27.5 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 321

Pengunjung RSUD Andi Makkasau Keluhkan Tingginya Tarif Parkir

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pengunjung Rumah Sakit Daerah Andi Makkasau mengeluhkan tingginya biaya parkir di Rumah sakit daerah type B kota Parepare tersebut. Salah seorang pendengar melalui interaksi lewat program Obras radio mesra Selasa (14/01/25) mengatakan, Di Rumah A Umum Andi Makkasau Sudah diberlakukan portal untuk parkir Padahal mungkin yang perlu diperjelas terkait dengan mereka yang bermalam atau mereka yang mungkin tinggal lama harus membayar parkir sebesar 27.000.

“Di Rumah Sakit Umum Andi Makkasau kebetulan di sana sudah diberlakukan portal untuk parkir. Padahal mungkin yang perlu diperjelas, terkait dengan mereka yang bermalam atau mereka yang mungkin butuh tinggal lama. Saya ada pengalaman, saya bermalam, saya harus membayar parkir sebanyak 27.000. Artinya kalau ini diberlakukan, orang akan jenuh untuk hadir di kota Parepare sebagai Rumah Sakit Tipe B, yang menjadi rujukan. Karena Kalau di Makassar itu ada pembatasan bagi mereka yang bermalam.” Kata Sumber yang menelpon di obras.

Lanjutnya, ketika di pertanyakan kepada yang jaga pos dijawab ini sudah pendor. Kalo ini pendor sebelum diberlakukan maka harus ditinjau, dalam semua hal ini tidak ada sosialisasi kepada masyarakat.

“Terkait dengan hal itu. Dan saya menganggap bahwa kalau seperti kejadian itu bahwa belum ada paketnya, maka pertanyaan besar bahwa mereka tidak siap, untuk memberlakukan itu. Olehnya itu saya berharap banyak teman-teman komisi 2, sebagai leading sektor daripada rumah sakit ini, untuk kembali mengevaluasi, kehadiran vendor itu, termasuk dari tarif pembayaran itu. Ini juga menjadi pertanyaan, yang selama ini di sana ada perhubungan, kenapa perhubungan lepas, sebagai induk daripada parkiran itu. Justru kalau memang ketakutannya ada kebocoran, kenapa tidak mencoba memanfaatkan teknologi yang ada sebagai sebuah solusi.” Ungkapnya

Respon Keluhan Pendengar Obras, Komisi II Sidak Parkiran RS Andi Makkasau

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Merespon Keluhan pendengar Obras radio mesra Selasa (14/01/25) terkait tingginya biaya parkir di RSUD AM anggota komisi II DPRD kota Parepare Sappe langsung menjadwalkan untuk turun mengecek informasi tersebut ke Rumah sakit kebanggan kota parepare.

“Setelah saya konfirmasi dengan pihak rumah sakit, dan pihak rumah sakit menindaklanjuti, dan juga akan mengklaim vendor, karena langsung memberlakukan hal seperti itu, sementara alat yang dipakai itu masih alat lama. Saya juga akan turun langsung ke TKP, melihat dan memperjelas apa betul ini terjadi. Bahwa alat-alat yang digunakan ini, yang baru belum berfungsi, kemudian sudah memberikan target parkir sampai membayar Rp 27.000 karena bermalam.” Kata Sappe.

Lanjut Sappe, Karena aturan yang dirinya ketahui, ketika keluarga pasien ini bermalam 3 malam, maka itu dibayar cuma Rp.20.000 meskipun itu keluar masuk selama 3 malam.

“Itu yang kita ketahui kenapa tiba-tiba ada pembayaran sampai 27.000. Ini hal yang perlu kita inspeksi langsung, karena ini sudah tidak sesuai dengan apa yang disampaikan kepada kami, kemudian apa yang terjadi di lapangan. Tentunya ini adalah respon baik baik masyarakat. Karena bukan karena pemerintah atau rumah sakit mengejar keuntungan, tetapi ini sudah sepatutnya dan semestinya bahwa, pemerintah harus hadir ke masyarakat. Kalau ketentuan apa yang tidak disampaikan kepada kita, kemudian tidak sesuai dengan terjadi di lapangan, maka saya rasa itu adalah tanggung jawab Kami dan ini akan kami turun.” Ungkap Sappe

 

Fokus APBD Belanja Modal Berkisar 18% Dari Total APBD

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota Badan Anggaran DPRD kota Parepare yang juga ketua Fraksi Gerindra kota Parepare Dr. Kamaluddin Kadir lewat program Obras Sabtu (11/01/25) mengatakan Fokus APBD belanja modal itu berkisar cuma 18% dari total APBD.

“Belanja fisik. belanja modal bahasa Akuntansinya. Praktis di tahun 2024, pekerja fisik kurang, mungkin 2024 nanti, tahun ini mungkin utang itu tidak ada. Kalau ada pengawasan saja, pekerjaan yang sudah dilakukan pengawasannya. Tapi pekerjaannya mungkin sudah belum selesai atau dilaksanakan. Ada sekitar di bawah 200 jutaan. Kami di komisi 1 sudah jelaskan juga bahwa, kami melaksanakan monitoring dan evaluasi, itu di triwulan keempat tahun anggaran 2024. Baru ada 4, hari Senin kami lanjut untuk kita melihat kinerja dan serapan anggaran, kemudian ada Silpa, ada beberapa dinas kita ketahui ada Silpa. Boleh dikata kita surplus. Di laporan pertanggungjawaban kinerja APBD kita yang akan dipertanggungjawabkan oleh walikota terpilih.” Kata Dr. Kamaluddin.

Lanjut DR. Kamaluddin, walaupun pelaksanaannya walikota sebelumnya, karena ada beberapa Silpa terutama pemberlakuan Perpres 52, 53 itu juga bisa mendapatkan Silpa. Ada beberapa kegiatan-kegiatan, apalagi kemarin tidak ada perubahan, ada kegiatan yang sempat diprogramkan tapi tidak dilaksanakan persetujuannya melalui APBD perubahan.

“Ada kegiatan yang sifatnya sudah jadi, tapi tidak ada perubahan itu di hold atau di tunda atau tidak jadi. Nanti kita lihat laporan pemerintah daerah. Sementara kami dari setiap komisi, melakukan monev untuk triwulan keempat tahun anggaran 2024. Kami juga sementara Bappeda dan keuangan supaya kami diberikan di banggar kondisi dan laporan final pelaksanaan anggaran tahun 2024.” Jelas DR. Kamaluddin.

Bappeda Parepare Gelar Orientasi Penyusunan RKPD 2026 dan Renja Perangkat Daerah 2025 Disertai Pembahasan Juknis Musrenbang

0

PAREPARE, SULAPA. COM  — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare melaksanakan Orientasi Penyusunan RKPD Tahun 2026 dan Renja Perangkat Daerah Tahun 2025, disertai dengan pembahasan Juknis Musrenbang RKPD Tahun 2025.

Kegiatan berlangsung di Ruang Data Kantor Wali Kota Parepare, Selasa, (14/01/25), yang dipimpin oleh Kepala Bappeda Parepare Zulkarnaen Nasrun. Turut mendampingi Sekretaris Bappeda Dede Alamsyah Wakkang beserta jajaran Bappeda.

Pertemuan diikuti oleh para Camat dan Lurah, serta para Kasubag Program Keuangan setiap Organisasi Perangkat Daerah(OPD). Kepala Bappeda Zulkarnaen mengatakan, tujuan Orientasi RKPD/Renja PD adalah untuk menyamakan persepsi dan memberikan pemahaman perencanaan dan terhadap berbagai peraturan yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan nasional dan daerah.

Kemudian menganalisis dan menginterpretasikan data dan informasi perencanaan pembangunan daerah yang diperlukan dalam menyusun dokumen perencanaan. Memastikan keterkaitan antar dokumen perencanaan. Dan menjelaskan secara teknis penyusunan dokumen perencanaan daerah.

Dasar hukum terkait hal ini adalah Permendagri Nomor 86/2017 dan UU Nomor 24/2014 yang mengatur tentang perencanaan pembangunan nasional dan daerah serta kewenangan daerah dalam menyusun rencana pembangunan daerah. “Perencanaan di daerah tentunya diharapkan mampu mengakomodir isu dan permasalahan di daerah yang tentunya diselaraskan dengan isu yang ada di pusat maupun provinsi,” kata Zulkarnaen.

Tema RKPD 2026 adalah Pemantapan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan serta Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia. Tema ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024 sampai dengan 2026 yang memuat 7 prioritas pembangunan daerah dengan 12 arah kebijakan yang pada akhirnya bagaimana mensejahterakan masyarakat Parepare.

Sementara terkait Juknis Musrenbang, Dede A Wakkang mengungkapkan, tidak banyak yang berubah. Masih seputar tugas masing-masing penyelenggara Musrenbang yaitu Kelurahan, Kecamatan, maupun Bappeda selaku leading sektor perencana.

Bappeda Parepare Lakukan Penyesuaian Isu Strategis Walikota Terpilih

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Bappeda Parepare sementara ini sudah melakukan forum konsultasi publik KLHSR kota Parepare tahun 2025 tahun 2029, yang dilaksanakan di ruang rapat Bapedda beberapa waktu lalu. Hal tersebut di sampaikan kepala bappeda kota Parepare Zulkarnaen Nasrun pada tim liputan lama ini di sela persiapan musrembang RKPD 2025

“Dalam rancangan teknokratik RPJMD itu, sudah membahas isu-isu strategi daerah, yang sudah rangkumkan untuk menghadirkan semua komponen-komponen masyarakat yang mewakili. Sehingga issu strategis daerah yang kami di masukkan dalam rancangan teknokratik RPJMD ini itu sudah berkesuaian dengan RPJPD. Sehingga nanti bilamana nanti kami sudah pertemukan visi misi dari walikota terpilih maka pasti ini issu strategi kami menyelesaikan akan dipertemukan tapi setelah kami membahas secara umum dulu.” Kata Zulkarnaen.

Lanjut Zulkarnaen, Bappeda tidak terlalu sulit untuk menyesuaikan visi misi walikota karena sudah berkesesuaian dengan isu strategis daerah yang selama ini memang sudah sesuai dengan RPJPD kota Parepare, yang salah satunya adalah bagaimana parepare bisa menjadi manusia yang unggul, ketahanan pangan, dan ketahanan sosial, lebih bagus infrastruktur perkotaan dan kebudayaan dan lingkungan hidup itu lebih bagus lagi, lebih meningkat lagi pembangunan ekonomi berkelanjutan.

“itu salah satu misi strategis dari walikota terpilih, yaitu masuk issu strategi daerah, termasuk ini perbaikan tata kelola pemerintah yang baik, dan nanti meningkatkan kembali dan yang paling penting adalah keterangan bencana dan perbandingan iklim. Nah itu saya kira ini ada kesesuaian sehingga perlu juga kami sampaikan, bahwa kedepan nanti akan ada diskusi-diskusi teknis dengan semua komponen pemerintah baik dari tim pemenangan dari walikota terpilih.” Jelas Zulkarnaen .

Dewan Akui Walikota kota Terpilih Punya PR Besar Realisasi Janji Kampanyenya

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota badan Anggaran DPRD yang juga legislator PKS dapil bacukiki barat Sappe mengakui walikota terpilih tentunya punya PR besar, karena apa yang disampaikan, bahwa kas keuangan daerah lagi kosong dengan janji-janji politik yang disampaikan ketika kampanye.

“Kemudian ada lagi tim pemenangan, yang mungkin harus terakomodir, semua ini tantangan besar. Awal kemenangan, awal pelantikan, itu adalah awal perjuangannya. Bagaimana membawa masa depan kota Parepare ke depan, untuk membuat sebuah regulasi agar kiranya penduduk Parepare betul-betul merasakan yang namanya kesejahteraan.” Kata Sappe.

Owner Patato ini mengungkapkan daerah yang hampir sama dengan Parepare adalah bekasi Jawa Barat. Dimana Kota Bekasi satu daerah industri satu daerah penjual jasa dan semua PAD nya tinggi. Kabupaten kota Bekasi ini PADnya tinggi, tapi bukan daerah industri.

“Saya sempat bertanya kepada kepala dinasnya, bagaimana pengelolaan pemerintahannya, PADnya tinggi sampai puluhan triliun pertahun. Yaitu memudahkan agar investor masuk, kemudian nanti kita pajakki. Mudahkan masuk, setelah baik dan berjalan usahanya, kita pajak. Ini menambah sektor pendapatan. ” Jelas Sappe

Pemkot Dan DPRD Rasionalisasi APBD Terkait Utang Daerah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Komisi I DPRD kota Parepare yang juga duduk sebagai anggota badan Anggaran DPRD kota Parepare Dr. Kamaluddin Kadir Lewat program obras Sabtu (11/01/25) mengatakan Berdasarkan UU 23 Tahun 2014 pasal 70 itu disebutkan bahwa penyelenggara pemerintahan di daerah itu adalah walikota dan DPRD.

“Kalau pemerintah itu walikota. Karena mempunyai kewenangan. kalau penyelenggaraan pemerintahan itu ada dua, walikota dan DPRD. Pada dasarnya sebagai mitra sejajar yang harus memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat. Agar supaya informasi ini, terutama kami yang di banggar berkaitan dengan anggaran itu kami ketahui juga seperti kemarin ada yang menyinggung soal hutang pihak ketiga. Kontraktor tahun 2023 itu sampai 2024 itu, utang ada, menjadi beban di APBD. Tapi kita di 2024 sudah mengingatkan agar supaya utang ini harus diselesaikan.” Kata Dr. Kamaluddin.

Dr. Kamaluddin lanjut menjelaskan, tahun 2024 utang itu sudah selesai. Ada sekitar 16 sampai 18 miliar utang di tahun 2023, kurang lebih 8 miliar, ada lanjutan pekerjaan 2023 itu menyebrang ke 2024, karena mungkin pekerjaannya menyeberang baru diketahui dan diperiksa di audit 2024 dan menjadi utang lanjutan kurang lebih 10 miliar Jadi totalnya 18 miliar.

“Kami sudah bicarakan dengan pemerintah, melalui tim anggaran pemerintah daerah, dalam hal ini badan keuangan Itu, sudah memberikan kita data bahwa 2024 kemarin pembayaran utang itu sudah selesai. Tidak ada lagi utang 2024. Kemarin kita ada rasionalisasi APBD dalam rangka kita menyelesaikan semua utang itu.” Jelas Dr. Kamaluddin

RSUD Andi Makkasau Edukasi Pencegahan dan Penanganan Infeksi HMPV

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Itu dengan mengadakan kegiatan edukasi berkelanjutan mengenai Human Metapneumovirus (HMPV).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dan Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) rumah sakit. Edukasi dilakukan kepada masyarakat oleh tim dokter di ruang tunggu rawat jalan RSUD Andi Makkasau, Jumat (10/1/2024).

HMPV adalah salah satu virus yang menjadi perhatian serius karena dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia, dan individu dengan daya tahan tubuh lemah. Melalui edukasi ini, masyarakat, pasien, dan keluarga diajak untuk lebih memahami tentang virus HMPV, cara penyebarannya, gejala, hingga langkah-langkah pencegahan yang efektif.

Dalam sesi edukasi yang interaktif ini, para peserta diberikan informasi penting seperti gejala HMPV yakni demam, batuk, pilek, hingga kesulitan bernapas. Kemudian pencegahan dengan cara mencuci tangan dengan sabun, menjaga etika batuk, dan mengenakan masker.

Peran imunisasi dan gizi seimbang juga sebagai salah satu cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Kegiatan ini sejalan dengan upaya RSU Andi Makkasau dalam mendukung visi menjadi rumah sakit yang unggul dan berorientasi pada pelayanan prima.

“Jangan lewatkan edukasi berkelanjutan kami berikutnya! Bersama kita cegah infeksi HMPV demi kesehatan bersama,” pesan RSUD Andi Makkasau melalui akun media sosial resminya.

Pengurus Masjid Raya Siap Edukasi Jamaah Terhadap Penyakit Berbahaya

0

PAREPARE, RADIOMESRA .COM – Beragam inovasi di hadir oleh pengurus masjid raya kota Parepare demi mengedukasi jamaah dan warga Parepare. Yang terbaru bersama Lembaga Peduli Kesehatan Indonesia (LPKI) akan menggelar sosialisasi dan dialog interaktif bersama jamaah pada Rabu (15/01/25).

Sekertaris pengurus masjid raya Rahman DJ mengungkapkan kegiatan tersebut di gelar Rabu nanti ba’da sholat subuh berjamaah. Dirinya juga mengundang masyarakat dan jamaah masjid untuk turut hadir meramaikan kegiatan tersebut.

“Pengurus masjid raya bekerjasama dengan Lembaga Peduli Kesehatan Indonesia bekerjasama, dalam rangka sosialisasi atau pencerahan tentang penyakit yang banyak melanda masyarakat sekarang ini, diantaranya penyakit stroke, diabetes, jantung koroner, dan maag.” Ajak Rahman Dj

Rahman mengajak seluruh nasyakat kota Parepare khususnya Jannah masjid raya Parepare untuk hadir memeriahkan kegiatan tersebut.

“Karena itu kami mengundang kepada seluruh pengurus, dewan penasehat, jamaah masjid raya, untuk hadir sholat subuh, yang dilanjutkan dengan sosialisasi tentang kesehatan. Yang insya allah dilaksanakan pada hari rabu tanggal 15 januari 2025, waktu na’da salat subuh dimohon kehadirannya.” Harap Rahman

Rahman berharap dengan kegiatan tersebut jamaah tercerahkan dan bisa melakukan tindakan awal atau pencegahan apabila terserang penyakit penyakit tersebut.

Peringati HBI ke-75, Kantor Imigrasi Kelas 2 TPI Parepare Kembali Gelar Pelayanan Paspor Simpatik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dalam rangka memperingati hari Bakti imigrasi (HBI) ke-75, Kantor Imigrasi kelas 2 TPI Parepare kembali buka pelayanan paspor simpatik Mulai tanggal 4 Januari pukul 08.00 hingga 12 wita. Pelayanan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus paspor khususnya di luar jam kerja normal.

Calon pemohon hanya perlu datang langsung atau work in ke kantor imigrasi Parepare tanpa harus mendaftar terlebih dahulu, namun layanan ini terbatas hanya untuk 40 pemohon pertama setiap harinya, sehingga pemohon diharapkan datang lebih awal untuk dapat mengajukan permohonan paspor

Kasi dokumen perjalanan dan izin tinggal kantor imigrasi kelas 2 TPI Parepare Andi Abu Thalib mengungkapkan pelayanan paspor simpati akan diselenggarakan setiap hari Sabtu di bulan Januari 2025.

“Kami menggelar pelayanan pasport simpatik di setiap hari Sabtu selama bulan Januari 2025, yang dimulai tanggal 4, tanggal 11, tanggal 18, dan tanggal 25 dengan kuota permohonan 40 orang pertama.” Kata Abu Thalib.

Lanjut Abu, imigrasi parepare hanya melayani permohonan pasport baru dengan penggantian pasport habis masa berlaku. Paspor simpatik hanya melayani permohonan untuk jenis pasport elektronik dengan masa berlaku 5 tahun dan 10 tahun.

“Adapun pelaksanaan pasport simpati ini dalam rangka memperingati hari bakti imigrasi yang ke-75 dengan mengusung tema melayani, mengabdi, dan berinovasi. Pasport simpati pertama telah dilaksanakan tanggal 4 Januari 2025 kemarin, dengan jumlah permohonan sebanyak 14 orang.” Ungkap Abu.

Melalui layanan ini, calon pemohon harus memenuhi sejumlah persyaratan, diantaranya kartu tanda penduduk, kartu keluarga, akta kelahiran, ijazah atau buku nikah, serta paspor lama bagi yang sudah pernah memiliki paspor.

Untuk biaya pengurusan paspor sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 24 tahun 2024 yakni 650.000 untuk e-paspor dengan masa berlaku 5 tahun, dan 950.000 untuk e-paspor dengan masa berlaku 10 tahun. Layanan paspor simpati ini diharapkan masyarakat di wilayah Parepare dan sekitarnya dapat lebih mudah dan cepat mengurus paspor.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare