31.1 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 248

Tasming Hamid Lepas Distribusi Bantuan Beras, Tekan Harga dan Jaga Ketahanan Pangan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare kembali menyalurkan Bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kepada 7.137 jiwa penerima manfaat yang tersebar di empat kecamatan se-Kota Parepare. Pelepasan distribusi dilakukan langsung oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, di halaman Kantor Kecamatan Bacukiki Barat, Jumat (18/07/25). Tasming Hamid menyampaikan bahwa total bantuan yang disalurkan sebanyak 142.740 kilogram beras, untuk dua bulan distribusi, yakni periode Juni hingga Juli 2025.

“alhamdulillah kita hadir Di lokasi ini, dalam rangka penyaluran gratis bantuan Cadandan Beras Pemerintah (CBP). penerima bantuan penerima manfaatnya kurang lebih 7.137 jiwa penerima manfaat, tersebar di empat kecamatan, dengan kuota bantuan sebesar 142.743 beras, 40 kg untuk dua bulan pendistribusian ini. Saya juga berharap nanti kalau misalnya di bulan Oktober atau September, harga belum terkendali Kenapa tidak kita intervensi juga untuk penyaluran bantuan rastra, kaitannya agar supaya tidak ugal ugalan harga pemerintah dan juga Bulog sudah mendistribusikan kepada pengecer beras. Saya yakin, bahwa bulan depan, bahkan pekan ini, sudah bisa terkendali harga beras ini, juga yang menjadi kegiatan hari ini tentu kaitannya bagaimana menekan inflasi yang ada di kota Parepare,” ujar Tasming.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kelancaran penyaluran bantuan, mulai dari Dinas Ketahanan Pangan, jajaran kecamatan, kelurahan, hingga petugas lapangan dan Perum Bulog. Mantan Anggota DPRD Parepare dua periode itu juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan. Ia mengingatkan agar data penerima mengacu pada data by name by address yang telah diverifikasi.

Tasming pun berharap pemantauan terhadap harga beras dapat terus dimaksimalkan agar tidak terjadi lonjakan harga yang tidak terkendali. Dengan demikian, masyarakat dapat benar-benar merasakan manfaat dari bantuan tersebut.

Sementara Pimpinan Cabang Bulog Parepare Muh. Junaedy mengatakan, Parepare menerima bantuannya ada 7.137 orang, masing PBB menerima sebanyak 10 kg untuk dua alokasi yaitu bulan Juni dan Juli.

“Bantuan ini sifatnya adalah gratis. Kami berupaya secepatnya. Alhamdulillah, kebetulan kami mulai hari ini, dan sebelum akhir bulan juli itu sudah selesai. Kami berharap, bapak ibu lurah membantu kami dalam hal distribusi bahan pangan yang nantinya diterima 20 kg masing-masing penerima penerima.” Ucap Junaedy

 

Wali Kota Parepare Tasming Hamid Terima Audiensi Kapolres, Bahas Keamanan dan Agenda Kegiatan Daerah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid menerima audiensi Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, di Kantor Wali Kota Parepare, Jumat (18/07/25). Dalam audiensi tersebut, Wali Kota Tasming Hamid didampingi oleh Wakil Wali Kota Hermanto dan Sekretaris Daerah Amarun Agung Hamka. Sementara Kapolres Parepare turut didampingi Kabag Ops dan Kasat Intelkam Polres Parepare.

Pertemuan ini membahas sejumlah poin penting, di antaranya penguatan sinergi antara Pemerintah Kota Parepare dan Polres Parepare dalam mendukung kelancaran program pemerintahan serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Selain itu, dilakukan pula evaluasi terhadap sejumlah event yang telah diselenggarakan sebelumnya, serta koordinasi persiapan pelaksanaan event-event berikutnya di Kota Parepare. Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin baik antara Pemkot dan Polres selama ini.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dan kolaborasi Polres Parepare dalam menjaga keamanan selama kegiatan-kegiatan Pemkot berlangsung. Sinergi ini akan terus kami perkuat demi menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” kata Tasming Hamid.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota untuk terus menjaga koordinasi lintas sektor dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal. “Kami berkomitmen untuk selalu menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik dengan seluruh unsur Forkopimda, termasuk jajaran Polres Parepare. Hal ini penting dalam menciptakan stabilitas daerah yang mendukung pembangunan,” tandasnya.(*)

UPTD Parkir Terus Berupaya Minimalisir Kebocoran PAD Parkir

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala UPTD Parkir Aryun Handayana merespon terkait pertanyaan terkait kebocoran parkir mengatakan UPTD Parkir sudah berupaya untuk meminimalisir yang namanya kebocoran, salah satunya dengan mencoba di beberapa titik Untuk melakukan transaksi non tunai seperti Qris.

“Terkait PAD ini, kami sudah berupaya pemerintah sudah berupaya, untuk meminimalisir yang namanya kebocoran. Salah satunya ini, kita mencoba di beberapa titik Untuk melakukan transaksi non tunai seperti Qris. Tapi kami terkendala di, pertama SDM ini. Seperti kami pernah coba di rumah sakit, ternyata kami mencoba cara Qris ini, ternyata tidak efektif, karena antri, prosesnya lama. Jadi kami mencoba cara lagi untuk bagaimana, memakai sistem elektrik, yang lebih efisien lagi, tapi itu lagi kami terkendala di anggaran itu. Insyaallah untuk pendapatan parkir insyaallah kami tetap transparansi terbuka untuk umum ini uang kita yang dikelola Pemda.” Kata Aryun

Sedangkan tentang parkir jalan penghubung Mattirotasi dan Jl. Bau Massepe Patung Pemuda, UPTD Parkir intens bersama satlantas polres Parepare, untuk turun mengimbau kepada para sopir-sopir truk.

“Terus yang kedua, untuk parkir yang di jalan pemuda, Alhamdulillah, kami intens bersama satlantas polres Parepare, kemarin ini, kami dipimpin langsung sama ibu kadis hub, untuk turun menghimbau kepada para sopir-sopir truk ini, dan sudah diperingati oleh Bapak kasat lantas langsung. Oleh Bapak kasat lantas bahwa apabila akan ditemui lagi itu akan ditilang langsung oleh Bapak kasat lantas.” Terang Aryun.

Pemkot Gelar Program Pendampingan Pemberdayaan Koperasi Merah Putih

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare Melalui Dinas Tenaga kerja Koperasi dan UMKM Melaksanakan program pendampingan Terkait dengan pemberdayaan koperasi Merah-Putih. Selama 2 hari dari Rabu-Kamis (16-17/07/25) Gedung BRI lantai 3 Jl. Karaeng Burane kota Parepare.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Basuki Busrah pada tim liputan jelajah kota radio mesra Kamis (17/07/25) mengatakan Politehnik ujung pandang itu menyiapkan paket pendampingan dan pelatihan dan yang sifatnya pengabdian masyarakat. Dan kegiatan ini gratis.

“Ini yang kita syukuri, karena koperasi merah putih mendapatkan pendampingan dan pelatihan itu, selama kurang lebih 4 kali pertemuan. Mulai dari penyusunan bisnis plant, sampai pada mekanisme penyusunan atau pelaporan keuangan. Mudah-mudahan, ketua koperasi, wakil ketua, serta bendahara koperasi, memahami betul aspek-aspek yang harus kita kuasai, khususnya dalam penyusunan proposal bisnis untuk mendanai atau untuk membiayai usaha koperasi nantinya. Karena bagaimanapun, dana yang akan kita pinjam ini, bukan dana hibah, tapi dana pinjaman yang harus kita kembalikan berdasarkan kinerja usaha atau bisnis koperasi.” Ucap Basuki.

Lanjut Basuki menerangkan, koperasi merah putih ini, selain membantu masyarakat UMKM dalam bentuk pembiayaan, juga bisa saja ada zona lahan, atau aset-aset strategis yang bisa dikerjasamakan, antara pemerintah, koperasi dan UMKM, supaya nanti betul-betul ada optimalisasi pemanfaatan aset untuk pemberdayaan masyarakat dan UMKM. Berdasarkan sosialisasi yang dilakukan oleh 7 kementerian itu, khususnya kementerian koperasi, bahwa setiap koperasi ini akan diberikan plafon pinjaman sebesar 3 miliar, dan dasar perhitungannya, adalah sesuai dengan kemampuan kinerja, dan usaha dari masing-masing koperasi yang dituangkan dalam bisnis plain.

“Contoh misalnya, bisnis plant itu dibuat itu satu miliar, kemudian setelah bisnis plan, itu dipelajari oleh pihak perbankan, kemampuan ternyata hanya 500 juta, mungkin hanya 500 juta yang dikucurkan kepada koperasi itu. Makanya pendampingan pada hari, untuk membekali para ketua koperasi dan wakil ketua bidan usaha, supaya benar-benar bisa optimal dalam menyusun bisnis plan, tentu dengan mempertimbangkan semua aspek, legalitas, keuangan, kinerja SDM, dan mitigasi, jika terjadi misalnya kemacetan dalam usaha semua itu harus dipertimbangkan baik-baik.” Ungkap Basuki

Ketua DPRD kota Parepare Ingatkan Orang Tua Batasi Anak Akses Gadget

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir M.Si mengingatkan orang tua untuk membatasi Anaknya dalam mengakses Gadget terutama hp yang penggunaannya kini hampir tiap saat. Pesan tersebut di sampaikan politisi Golkar ini saat memantau pelaksanaan hari pertama sekolah untuk tahun ajaran baru 2035/2026 di SD 28 Jl. Bau Massepe Lumpue Senin (14/07/25).

“Perlu dibatasi, karena namanya HP inikan ada juga kecanduan. Kalau kecanduan HP, sementara anak-anak ini kan lagi sekolah. Memang sekolah melarang anak-anak bawa HP, dan anak anak kalau kelas 2 sampai kelas 6 itu, paling 6 jam, selebihnya Itu berada di rumah lebih banyak. Tentu anak-anak ini bersama orang tuanya. Jadi peran orang tua paling penting. Kalau di sekolah aman, anak dilarang bawa HP ke sekolah Kalau di rumah perlu kita ada pembatasan.” Kata H. Kaharuddin Kadir

Lanjut Legislator Golkar Soreang Ini, walaupun memang kalau kondisi sekarang, agak susah, karena beda zaman, apalagi HP sekarang dengan harga terjangkau, kemudian aplikasi androidnya, walaupun hp-nya murah punya juga aplikasi Android.

“Disampaikan ke dinas, untuk membuat surat edaran, terkait dengan penggunaan HP, biar di rumah juga bisa diatur. Mungkin ada jam-jam tertentu, anak-anak tidak boleh pegang HP, tetapi HP ini juga sebenarnya, alat bantu. Yang penting sekali. Karena ada istilah sekarang, kalau sudah HP di tangan dengan aplikasi Android, artinya dunia dalam genggaman. Yang kita maksud di sini anak-anak yang dibawa umur, anak-anak SD, dan lainnya. Jangan sampai lebih suka ke HP, dibanding pembelajaran. Kemajuan teknologi, tidak bisa dibendung. Kalau kita, ketinggalan kita, yang ditindas oleh teknologi. Dan ini memang jauh di ramalkan oleh orang-orang di luar.” Ungkap H. Kaharuddin.

Walikota Janji 2026 Seragam SMA Sudah Gratis

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komitmen Pemerintah Kota Parepare di bawah kepemimpinan Wali Kota Tasming Hamid dalam mendorong pemerataan akses pendidikan kembali ditunjukkan melalui penyerahan seragam sekolah gratis bagi ribuan siswa dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri se-Kota Parepare.

Penyerahan seragam sekolah ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, dalam sebuah acara yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kota Parepare, Rabu (16/07/25). Ia didampingi oleh Wakil Wali Kota Hermanto dan Kepala Dinas Pendidikan, Makmur Husain. Acara ini turut dihadiri oleh seluruh perwakilan sekolah SD dan SMP Negeri di Kota Parepare.

Yang menarik, program ini tidak akan berhenti di tingkat SD dan SMP Negeri saja. Tasming mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 mendatang, Pemerintah Kota Parepare menargetkan agar manfaat seragam gratis juga bisa dinikmati oleh siswa di jenjang TK Negeri, SMA, bahkan sekolah swasta.

“Itu nantinya kita sudah adakan TK, SD, SMP dan SMA. Banyak Lagi Bertanya SMAkan Ini urusan Provinsi, Meskipun SMA itu urusan provinsi, tapi kita sadar waktu masukan visi misi, bahwa itu urusan provinsi, tapi yang kita ingin bantu bukan sekolahnya, tapi yang kita ingin bantu adalah anak-anak kita yang sekolah di SMA itulah yang diberikan seragam gratis, tapi tentu ini tugasnya pak kadis untuk nanti berkonsultasi terkait masalah itu.” terang Tasming.

Tasming pun menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Dinas Pendidikan Kota Parepare yang telah menginisiasi dan menyukseskan program ini, termasuk penyelenggaraan kegiatan penyerahan seragam yang berlangsung tertib dan penuh antusiasme dari pihak sekolah.

Tasming Hamid mengatakan bahwa program seragam sekolah gratis ini menjadi salah satu bagian dari upaya besar Pemerintah Kota Parepare dalam memastikan setiap anak memiliki akses pendidikan yang layak tanpa terkendala oleh beban biaya, sejalan dengan cita-cita menciptakan generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare, Makmur Husain menambahkan, seragam sekolah gratis ini adalah bagian dari upaya untuk meringankan beban ekonomi orang tua siswa, mengurangi kesenjangan sosial, memastikan keberlanjutan pendidikan.

“Meringankan beban ekonomi keluarga atau masyarakat kita. Yang kedua, menciptakan kesetaraan dan rasa persatuan, dan yang ketiga adalah mendukung keberlangsungan pendidikan dikota parepare, yang keempat meningkatkan motivasi belajar, dengan dengan mempunyai motivasi belajar anak-anak kita,kita berharap pendidikan di kota Parepare akan lebih baik dan lebih berkualitas,” tutup Makmur Husain. (*)

Wali Kota Tasming Hamid Teken MoU Bersama Unibos

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, bersama Rektor Universitas Bosowa resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama. Penandatanganan MoU berlangsung di Gedung Rektorat Lantai 9 Unibos, Makassar, Kamis, (17/07/25), yang turut dihadiri Kepala Bappeda Parepare Zulkarnaen Nasrun, Kepala Bidang Perencanaan SDM dan Sosbud Bappeda Syarifullah, beserta jajaran pejabat terkait Pemerintah Kota Parepare.

Kesepakatan bersama ini mencakup beberapa poin penting yang menjadi pedoman pelaksanaan sinergi dalam peningkatan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, serta optimalisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ruang lingkup kerja sama ini meliputi: Penyelenggaraan program di bidang pendidikan; Penyelenggaraan program di bidang penelitian; Penyelenggaraan program di bidang pengabdian kepada masyarakat.

MoU ini berlaku selama lima tahun dan akan ditindaklanjuti dalam bentuk perjanjian kerja sama teknis antara perangkat daerah terkait dengan Universitas Bosowa (Unibos). Salah satu poin unggulan dalam kerja sama ini adalah keterlibatan Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) atau Planologi dari Unibos yang akan memberikan landasan akademis dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan kota. Hal ini mencakup aspek permukiman, pembangunan kawasan perkotaan, serta perencanaan berkelanjutan yang memperhatikan dimensi sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kebijakan berbasis akademik yang lebih terukur dan terintegrasi, sejalan dengan arah pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan. “Kami terus mendorong kerja sama dengan institusi yang memiliki visi sejalan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Universitas Bosowa memiliki kapasitas akademis dan keilmuan yang sangat penting, terutama dalam hal perencanaan wilayah dan pembangunan kota,” kata Tasming Hamid.

BPJS Kesehatan Buktikan Pemerataan Layanan JKN Hingga ke Pedalaman

0

JAKARTA, RADIOMESRA. COM – Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan hingga akhir tahun 2024, jumlah kepesertaan Program JKN telah mencapai 278,1 juta peserta atau 98,45 persen.

Hal tersebut di sampaikan Ghufron Mukti saat Public Expose Pengelolaan Program dan Keuangan BPJS Kesehatan Tahun 2024 di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Senin, (14/07/25). Yang di ikuti juga bersama jajaran direksi dan dewan pengawas serta sejumlah media di kantor cabang BPJS kesehatan di sejumlah daerah secara online, termasuk di kota parepare

“Tahun 2024 itu sekitar 278,1 juta orang, sekarang sudah 280,179 juta yang menarik dari dari defisit kami terima kasih kepada direksi yang lalu, Dewas dan seluruhnya berusaha keras aset nettonya waktu itu kami masuk masih devisit belum ada kontaimen pembayaran di muka kepada rumah sakit makanya seluruh rumah sakit, itu ogah-ogahan bekerja sama dengan BPJS sekarang tidak lagi hampir setiap hari, saya baru dari Cibinong ingin kerjasama, inventaris tahun 2023 BPJS kesehatan dinaikkan hasil actionnya kepuasan itu meningkat tajam 92 poin, pokoknya itu turun hampir 50% menjadi 25 sampai maksimal 28%.” Kata Gufron.

Lanjut Gufron, BPJS Kesehatan terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kemudahan akses layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di wilayah pedalaman dan perbatasan.

Sepanjang tahun 2024, layanan Program JKN semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai kanal layanan digital, on site, serta kerja sama dengan fasilitas kesehatan di daerah-daerah terpencil. Hal ini didukung dengan pencapaian predikat Universal Health Coverage (UHC) yang telah diraih oleh 35 provinsi dan 473 kabupaten/kota.

Dengan jumlah kepesertaan yang terus meningkat, BPJS Kesehatan ingin memastikan setiap peserta dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang memadai. Bukan hanya itu, dia melanjutkan, BPJS Kesehatan juga bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan satu atap melalui Mal Pelayanan Publik di 227 titik dan sudah menghasilkan 379.921 transaksi layanan hingga tahun 2024.

Sepanjang 2014–2024, jumlah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerja sama meningkat 28 persen, dari yang semula 18.437 menjadi 23.682. Sedangkan jumlah mitra rumah sakit mitra naik 88 persen, dari 1.681 menjadi 3.162.

BPJS Kesehatan juga telah mengoptimalkan Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA), Voice Interractive JKN (VIKA) hingga BPJS Kesehatan Care Center 165. Dan pada 2024, BPJS Kesehatan menghadirkan inovasi layanan melalui BPJS Kesehatan Online yang bisa dimanfaatkan peserta melalui layanan video conference lewat aplikasi Zoom untuk mengurus administrasi, informasi, atau pengaduan seputar JKN.

Masyarakat Pelosok Sementara Hanya Bisa Dapat Beras SPHP Lewat Pasar Dan GPM

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Parepare Muhammad Idris SKM, M.Kes. meminta masyarakat yang ada di pelosok untuk sementara membeli berasa SPHP.di pasar pasar atau pada kegiatan Gerakan Pasar Murah (GPM) yang di selenggarakan oleh pemerintah kota Parepare. Hal tersebut di sampaikan Idris pada program Obras Rabu (16/07/25).

“Sekarang ini, untuk sementara, masyarakat yang ada di pelosok itu, kita akan identifikasi, kita akan arahkan dia ke pasar, atau kita akan mendatangi dia untuk gerakan pangan murah. Jadwal GPM. kita ini ada yang diinisiasi oleh TPID, ada yang kita inisiasikan sendiri di ketahanan pangan. Di TPID itu setiap hari Selasa, ada jadwal yang sudah disusun. Insya Allah, semua wilayah akan kita sentuh. Karena saya sampaikan pada staff supaya jangan berdekatan antara yang dilaksanakan TPID, dengan GPM ketahanan pangan.” Kata Idris.

Lanjut Idris, Pihaknya juga akan menerima masukan pada masyarakat dimana dibutuhkan akan di datangi untuk pelaksanaan GPM. Sedangkan untuk sementara verifikasi di pasar lakessi, masih dilakukan, dan itu kemungkinan akan bertambah verifikasinya melihat bahwa itu memenuhi syarat ketahanan pangan, dan Bulog verifikator utama.

“Kami pihak pemerintah daerah yang mendampingi Bulog menyediakan data terkait penyaluran sebelumnya kita sudah mendapati beberapa kejadian seperti itu termasuk beberapa laporan dari masyarakat dan itu sebetulnya mekanisme untuk pengendaliannya kemarin sudah kita lakukan hanya saja memang karena kita baru mau mengaktifkan kembali ini satgas pangan.” Ungkap Idris.

Ketua DPRD Sempatkan Diri Pantau Pelaksanaan Hari Pertama Sekolah Dan Pelaksanaan MBG

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir M. Si memgapresia gerakan Ayah Teladan pada pelaksanaan mengantar Anak sekolah pada hari pertama tahun Ajaran baru ini. Hal tersebut di sampaikan H. Kaharuddin Kadir pada program Obras Senin (14/07/25) Kemarin.

“Terkait dengan hari sekolah ini, kemarin saya memantau salah satu sekolah didaerah Bacukiki barat, sekaligus memantau MBG (Makan Bergizi Gratis). Saya lihat kemarin, hari pertama masuk sekolah, orang tua antusias mengantar anaknya. Ini artinya, kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan terjaga. Kami sempat berdialog, ada beberapa pesan, kami sampaikan di SD 28. Saya sampaikan, tolong anak anak kita, kalau kelas 1, paling 3 jam di sekolah kalau di atas kelas 2 sampai kelas 6 paling lama 6 jam, waktu yang terbanyak itu dirumah, oleh karena itu, kerja sama antara orang tua dan guru sangat penting. Jangan semua tanggung jawab pendidikan diserahkan ke guru orang tua juga harus mendukung.” Kata H. Kaharuddin.

Lanjut Politisi Senior Golkar ini, dirinya berpesan di era tekhnologi, dibatasi anaknya untuk menggunakan gadget terutama HP, apalagi kalau masih kelas 1, karena banyak tontonan di HP yang  tidak layak dilihat anak anak kita, terutama kalau waktunya dirumah. Sedangkan Terkait program Makan BerGizi Gratis (MBG) memang masih belum seluruhnya menjangkau sekolah yang Ada di Parepare.

“Kemudian MBG ini, saya pantau kemarin bagus, ada sebagian sekolah sudah jalan. Kemarin dinas pendidikan mengatakan, sebagian sekolah sudah jalan, tempat omprengnya bagus dari stainless, distribusi kesiswa juga bagus, tidak berdesak desakan, karena ketua kelasnya datang mengambil dan membagikan.” Terang H. Kaharuddin

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare