28.1 C
Pare-Pare
Sabtu, Oktober 24, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 797

FKUB Parepare Gelar Silaturahmi Perdana Pengurus Baru

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik kedatangan para tokoh agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Parepare, Senin (26/04/21). Pertemuan yang digelar FKUB Parepare, merupakan ajang silaturahmi perdana antar pengurus baru tahun anggaran 2021.

Sekretaris FKUB Parepare, HM. Amin Iskandar saat memimpin pertemuan tersebut menyampaikan jika baru kali ini FKUB datang dengan formasi lengkap.

“Selain kita silaturahmi untuk kepengurusan yang baru FKUB tahun anggaran 2021 juga kita membicarakan permohonan rekomendasi pendirian rumah ibadah dari panitia pembangunan masjid Nurul Jabir beserta dengan beberapa hal lainnya yang kita bahas termasuk membahas tentang surat yang masuk mengenai permohonan penjelasan dari panitia Masjid Baitul Jamil yang ada di lumpue.” Kata H. Amin Isksndar.

H. Amin lanjut menjelaskan, Dalam rapat ini telah menghadirkan pihak-pihak terkait dari kementerian Agama, Kabag kesra, kasbanpol dalam hal membicarakan untuk Masjid Nurul Jabir disepakati untuk diberikan rekomendasi telah setelah memperbaiki syarat-syarat yang berkenaan untuk masjid.

“Kami masih menunggu konfirmasi untuk kemudian diberikan langkah untuk memberikan penjelasan kepada yang bersangkutan terutama terkait dengan surat yang diajukan oleh Masjid Baitul jamil itu syarat-syarat untuk pendirian rumah ibadah dalam hal ini masjid terutama harus memiliki syarat pendukung minimal 60 orang lengkap fotokopi KTP dan KK yang disahkan pemerintah setempat dilengkapi 90 calon pengguna atau calon jemaah dari rumah ibadah tersebut lengkap dengan fotokopi KTP dan tanda tangan yang disahkan pemerintah setempat ada akte wakaf  yang membuktikan bahwa tanah itu telah diwakafkan kepada masyarakat dan umat untuk pewakafan itu dibuktikan adanya sertifikat hak milik atau bukti kepemilikan dari wakib tersebut di dalam PBM 89 tidak dipermasalahkan mengenai berdekatannya yang pasti bahwa ada syarat-syarat administrasi yang terpenuhi maka pihak FKUB berkenan mengeluarkan rekomendasi untuk hal itu.” Terang H. Amin.

Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Parepare, H. Abdul Gaffar, Kabag Kesbangpol, Muhlis, Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Wahyuni Chalik, Ketua FKUB Parepare, Sekretaris FKUB, Kasubag TU Kemenag Parepare HM. Amin Iskandar, Kepala Seksi Pendmas, Saiful Mahsan, serta para tokoh masyarakat.

Kemenag Susun Alur Pergerakan Pemberangkatan Jamaah Haji 1442/2021 M

0

JAKARTA, RADIOMESRA. COM – Kementerian Agama telah menyusun alur pergerakan jemaah, jika ada pemberangkatan haji 1442 H/2021 M. Alur pergerakan tersebut dirumuskan sebagai bagian dari mitigasi penyelenggaraan haji yang telah disiapkan pemerintah.

“Sampai hari ini kita belum memiliki kepastian pemberangkatan jemaah haji. Tapi kita terus berharap agar kita dapat memberangkatkan jemaah haji. Karenanya kami terus mempersiapkan berbagai skenario serta mitigasinya, termasuk alur pergerakan jemaah, jika ada pemberangkatan,” ungkap Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kemenag Ramadan Harisman dalam Bahtsul Masail tentang Haji di Masa Pandemi, yang digelar di Ciawi, Bogor, Selasa (27/4/2021).

“Penyelenggaraan haji di masa pandemi memerlukan beberapa penyesuaian. Terutama karena diberlakukannya protokol kesehatan,” sambungnya.

Menurut Ramadan, alur pergerakan jemaah disusun dengan tujuan untuk memastikan keselamatan dan keamanan jemaah, bila pemberangkatan haji dilakukan. “Alur pergerakan ini meliputi delapan tahapan yang harus dilalui jemaah selama melaksanakan ibadah haji,” jelas Ramadan.

Pertama, jemaah haji wajib divaksin. “Sebelum melaksanakan proses rangkaian ibadah haji, setiap jemaah haji wajib menjalankan dua vaksinasi. Yaitu, vaksinasi covid-19 dan meningitis,” ujar Ramadan.

“Untuk vaksinasi covid-19, saya berharap Kabid PHU di tiap provinsi harus memastikan jemaah haji yang akan berangkat sudah divaksin. Apalagi saat ini, Kemenkes telah menetapkan jemaah haji sebagai kelompok rentan sehingga bisa mendapat prioritas penerima vaksin Covid-19,” lanjutnya.

Kedua, Karantina Asrama Haji. Selama berada di asrama haji, jemaah haji menjalani karantina selama 3 x 24 jam. “Saat tiba di asrama haji, jemaah akan menjalani swab antigen,” jelas Ramadan.

Pada hari ketiga, dilakukan tes PCR Swab kembali bagi jemaah. Jika hasilnya negatif, jemaah haji berangkat ke Arab Saudi. Jika hasilnya positif, akan dilakukan isolasi mandiri di asrama haji

Ketiga, Karantina Hotel di Makkah. “Karena kita kemungkinan memberangkatkan hanya sedikit jemaah, maka semuanya nanti akan turun di Jeddah,” jelas Ramadan.

Selanjutnya, di Makkah, jemaah haji dikarantina selama 3 x 24 jam di hotel dengan kapasitas maksimal dua orang per kamar. “Setelah dikarantina selama 3 x 24 jam, jemaah haji akan tes PCR Swab kembali. Jika hasilnya negatif, pada hari ke-4 jemaah bisa melaksanakan umrah. Jika hasilnya positif, akan dilakukan isolasi mandiri pada hotel di Makkah,” ujar Ramadan.

Keempat, Miqat dengan Protokol Kesehatan. Jemaah haji yang akan melaksanakan umrah wajib diberangkatkan dengan menggunakan bus menuju tempat miqat dengan mengikuti protokol kesehatan yang ditentukan Pemerintah Saudi.

Kelima, Umrah Wajib dan Thawaf Ifadlah. Selama di Makkah, selain umrah wajib dan thawaf Ifadhah di Masjidil Haram, jemaah diberikan kesempatan ke Masjidil (3 kali kesempatan) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Ini juga kita akan betul-betul perhatikan, karena saat ini memasuki Masjidil Haram juga perlu memperhatikan ketentuan yang ditetapkan,” ujar Ramadan.

“Sementara pergerakan jemaah saat puncak ibadah haji akan menyesuaikan dengan ketentuan di Arab Saudi,” imbuhnya.

Keenam, Jemaah di Madinah. Selesai melakukan seluruh proses haji di Makkah, jemaah akan diberangkatkan ke Madinah. Tiba di madinah, jemaah ditempatkan pada hotel-hotel yang telah ditentukan dengan komposisi satu kamar maksimum ditempati dua orang. Jemaah akan tinggal di Madinah selama tiga hari, sehingga tidak ada pelaksanaan shalat Arba’in.

“Skenario yang kami susun, kalau ada pemberangkatan jemaah haji, tidak akan ada Arba’in. Karena di Madinah hanya tiga hari. Ini perlu diberikan penjelasan kepada jemaah kita,” jelas Ramadan.

Ketujuh, PCR Swab sebelum pulang ke Tanah Air. Pada hari ke-4, jemaah haji akan dipulangkan ke Tanah Air melalui bandara Madinah. “Sebelum jemaah haji dipulangkan ke Tanah Air, akan dilakukan kembali tes PCR Swab. Jika hasilnya negatif, jemaah haji dipulangkan ke Tanah Air. Jika hasilnya positif, akan dilakukan isolasi mandiri pada hotel di Madinah,” kata Ramadan.

Kedelapan, sebagai tahapan terakhir adalah swab antigen setibanya di Tanah Air. Setibanya di tanah air, dilakukan tes swab Antigen bagi jemaah haji. Tes swab Antigen akan dilakukan di Asrama Haji. Jika hasilnya negatif, jemaah haji dipulangkan ke daerah masing-masing dan melakukan karantina mandiri di rumah. Jika hasilnya positif, akan dilakukan isolasi mandiri di asrama haji.

“Kesimpulannya, selama proses penyelenggaraan haji, jemaah dan petugas wajib menerapkan protokol kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, serta membatasi interaksi dan mobilitas,” tegas Ramadan.

Bahtsul Masail Perhajian yang mengangkat tema “Manasik Haji di Masa Pandemi” ini berlangsung tiga hari, 27-29 April 2021, di Ciawi, Bogor.

Bahtsul Masail ini melibatkan ahli fikih dan syariah, ahli kesehatan, perwakilan ormas Islam (NU, Muhammadiyah, Persis, Al-Wasliyah), perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), akademisi, Asosiasi Haji Khusus, Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (FKAPHI), Forum Dekan Fak Dakwah UIN/IAIN se-Jawa, dan Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah se-Indonesia.

Pasar Murah Kecamatan ujung Gelar Pasar Murah Terapkan Prokes Ketat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Selain Kelurahan Labukkang, Senin, (26/04/21), pasar murah Ramadhan juga dilaksanakan di kelurahan Malusettasi kecamatan Ujung Kota Parepare. Bertempat di kantor kelurahan Malusettasi. Camat Ujung Ariyansyah Arifuddin pada tim liputan radiomesra.com mengatakan Lurah Malusettasi didampingi Sekretaris Kelurahan, Babinsa, bhabinkamtibmas dan Ketua LPMK turun langsung menyaksikan dan mendistribusikan paket sembako pasar murah kepada 250 orang penerima manfaat yang merupakan warga kelurahan Malusettasi yang tersebar di 6 RW dan 12 RT.

“Perlu Kami jelaskan bahwa kegiatan pasar murah ini di bulan suci Ramadhan dilaksanakan oleh dinas perindustrian dan perdagangan kota Parepare yang telah dilepas oleh bapak walikota beberapa hari yang lalu khusus untuk di kecamatan ujung telah dilaksanakan di 3 kelurahan kegiatan pasar murah mulai dari kelurahan ujung bulu, kelurahan mallusetasi dan kelurahan labukang di kelurahan labukkang menyasar 250 penerima manfaat dari 22 RT 8 RW.” Terang Mantan Kabid Kebersihan DLH tersebut.

Dirinya sangat berharap dengan hadirnya pasar murah ini mampu membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari nya di bulan suci Ramadan di dalam kegiatan pasar murah ini juga melaksanakan kegiatan pembagian masker bagi masyarakat yang menerima manfaat.

“Pasar murah bagi bapak-bapak ibu-ibu RT /RW yang mendampingi warganya untuk menerima bantuan pasar murah ini sehingga dengan kegiatan ini protokol kesehatan juga dilaksanakan sebagaimana anjuran pemerintah yang sering kita imbau kepada masyarakat oleh karena itu kami sangat berharap dengan kegiatan-kegiatan di bulan suci Ramadhan Ini protokol kesehatan juga tetap dipatuhi oleh masyarakat.” jelas mantan lurah lapadde tersebut.

Jubir Fokus Minta DLH Perhatikan Kondisi Ban Mobil Angkut Sampah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Juru Bicara LSM Fokus Adi Mulyadi meminta Pemerintah khususnya dinas lingkungan hidup (DLH) Parepare untuk memperhati pemeliharaan mobil pengangkut sampah. Hal tersebut di katakanya di program obras senin (26/04/21).

“Mengenai kinerja dinas lingkungan hidup Saya juga merasa risih dengan keluhan sopir mobil sampah melalui haji Tino tentang kondisi ban mobil sampah dan saya sempat menelpon ke DLH dan menurut informasi dari kepala seksi nya menyatakan sudah ada ban 40 buah di kantor tinggal sopirnya masuk di ruangan saya.” Kata Adi

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Budi Rusdi Beberapa hari sebelumnya menyatakan Memaksimalkan layanan pengangkutan sampah dari masyarakat ketempat pembuangan sampah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Parepare tahun ini berencana menambah 4 unit Armada pengangkutan. Hal tersebut di sampaikan Kadis DLH Budi Rusdi.

“Kalau Armada tahun ini kita ada penambahan rencana penambahan 4 unit jadi jenisnya grand max atau APV harapan Kita mudah-mudahan 4 unit ini kita bisa memaksimalkan karena kami terus terang saja dalam mengatasi banyaknya masyarakat buang sampah liar.” Kata Budi.

H. Tino Kembali Suara Perbaikan Jalan Manunggal

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerhati Obras H. Amiruddin atau H. Tino kembali meminta pemerintah untuk memberi perhatian terhadap kondisi jalan manunggal kecamatan soreang. Menurut H. Tino yang bergabung di program obras senin (26/04/21) dirinya hanya menagih janji yang dulu pernah di janjikan.

“Masalah jalan manunggal janjinya kemarin 2 bulan akan diaspal tapi saya maklumi ini bulan Ramadan nanti habis lebaran kalau belum bekerja Ya apa boleh buat tahap kedua akan terjadi karena sudah sudah berjanji apalagi dihadiri anggota dewan namun saya dapat bocoran Saya tidak tahu apakah benar atau salah yang dibangunkan di depan kelurahan bukit harapan itu anggaran yang diperuntukkan untuk jalan manunggal.” Kata H Tino

Hal lain yang di soroti Anggota LSM Fokus ini terkait banyak pelanggaran di sana mohon kiranya diperbaiki penjual-penjual yang ada di belakang.

“Yang kedua masalah yang ada di belakang pasar lakessi amburadul bangunan pasar yang menelan anggaran banyak tidak digunakan malah banyak bangunan bangunan liar di luar pasar tolong kepala pasar diantisipasi karena banyak pelanggaran di sana mohon kiranya diperbaiki penjual-penjual yang ada di belakang.” Terangnya

Terkait Lebaran, Plt Gubernur Sulsel : Sunnahnya, Pelaksanaan Salat Idul Fitri Dilakukan di Lapangan Terbuka

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menyarankan agar pelaksanaan Salat Idul Fitri 2021 atau pada 1 Syawal 1442 H memilih tempat yang lapang, seperti di lapangan terbuka.

Dengan demikian, pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 H juga harus mempertimbangkan perkembangan persebaran Covid-19 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat. Ia pun mengingatkan agar memperhatikan protokol kesehatan secara ketat, mengingat masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Salat Ied Fitri memang sunnahnya lebih utama di lapangan, ini juga bagus untuk menerapkan protokoler kesehatan karena lebih terbuka,” kata Andi Sudirman Sulaiman, Sabtu, 24 April 2021.

Apalagi saat Salat Idul Fitri, nantinya berpotensi terjadi kerumunan yang banyak di masjid. Sementara dianjurkan untuk menjaga protokol kesehatan, misalnya menjaga jarak, dan membatasi jumlah jemaah. Dengan memilih lokasi yang lapang, maka akan lebih mudah dalam pelaksanaan protokol kesehatan dengan menjaga jarak.

“Kami meminta agar ada petugas yang disiapkan dalam penegakan protokol kesehatan. Hal ini juga upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Kepada masyarakat, diimbau agar lebih disiplin dalam mengikuti anjuran protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19. Sebelumnya, Andi Sudirman Sulaiman juga memberikan ‘lampu hijau’ pada pelaksanaan salat tarawih secara berjamaah diperbolehkan pada Ramadan tahun ini, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Kami meminta agar protokol kesehatan dilakukan secara ketat, menjaga kapasitas masjid maksimal 50 persen jemaah, mengatur jarak saf antarjemaah, memeriksa suhu tubuh jemaah sebelum masuk ke masjid, dan pengurus masjid menyiapkan sarana cuci tangan,” pesan Andi Sudirman. (*)

Perusahaan Wajib Memberikan THR Bagi Karyawan sebelum Idul Fitri

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Surat edaran tentang THR 2021 ini ditujukan kepada para gubernur di seluruh Indonesia.

Dalam surat edaran tersebut, Menaker menyatakan bahwa SE pelaksanaan THR berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Kabid Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial tenaga kerja Dinas Tenaga Kerja Parepare Arifin Rasyid di temui awaj media beberapa hari lalu mengatakan THR Dibayar sebelum lebaran hari H kemudian perusahaan juga harus terbuka pada bahwa memang tidak mampu membayar THR

“Dibayar sebelum lebaran hari h kemudian perusahaan juga harus terbuka pada bahwa memang tidak mampu membayar THR itu pasti ada perusahaan yang menurun itu juga harus terbuka pada pihak karyawan.” Kata Arifin.

Dikutip dari laman Setkab, dalam SE tersebut diatur sejumlah ketentuan mengenai pembayaran THR 2021, di antaranya:

THR Keagamaan wajib dibayarkan paling lama 7 hari sebelum hari raya keagamaan.
Pembayaran THR Keagamaan diberikan kepada pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus atau lebih.

THR Keagamaan juga diberikan kepada pekerja/buruh yang mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT) atau perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT).

Bagi pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, THR diberikan dengan ketentuan sebesar 1 bulan upah.

Sementara bagi pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus, tetapi kurang dari 12 bulan, THR diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan masa kerja dibagi 12 bulan kemudian dikali 1 bulan upah.

Adapun bagi pekerja/buruh yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan atau lebih, upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima selama 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan. Sedangkan bagi pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja kurang dari 12 bulan, upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

Bagi perusahaan yang masih terdampak pandemi Covid-19 dan tidak mampu memberikan THR Keagamaan tahun 2021 sesuai waktu yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan, Menaker meminta gubernur dan bupati/wali kota agar memberikan solusi dengan mewajibkan pengusaha melakukan dialog dengan pekerja/buruh untuk mencapai kesepakatan yang dilaksanakan secara kekeluargaan dan dengan iktikad baik.

Kesepakatan tersebut dibuat secara tertulis dan memuat waktu pembayaran THR Keagamaan dengan syarat paling lambat dibayar sampai sebelum Hari Raya Keagamaan tahun 2021 pekerja/buruh yang bersangkutan.

Kesepakatan mengenai waktu pembayaran THR keagamaan tersebut harus dipastikan tidak sampai menghilangkan kewajiban pengusaha untuk membayar THR keagamaan tahun 2021 kepada pekerja/buruh dengan besaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Perusahaan yang melakukan kesepakatan dengan pekerja atau buruh agar melaporkan hasil kesepakatan kepada dinas yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan setempat

UPTD SDN 3 Anjansana Dan Berbagi Takjil Kesejumlah Panti asuhan Dan Kaum Dhuafa

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pelaksana Teknis Daerah Sekolah Dasar Negeri (UPTD SDN) 3 yang bertempat di Jl. Veteran No. 37, Kel. Ujung Sabbang, Kec. Ujung , Kota Parepare menggelar amaliah Ramadan berbentuk anjangsana dengan berbagi takjil dan sejumlah sembako kepada panti asuhan dan kaum dhuafa, Sabtu (24/04/21).

Koordinator anjangsana UPTD SDN 3, Hamka Taking menyampaikan lebih dari 300 paket yang akan disalurkan.

“Momentum Ramadhan ini Keluarga besar UPTD SD Neg 3 untuk saling berbagi dari teman teman guru dan orang tua siswa yang kita kumpul hari ini insyaallah kita akan anjansana kepanti asuhan ada 3 panti asuhan hidayatullah, Al Birru dan Al Guppi juga dibagi kepara tetangga para guru dan tenaga pendidik yang berhak ada juga berupa donasi uang tunai sejumlah 5 juta 2 ratus dibagi kefakir miskin dan sumbangan tersebut juga untuk pembangunan mesjid.” Kata Hamka.

Tambah hamka, paketnya sekitar 250 isinya syrup minyak goreng gula pasir. Dari tahun tahun sebelumnya kegiatan anjansana selalu dilakukan tapi tahun kemarin tidak sempat karena corona,

“karena ini sudah zona hijau kita berupaya lagi jadikan momentum untuk berbagi momentum ramadhan ini kita jadikan sebagai semangat spirit untuk kita berbagi sekali pun kita masih suasana pandemi, suasana pandemi ini tidaklmembuat kita berhenti untuk berbagi.” Tutup Hamka.

Pemkot Serahkan Insentif Triwulan Tahun Anggaran 2021

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Camat Soreang Dede Harirustaman S. Stp. menyerahan insentif triwulan tahun anggaran 2021 kepada Ketua RT/RW, Imam Kelurahan, Imam Masjid, Pegawai Syara, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Penyerahan insentif disaksikan Wali Kota Parepare Dr. H. Taufan Pawe, SH, M H, pimpinan SKPD dan Lurah se-Kecamatan secara virtual bertempat Aula Kantor Kecamatan Soreang pukul 10.00 WITA. Kamis (22/04/21).

“Alhamdulillah kegiatan pemberian insentif kepada ketua RW/RT se kota Parepare dan imam masjid se kota Parepare kami dari kecamatan Soreang mewakili Peloporan tersebut dan dihadiri langsung bapak walikota sebagai bahan informasi untuk triwulan pertama tahun 2021, 1638 para penerima berupa transportasi kepada ketua RW/RT dan imam kelurahan masjid pegawai sara Babinsa dan babinkamtibmas sebagai mitra kami dalam hal keamanan dan ketertiban.” Jelas Dede.

Taufan Pawe dalam sambutannya via virtual. mengatakan, penyerahan insentif ini, sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota kepada penerima sebagai garda terdepan dalam melayani masyarakat. Oleh karena itu dirinya sangat mengharapkan agar lebih meningkatkan kinerja, pendekatan-pendekatan terhadap masyarakat harus diperkuat karena kebersamaan itu harus di jaga.

Wali Kota Parepare dua periode ini juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk para Camat, Lurah, Ketua RT/RW, Babinsa, Babinkamtibmas serta Imam Masjid dan Kelurahan, untuk sama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat agar senantiasa menjalankan Protokol Kesehatan dalam setiap aktivitas.

Diketahui, sebanyak 1.962 penerima insentif yang terdiri dari Ketua RT, RW, imam masjid, imam kelurahan, pegawai sara, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa yang tersebar di 22 kelurahan. Jumlah penerima keseluruhan 1.962 orang, yaitu Kecamatan Soreang 696, Bacukiki Barat 414, Ujung 560, dan Kecamatan Bacukiki 292 orang.

Pengurus INI dan IPPAT Gelar Amaliah Ramadhan

0

PINRANG, SULAPA. COM. — Pengurus Daerah Parepare Ikatan Notaris (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Jumat (23/04/21) melaksanakan Amaliah Ramadan dengan serangkaian kegiatan. Mulai dari membagikan mukena, sarung dan sembako serta takjil kepada warga kurang beruntung di Pinrang.

Kegiatan diakhiri dengan buka puasa bersama notaris dan PPAT dengan menerapkan protokol kesehatan di kantor Sri Rahmawati SH.M.Kn, Jalan Wahidin Sudirohusodo Pinrang.

Ketua Pengda Parepare dan sekitarnya INI, Sri Rahmawati SH.M.Kn mengatakan, amaliah Ramadan Pengda Parepare Ikatan Notaris (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT)mengambil tema dari kita, bersama kita bagi sesama.

“Alhamdulillah berlangsung sangat bagus.Kegiatan Bukber memang dilakukan rutin dari tahun ke tahun, namun khusus tahun lalu tidak dilaksanakan karena masa pandemi.Hari ini dalam keadaan pandemi kami bisa melakukannya dan bisa berbagi dengan sesama,” kata Sri Rahmawati.

Sri Rahmawati menyampaikan terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras, bahu membahu mewujudkan acara ini.
Notaris dan PPAT se Ajatappareng menyusuri lorong demi lorong, di tengah terik matahari untuk membagikan sembako ke warga miskin.

Menariknya, saat menanti buka puasa Ketua Pengda Parepare dan sekitarnya IPPAT Lia Trizza Firgita Adhilia SH, MH menyampaikan ceramah Ramadan yang diikuti puluhan notaris. Begitu pula saat pembacaan ayat suci Al Quran dan saritilawah yang melibatkan notaris.

Amaliah Ramadan Pengda Parepare sekitarnya INI-IPPAT diakhiri dengan tarwih bersama.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare