26.3 C
Pare-Pare
Rabu, Oktober 28, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 749

Pengurus APEKSI Beri Surprise Ucapan Ultah Untuk Walikota Taufan Pawe

0

YOGYAKARTA,  RADIOMESRA. COM — Ucapan selamat ulang tahun kepada Walikota Parepare, HM Taufan Pawe rupanya terlihat pula di sela sela kegiatan APEKSI yang berlangsung di The Rich Jogja Hotel, Yogyakarta. Kamis, (14/10/21).

Terlihat sejumlah pengurus APEKSI yang mengikuti kegiatan itu memberikan surprise kepada Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe.

“Ini sangat mengejutkan. Terima kasih kepada teman sejawat atas surprisenya. Ini sangat berkesan,” ucap Taufan Pawe.

“Salamakki’ tapada salamak,” ungkapnya.

Diketahui, Walikota Parepare dua periode itu mengikuti event Indo Smart City Forum & Expo (ISCFE) 2021 yang digelar Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang dirangkaikan dengan kegiatan Rapat Kerja Teknis APEKSI 2021 di Yogyakarta.

ISCFE 2021 ini berlangsung tiga hari, mulai Rabu (13/10/2021) hingga Jumat (15/10/2021) dan dipusatkan di The Rich Jogja Hotel.

Mengusung tema “Membangun Ekosistem Smart City Berkelanjutan bagi Penanggulangan Pandemi”, event ini dihadiri oleh 50 wali kota se-Indonesia.

PIN Bersama Satu Hati Galang Dana Untuk alam di Walenrang Lamasi Luwu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Yayasan Pemuda Inspirasi Negeri (PIN) gandeng Komunitas Satu Hati menggalang bantuan untuk para korban bencana alam di Walenrang Lamasi Luwu Sulawesi Selatan. Penggalangan bantuan tersebut menyasar para pengguna jalan yang melintas di area dekat patung Habibi, Selasa (12/10/21).

Ketua Yayasan PIN, Endri mengatakan, penggalangan bantuan tersebut sebagai bentuk solidaritas dan sangat penting dilakukan untuk membantu para korban yang terdampak. Kegiatan terlaksana dari 09-12 oktober.

“Telah terlaksana selama beberapa hari terakhir yakni terhitung tanggal 9 Oktober sampai dengan tanggal 12 Oktober. kami dari yayasan pemuda inspirasi negeri bekerjasama dengan komunitas satu hati telah menggalang donasi untuk saudara-saudara kita yang terkena dampak banjir dan longsor di kabupaten Luwu Sulawesi Selatan tepatnya di daerah walenrang lamasi. disini ada beberapa titik kerusakan dan juga terutama daerah-daerah terpencil yang terkena seperti akses jembatan kemudian rumah ibadah dan beberapa rumah-rumah warga yang terdampak. maka donasi ini difokuskan untuk pembangunan kembali untuk recovery pemulihan terutama terkait dengan infrastruktur infrastruktur yang terkena dampak, yang rusak seperti jembatan dan rumah ibadah. Semoga dan hasil donasi dari orang-orang baik khusus warga kota Parepare selama aksi penggalangan dana kemarin bisa bermanfaat untuk warga. sekian ucapkan kepada orang-orang baik yang memberikan donasinya semoga Allah subhanahu wa ta’ala memberikan balasan yang lebih baik daripada apa yang telah diberikan.” kata Endri.

Lebih lanjut, Endri menegaskan, hasil penggalangan dana akan terlebih dahulu dikumpulkan sebanyak Rp. 7.150.000 selama 4 hari dan nantinya akan disalurkan kepada saudara saudara di luwu yang tertimpa bencana dengan bekerjasama dengan para Relawan Komunitas Satu Hati.

LAPEKOM Baru Siap Bersinergi Hadirkan Pemerataan Kualitas Pendidikan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Salah satu topik yang menjadi bahan diskusi pada Ini Bincang Heboh (IBH) Sabtu (09/10/21) adalah pemerataan kualitas pendidikan. Mantan ketua Lapekom yang kini menjabat Pembina LAPEKOM Dr. Parman farid, MM. Mengatakan Pemerintah pasti belum bisa membangun semua unggul Ini ada proses.

“Tapi kalau kita merujuk aturan menteri sekarang pemerataan. ini persoalan kebijakan inilah yang kita mau beri pertimbangan ke kepala dinas untuk mengkaji. jangan kemudian ada guru dari SMP A juga di SMP A pensiunnya. mestinya ada mutasi dan sebagainya. disamping sudah tidak ada lagi sekolah yang diminati sekali karena kualitas gurunya tidak begitu lagi.” kata Tokoh Hikma Ini.

Sedangkan Ketua Umum LAPEKOM Zaid Zainal, S.Pd.,M.Pd.,Ph.D menambahkan dirinya di Lapekom bersama yang lainnya membutuhkan bersinergi dengan tokoh tokoh lain dalam membangun arah pendidikan kota Parepare

“Saya butuh bantuan Pak haji Rahman Saleh ke depan kita saling bersinergi karena beliau sangat kritis dan komitmen. tapi kami katakan LAPEKOM tidak punya massa tapi dia punya SDM yang bisa menggerakkan kekuatan atau pikiran massa itu yang kami lakukan. hasil diskusi kami buatkan rekomendasi-rekomendasi akan kami muat di media massa dengan tulisan-tulisan kalau masih begitu lagi kami masih punya cara-cara lain untuk didiskusikan dulu yang jelas kami akan diskusi secara cerdas dan elegan.” Jelas Dr. Zaid

Terkait turun di jalan lanjut dosen UNM ini bukan zamannya lapekom orang seperti profesor Siri dangnga Dan doktor Parman karena buah pemikiran yang dibutuhkan bukan tenaganya itulah pemikiran LAPEKOM. Karena orang-orang lapekom sekarang bukan rata-rata orang yang tidak punya pekerjaan mereka akademisi dan praktisi

Parepare Raih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Kategori Utama

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil Walikota Parepare H Pangerang Rahim yang didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A). Hj Andi Rusia dan Asisten 3 Eko W Ariyadi, beserta beberapa Pimpinan SKPD lingkup Pemerintah Kota Parepare, menyaksikan Pengumuman Penerimaan Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) yang digelar Kementerian P3A Republik Indonesia secara virtual, di Ruang Pola Kantor Walikota Parepare, Rabu (13/10/21).

Dalam pengumuman tersebut, Pemerintah Kota Parepare berhasil meraih penghargaanpenghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori Utama.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E, M.Si dalam sambutannya mengatakan mengapresiasi yang tinggi juga disampaikan kepada menteri kabinet Indonesia maju, gubernur, bupati dan walikota yang telah melaksanakan strategi kesamaan gender di wilayahnya masing-masing pembangunan yang dilaksanakan yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia.

“Dalam kesempatan ini izinkan saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran menteri menkopulhukam telah memberi sambutan pada acara hari ini. Ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi juga disampaikan kepada rekan-rekan menteri kabinet Indonesia maju gubernur bupati dan walikota yang telah melaksanakan strategi kesamaan gender di wilayahnya masing-masing. ” Kata I Gusti Ayu Bintang Darmawati,

Lanjut I Gusti Ayu Bintang, Pembangunan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat namun yang seringkali terjadi adalah bahwa pembangunan tersebut belum dirasakan secara setara bagi kaum perempuan.

“pembangunan yang dilaksanakan yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia, Hal ini disebabkan antara lain karena kebijakan program dan kegiatan pembangunan belum sepenuhnya memperhatikan adanya perbedaan kebutuhan pengalaman dan kondisi lainnya yang ada dalam masyarakat yang bersifat kodrati mauapun hasil kontruksi sosial yang terjadi. Dalam konteks pembangunan ketimpangan relasi kuasa terjadi antara perempuan dan laki-laki terdapat pada adanya kesenjangan akses batas akses antisipasi, kontrol yang dan manfaat pembangunan  ” Jelas Menteri P3A ini.

Kepala Dinas P3A Kota Parepare Hj Andi Rusia membenarkan bahwa penghargaan tersebut merupakan Anugerah APE kategori utama yang diberikan oleh Kementerian PPPA, dimana 2 tahun sebelumnya hanya kategori madya.

Tiga Ranperda Inisiatif DPRD Disetujui untuk Dibahas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Tiga Ranperda Inisiatif DPRD disetujui untuk dibahas di tingkatan selanjutnya. Tiga Ranperda tersebut masing-masing tentang:

1. Bantuan Hukum
2. Kebudayaan
3. Pajak Parkir

Ranperda tersebut disampaikan oleh inisiator pada Rapat Paripurna Penjelasan 3 (Tiga) Ranperda Inisiatif DPRD Kota Parepare pada hari Selasa, (12/10/21) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Parepare.

Dalam Rapat Paripurna tersebut, masing-masing perwakilan komisi sebagai inisiator menjelaskan dasar pengajuan ranperda tersebut. Komisi I yang menginisiasi Ranperda Bantuan Hukum diwakili oleh Dra. Hj. Asmawati dari Partai Nasdem, Komisi II yang menginisiasi Ranperda Kebudayaan diwakili oleh Hj. Hariani, dan Komisi III yang menginisiasi Ranperda Pajak Parkir diwakili oleh Andi Muh Fudhail dari Partai Kebangkitan Bangsa.

Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Parepare, Hj Andi Nurhatina Tipu S.Sos dan dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD, H. Tasming Hamid, SE.,MH, serta 15 anggota dewan lainnya.

Sebaiknya Bendahara Dana BOS Tidak Di Pegang Guru

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Umum LSM Lapekom Dr. Zaid Zainal pada program IBH Radio Mesra sabtu (11/10/21) mengungkapkan terkait guru yang menjadi sorotan karena merangkap bendahara BOS di sekolah tidak boleh lagi, sebaiknya bendahara di kelola  oleh tata usaha.

“Saya pribadi menjawab mengenai guru yang menjadi bendahara dana BOS. Alhamdulillah karena sorotan sorotan sekarang guru guru tidak boleh lagi menjadi bendahara dana BOS. harus tata usaha aturannya seperti itu. kalau di SMA sudah tidak ada lagi karena banyak tata usahanya. sementara di SD tidak ada tenaga tata usaha berarti biasanya ada lagi tata usaha di SD tapi tidak cakap komputer. sementara sekarang sudah sistem digital Jadi biasanya kepala sekolah mengambil orang-orang lain untuk dibiayai.” Kata Zaid

Lanjut Dr. Zaid, solusinya kalau bisa dinas pendidikan menganggarkan untuk sekolah khusus tenaga-tenaga itu. yang kedua mengenai pemerataan guru ini terkait sangat ditentukan backup pemerintah pernah terjadi di sudah dilakukan itu setelah dipetakan siapa yang ditetapkan berdasarkan potensi lama-kelamaan disusupi kepentingan belum keluar sk-nya sudah bocor di luar.

“Maka pengambil kepentingan tentukan jadi batal lagi. kalau pemerintah punya keinginan kuat untuk itu mudah. dan itu sudah persoalan lama sampai sekarang. kalau guru Sudah lama di sekolah baru di cerita mau di kasih pindah sudah bocor sudah heboh. padahal ini demi kebersamaan apa susahnya seperti model Pak Anies menteri pendidikan dulu tes dulu kelemahannya di mana cocoknya di mana tapi itu kewenangan ada sama pengambil kebijakan. kami di lapekom kalau nanti ada seperti itu tugas kami mendiskusikan kami berikan jalan keluar secara cerdas.” Jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Minta Tidak Ada Kerumunan Saat Penjemputan Peserta Didik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pembelajaran tatap Muka dilaksanakan mulai senin (11/10/21) untuk 6 sekolah terdiri atas 4 SD dan 2 SMP. Hal tersebut di katakan kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kota Parepare Drs. Arifuddin Idris Pada tim liputan radiomesra.com.

“Pembelajaran tatap Muka dilaksanakan pada hari ini untuk 6 sekolah terdiri atas 4 SD dan 2 SMP. prinsipnya berjalan sebagaimana kita harapkan. namun ada beberapa hal yang menjadi catatan yaitu terutama di sisi pengantaran dan penjemputan ini tentu belum optimal. namun secara protokol kesehatan kita coba sudah mendekati tapi yang namanya sebuah kegiatan itu selalu dioptimalkan atau dimaksimalkan.” kata Arifuddin

Lanjut Arifuddin, sehingga setelah hari pertama dirinya rapat bersama beberapa kepala sekolah untuk mencoba bagaimana menurunkan tingkat kerumunan agar terurai lebih bagus dan bisa berjalan maksimal hari kedua tetap di lakukan pemantauan.

“Tentunya kami berharap masyarakat tetap juga mendukung sebagaimana yang kami harap terutama pada saat penjemputan agar betul betul datang ke sekolah menjemput anaknya sesuai waktu yang telah ditentukan. langsung meninggalkan lokasi. ini menjadi sebuah catatan bagi masyarakat bahkan ada masyarakat datang menjemput tidak menggunakan masker. kami pihak sekolah memberikan masker masyarakat bukan hanya sekedar mau sekolah harus siap mendukung. proses pembelajaran sudah berlangsung bagus karena sudah dijalankan aman protocol kesehatan sudah diterapkan seperti anak masuk diukur suhu tubuhnya, cuci tangan, masuk dan berbaris di dalam ruang kelas tidak pernah lepas masker, bahkan meja belajar diberi penghalang atau pembatas berupa plastik.” Terang arifuddin

Arifuddin meminta dukungannya semua pihak agar 6 sekolah menjadi pilot projeck ini dapat berjalan lancar sehingga dapat rekomendasi dari pimpinan dalam hal ini wali kota.

“Supaya pertimbangan kami sudah dapat diterima mungkin 1, 2 minggu kemudian mungkin sekolah lain sudah bisa ikut jika tidak ada kendala-kendala terhadap protokol kesehatan bagi 6 sekolah sebagai pilot project.” Tutup Arifuddin

Pembangunan Jembatan Kembar SAL Masih membutuhkan Anggaran Tambahan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pembangunan Jembatan Kembar Jalan Suaka Alam Lestari belum mendapatkan anggaran maksimal dari provinsi. Hal tersebut di katakan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) kota Parepare H. Jamaluddin Achmad saat di hubungi tim liputan radiomesra.com beberapa hari lalu.

“Kami sampaikan kepada tim monitoring bahwa mohon bappeda provinsi bisa membantu kota Parepare terkait bantuan provinsi ini. karena anggaran yang didapatkan untuk 9,850 M lebih terkait pembangunan jalan Suaka Alam Lestari belum maksimal karena proposal yang kami ajukan kemarin itu sebesar 24 M, sedangkan yang disetujui hanya 9,850 M lebih jadi ada kira kira kekurangan lebih setengah.” Jelas Jamaluddin

Jamaluddin menambahkan pihaknya memohon kepada bapeda untuk dialokasikan lagi anggaran minimal untuk tahun 2022 karena dirinya mau maksimalkan jalan tersebut

“Kami juga mohon kepada bappeda provinsi untuk membantu kami untuk merealisasikan anggaran yang kami minta jembatan kembar. untuk mengurai kemacetan sewaktu waktu disumpang. itu yang kami minta supaya kami difasilitasi oleh provinsi supaya untuk anggaran 2022 pengalokasian anggaran untuk jembatan itu bisa direalisasikan tahun 2022. Karena tidak ada juga gunanya kalau jalannya saja kita bangun jembatannya tidak jadi tidak berfungsi secara maksimal itu jalan. karena jalan itu dibangun untuk akses menghubungkan jembatan dari jalan Suaka Alam Lestari sampai keseberang. Rencana Pemkot jalan yang dibangun dengan jembatan itu akan mengurai kemacetan disana.” Terang Jamaluddin

Gali Potensi Pendapatan, PDAM Berubah Status Menjadi Perusahaan Umum Daerah Air Minum

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM- Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Parepare menggelar Rapat Pembahasan Ranperda di Ruang Rapat Komisi II DPRD Kota Parepare, Senin (11/10/21). Dalam rapat tersebut, pansus mulai merampungkan rancangan perda perubahan bentuk badan hukum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum.

Ketua Pansus Ranperda, DR. Kamaluddin Kadir, S.Sos.,MM menjelaskan bahwa perubahan status ini merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah.

“Perubahan status ini menjadi momentum bagi PDAM Kota Parepare memperbaiki kinerja. Baik dalam hal pelayanan kepada masyarakat maupun dalam manajemen pengelolaan sebagai perusahaan milik daerah,” ulasnya.

Menurutnya, peluang peningkatan pendapatan makin besar dengan berubahnya status PDAM ke Perumda. Pasalnya, PDAM sudah bisa membuka cabang perusahaan.

“Perumda Air Minum nantinya bisa membuka anak perusahaan. Seperti usaha penyediaan air minum dalam kemasan (AMDK) dan laboratorium air,” tambahnya.

Olehnya itu, ia menginginkan PDAM bisa lebih banyak menghasilkan pendapatan bagi daerah. Perubahan status ke Perumda, kata dia, juga membuka peluang bagi PDAM untuk mandiri mengelola beban operasional dan manajemen.

“Kita harap perubahan status ini dapat meningkatan pelayanan, SDM, operasional, dan keuangan. Supaya nanti bisa mandiri mengelola manajemen dan operasional. Lebih bagus lagi berlaba atau menghasilkan deviden. Tentu ini bisa berpengaruh mendongkrak PAD kita,” terangnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Parepare Andi Firdaus Djollong mengatakan perubahan status hanya sekadar penguatan posisi kuasa pemilik modal (KPM). Ia menekankan perubahan status menjadi Perumda tak berpengaruh dengan pendapatan. Meski ada peluang membuka anak perusahaan.

“Memang bisa ada anak perusahaan. Tapi itu tidak berhubungan secara langsung. Usahanya mesti dikaji. Kalau usahanya untung atau tidak kan jadi soal juga,” ujar Firdaus.

Tapi bisa membuat bisnis baru. Misalnya air minum dalam kemasan. Kalau itu untung, ya itu menambah pendapatan. Tapi semuanya soal tarif.

Ranperda perumda air minum itu berisikan 82 pasal dan 20 Bab. Ranperda tersebut ditarget selesai pada November mendatang.

Parepare Jadi Lokus Pusat Kesejahteraan Sosial-Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Kota Parepare ditetapkan menjadi lokasi fokus (Lokus) pelaksanaan Pusat Kesejahteraan Sosial-Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) Tahap 2 Tahun 2021.

Itu berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial nomor 606/DYS.3/KPTS/09/2021, 21 September 2021. Parepare ditetapkan menjadi Lokus bersama 140 Kabupaten Kota lainnya seluruh Indonesia.

Terkait penetapan ini, Pemerintah Kota Parepare menggelar rapat koordinasi bersama SKPD terkait di ruang rapat Bappeda Parepare, Selasa, (12/10/21.

Kepala Bidang Perencanaan SDM dan Sosbud Bappeda Parepare Dede Alamsyah Wakkang mewakili Kepala Bappeda Parepare Samsuddin Taha mengatakan, ada dua Kelurahan di Parepare akan menjadi Lokus Kelurahan intervensi dari 280 Desa/Kelurahan berdasarkan SK tersebut.

Dede mengungkapkan, lokasi-lokasi Puskesos-SLRT ini memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain, memelihara dan mengelola fasilitas yang telah diterima oleh Kemensos. Kemudian menjadikan pusat layanan itu sebagai layanan terpadu satu pintu untuk mengkoordinasikan program-program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan di daerah.

“Tugas lainnya adalah membangun atau menyediakan sekretariat teknis Puskesos-SLRT. Dan mengembangkan kerangka regulasi sebagai dasar pelaksananan Puskesos-SLRT,” ungkap Dede.

Selain itu, kata Dede, Puskesos-SLRT ini juga mempersiapkan tenaga-tenaga SDM dari pilar-pilar sosial, pekerja sosial, tenaga kesejahteraan sosial kecamatan, dan lainnya sebagai tenaga fasilitator. Puskesos-SLRT ini juga melakukan penanganan terhadap keluhan dan pengaduan masyarakat yang dapat diselesaikan melalui program daerah.

“Saat ini dua Kelurahan intervensi yang akan dibiayai oleh Kemensos sementara proses pemilihan untuk selanjutnya diusulkan dan ditetapkan dengan SK Wali Kota. Sedangkan 20 Kelurahan lainnya di Parepare tetap bersinergi dengan aplikasi tersebut dengan biaya APBD,” terang Dede.

Dede mengharapkan, dengan adanya Puskesos-SLRT ini pelibatan seluruh kompenen masyarakat dan pemerintah dalam pelayanan perlindungan sosial dan penanggulangan sosial dapat berjalan dengan baik. (*)

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare