31.6 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 270

Andi Fudail Reses Dengan Lembaran Aspirasi 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota DPRD kota Parepare dari dapil Soreang yang juga ketua DPC PKB Parepare menggelar reses tahun ke 2 Jumat (23/05/25). Di hubungi Tim liputan jelajah kota radio mesra Andi Fudail mengatakan Dari 3 sesi mulai dari gedung delima sari, lanjut ke jompie 2 kali dirinya menerima aspirasi dari masyarakat.

“Saya menggunakan lembaran kertas aspirasi, sehingga tercatat, kurang lebih 300-an aspirasi masuk. Dan kertas aspirasi itu, mengharapkan, menginginkan dari berbagai macam keinginan masyarakat, mulai dari bantuan pertukangan, peralatan bengkel, etalase. Dan pokonya aktif jadi kita menggunakan kertas aspirasi itu sudah berapa tahun kami lakukan, itu bisa tersalurkan semua keinginan masyarakat yang hadir pada reses itu. Dan juga dalam proses itu, ada beberapa orang yang langsung menyampaikan aspirasinya, dan ini sangat jelas bahwa aspirasi yang disampaikan itu terutama adalah beberapa UMKM yang kena dampak dari pembersihan area trotoar.”Kata Andi Fudail.

Legislatif penyuka touring ini lanjut mengatakan, beberapa yang hadir itu pelaku UMKM. Dan menjual di atas trotoar, namun mereka mengharapkan sebelum pembersihan itu, ada tempat yang ditunjuk oleh pemerintah, atau lokasi untuk di tempati dan kalau mereka tidak melakukan aktivitas, tidak menjual, alasan mereka itu pertama secara ekonomi pendapatan berkurang, mereka harus membayar cicilan Bank.

“Harapan Kita semua, adalah agar supaya, pelaku UMKM yang menjual di atas trotoar dan dibersihkan, agar supaya mereka mendapatkan tempat, bisa lanjut melaksanakan kegiatan mereka berjualan. Terus kedua juga persoalan keadilan, dalam hal melakukan event. Menurut mereka, bisakah jangan di lapangan Andi Makkasau terus, tapi anjungan cempae misalnya. Dan harapan kami bisa juga ikut dalam even itu, tapi yang kami didengar itu terlalu mahal.” Terangnya

Andi Fudail berharap kedepannya pemerintah harus mengatur nilai berapa yang harus mereka bayar, sesuai dengan kemampuan, agar supaya mereka juga bisa ikut dalam event tersebut, karena yang terjadi selama ini kemampuan mereka tidak mampu membayar sehingga tidak ikut serta dalam event tersebut.

“Dan keluhan masyarakat mengenai pengurusan NIB, ada pelaku usaha, yang merasa risih disekelilingnya, di sampaikan dia mengajukan NIB itu sangat mudah. Misalnya disampaikan izin untuk usaha mesin/menjahit, padahal dia itu bukan usaha itu, tapi dengan mudahnya mendapatkan NIB itu. Harapan yang disampaikan adalah, supaya pemerintah untuk mengeluarkan NIB itu harus selektif, disurvei, apakah betul dia melakukan kegiatan yang diinginkan, dengan permohonan untuk mendapatkan NIB.” Harap Andi Fudail

Ketua DPRD kota Parepare Minta Kinerja DLH Di Tingkatkan 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir M.Si menggelar Reses Titik ketiga untuk Reses kedua tahun 2025 Ahad (25/05/25) di Kedai OK Jalan Abu Bakar Lambogo kota parepare.

Di temui Tim liputan jelajah kota radio mesra usai kegiatan, H. Kaharuddin Kadir mengatakan Reses kali dirinya mencoba untuk mengundang audience yang agak lain,  dengan menghadirkan media, para komunitas, komunitas dari Warkop serta LSM Fokus.

“Karena, saya menganggap bahwa, ruang ini, teman-teman ini, biasa masukannya agak lain, agak orisinil agak spesifik. Sehingga kita juga butuh dengan informasi-informasi yang original terbukti, tadi pertanyaan masukan yang disampaikan, memang jarang-jarang kita dengar di tempat lain. Jadi memang dalam melakukan reses, harus mempertimbangkan audiens yang kita undang juga, supaya kita mendapatkan masukan yang lebih konverhensif. Saya juga mendapatkan berita-berita dari teman-teman yang mengadakan reses, hampir semua mendapatkan masukan terkait perihal kebersihan Kota.” Kata H. Kaharuddin.

Menurut politisi Senior partai Golkar ini, Masukan tersebut, masukan tersebut sebagai wujud kecintaan masyarakat terhadap kotanya yang memang terkenal bersih, peraih piala Adipura 7 kali berturut-turut. Jadi kritik dan masyarakat terkait kebersihan Kota ini wujud nyata dari kecintaan masyarakat terhadap Parepare.

“Saya kira ini sangat positif sekali, dan kita berharap, ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk menempatkan orang-orang yang betul-betul bisa bekerja di lapangan. Karena ini kuncinya, kalau DLH itu, dia harus kuat di lapangan. Jadi orang-orang lapangan yang harus ada di situ, dan punya perencanaan yang bagus, ini yang terjadi sekarang, yang dikeluhkan masyarakat sampah tidak terangkut, jadwal tenaga kebersihan kita yang tidak teratur, dan sebagainya saya kira perlu di pacu memang kepala dinasnya ini.” Ungkap H. Kaharuddin.

Walikota Parepare Terima Kunjungan Kepala Kanwil KemenKumHAM SulSel

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Selatan, Andi Basmal, Senin (26/05/25).

Kunjungan ini berlangsung di ruang rapat Kantor Sekretariat Daerah Kota Parepare dan turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota, Hermanto, serta Sekretaris Daerah, Husni Syam, bersama sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kota Parepare.

Dalam sambutannya, Tasming Hamid mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas kehadiran jajaran Kanwil Kemenkumham Sulsel di Kota Parepare.

“Kami bangga dan sangat berterima kasih atas kunjungan daripada Bapak Kakanwil Hukum dan HAM,” kata Tasming Hamid.

Tasming menegaskan bahwa pemerintahannya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam aspek perlindungan dan pelayanan hukum.

Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, kata dia, kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kota Parepare dan Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Selatan.

“MoU ini mencakup kerja sama dalam pembentukan produk hukum daerah, serta pelayanan dan perlindungan hukum bagi masyarakat,” ujarnya.

Tasming Hamid berharap, penandatanganan MoU memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Kemenkumham dalam meningkatkan kualitas regulasi dan akses keadilan bagi masyarakat di Kota Parepare. (*)

STIKES Fatimah Parepare Gelar Prosesi Caping Day

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Fatimah Parepare menggelar prosesi Caping Day Sabtu (24/05/25). Direktur STIKES Fatimah Parepare  Dr. Hendrik Sampeanging di temui tim liputan jelajah kota radio mesra mengatakan prosesi pemasangan cup Untuk periode 3 angkatan ke-24 tahun 2025, ini  tradisi merupakan tradisi sebelum mahasiswa praktek di rumah sakit atau di Puskesmas.

“Hari ini kita caping day, prosesi pemasangan cup Untuk periode 3 angkatan ke-24 pastinya canti tahunnya 2025. Ini tradisi sebelum mahasiswa praktek di rumah sakit atau di Puskesmas atau di mana, dimulai proses namanya pemasangan cup, jadi simbol untuk bahwa mereka sudah resmi boleh berpraktek.” Kata Hendrik.

Lanjut Hendrik, tradisi ini tentu sudah didahului dengan persiapan-persiapan khusus, terutama kompetensi/skill yang harus mereka kuasai sebelum dipraktek di lapangan. Jadi biasanya mereka sudah di laboratorium dulu, bahkan mereka sendiri saling rawat kalau nanti di rumah sakit.

“Jadi dianggap bahwa inilah moment untuk menyampaikan secara simbolis kepada rumah sakit, atau tempat klinik kesehatan, bahwa mereka sudah akan turun berpraktek. Tadi juga akan mengundang beberapa dari Ainun, Nanda Trifa, Fatimah Para CEnya dan A.Makkasau, dari dinas kesehatan juga, supaya mereka bahwa tidak lama lagi mereka akan mempraktek.” Jelas Hendrik.

Hendrik menambahkan, praktek dasar biasanya itu skill, utamanya dan pembentukan karakter itu di rumah sakit Fatimah, nanti setelah tingkat semester tiga, empat, lima, enam, itu sudah bervariasi itu sampai di Jogja biasanya.

“Tapi untuk semester 2 ini, di akhir semester 2 inikan, itu ada pengenalan dasar, biasanya hanya di rumah sakit Fatimah. Ada berapa 59. Harapannya, bahwa mereka sudah bisa belajar, berani percaya diri, mempraktekkan itu ilmu yang diajarkan, tapi terutama dengan karakter, sikap, etika, disiplin, yaitu mereka harus perhatikan. Dan betul-betul memanusiawikan manusia, cara menyapa ketika bertemu pasien, dan keluarganya itu harus diperhatikan begitu.’ harap Dr. Hendrik

Lewat Reses Sappe Berharap Janji Walikota Segera Di Wujudkan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil ketua komisi II DPRD kota Parepare Sappe menggelar reses atau temu konstituen di kawasan patato Sabtu (24/05/25). Pada media sosok yang di kenal sebagai anak nelayan ini berharap, mudah-mudahan janji politik walikota terpilih ini bisa cepat terealisasi, karena ada yang menyampaikan bahwa melihat dari 100 hari kerja walikota parepare belum terjadi apa-apa dalam janji politik tersebut.

“Meskipun dalam APBD 2025 itu sudah tercantum dalam seragam gratis SD dan SMP, tapi itu belum bisa dikategorikan katanya itu merupakan belum kinerja Bapak walikota, karena sebelum dilantik itu sudah ada di APBD pokok di tahun 2025. Olehnya itu, saya sebagai anggota DPR meminta kepada masyarakat untuk selalu berdoa, dan kami akan melakukan pengawasan, bahwa bagaimana pemerintah kota dalam menyelesaikan 18 janji politik ini dapat terealisasi dengan kemudahan-kemudahan yang ada, tentunya sesuai dengan  dengan kemampuan keuangan daerah kita.” Ucap Sappe.

Lanjut Sappe Reses kali ini, keluhan masyarakat termasuk rastra belum ada pembagian sampai detik ini, bahkan masyarakat menelpon secara langsung ke nomor kontaknya bahwa kapan ini pembagian rasta ini secepat dilakukan.

“Karena kenapa, ini merupakan salah satu program kerja yang berkesinambungan yang dilakukan pemerintah sebelumnya. Dan ini juga dilakukan oleh pemerintah pusat, langkah DPR sendiri sebagai lembaga pengawas, kami hanya menyampaikan baik secara lisan maupun secara langsung melalui chat, bahwa hal-hal yang demikian ini tentunya harus diprioritaskan, dan ini pernah saya sampaikan melalui rapat RPJMD di kantor pola kantor walikota Parepare.” Ungkap Sappe.

Ketua Komisi II Tegaskan Trotoar Hak Pejalan Kaki

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Komisi II DPRD kota Parepare S. Parman Agoes Mante menggelar Reses kedua tahun 2025 di lagota kafe and resto Sabtu (24/05/25). Saat di temui tim jelajah kota radio mesra usai menggelar reses sesi kedua Parman mengatakan banyak keluh kesah terkait UMKM di Trotoar, karena ditakutkan ini besok-besok hari ada pelaku usaha terancam boxnya yang berada di trotoar.

“Saya menyarankan, sedikit solusi untuk masyarakat, dan pemerintah, khusus untuk box ini, memang seharusnya trotoar itu bukan haknya box kontainer, tapi haknya pejalan kaki. Itu sebenarnya fungsinya trotoar. Nah kalaupun ada trotoar yang bisa kita bijaki, adalah bangunan yang bukan permanen. Sehingga bisa berpindah-pindah, ketika selesai aktifitas jual menjual bisa dipindahkan. Kalaupun ada bangunan semi permanen, saya sepakat untuk di perbaiki, di desain supaya dia bisa multifungsi, tetap ada haknya pejalan kaki.” Kata Parman.

Lanjut Parman, boleh juga ada bangunan semi permanen, dengan catatan dia harus buat surat pernyataan di kelurahan dan itu juga tidak berlaku untuk semua jalan. Dia  contoh ketika ini yang direlokasikan jalan-jalan nasional otomatis jalan yang digunakan ini padat lalu lintas memang bahaya kalau ada aktivitas gerobak-gerobak yang ada di trotoar harus cari tempat yang memang sedikit mundur dari tidak menghalangi trotoar atau di pinggirnya atau tanah kosong.

“Kalau untuk sementara, kan selama ini jelas tidak boleh. Tidak boleh membangun bangunan di atas trotoar. Saya sepakat itu, tidak boleh ada bangunan permanen di atas trotoar itu. Saya berdiri tegak. Jadi kalau ada hal-hal yang kita anggap bahwa bangunan permanen sebaiknya itu diperbaiki. Itu saya pikir itu tugasnya pemerintah daerah dalam hal Satpol-PP.” Jelas Parman

Reses Kedua Tahun 2025, Suyuti Hadirkan Beberapa SKPD di Mattirotasi 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil ketua DPRD kota Parepare Suyuti SE menggelar reses titik ketiga di pantai bibir kawasan Mattirotasi Sumpang minangae kota Parepare Sabtu (24/05/25). Di temui usai kegiatan, politisi Nasdem ini mengatakan dirinya sengaja  mengundang beberapa SKPD, Yakni, Dinas Sosial, Dinas PUPR, Dinas Perkimtam, Dinas Kesehatan, Lurah Sumpang Minangae, supaya masyarakat merasa terlayani dengan informasi-informasi langsung dari pengambil kebijakan.

“Ini reses ke tiga di kelurahan Sumpang menangae, dan sengaja kita undang beberapa SKPD, supaya masyarakat merasa terlayani dengan informasi-informasi langsung dari pengambil kebijakan terkait dinas yang jadi persoalan. Jadi ini adalah reses kedua di tahun 2025 ini. Mungkin di akhir-akhir tahun kita reses ke 3.” Kata Suyuti.

Lanjut owner Alya Cafe ini, rata rata terkait usulan-usulan ini sama dengan tahun kemarin. Berupa bantuan, BPJS dan bansos, dan beberapa jalanan yang rusak.

“Untuk reses kali ini, ada beberapa persoalan jalanan. Dan yang banyak terkait persampahan. Bahkan di kampung mandar, satu kali satu bulan baru diambil, itupun kalau nanti warga yang berusaha disana, tidak tahu kenapa. Saya konfirmasi sama kadis DLH, bahwa mungkin karena volume kegiatan bertambah, alasannya bahwa ada beberapa perumahan tetapi giliran.” Ucap Suyuti.

Suyuti juga mengakui msempat bertanya terkait Armada dan petugas yang bekerja di dalam kota yang ternyata sama seperti tahun-tahun kemarin.

“Jadi ini yang sangat disesalkan dari dinas DLH, kenapa sampai kebersihan. Saya kasihan, bukan cuma di kampung mandar, bahkan hampir di seluruh kota Parepare, kebersihan kita ini cukup memprihatinkan. Selain sampah, ada beberapa. Yang pertama itu mungkin terkait masalah BPJS itu, makanya saya sampaikan bahwa yang penting warga Parepare itu langsung terlayani.” Ungkap Suyuti.

Wali Kota Parepare Bertemu Rektor ITH Bahas Rencana Pengembangan Aplikasi Inovatif Parepare Dalam Genggaman

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, melakukan pertemuan dengan Rektor Institut Teknologi Habibie (ITH) Parepare beserta jajaran, Kamis (22/05/25). Pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan aplikasi inovatif bertajuk Parepare Dalam Genggaman.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Tasming menegaskan pentingnya kehadiran sebuah aplikasi terpadu yang mampu mengintegrasikan berbagai layanan publik dan aktivitas pemerintah kota secara real-time.

“Saya menginginkan sebuah aplikasi yang di dalam dasbornya, semua kegiatan dan layanan pemerintah dapat terpantau dan diakses masyarakat dengan mudah,” ujar Tasming.

Ia mencontohkan, ketika warga ingin menyewa Lapangan Andi Makkasau—yang menjadi tanggung jawab Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DKOP)—mereka dapat melihat jadwal ketersediaan, biaya sewa, metode pembayaran, dan informasi lainnya secara real-time melalui aplikasi.

“Begitu juga di OPD lain, seperti di BKD misalnya. Masyarakat bisa langsung membayar retribusi PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) melalui aplikasi ini. Bahkan, bisa disediakan menu khusus untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut,” tambahnya.

Menurut Wali Kota, inti dari pengembangan aplikasi ini adalah untuk memberikan kemudahan akses layanan publik kepada masyarakat. Setiap fitur dalam aplikasi akan disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing OPD.

“Secara garis besar, pola pengembangan aplikasi ini sudah kami temukan. Sekarang tinggal bagaimana ITH berkolaborasi dengan OPD terkait untuk mendetailkan dan mengimplementasikan sesuai tugas dan fungsinya masing-masing,” jelasnya.

Pengembangan aplikasi Parepare Dalam Genggaman ini diharapkan menjadi langkah maju dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan efisien berbasis teknologi digital di Kota Parepare.(*)

Pimpinan Bulog Cabang Parepare Tegaskan Komitmen Maksimalkan Penyaluran Minyak Kita ke Pengecer

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pimpinan Bulog Cabang Parepare Muh. Junaedi menegaskan komitmennya dalam memaksimalkan penyaluran minyak Kita ke pengecer-pengecer khususnya yang ada di kota Parepare. Hal tersebut di sampaikan Junedi saat di hubungi Tim liputan jelajah kota radio mesra menjawab langkahnya bantal minyak kita di lakessi saat ini.

“Kami dari Perum Bulog cabang Parepare, akan tetap berusaha memaksimalkan penyaluran minyak Kita ke pengecer-pengecer khususnya yang ada di kota Parepare sendiri.” Kata Junedi.

Lanjut Junaedi, untuk suply yang masuk ke Bulog cabang Parepare itu, adalah dari PSL Pasang Kayu, yaitu produsen minyak kita dengan jumlah estimasi perkiraan minggu depan akan loading sekitar tiga truk.

“Tiga truk tersebut, kami akan gunakan untuk persiapan memasuki hari raya idul Adha. Kami akan membagi setiap pengecer tiap minggunya sekitar 40 dus, akan tetapi pelayanannya kami mulai dari 20 dos. Bertahap untuk perminggunya, guna menjaga ketersediaan pasokan yang ada di kota Parepare. Kami mengimbau kepada para pengecer untuk tetap menjual sesuai harga eceran tertinggi minyak kita. Kami berupaya maksimal untuk menjaga ketersediaan pasokan minyak kita, kami juga akan mempush produsen untuk segera menyuplai minyak kita khususnya di kota Parepare sendiri.’ jelas Junedi

PAM Tirta Karajae Ingatkan Pelanggan Terkait Pencurian Meteran

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM –  Direktur PAM Tirta Karajae Andi Firdaus Djollong mengingatkan pelanggaran terkait maraknya pencurian meteran air PAM Tirta Karajae. Lewat Manager Humas PAM Tirta Karajae Erfendi Rasyid, yang di temui tim liputan jelajah kota radio mesra Rabu (21/05/25) meminta pelanggan untuk melaporkan ke kepolisian jika itu terjadi.

“Terkait pencurian meteran itu, misalkan ada pelanggan yang meterannya hilang, dia laporkan ke kantor polisi buat berita acara kehilangan, setelah mendapatkan itu laporan berita kehilangannya pelanggan membawakan ke kantor untuk penyelesaian administrasi.” Seru Erfendi.

Lanjut Erfendi, laporan tersebut sebagai bentuk verifikasi PAM Tirta Karajae terkait kasus hilangnya meteran pelanggan.

“Kalau sudah ada laporan polisi itu, kami pihak PAM Tirta karajae berikan solusi untuk pemasangan sambungan kembali. Ini tanggung jawab pelanggan, itu ada beban yang dia harus bayar, karena meterannya hilang, ketika kita tidak melapor, tapi kalau ada laporan dari polisi, itu bebannya dikurangi pembayaran meterannya.” ungkap erfendi

Tambah Erfendi, Ada beberapa pelanggan yang melapor bahwa meterannya hilang kurang lebih 11 meteran yang hilang  sementara proses bagaimana meteran ini dipasang ulang.

“Makanya itu pelanggan-pelangganan yang betul-betul memang meterannya hilang cepat dilaporkan, biar kita cepat juga  penanganannya. Modusnya apa, yang biasanya meteran yang ada itu kurang sefty tempatnya. Untuk menjaga meteran itu kalau pelanggan merasa kurang aman meterannya hubungi pelayanan aduan PAM Tirta karajae, pasti kasi pindah meterannya  supaya tidak terjangkau pencurian.” Harap Erfendi

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare