31.6 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 259

Dewan Pendidikan Kota Tinjau Pelaksanaan SPMB Di SMP 2

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dewan Pendidikan Kota (DPK) Parepare mengunjungi sejumlah sekolah dalam rangka memantau pelaksanaan Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 Jumat (20/06/25). Sekertaris DPK Parepare Dr. Muh. Dahlan pada kesempatan tersebut juga berdialog dengan sejumlah panitia dan orang tua siswa untuk mengetahui kendala yang menjadi penghambat kegiatan. Dr. Dahlan pada media mengatakan Kunjungan Dewan Pendidikan di SMP 2 tentunya SPMB  di harapkan transparansi, akuntabel dapat dipertanggungjawabkan.

“Kunjungan Dewan pendidikan di SMP 2, tentunya kita mengharapkan tujuan daripada SPMB ini sejalan dengan pemerintah daerah. Tentunya sangat kita harapkan, transparansi akuntabel, dapat dipertanggungjawabkan. Tentu banyak kekurangan dari aplikasi baru ini, tetapi komunikasi dan kolaborasi dari masyarakat kita semua, Parepare terbaik, sejahtera, dan maju untuk transparansi yang lebih baik. Dan insya Allah kalau kita komitmen, ini memang susah, tapi kalau kita tidak mulai dari sekarang kapan lagi mohon dukungan kita berjalan dengan baik kita kawal dengan baik.” Kata Dr. Dahlan.

Ketua Panitia SPMB SMP 2 Parepare Asrullah menambahkan, untuk tahun ini, masyarakat luas sudah bisa mengakses dan memantau pelaksanaan SPMB di kota Parepare secara langsung.

“Untuk tahun ini, masyarakat luas sudah bisa mengakses, dan memantau pelaksanaan SPMB di kota Parepare secara langsung, cukup dengan mengunjungi spmbparepare.co.id, kemudian statistik disana, bisa dilihat progres dari SPMB satuan pendidikan masing-masing, mulai dari kuota tiap sekolah, kemudian siswa yang mendaftar siswa, yang diterima, siswa yang mendaftar ulang, sampai pada penempatan siswa setiap jalur. Jadi, dalam hal ini masyarakat bisa memantau secara langsung dan transparan.” Jelas Asrullah.

Nelayan Pesisir Mattirotasi Sampaikan Aduan Ke Andi Fudail

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota Komisi III DPRD kota Parepare Andi Muh. Fudail menyapa nelayan pesisir pantai mattirotasi Ahad (22/06/25) lewat program Obras Senin (23/06/25) Andi Fudail mengatakan para nelayan pesisir Mattirotasi tersebut menyampaikan persoalan-persoalan relokasi perahu-perahu di sekitar pantai yang sudah dibersihkan.

“Cuma persoalan saudara kita ini, nelayan yang punya perahu itu, rencana oleh pemerintah itu mereka akan di relokasi di dua tempat di sumpang dan di depan Parebeac hotel. Jadi saya melihat lokasi itu yang  persoalan. Yang saya belum komunikasi langsung sama teman-teman ada sekitar 50-an perahu ada mau digabungkan di Parebeach itu tidak muat, dan pasti yang punya kapal pasti keberatan.” Kata Andi Fudail.

Lanjut Politisi PKB ini, mengenai tempat kedua yang di sumpang juga itu di bibir pantai, kalau di badai datang pasti mereka naikkan kapalnya. Kedua persoalan itu adalah pengamanannya kalau di simpang di pantai siapa yang menjaga ini perahu mereka, kalau di tempat sebelumnya yang kini jadi pantai ku setiap saat mereka menjaga perahu.

“Itu juga salah satunya, pengamanannya. Jan juga jarak dari rumah mereka ke lokasi itu. Jadi saya sarankan, begini, jadi saya kembali lagi saya kumpul dengan teman-teman itu para nelayan, dan saya undang kemarin itu pak camat, pak lurah, dan kadis DKOP, saya usulkan, teman-teman nelayan ini yang punya perahu ini tidak usah di relokasi, tapi dirapikan, diatur dijejer perahunya, tapi bukan di bibir pantai. Ada jarak sekitar 5 meter dari bibir pantai, mereka dijejer disana, dirapikan. Mereka sepakat. Dan itu space dari pantai, yang 5 meter itu bisa untuk para penikmat suasana pantai, dibelakang itu ada space bisa untuk menghampar tikar dibelakangnya lagi ada tembok bisa untuk UMKM.” jelas Andi Fudail

Komisi II DPRD Parepare Terima Aspirasi Buruh Pelabuhan Bongkar Muat Barang Pelabuhan Cappa Ujung

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komisi II DPRD kota Parepare menerima aspirasi sejumlah Buruh pelabuhan Bongkar Muat Barang pelabuhan Capia Ujung di ruang paripurna DPRD kota Parepare Senin (23/06/25). Ketua Komisi II DPRD kota Parepare Parman Agoes Mante di temui usai kegiatan mengatakan kedatangan mereka untuk mengklarifikasi terkait dugaan pemotongan upah Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), atau buruh di Pelabuhan Cappa Ujung.

“Kita terima dari kelompok buruh yang tetap bekerja. Di depan itu masih ada kelompok buruh yang protes terhadap pengupahan tenaga kerja yang ada di cappa ujung. Jadi pada kesimpulannya, insyaallah dalam waktu dekat ini, kami memanggil semua unsur. Baik dari KSOP, Koperasi, kemudian Dinas tenaga kerja, memandu seperti apa sebenarnya regulasi yang harus diterapkan.” Kata Parman.

Lanjut Parman, Dari RDP itu DPRD mendapatkan, bahwa sistem pengupahan itu memang tidak dalam bentuk perjanjian. sementara di undang-undang tenaga kerja itu memang harus jelas ada semacam perjanjian lisan maupun tulisan, mereka selama ini tidak tahu bahwa seperti itu adanya.

“Contoh di KSOP, dia tidak tahu ada ada hal seperti ini, ada. Lagi-lagi terkait masalah upah. Nanti kita fasilitasi, untuk pertemuan selanjutnya. Karena kita bisa belum bisa simpulkan, kalau model pengupahan yang diterapkan di pelabuhan Nusantara itu, cukup baik. Karena di Pak Yasser sebagai ketua TKBM itu menjelaskan, adanya perjanjian kerjasama antara buruh atau mandor, dengan pihak buruh dan pemberi kerja, atau mandor. Ada persentase pembagian upah kerja ada 15% di masuk ke koperasi ada 85% dibagi ke teman-teman buruh.” Jelas Parman.

Sementara sekertaris LSM Fokus sebagai kuasa pendamping buruh muthtasim mengatakan kedatangan mereka ke DPRD untuk meluruskan bahwa tidak ada pemotongan. Yang ada adalah pembagian yang diatur oleh berdasarkan peraturan menteri perhubungan no 159 Tahun 2023

“Pendapatan buruh, pendapatan mandor, pengawas, itu sudah diatur dalam peraturan menteri perhubungan. Jadi seluruh hak hak normatif buruh yang ada di pelabuhan cappa ujung itu sudah terlaksana dengan baik tidak ada lagi. Ini dilihat, kalau kita lihat lintas presentasinya itu ada di perturan menteri perhubungan no 159 tahun 2023. Ada ketidakpuasan menurut mereka, ada proses tidak transparansi, bagaimana membangun kesepakatan awal, kalo ini proses pembayaran dari pihak perusahaan bongkar muat itu, nanti setelah proses bongkar muat itu baru muncul nilai yang harus dibagi.” Ucap Acing.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Parepare Satria Parman Agoes Mante, menghadirkan berbagai stakeholder kepelabuhan, pengawas, mandor, ketua TKBM, buruh dan LSM Fokus Parepare. RDP ini dilatari dengan adanya kisruh terkait dugaan pemotongan upah Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), atau buruh di Pelabuhan Cappa Ujung.

Walikota Parepare Perkenalkan Jumat Sehat Ke Guru Besar Unhas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Walikota parepare Tasming juga memperkenalkan Jumat Sehat kepada para profesor dari Unhas yang menjadi salah satu program rutin setiap Jumat untuk menyehatkan masyarakat Parepare di lapangan lemoe Bacukiki Jumat (20/06/25). Menurut Tasming, Parepare ini semua digratiskan bahkan seandainya bisa, masyarakat di rumah saja di datangi untuk periksa di lakukan itu tapi karena keterbatasan anggaran perlahan-lahan.

“Jadi Jika Ada Penyakitta, Apalagi kesehatan kita, Alhamdulillah di Parepare ini semua digratiskan. Bahkan, seandainya bisa, masyarakat di rumah saja, kita datangi untuk periksa, kita lakukan itu, tapi karena keterbatasan anggaran perlahan-lahan kita benahi. Alhamdulillah di masa kepemimpinan kami bersama Bapak H Hermanto pelayanan kesehatan ini sudah banyak perubahan, semangat kita untuk menghadirkan pelayanan prima Alhamdulillah sedikit demi sedikit terwujud.” Ungkap Tasming.

Hadirnya program Jumat Sehat, yang resmi dilaunching di Anjungan Cempae, Parepare, Jumat (23/05/25). Tasming Hamid membanggakan program yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Parepare bersama UPTD lingkup Dinkes ini  karena mengajak masyarakat untuk sehat dengan berolahraga rutin teratur, serta membiasakan perilaku hidup sehat.

Launching Jumat Sehat dirangkai dengan penandatanganan adendum perluasan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sekaligus pemeriksaan kesehatan gratis di Anjungan Cempae.

Wali Kota Parepare Apresiasi Dan Resmikan Gedung Baru Kantor Cabang BRI

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan selamat dan apresiasi atas peresmian Gedung Baru Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Jalan Karaeng Burane Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Senin (23/06/25). Dalam acara peresmian tersebut, Tasming Hamid secara simbolis menandatangani prasasti dan melakukan pemotongan pita, menandai operasional resmi gedung baru BRI Parepare.

Dalam sambutannya, Tasming menegaskan bahwa BRI merupakan salah satu mitra strategis Pemerintah Kota Parepare dalam mendorong pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi dan sinergi yang telah terbangun bersama BRI selama ini telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. “Sejauh ini, kami sangat puas dan mengapresiasi BRI yang senantiasa mendukung program pemerintah serta berperan aktif dalam membantu masyarakat. Kami yakin, kehadiran gedung baru ini akan memperkuat semangat dan komitmen BRI untuk memberikan pelayanan terbaik,” ujar Tasming.

Tasming juga berharap keberadaan kantor baru BRI dapat menjadi motivasi tambahan dalam meningkatkan pelayanan keuangan bagi warga Parepare, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Sementara itu, Regional CEO BRI Region 15 Makassar, D. Argo Prabowo, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Parepare atas dukungan yang diberikan. “Kami berharap dapat terus menjalin kolaborasi yang lebih erat dengan Pemerintah Kota Parepare. BRI siap berkontribusi dan menerima masukan demi kemajuan kota ini. Kami ingin menjadi bagian dari pembangunan Parepare yang lebih baik,” ungkap Argo.

Acara peresmian ini turut dihadiri jajaran manajemen BRI, pejabat pemerintah daerah, Forkopimda serta tokoh masyarakat setempat. (*)

DPD BKPRMI Parepare Gelar Rapat Persiapan Pelantikan dan Rancang Program Strategis

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Setelah resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kota Parepare pada Musyawarah Daerah yang digelar Ahad lalu (25/05/25), Ust. Hasanuddin segera menggerakkan langkah awal dengan menggelar rapat bersama tim formatur. Pertemuan tersebut diadakan di Islamic Center Kota Parepare, Kamis (19/06/25), sebagai ajang konsolidasi sekaligus silaturahmi pascapemilihan.

Turut hadir dalam rapat tersebut seluruh Ketua Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) se-Kota Parepare, serta sejumlah pengurus lama yang telah demisioner. Kehadiran mereka menjadi bukti semangat kebersamaan dalam menyusun arah baru organisasi ke depan. Ustad Hasanuddin menyebutkan bahwa rapat ini penting untuk menyamakan visi dalam menyusun program serta menunggu kepastian jadwal pelantikan pengurus baru.

“Menunggu Hari H nya ini, Mudah-mudahan nanti pelaksanaannya bisa berjalan lancar. Untuk pelantikan kita ini, khusus di kegiatan pelantikan saja. Untuk selanjutnya, sebagai kegiatan awal setelah pelantikan, yaitu ada acara wisuda santri, yang mana yang diwisuda sekitar 650 orang wisudawan/ti. untuk setelah pelantikan, kita agendakan kegiatan seperti, rapat kerjada upgreding pengurus. Pemilih pengurus itu nanti kita agendakan juga dekat-dekat ini. setelah kegiatan wisuda kami lanjut kegiatan penyambutan 1 Muharram, setelah itu kita agendakan untuk rapat kerja dan upgreding Pengurus ” Kata Ustad Hasanuddin.

Lanjut Ustad Hasanuddin, kepengurusan merrka berjumlah 104 orang, terdiri dari beberapa unsur. Di dalamnya ada penyuluh, guru mengaji, ada unsur kepemudaan, ada dari akademisi, dosen, dan unsur-unsur lainnya, ada juga dari unsur advokat atau  pengacara.

“Karena memang di dalam BKPRMI ini, ada beberapa lembaga. Dan lembaga-lembaga di dalam itu banyak menyentuh seluruh unsur-unsur yang ada kaitannya dengan masyarakat. Terkait masalah program, karena ini terkait visi misi kami di kepengurusan kali ini, bahwasannya memang, orientasi kami itu adalah sesuai dengan lembaga ini. Terkait pemuda remaja, maka sentuhan atau tujuan utama kita adalah, bagaimana meningkatkan terkait pemuda remaja yang ada di kota Parepare nantinya, dalam hal akhlak. Kemudian juga terkait juga masalah pendidikan juga, kemudian tidak hanya sebatas itu.” Ungkap Ust. Hasanuddin.

Tambah Ustad Hasanuddin, mereka juga punya program salah satu diantaranya bagaimana BKPRMI ada di setiap khususnya di dunia pendidikan, sekolah.

“Kita punya tagline BKPRMI go to school, memang sasaran kami, bukan hanya di tingkat SD. untuk kedepannya kita akan sasar SMP/SMA. Tentunya juga salah satu program Bapak Walikota akan kita dukung penuh, terkait masalah pemberantasan buta aksara baca tulis Alquran, terutama di kalangan ASN dan masyarakat pada umumnya, yang insya Allah kami akan turut mengambil bagian peran di dalamnya.” Tambah Ustad Hasanuddin.

Walikota Parepare Harap Baca Tulis Al Qur’an Jadi Syarat Kenaikan Kelas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Walikota Parepare H. Tasming Hamid menghadiri wisuda santri BKPRMI kota Parepare yang di gelar di Auditorium IAIN kota Parepare Ahad (22/06/25). Yang mewisuda lebih dari 600 Santri dari empat kecamatan se-kota parepare. Dalam sambutannya Tasming mengucapkan selamat dan sukses pada para santri yang di wisuda, menurutnya mereka adalah generasi Qurani yang akan membuat cahaya di tengah masyarakat.

“Jangan berhenti belajar, jangan pernah lelah mengamalkan ajaran Alquran, dan jadikan ilmu yang telah diperoleh sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Kemarin kami juga menghadiri penamatan sekolah SD, ada anak-anak kita yang menghafal, ada sekitar 20 orang lebih menghapal juz 30. Saya sampaikan kepada pak kadis, coba pelajari regulasinya. karena terus terang ini memang ada juknis yang mengatur, kita dari kementerian pendidikan. Juknisnya itu yang diberikan berprestasi adalah kegiatan yang berjenjang yang dilakukan oleh pemerintah daerah, TNI polri. Pemerintah di sini, di dalamnya adalah pramuka dan KONI, sehingga memang organisasi tidak termasuk di dalam itu.’ ujar Tasming.

Pada kesempatan tersebut Tasming meminta kadis coba mempelajari regulasi, kalau memungkinkan, anak-anak yang menghafal juz 30, maka itu diberikan Red karpet untuk diterima di jalur prestasi.

“Sehingga, saya tidak janjikan, kalau itu memungkinkan, kenapa tidak, itulah prestasi yang luar biasa sesungguhnya, oleh karena itu, sekali lagi, pada semua orang tua yang sempat hadir luar biasa anak bukan hanya sampai disini, nanti di hari-hari berikutnya tetap dikawal supaya tetap baca Quran. Kalau perlu kasih target minimal satu lembar satu hari. Karena yang terjadi sekarang ini, anak tidak pernah buka lagi Alquran. Banyak yang tidak lagi tahu Insya Allah kalau tidak ada halangan, tahun depan kita berlakukan kelas 4, 5, 6,  1, 2, 3 SMP tidak naik kelas, ketika tidak bisa baca tulis Alquran. Bahkan kebijakan Bapak gubernur, sudah keluar surat edarannya. Kelas 1 SMA, itu wajib nantinya hafal juz 30, kelas 2, 29 kelas 3 juz 28. berarti anak-anak ini menghafal 3 juz baru tamat di SMA. bukan saja anak anak kita,Bahkan gurunya, kepala sekolahnya diharapkan.” Tegas Tasmig

Unhas Beri Bantuan Berupa 1000 Bibit Sukun

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Universitas Hasanuddin kembali berkontribusi dalam mendukung program Wali Kota Parepare, Tasming Hamid. Kali ini Unhas menyerahkan bantuan berupa 200 bibit sukun untuk ditanam menyebar di empat Kecamatan dan setiap Kelurahan di Parepare.

Ratusan bibit sukun ini diserahkan dan ditanam simbolis di Lapangan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Parepare, Jumat pagi (20/06/25), serangkaian dengan kegiatan Jumat Sehat, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pasar murah di lokasi yang sama.

Ketua Majelis Wali Amanat Unhas Prof Alimuddin Unde bersama beberapa profesor dari Unhas hadir langsung menyerahkan bibit sukun kepada Wali Kota Tasming Hamid, dan menanam bersama secara simbolis.

Prof Alimuddin Unde mengatakan, bantuan ratusan bibit sukun ini agar Parepare hijau dengan tanaman produktif. Dengan upaya penghijauan, Parepare akan jauh dari banjir sekaligus mendukung salah satu program Wali Kota parepare. Parepare bebas banjir.

“Akan kita berikan bantuan 1000 bibit sukun untuk ditanam di parepare. Dimana, kita melihat, kita mengharapkan Parepare ini menjadi hijau. Kota hijau, dengan tanaman-tanaman yang produktif. Bukan Parepare hijau karena tanaman tidak produktif, tapi kita mendorong kota Parepare menjadi hijau karena tanaman-tanaman produktif. Ini sukun baru langkah awal, tahun depan bibit durian yang bisa diekspor, coba ditanam, sehingga nantinya parepare, terlepas dari banjir dengan penghijauan yang kita lakukan.” Kata Prof. Alimuddin.

Dalam kesempatan itu, Alimuddin Unde juga memperkenalkan beberapa guru besar atau profesor yang hadir membersamainya di Parepare. Di antaranya Prof Yunus Musa, Prof Rahim Darma, Prof Rusnani Pajung, Prof Hasanuddin Tahir, Dr Nursanti, dan beberapa profesor lainnya.

Gayung bersambut, Wali Kota Tasming Hamid merespons positif atensi Unhas terhadap Parepare. Tasming mengapresiasi Unhas selalu memberi manfaat dan berkontribusi untuk Parepare.

“Alhamdulillah, kita diberikan 200. Walaupun bertahap, nantinya 1000. Hari ini diberikan 200, kemarin Unhas sudah memberikan Kita bibit jagung jago, kemudian ayam kampung,  jago lucunya itu tidak tidak mengeram. Alhamdulillah hari ini kita diberikan lagi bibit sukun, oleh karena itu. Alhamdulillah, ternyata sukun ini tidak rewel, kita tanam, setelah itu 3 tahun insha,a Allah sudah bisa berbuah. Tidak seperti tanaman yang lain, terlalu diurus, tidak terlalu intens diurus dan Alhamdulillah, semoga bisa memberikan manfaat untuk kita semua nantinya. Oleh karena itu, terima kasih atas bantuannya, mudah-mudahan kebaikan teman-teman Unhas dibalas oleh Allah.” Ucap Tasming.

Dalam kesempatan itu, Tasming juga memperkenalkan Jumat Sehat kepada para profesor dari Unhas yang menjadi salah satu program rutin setiap Jumat untuk menyehatkan masyarakat Parepare.

Wali Kota Parepare Tunjuk Amarun Agung Hamka Sebagai Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA .COM – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, resmi menunjuk Amarun Agung Hamka sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare. Penunjukan ini berlaku mulai Jumat, (20/06/25). Keputusan ini diambil menyusul pengajuan pensiun dini oleh Muhammad Husni Syam yang sebelumnya menjabat sebagai Sekda. Penunjukan Hamka yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Parepare dinilai tepat untuk menjaga kelangsungan roda pemerintahan.

Wali Kota Tasming Hamid mengungkapkan harapannya agar Hamka dapat menjalankan tugas baru ini dengan baik dan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi jabatan. Mantan wakil ketua DPRD Parepare itu menekankan pentingnya peran Sekda dalam mengkoordinasikan jalannya pemerintahan daerah secara maksimal. “Saya percaya Pak Hamka mampu melaksanakan amanah ini dengan baik. Kita harapkan semua program prioritas pemerintah tetap berjalan sesuai rencana,” kata Tasming.

Sementara itu, Amarun Agung Hamka menyambut amanah tersebut dengan rasa tanggung jawab. Alumni STPDN itu menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas sebagai Plh Sekda secara profesional dan sesuai dengan arahan Wali Kota. “Ini adalah amanah besar dari Bapak Wali Kota. Insya Allah, saya akan fokus menjalankan fungsi sebagai Sekretaris Daerah demi memastikan roda pemerintahan berjalan dengan baik, dan program-program prioritas dapat segera terwujud,” ujar Hamka.

Penunjukan Hamka sebagai Plh Sekda dilakukan setelah informasi terkait pengunduran diri Husni Syam. Namun, Pemerintah Kota Parepare menegaskan bahwa Husni Syam tidak mengundurkan diri dari jabatannya, melainkan mengajukan pensiun dini karena alasan kesehatan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Parepare, Eko Ariyadi S, menjelaskan bahwa pensiun dini merupakan hak PNS yang memenuhi persyaratan, yakni usia minimal 45 tahun dan masa kerja minimal 20 tahun, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017. “Pak Husni Syam mengajukan pensiun dini karena pertimbangan kesehatan dan juga sebagai persiapan menjelang masa pensiun normalnya pada 31 Desember 2025. Beliau akan menginjak usia 60 tahun tahun ini,” terang Eko.

Dengan penunjukan Plh Sekda yang baru, Pemerintah Kota Parepare berharap stabilitas administrasi dan pelayanan publik tetap terjaga di tengah transisi tersebut. (*)

Bawaslu Parepare Resmi Buka Posko Aduan Masyarakat terkait PDPB

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Parepare secara resmi membuka Posko Aduan Masyarakat terkait Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Pembukaan posko ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 29 Tahun 2025 tentang pengawasan penyusunan PDPB. Langkah ini menunjukkan komitmen Bawaslu dalam memastikan setiap warga negara yang memenuhi syarat sebagai pemilih dapat terdaftar secara valid dan akurat dalam daftar pemilih.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas (HPPH) Bawaslu Kota Parepare, Susilawati, pada tim liputan jelajah kota radio mesra Jumat (20/06/25) mengatakan  menekankan pentingnya keterlibatan Sekarang Bawaslu kota Parepare membuka posko aduan masyarakat sebagai wadah bagi seluruh masyarakat khususnya kota Parepare untuk lebih proaktif dalam mengawal hak pilihnya.

“Masyarakat bisa melaporkan ke Bawaslu kota Parepare, jika diketahui ada pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat, seperti meninggal dunia, pindah keluar dari kota Parepare, menjadi anggota TNI ataupun polri, sehingga tidak lagi memenuhi syarat untuk memilih di pemilu ataupun pemilihan mendatang di kota Parepare.” Ujar Susi

Lanjut Susi, demikian juga jika diketahui adanya pemilih baru, seperti warga yang telah genap 17 tahun, pensiunan TNI, ataupun polri, dan warga yang baru pindah masuk ke kota Parepare, Sehingga telah bersyarat untuk jadi pemilih di kota Parepare.

“Jika ditemukan ada yang demikian, silahkan laporkan ke posko aduan masyarakat Bawaslu kota Parepare. Silahkan datang ke kantor kami, ataupun menghubungi nomor kontak yang telah disediakan di nomor 0851 4136 7822. Tentu saja, disertai dengan dokumen pendukung, ataupun bukti dukung, terhadap apa yang data yang dilaporkan tersebut.” Terang Susi

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare