30.1 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 30, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 98

Lewat Program Obras, Warga Ujung Bulu Titipkan Kawalan Program Keadilan Sosial ke DPRD Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Program dialog interaktif Obras di Radio Mesra Parepare terus menjadi jembatan efektif antara masyarakat dengan wakil rakyat di parlemen. Dalam siaran terbarunya, program ini menerima berbagai atensi dan harapan langsung dari konstituen terkait keterbukaan informasi dan pengawasan anggaran daerah.

Salah seorang warga Ujung Bulu yang menjadi penelpon aktif, Bang One, mengaku merasa lega karena lewat dialog publik seperti ini, dugaan-dugaan liar di tengah masyarakat dapat diluruskan secara transparan oleh anggota dewan yang hadir.

“Kami merasa lega karena sekarang ada kejelasan dan tidak ada lagi dugaan-dugaan keliru di masyarakat. Almarhum Rida Ali dulu pernah berpesan bahwa di DPR sekarang sudah tidak ada lagi sistem ‘kandang paksa’ atau akrobat politik. Sekarang dewan justru mendorong eksekutif untuk benar-benar menjalankan anggaran dengan baik,” ujar Bang One saat mengudara pada Rabu (24/06/26).

Bang One juga mengapresiasi kehadiran grup WhatsApp Obras Radio Mesra yang berisikan para legislator. Menurutnya, meskipun tidak seluruh 25 anggota DPRD Parepare bisa hadir langsung ke studio, masyarakat mengetahui bahwa para wakil rakyat dari delapan penjuru kecamatan tetap aktif memonitor keluhan warga yang masuk.

Dalam kesempatan tersebut, ia secara khusus menitipkan harapan agar program-program jaminan sosial yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak tetap dikawal dengan asas keadilan yang merata.

“Masyarakat di bawah sangat bersyukur karena anggaran untuk program mendasar seperti BPJS Kesehatan gratis, BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh ketua RT dan RW, hingga pembagian Beras Sejahtera (Rastra) tetap dianggarkan dan tersentuh secara adil dan rata,” tambahnya.

Di akhir dialog, Bang One sempat melontarkan candaan segar mengenai kesejahteraan tingkat RT/RW yang memicu tawa di studio, seraya mengingatkan pentingnya sinergi antara Komisi I DPRD yang membidangi pemerintahan untuk terus mendukung penguatan layanan di kelurahan hingga kecamatan demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sebut Penangkapan Aktivis Sebagai Kriminalisasi, KMBP Parepare: Ini Bisa Jadi Pemicu Revolusi

0

PAREPARE, RADIOMESRA..COM – Penangkapan terhadap dua tokoh aktivis nasional baru-baru ini menuai reaksi keras dari daerah. Aktivis Koalisi Masyarakat Peduli Bangsa (KMBP) Kota Parepare, H. Andi Abdul Rahman Saleh, S.E., menilai tindakan aparat tersebut sebagai bentuk kriminalisasi nyata yang sengaja dilakukan oleh pihak-masing tertentu.

Menurut Andi Abdul Rahman, penangkapan ini justru akan menjadi blunder bagi pemerintah karena berpotensi memantik gelombang perlawanan yang lebih besar dari masyarakat dan elemen mahasiswa.

“Kami menilai ini adalah bentuk kriminalisasi. Namun, kami berharap dengan ditangkapnya dua tokoh ini, hal tersebut justru menjadi semangat kebangkitan dan perlawanan terhadap kezaliman penguasa. Saya yakin mereka yang ditangkap pun akan semakin semangat,” ujar Andi Abdul Rahman saat memberikan keterangan pada Sabtu (20/06/26).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut tidak menyurutkan nyali para pejuang demokrasi. Sebaliknya, konsolidasi di tingkat pusat terus berjalan dan semakin solid untuk merespons tindakan represif tersebut.

“Teman-teman aktivis di Jakarta saat ini sudah melakukan konsolidasi menyikapi kejadian ini. Kejadian penangkapan ini justru bisa menjadi pemicu revolusi, apalagi sekarang gerakan mahasiswa juga sudah mulai bergerak,” tegasnya.

Andi Abdul Rahman juga menyayangkan sikap tegas dan restu yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto terkait penahanan para aktivis tersebut. Ia menilai langkah tersebut sebagai keputusan yang kurang cermat dalam membaca situasi psikologis massa.

“Saya pikir ini langkah yang ceroboh sebenarnya, di mana Prabowo mengizinkan (penangkapan/pengiriman) itu ke sana. Pemerintah harusnya berhati-hati merespons gerakan kritis masyarakat,” pungkas Aktivis KMBP Parepare tersebut.

Ingatkan Eksekutif Soal 14 Temuan BPK, Kamaluddin Kadir: Jangan Sampai Jadi Temuan Warisan di 2026

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare memberikan atensi serius terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang mencatat adanya 14 temuan dan 33 rekomendasi bagi Pemerintah Kota Parepare. Legislatif mendesak agar seluruh poin tersebut segera dibenahi agar tidak menjadi temuan berulang atau “temuan warisan” di kemudian hari.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) sekaligus Ketua Komisi I DPRD Parepare, Dr. H. Kamaluddin Kadir, mengungkapkan bahwa sebagian besar dari 14 temuan tersebut sejatinya bersumber dari kekeliruan administratif, khususnya terkait penempatan nomenklatur anggaran belanja belanja daerah.

“Konsentrasi kita di sana. Sebagian besar sifatnya administratif, seperti salah dalam penempatan anggaran atau nomenklatur. Kegiatannya sudah cocok, komitmen pelaksanaannya juga cocok, tetapi penempatannya keliru. Misalnya, yang semestinya masuk di belanja barang dan jasa, justru dimasukkan ke belanja modal,” ujar Kamaluddin saat berbicara di program Obras, Selasa (24/06/2025).

Guna memastikan komitmen eksekutif, Banggar DPRD telah menggelar rapat intensif dan mengingatkan pemerintah daerah untuk segera melakukan rencana aksi. Pihak Pemkot Parepare sendiri diketahui telah bertolak ke kantor BPK di Makassar selama dua hari terakhir untuk menyerahkan draf tindakan aksi atas 14 temuan dan 33 rekomendasi tersebut.

Kendati demikian, Kamaluddin menyebutkan bahwa hingga saat ini pihak Banggar DPRD belum menerima salinan resmi dari hasil dokumen tindak aksi yang diajukan oleh pemerintah daerah.

Lebih lanjut, politisi senior ini berharap evaluasi total dari LHP BPK ini menjadi pelajaran berharga dalam penyusunan dan pencermatan anggaran. Hal ini dinilai krusial agar kesalahan serupa tidak terulang kembali pada tahun anggaran 2026 mendatang.

“Kita sudah ingatkan untuk ditindaklanjuti. Harapannya ini diminimalisir dan menjadi pelajaran berharga untuk pelaksanaan kegiatan anggaran tahun 2026 agar dicermati dengan baik sejak dini supaya tidak terjadi lagi temuan berulang,” pungkasnya.

Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Parepare Pimpin Tradisi Tabur Bunga Penuh Makna

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Polres Parepare menggelar Upacara Tabur Bunga di laut sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa dan anggota Polri yang telah gugur dalam pengabdian kepada negara. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda, S.I.K., M.H. tersebut berlangsung khidmat di Dermaga Pelabuhan Cappa Ujung, Kota Parepare, Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 08.30 Wita.

Upacara tabur bunga dilaksanakan usai rangkaian Ziarah Rombongan di Taman Makam Pahlawan Paccekke sebagai bagian dari tradisi yang senantiasa mewarnai peringatan Hari Bhayangkara setiap tahunnya.

Bagi jajaran Polri, tradisi tabur bunga bukan sekadar agenda seremonial. Bunga-bunga yang ditebarkan ke perairan menjadi simbol penghormatan, rasa syukur, dan doa bagi para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi bangsa dan negara. Prosesi tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus melanjutkan nilai-nilai perjuangan, pengabdian, dan loyalitas yang diwariskan para pendahulu.

Dalam suasana yang penuh khidmat, Kapolres Parepare memimpin penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan pelarungan karangan bunga ke laut serta prosesi tabur bunga yang diikuti seluruh peserta upacara. Setiap bunga yang jatuh ke permukaan laut seolah menjadi simbol penghargaan atas jasa para pejuang yang telah mendarmabaktikan hidupnya bagi kemerdekaan Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Parepare Kompol Saharuddin, Danyon B Pelopor Brimob Polda Sulsel Kompol Ramli, Kepala KSOP Kelas III Parepare Saiyful Horry, perwakilan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan, Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Makassar, para Pejabat Utama Polres Parepare, Ketua Bhayangkari Cabang Parepare beserta pengurus, serta unsur instansi terkait yang berada dalam lingkup otoritas Pelabuhan Nusantara Parepare.

Upacara juga melibatkan para perwira pertama Polres Parepare, personel Batalyon B Pelopor Brimob Polda Sulsel, personel Polres Parepare, serta unsur maritim dan instansi pemerintah yang beroperasi di kawasan pelabuhan.

Kasi Humas Polres Parepare AKP Suhendarwadi mengatakan bahwa tradisi ziarah dan tabur bunga memiliki makna yang mendalam dalam menanamkan nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan kepada seluruh anggota Polri.

“Ziarah dan tabur bunga di laut merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan setiap peringatan Hari Bhayangkara. Melalui kegiatan ini, kita kembali mengenang jasa – jasa para pahlawan yang telah gugur dan berpusara dalam samudera laut indonesia, dan ini juga mengingatkan kita untuk jauh lebih mensyukuri kemerdekaan dan mengisinya dengan pengabdian kepada bangsa dan negara “. Ucapnya memberikan keterangan mewakili Kapolres Parepare.

Melalui semangat Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Parepare berkomitmen untuk terus memperkuat profesionalisme, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menghadirkan Polri yang semakin dekat, humanis, dan dipercaya masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Parepare.

36 Cabor Parepare Lolos Porprov 2026, Anggaran Masih Menunggu APBD Perubahan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9-15 November mendatang di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo, Pemerintah Kota Parepare dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran. Hingga saat ini, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Parepare mengakui belum mengantongi anggaran khusus untuk ajang multi-event tersebut.

Kepala Disporapar Kota Parepare, HM Iskandar Nusu, menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh kebijakan efisiensi anggaran yang tengah berjalan tahun ini. Kendati demikian, pihak eksekutif tetap optimis dan menaruh harapan besar pada pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan mendatang.

 “Memang untuk di dinas kami belum ada anggaran untuk Porprov karena tahun ini ada efisiensi. Tapi kita menunggu arahan pimpinan. Mudah-mudahan bisa dianggarkan di APBD Perubahan oleh DPRD bersama arahan dari Bapak Walikota,” ujar Iskandar Nusu, Rabu (24/06/26)

Meski dibayangi kendala anggaran, Iskandar memberikan apresiasi tinggi kepada para atlet Parepare. Pada ajang Porprov kali ini, Kota Parepare menorehkan prestasi membanggakan dengan meloloskan atlet dari 36 cabang olahraga (cabor sebuah peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Pihak Disporapar juga menegaskan bahwa koordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Parepare terus berjalan intensif.

Pembahasan teknis pemberangkatan dan persiapan atlet sudah dilakukan sejak awal tahun. (TC) di masing-masing cabor tetap berjalan guna menjaga performa atlet.

Pihak dinas menyatakan siap mengeksekusi seluruh tahapan persiapan dan pemberangkatan begitu anggaran dicairkan melalui APBD Perubahan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Parepare, Dr. H. Kamaluddin, menyatakan pihak legislatif akan mengawal proses ini pada pembahasan APBD Perubahan. Namun, besaran anggaran yang akan dikucurkan nantinya akan disesuaikan dengan skala prioritas dan rasionalisasi kebutuhan riil di lapangan.

“Iya, tergantung nanti besar anggarannya dan kita akan rasionalkan mana kira-kira yang menjadi prioritas. Mulai dari kebutuhan selama persiapan, pemberangkatan, hingga pelaksanaan Porprov di Bone dan Wajo nantinya. Jadi memang masih ada kebutuhan yang harus dipenuhi,” pungkas Kamaluddin.

Tantangan efisiensi anggaran ini disinyalir tidak hanya dialami oleh Parepare, melainkan hampir seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Pihak Pemkot dan DPRD Parepare mengaku tetap optimis atlet Parepare bisa berlaga maksimal pada November mendatang. *(Red)*

Terapkan Integrasi Layanan Primer, Pokja PKK Parepare Dorong Peningkatan Kompetensi Kader Posyandu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Lapadde bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pokja IV Kota Parepare sukses menggelar kegiatan pemberdayaan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi kader Posyandu. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Walikota Parepare, Rabu (24/06/26).

Hadir membacakan sambutan sekaligus menjadi narasumber, Ketua Pokja I PKK Kota Parepare, Hj. Sri Tanti Nasrah. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa Posyandu merupakan pilar utama pembangunan kesehatan masyarakat yang menjadi wadah pelayanan paling dekat dengan tingkat keluarga.

“Posyandu memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya promotif dan preventif. Dua pilar ini tidak bisa dipisahkan karena menjadi kunci utama dalam memberikan kualitas kesehatan serta mencegah timbulnya penyakit di masyarakat,” ujar Hj. Sri Tanti Nasrah.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh kader di wilayah kerja Puskesmas Lapadde atas keikhlasan, pengabdian, dan kerja keras mereka yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan.

Lebih lanjut, Sri Tanti menjelaskan bahwa saat ini dunia kesehatan tengah bertransformasi melalui pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP). Melalui sistem baru ini, sasaran pelayanan Posyandu mengalami perluasan yang signifikan.

“Melalui pendekatan ILP, fokus Posyandu tidak lagi hanya pada bayi dan balita. Pelayanan kini mencakup seluruh siklus hidup manusia; mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia (lansia). Oleh karena itu, beban dan peran kader kini menjadi semakin penting,” tambahnya.

Dengan adanya perluasan sasaran ini, kader Posyandu dituntut untuk tampil lebih profesional sebagai penggerak masyarakat, pemberi edukasi kesehatan, pemantau sasaran, serta tertib dalam membantu pencatatan dan pelaporan.

Pihak TP-PKK Kota Parepare berharap kegiatan pemberdayaan ini mampu memotivasi dan mempertajam keterampilan para kader. Sinergi ini diharapkan dapat mewujudkan Posyandu yang aktif, mandiri, dan berkualitas demi tercapainya masyarakat Kota Parepare yang sehat, cerdas, dan sejahtera.

Donor Darah Serentak Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Parepare Hasilkan 69 Kantong Darah

0

PAREPARE, RADIOMESR. COM.– Semangat kemanusiaan mewarnai pelaksanaan Bhakti Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Melalui kegiatan donor darah yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Polres Parepare berhasil mengumpulkan sebanyak 69 kantong darah, yang nantinya akan disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah masyarakat melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

Kegiatan yang berlangsung di Polres Parepare tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat. Tidak hanya donor darah, Bhakti Kesehatan yang digelar juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis serta pemberian nutrisi kepada balita sebagai bentuk dukungan terhadap program pencegahan dan penanganan stunting.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan personel Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Parepare yang dipimpin oleh Ipda Besse Fatmawati. Dalam pelaksanaannya, Polres Parepare berkolaborasi dengan PMI yang menurunkan sembilan tenaga kesehatan di bawah koordinasi Rina Rahim, S.Kep, serta didukung oleh dokter mitra dr. Muhammad Iqbal Haris, M.Sc.

Sejak pukul 08.00 Wita, para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan bakti kesehatan tersebut. Dengan tertib dan penuh kesadaran, mereka mengantre menunggu giliran untuk mendonorkan darah, sebuah tindakan sederhana yang memiliki arti besar bagi keselamatan dan kehidupan banyak orang.

Peserta donor darah berasal dari berbagai unsur, di antaranya personel Denpom, Personil Brigif 11 Badik Sakti, Yon B Brimob, personel Polres Parepare, Babinsa, hingga Bhabinkamtibmas.

Bahkan, Kapolres Parepare AKBP. Indra Waspada Yuda juga turut melakukan donor darah, bersama sejumlah pejabat Polres Parepare lainnya.

Kehadiran berbagai elemen TNI dan Polri dalam satu kegiatan kemanusiaan ini menjadi simbol kuat sinergitas dan soliditas kedua institusi dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Antusiasme peserta donor darah terlihat sejak awal kegiatan. Mereka hadir secara sukarela mendonorkan darahnya sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu sesama. Setiap tetes darah yang disumbangkan diharapkan dapat menjadi harapan hidup bagi mereka yang membutuhkan transfusi darah.

Kasi Humas AKP. Suhendarwadi dalam keterangannya menyebutkan bahwa kegiatan Bhakti Kesehatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda puncak Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Polri di seluruh Indonesia.

Dengan capaian 69 kantong darah yang berhasil dikumpulkan, Polres Parepare berharap manfaat kegiatan ini dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, sekaligus menjadi momentum untuk terus menumbuhkan budaya gotong royong, kepedulian sosial, dan semangat berbagi demi kemanusiaan.

Pastikan Stok Aman, Bulog Parepare Rilis Daftar Titik Distribusi Minyakita Resmi untuk Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Perum Bulog Cabang Parepare menjamin ketersediaan minyak goreng program pemerintah, Minyakita, tetap aman hingga akhir Juni 2026. Di tengah isu kenaikan harga, Bulog mengajak masyarakat Kota Parepare untuk berbelanja di titik-titik distribusi resmi guna menghindari praktik harga tidak wajar oleh spekulan.

Wakil Pimpinan Cabang Bulog Parepare, Muhammad Fajrin Ardinata, saat dikonfirmasi Selasa (23/06/26), menegaskan bahwa pihaknya terus memperketat pengawasan penyaluran melalui mitra Rumah Pangan Kita (RPK) yang tercatat dalam sistem SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok).

“Kami telah memetakan titik distribusi untuk memudahkan masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga resmi. Masyarakat tidak perlu panik atau melakukan panic buying,” ujar Fajrin.

Adapun titik distribusi resmi yang dipasok oleh Bulog Parepare meliputi:

 Pasar Lakessi:RPK Hj. Linda, RPK Stand Pelita, RPK Hj. Bahar, RPK Lakessi, RPK Herlin, RPK Hj. Fatma, dan RPK Royal.

Pasar Sumpang RPK Mahkota Beras, Toko Al-Azhar, Toko Hamzan, dan Toko Hajar.

 Pasar Mattirowalie: Kios Tutur, RPK Amanda, dan RPK Hariz.

Selain daftar tersebut, Bulog juga menyalurkan stok melalui gerai pemerintah seperti Pasar Kopi dan rutin menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bekerja sama dengan instansi terkait.

Fajrin menambahkan, bagi masyarakat yang membutuhkan alternatif jika stok minyak bantal terbatas, Bulog juga menyediakan minyak goreng premium kemasan botol yang didatangkan langsung dari Jawa Timur. Pihaknya mengimbau kepada seluruh pedagang mitra untuk tetap mematuhi ketentuan harga yang telah ditetapkan oleh Perum Bulog agar stabilitas harga tetap terjaga di wilayah Kota Parepare.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Hadirkan Kebersamaan Lintas Agama Melalui Program Pertamina Berkah di Kendari

0

KENDARI, RADIOMESRA. COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal Kendari kembali menghadirkan program sosial kemasyarakatan berupa kegiatan Pertamina Berkah yang dilaksanakan bersama anak-anak binaan Panti Asuhan Yayasan Rahman Rahim di Kelurahan Andonouhu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi antara Perwira Pertamina dan masyarakat sekitar sekaligus wujud kepedulian sosial perusahaan kepada generasi muda. Sebanyak 15 anak binaan Yayasan Rahman Rahim menerima manfaat dari kegiatan yang dikemas melalui doa bersama dan penyerahan santunan kepada pihak yayasan.

Program ini menjadi bagian dari implementasi ESG Pertamina sekaligus mendukung pencapaian SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs 10 (Berkurangnya Kesenjangan), dan SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kepedulian sosial, dukungan terhadap anak-anak binaan panti asuhan, serta kolaborasi dengan lembaga sosial di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Integrated Terminal Manager Kendari menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk syukur sekaligus ikhtiar untuk terus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

“Pertamina tidak hanya menjalankan amanah dalam memastikan distribusi energi berjalan dengan baik, tetapi juga berupaya hadir dan tumbuh bersama masyarakat. Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan, mempererat silaturahmi, serta memohon doa agar operasional perusahaan senantiasa berjalan dengan aman dan lancar sehingga dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan silaturahmi dan doa bersama yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan tersebut, Perwira Integrated Terminal Kendari juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada pengurus yayasan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan pembinaan anak-anak di panti asuhan.

Pengurus Yayasan Rahman Rahim menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pertamina kepada anak-anak binaan mereka.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan serta kepedulian yang diberikan Pertamina. Bantuan dan kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan ini menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan berkembang. Semoga kebaikan yang diberikan membawa keberkahan bagi seluruh pihak,” ungkap perwakilan pengurus yayasan.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bahwa kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat sekitar wilayah operasi akan terus menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

“Melalui program Pertamina Berkah, kami ingin menghadirkan nilai kemanusiaan yang menjadi bagian penting dalam operasional perusahaan. Kepedulian terhadap masyarakat, penguatan hubungan sosial, dan semangat berbagi merupakan wujud nyata kontribusi Pertamina dalam mendukung pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Lilik.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus mendorong berbagai program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama lingkungan dan menghadirkan energi yang membawa kebermanfaatan bagi kehidupan.

Media Contact :
Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Jelang Porprov 2026, KONI Parepare Berharap Anggaran TC dan Keberangkatan Atlet Diakomodir di APBD Perubahan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Parepare, Fadly Agus Mante, menaruh harapan besar pada pembahasan perubahan APBD tahun anggaran 2026 yang tengah dikonsultasikan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Parepare.

Saat ditemui di R57 Kafe, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (23/06/2026), Fadly menegaskan pentingnya dukungan anggaran mengingat pelaksanaan Porprov 2026 di Bone dan Wajo sudah semakin dekat, yakni dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 15 November mendatang.

“Kami sangat berharap Pemerintah Kota melalui TAPD dan rekan-rekan di DPRD dapat mengakomodir anggaran untuk Training Center (TC) bagi 36 cabang olahraga (cabor) yang telah dinyatakan lolos,” ujar Fadly.

Fadly menjelaskan bahwa keterbatasan aturan membuat Dana Hibah KONI tidak dapat ditambah secara instan untuk kebutuhan Porprov. Berkaca pada pengalaman Porprov di Sinjai-Bulukumba sebelumnya, KONI Parepare menghabiskan anggaran sekitar Rp6 miliar. Oleh karena itu, demi efisiensi, pihaknya mengusulkan agar pos anggaran kali ini dimasukkan melalui program pembinaan prestasi di Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora).

“Melalui Dispora, kami berharap ada dua mata anggaran yang diakomodir, yaitu untuk training center atlet dan anggaran keberangkatan Porprov itu sendiri,” tambahnya.

Harapan ini disampaikan bukan tanpa alasan. Fadly mengungkapkan bahwa prestasi olahraga Kota Parepare saat ini tengah menunjukkan tren yang sangat positif di tingkat regional. Berdasarkan hasil Pra-Porprov, jika poin yang diraih para atlet dikonversi menjadi medali, Parepare berhasil menembus posisi tiga besar di Sulawesi Selatan.

Untuk mempertahankan prestasi membanggakan tersebut, Fadly mengetuk hati pimpinan DPRD serta Wali Kota Parepare agar bersedia memberikan ‘suntikan logistik’ yang memadai bagi para atlet dan pelaku olahraga.

“Dengan komitmen kuat dari pemerintah daerah, insya Allah kita akan berangkat ke Bone dan Wajo. Kami siap membuktikan bahwa pembinaan olahraga di Parepare tidak sia-sia dan mampu bersaing di papan atas Sulawesi Selatan,” pungkasnya optimis.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare