29.9 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 272

Kajari Parepare Minta Pemkot Siapkan Rumah rehab Mandiri Bagi Pemakai Narkoba

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Marak predaran Narkoba di Parepare membuat keprihatinan sendiri. Bukan hanya pengedar tapi korban yang membutuhkan rehabilitasi. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parepare Abdillah mengatakan pada media di sela kegiatan pemusnahan barang rampasan dan barang bukti (barbuk) ratusan gram sabu-sabu dan ganja dari perkara yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau inkracht yang berlangsung di Aula Kantor Kejari Parepare, Kamis (15/05/25) mengatakan karena BNN dan BNK belum ada di kota Parepare jadi dirinya sebagai anggota forkopimda memohon kepada pemerintah kota Parepare supaya dapat dibuatkan rehab mandiri.

“Kan BNN dan BNK belum ada di kota Parepare, jadi saya sebagai anggota forkopimda, memohon kepada pemerintah kota Parepare supaya dapat dibuatkan rehab mandiri, untuk sementara. Karena kalau kita menunggu rehab yang dari BNK, itu panjang antriannya. Dan ini salah satu yang mungkin bisa menjadi kehadiran pemerintah kota Parepare salah satunya, bagaimana bisa menghadirkan untuk tempat rehab mandiri itu tadi.” Ucap Kajari

Sementara itu, Asisten III Pemkot Parepare, Eko Wahyu Ariyadi mewakili walikota parepare menyampaikan berjanji dirinya akan menyampaikan kepada dinas kesehatan sebagai SKPD pelaksana tehnis Rumah sakit di Parepare.

“Apa yang tadi disampaikan pak kajari berkaitan dengan tentang rehab, rumah sakit kita, dua duanya di bawah koordinasi dinas kesehatan. karena mereka statusnya sebagai unit pelaksana teknis, nanti kami akan membantu, dinas kesehatan untuk merumuskan dan kami akan menyampaikan apa yang menjadi akan kami sampaikan secara langsung kepada beliau.” Jelas Eko

Wali Kota Parepare Ikuti Sarasehan Kebangsaan

0

JAKARTA, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, mengikuti Sarasehan Kebangsaan bertema “Perubahan Geopolitik Dunia Dalam Peluang Menuju Indonesia Raya” yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), bertempat di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/05/25).

Sarasehan ini dibuka secara resmi oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, dan dihadiri oleh pimpinan lembaga tinggi negara, menteri kabinet, serta kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Parepare Tasming Hamid menyampaikan bahwa perubahan geopolitik dunia adalah tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia untuk memperkuat persatuan, menjaga kedaulatan, dan mempercepat pembangunan nasional.

“Kita harus menjadikan ideologi Pancasila sebagai fondasi dalam merespons perubahan global. Nilai-nilai gotong royong, keadilan, dan persatuan harus terus kita perkuat, baik di tingkat pusat maupun daerah,” kata Tasming Hamid.

Ia menambahkan, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menyinergikan kebijakan nasional dengan kebutuhan masyarakat di daerah, termasuk dalam merespons dinamika politik dan ekonomi global yang dapat berdampak langsung ke masyarakat.(*)

UPTD Parkir Parepare Minta Warga Laporkan Jukir Nakal

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan kota Parepare Aryun Handayana lewat program bincang Opini Sabtu (17/05/26) merespon penertiban parkir liar yang dilaksanakan polres Parepare baru baru ini yang berhasil menjaring 51 orang, segara akan melaksanakan pelatihan dan edukasi pembinaan kepada juru parkir yang terjaring rasia.

“Terkait perparkiran, kami pemerintah daerah kemarin terjaring sekitar 51 orang di polres ini, Sudah ada perintah langsung dari pimpinan, mungkin hari Senin yang paling lambat hari Rabu, kami akan laksanakan pelatihan dan edukasi pembinaan kepada juru parkir yang terjaring rasia.” Kata Aryun

Lanjut Aryun, dirinya juga berharap untuk melaksanakan pelayanan terbaik kepada masyarakat kota Parepare untuk intens membantu dan melaporkan apabila ada jukir kami yang tidak maksimal melaksanakan pelayanan atau sampai kasar.

“Tolong, kami berharap sekali laporan, untuk kami juga mengedukasi jukir kami, tolong dihubungi di WA 0811 4731 625 ini sangat membantu kami, utamanya di program Bapak Walikota terkait pelayanan untuk menjadikan kota Parepare sebagai Kota terbaik sejahtera dan maju.” Harap Aryun.

Kasatlantas Polres Parepare Harap Masyarakat Taat Aturan Bukan Karena Ada Petugas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kasatlantas polres Parepare AKP. Muh. Arsyad mengungkapkan dirinya sendiri yang langsung melakukan penindakan terhadap berbagai pelanggaran rambu yang telah terpasang. Hal tersebut di sampaikan AKP. Arsyad saat hadir pada program opini Sabtu (17/05/25).

“Cuma, memang kami sampaikan bahwa, keterbatasan personil kami untuk menjaga di sana itu, Karena kalau pagi, pasti kami wajib turun melaksanakan pengaturan dan pelayanan. Tetapi kami juga sampaikan bahwa, keterbatasan personil kami, tidak mungkin harus menjaga di titik yang pelanggaran. Yang pada kesempatan ini, menjadi harapan kami, bahwa mari kita sadar. Ini sudah jelas, di situ ada tanda larangan, cuma sebagian ini masyarakat yang memang yang sudah tahu, tapi bukan takut karena ada larangan rambu itu tetapi dia hanya takut ketika Ada petugas.” Kata AKP. Arsyad.

Arsyad berharap kesadaran masyarakat jika pemasangan rambu pasti ada pertimbangannya terkait  masalah keselamatan. Kenapa dilarang karena kalau mengambil jalur di situ karena bisa saja rawan terjadi kecelakaan.

“Terkait masalah penindakan, itu sudah banyak yang kami sudah tilang, bahkan berapa kali saya memimpin berapa penindakan di situ, dan melakukan sidak dan kami juga menyampaikan anggota kami juga intens melakukan patroli. Sekarang ini kita ada penindakan yang namanya elektronik tilang ini kita melakukan kegiatan penindakan yang menggunakan kamera enhel, ketika melakukan pelanggaran kita nanti lakukan penindakan dan ada surat konfirmasi yang akan dikirimkan.” Jelas Arsyad.

Dewan Minta Pemerintah Perhatikan Fungsi Lapangan Andi Makkasau Sebagai Tempat Joging 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota Komisi III DPRD kota Parepare yang juga legislator dari Dapil Soreang Andi Muh. Fudail di hubungi Tim liputan jelajah kota radio mesra Selasa (20/05/25) menilai event yang selalu dilaksanakan di lapangan Andi Makkasau menilai positif di satu sisi tapi juga merugikan masyarakat pelaku UMKM di sisi lain.

“Mengenai event yang selalu dilaksanakan di a.makkasau, bahkan ini berentetan waktunya, itu sebenarnya secara pendapatan, secara ekonomi perputaran ekonomi kita respon positif, tapi ada sisi yang saya menganggap merugikan sebagian masyarakat jJuga. Pertama dari segi kegiatan even itu sendiri, itu penjual penjual UMKM malah, yang ada di senggol di beberapa tempat itu itu sangat dirugikan. Karena kenapa, mereka yang sedianya bisa menghasilkan banyak dari pengunjung, pengunjung itu terimbas sekali dua kali lipat pendapatan yang mereka dapatkan, bahkan berkurang dari itu, itu mereka tidak dapatkan karena persoalan kegiatan even tersebut.” Kata Andi Fudail

Lanjut Andi Fudail, di satu sisi dirinya paham, juga bahwa yakin dan percaya bahwa even itu juga mendatangkan orang banyak, sehingga transaksi itu lebih besar. Tentunya juga kita lihat, yang ada di dalam itu yang melakukan kegiatan itu yang menjual di dalam. Yang kedua yang sangat mengganggu itu adalah masyarakat yang selalu melakukan kegiatan aktivitas jogging, atau lari jalan sehat di area lapangan itu itu sangat terganggu.

“Sehingga, di antara kami itu, hampir semuanya yang sering menikmati melaksanakan kegiatan jogging atau lari itu kami tidak lakukan, malah ada yang pindah di mattirotasi. Padahal itu adalah aktivitas yang sering kami lakukan setiap pagi, banyak teman teman punya komunitas jogging itu terganggu.” Jelas Andi Fudail.

Beras Bantuan Pemerintah Tidak Di Hentikan Tapi Di Tunda

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM –  Anggota Badan Anggaran DPRD kota Parepare yang politisi partai Gerindra kota Parepare Dr. kamaluddin Kadir menjawab pertanyaan pendengar radio mesra di program Obras Jumat (16/05/25) terkait beras bantuan pemerintah mengatakan jika DPRD kota Parepare sudah pernah membahas hal tersebut

“Kebetulan kita dibanggar terkait dengan ini sebenarnya pernah kita bahas dibanggar. Beras ini ada dua, yang satu disalurkan oleh pemerintah melalui dinas sosial, ada juga yang disalurkan melalui pemerintah melalui dinas ketahanan pangan. Di Dinas ketahanan pangan itu ada dua CBP dan BPBP untuk pengendalian harga pangan yang beredar di masyarakat.” Kata Dr. Kamaluddin.

Lanjut Dr. Kamaluddin Kadir, kalau di Ketahanan Pangan Cadangan beras pemerintah itu 2024, diberikan 6 bulan. karena pemerintah waktu lalu memberikan 6 bulan pemerintah juga melalui pemerintah pusat melalui cadangan beras pemerintah itu 6 bulan tapi dengan regulasi dari Bapanas karena ini dikeluarkan dari badan ketahanan pangan nasional kemarin ditambah 3 bulan.

“Jadi, setiap tahun sebenarnya Bapanas itu melalui pemerintah daerah di dinas ketahanan pangan itu, 9 bulan CBP-nya (cadangan beras pangan) itu di berikan 10 kilo per bulan. Jadi 9 bulan untuk tahun ini ditunda, bukan hilang tapi ditunda. Karena kemarin, ada dua indikator atau dua alasan. Yang pertama karena menjelang kontestasi pemilu di negeri kita, yang kedua untuk menyerap gabah-gabah yang ada di petani kita di seluruh Indonesia. Karena kalau ini di salurkan, siapa yang mau ambil karena pasti impor sekarang pemerintah tidak mau impor.” Ungkap Dr. Kamaluddin

Pemkot Parepare Gelar Musrenbang RPJMD 2025-2029, Bersama Wujudkan Kota Terbaik, Sejahtera dan Maju

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare dalam hal ini Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Parepare 2025-2029.

Musrenbang dibuka resmi Wali Kota Parepare, Tasming Hamid di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Senin, (19/05/25). Hadir Wakil Wali Kota Parepare Hermanto secara virtual, Fungsional Perencana Muda Bappelitbangda Sulsel Muh Makbul Anshari A mewakili Pemprov Sulsel juga hadir secara virtual.

Hadir langsung di ruang pola, Anggota DPRD Parepare Sappe, Sekda Muh Husni Syam beserta jajaran Pemkot Parepare, di antaranya para Staf Ahli, Asisten, Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun dan Kepala OPD lainnya, Kabag dan Kasubag, Camat dan Lurah, berikut perguruan tinggi, para stakeholder, TP PKK, LPMK, FKH, Ormas, dan stakeholder lainnya.

Melalui Forum Musrenbang ini, Wali Kota Tasming Hamid memaparkan 18 program unggulannya, serta meminta dukungan seluruh masyarakat dan stakeholder untuk bersama-sama mewujudkan visi Parepare Kota Terbaik Sejahtera dan Maju.

Kepala Bappeda Zulkarnaen mengemukakan, melalui RPJMD ini kebijakan pembangunan daerah akan diarahkan untuk mengakomodir visi Terbaik, Sejahtera, dan Maju, dan 6 Misi serta 18 Program Prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare yang diselaraskan dengan 8 Asta Cita dan 17 Program Prioritas Nasional serta 8 Program Prioritas Provinsi Sulawesi Selatan.

Depag Parepare Sosialisasi Pentingnya Sertifikat Halal Di Ngopi Berjamaah Masjid Raya

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – lewat Program Ngobrol bareng jamaah (Ngopi berjamaah) Masjid Raya Jumat (16/05/25) Penyuluh agama kementerian Agama kota Parepare yang juga pendamping sertifat Halal Sutrisna mengedukasi jamaah masjid raya terkait syarat untuk penebitan sertifikat halal.

“Salah satu syarat untuk penertiban sertifikat halal ini, yaitu bagaimana kita turun langsung untuk mengawasi, atau melihat langsung cara proses pembuatan produknya. Dengan syaratnya, yaitu adalah kita mengupload dokumentasi, ketika misalnya, kita turun ke lapangan. Melihat, dan mengawasi proses pembuatan produknya. Itu yang menjadi penguatan kepada BJPH (Badan Jaminan Produk Halal) itu, untuk mengeluarkan sertifikat halal. Karena pasti mereka percaya Karena kita selaku pendamping halal ini yang sudah di sertifikat sudah di SKkan yang dipercayai untuk memproses hal tersebut.” Kata Sutrisna.

Lanjut Sutrisna, dirinya mengakui selaku pendamping halal terkait berita adanya beberapa produk yang ada label halalnya tapi ternyata  ditelusuri BPOM dan BJPH ada mengandung minyak babi.

“Ada 9 produk yang sudah ditarik dari toko swalayan. Entah itu kesalahan dari pendamping, atau si penjualnya. Karena biasanya penjual ini yang membuat produk ini, juga bisanya dibilang di sini ambil produk, ternyata tidak ada sertifikat pemotongan halalnya. Kemudian, untuk yang kita tahu berapliasi kafir, atau produk yang dikeluarkan oleh Kafir, kenapa tidak ditarik saja itu label halalnya, itu sudah terlanjur. Karena sudah ataukah mereka belum ada istilah belum berpikir kedepannya itu bahwa produk yang beraplikasi dari kafir itu akan dikesampingkan.”  Ungkap Sutrisna

Polres Parepare Persilahkan Masyarakat Laporkan Jika Ada yang Menjadi Korban Premanisme Perparkiran

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menjadi Salah satu narasumber pada dialog opini Sabtu (17/05/25) dengan tema menata Parkir di kota cinta, Kasat Lantas kota Parepare AKP. Muh. Arsyad mengatakan Polres Parepare mempersilahkan masyarakat untuk melapor jika memang ada yang menjadi korban dari premanisme perparkiran, polres ada hotline 110 bisa menghubungi.

“Terkait masalah parkir kami dari polres Parepare, silahkan kalau memang, ada mungkin yang menjadi korban dari premanisme perparkiran, silahkan. polres kita ada hotline 110 bisa menghubungi pasti akan ditindaklanjuti.” Kata Arsyad.

Lanjut Mantan Kasatlantas Polres Sinjai ini hal yang kedua dirinya mengingatkan masyarakat Parepare saat berkendara berharap bahwa kesadaran itu harus ditumbuhkan dari diri sendiri.

“Jangan sampai kita mungkin takutnya ketika Ada petugas di jalan, ada tanda larangan dilarang parkir, tidak bisa dilewati, tetapi karena melihat tidak ada petugas, kita lewati. Artinya kesadaran ini tidak tumbuh karena kita berbicara keselamatan, kenapa ada tanda larangan parkir larangan yang tidak bisa dilewati, karena memang sudah dipikirkan, sudah dilakukan rekayasa, berbicara masalah keselamatan. Selajutnya terkait mungkin apa yang menjadi masukan dari pendengar khususnya masalah di pasar Sumpang, kita sudah pikirkan sebelumnya terkait penataan pasal dan parkir.” Terang Arsyad

Akumulasi Serapan Anggaran Mitra Komisi I DPRD Kota Parepare Baru di Kisaran 15% Dari Total Anggaran di APBD

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Komisi I DPRD kota Parepare Dr. Kamaluddin Kadir lewat program Obras Jumat (16/05/26) mengatakan telah menggelar pengawasan dalam bentuk monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan anggaran APBD triwulan pertama Januari sampai Maret pada mitra kerja komisi I

“Pengawasan dalam bentuk monitoring dan evaluasi seluruh mitra kerja kami di komisi 1. Hasil evaluasi untuk pelaksanaan anggaran APBD triwulan pertama Januari sampai Maret itu masih kecil serapannya, masih kecil.” Kata Dr. kamaluddin

Lanjut Dr. Kamaluddin, serapan anggaran tersebut karena sekarang ini pemerintah baru saja menyelesaikan efisiensi.

“Baru mau menyesuaikan kembali penempatan-penempatan anggaran, ataupun kegiatan-kegiatan yang menjadi prioritas kepada masyarakat. Kemarin kami sudah selesaikan 8 mitra kami ada 17, hampir rata-rata karena secara akumulasi serapan anggaran itu baru di kisaran 15% dari total anggaran yang ada di APBD kita.” Jelas Dr. Kamaluddin.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare