29.9 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 273

Walikota Parepare Terus Galakkan Jumat Bersih

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Walikota Parepare Tasming Hamid terus menggerakkan aparatnya untuk giat melakukan jumat bersih di wilayah kota parepare. Hal tersebut kembali terlihat saat sejumlah ASN lingkup pemerintah kota Parepare bersama sama terjun di berbagai titik untuk membersihkan wajah parepare Jumat (16/05/25).

Kepala dinas informasi dan komunikasi kota Parepare Anwar Amir mengatakan semua OPD bergerak untuk melakukan pembenahan untuk keindahan kota parepare

“Sesuai instruksi walikota dilakukan kerja bakti terpadu untuk seluruh OPD di kawasan pantai mattirotasi, khususnya di sekitar masjid terapung BJ Habibie. Jemua OPD bergerak, untuk melakukan pembenahan untuk keindahan kota.” kata Anwar

Anwar juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya bagi pengguna kawasan mattirotasi, khususnya di sekitar masjid terapung, agar senantiasa menjaga kebersihan buang sampah pada tempatnya.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya bagi pengguna kawasan mattirotasi, khususnya di sekitar masjid terapung, agar senantiasa menjaga kebersihan, buang sampah pada tempatnya, dan jangan membuat ketidak tertiban di sekitar lingkungan ini, karena dengan kebersihan yang ada, kita juga yang akan menikmati keindahan dan kenyamanan di sekitar pantai mattirotasi.’ harap Anwar

Pemkot Parepare Resmi Luncurkan Layanan Pengaduan Digital Bertajuk “Lapor Pak Wali”

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare kembali menghadirkan terobosan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Tasming Hamid dan Wakil Wali Kota Hermanto, Pemkot Parepare resmi meluncurkan layanan pengaduan digital bertajuk “Lapor Pak Wali”.

Inovasi ini dirancang sebagai media interaktif yang memudahkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan atau laporan terkait pelayanan pemerintah secara langsung, cepat, dan efisien.

“Kami menghadirkan layanan Lapor Pak Wali sebagai bentuk nyata komitmen untuk mendengarkan langsung keluhan dan masukan dari masyarakat. Melalui layanan ini, aduan yang masuk bisa segera kami tindak lanjuti demi perbaikan dan peningkatan layanan publik,” ungkap Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, pada Senin (19/05/25).

Layanan ini terintegrasi melalui aplikasi WhatsApp. Masyarakat cukup memindai QR code yang tersedia di berbagai platform digital dan media informasi milik Pemkot Parepare. Setelah dipindai, pengguna akan diarahkan otomatis ke akun WhatsApp resmi layanan pengaduan dengan nomor 0811-4100-7777.

Melalui kanal ini, warga dapat menyampaikan beragam laporan seperti Keluhan pelayanan di kantor kelurahan/kecamatan, Fasilitas umum yang rusak atau tidak berfungsi, Aduan kebersihan dan lingkungan, Pelayanan kesehatan dan pendidikan, Hingga pelaporan praktik pungutan liar (pungli) dan ketidaksesuaian prosedur pelayanan.

Wali Kota Parepare berharap, dengan hadirnya layanan ini, komunikasi antara pemerintah dan masyarakat semakin terbuka, serta menjadi langkah konkret menuju pemerintahan yang transparan, responsif, dan partisipatif.

“Parepare butuh pengawasan kolektif. Dengan layanan ini, warga bisa ikut menjadi pengontrol pembangunan dan pelayanan, karena kami percaya, pemerintah yang baik dibangun dari kolaborasi bersama rakyatnya,” tambah Tasming Hamid.

Untuk diketahui, program ini merupakan bagian dari misi besar Pemkot Parepare dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani, sesuai semangat Parepare Terbaik, Sejahtera, dan Maju.(*)

Fakultas Hukum umpar Gelar Workshop EFT Goes To Campus

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Fakultas Hukum umpar menggelar workshop Ecological Fiskal Transfer (EFT) goes to kampus di universitas Muhammadiyah Parepare yang digelar pilar Nusantara (Pinus) Sulawesi Selatan belum ini menjadi yang pertama kali, diselenggarakan di Sulawesi Selatan, dan mendapat sambutan hangat dari Civitas akademika khususnya fakultas Hukum umpar. Workshop tersebut secara resmi dibuka oleh dekan fakultas Hukum universitas Muhammadiyah Parepare Wahyu Rasyid.

Dalam sebutannya, Wahyu menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah strategis, dalam memperluas wawasan mahasiswa, khususnya dalam bidang lingkungan hidup, dan kebijakan fiskal, berbasis ekologi. Wahyu juga menambahkan fakultas Hukum Umpar Sangat terbuka, dan mendukung penuh pelaksanaan kegiatan edukatif yang bersifat pengembangan kapasitas mahasiswa

“Saya berharap, kegiatan ini menjadi wadah teman-teman mahasiswa, ilmu yang lebih mumpuni, khususnya di bidang lingkungan. Jadi manfaatkan kesempatan ini yang sebesar-besarnya terkhusus fakultas hukum, karena mengingat, di fakultas hukum itu ada core bisnisnya, ada hukum lingkungan ini ada kolerasi yang sangat relevan yang dibarengi yang ada di fakultas hukum ini bisa menjadi sesuatu yang bisa diangkat untuk menjadi skripsi atau apa saja akademia.” Kata Wahyu.

Lanjut Wahyu, kemudian mendukung dalam proses penyelesaian mahasiswa khususnya di fakultas hukum.

“Disampaikan di sini, bahwa, saya mewakili pimpinan fakultas hukum, sangat terbuka dengan kegiatan-kegiatan seperti ini. Yang memberikan edukasi kepada mahasiswa. Dan berharap mahasiswa tidak sekedar itu menerima materi. Saya berharap, setelah menerima materi, ada aksi nyata, terkait bagaimana kita melakukan pembangunan yang berbasis lingkungan hidup. Karena mengingat, issu lingkungan hidup sekarang ini menjadi issu yang sangat hangat dan sensitif, mengingat banyaknya persoalan-persoalan lingkungan khususnya di parepare.,’ ungkap Wahyu.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya penyelesai dalam menyosialisasikan pentingnya integrasi aspek ekologi dalam tata kelola fiskal dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pertina Sulsel Pimpinan Sidang Rakerprov Pertina 2025

0

MAKASSAR, PASIOMESRA. COM – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulsel menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Pertina Sulsel, yang berlangsung di Hotel Grand Palace Makassar, Sabtu (17/05/25). Rakerprov yang digelar selama dua hari ini, dihadiri sejumlah pengurus Pertina se Kabupaten Kota Di Sulsel.

Ketua Bidang Bina Prestasi, Fadly Agus Mante. Sekaligus Pimpinan Sidang Rakerprov Pertina 2025 di hubungi Tim liputan jelajah kota radio mesra Ahad (18/05/25) mengungkapkan Rapat Kerja provinsi tersebut memutuskan beberapa agenda agenda strategis, termasuk calon tuan rumah Kejurda dan praporprov tinju di Sulawesi Selatan

“Semalam Kami dari Pertina Sulawesi Selatan, telah merampungkan rapat kerja provinsi. Sebagaimana yang diamanahkan dalam anggaran dasar, dan anggaran rumah tangga Persatuan Tinju Amatir Seluruh Indonesia, yang kemudian memutuskan beberapa agenda agenda strategis, termasuk calon tuan rumah Kejurda dan praporprov tinju di Sulawesi Selatan. Dan kemudian juga dalam perkembangannya, Kami tetap mengakomidir beberapa rekomendasi, yang kemudian akan ditetapkan sebagai program kerja, dan masukan dari seluruh peserta yang berasal dari daerah-daerah Sulawesi Selatan.” Ungkap Fadly.

Sementara Ketua Pengprov Pertina Sulsel Harpen Reza Ali dalam sambutannya mengatakan, selain dua agenda tersebut, Pertina Sulsel juga berkomitmen untuk terus menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) tiap tahunnya, meskipun dengan segala keterbatasan, Harpen optimis akan terus memajukan prestasi tinju di Sulsel diperiode kepengurusannya.

Wakil Ketua KONI Sulsel, Chalik Suang menambahkan dalam sambutannya mengatakan, KONI tentu memberikan apresiasi atas prestasi yang selama ini diraih Pertina Sulsel dalam pengembangan dan prestasi olahraga tinju di Sulsel.

Negara Siapkan 71 Triliun Untuk Makan Bergizi Gratis 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Berdasarkan Pemerintah pusat, Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk penganggaran itu diambil alih oleh pusat dengan mempersiapkan anggaran melalui APBN 2025 sebesar 71 triliun. Informasi tentang tersebut di sampaikan anggota Badan Anggaran DPRD kota Parepare melalui program Obras Jumat (16/05/25).

” Kemarin kita dibebankan antara 20 dan 30% untuk APBD. Kita juga sudah menyiapkan anggaran pintu masuk kemarin di APBD, tapi karena pertimbangan pemerintah pusat tidak mau membebankan lagi ke pemerintah daerah, mengambil alih. Setiap Kalau di Parepare ini, kan ada sudah Badan Gizi Nasional yang sudah ditunjuk untuk persiapan-persiapan.” Kata Dr. Kamaluddin

Lanjut Dr. Kamaluddin, Badan Gizi Nasional juga sudah menyiapkan terkait dengan dapur umum, kemudian bagaimana teknis tukang masaknya semua diperiksa oleh tim badan gizi nasional tetap berjalan.

“Jika di parepare sudah ada beberapa tempat yang sudah di survey oleh tim Badan Gizi Nasional, tempat ini nanti kalau sudah berkesesuaian, tinggal disepakati kerjasama oleh Badan Gizi Nasional. Mungkin tinggal koordinasi dengan pemerintah daerah, kalau di parepare sudah ada beberapa tempat yang ditinjau. Yang jelas program makan gizi gratis ini oleh pemerintah pusat tetap berjalan, kita tunggu saja pelaksanaannya bagaimana nanti.” Ungkap Dr. Kamaluddin.

Kajari Parepare, Minta Aparat Kelurahan dan Kecamatan Terus Awasi Peredaran Narkoba

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare memusnahkan barang rampasan dan barang bukti (barbuk) ratusan gram sabu-sabu dan ganja dari perkara yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau inkracht. Pemusnahan barbuk ini merupakan wujud komitmen kejaksaan dalam memerangi narkoba di Kota Parepare.

Pemusnahan dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Parepare, Abdillah yang dihadiri oleh Asisten III Pemkot Parepare Eko W Ariyadi mewakili Wali Kota, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Parepare, A Musyafir, Kasat Reskrim Polres Parepare AKP Muh. Agus Purwanto yang berlangsung di Aula Kantor Kejari Parepare, Kamis (15/05/25).

Asisten III Pemkot Parepare, Eko W Ariyadi mewakili Wali Kota dalam sambutannya mengatakan situasi keamanan dan ketertiban dan kehidupan sosial dan dinamika lainnya termasuk juga bagaimana generasi muda terhindar dari persoalan narkoba.

“Apresiasi kita semua atas ppenegakan hukum Penyalahgunaan narkotika dan barang terlarang lainnya, tentu saja tadi sudah disampaikan bapak kajari. Situasi keamanan dan ketertiban dan kehidupan sosial dan dinamika lainnya. Termasuk juga bagaimana generasi muda kita terhindar dari persoalan seperti itu.” Kata Ekp

Kajari Parepare, Abdillah meminta aparat dari kelurahan dan kecamatan untuk terus mengawasi peredaran narkoba.

“Proses hari ini, bukan serta merta simsalabim. Ini proses RJ sudah lakukan dari seminggu yang lalu, yang namanya proses RJ. Kita sampaikan dulu kepada pimpinan, kalau pimpinan sudah menyetujui, baru kita melakukan, apa yang dikatakan mengeluarkan surat ketetapan pada hari ini. Alhamdulillah pak camat ini, mungkin pak lurah, tolong di awasi apa yang kita lakukan hari ini tidak berarti apa-apa tanpa pengawasan pak lurah kedepannya.” Kata Abdillah

Paripurna Tanggapan Fraksi, Wawali Pastikan OPD Hadir

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare melaksanakan rapat paripurna dengan agenda Tanggapan Fraksi-Fraski Atas Jawaban Wali Kota terhadap tiga Ranperda Inisiatif DPRD. Paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPRD, Suyuti didampingi Wakil Ketua II DPRD, Yusuf Lapanna yang dinyatakan kourum dengan dihadiri 18 anggota dewan.

Dari jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota (Wawali) Parepare, Hermanto, sejumlah Asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan OPD, sejumlah kabag, sejumlah camat, dan lurah di ruang paripurna DPRD Parepare, Jumat, (16/05/25).

Secara umum, fraksi-fraksi DPRD Parepare melalui masing-masing juru bicara (jubir) fraksi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkot Parepare dalam hal ini, Wali Kota yang mendukung pembahasan tiga ranperda inisiatif itu. Dalam kesempatan itu, Wawali Hermanto pun mengecek satu per satu kehadiran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang hadir dalam rapat.

Ia pun langsung meminta Asisten III, Eko W Ariyadi untuk mengabsensi siapa-siapa pimpinan OPD atau perwakilannya yang tidak hadir dalam rapat paripurna dewan. “Pak Asisten absen satu persatu pimpinan OPD yang hadir dalam rapat paripurna ini. Hasilnya serahkan ke saya,” ujar Wakil Wali Kota Hermanto di ruang paripurna itu.

Ia pun menyampaikan apresiasi kehadiran 18 anggota DPRD, sehingga rapat paripurna berlangsung kuorum dan menekankan agar jajarannya tidak memakai kaos oblong saat hadir dalam rapat paripurna DPRD. “Ke depan saat ada rapat paripurna, saya harap rekan-rekan jajaran pemerintah kota tidak memakai kaos oblong. Karena ini, rapat paripurna,” katanya.

Ia mengungkapkan, fungsi pimpinan OPD atau perwakilannya sangat penting saat rapat paripurna yang bisa memberikan penjelasan atau jawaban Ketika ada saran, masukan atau interupsi yang disampaikan rekan anggota DPRD. “Kehadiran pimpinan OPD atau perwakilannya jadi atensi di setiap rapat paripurna. Hal ini, untuk bisa langsung menjawab jika ada interupsi dari rekan-rekan anggota dewan dalam rapat paripurna,” tandasnya. (*)

Manager ULP Mattirotasi Benarkan Ada Pergantian Meteran Lama 

0

PAREPARE, RASIOMESRA. COM- Lewat program Obras Kamis (15/05/25) Manager ULP Mattirotas Adriyani membenarkan adanya program penggantian meteran listrik yang sementara berjalan di lingkup PLN ULP mattirotasi.

“Karena ada masanya, namanya juga alat-alat mesin itu ada masa efektifnya. Jadi kalau sudah peralatan tua, atau meteran tua, itu nanti secara pengukuran tidak akurat, untuk pengukuran itu sehingga diprogramkan di PLN di atas 10 tahun kita prioritas penggantiannya, jika stok meter kami juga lagi ada. Karena memang untuk stok meter pasca bayar itu rata-rata produksi nya terbatas, sehingga memang tidak semua pelanggan langsung kami ganti secara keseluruhan. untuk pak Ahmad kenapa tetangga tidak diganti, bisa saja disamping rumahnya itu jangka meter yang terpasang itu belum sampai 10 Tahun.” Kata Adriyani.

Lanjut Adriyani, pergantian meteran tidak secara serentak, Karena tidak semua bertetangga itu bersamaan, memang tidak sama semua mereka itu sudah dikasih daftar dari supervisor kami untuk daftar penggantian meter atau daftar nomor id pelanggan yang masuk dalam target pergantian meter.

“untuk ciri-ciri petugas resmi kami, petugas berkala ini kami yang resmi itu dipihak ketiga kan, yang pertama ada surat tugas, kemudian mereka memakai seragam kami siapkan hanya satu atau dua stel dari pendornya. Jadi,  minimal pakai rompi, ada identitas logo PLN, yang paling penting dilihat saja surat tugasnya. surat tugas itu biasa diperbaharui 6 bulan atau 3 bulan. Yang kedua untuk pergantian meter itu programnya gratis, tidak berbayar sama pelanggan. Karena itu untuk upgrade teknologi, sekarang karena meter meter lama sudah tidak kafabel untuk situasi dan kondisi sekarang.” Terang Adriyan

Pembersihan Pompa dan Pipa Hisap Sumur Dalam P-4D Takalao, Beberapa Titik Penyuplaian Terganggu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Karajae kembali mengeluarkan informasi gangguan distribusi air. Direktur PAM Tirta Karajae Andi Firdaus Djollong melalui manager Humas dan SDA Erfendy Rasyid yang di hubungi Tim liputan jelajah kota radio mesra Jumat (16/05/25) mengatakan beberapa titik terdampak akibat pembersihan pompa dan pipa hisap sumur dalam P-4D takalao.

“Terdampak cappa ujung, lontangge, jalan Sulawesi, jalan Kalimantan, Pertamina dan sekitarnya, lasinrang, andi sinta, jalan Sapta marga jembatan merah, jalan veteran, jalan Agus Salim, jalan kijang, jalan ganggawa, pelabuhan Nusantara, jalan Jalan pettana Rajeng,  jalan gelatik, jalan Tsanawiyah, jalan Tirta darma, jalan Andi Solo lipu, jalan Sultan Hasanuddin, jalan bawa masepe samping titik.” Jelas Erfendy.

Akibat Pembersihan the sebut lanjut Erfendy, pelanggan PAM Tirta Karajae mengalami gangguan selama 2 hari dari Sabtu (27/05/25) Hingga Ahad (18/05/25).

“Hari Sabtu tanggal 17 mei 2025. Adapun pelanggannya belum sempat menampung airnya PAM Tirta karajae, menyiapkan air melalui pesanan pelayanan mobil tangki.” Jelas Erfendi

Bagi pelanggan yang terdampar dan tidak mendapat air hubungi nomor 081 324 623 861 atau 085 242 877 211.

Kejari Parepare Kembali Musnahkan Barang Rampasan dan Barang Bukti dari Perkara Yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap atau Inkracht

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare memusnahkan barang rampasan dan barang bukti (barbuk) ratusan gram sabu-sabu dan ganja dari perkara yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau inkracht. Pemusnahan barbuk ini merupakan wujud komitmen kejaksaan dalam memerangi narkoba di Kota Parepare.

Pemusnahan dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Parepare, Abdillah yang dihadiri oleh Asisten III Pemkot Parepare, Eko W Ariyadi mewakili Wali Kota, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Parepare, A Musyafir, Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Muh. Agus Purwanto yang berlangsung di Aula Kantor Kejari Parepare, Kamis(15/05/25), siang.

Kajari Parepare, Abdillah mengatakan, pemusnahan barang rampasan dan barang bukti ini, dengan sebanyak 32 berkas perkara untuk periode Januari hingga April 2025 yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau sudah inkracht.

“Hari ini kita melakukan pemusnahan barang rampasan yang sudah berkekuatan tetap. Kita lihat bahwa Ada beberapa barang elektronik yang sudah kita musnahkan juga dan beberapa alat isap, serta timbangan digital. Pemusnahan hari ini itu periode Januari sampai April yang sudah inckra. Selain barang bukti sabu-sabu, ganja dan alat isap serta kelengkapan kelengkapan. plastik kecilnya, ada juga handphone dan timbangan digital.” Kata Abdillah.

Lanjut Abdillah, Parepare Darurat Narkoba  karena, kurang lebih dari 120 perkara yang di tangani dalam per 3 bulan itu 100 perkara itu  adalah Narkoba dan lebih 500 gram sabu-sabu dan ganja di musnahkan.

“Jadi memang sudah waktunya barangkali, pemerintah kota Parepare ini, ada di tengah-tengah masyarakat. Terutama dalam edukasi, untuk bagaimana bahaya narkoba ini. Dan kalaupun itu sudah terjadi, pemerintah kota parepare harus hadir untuk merehab warganya. Yang masih bersadar. Saya sebagai anggota forkopimda, mohon kepada pemerintah kota Parepare supaya dapat dibuatkan rehab mandiri untuk sementara.” Harap Abdillah

Selain narkoba jenis sabu dan ganja, ada sejumlah beberapa barang-barang rampasan yang ikut dimusnahkan. Sabu dan ganja dimusnahkan dengan cara dimasukan dalam wadah dicampur air dan portex lalu diblender. Sedangan barang rampasan lainnya, sejumlah barang elektronik beupa handphone dimusnahkan dengan dipukul menggunakan palu di halaman Kantor Kejari Parepare.

Sementara itu, Asisten III Pemkot Parepare, Eko W Ariyadi menyampaikan apresiasi dalam penegakan hukum terhadap perederan narkotika dan barang terlarang lainnya di Parepare.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare