh Indonesia. Bantuan pupuk itu disalurkan oleh Pupuk Indonesia Holding yang berada di bawah koordinasi BUMN, bukan Kementerian Pertanian. Jadi tuduhan itu fitnah besar dan keji,” jelas Murlianto.

Menurutnya, dalil yang telah diajukan oleh Danny Pomanto adalah keliru karena Dalil yang tidak memiliki dasar sebagaimana ditanyakan oleh Majelis Hakim dan Kuasa Hukum menyampaikan bukti tersebut hanya didasari dari pemberitaan media.

“Dan perlu dijelaskan pemberian bantuan dilakukan tidak ada kaitan dengan Kementerian Pertanian, seperti contohnya Pupuk itu adalah ranahnya PT. Pupuk Indonesia di bawah naungan Kementerian BUMN Sebagian besar dalil dari Danni Pomanto-Azhar Arsyad hanyalah dalil yang hanya didasari oleh asumsi belaka,” jelas Murlianto.

Sementara itu, Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia (Persero) Tri Wahyudi Saleh menegaskan, pemerintah telah mengalokasikan pupuk bersubsidi untuk seluruh petani di Indonesia, bukan hanya di Sulawesi Selatan.

Adapun provinsi penerima alokasi pupuk subsidi antara lain Jawa Timur 1,88 juta ton atau Rp 8,87 triliun, Jawa Tengah 1,38 juta ton atau Rp 6,74 triliun, Jawa Barat 1,10 juta ton atau Rp 5,33 triliun, Lampung 812 ribu ton atau Rp 4,21 triliun. Untuk wilayah Sulawesi Selatan dialokasikan sebesar 922 ribu ton senilai Rp 4,1 triliun di tahun 2024. “Alokasi ini diharapkan dapat memastikan kesuburan lahan dan produktivitas padi yang optimal di setiap musim tanam,” jelas Tri.

Tri Wahyudi menegaskan bahwa alokasi dan distribusi ini ditentukan oleh Pupuk Indonesia sebagai perusahaan BUMN yang ditugaskan oleh pemerintah, dan bukan oleh Kementan. “Bantuan pupuk ini tidak boleh dihentikan karena ini bantuan subsidi dari pemerintah. Jadi tidak boleh dihentikan hanya karena ada Pilkada,” kata Tri.

Dia memastikan bahwa distribusi bantuan pupuk dilakukan dengan mekanisme yang lebih transparan dan akuntabel. Langkah ini bertujuan agar bantuan benar-benar diterima oleh petani yang membutuhkan, sesuai dengan prinsip distribusi yang adil dan tepat sasaran.

RSUD Andi Makkasau Beri Edukasi Pasien Rawat Jalan Tentasng HMPV

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare melalui Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dan Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

RSUD Andi Makkasau Memberikan edukasi kepada pasien rawat jalan yang berada di ruang tunggu poli terkait Human Metapneumovirus (HMPV), Jumat (10/01/24).

HMPV adalah salah satu virus yang menjadi perhatian serius karena dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia, dan individu dengan daya tahan tubuh lemah. Melalui edukasi ini, masyarakat, pasien, dan keluarga diajak untuk lebih memahami tentang virus HMPV, cara penyebarannya, gejala, hingga langkah-langkah pencegahan yang efektif.

Dalam sesi edukasi yang interaktif ini, para peserta diberikan informasi penting seperti gejala HMPV yakni demam, batuk, pilek, hingga kesulitan bernapas.

Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie Resmi Hadirkan Layanan Bedah Saraf

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie di Parepare kini resmi menghadirkan layanan bedah saraf, sebuah terobosan baru yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah tersebut.

Pada Media Direktur RS. Regional dr. Hasri Ainun Habibie dr. Mahyuddin Rasyid mengatakan operasi saraf dan bedah otak ini sudah sangat dibutuhkan oleh masyarakat Parepare dan sekitarnya, mengingat tingginya angka kejadian kecelakaan yang melibatkan perdarahan di kepala atau di otak.

“Operasi saraf dan bedah otak ini kami rasa sudah sangat-sangat dibutuhkan oleh masyarakat Parepare dan sekitarnya, mengingat tingginya angka kejadian kecelakaan yang melibatkan perdarahan di kepala atau di otak. Ataupun kedua kasus-kasus misalnya stroke, pendarahan yang harus dirujuk ke Makassar untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik. Alhamdulillah kami hari ini, kerjasama dengan petugas fakultas kedokteran universitas Hasanuddin, rumah sakit Wahidin, itu berusaha bagaimana mendekatkan layanan ke masyarakat yang ada membutuhkan. Sehingga pertama hari ini, kami melakukan operasi bedah kepala secara langsung diliput oleh teman-teman juga, gunanya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa, Alhamdulillah di Parepare sudah ada layanan bedah syaraf, tentunya ini menjadi tujuan kami, menjadi salah satu visi besar rumah sakit HAH Parepare dalam untuk terus kontinyu mengembangkan layanan layanan yang sangat dibutuhkan masyarakat.” Jelas Dr. Mahyuddin

Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Abdul Hayat Gani, memberikan apresiasi langsung terhadap inovasi ini dan menyaksikan secara langsung jalannya operasi bedah saraf yang disiarkan live, pada Rabu (08/01/25).

Abdul Hayat Gani mengungkapkan bahwa layanan bedah saraf yang ada di RS Hasri Ainun merupakan langkah besar bagi dunia medis di Parepare. Ia menekankan bahwa bedah saraf merupakan bidang yang sangat kompleks dan membutuhkan ketelitian yang tinggi, karena melibatkan titik-titik rawan pada otak yang harus dikelola dengan sangat hati-hati.

Bappeda Laksanakan Forum Konsultasi Publik KLHS RPJMD 2025-2029.

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Pemerintah Kota Parepare dalam hal ini Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melaksanakan Forum Konsultasi Publik Kajian Lingkungan Hidup Strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (KLHS RPJMD) Kota Parepare 2025-2029. Forum Konsultasi Publik yang melibatkan tenaga ahli dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulawesi Selatan, Sri Hidayat SP., MSP., ini berlangsung di ruang rapat Bappeda Parepare, Selasa, (07/01/25).

Forum dibuka resmi Sekretaris Bappeda Parepare Dede Alamsyah Wakkang mewakili Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun, yang diikuti oleh jajaran SKPD terkait dan para stakeholder di antaranya  Forum Komunitas Hijau (FKH) Forum Kota Sehat.

Dede A Wakkang pada tim liputan jelajah kota radio mesra mengatakan, Forum konsultasi publik ini terkait dengan penyusunan Dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (KLHS RPJMD) kota Parepare tahun 2025 sampai dengan 2029.

“Tentu, yang namanya forum konsultasi publik, tentu melibatkan banyak stakeholder, kemudian forum konsultasi publik ini, dihadiri langsung oleh tenaga ahli dari dinas lingkungan hidup provinsi sulawesi Selatan, yaitu, Bapak Sri Hidayat. Kemudian kami jelaskan, bahwa KLHS RPJMD ini, merupakan salah satu dokumen yang menjadi bahan baku dalam penyusunan RPJMD kota Parepare tahun 2025 tahun 2029. KLHS ini, merupakan alat bantu untuk mengintegrasikan tujuan pembangunan berkelanjutan atau TPB ke dalam RPJMD itu sendiri.” Ungkap Dede.

Lanjut Dede, dokumen ini nanti dapat memperkaya muatan RPJMD itu sendiri. Selanjutnya beberapa muatan yang tentunya diharapkan masuk dalam KLHS RPJMD itu adalah, bagaimana perkiraan dampak dan resiko lingkungan hidup, kemudian kinerja layanan, dan jasa ekosistem, efisiensi, pemanfaatan sumber daya alam, tingkat kerentanan dan kapasitas adaptasi lingkungan terhadap perubahan iklim, dan yang terakhir adalah tingkat ketahanan dan potensi keanekaragaman hayati.

“Tentu kita berharap, bahwa KLHS ini disusun, dan diupayakan untuk mempertahankan, dan memelihara tingkat kualitas lingkungan hidup yang ada di kota Parepare. Karena yang namanya pembangunan tentu tidak bisa dipungkiri, mengingat kita adalah kota, tapi yang pasti bahwa pembangunan itu tentu harus ramah lingkungan seperti itu. Kemudian selanjutnya, dasar hukum untuk pelaksanaan ini tentu adalah undang-undang nomor 32 tahun 2009, tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, dan peraturan menteri dalam negeri nomor 7 tahun 2018, tentang pembuatan dan pelaksanaan KLHS dalam penyusunan RPJMD.” Jelas Dede.

Pj Walikota Parepare Sambut Hangat Kedatangan Kapolda Sulawesi Selatan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Penjabat (Pj) Walikota Parepare Dr Abdul Hayat Gani, menyambut hangat kedatangan Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Yudhiawan beserta rombongan yang melakukan kunjungan kerja di wilayah hukum Polres Parepare.

Kunjungan Kapolda Sulsel Irjen Pol Yudhiawan beserta Ketua Bhayangkari Sulsel Yunita Yudhiawan, diterima oleh Kapolres Parepare AKBP Arman Muis didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Parepare, bersama unsur Forkopimda dan jajaran Polres yang disambut Tari Padduppa, di Halaman Mapolres Parepare, Rabu (8/1/2025).

Pj Walikota Parepare Abdul Hayat Gani usai melakukan diskusi bersama Kapolda Sulsel, menyampaikan terimakasih atas kerja-kerja Polisi dalam menciptakan situasi yang kondusif di Kota Parepare.

“Kita berterima kasih, dukungan Parepare dalam kondisi sangat kondusif. Seusai titik-titik kerawanan kemarin, tidak terbukti. Parepare ini aman, dan terkendali. Saya kira parepare ini aman, nyaman dikunjungi Kapolda dalam posisi kunker rutin selama dia ada di Polda yang dari pinrang tadi.” Ujar Hayat Gani

Kapolres Parepare AKBP Arman Muis menyampaikan terimakasihnya atas kunjungan Kapolda Sulsel di Kota Parepare. Kehadiran ini kata Arman, dapat memberikan semangat dan motivasi dalam mengabdikan diri pada masyarakat, bangsa dan negara.

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, juga menyerahkan penghargaan kepada personel polres Parepare yang berprestasi serta penyerahan tali asih kepada sejumlah PHL Polres Parepare.(*)

Dewan Harap Dinas Pendidikan Bentuk Tim Verifikasi Data

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil ketua DPRD kota Parepare Suyuti SE mengungkapkan di Parepare saat ini untuk Bea siswa miskin 2300 jumlah penerimanya sehingga, dan ini terbagi dua karena ada SMP ada SD. Hal tersebut di ungkapkan Politisi Dapil Bacukiki barat ini pada tim liputan jelajah kota radio mesra Rabu (08/01/25)

“Jadi SD itu penerimanya 1300 siswa, di mana SD itu menerima 650.000 Persiswa dikali 1300, sehingga anggarannya itu 845 juta. Untuk beasiswa miskin SMP atau BSM yang kurang mampu itu 1000 siswa, itu anggarannya 850 persiswa. Ini sebanyak 1000 siswa. Jadi totalnya 850 siswa. Sehingga jumlah total anggaran untuk BSM ini, untuk siswa miskin ini baik SD dan SMP itu 1.695.000.000.  Yang kedua ada bantuan pakaian seragam SD, SMP. SD jumlahnya 1000 orang. 1000 orang itu anggarannya perseragam itu 330, sehingga mendapatkan nilai 330 juta, itu anggaran seragam sekolah dasar, Untuk SMP sebanyak 1000 orang anggarannya itu 380.000 per siswa.’ jelas Suyuti.

Lanjut Suyuti menjelaskan Dinas pendidikan ini di harapkan membentuk tim verifikasi untuk mendata. Jangan telan mentah-mentah ini data dari kepada sekolah, sehingga yang jadi korbankan masyarakat. Bagaimana program ini tepat sasaran dan memang perlu pengawasan.

“Makanya saya datangi langsung kadis pendidikan, dan di akuinya seperti itu. Sehingga saya meminta untuk ke depan betul-betul diverifikasi anggaran ini. Karena ini bukan uang sedikit. anggaran ini dari bantuan siswa miskin. Banyak anggaran ini dari bantuan siswa miskin baik SMP, SD, dengan seragam sekolah ini, SD, SMP ini itu anggarannya 2.405.000.000. Melalui kesempatan ini, saya datang langsung karena mendapatkan laporan. Saya harus verifikasi, meminta data-data, dan ternyata Dinas pendidikan tidak siap untuk melaksanakan ini. Karena kenapa, mempercayakan semua kepada kepala sekolahnya, sehingga tidak, harusnya ada tim untuk memverifikasi data-data yang masuk ini. Karena sesuai dengan nomenklaturnya adalah BSM (bantuan masyarakat miskin) atau bantuan kurang mampu masyarakat.” Terang Suyuti

Pemkot Parepare Bangun Kerja Sama ITH Dukung Program Inovasi Daerah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Pemerintah Kota Parepare melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) membangun kerja sama dengan Institut Teknologi BJ Habibie (ITH) khususnya terkait penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Rencana kerja sama tersebut terungkap dalam Focus Group Discussion (FGD) yang menghadirkan Tim Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Penjaminan Mutu (LP2MPM) ITH bersama Tim Bappeda Parepare di Ruang Rapat Bappeda, Kamis, (09/01/25).

FGD dibuka resmi Sekretaris Bappeda Parepare, Dede Alamsyah Wakkang mewakili Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun, didampingi Kepala Bidang Litbang Andi Pangurisan Walinono, beserta jajaran terkait Bappeda.

Sementara dari LP2MPM ITH dipimpin oleh Eka Qadri Nuranti B SKom MKom, bersama jajarannya. Dalam kesempatan itu, Dede A Wakkang mengemukakan, FGD ini untuk menguatkan rencana kerja sama lebih serius dan konkret antara Pemkot Parepare dengan ITH.

“Kami menyambut baik kehadiran ITH untuk membangun potensi kerja sama. Melalui FGD ini akan lebih serius dan konkret, seperti apa bentuk kerja sama yang bisa dilakukan untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Dede.

Kabid Litbang Pangurisan Walinono menekankan, kerja sama diharapkan lebih mengerucut pada dukungan inovasi daerah yang sudah menjadi program kontinyu tahunan Pemkot melalui Bappeda.

“Mungkin mulai dari database inovasi, karena setiap tahun kita melaksanakan lomba inovasi antar SKPD di Parepare. Kemudian lomba inovasi tingkat provinsi dan tingkat nasional. Karena itu kita butuh dukungan dari ITH terkait inovasi ini,” ungkap Pangurisan.

Pangurisan merujuk pada aplikasi Kemendagri yang menggelar Innovative Government Award (IGA) setiap tahun sebagai bentuk penghargaan dari Kemendagri kepada Pemerintah Daerah atas semangat dan keberhasilannya melakukan inovasi di bidang peningkatan layanan publik, tata kelola pemerintahan dan pembangunan.

Tim LP2MPM ITH merespons positif rencana kerja sama, serta siap menindaklanjuti lebih serius dan konkret.

Andi Amar Ma’ruf Yakin Kepemimpinan Tasming Hamid Akan Majukan Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota Komisi III DPR RI, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, menyatakan keyakinannya terhadap kepemimpinan H. Tasming Hamid sebagai Wali Kota Parepare terpilih. Putra Menteri Pertanian ini yakin bahwa di bawah kepemimpinan Tasming Hamid, Kota Parepare akan maju dan menjadi lebih baik di masa depan.

Tasming Hamid, yang terpilih sebagai Wali Kota Parepare pada Pilkada 2024, telah menunjukkan komitmen dan visi yang kuat untuk memajukan kota tersebut. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari Andi Amar Ma’ruf, diharapkan Parepare akan mengalami perkembangan yang signifikan dalam berbagai aspek, termasuk infrastruktur, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.

Andi Amar Ma’ruf juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik.

“Saya yakin dengan kepemimpinan H. Tasming Hamid, Parepare akan menjadi kota yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya usai reses di Cafe Alya, Kamis, (09/01/25).

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan Parepare akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh warganya.

Terpisah, usai pertemuan singkat dengan Andi Amar Ma’ruf, H. Tasming Hamid yang mendapat apresiasi dan keyakinan tersebut pun merespon dan siap bersinergi dengan upaya para wakil rakyat dari Dapil II Sulsel untuk Kota Parepare.

“Kedepannya kami siap bersinergi untuk kehadiran DPR RI dan membawa berkah untuk masyarakat. Dan tentu kita berharap kedepannya, Parepare menjadi atensi kedepan,” singkatnya.

Andi Amar Ma’ruf yang datang menggunakan helikopter kembali melanjutkan resesnya di Kabupaten Soppeng. Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat Parepare dan sekitarnya.(*)

BPIH 2025 Alami Penurunan

0

JAKARTA, RADIOMESRA. COM –  Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1446 H/2025 M mengalami penurunan menjadi Rp 89,4 juta dari sebelumnya Rp 93,4 juta pada tahun lalu. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa penurunan ini merupakan hasil arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Untuk tahun 1446 Hijriyah tahun 2025 masehi, pemerintah mengusulkan rata-rata BPIH perjamaah haji 93.399.694, 90 dengan komposisi Bipi sebesar 65. 372.779,49% atau 70% dan nilai manfaat itu sebesar 28. 016.905,50 atau 30%. Jadi 70 banding 30%. Komponen yang dibebankan langsung kepada jemaah haji dengan menggunakan asumsi dasar diatas, pemerintah mengusulkan biaya rata-rata besaran Bipi tahun tersebut sebesar Rp. 65.372.779,49. Komponennya dibawa biaya penerbangan dari embarkasi ke Arab Saudi pulang pergi 34.396.390,68 kemudian akomodasi Mekkah 15.232.011,90 akomodasi Madinah dalam rupiah 4.454 403,48 living cost-nya 3.200.2,50 paket layanan masyair sebagian 8.099.970,94 rupiah totalnya 65.372.779,49 komponen ini dibebankan kepada dana nilai manfaat ini.” Kata Nazarudfin.

Lanjut Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta ini  pemerintah mengusulkan agar biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun akan datang bersumber dari dana nilai manfaat atau dana optimalisasi untuk jemaah haji reguler sebesar 28.160.905,50 rupiah.

“Dengan komponen sebagai berikut, biaya penerbangan, pelayanan akomodasi, biaya konsumsi pelayanan transportasi, pelayanan di Arafah, dan Muzdalifah, Mina, perlindungan, kemudian pelayanan di embarkasi atau debarkasi, pelayanan keimigrasian, premi asuransi, dan perlindungan lainnya. Dokumen perjalanan biaya hidup pembinaan jamaah haji di tanah air dan di Arab Saudi  pelayanan umum diluar negeri dan dalam negeri Dengan demikian totalnya untuk pengelolaan 14 BPIH.” Ungkap Nazaruddin

Lapas Kelas IIA Parepare Gelar Kegiatan Ujian Penilaian Akhir Semester Ganjil Pendidikan Kesetaraan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lapas Kelas IIA Parepare melaksanakan kegiatan Ujian Penilaian Akhir Semester Ganjil Tahun Ajaran 2024/2025 Pendidikan Kesetaraan Paket A (Setara SD), B (Setara SLTP) dan C (Setara SLTA) yang diikuti sebanyak 30 (Tiga Puluh) orang Warga Binaan Pemasyarakatan Selasa (07/01/25). Yang di selenggaran UPTD SPNF Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare.

Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto mengatakan, meski berstatus warga binaan, namun Mereka tetap diberikan hak, diberikan waktu, diberikan ruang untuk bisa belajar, mengemban ilmu, menyelesaikan pendidikannya yang dulu putus sekolah.

“Alhamdulillah, tahun ajaran 2024-2025 Lapas Parepare di awal tahun 2025, menyelenggarakan kegiatan ujian, dengan akhir semester ganjil untuk 30 orang warga binaan yang saat ini mengikuti kegiatan kejar paket A, B, dan C. Mereka tetap diberikan hak, diberikan waktu, diberikan ruang untuk bisa belajar, mengemban ilmu, menyelesaikan pendidikannya yang dulu putus sekolah, sekarang mereka bisa diberikan untuk sekolah sesuai dengan pendidikannya.” Kata Totok.

Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto sangat mengapresiasi atas kerjasama, sinergitas dan kolaborasi yang berjalan serta terbangun baik  dengan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare atas perhatian dan kerjasamanya terhadap pendidikan Warga Binaan Pemasyarakatan.

“Dan alhamdulillah pada hari ini, kami sukses menyelenggarakan kegiatan ujian akhir tersebut, bekerja sama dengan Dinas pendidikan dan kebudayaan kota Parepare. Ini tidak terlepas dari perhatian dan kepedulian dari pemerintah kota Parepare, yang sangat memperhatikan warga binaan masyarakatnya, yang saat ini sedang menjalani masa pidananya dilapas kelas 2 A Parepare. dan Saya juga mengucapkan terima kasih apresiasi setinggi-tingginya, kepada enam orang tenaga pengajar yang telah mendedikasikan waktu dan tempat yang memberikan pembelajaran kepada anak-anak kami yang sedang mengukuti kegiatan paket A, B, dan C. Nanti selanjutnya setelah menyelesaikan kegiatan penilaian akhir semester ganjil ini, mereka langsung mengikuti pembelajaran setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat untuk semester genap tahun ajaran 2024 dan 2025.” Jelas Totok.

Totok berharap, kedepannya setelah Warga Binaan menyelesaikan pendidikan kesetaraan akan mendapatkan ijazah. Ijazah sebagai tanda kelulusan, yang kemudian dapat dipakai untuk mendaftar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, baik ke sekolah menengah, atas ataupun ke perguruan tinggi, atau bagi yang hendak langsung bekerja, Ijazah juga dapat dipergunakan sebagai kelengkapan persyaratan lamaran kerja.

Kepala Lapas IIA Parepare juga menyampaikan dengan dilaksanakannya kegiatan ujian Penilaian Akhir Semester Ganjil Pendidikan Kesetaraan Paket A , B dan C adalah dalam rangka pemenuhan hak Warga Binaan dalam mendapatkan pendidikan.

Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C merupakan solusi bagi Warga Binaan Lapas IIA Parepare yang putus sekolah namun ingin memiliki pengetahuan, kemampuan dan ijazah setara dengan SD, SMP, dan SMA.Warga Binaan sebagai siswa didik mendapatkan pelajaran setara sesuai dengan tingkatannya.

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare H. M. Makmur Husein kembali mengapresiasi langkah strategis dan cerdas Kepala Lapas IIA Parepare dalam upaya meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan salah satunya bidang pendidikan melalui Pendidikan Kesetaraan paket A B dan C.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare