PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Direktur PAM Tirta Karajae Andi Firdaus Djollong mengingatkan pelanggaran terkait maraknya pencurian meteran air PAM Tirta Karajae. Lewat Manager Humas PAM Tirta Karajae Erfendi Rasyid, yang di temui tim liputan jelajah kota radio mesra Rabu (21/05/25) meminta pelanggan untuk melaporkan ke kepolisian jika itu terjadi.
“Terkait pencurian meteran itu, misalkan ada pelanggan yang meterannya hilang, dia laporkan ke kantor polisi buat berita acara kehilangan, setelah mendapatkan itu laporan berita kehilangannya pelanggan membawakan ke kantor untuk penyelesaian administrasi.” Seru Erfendi.
Lanjut Erfendi, laporan tersebut sebagai bentuk verifikasi PAM Tirta Karajae terkait kasus hilangnya meteran pelanggan.
“Kalau sudah ada laporan polisi itu, kami pihak PAM Tirta karajae berikan solusi untuk pemasangan sambungan kembali. Ini tanggung jawab pelanggan, itu ada beban yang dia harus bayar, karena meterannya hilang, ketika kita tidak melapor, tapi kalau ada laporan dari polisi, itu bebannya dikurangi pembayaran meterannya.” ungkap erfendi
Tambah Erfendi, Ada beberapa pelanggan yang melapor bahwa meterannya hilang kurang lebih 11 meteran yang hilang sementara proses bagaimana meteran ini dipasang ulang.
“Makanya itu pelanggan-pelangganan yang betul-betul memang meterannya hilang cepat dilaporkan, biar kita cepat juga penanganannya. Modusnya apa, yang biasanya meteran yang ada itu kurang sefty tempatnya. Untuk menjaga meteran itu kalau pelanggan merasa kurang aman meterannya hubungi pelayanan aduan PAM Tirta karajae, pasti kasi pindah meterannya supaya tidak terjangkau pencurian.” Harap Erfendi




















