31.1 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 250

Monev Pembangunan Parepare Triwulan II TA 2025, Realisasi Fisik 47,20 Persen dan Keuangan 35,64 Persen 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melakukan Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Pembangunan Triwulan II Tahun Anggaran 2025, Senin, (14/07/25).

Rapat Monev berlangsung di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, yang dibuka resmi Wakil Wali Kota Parepare Hermanto mewakili Wali Kota Tasming Hamid. Dalam sambutannya Wawali Hermanto meminta jajaran pemerintah kota dalam upaya memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana

“Peningkatan Kinerja jajaran pemerintah kota dalam upaya memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana, untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, serta untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dan akuntabilitas  dalam penggunaan anggaran.’ kata Hermanto.

Hadir Pj Sekda Parepare Amarun Agung Hamka, Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun, para Staf Ahli, Asisten, Kepala SKPD, Direktur RSUD Andi Makkasau, Direktur RS dr Hasri Ainun Habibie, Direktur PAM Tirta Karajae, Kabag, Camat, dan jajaran pejabat terkait Pemkot Parepare. Turut hadir Kepala BPS Parepare Dian Ernawaty.

Dalam Monev terungkap, realisasi PAD per 30  Juni 2025 senilai Rp127 miliar lebih atau 43,64 persen dari target PAD 2025 senilai Rp291 miliar lebih.

Sementara capaian pelaksanaan kegiatan pembangunan pada triwulan dua hingga 30 Juni 2025, adalah untuk kinerja pelaksanaan kegiatan/sub kegiatan pembangunan 47,20 persen. Capaian ini rendah dibanding 2024 pada triwulan dua yang berada di angka 50,37 persen.

Realisasi belanja dalam APBD senilai Rp352 miliar lebih atau sama dengan 35,64 persen dari total belanja daerah. Belanja ini untuk membiayai 158 program, 468 kegiatan dan 1.553 sub kegiatan pembangunan yang tersebar di 34 perangkat daerah.

Secara umum target pendapatan daerah dalam APBD 2025 adalah sebesar Rp 938.857.222.151, terealisasi hingga 30 Juni 2025 sebesar Rp 427.857.137.967,18 atau 45,57 persen. Dan belanja daerah dalam APBD 2025 sebesar Rp 960.281.756.938, terealisasi hingga Juni 2025 sebesar Rp 340.613.404.960,52 atau sebesar 35,47 persen.

Dalam Monev juga terungkap, beberapa SKPD masih perlu perhatian dalam hal realisasi fisik dan sarapan anggaran, meski ada juga yang dikategorikan baik dan cukup. Bappeda selaku penyelenggara Monev masuk kategori baik.

Bersiap IGA Award 2025, Bappeda Parepare Lakukan Monitoring Pengisian Indeks Inovasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare melaksanakan rapat koordinasi untuk memonitoring pengisian indeks inovasi yang dilakukan oleh para inovator dari setiap perangkat daerah lingkup Pemkot Parepare.

Monitoring dilakukan secara virtual dari ruang rapat mini Bappeda Parepare, Senin (14/07/25). Monitoring dipimpin oleh Kepala Bidang Litbang Bappeda, Andi Pangurisan Walinono, bersama jajaran staf terkait Bidang Litbang, serta diikuti secara daring/virtual oleh para inovator.

Monitoring ini untuk persiapan Parepare menjelang penilaian IGA atau Innovative Government Award 2025. IGA adalah penghargaan tahunan yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada pemerintah daerah yang berhasil melakukan inovasi di berbagai bidang, terutama dalam peningkatan pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan daerah. IGA bertujuan untuk memacu pemerintah daerah agar terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Hasanuddin (KKN UNHAS) Gelombang 114 Seminar Program Kerja di Aula Kelurahan Lumpue

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Sampah masih menjadi masalah lingkungan yang belum tertangani secara optimal, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Ketidakseimbangan antara produksi sampah dan kemampuan pengelolaannya menjadikan isu ini terus berlanjut.

Merespons tantangan tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Hasanuddin (KKN UNHAS) Gelombang 114 yang bertugas di Kelurahan Lumpue menggelar Seminar Program Kerja di Aula Kelurahan. Salah satu fokus dalam seminar tersebut adalah memperkenalkan budidaya maggot sebagai inovasi dalam mengurai sampah organik.

Koordinator KKN UNHAS Kelurahan Lumpue, Alief Cristo Marsan, memaparkan tiga pilar utama program kerja mereka, yaitu pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif, pengolahan sampah, serta pencegahan stunting di masyarakat.

“Untuk program KKN 114 lumpue itu, yang pertama, kita menyasar di tema pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif, yang kedua pengolahan sampah atau TPS 3R, dan yang ketiga itu, kami menyasar pada pencegahan stunting.” Kata Arief.

Lanjut Arief, untuk pengolahan sampah, mereka ada satu program yaitu budi daya maggot untuk mengurangi sampah organik budidaya untuk maggot. Sistim menggunakan larva dari hasil penetasan telur dari blak soldier butterfly dalam bahasa indonesia Lalat tentara hitam). Lalat ini dia beda dengan lalat rumah ataupun lalat Hijau, karena kalau lalat Hijau ataupun lalat rumah dia menghinggapi tempat-tempat yang kotor sedangkan untuk lalat hitam ini dia menghinggapi bahan-bahan yang bersifat fermentasi.

“Untuk program maggot ini, pertama kami laksanakan sosialisasi sebagai pemahaman kepada masyarakat, bahwa ternyata ada inovasi mengenai pengurangan sampah organik, yang lebih ramah lingkungan. Karena di sini dia dari prosesnya itu dia menggunakan makhluk hidup. Jadi dia tidak memerlukan semacam zat-zat kimia, ataupun semacamnya, ataupun alat yang lebih kompleks. Dan yang kedua, kita laksanakan itu pembuatan prototype-nya. Jadi kami akan membuat suatu kandang yang sebagai model percontohan, yang nantinya bisa dicontoh oleh masyarakat lumpue yang ingin membuat juga kandang tersebut. Dan yang ketiga, nanti kami buat juga seperti buku panduan, agar nanti dari pihak yang kami berikan percontohannya itu bisa lebih  mengelola lagi dari sistemnya agar berkelanjutan.” Jelas Arief

Menurut penjelasan Alief, maggot ini berasal dari larva lalat tentara hitam yang berbeda dari lalat rumah biasa. Lalat tersebut cenderung menghinggapi bahan fermentasi, sehingga lebih higienis dan aman digunakan dalam pengolahan sampah organik.

Melalui seminar ini, mahasiswa KKN berharap dapat menyosialisasikan metode pengelolaan sampah yang ramah lingkungan kepada masyarakat. Budidaya maggot dianggap sebagai pendekatan berbasis makhluk hidup tanpa penggunaan bahan kimia maupun alat kompleks.

Lurah Lumpue Apresiasi Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Hasanuddin (KKN UNHAS) Gelombang 114

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Program kerja Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Hasanuddin (KKN UNHAS) Gelombang 114 mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah Kelurahan Lumpue. Lurah H. Nur Akbar, menyambut baik semangat inovasi dan kontribusi mahasiswa terhadap kelurahan.

“Seminar program kerja yang telah dipaparkan tadi oleh mahasiswa KKN Unhas gelombang 114, kami dari pemerintah kelurahan lumpue, sangat mengapresiasi terhadap 9 program, yang akan dilaksanakan di kelurahan Lumpue. Dari seluruh program yang telah dilaksanakan tadi itu, kami sangat tertarik terkait dengan pengelolaan sampah, pengembangan UMKM, pencegahan stunting, dan meningkatkan usaha dalam bidang kepariwisataan. Saya kira kegiatan mereka ini nantinya, mudah-mudahan dapat berjalan di kelurahan Lumpue,” kata H. Nur Akbar.

Dengan adanya sinergi antara mahasiswa dan pemerintah kelurahan, diharapkan program-program ini dapat memberi manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kelurahan Lumpue. Kegiatan tersebut dihadiri oleh RT/RW se Kelurahan Lumpue, Babinsa, Bhabinkamtibmas, LPMK, KPM, KIM, serta beberapa Mahasiswa juga seperti KKN Institut Teknologi Bj. Habibie (ITH), dan KKN Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare.

Siapkan Beras 200 Ton, Bulog Parepare Tunggu Verifikasi Dinas Ketapang Untuk Penyaluran Beras SPHP Secara Keseluruhan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pimpinan Cabang Bulog Parepare Muh. Junaedy di temui di kawasan Gudang Bulog Km 7 Senin (14/07/25) mengatakan Surat penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah terbit itu di tanggal 8 Juli dan Bulog parepare  langsung menindak lanjuti bersama dinas ketahanan pangan memerintahkan akan memverifikasi kembali terhadap pengecer atau kios pangan yang sudah terdata.

“Pada prinsipnya, kami Bulog sudah menyiapkan beras sebanyak 200 ton. Dari izin prinsip yang telah terbit di kami itu ada 2000 ton secara beras, izin prinsip. Untuk penyalurannya sendiri, kami di pasar, telah menyalurkan sebanyak perhari ini sudah 12 pengecer perhari ini yang terdata, yang telah diverifikasi oleh dinas ketahanan pangan dan semua itu berada di pasar lokasi.” Kata Junaedi.

Dirinya pun berharapan 3 pasar lainnya seperti pasar sumpang, labukkang, dan senggol itu juga sudah ada verifikasi dari dinas Ketapang untuk segera di tidak lanjut dan segera disalurkan beras pada pasar tersebut.

“Jadi kami penyaluran berasnya berdasarkan hasil verifikasi awal yang dilakukan oleh dinas Ketapang, dan kapan, dinas ketahanan pangan sudah terbikin SK, kami pada saat itu juga segera melaporkan ID pelanggan dan menyalurkan. Perlu diketahui, pemesanan sekarang ini lewat aplikasi. Aplikasi namanya klik SPHT jadi lebih mudah lagi.” Ungkap Junaedi

Literasi adalah Bagian Mencerdaskan Dalam Membersihkan Informasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Dinas Perpustakaan kota Parepare Drs. Ahmad Masdar M.Si di program Ngobrol perkara imam bersamaan jamaah masjid raya Parepare Jumat (11/07/25) mengatakan, Literasi adalah bagian mencerdaskan dalam membersihkan informasi.

“Ada beberapa kriteria yang sekarang kita ini mencuat terkait literasi informasi, ini diantaranya adalah melawan hoax atau missing informasi. Ini kunci sesungguhnya itu, bagaimana kita menyaring informasi, miskomunikasi diberikan. Hal ini apakah sudah betul atau tidak, itulah pungsi kita menyeleksi ini. Di media banyak sekali informasi, namun pengharapan kita, menilai melihat, itu apakah itu informasi tersebut betul atau tidak kalau betul Alhamdulillah.’ kata H. Ahmad Masdar.

Selanjutnya, kata H. Ahmad Masdar, literasi mendukung pembelajaran sepanjang hayat. Literasi ini, bagaimana memberikan informasi untuk sepanjang hidup, mencari berita berita yang bagus, membaca dengan baik terkhusus ada di perpustakaan itulah semuanya harapkan.

“Bahwa, kehadiran perpustakaan itu, sebagai sumber yang lain, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dalam memberikan informasi. Literasi ini, harus kita kritis melihatnya, kemampuan kita berpikir, bagaimana kita dikasih akal untuk bagaiman kita menyeleksi, berikut menunjang pengambilan keputusan yang tepat, dengan literasi informasi ini, tentunya membutuhkan satu keputusan yang harus betul-betul akurat. Selanjutnya membantu dalam dunia kerja, dan akademi, tentunya hal-hal seperti inilah informasi-informasi berbentuk literasi ini kita jadikan rujukan berguna supaya berguna bagi masyarakat dalam hal membantu dunia kerja dan dunia akademik.” Jelas H. Ahmad Masdar

Gerakan Ayah Teladan Indonesia, ASN Laki-laki Bappeda Parepare Antar Anak Hari Pertama Masuk Sekolah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Jajaran ASN laki-laki Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare kompak mengantar anaknya di hari pertama masuk sekolah, Senin, (14/07/25).

Gerakan ayah mengantar anak di hari pertama masuk sekolah ini merupakan arahan langsung Wali Kota Parepare, Tasming Hamid yang ditujukan kepada seluruh ASN lingkup Pemerintah Kota Parepare. Kebijakan ini sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Parepare terhadap peran keluarga dalam pendidikan anak, khususnya dalam momentum Hari Pertama Masuk Sekolah.

Arahan Wali Kota, agar seluruh ASN yang memiliki anak usia sekolah diharapkan dapat mengantar anaknya ke sekolah sebagai bagian dari gerakan nasional, Gerakan Ayah Teladan Indonesia, dan Hari Pertama Sekolah Bersama Ayah, serta mendukung nilai-nilai pengasuhan yang positif dalam keluarga.

Tampak Kepala Bappeda Parepare Zulkarnaen Nasrun, Sekretaris Bappeda Dede Alamsyah Wakkang, dan para ASN laki-laki Bappeda lainnya, semangat mengantar langsung anaknya ke sekolah pada hari pertama sekolah ini. “Kehadiran kita di awal langkah anak, adalah bekal penting dalam perjalanan hidup mereka,” kata Zulkarnaen.

Di Ngobrol Iman Bareng Jamaah, Kadis Perpustakaan Kota Jelas Program Perpustakaan Kota

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Dinas Perpustakaan (Disperpus) Kota Parepare, Drs. H. Ahmad Masdar, M.Si. menjadi narasumber dalam kegiatan Ngopi Berjemaah di Halaman Masjid Raya, Kota Parepare, Jumat malam (11/07/25). Dalam kegiatan tersebut H. Ahmad menjelaskan terkait Literasi Informasi, menurutnya keberadaan perpustakaan kota Parepare ini adalah memberikan pelayanan kepada yang membutuhkan.

“Bagaimana kita menghadirkan perpustakaan itu, untuk dikunjungi masyarakat kota Parepare. Dan alhamdulillah, Parepare gedungnya mewah, dan insya Allah, ketika kita berkunjung ke sana, ada manfaat, atau ada yang kita dapatkan di sana yang kita lihat  dekat pelabuhan itu bagus, menarik dan kurang lebih 14.000 judul buku di sana.” Kata H. Ahmad.

Lanjut Ahmad menjelaskan, ada juga terkait dengan digitalisasi, Semuanya itu disuguhkan untuk masyarakat kota Parepare, dan yang ada di luar kota Parepare. Hal yang lain yang perpustakaan kota Parepare juga punya mobil perpustakaan keliling.

“Inilah yang kami kembangkan, dan kami lakukan menyisir sekolah-sekolah yang ada di kota Parepare, mulai dari tingkat SD, Madrasah, dan SMP, semuanya itu kami lakukan, dengan pengharapan, bahwa literasi, minat membaca daripada anak-anak kita bisa terpenuhi. Kami programkan, setiap bulan, setiap Minggu, kita sisir. Kami sampai di watang bacukiki sana kami sudah sisir, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua, yang lain beberapa waktu lalu, Kami mengusulkan ke Perpusnas, Alhamdulillah Kami mendapatkan bantuan ini. Diharapkan, bagaimana kita kedepannya, diberi oleh pemerintah pusat dalam hal ini perpusnas, terkait dengan itu, Alhamdulillah masjid raya dari kami usulkan 30 yang datang 24, 11 kelurahan 11 masjid dan rumah ibadah.” Ungkap H. Ahmad.

Kejari Parepare Gelar Rapat Pakem Triwulan III, Perkuat Sinergi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Kejaksaan Negeri Parepare bersama Pemerintah Kota Parepare dan unsur Forkopimda menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) Triwulan III Tahun 2025, Jumat (11/07/25).

Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula Kejari Parepare dan menghadirkan berbagai pihak terkait, diantaranya perwakilan Polres Parepare, Kementerian Agama, Dinas Dukcapil, FKUB, FKDM, tokoh lintas agama, akademisi, hingga unsur kecamatan.

Rapat ini dibuka oleh Kasie Intelijen Kejari Parepare, Sugiharto, SH., MH., yang menyampaikan bahwa forum ini menjadi bagian dari kerja kolektif dalam menjaga stabilitas sosial dan keharmonisan antarumat beragama.

Kepala Kesbangpol, Rustam Asta, menyampaikan Tujuannya kegiatan tersebut adalah bagaimana melakukan deteksi dini dan pencegahan dini terhadap aliran kepercayaan yang di kota Parepare.

“Tujuannya adalah, bagaimana kita melakukan deteksi dini dan pencegahan dini, terhadap aliran kepercayaan yang di kota Parepare. Alhamdulillah, semua aliran kepercayaan yang ada di kota Parepare, Tadi ada yang di tampilkan Pak kasie intel ada 4 yang dianut selalu kita dalam pantauan, dan mereka masih dalam koridor yang sebenarnya. Pengawasan ini, diharapkan dapat mencegah adanya aliran kepercayaan, aliran keagamaan, yang tidak sesuai dengan ajaran agama dan kaidah yang terdapat pada agama yang bersangkutan.” Kata Rustam

Kepala Satuan Intelkam Polres Parepare, IPTU Burhanudin Indrawaspada, turut hadir dan menyatakan komitmen kuat aparat kepolisian dalam pengawasan, edukasi, serta kolaborasi lintas instansi. Ia menekankan bahwa intelkam juga turut memantau dinamika aliran kepercayaan dan akan memperkuat sinyal deteksi dini dari lingkungan terdekat warga.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari unsur akademik, salah satunya disampaikan oleh Rektor IAIN Kota Parepare, yang menyatakan kesiapan institusinya untuk terlibat dalam kajian ilmiah dan pengumpulan data seputar aliran kepercayaan yang berkembang.

Kasie Intel Kejari Parepare juga menjelaskan bahwa saat ini terdapat empat aliran kepercayaan yang masih dalam pemantauan aktif, antara lain LDII, RTDI pimpinan Sudarto, Jamaah Islamiyah, dan Kalawayasekti. Meskipun demikian, semuanya dinilai masih berada dalam koridor pemantauan dan belum menunjukkan potensi gangguan berarti.

Salah satu persoalan yang juga mencuat dalam rapat tersebut adalah maraknya praktik nikah siri yang berdampak serius terhadap hak sipil anak dan pencatatan administrasi negara. Pemerintah Kota Parepare melalui empat camat telah diarahkan untuk melakukan pendekatan persuasif terhadap para tokoh agama dan penghulu informal agar warga diarahkan ke proses pernikahan resmi di Kantor Urusan Agama (KUA).

Di akhir rapat, seluruh peserta sepakat bahwa pengawasan aliran kepercayaan dan keagamaan tidak bisa hanya dilakukan oleh satu lembaga saja, tetapi perlu melibatkan semua elemen – dari aparat hukum, pemerintah, akademisi, hingga masyarakat sipil.

Rapat ini sekaligus mempertegas bahwa Pemerintah Kota Parepare berkomitmen membangun kota yang aman, toleran, dan religius, dengan mengedepankan edukasi, kolaborasi, dan perlindungan terhadap hak-hak seluruh warga negara.(**)

Jumat Curhat Perdana, Kapolres Parepare Indra Waspada Yuda Buka Diri Terima Saran dan Kritikan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pejabat baru Kapolres Parepare AKBP. Indra Waspada Yuda tidak berlama – lama dalam melakukan penyesuaian dalam penugasannya selaku Kapolres Parepare.

Kapolres Indra Waspada Yuda turun langsung melakukan interaksi dan menyerap berbagai informasi dan masukan dari masyarakat melalui kegiatan kepolisian Jumat Curhat, yang dilaksanakan di kantor kelurahan Bukit Harapan Kecamatan Soreang. Warga masyarakat, Mahasiswa KKN Unhas, Institut Teknologi Bj Habibie (ITH), dan IAIN, menyambut kedatangan orang nomor satu di Polres Parepare ini.

Bahkan, Camat Soreang Awaluddin, bersama Danramil Soreang Lettu Inf. H. Syamsul Rijal Akib, Kapolsek Soreang Iptu Amir Usman, dan Lurah Bukit Harapan Andi Masdianah, dengan antusias yang tinggi mendampingi Jumat Curhat Perdana dari Kapolres Parepare.

Dihadapan ratusan peserta Jumat Curhat, yang terdiri dari para Ketua RW, Ketua RT, tokoh masyarakat setempat dan mahasiswa KKN, Kapolres Indra Waspada Yuda menyatakan komitmennya untuk membuka diri menerima saran, masukan maupun kritikan dari masyarakat.

”jumat Curhat, Untuk program Kapolri tahun ini, berkaitan dengan kita menyerap aspirasi dari masyarakat terkait dengan situasi dan kondisi yang ada di wilayah tersebut. Besar harapan kami, dengan adanya aspirasi yang ada dari masyarakat ini, sebagai bahan evaluasi kami, untuk bisa kedepannya, memberikan pelayanan, menciptakan Kamtibmas, sehinnga ini bisa mewujudkan keamanan ketertiban di wilayah tersebut“. Ujar Kapolres kepada hadirin.

Dari sesi tanya jawab, Indra Waspada Yuda menyerap sejumlah pertanyaan dari warga, salah satu nya dari Ketua RW yang bernama Alimin yang bertanya bagaimana cara bersikap terhadap korban kecelakaan lalu lintas. Dari pertanyaan ini, Indra Waspada Yuda memberikan penjelasan tentang tindakan yang perlu di lakukan sebagai warga yang melihat adanya korban laka lantas.

Berbagai pertanyaan dari warga dijawab langsung oleh Indra Waspada Yuda dengan penjelasan yang mudah di mengerti, dari praktek penipuan online (showbiz), kejadian penindakan kepolisian yang ternyata melakukan salah tangkap, hingga permintaan peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung upaya penyuluhan anak sekolah.

Terakhir, Kapolres Parepare mengimbau warga setempat untuk jangan segan melapor jika membutuhkan kehadiran polisi. Dengan mengunakan layanan kami call center 110 jika terjadi gangguan disekitar lingkungan dan polres pastikan akan merespon cepat setiap aduan dari masyarakat

Sikap membuka diri dari Kapolres Parepare ini sejalan dengan harapan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang meminta kepada setiap pimpinan kewilayahan untuk tidak anti kritik. Ini juga sejalan dengan program Kapolda Sulsel Rusdi Hartono yaitu Polda Sulsel Buka Diri, dengan tujuan yang sama yaitu menjadikan Polri semakin profesional, Polri yang sesuai dengan harapan masyarakat, dan yang bermuara pada tekad mewujudkan Polri Untuk Masyarakat.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare