31.6 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 260

Unhas Beri Bantuan Berupa 1000 Bibit Sukun

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Universitas Hasanuddin kembali berkontribusi dalam mendukung program Wali Kota Parepare, Tasming Hamid. Kali ini Unhas menyerahkan bantuan berupa 200 bibit sukun untuk ditanam menyebar di empat Kecamatan dan setiap Kelurahan di Parepare.

Ratusan bibit sukun ini diserahkan dan ditanam simbolis di Lapangan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Parepare, Jumat pagi (20/06/25), serangkaian dengan kegiatan Jumat Sehat, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pasar murah di lokasi yang sama.

Ketua Majelis Wali Amanat Unhas Prof Alimuddin Unde bersama beberapa profesor dari Unhas hadir langsung menyerahkan bibit sukun kepada Wali Kota Tasming Hamid, dan menanam bersama secara simbolis.

Prof Alimuddin Unde mengatakan, bantuan ratusan bibit sukun ini agar Parepare hijau dengan tanaman produktif. Dengan upaya penghijauan, Parepare akan jauh dari banjir sekaligus mendukung salah satu program Wali Kota parepare. Parepare bebas banjir.

“Akan kita berikan bantuan 1000 bibit sukun untuk ditanam di parepare. Dimana, kita melihat, kita mengharapkan Parepare ini menjadi hijau. Kota hijau, dengan tanaman-tanaman yang produktif. Bukan Parepare hijau karena tanaman tidak produktif, tapi kita mendorong kota Parepare menjadi hijau karena tanaman-tanaman produktif. Ini sukun baru langkah awal, tahun depan bibit durian yang bisa diekspor, coba ditanam, sehingga nantinya parepare, terlepas dari banjir dengan penghijauan yang kita lakukan.” Kata Prof. Alimuddin.

Dalam kesempatan itu, Alimuddin Unde juga memperkenalkan beberapa guru besar atau profesor yang hadir membersamainya di Parepare. Di antaranya Prof Yunus Musa, Prof Rahim Darma, Prof Rusnani Pajung, Prof Hasanuddin Tahir, Dr Nursanti, dan beberapa profesor lainnya.

Gayung bersambut, Wali Kota Tasming Hamid merespons positif atensi Unhas terhadap Parepare. Tasming mengapresiasi Unhas selalu memberi manfaat dan berkontribusi untuk Parepare.

“Alhamdulillah, kita diberikan 200. Walaupun bertahap, nantinya 1000. Hari ini diberikan 200, kemarin Unhas sudah memberikan Kita bibit jagung jago, kemudian ayam kampung,  jago lucunya itu tidak tidak mengeram. Alhamdulillah hari ini kita diberikan lagi bibit sukun, oleh karena itu. Alhamdulillah, ternyata sukun ini tidak rewel, kita tanam, setelah itu 3 tahun insha,a Allah sudah bisa berbuah. Tidak seperti tanaman yang lain, terlalu diurus, tidak terlalu intens diurus dan Alhamdulillah, semoga bisa memberikan manfaat untuk kita semua nantinya. Oleh karena itu, terima kasih atas bantuannya, mudah-mudahan kebaikan teman-teman Unhas dibalas oleh Allah.” Ucap Tasming.

Dalam kesempatan itu, Tasming juga memperkenalkan Jumat Sehat kepada para profesor dari Unhas yang menjadi salah satu program rutin setiap Jumat untuk menyehatkan masyarakat Parepare.

Wali Kota Parepare Tunjuk Amarun Agung Hamka Sebagai Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA .COM – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, resmi menunjuk Amarun Agung Hamka sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare. Penunjukan ini berlaku mulai Jumat, (20/06/25). Keputusan ini diambil menyusul pengajuan pensiun dini oleh Muhammad Husni Syam yang sebelumnya menjabat sebagai Sekda. Penunjukan Hamka yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Parepare dinilai tepat untuk menjaga kelangsungan roda pemerintahan.

Wali Kota Tasming Hamid mengungkapkan harapannya agar Hamka dapat menjalankan tugas baru ini dengan baik dan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi jabatan. Mantan wakil ketua DPRD Parepare itu menekankan pentingnya peran Sekda dalam mengkoordinasikan jalannya pemerintahan daerah secara maksimal. “Saya percaya Pak Hamka mampu melaksanakan amanah ini dengan baik. Kita harapkan semua program prioritas pemerintah tetap berjalan sesuai rencana,” kata Tasming.

Sementara itu, Amarun Agung Hamka menyambut amanah tersebut dengan rasa tanggung jawab. Alumni STPDN itu menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas sebagai Plh Sekda secara profesional dan sesuai dengan arahan Wali Kota. “Ini adalah amanah besar dari Bapak Wali Kota. Insya Allah, saya akan fokus menjalankan fungsi sebagai Sekretaris Daerah demi memastikan roda pemerintahan berjalan dengan baik, dan program-program prioritas dapat segera terwujud,” ujar Hamka.

Penunjukan Hamka sebagai Plh Sekda dilakukan setelah informasi terkait pengunduran diri Husni Syam. Namun, Pemerintah Kota Parepare menegaskan bahwa Husni Syam tidak mengundurkan diri dari jabatannya, melainkan mengajukan pensiun dini karena alasan kesehatan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Parepare, Eko Ariyadi S, menjelaskan bahwa pensiun dini merupakan hak PNS yang memenuhi persyaratan, yakni usia minimal 45 tahun dan masa kerja minimal 20 tahun, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017. “Pak Husni Syam mengajukan pensiun dini karena pertimbangan kesehatan dan juga sebagai persiapan menjelang masa pensiun normalnya pada 31 Desember 2025. Beliau akan menginjak usia 60 tahun tahun ini,” terang Eko.

Dengan penunjukan Plh Sekda yang baru, Pemerintah Kota Parepare berharap stabilitas administrasi dan pelayanan publik tetap terjaga di tengah transisi tersebut. (*)

Bawaslu Parepare Resmi Buka Posko Aduan Masyarakat terkait PDPB

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Parepare secara resmi membuka Posko Aduan Masyarakat terkait Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Pembukaan posko ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 29 Tahun 2025 tentang pengawasan penyusunan PDPB. Langkah ini menunjukkan komitmen Bawaslu dalam memastikan setiap warga negara yang memenuhi syarat sebagai pemilih dapat terdaftar secara valid dan akurat dalam daftar pemilih.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas (HPPH) Bawaslu Kota Parepare, Susilawati, pada tim liputan jelajah kota radio mesra Jumat (20/06/25) mengatakan  menekankan pentingnya keterlibatan Sekarang Bawaslu kota Parepare membuka posko aduan masyarakat sebagai wadah bagi seluruh masyarakat khususnya kota Parepare untuk lebih proaktif dalam mengawal hak pilihnya.

“Masyarakat bisa melaporkan ke Bawaslu kota Parepare, jika diketahui ada pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat, seperti meninggal dunia, pindah keluar dari kota Parepare, menjadi anggota TNI ataupun polri, sehingga tidak lagi memenuhi syarat untuk memilih di pemilu ataupun pemilihan mendatang di kota Parepare.” Ujar Susi

Lanjut Susi, demikian juga jika diketahui adanya pemilih baru, seperti warga yang telah genap 17 tahun, pensiunan TNI, ataupun polri, dan warga yang baru pindah masuk ke kota Parepare, Sehingga telah bersyarat untuk jadi pemilih di kota Parepare.

“Jika ditemukan ada yang demikian, silahkan laporkan ke posko aduan masyarakat Bawaslu kota Parepare. Silahkan datang ke kantor kami, ataupun menghubungi nomor kontak yang telah disediakan di nomor 0851 4136 7822. Tentu saja, disertai dengan dokumen pendukung, ataupun bukti dukung, terhadap apa yang data yang dilaporkan tersebut.” Terang Susi

Kakan Kemenag Kota Parepare Puji Penyediaan Fasilitas MPP

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Fitriadi, turut memberikan pernyataan. Ia memuji penyediaan fasilitas MPP yang dinilainya representatif dan penuh nuansa sakral bagi berlangsungnya prosesi pernikahan. Hal tersebut di sampaikan pada kegiatan nikah massal yang diikuti 4 pasangan pada kamis (19/06/25)

“Atas nama kementerian agama kota Parepare, saya selaku kepala kantor kementerian agama kota Parepare, menyampaikan apresiasi yang setulus-tulusnya kepada bapak walikota Parepare, atas tersedianya fasilitas mall pelayanan publik yang representatif dan humanis, sehingga menjadi ruang sakral bagi berlanjutnya ikatan suci pernikahan dalam bingkai pelayanan negara. Kegiatan nikah massal tanpa biaya ini, merupakan buah dari sinergi yang indah antara kementerian agama, mall pelayanan publik, dan dinas kependudukan dan catatan kota Parepare.” Kata H. Fitriadi

Ia juga menekankan pentingnya legalitas negara dalam setiap pernikahan sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap pasangan suami istri serta anak yang akan mereka besarkan.

“Kolaborasi ini menjadi jembatan, harapan bagi masyarakat untuk mengukuhkan cinta mereka dalam ikatan yang sah secara agama, sekaligus sah menurut hukum negara. Sebagaimana amanat undang-undang nomor 1 tahun 1974, tentang perkawinan. Pernikahan tidak hanya memerlukan Restu langit, tetapi juga pengakuan bumi, yakni legalitas negara, demi kepastian hukum, perlindungan hak suami istri, kejelasan status anak, serta ketentraman dalam pengelolaan harta keluarga. Untuk itu, kami mengajak kepada seluruh warga kota Parepare, mariki. Nikah itu gratis prosesnya cepat dan mudah negara hadir memudahkan memuliakan jalan hidup yang sah dan penuh berkah.” Ujar H. Fitriadi.

Dewan Harap Pemerintah Libatkan RT/ RW Dalam Pengelolaan Sampah Masyarakat 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota Tim Pakar DPRD bidang Pemerintahan dan Hukum M. Rahmat Sjamsu Alam lewat program Obras belum lama ini mengatakan Hak kelola sampah itu ada di RW, ada yang dikelola langsung, ada yang ditangani oleh dinas terkait.

“Seperti sampah sampah plastik, itu biasanya dikelola di tingkat RT/RW. Dan menjadi sebuah pendapatan. Kedua, kalau dikelola di RT/RW, RT RW itu juga setiap bulan beriteraksi pada masyarakat,karenadia ada pendapatan karena ada pungutan, retribusi. Jadi RT/RW ini juga diberi kewenangan untuk memungut retribusi. Jadi semua warga masyarakat, itu sudah membayar retribusi, karena dikelola langsung oleh RW-nya. Itu ada hak kelolah, karena ada sumber pendapatan. Di situ juga RT RW ini bisa diberi ini insentif dari hasil pungutan retribusi itu.” Kata Rahmat.

Senda Anggota Komisi III DPRD kota Parepare Andi Muh. Fudail mengungkapkan masyarakat bagian dalam perkampungan mereka membuang sampah di pinggir jalan, di depan rumah orang, dan yang membayar itu yang di depan, sedangkan yang bagian belakang itu tidak tidak dikenakan retribusi. Walaupun sebenarnya itu dikenakan retribusi tetapi untuk menjangkau ke sana itu tenaga petugas penagih tidak cukup resikonya yang ada di pinggir jalan.

“Saya sampaikan ke pemerintah, bahwa pembagian kewenangan antara DLH dan kecamatan. DLH hanya mengurusi sampah di sepanjang pinggiran jalur utama. Kecamatan mengurusi kebersihan sampah-sampai ke lorong-lorong, depan rumah warga, kalau itu bisa dilakukan itu sangat efektif. Contoh misalnya, kacamatan itu mendelegasikan kepada kelurahan, kelurahan mendelegasikan ke RT/RW. RT itu mendelegasikan langsung ke masyarakat. Nanti ada yang mengangkut sampah-sampah warga dibawa ke tempat tertentu yang sudah disiapkan, DLH yang menjemput. Kondisi sekarang itu, sulit dilakukan, karena pertama operasionalnya, kurang kedua tenaga kebersihan itu kurang, kita sudah meminta itu tapi kita tahu kondisi sekarang keuangan kita sangat minim, untuk itu peran masyarakat sangat dibutuhkan. Salah satu contoh yang disampaikan warga, di satu perumahan tertentu, itu yang berperan aktif itu adalah RT, RT-nya yang melakukan pungutan retribusi dan mengambil sampah.’ jelas Andi Fudail

Walikota Parepare Ajak Masyarakat Parepare Yang Jomblo Manfaatkan Fasiltas Nikah Massal , Yang Cepat, Murah, Gratis

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Suasana haru dan penuh suka cita menyelimuti Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Parepare, Kamis (19/06/25), saat empat pasangan suami istri melangsungkan ijab kabul dalam program nikah massal. Momentum ini menjadi saksi bagi penyatuan cinta dalam ikatan yang sah secara agama dan negara.

Kegiatan ini digelar melalui kolaborasi antara Kementerian Agama Kota Parepare dan Pemerintah Kota Parepare. Selain menjadi solusi bagi pasangan yang ingin menikah namun terkendala biaya, kegiatan ini juga menjadi bentuk pelayanan publik yang humanis dan inklusif.

Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, turut hadir dan baru kali ini pejabat Wali Kota menikahkan salah satu pasangan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak yang memungkinkan layanan nikah massal tanpa biaya ini terlaksana dengan lancar.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kementerian agama, MPP, dan dukcapil kota parepareatas kerjasamanya, sehingga kegiatan nikah massal 0 rupiah gratis yang digelar di mall pelayanan publik terlaksana dengan baik. ” Kata Tasming

Lebih lanjut, H. Tasming Hamid mengajak warga Parepare yang masih lajang untuk memanfaatkan kemudahan ini

“Saya berharap ke depan, jumlah calon pengantin yang mengikuti program ini semakin banyak, agar semakin banyak pula cinta yang disatukan dalam keabsahan syariah, dan negara. Ayo warga masyarakat Parepare yang masih jomblo, buruan menikah, memanfaatkan fasilitas negara yang telah dihadirkan untuk kita, dengan mendatangi mall pelayanan publik atau KUA setempat cepat mudah dan gratis.” Kata Tasming.

Bappeda Parepare Kerja Sama ITH dalam Kajian dan Riset, Sistem Informasi serta Pengabdian ke Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare resmi bekerjasama dengan Institut Teknologi BJ Habibie (ITH). Kerja sama itu meliputi kajian dan riset, pengembangan sistem informasi serta kolaborasi dalam pengabdian masyarakat. Bappeda menjadi SKPD pertama bekerjasama dengan ITH di masa pemerintahan Wali Kota Parepare, Tasming Hamid.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kepala Bappeda Parepare Zulkarnaen Nasrun dengan Ketua Lembaga Penelitian Pengadian kepada Masyarakat dan Penjaminan Mutu (LPPM-PM) ITH Dr Eng Intan Sari Areni disaksikan langsung Wali Kota Tasming Hamid dan Rektor ITH Prof Ansar Suyuti di Ruang Rapat Utama Kantor Wali Kota Parepare, Kamis (19/06/25)

Wali Kota Tasming Hamid menyampaikan apresiasi tinggi dan berterima kasih kepada ITH yang secara intens dan serius membantu Parepare, khususnya terkait pelayanan kepada masyarakat​. Terjalinnya kerja sama antara ITH dengan Pemerintah Kota Parepare adalah sebuah kehormatan besar dan menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memajukan Parepare, menuju Kota Terbaik Sejahtera dan Maju.

PAM Tirta Karajae Luncurkan Chatbot 24 Jam untuk Layanan Pelanggan Lebih Cepat dan Efisien

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Karajae, Kota Parepare kembali menghadirkan inovasi terbaru dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Kali ini, PAM Tirta Karajae meluncurkan fitur Chatbot yang dapat diakses 24 jam nonstop untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi seputar layanan air bersih, tagihan, gangguan teknis, dan lainnya.

Plt Manager Umum Juhana yang di temui tim liputan jelajah kota radio mesra belum lama ini di ruangannya mengatakan chatbox ini berbasis aplikasi website yang dirancang khusus untuk berinteraksi langsung dengan pelanggan pelanggan.

“Tujuan dari pada peluncurannya chatbox Ini adalah chatbox yang berbasis aplikasi website, yang dirancang khusus untuk berinteraksi langsung dengan pelanggan pelanggan, yang mana tujuan utamanya adalah menjawab semua keluhan keluhan umum bagi pelanggan selama satu kali 24 jam secara cepat dan tepat.” Kata Juhana.

Lanjut Juhana,  layanan-layanan yang biasa diakses yaitu melalui flatform misalnya melalui WhatsApp, telegram, terus situs-situs resmi, dan bisa juga ke website info PAMTirta. id online. Setelah pelayanan chatbox ini luncurkan maka dapat menggantikan layanan layanan pelanggan manual atau sebagai menjawab semua keluhan atau masalah-masalah yang ada di PDAM, baik itu masalah umum ataupun masalah teknis lainnya.

“Jadi dengan adanya chatbox ini, saya rasa PDAM semakin baik. Pelanggan pun dimudahkan untuk berinteraksi dengan kantor PDAM, baik keluhan apapun, ada history yang bisa kita buka, rencana pengembangannya ini dengan adanya chat box ini bisa kami akan mengoptimalkan misalkan ada yang masih kurang di dalam sistem ini kita akan maksimalkan sebaik mungkin.” Ungkap Juhana.

Bawaslu Kota Parepare melakukan kunjungan koordinasi ke Kantor KPU Kota Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Bawaslu Kota Parepare melakukan kunjungan koordinasi ke Kantor KPU Kota Parepare dalam rangka pengawasan terhadap proses penyusunan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) Selasa (17/06/25).

Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan pengawasan non-tahapan yang menjadi fokus Bawaslu dalam memastikan akurasi dan integritas data pemilih. Kedatangan Bawaslu Kota Parepare disambut oleh Kepala Divisi Data dan Informasi KPU Kota Parepare, Kalmasari, beserta Kasubag Data, operator data, dan staf Divisi Data dan Informasi.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas (HPPH) Bawaslu Kota Parepare, Susilawati, menyampaikan bahwa pengawasan terhadap proses PDPB menjadi hal penting mengingat data pemilih merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan pemilu yang demokratis dan kredibel.

“Berdasarkan surat edaran Bawaslu Republik Indonesia nomor 29 tahun 2025, tentang pengawasan penyusunan pemutahiran data pemilih berkelanjutan, maka Bawaslu kota Parepare melakukan koordinasi, dengan KPU kota Parepare, untuk memastikan bahwa KPU kota Parepare ini, telah melaksanakan pemutahiran data pemilih berkelanjutan berdasarkan PKPU no1 tahun 2025. Dan juga menggunakan alat kerja yang sesuai, dan telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Kami juga ingin memastikan seluruh proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini, melibatkan pihak-pihak terkait stackhoder. Tentu saja ini semua bertujuan untuk menghadirkan data pemilih yang mutakhir dan akurat di pemilu mendatang.” Kata Susi.

Susi menambahkan bahwa Bawaslu membuka posko aduan masyarakat. Jika terdapat laporan atau pengaduan dari masyarakat maka akan diteruskan kepada KPU melalui surat resmi sesuai prosedur teknis pengawasan.

Sementara itu, Kalmasari menyampaikan bahwa operator data KPU telah melakukan pengecekan dan pemutakhiran data, khususnya untuk mendeteksi perubahan data seperti pemilih yang meninggal dunia (MD) atau pindah domisili. Data tersebut nantinya akan ditindaklanjuti melalui layanan help desk, diverifikasi, dan dicocokkan sebelum diplenokan.

Dalam diskusi juga disampaikan bahwa ke depan, KPU dan Bawaslu diharapkan dapat melakukan kegiatan validasi lapangan secara bersama-sama sebagai bentuk sinergi dan komitmen untuk menjaga kualitas data pemilih. Kegiatan koordinasi ini menjadi langkah strategis dalam penguatan sinergi antara KPU dan Bawaslu Kota Parepare demi mewujudkan pemilu yang berintegritas dan partisipatif.

KPU dan Bawaslu Parepare Koordinasi dengan Disdukcapil untuk Sukseskan Pemutakhiran Data Pemilih

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Dalam rangka mendukung kelancaran Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Parepare melaksanakan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Parepare pada Rabu, (18/06/25).

Pertemuan ini dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kota Parepare, Fadly Azis, beserta staf Pencegahan dan Parmas, Kepala Divisi Data dan Informasi KPU Kota Parepare, Kalmasari, Kepala Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Parepare, Ahmad Perdana Putra, serta staf terkait dari Divisi Data dan Informasi.

Di hubungi Tim liputan jelajah kota Radio Mesra Komisioner KPU Divisi Data dan Informasi KPU Kota Parepare, Kalmasari menyampaikan KPU bersama Bawaslu melakukan koordinasi ke kantor dinas kependudukan dan pencatatan sipil terkait pemutahiran data pemilih berkelanjutan itu setelah diturunkannya regulasi PKPU 1 tahun 2025 tentang pemutahiran data pemilih berkelanjutan pasca pelaksanaan Pilkada.

“Tadi kita ini, terus melakukan kerja-kerja untuk mempersiapkan pemilihan selanjutnya di mana, tahapan yang berjalan saat ini yaitu pemutahiran data pemilih berkelanjutan.  Harapannya dari kunjungan kita pada hari ini, bagaimana dapat nantinya melahirkan data pemilih yang konferehensif, inklusif, akurat, mutakhir. Sehingga peningkatan data pribadi dan akuntabel untuk nantinya dapat digunakan di pemilihan selanjutnya.” Kata Kalma.

Lanjut Kalmasari, selain melakukan kunjungan ke lembaga seperti dinas dukcapil, kemudian Polres, Lapas, Kodim kemudian pihak pemerintahan di bawah, yaitu kecamatan, kelurahan, serta RT RW. KPU telah membuka helpdesk dimana helpdesk ini dibuka layanan bagi masyarakat bilamana ada data pemilih yang ditemukan yang ingin dimutakhirkan.

“Apakah itu warga tersebut telah meninggal dunia, atau sudah keluar dari kota Parepare, dapat mengunjungi langsung ke kantor KPU, atau mengecek informasi lengkap di media sosial, Instagram KPU kota Parepare, maupun Facebook. Jadi kami menyediakan secara terbuka informasi bagi masyarakat bila ada yang ingin memberikan masukan, Dan tambahan, bila masyarakat ingin memberikan masukan, atau tanggapan terkait pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini, silahkan dilengkapi dengan dokumen KTP atau dokumen pelengkap lainnya.” Ungkap Kalma.

Komisioner Bawaslu Fadly Azis menegaskan komitmen Bawaslu untuk terus mengawal tahapan PDPB.

Kepala Disdukcapil Kota Parepare, Hj. Suriani, dalam pertemuan tersebut mengungkapkan, beberapa tantangan dalam pengelolaan data kependudukan. Menurutnya, data agregat yang diterima dari pusat hanya datang dua kali setahun, yakni pada bulan Juni/Juli dan Januari, sehingga terdapat keterbatasan dalam ketersediaan data terkini.

Ia juga menyoroti kendala terkait data warga yang telah meninggal dunia. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Disdukcapil telah mendorong partisipasi RT/RW melalui aplikasi “Lapor Hati” yang dapat digunakan untuk melaporkan warga yang meninggal atau pindah domisili.

Suriani menambahkan bahwa data kematian yang dilaporkan ke KPU sejauh ini sebanyak 366 orang, namun jumlah tersebut kemungkinan besar sudah bertambah. “Pada bulan Mei saja tercatat ada 30 orang yang meninggal dunia,” tuturnya.

PDPB merupakan proses pembaruan data pemilih yang bersumber dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilu atau pemilihan terakhir, yang diselaraskan dengan data kependudukan nasional, termasuk data penduduk luar negeri.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare