31.6 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 271

Pemkot Komitmen Penuhi Hak Dan Perlindungan Khusus Anak

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah kota Parepare berkomitmen dalam melakukan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak dengan percepatan pelaksanaan 24 indikator Kota Layak Anak (KLA). Komitmen tersebut di sampaikan walikota Parepare H. Tasming Hamid saat verifikasi hibrid kota layak anak  (KLA) 2025 tingkat provinsi Kamis (22/05/25).

“Pemerintah kota Parepare, berkomitmen melakukan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak dengan percepatan pelaksanaan 24 indikator KLA. Dengan adanya Perda nomor 2 tahun 2022, tentang penyelenggaraan KLA kota Parepare, juga melalui berbagai program kegiatan OPD terkait yang tertuang dalam rencana aksi daerah (RAD) KLA kota Parepare dan terintegrasi dalam dokumen perencanaan dan penganggaran kota Parepare.” Ucap Tasming.

Selain program kegiatan dan kemitraan antar OPD, lanjut Tasming, juga ada keterlibatan aktif partisipasi lembaga masyarakat, dunia usaha, media massa, yang paling penting tentu kelompok anak itu sendiri sebagai empat pilar pembangunan anak. dan kementerian P3 RI.

“Kami berterimakasih, atas kesediaan untuk mengevaluasi kota Parepare dalam penilaian kota layak anak ini. Kami menyambut baik segala upaya, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh SKPD, stackhoder, OPD, lembaga masyarakat, dunia usaha, media massa, serta forum anak dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam menjalankan kolaborasi. kita bisa menjadikan kota Parepare sebagai kota yang benar-benar layak dan ramah bagi setiap anak.” Jelas Tasming.

PT KIMA dan PT KBI Kunjungi Parepare

0

PAREPARE,  RADIOMESRA. COM  — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, bersama Wakil Wali Kota Hermanto, menerima kunjungan kerja rombongan PT Kawasan Industri Makassar (KIMA) dan PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Jumat (23/05/25).

Sebelum menerima kunjungan secara resmi, Tasming Hamid dan Hermanto terlebih dahulu mengajak rombongan meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Kawasan Industri dan Pergudangan Parepare dan Sekitarnya (KIPAS) di Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Parepare. Di lokasi tersebut, Tasming mempresentasikan potensi dan kesiapan lahan yang akan dijadikan pusat pengembangan kawasan industri dan pergudangan.

Dalam sambutannya, Tasming Hamid menyampaikan bahwa semangat pembangunan Kota Parepare telah dimulai sejak tahun 1998 oleh para pendahulunya. Dia menegaskan, kini saatnya mewujudkan transformasi nyata melalui proyek strategis seperti KIPAS.

“Semangat pembangunan ini sudah dimulai sejak 27 tahun lalu. Kini, saatnya kita mewujudkan Kawasan Industri dan Pergudangan Parepare dan Sekitarnya (KIPAS) secara konkret. Ini adalah bukti keseriusan kami, yang diawali dengan kunjungan, penjajakan, hingga penandatanganan MoU. Kehadiran PT KIMA dan PT KBI hari ini adalah langkah lanjutan menuju realisasi itu,” kata Tasming.

Dia mengemukakan, bahwa kolaborasi ini bukan sekadar wacana, melainkan bentuk implementasi nyata yang bermuara pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami tidak ingin lahan yang selama 27 tahun menjadi lahan tidur ini terbuang sia-sia. Melalui KIPAS, kami ingin menghadirkan kawasan industri dan pergudangan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, serta membuka lapangan kerja baru,” harap TSM, akronimnya.

Kunjungan ini dihadiri jajaran penting dari PT KIMA, antara lain Komisaris Sugianto Wahid, Direktur Operasi Alif Usman, Kepala Divisi Pengembangan Misbahuddin, Kepala Divisi BO Fathul, serta Kepala Divisi Pemasaran Suryadi.

Sementara dari PT KBI hadir Ketua Tim Bidang Pengawasan Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas Bappebti, Diah Sandita Arisanti, serta Pengawas Perdagangan Ahli Muda Bappebti, Indra Setiawan.

Turut serta pula Komisaris Independen KBI Egy Massadiah, Direktur Pengembangan Bisnis Saidu Solihin, Kepala Divisi Pengembangan Bisnis Gatot Eko Nugrahanto, Kepala Divisi KPBI Bagus Triajie N, Staf Divisi Operasional Prasetyo Susanto, dan Staf Dewan Komisaris Hidayat Syamsu.

Dari jajaran Pemkot Parepare turut mendampingi Wali Kota dan Wawali, Asisten I Dede Harirustaman, Asisten II A Ardian Asyraq, Asisten III EW Ariyadi, Kepala Bappeda Zulkarnain Nasrun, Kepala BKD Prasetyo Catur K, Kepala Dinas PMPTSP Hj St Rahmah Amir, Kepala Dinas Perkimtan Abd Latif, Kepala Dinas Perhubungan Fitriany, Camat Ujung Muh Yusuf Azis, Camat Soreang Awaluddin, dan jajaran terkait lainnya.

Pilar Nusantara Sulawesi Selatan Gelar workshop bertajuk Ekological Fiskal Transfer (EFT) Goes To Campus

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pilar Nusantara (Pinus) Sulawesi Selatan menggelar workshop bertajuk ekological Fiskal Transfer (EFT) Goes To Campus  di universitas Muhammadiyah Parepare belum lama ini. Kegiatan yang mengangkat tema keterlibatan orang muda dalam memperkuat pendanaan lingkungan hidup ini, diikuti puluhan mahasiswa.

Direktur pinus Samsuddin Awing mengungkapkan di Sulawesi Selatan ada dua kampus yang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan, salah satunya adalah umpar. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan dan mendorong pemahaman Ekological Fiskal Transfer kepada kalangan mahasiswa.

“Jadi selama ini kegiatan, FGD itu kita lakukan mendampingi di tingkat daerah, dalam hal ini kalau dipilus itu mendampingi kabupaten Maros, kota Parepare, kabupaten Sinjai, kabupaten Jeneponto, kabupaten Bulukumba, itu kita memang dilevel pemerintah, karena kita ada dorong kebijakan mendorong. Mendorong kebijakan terkait dengan pengembangan di kota Parepare disebut Aladin.” Kata Samsuddin Awing

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini pinus berharap ekological fiskal transfer tidak hanya menjadi wacana di tingkat pemerintahan, tetapi juga dapat dipahami dan diperjuangkan oleh generasi muda sebagai bagian dari solusi berkelanjutan bagi masa depan lingkungan hidup di Indonesia

“Kita masih di kampus, kita sekarang ini melihat bahwa ternyata kedepan ini, generasi muda orang kampus ini, nanti ke depan akan memiliki peluang dalam ikut terlibat dalam menjaga atau pelestarian lingkungan. Oleh karena itu, kita masuk di kampus kita berikan pemahaman kepada mahasiswa, dan diharapkan setelah mahasiswa paham ETF terkait ini, kita maka mereka itu mengambil bagian dalam lingkungan itu sendiri seperti itu. Momentum ini kita mau di dalam gerakan pengembangan EFT ini mahasiswa ikut terlibat dalamnya.” Ujar Samsuddin.

Kantor imigrasi kelas II TPI Parepare, Jalani Penilaian Wilayah Birokrasi Bersih

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Kantor imigrasi kelas II TPI Parepare, Sulawesi selatan, telah menjalani serangkaian penilaian Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang dilaksanakan oleh Kementerian PAN RB. Hal itu diungkapkan kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) kelas II TPI Parepare, Ade Yanuar Ikbal Senin, (19/05/25).

Ikbal mengungkapkan, tahun ini Imigrasi kelas II TPI Parepare Kembali mengikuti proses penilaian WBBM yang sebelumnya berhasil mendapat predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

“Mungkin dari kami ada evaluasi. evaluasi dalam arti pertama untuk integritas pegawai, mungkin kami sebagai pejabat struktural mungkin, kami akan lakukan intens, untuk diskusi terkait dalam peningkatan ini. Begitu juga kami, karena semua punya seksi akan menyebarkan informasi ini untuk melayani dengan baik untuk menuju WBBM.” jelas Ikbal.

Ikbal yang baru menjabat kepala kantor, menyebutkan tujuan Utama dilakukan WBBM adalah secara khusus, WBM bertujuan untuk mencegah korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia juga menyebutkan penilaian WBM yang diikuti Imigrasi kelas II TPI Parepare, adalah yang keempat kalinya namun belum berhasil mendapatkan predikat tersebut. Meski begitu pihaknya tetap optimis bisa meraih predikat WBBM tahun ini.

Sekadar diketahui WBBM, adalah predikat yang diberikan kepada unit kerja pemerintah yang telah berhasil melaksanakan reformasi birokrasi dengan baik, terutama dalam mencegah korupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bertujuan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Adapun prosesnya adalah unit kerja yang ingin meraih WBBM perlu melakukan pembangunan Zona Integritas (ZI) yang melibatkan pencanangan ZI, proses pembangunan, dan penilaian oleh Tim Penilai Nasional. (*)

Satpol PP Tertibkan PKL yang Berjualan Di Trotoar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pedagang Kaki Lima (PK5) yang berada di sejumlah titik lokasi di Parepare dilakukan penertiban oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Parepare bersama Camat, Lurah dan instansi terkait pada Rabu (21/05/25).

Hal itu dilakukan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 6 tahun 2008 tentang pembinaan dan penataan PKL. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Parepare, Ulfa Lanto katakan, penertiban PKL guna menciptakan lingkungan yang indah, rapih tidak semrawut.

“Kita melaksanakan salah satu tahapan SOP terkait dengan penertiban PKL di sini, di mana terkait dengan itu masyarakat yang melanggar Perda no 6 tahun 2008 tentang pembinaan dan penataan PKL. Jadi tahapan ini kita laksanakan sebagai bentuk sosialisasi, sekaligus pendataan kepada PKL di beberapa titik, yang menjadi fokus kita di seluruh kota Parepare.” Kata Ulfa.

Lanjut Ulfa, Untuk hari pertama sesuai dengan jadwal dan diberikan dari pihak kecamatan dalam hal ini hadir camat, lurah, dan instansi terkait di sini mereka melakukan penertiban itu bentuk sosialisasi sekaligus memasang papan bicara menyampaikan kepada masyarakat terkait apa saja pelanggaran.

“Disini, ada beberapa solusi yang diberikan kepada PKL. Dan nantinya bagi para PKL belum melaksanakan solusi atau belum patuh pada aturan yang diberikan, maka nantinya akan kita limpahkan ke Tipiring (tindak pidana ringan). Karna dalam hal ini, sesuai dengan sosialisasi pada papan bicara yang kita pasang, dimana perda no 6 tahun 2008 itu pada pasal 21 didalamnya ada beberapa sangsi bagi PKL yang melanggar yakni kurangan selama 3 bulan denda maksimal 5 juta.” Terang Ulfa.

DPRD Parepare Memasuki Reses Kedua Tahun 2025

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare kembali memasuki masa reses untuk yang kedua kalinya di tahun 2025. Kegiatan serap aspirasi masyarakat ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Ahad, 23-25 Mei 2025.

Sekretaris DPRD Parepare, Arifuddin Idris, mengatakan bahwa masa reses ini merupakan agenda rutin bagi anggota dewan untuk menjaring aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

“3 hari Mulai besok Jumat, Sabtu, Minggu. Bahkan kalau memungkinkan bisa saja sampai hari Senin. karena, ada hal tertentu yang menyebabkan bergeser 1 hari, dua kali dalam satu tahun.  Jelas pokok pikiran itu menjadi hak daripada anggota DPR, yaitu berupa usulan ke SKPD terkait. Misalnya ada aspirasi dari masyarakat yang diterima melalui hasil reses, itu akan dicermati, prioritas mana, kemudian SKPD mana yang harus terlibat dalam menyelesaikan atau memberi solusi terhadap kebutuhan masyarakat.” Kata Arifuddin.

Lanjut Mantan Kadis Pendidikan ini reses bukan persoalan baru, tapi memang sudah menjadi rutin.

“Adalah ruang anggota DPR dan masyarakat untuk bertemu, menyampaikan apa kebutuhan, atau ada hal-hal yang perlu memang menjadi bagian dari yang diusulkan masyarakat melalui anggota dewan perwakilan rakyat. bagaimana prosesnya ini bisa berjalan itu melalui reses akhirnya masuk ke bagian musrembang.” Jelas Ari

Lokakarya Nasional UI Green City Metric 2025, Parepare Ulas Pengelolaan Sampah dan Limbah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Kota Parepare kembali tampil di tingkat nasional melalui Lokakarya Nasional UI Green City Metric 2025. Wali Kota Parepare, Tasming Hamid diundang hadir oleh pelaksana Universitas Indonesia (UI) Green City Metric untuk berbicara dalam sesi bertema Pengelolaan Sampah dan Limbah.

Wali Kota yang diwakili Kepala Bappeda Parepare, Zulkarnaen Nasrun yang mempresentasikan ulasan mengenai pengelolaan sampah dan limbah itu secara daring dari Lounge BJ Habibie, Kantor Wali Kota Parepare, Rabu (22/05/25).

Lokakarya ini bertujuan untuk mewadahi Kabupaten/Kota dalam berinteraksi, berkolaborasi, serta berbagi praktik terbaik dalam pembangunan dan pengelolaan wilayah yang berkelanjutan.

Turut berbicara dengan tema berbeda-beda pada lokakarya ini, di antaranya Kepala Bappeda Semarang Budi Prakosa, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, Pj Bupati Barito Utara Muhlis, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wali Kota Madiun Maidi.

Pembicara utama adalah Dr Safrizal ZA, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Dr Junaidi, Wakil Kepala UI Green Metric, serta sambutan oleh Prof Dr Riri Fitri Sari, Kepala UI Green Metric.

UPTD Parkir Apresiasi Langkah Cepat Polres Amankan Jukir Liar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala UPTD Parkir Dishub kota Parepare Aryun Handayani mengapresiasi dan berterima kasih untuk polres Parepare terhadap kegiatan yang dipimpin langsung oleh  Kabag OPS dimana merespon cepat keresahan masyarakat atas banyak tindakan para jukir liar yang dianggap sudah meresahkan. Pernyataan tersebut sebut di sampaikan Aryun pada bincang opini Sabtu (17/05/25).

“Karena satu, dua hari ini, memang sudah viral terkait parkiran, di media sosial masyarakat, serta pelayanan jukir jukir kami. Dan ini sudah sering Kami mengimbau, bahkan setiap hari kami imbau kepada para jukir untuk melaksanakan pelayanan, intinya memakai retribusi. Premanisme bukan orang bertindak kekerasan, tetapi premanisme juga ini juga berlaku kepada orang atau kelompok yang melaksanakan pungutan tanpa aturan, atau dasar hukum, seperti yang terjadi di Parepare.” Kata Aryun.

Lanjut Aryun, pihaknya sudah memberi peringatan kepada juru parkir bahwa pekerjaan ini akan mereka diawasi.

“Ada kurang lebih 51 orang kemarin terjaring, itu yang mereka tidak memakai retribusi. Kami bersyukur, kepada kerja-kerja, respon respon cepat bapak-bapak dari polres, termasuk Bapak kasat lantas, saya sampaikan sikat saja. Kami sudah sering, hampir setiap hari mewanti-wanti kepada juru parkir kami juga, tapi mereka tidak mendengar juga. Alhamdulillah dengan adanya razia kemarin. Ini memberikan efek jera kepada teman-teman juru parkir di bawah. Alhamdulillah satu dua hari ini sudah ada efek.” Ungkap Aryun.

PAM Tirta Karajae Gelar Program Pemeriksaan Gratis Untuk Karyawan 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Program pemeriksaan kesehatan gratis yang di selenggarakan pemerintah kota Parepare untuk SKPD di lingkup pemerintah kota Parepare hadir di Kantor PAM Tirta Karajae Rabu (21/05/25) . Penanggung jawab kegiatan sekaligus Plt Manager Umum Juhana SE di temui tim liputan jelajah kota radio mesra mengatakan Pemkot Parepare memberikan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan di kantor pdam  pelaksananya adalah dari Puskesmas lakessi.

“Hari ini Pemkot Parepare memberikan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan di kantor PDAM. Pelaksananya adalah dari Puskesmas lakessi. Jadi ada beberapa item saat ini yang diberikan kepada seluruh pegawai. Yang pertama itu pemeriksaan kesehatan gigi, terus jantung, tekanan, kolesterol, asam urat, dan beberapa hal lainnya.” Kata Juhana.

Menurut Juhana seluruh karyawan beserta darma wanita turut serta melaksanakan cek up  yang diadakan secara gratis, dengan target peserta 176 orang.

“Mudah-mudahan, dapat hadir semua untuk memeriksakan kesehatannya, karena sebagian itu ada di sumber Salo karajae dan tranmisi. Pemeriksa dari puskesmas lakessi beserta para dokter hadir” terang Juhana

Dirinya pun mewakili direktur PAM Tirta Karajae mengapresiasi dan berterima kasih atas kegiatan tersebut.

“Terima kasih, kepada para tim kesehatan yang dari puskesmas lakessi, telah meluangkan waktunya ke PDAM Parepare untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis. Kami sangat bersyukur, mungkin yang tidak pernah cek up selama ini sudah dapat memeriksan dirinya secara gratis.” Ungkapnya

Andi Fudail Harap Evant di Alun Alun Kota di Evsluasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Keberadaan kegiatan di alun alun kota lapangan Andi Makkasau yang mamakan waktu cukup lama di nilai mengganggu kegiatan rutin olahraga masyarakat yang biasa memanfaat untuk joging atau berlari. Hal tersebut di sampaikan anggota komisi III DPRD kota Parepare Andi Muh. Fudail pada tim liputan jelajah kota radio mesra Selasa (20/05/25).

“Kami masyarakat yang selalu melakukan kegiatan aktivitas jogging atau lari, jalan sehat yang kami lakukan di area lapangan itu sangat terganggu. Sehingga, di antara kami itu, hampir semuanya yang sering menikmati, melaksanakan kegiatan jogging itu, kami tidak lakukan kami free. Malah ada yang pindah di mattirotasi. Padahal itu adalah aktivitas yang sering kami lakukan setiap hari.” Ucap Andi Fudail.

Sambung Andi Fudail,  banyak komunitas jogging terganggu. Dirinya menegaskan tidak alergi event, karena even ini adalah hal yang positif, tapi tentunya harus dilihat lagi persoalan yang terjadi sebagian masyarakat, penikmat olahraga sehat pagi sore.

“Dan juga kami berharap, kembali saya mengatakan para pemerintah, agar supaya even silahkan lakukan, tapi bagusnya laksanakan/tempatkan mereka, di tempat yang aman dan nyaman, dan tidak mengganggu orang lain, dan tidak mengambil hak dari apa yang  mereka sudah lakukan. Salah satunya berapa pejogging penikmat kesehatan. Banyak tempat alternatif, misalnya di cempae, atau diwekke’e kota atas, atau tempat tempat yang sekiranya juga tidak menggangu arus lalulintas. Sekali lagi, kami berharap kepada pemerintah, agar supaya mengevaluasi kembali even UMKM yang sering dilakukan dilapangan Andi Makassau, atau tidak bisa dilakukan di lapangan Andi Makassau tapi temponya sekali atau dua kali dalam setahun.” Harap Andi Fudail

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare