31.6 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 257

Pemkot Nyatakan Tindak Tegas Segala Kecurangan Proses PPDB

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare menyatakan sikap tegas terhadap segala bentuk kecurangan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), menyusul mencuatnya dugaan ketidakadilan dalam seleksi jalur zonasi.

Wali Kota Parepare bersama Wakil Wali Kota menegaskan, tidak akan mentolerir jika ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti menyalahgunakan kewenangan atau melakukan intervensi tidak semestinya dalam proses PPDB.

Pihaknya pun memastikan sanksi tegas akan dijatuhkan sesuai aturan yang berlaku. “PPDB harus dilaksanakan secara transparan, objektif, dan berkeadilan. Tidak boleh ada oknum, apalagi dari kalangan ASN, yang menciderai kepercayaan masyarakat,” tegas Wali Kota Parepare Tasming Hamid. Sabtu (28/06/25).

Sebagai bentuk komitmen terhadap akuntabilitas dan keterbukaan informasi publik, Pemkot Parepare membuka ruang pelaporan dan pengaduan bagi masyarakat yang merasa dirugikan atau menemukan indikasi pelanggaran dalam proses PPDB. Pengaduan dapat disampaikan melalui layanan resmi Lapor Pak Wali di nomor WhatsApp 0811-4100-7777.

Wakil Wali Kota Parepare menambahkan bahwa semua laporan masyarakat akan diproses secara profesional oleh tim pengawasan internal yang independen. “Kami ingin menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan adil. Kami butuh partisipasi aktif masyarakat sebagai mitra pengawas sosial,” ujarnya.

Pemerintah Kota juga mengimbau semua pihak, termasuk penyelenggara pendidikan, ASN, serta masyarakat umum, untuk bersama-sama menjaga integritas proses PPDB. Hal ini dinilai sangat penting demi masa depan pendidikan yang lebih bermartabat di Kota Parepare.

Sebelumnya, polemik PPDB melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berbasis online kembali mencuat setelah salah satu orang tua murid menyampaikan dugaan ketidakadilan dalam seleksi zonasi.

Lia, warga Parepare yang juga orang tua calon siswa, mengungkapkan kekecewaannya karena anaknya gagal lolos jalur zonasi, meskipun secara kriteria seharusnya memiliki peluang lebih besar dibandingkan beberapa siswa yang diterima.

Temuan ini menimbulkan pertanyaan besar atas integritas sistem SPMB yang diharapkan menjadi instrumen transparan dan adil dalam proses penerimaan siswa baru. Dugaan bahwa celah dalam sistem dapat disalahgunakan menjadi perhatian serius berbagai pihak.

Pemkot Parepare pun menegaskan bahwa langkah-langkah evaluasi dan pengawasan lebih ketat akan terus dilakukan untuk menutup peluang praktik-praktik curang dan memastikan bahwa sistem PPDB benar-benar menjunjung asas keadilan dan akuntabilitas.

Kawasan Pantaiku Sebelumnya ada Perencanaan Waterpark

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Mantan Wakil ketua DPRD kota Parepare periode 2018-2025 M. Rahmat Sjamsu Alam lewat program Obras Kamis (27/06/25) mengatakan Terkait dengan pantai ku, seingat dirinya, kawasan itu dulunya diperuntukkan untuk rest area dan Waterpark tahun 2021.

“Kita sudah menganggarkan, 8 miliar untuk pembangunan Waterpark dan rest area di situ.Karena kita disuport oleh pemerintah provinsi untuk pelaksanaannya, namun karena terkait dengan izin penggunaan wilayah pesisir, itu menjadi kewenangan provinsi dan kementerian perikanan dan kelautan, maka 2020-2021 kegiatan itu tidak dilaksanakan, walaupun sudah dianggarkan 2 tahun itu. Di tahun 2024 itu, kita sudah mendapat izin penggunaan pesisir sekitar pantai mattirotasi yang seluas 8 hektar, itu sudah mendapat izin. dari RT/RW provinsi. Oleh karena itu masuk RT RW provinsi. Pada zamannya pak TP itu berjuang sehingga keluarlah izin maka dibangunlah masjid terapung sebagai pencanangan awal daripada rencana Waterpark di situ sampai Nurul Yasin.” Kata Rahmat.

Lanjut Rahmat Pemkot dapat izin kurang lebih 50 meter keluar, kurang lebih 8 hektar peruntukannya tetapi tergantung namanya kepala daerah, karena sebetulnya kalau berprinsip pada konsep pembangunan adalah pembangunan berkelanjutan, maka ini harusnya di support, apalagi di PU di yakin ada gambar karena anggarannya sudah pernah dianggarkan di 2020 2021 senilai 8 miliar ditunda dua kali karena izin belum keluar.

“Kedua, memang kalau kita membuat sesuatu, kita harus ada bagian sosial, kajian ekonomi, kalau di situ saya lihat contohnya air harus steril, karena disitu dekat dengan pembuangan dengan limbah masyarakat. Yang kedua tadi, Kalau musim barat, itu airnya sampai ke atas. Kalau pasang surut itu airnya pasir kelihatan kadang anak-anak main bola, tetapi itu makanya saya bilang harus ada kajian, ada perencanaan, itu supaya kegiatan ini karena ini jangka panjang. Berpotensi meningkatkan nama baik kota Parepare meningkatkan pendapatan dalam jangka panjang karena ada perencanaan sudah dihitung baik-baik.” Ungkap Rahmat.

18 Program Unggulan TSM Tidak Mudah Di Wujudkan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – 18 program walikota TSM Mo itu tidak mudah direalisasikan, meskipun sebagian sudah. Hal tersebut di sampaikan Anggota komisi III Tersebut pada program Obras Kamis (26/06/25).

“Berjalan seragam sekolah SD/SMP sudah dilaksanakan, walaupun sebenarnya ada diskriminasi, karena itu hanya negeri. Swasta tidak. dan juga Dari awal, sudah semua katakan SMA jangan dimasukkan, itu bukan daerah Parepare, tapi kalau mau silakan, tapi kita paham, akhirnya terjadilah sekarang ini, bahwa SMA tidak bisa realisasi, tapi ini ada proses.” Kata Andi Fudail.

Lanjut ketua DPC PKB Parepare ini, ini baru tahun pertama, apa nantinya mampu untuk itu, karena bukan kewenangan daerah, apakah bisa dimasukkan dalam APBD, untuk SMA, pasti alasannya adalah, yang sekolah itu kan orang Parepare semua tapi provinsi juga punya program.

“Lebih jujur mengatakan bahwa SMA itu di bawah naungan provinsi, yang datang oleh provinsi. Jangan ngotot itu program saya, itu salah. Jadi saya melihatnya, 18 program itu BPJS sudah beberapa tahun lalu kita sudah UHC, tidak usah di banggakan itulah sistemnya aja yang diperbaiki, perawat mendata masyarakat agar masyarakat tetap berlayani serta fasilitasi karena itu merupakan tanggung jawab kita.” Kata Andi Fudail

Kewenangan Pemerintah kota Untuk Seragam Gratis Hanya Untuk SD SMP

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir belum lama ini mengatakan jika DPRD kota Parepare sementara membahas RPJMD visi misi walikota yang dituangkan dalam RPJMD,

“Memang kelihatan di visi misi janji walikota itu pada saat kampanye seragam gratis, termasuk diantaranya SMA. Pada saat pembahasan, bukan kami tolak, tapi di rapat pansus itu diputuskan tidak dimasukkan SMA, karena ini persoalan kewenangan, dan juga tim penyusun RPJMD dari Bappeda sudah konsultasikan ke BPKP, dan BPKP tidak mengizinkan. BPKP itu Badan Pemeriksa Keuangan dan pembangunan itu tidak diizinkan. Artinya, kalau ini dilakukan ini adalah berpotensi terjadi pelanggaran penggunaan keuangan.” Kata H. Kaharuddin.

H. Kaharuddin Kadir pun mengungkapkan, karena itu kewenangan pemerintah Daerah hanya sampai di SMP, kalau SMA sederajat itu kewenangan provinsi. Makanya DPRD menyarankan  untuk pakaian seragam SMA ini pemerintah Daerah diharapkan melakukan komunikasi intens dengan pemerintah provinsi supaya bisa dianggarkan di APBD provinsi.

“Karena kalau kita anggarkan di APBD Parepare, tidak bisa masuk, karena inika,n masuk dinas pendidikan, sementara di dinas pendidikan, dalam SIPD keuangan tidak ada menunya untuk penganggaran SMA. Sangat berpotensi untuk terjadi pelanggaran, sehingga kami kemarin tidak memasukkan SMA, tapi harus ada upaya pemerintah untuk melobi pemerintah provinsi, supaya dianggarkan di provinsi.” Harap H. Kaharuddin.

Awal Tahun Baru Hijriyah, Walikota Harap Parepare Semakin Parepare Semakin Baik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Suasana Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, dipadati ribuan warga yang antusias mengikuti pawai 1 Muharram dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, Jumat (27/6/2025). Kegiatan ini dilepas langsung oleh Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, yang turut didampingi Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah, Amarun Agung Hamka. Pawai tahun ini diikuti oleh berbagai organisasi Islam, seperti Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Majelis Taklim, dan sejumlah elemen masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tasming Hamid menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas semarak dan semangat umat Islam Parepare dalam menyambut tahun baru hijriah.

“Kegiatan inii adalah rangkaian untuk menyambut, setelah itu menghadiri acara tahun baru Islam. Kemarin kita sudah melakukan dzikir bersama di masjid raya, kemudian selepas itu kita menghadiri tabligh akbar yang di tausiah dibawakan oleh ustaz das’ad, kemudian hari ini kita pawai. Ini semua rangkaian dari menyambut tahun baru Islam. Oleh karena itu kita berharap, mudah-mudahan tahun sebelumnya sekarang ini jauh lebih baik lagi. Karena itu pemerintah kota mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh peserta dan panitia , yang telah membuat acara ini sedemikian rupa sehingga berjalan dengan baik dan meriah,” ujar Tasming.

Sementara itu, Plh Sekda Parepare, Amarun Agung Hamka mengatakan pawai 1 Muharram di Parepare tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarwarga, tetapi juga momentum refleksi untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Pawai 1 Muharram dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seluruh unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Parepare.

Tahun Baru Islam Momentum Strategis Lakukan Evaluasi dan Perbaikan Diri

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Pemerintah Kota Parepare menggelar Tabligh Akbar menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah. Kegiatan dipusatkan di Lapangan Andi Makkasau, Parepare, Kamis malam (26/06/25), yang dihadiri ribuan masyarakat.

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, bersama Wakil Wali Kota Hermanto, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Parepare, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga jajaran ASN turut hadir dalam kegiatan itu.

Tabligh Akbar kali ini menghadirkan penceramah nasional, Ustaz Das’ad Latif, yang menyampaikan hikmah Tahun Baru Islam dan pentingnya menjadikan momentum 1 Muharram sebagai titik refleksi dan transformasi diri, baik secara individu maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tasming Hamid mengatakan bahwa Tahun Baru Islam merupakan momentum strategis untuk melakukan evaluasi dan perbaikan diri.

“Momentum 1 Muharram bukan sekadar pergantian tahun, tetapi merupakan ajakan untuk hijrah, memperbaiki niat dan tindakan ke arah yang lebih baik, baik secara spiritual maupun sosial,” ujar Tasming.

Sebelum Tabligh Akbar, masyarakat bersama jajaran pemerintah kota lebih dulu melaksanakan zikir dan doa bersama di Masjid Raya Parepare sebagai bentuk rasa syukur dan harapan akan keberkahan di Tahun Baru Hijriah.

Tasming juga menyinggung bahwa kegiatan ini bertepatan dengan tibanya jemaah haji asal Parepare dari Tanah Suci, yang semakin menambah kekhusyukan suasana malam 1 Muharram.

“Kita jadikan momentum ini sebagai penguat identitas Kota Parepare sebagai kota santri dan kota cinta, di mana nilai-nilai spiritual dan kebersamaan terus kita jaga dan lestarikan,” ingat Tasming.

Penganggaran Seragam Gratis Hanya Untuk SD dan SMP

0

PAREPARE, RASIOMESRA. COM – Kader PKS yang juga wakil ketua Komisi II DPRD kota Parepare Sappe lewat program obras Rabu (25/06/25) mengatakan sebagai salah satu partai pendukung TSM Mo, Sebelum tahapan kampanye Pilkada disampaikan bahwa SMA ini adalah bukan kewenangan daripada pemerintah daerah, jangan dimasukkan dalam janji politik karena akan sulit terlaksana karena ada regulasi yang belum mengatur kewenangan SMA.

“Meskipun ada pernyataan bahwa, bukan sekolahnya yang digratiskan tetapi anak-anak muridnya. iya boleh. Jadi pertanyaan memang karena hasil konsultasi pihak pemerintah daerah dengan pihak BPKP, tidak membolehkan. Tapi sudah terlanjur masuk dalam janji politik, apa yang bisa dilakukan oleh pemerintah, kami mencoba memberikan, saran bahwa yang patut dilakukan pemerintah daerah adalah, mendorong agar seragam SMA gratis ini dimasukkan dalam RPJMD provinsi Sulawesi Selatan. ” Kata Sappe.

Wakil ketua DPRD kota Parepare periode 2018-2024 M. Rahmat Sjamsu Alam menambahkan Pakaian seragam sekolah ini sejak dulu dianggarkan tapi sifatnya terbatas hanya kepada siswa tidak mampu.  Seiring dengan perjalanan itu di 2024 itu DPRD dan dinas pendidikan menambah anggaran pengadaan pakaian seragam sekolah untuk siswa baru SD dan SMP untuk semua siswa negeri, karena waktu itu 2024 itu ada namanya DAU peruntukan untuk pendidikan.

“Ada anggaran kurang lebih 40 miliar di tahun 2024, dengan dasar itulah, kita bersama dengan dinas pendidikan dan DPRD waktu itu bersepakat untuk seluruh siswa negeri dengan nilai kurang lebih 45 miliar. Yang terdiri dari, dulu hanya baju dan celana, ini lengkap. Sepatu, tas, seragam lengkap dengan nilai kurang lebih 1 juta untuk satu siswa, SD 2600 kurang lebih, SMP 2600 lebih, dengan nilai 1 juta per siswa. 5 Milliar lebih kita anggarkan dalam pembahasan APBD 2024 ke depan itu swasta madrasah boleh tidak ada masalah selama dia menjadi warga Parepare.” Kata Rahmat.

Sekolah SD dan SMP Swasta Bisa Terima Seragam Gratis

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil Ketua Komisi II Sappe lewat program Obras Rabu (20/06/25) mengatakan untuk sekolah swasta tidak menutup kemungkinan digratiskan melihat apakah kemampuan keuangan daerah, ketika memang sekolah SD/SMP swasta kemudian anggaran masih ada.

“Maka tidak tertutup kemungkinan, karena tidak ada masalah, kami meminta kepada pemerintah daerah itu yang kita SD/SMP sederajat, kami minta kepada pemerintah yang kita gratiskan semua yang sederajat SD SMP sederajat, mau swasta atau negeri. Ini negeri, mending kita lakukan karena memang ada aturan dan regulasinya bawa itu dibawa kewenangan meskipun dibawa kewenangan kementerian agama akhirnya kepala dinas pendidikan menyampaikan bahwa itu bisa saja dilakukan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.” Kata Sappe.

Lanjut Sappe, melihat datanya, yang TK ini sekitar 2000-an siswanya, kemungkinan besar ini anggarkan kurang lebih 2500 seragam SD, 2500 seragam SMP.

“Untuk sementara karena hasil rapat kami dinas pendidikan, kita juga pertanyakan bagaimana kalau tingkat sederajatnya SMP itu tsanawiyah, bagaimana yang dibawa naungan kementerian agama atau sekolah-sekolah swasta lainnya tidak menutup kemungkinan akan digratiskan apabila kemampuan keuangan daerah dalam hal ini untuk menyiapkan seragam gratis itu terpenuhi.” Ungkap Sappe.

Wali Kota Parepare Jemput langsung dan Sambut kedatangan Jamaah Haji Kloter 21 UPG Embarkasi/Debarkasi Makassar

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM  — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menjemput langsung dan menyambut kedatangan Jamaah Haji Kloter 21 UPG Embarkasi/Debarkasi Makassar di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Kamis (26/06/25). Dalam sambutannya, Tasming Hamid menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah haji, khususnya asal Kota Parepare, yang telah selesai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

“Alhamdulillah, atas nama pemerintah kota, mengucapkan selamat datang di kota masing-masing nantinya. Dan lagi-lagi, bahwa semoga perjalanan haji yang kemarin insya Allah semuanya menjadi haji yang mabrur” kata Tasming.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Parepare akan terus mengawal dan memfasilitasi proses pemulangan jamaah hingga tiba dengan selamat di kampung halaman.

“Dan atas nama pemerintah kota Parepare, menerima jamaah parepare. Dan insya Allah, akan nantinya menindak lanjuti proses selanjutnya. Dan jaga fisik semua, karena masih kurang lebih takalar, masih kurang lebih 3 jam perjalanan. Parepare 3 jam. Mudah-mudahan, dalam proses perjalanan nantinya sampai di daerah masing-masing kembali ke keluarga sekali lagi semoga menjadi haji mabrur.” Jelas Tasming.

Selain itu, Wali Kota Parepare mengapresiasi kinerja Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Kementerian Agama Parepare, dan Kanwil Kemenag Sulsel atas pelayanan kepada para jamaah. Ia juga berharap ke depan kuota haji untuk Kota Parepare dapat ditambah.  Wali Kota Parepare Tasming Hamid didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Parepare, dr. Andi Arfiah Tasming, serta sejumlah pejabat seperti Kabag Kesra dan jajaran Kemenag Parepare. Jamaah Kloter 21 UPG ini terdiri atas jamaah dari Parepare dan Takalar.(*)

Pemkot Parepare Perkuat Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku dalam Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Wali Kota Parepare Tasming Hamid secara resmi meluncurkan Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku dalam Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting, di ruang rapat utama Kantor Wali Kota Parepare, Rabu, (25/06/25). Peluncuran ini difasilitasi oleh Jenewa Madani Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Kota Parepare.

Kegiatan dihadiri oleh Tim Ahli dari Jenewa Madani Indonesia, dr Djunaidi M Dachlan MS sekaligus memaparkan diseminasi strategi komunikasi perubahan perilaku dalam percepatan pencegahan dan penurunan Stunting

Dari Pemkot Parepare hadir jajaran terkait di antaranya Plh Sekda yang juga Kepala Dinas PPKB Amarun Agung Hamka, para Staf Ahli dan Asisten, Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun beserta jajaran, Kepala Dinas Kominfo M Anwar Amir, Kepala Dinas Pendidikan HM Makmur, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala SKPD terkait lainnya, termasuk para Camat dan stakeholder.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tasming Hamid menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Jenewa Madani Indonesia yang telah menginisiasi kegiatan ini. Tasming Hamid mengemukakan, kurangnya edukasi sehingga masyarakat tidak mendapat informasi yang tepat terkait stunting. Karena itu dibutuhkan perubahan mindset. Perubahan perilaku yang tepat dengan melibatkan multi stakeholder agar bersama-sama dengan masyarakat dapat mempercepat pencegahan dan penurunan stunting khususnya di Parepare.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare