31.1 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 249

Wali Kota Tasming Hamid Buka Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi di Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya literasi di kalangan pelajar. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya kegiatan sosialisasi budaya baca dan literasi yang menyasar satuan pendidikan dasar dan menengah.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Panrita, Kantor Perpustakaan Umum Kota Parepare, Rabu (16/07/25), dibuka secara resmi oleh Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid. Dalam sambutannya, Wali Kota Parepare Tasming menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat penting dalam menumbuhkan minat baca generasi muda.

“Hal ini menjadi tanggung jawab kita semua, untuk bagaimana menggalakkan budaya untuk membaca, literasi yang budaya literasi juga menjadi PR bunda literasi untuk memaksimalkan bagaimana minat baca anak-anak kita betul-betul bisa dimaksimalkan dan di gali sehingga betul-betul bisa produktif,” ungkap Tasming Hamid.

Sementara Kepala Dinas Perpustakaan kota Parepare Drs. Ahmad Masdar mengatakan Maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah menanamkan dan meningkatkan minat baca pada usia sekolah baik itu tingkat SD, SMP dan masyarakat umum.

“Maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah, menanamkan, dan meningkatkan minat baca pada usia sekolah, baik itu tingkat SD, SMP, dan masyarakat umum. Rangkaian kegiatan-kegiatan pembudayaan gemar membaca ini, kami telah melakukan beberapa kegiatan, diantaranya pembinaan perpustakaan di lapas kelas 2 kota Parepare.” Ungkap Ahmad.

Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan penyerahan buku dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan koleksi literatur di daerah. Hadir pula Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare, Hj. Andi Arfiah Tasming, yang juga dikenal sebagai Bunda Literasi Parepare.

Ia tampil sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, membagikan pandangan dan pengalamannya dalam membangun budaya literasi dari rumah. Diketahui, sosialisasi ini menjadi salah satu langkah konkret Pemkot Parepare dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia melalui penguatan literasi, sejalan dengan visi Kota Parepare sebagai kota pendidikan yang unggul dan berdaya saing. (*)

Disperpus Parepare Gelar Pembudayaan Kegemaran Membaca dan Literasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dinas Perpustakaan (Disperpus) Kota Parepare menggelar kegiatan pembudayaan kegemaran membaca dan literasi pada satuan pendidikan dasar tahun anggaran 2025. Kegiatan yang dihadiri ratusan peserta didik tersebut digelar di Gedung Layanan Perpustakaan Umum Panrita, Jl. Pinggir Laut, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Rabu (16/07/25).

Kepala Diseperpus Parepare, Drs. H. Ahmad, M.Si mengatakan, sekolah merupakan akar rumput pendidikan yang mesti mendapat perhatian khusus dalam menggerakkan literasi. Sebab, pelanjut estafet generasi pendidikan terbaik bangsa ada di lingkungan sekolah, dan kualitas karakter pendidikan generasi-generasi tersebut sangat bergantung pada sejauh mana gerakan perpustakaan di lingkungannya bekerja. “Jika gerakan perpustakaan aktif, maka tentu akan berefek pada daya pendidikan peserta didik yang ada di sekolah,” katanya.

Bunda Literasi Kota Parepare, dr. Andi Arfiah haj, S.Ked. hadir memberi inspirasi dalam kegiatan tersebut. Ia pun berpesan kepada peserta, agar mulai mendekatkan diri dengan aktivitas membaca sejak dini. Menurutnya, membaca adalah pintu gerbang untuk menemukan jati diri sebenarnya. Lewat membaca, seseorang akan memiliki khazanah pengetahuan yang kaya serta karakter dan pribadian yang berdaya. “Membaca adalah lorong menuju peradaban. Bangsa yang berdaya, adalah bangsa yang membaca. Hal itu bisa kita wujudkan mulai dari diri kita masing-masing,” papar Andi Arfiah.

Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, S.E., M.H. turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia berpesan bahwa buku adalah manifestasi dunia beserta aneka ragam isinya. Menurutnya, segala sesuatu yang terjadi di dunia ini, sedikit banyak telah dimanifestasikan ke dalam teks-teks yang tertuang dalam buku. “Jika mau tahu dunia, maka membacalah,” pungkas Tasming.

Sebelum meninggalkan lokasi, ia beserta rombongan berkesempatan menikmati karya lukis yang dipamerkan di area kegiatan. Selain itu, ia juga mengunjungi stand bazar buku yag dijajakan.

Sat Lantas Polres Parepare melaksanakan Operasi Patuh Pallawa 2025

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polres Parepare melaksanakan Operasi Patuh Pallawa 2025 di Jalan Lasinrang, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Selasa (15/07/25). Operasi Patuh Pallawa ini digelar dari tanggal 14 – 27 Juli 2025 secara serentak dengan menyasar tujuh prioritas pelanggaran. Pada operasi di hari kedua ini, Sat Lantas Polres Parepare menjaring pelanggar roda dua yang tidak menggunakan helm berstandar SNI.

KBO Sat Lantas Polres Parepare, Iptu Kadir Jailan mengatakan Polres Parepare melaksanakan Operasi Patuh Pallawa. Dari pelaksanaan operasi ini, mereka paling banyak menemukan pelanggar yang tidak menggunakan helm SNI.

“Saat ini kami sementara melaksanakan operasi, kepada pengendara yang tidak menggunakan helm, termasuk knalpot brom, kami lakukan tindakan hukum, supaya bagaimana kemudian kedepannya, mereka lebih sadar, dan lebih tertib, demi keselamatan mereka anak anak kita.” Ucap Kadir

Iptu Kadir mengatakan, dalam pelaksanaan Operasi Patuh Pallawa 2025 ini, pihak tidak hanya melakukan penindakan hukum yang dapat menyebabkan kecelakaan. Pihaknya juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pengendara untuk tertib berlalulintas.

“Saya sampaikan terutama pada adik adik yang masih muda, Kami edukasi, sosialisasi, bagaimana kedepannya lebih tertib berlalulintas, karena luar biasa banyak sekali korban sia sia korban kecelakaan dijalan, sehingga kami apabila menemukan pelanggaran kami sampaikan kedepannya bagaimana caranya berkendara lebih tertib.” Kata Iptu Kadir Jailan.

Kebijakan Memperketat Penyaluran Beras SPHP Pastikan Program Tepat Sasaran

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pimpinan Cabang Bulog Parepare Muh. Junaedy pada tim liputan jelajah kota radio mesra saat di temui pada Senin (14/07/25) di kawasan Gudang Bulog KM 7 lapadde kota Parepare mengatakan Aplikasi Klik SPHP yang di gunakan untuk penyaluran beras SPHP tersebut bertujuan untuk terus memantau stok beras pada pengecer.

“Jadi itu gunanya aplikasi yang sekarang kita pakai itu, gunanya aplikasi yang kita pakai. jadi dari pengecer itu harus update jumlah stok setiap harinya, dan masyarakat juga harus didokumentasikan, yang membeli, bahwa itu 2 sak. Dan itu sementara kami sosialisasikan ke pengecer di pasar.” Kata Junaedy

Lanjut Junaedy, Bulog bersama satgas pangan dan Dinas Ketapang, serta perdagangan akan jalan bilamana masih ada pengecer nakal yang langsung diberi sanksi, baik itu blacklist atau tidak dilayani kembali untuk pengorderan.

“Terhadap kios yang berada di luar lingkungan pasar, kami menunggu verifikasi data oleh dinas Ketapang. Harapan kami juga, terhadap kios diluar pasar sesegera mungkin kami dapat datanya, untuk kami terbitkan id pelanggannya, untuk dapat menggunakan aplikasi tersebut. Harapan kami, secepatnya minggu ini bisa segera selesai semua tentunya tujuan utamanya yaitu harga beras kembali berada posisi normal.” Terang Junaedy

Sebelumnya Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Ahmad Rizal Ramdhani  mengatakan kebijakan untuk memperketat penyaluran beras SPHP diperlukan agar memastikan program tepat sasaran.

Dinas Ketahanan Pangan Parepare Berharap Pengecer Beras Sejumlah Pasar Selain Lakessi, Segera Salurkan Beras SPHP

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Dinas Ketapang Kota Parepare, Muhammad Idris mengatakan hingga saat ini sudah menyalurkan beras SPHP kepada 12 pengecer di pasar Lakessi. Hal tersebut di sampaikan Idris pada program Obras Rabu (16/07/25).

“Kabar terakhir kami terima, ada 12 pengecer khusus untuk wilayah pasar lakessi yang sudah diverifikasi. Dan di daftar untuk mendapatkan id pelanggan. Dan sudah disalurkan beras SPHPnya. Kemudian untuk pasar yang lain, ini sudah dilakukan juga verifikasi oleh staf saya, yang segera akan dikoordinasikan dengan bulog, termasuk pasar labukkang, sumpang, wekkee dan senggol.” Kata Idris.

Idris berharap, dalam waktu 1 atau 2 hari juga sudah salurkan ke pasar pasar lain untuk penyaluran beras SPHP. Selain itu ada perubahan petunjuk teknis terkait dengan penyaluran, makanya dinas ketahanan kemarin, waktu di DPR sempat disampaikan oleh anggota DPR bahwa sebaiknya di wilayah atas itu juga ada sehingga berinisiatif untuk melakukan verifikasi di pasar wekkee.

“Untuk terkait RPK yang dimaksud, di dalam petunjuk teknis Yang ada sekarang ini, verifikasi sudah tidak ada tercantum. Terkait dengan RPK, yang menjadi binaan Bulog, kan di situ dijelaskan dalam petunjuk teknis bahwa, hanya ada tiga tempat penyaluran. Yang pertama pedagang pengecer di pasar, yang kedua koperasi kelurahan atau koperasi merah putih, dan yang ketiga pemerintah daerah melalui kios pangan atau GPM (Gerakan Pangan Murah), untuk sementara ini kita belum bisa mengambil kebijakan terkait dengan rpk karena itu masih membutuhkan proses.” Jelas Idris

Seragam Sekolah Gratis Bisa Nikmati Siswa Sekolah Swasta 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir M.Si berharap tahun depan untuk pakaian seragam anak sekolah sudah bisa di berikan pada hari pertama masuk sekolah. Hal tersebut di sampaikan H. Kaharuddin Kadir pada program Obras Selasa (15/07/25)

“Kalau bisa kami sampaikan, tahun depan sudah bisa dipakai anak sekolah, siswa baru begitu hari pertama sekolah. Karena kemarin, ada beberapa yang sampai kan sebaiknya begitu hari pertama masuk sekolah, pakaian itu harus dipakai. Masukan masyarakat, tentu bagus begitu pengumuman selesai, itu barangnya sudah ada di-drop di sekolah.” Ucap H Kahar

Ia menjelaskan jika kemungkinan bukan hanya sekolah negri yang nanti mendapatkan seragam sekolah gratis dari pemerintah kota tapi sekolah swasta juga bisa.

“Kemungkinan untuk sekolah-sekolah swasta ini juga sudah di data, kemarin kepala dinas sudah mendata semua SD/SMP swasta kemungkinan kelebihan daripada stok. Nantinya akan digeser ke sekolah swasta, yang jelas ada keinginan sekolah swasta itu juga mendapatkan, karena memang juknisnya memang begitu tidak ada perbedaan antara negeri dan swasta.” Jelas H. Kaharuddin Kadir

Wali Kota Serahkan Seragam Gratis untuk Ribuan Siswa SD dan SMP Negeri di Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komitmen Pemerintah Kota Parepare di bawah kepemimpinan Wali Kota Tasming Hamid dalam mendorong pemerataan akses pendidikan kembali ditunjukkan melalui penyerahan seragam sekolah gratis bagi ribuan siswa dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri se-Kota Parepare.

Penyerahan seragam sekolah ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, dalam sebuah acara yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kota Parepare, Rabu (16/07/25).

Ia didampingi oleh Wakil Wali Kota Hermanto dan Kepala Dinas Pendidikan, Makmur Husain. Acara ini turut dihadiri oleh seluruh perwakilan sekolah SD dan SMP Negeri di Kota Parepare.

Tidak hanya seragam sekolah, Wali Kota Tasming Hamid juga menyampaikan bahwa bantuan dilengkapi dengan perlengkapan penunjang lainnya seperti tas dan sepatu.

Program ini, kata Tasming, merupakan bagian dari janji politiknya visi dan misi pemerintahannya bersama Hermanto dalam membangun Parepare yang inklusif, utamanya di sektor pendidikan.

Wali Kota Tasming Hamid menegaskan bahwa program seragam sekolah gratis ini merupakan bagian integral dari visi dan misi dirinya bersama Wakil Wali Kota Hermanto dalam membangun Parepare yang lebih inklusif, terutama di sektor pendidikan.

“Ini adalah bagian dari wujud visi misi kami, janji politik kami. Semoga seragam sekolah gratis ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak kita. Program ini akan terus berlanjut dan merata untuk semua tingkatan sekolah negeri,” ungkap Tasming Hamid.

Dijelaskan Tasming, jumlah penerima manfaat tahun ini mencakup 2.244 siswa dari SD Negeri dan 1.959 siswa dari SMP Negeri. Ia menyebut program ini tidak hanya untuk meringankan beban orang tua, tetapi juga untuk mendorong semangat belajar para siswa.

Yang menarik, program ini tidak akan berhenti di tingkat SD dan SMP Negeri saja. Tasming mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 mendatang, Pemerintah Kota Parepare menargetkan agar manfaat seragam gratis juga bisa dinikmati oleh siswa di jenjang TK Negeri, SMA, bahkan sekolah swasta.

“Tahun 2026 nanti, Insya Allah manfaat seragam sekolah gratis ini juga dirasakan oleh sekolah TK, SMA, dan swasta,” terang Tasming.

Tasming pun menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Dinas Pendidikan Kota Parepare yang telah menginisiasi dan menyukseskan program ini, termasuk penyelenggaraan kegiatan penyerahan seragam yang berlangsung tertib dan penuh antusiasme dari pihak sekolah.

“Ini bukan hanya sekadar bantuan materi, tetapi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masa depan pendidikan di Parepare. Terima kasih kepada Dinas Pendidikan yang sudah melaksanakan program ini dengan baik,” ujar mantan anggota DPRD Parepare dua periode itu.

Tasming Hamid mengatakan bahwa program seragam sekolah gratis ini menjadi salah satu bagian dari upaya besar Pemerintah Kota Parepare dalam memastikan setiap anak memiliki akses pendidikan yang layak tanpa terkendala oleh beban biaya, sejalan dengan cita-cita menciptakan generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare, Makmur Husain menambahkan, seragam sekolah gratis ini adalah bagian dari upaya untuk meringankan beban ekonomi orang tua siswa, mengurangi kesenjangan sosial, memastikan keberlanjutan pendidikan.

“Serta menambah semangat belajar siswa, dengan motivasi belajar siswa yg tinggi yang akan menjadikan pendidikan lebih baik dan meningkat di Kota Parepare,” tutup Makmur Husain. (*)

Direktur Utama BPJS Kesehatan Peningkatan Progres Bisnis BPJS

0

JAKARTA, RADIOMESRA. COM  – BPJS Kesehatan terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kemudahan akses layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di wilayah pedalaman dan perbatasan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menyampaikan, Pencapaian BPJS kesehatan sudah sangat luar biasa dan itu karena kolaborasi kerjasama direksi, dan juga perawat dan juga seluruh stakeholder pemangku kepentingan baik masyarakat itu sendiri juga kementerian lembaga pemerintah kota pemerintah daerah swasta dan rumah sakit serta para dokter yang luar biasa.

“Karena berupaya adalah syari’at Bangsa yang bernilai dan bertumpu pada nilai gotong royong yang luar biasa. Coba cari gotong royong yang diratakan ratusan juta penduduk. JKN dan yang dikelola bpjs. Bagaimana proses bisnis kita bisa mengelola program JKN ini setara dan tata kelolanya yang baik. ini kalau kita lihat pesertanya disubsidi jumlahnya 96,8 juta anggarannya dari pemerintah pusat tentu PTPU dari Pemda, ada yang memiliki gaji 1% dan 4% dari pemberi kerja, tentu ada yang penghasilannya tidak menentu itu. Kita memberikan 2000 dan 7000 disubsidi pemerintah daerah kemudian kelas 2,6 dolar sekitar atau 100.000.” Kata Gufron.

Hingga akhir tahun 2024, jumlah kepesertaan Program JKN telah mencapai 278,1 juta peserta atau 98,45%. Ini didukung dengan sebanyak 35 provinsi dan 473 kabupaten/kota yang telah mencapai predikat Universal Health Coverage (UHC). Dengan capaian yang hingga saat ini terus meningkat, BPJS Kesehatan ingin memastikan setiap peserta dapat memperoleh layanan kesehatan yang memadai.

Sepanjang tahun 2024, layanan Program JKN semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai kanal layanan digital, on site, serta kerja sama dengan fasilitas kesehatan di daerah-daerah terpencil.

Dinas Ketahanan Pangan Verifikasi Kembali Pengecer Beras SPHP

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ditemui tim liputan jelajah kota radio mesra Senin (14/07/25) Pimpinan Cabang Bulog kota Parepare Muh. Junaedy mengatakan dari 46 pengecer yang memang sudah ada, kembali di verifikasi ulang oleh dinas ketahanan pangan.

“Dari 46 pengecer yang memang sudah ada itu, kembali di verifikasi ulang. dibuktikan tempatnya, cara menjualnya diverifikasi kembali oleh dinas ketahanan pangan, untuk segera diterbitkan surat keterangan atau SK bahwa itu adalah pengecer dan itu akan diserahkan ke Bulog Bulog langsung eksekusi atau langsung menyalurkan beras ke pengecer.” Ujar Junaedi.

Untuk  pensyararatan pengecer kata Junaedi, untuk mengorder beras SPHP itu maksimal 2 ton atau 400 sak kemasan 5 kg.

“Tentunya, dinas ketahanan pangan bulog dan satgas pangan melihat tempatnya, apakah memang benar tempat atau kios nya, itu bisa menampung sebanyak 2 ton, kalau memang tidak bisa menampung, kita akan coba turunkan sesuai dengan kapasitasnya. Jadi maksimal order 2 ton, menjual ke masyarakat perorang itu dapat dua sak atau 10 kilo paling banyak.” Ungkap Junaedi

Ketua DPRD Minta Bulog Perketat Pengawasan Penjualan Beras SPHP

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir M.Si mengatakan dirinya sudah mewanti-wanti Bulog dan mempersilahkan kepada masyarakat untuk melaporkan, kalau ada yang menjual beras SPHP itu di atas harga yang telah ditetapkan oleh Bulog, dan tidak boleh melebihi 12.500. Hal tersebut di sampaikan H. Kaharuddin Kadir pada program Obras Senin (13/07/25).

“Kami juga sudah mewanti-wanti Bulog, dan memang dipersilahkan kepada masyarakat untuk melaporkan, kalau ada yang menjual beras SPHP itu, di atas harga yang telah ditetapkan oleh Bulog. Itu tidak boleh melebihi 12.500. Jadi kalau ada yang mencoba menjual 13.000, tolong laporkan. karena itu berasnya itu sudah disubsidi pemerintah, termasuk karena itu namanya spekulan.” Ucap Kahar.

Dirinya pun menegaskan, kalau ada yang mengoplos itu pelanggaran. Bulog melepas 12.000 dan memang harga di Bulog itu 11.000, jadi ada selisih 1000.

“Saya kira itu sudah bagus, itu biaya operasional, karena pengecer yang langsung menjemput di Bulog di km 7. Kemudian dijual kepada masyarakat. Kalau kekhawatiran kehabisan stok, saya kira tidak. Kita sudah bicara dengan Kabulog waktu itu, luar biasa 105.000 ton beras. Memang kualitas yang dijual ini kualitas medium, Bulog juga sudah melaporkan, bahwa sudah ada kerjasama dengan pemerintah daerah, cuma memang ini anggaran yang ditetapkan dulu masih di bawah, nanti ditambahkan di APBD perubahan. Yang jelas bahwa, di samping beras yang dikeluarkan Bulog ini juga, ada kerjasama pemerintah daerah, nanti pemerintah Daerah itu harganya di atas sedikit karena kualitas berasnya memang premium.” Jelas H. Kaharuddin

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare