28.3 C
Pare-Pare
Senin, November 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 604

Dorong Anak Didik Terinspirasi Jadi Habibie, Ketua PGRI minta Guru Memanfaatkan Museum BJ Habibie

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Benda Benda Di Museum Bj Habibie Bakal Dilengkapi Barcode Tiga Bahasa. Hal tersebut diungkapkan sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Parepare H. Makmur Husain. Menurut H. Makmur, Disepakati bahwa museum BJ Habibie sudah bisa di operasikan walaupun masih ada alat yang di tunggu.

“Alhamdulillah tadi di kopi morning, kita sudah disepakati bersama bapak kepala dinas bahwa museum sudah bisa kita operasikan, walaupun masih ada alat yang kita tunggu. Saya berharap sekali masyarakat Parepare ini bisa mengoptimalkan informasi-informasi tentang presiden ketiga BJ Habibie.” Kata Mantan Kepala Sekolah UPT SMP 4 parepare ini.

Lanjut ketua PGRI kota Parepare ini, Dirinya meminta guru bahasa daerah menjadikan salah satu motivasi kepada anak-anak Didik untuk belajar banyak dan menjadikan Habibie sebagai idola sehingga dia termotivasi seperti Habibie ini.

“Dan saya titip tadi kepada teman-teman guru bahasa daerah, mohon ini dijadikan salah satu motivasi kepada anak-anak kita belajar banyak dan menjadikan Habibie sebagai idola. Sehingga dia termotivasi seperti Habibie. Ini akan kita coba memberikan penjelasan alat-alat yang ada di dalam bentuk barcode. Barcode-nya jika disorot akan memberikan penjelasan terhadap semua alat-alat dan peraga yang ada di sini. Sehingga mereka tahu persis dipakai Pak Habibie kapan, peruntukannya untuk apa, di mana bahannya terbuat dari apa, itu 3 bahasa bahasa Inggris Indonesia, dan daerah. Sehingga bukan hanya sosialisasi bagaimana BJ Habibie tapi ada juga kemauan kita melestarikan nilai-nilai bahasa daerah di dalamnya.” Harap Makmur

Kunjungi RSUD Andi Makkasau, Komisi II DPRD Parepare Siap Perjuangkan Cath Lab Bisa Digunakan Pasien BPJS Kesehatan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komisi II DPRD Kota Parepare melakukan kunjungan ke RSUD Andi Makkasau Parepare, Selasa (31/01/23). Rombongan dipimpin oleh Ketua Komisi II Muh Yusuf Lapanna bersama para Anggota Komisi II yakni Yasser Latief, Asmawati Zainuddin, Andi Fudail, dan Muliadi. Komisi II diterima langsung oleh Direktur RSUD Andi Makkasau, dr Hj Renny Anggraeny Sari, dua Wakil Direktur dr. H Ibrahim Kasim dan drg. Andi Cenrara Tonralipu beserta jajaran RSUD Andi Makkasau.

Dalam kunjungannya itu, Komisi II melakukan dialog terkait keluhan masyarakat tentang pemanfaatan Catheterization Laboratory (Cath Lab) dan cover BPJS Kesehatan terkait penggunaan Cath Lab tersebut. Itu karena penggunanya diberlakukan sebagai pasien umum dan pasien BPJS Kesehatan yang butuh operasi harus dirujuk ke Makassar.

Anggota Komisi II Andi Fudail pada tim liputan jelajah kota radio mesra Rabu (01/02/23) mengatakan Kunjungan kerja kemarin komisi 2 ke rumah sakit type B Andi Makkasau dalam rangka ingin melihat langsung alat catlab jantung tersebut.

“Kunjungan kerja kami kemarin komisi 2 ke rumah sakit type B Andi Makkasau, dalam rangka ingin melihat langsung alat catlab jantung yang sangat luar biasa, bahkan ini yang terbaik di Sulawesi. Namun sayangnya itu belum bisa difungsikan sebabkan karena tenaga ahli atau dokter spesialis belum tersedia. Dan juga informasi yang kami dapat bahwa diperlukan dokter spesialis yang harus berada di parepare.” Ungkap Andi Fudail.

Lanjut Anggota DPRD dari Dapil Soreang ini, Keberadaan Catlab dan dokter spesialisnya inilah yang memotivasi DPRD untuk melakukan kunjungan dan berbicara langsung dengan direktur rumah sakit beserta dokter spesialis jantung tersebut. Dan beberapa dari struktur di rumah sakit Andi Makkasau untuk bisa menampung semua permasalahan-permasalahan yang terjadi di rumah sakit Andi Makkasau.

‘Kami sudah mendengarkan semua apa yang dijadikan persoalan, termasuk juga mengenai bagaimana bentuk kerjasama selama ini dengan pihak BPJS. Jadi kondisi sekarang yang terjadi adalah, bahwa pihak BPJS terlalu mempunyai aturan-aturan yang sangat kami anggap kaku, sehingga terjadilah birokrasi yang membuat alat ini tidak bisa digunakan. Dengan hal seperti itu, dengan catatan-catatan yang kami simpulkan hasil pertemuan kemarin ini, maka kami akan menindak lanjuti untuk langsung bisa berkomunikasi dengan pihak BPJS, apa itu di provinsi, bahkan kita rencanakan ke pusat. Kita ingin mencari solusinya agar supaya catlab ini bisa digunakan bisa dioperasikan. Karena salah satu pertimbangan yang menjadi keseriusan buat kami, karena rumah sakit ini adalah type B. Tentunya hasil data yang kami terima dari dokter jantung bahwa dalam sebulannya itu ratusan penderita jantung.,” Beber Fudail.

Pemkot Parepare akan Terapkan Smart Farming Kementan RI

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare, akan Terapkan Smart Farming Kementan RI pada Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan (PKP). Hal ini disampaikan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe melalui Wakilnya Pangerang Rahim, Rabu (01/02/23). “Hal ini karena kami mendukung adanya program Integrated Farming yang terintegrasi di tingkat Kota dengan menerapkan smart farming sesuai rekomendasi dari Kementan RI pada Dinas PKP,” kata Pangerang Rahim

Tidak hanya itu, mantan Anggota DPRD Sulsel ini juga mendorong inovasi teknologi pertanian, untuk meningkatkan hasil tani di Kota Parepare. “Tentunya, dengan adanya inovasi teknologi pertanian tentunya sangat mendukung, dan memudahkan petani untuk bekerja secara efektif, dengan hasil yang memuaskan,” ungkap wawali

Sekadar diketahui, Kementan RI melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDMP), terus berupaya meningkatkan kapasitas petani yang mendukung peningkatan usaha tani, melalui Pusat Pelatihan Pertanian, Kementan menggelar Pelatihan Teknis Integrated Farming. Pelatihan itu dilaksanakan untuk petani di wilayah program Rural Empowerment and Agricultural Development Scalling-up Innitiative (READSI) yang dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Sulawesi.

Direktorat Sumber Daya Air PUPR RI Berkunjung ke Kota Parepare Pasca Banjir

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Direktorat Sumber Daya Air Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia Muh Nizam berkunjung ke Kota Parepare, dalam rangka memantau kondisi dambak bencana banjir yang terjadi di Kota Parepare pada Rabu (01/02/23) yang lalu.

Kedatangan Direktorat Sumber Daya Air Kementrian PUPR tersebut didampingi langsung Kepala Balai Jeneberang Pompengan Provinsi Sulawesi Selatan, Djoko Sukarno serta sejumlah staf dan pegawai kementerian PUPR.

 

Direktorat Sumber Daya Air Kementrian PUPR Muh. Nizam, mengatakan, kehadiran dirinya di Kota Parepare untuk memastikan dampak bencana alam yang terjadi.

 

“Pak Menteri dan Pak Dirjen sempat lihat ini kejadian di Parepare sehingga dia langsung perintahkan kepada kamu untuk memantau langsung, dan ternyata setelah di lokasi airnya sudah surut, sehungga kami hanya melaporkan bagaimana kondisi Pasca banjir,”katanya

HIPMI Parepare Siapkan Event Ramadan Fair 2023

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Parepare, kembali bakal menggelar Ramadan Fair pada tahun 2023 ini. Hal tersebut disampaikan langsung Ketua Bidang Pendidikan, Riset, Sosial, Pemuda dan Olahraga HIPMI Parepare, Zulham Arief yang juga merupakan Ketua Panitia Ramadan Fair tahun 2023.

“Kita akan kembali melaksanakan Ramadan fair. HIPMI yang awalnya Ramadan pertama itu kita buat di masjid agung. Ini karena kita sudah buat kesepakatan dengan dinas terkait dinas perdagangan kota Parepare kita akan buat di masjid terapung. Memanfaatkan kawasan kuliner religi yang digarap oleh pak wali. Konsepnya itu menjadi pasar Ramadan, pasar Ramadan Saya tidak ingin menyebut ini terbesar di Sulawesi Selatan tapi insya Allah kita lihat sendiri konsepnya akan mengarah ke situ saja se Ajatappareng.” Kata Zulham

Pada pelaksanaan nantinya, jelas Zulham, HIPMI Parepare menggelar berbagai agenda acara, termasuk kegiatan keolahragaan yang kerjasama dengan KONI Parepare, dialog Kepemudaan, Fashion Show kerjasama dengan Dekranasda dan Pasar Murah yang nantinya akan kerjasama dengan Dinas Perdagangan Kota Parepare.

“Kami akan melakukan kegiatan-kegiatan Ramadan. Seperti penjualan takjil, di kawasan kuliner, terus ada fashion show, ada juga lomba patrol dan kegiatan-kegiatan lainnya yang akan kita laksanakan.” Ungkap Zulham.

Zulham, menerangkan, pada Ramadan Fair tahun 2022 kemarin, Pihaknya mencatat ada sebanyak 600juta uang beredar dalam acara tersebut, hal itulah yang melatarbelakangi kegiatan itu akan menjadi rutinitas BPC HIPMI Parepare

“Alhamdulillah mencapai 600 juta. Kita berharap di Ramadan fair kali ini dengan lokasi yang sangat strategis, karena orang bisa singgah dari atas bawah, selatan utara, Kita berharap bisa melebihi transaksi tahun sebelumnya semoga bisa melebihi 600 juta. Terus insya Allah kita akan membuka kesempatan untuk UMKM untuk menjual kami akan fasilitasi tenda-tenda tujuannya sama dengan misi kami tahun lalu untuk memulihkan ekonomi di kota Parepare, dan kedua ini sejalan dengan visi Pak walikota di mana teori telapak kaki pak wali kami berharap dengan acara ini, minimal di daerah sekitar kota Parepare bisa berbuka puasa bersama di kota Parepare melalui Ramadan fair. Rencana kegiatan itu akan dilaksanakan dari 14 sampai 20 hari. Dulu cuma satu minggu kami evaluasi ternyata banyak permintaan sponsor dan bahwa masyarakat kenapa bisa cepat sekali jadi kami mau fasilitasi lebih lama mungkin 14 sampai 20 hari.” Jelas Zulham.

Respon Imbauan Gubernur, Dinas Pendidikan Minta Orang Tua Lebih Optimalkan Komunikasi Dengan Sekolah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Parepare Drs. Arifuddin Idris mengungkapkan Terkait surat edaran gubernur dan terkait pengawasan sekolah dinas pendidikan telah menindaklanjuti jauh sebelumnya sudah ada di mana bawa isu disertai dengan tindak kriminal di sekolah terhadap sasaran siswa itu. Hal tersebut di ungkapkan Kadis Pendidikan kota Parepare Arifuddin Idris Pada tim liputan jelajah kota Selasa (31/02/23)

“Sebenarnya kami sudah lakukan, hanya memang tidak spesifik terkait dengan kriminal. Yaitu bahwa kami minta semua sekolah mengoptimalkan komunikasi dengan orang tua siswa melalui guru kelas di jenjang SD dan guru wali kelas pada jenjang SMP Begitu pula dengan di tingkat TK. Di mana setiap guru kelas dan wali kelas itu membangun semua jam komunikasi melalui WhatsApp group, agar informasi-informasi tentang keberadaan anaknya dapat diketahui, karena ada juga memang anak yang tidak sampai di sekolah ada yang sepulang sekolah juga tidak sampai di rumah karena singgah di sini.” Kata Arifuddin

Lanjut Arifuddin, sebenarnya dinas pendidikan sudah lakukan ketika menghadapi kemarin adanya isu-isu bahwa ada beberapa anak yang berkeliaran baik rawan untuk melakukan semacam tindak tawuran atau memanfaatkan waktu belajar bermain di tempat-tempat game dan hal-hal yang bersifat negatif memang sudah di instruksikan kepada sekolah agar membentuk sebuah tim yang monitor berapa jumlah siswa yang tidak hadir lalu apa penyebabnya.

“Dan sebenarnya komunikasi tentang keberadaannya ini dengan pihak orang tua, itu sudah kami bangun. Dengan adanya surat gubernur itu akan memperkuatkan kami lagi, dengan catatan bahwa kami bahkan diperintahkan untuk membentuk tim yang sebenarnya sudah terbentuk. Sehingga kami mengimbau kepada pihak sekolah untuk semua stakeholder warga sekolah berperan, baik guru-guru untuk aktif diantaranya adalah mengontrol anak-anak yang tidak hadir di sekolah jangan sampai dia dalam penyampaian orang tua ke sekolah tapi tidak sampai begitu pula sebaliknya.” Jelas Arifuddin

Tambah Arifuddin, yang sudah pulang apa sudah sampai di rumah atau belum. Ini memang menjadi bagian dari tanggung jawab dinas kemudian mencermati orang-orang asing yang melakukan tindakan-tindakan yang mencurigakan di sekitar lingkungan sekolah.

“Tentunya kami sangat berharap dukungan masyarakat juga untuk mengontrol anak-anak kita ini. Bukan anak-anak pribadinya atau anak kandungnya, tapi ketika melihat siswa yang berkeliaran tentu harus segera menghubungi kami atau pihak-pihak terkait. Ini bagian dari upaya kami. Saya pikir ini memang menjadi sebuah tanggung jawab terlepas ada isu kemarin penculikan, anak dan sebagainya tentu harus segera dilakukan memang pengawasan yang optimal dengan melibatkan stacholder. Saya juga berharap para orang ke siswa tetap menjadi tanggung jawab tidak menyerahkan sepenuhnya kepada sekolah, untuk tanggung jawab anaknya selama berada di sekolah, tapi kami berharap masyarakat juga pro aktif untuk berkoordinasi dengan guru kelas anaknya, atau wali kelas anaknya. Semoga kelancaran proses pembelajaran di sekolah tidak terganggu dengan isu-isu yang selama ini marak tapi terlepas dari benar atau hoax tersebut.” Tambah Arifuddin.

Arifuddin menilai apa yang menjadi imbuhan gubernur ini untuk melakukan penguatan optimisasi pengawasan di sekolah adalah bagian yang sangat membantu untuk kondisitas kenyamanan baik pihak orang tua akan merasa nyaman anaknya berada di sekolah begitu pula sekolah juga dengan anak-anak nyaman melakukan proses pembelajaran

Kebijakan Umum Pagu Indikatif Wilayah Parepare Tahun Anggaran 2024 Disepakati

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – DPRD Kota Parepare menggelar Rapat Paripurna Persetujuan Penetapan dan Penandatangan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kota Parepare dengan DPRD Parepare tentang Kebijakan Umum Pagu Indikatif Wilayah Parepare Tahun Anggaran 2024, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Parepare, Selasa (31/01/23).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir, didampingi Wakil Ketua I Tasming Hamid, Wakil Ketua II Rahmat Sjam. Hadir Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim yang mewakili Wali Kota Parepare, Taufan Pawe. Dalam kesempatan tersebut, semua fraksi menyetujui Pagu Indikatif Wilayah Parepare Tahun Anggaran 2024.

Pangerang mengatakan, apresiasi dan ucapan terima kasih kepada DPRD Parepare karena proses ini telah sampai pada tahap kesepahaman. “Ritme pembangunan harus terus ditingkatkan, dan pengelolaan keuangan dilakukan secara transparan dan akuntabilitas yang membutuhkan perencanaan yang komprehensif,” katanya.

Pangerang menjelaskan, Kebijakan Umum Pagu Indikatif Wilayah Parepare Tahun Anggaran 2024 telah disepakati bersama, dan menjadi patokan untuk Musrenbang tingkat kecamatan. “Pada kesempatan ini kami meminta para camat dan lurah agar menyusun usulan masyarakat, dan menetapkan skala prioritas disesuaikan dengan anggaran dan dikoordinasikan bersama SKPD,” jelasnya.

Pangerang menyebutkan, adapun pembagian anggaran pagu indikatif wilayah pada empat kecamatan yakni, Kecamatan Soreang Rp. 910 juta, Kecamatan Ujung Rp. 568 juta, Kecamatan Bacukiki Rp. 764 juta, dan Bacukiki Barat Rp. 858 juta. “Untuk kelurahan masing-masing diberikan sebesar Rp. 200 juta,” tandasnya.

Laga PSM Diwarnai Genangan, Taufan Pawe Siap Revitalisasi Lapangan Stadion GBH Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe (TP) bersyukur PSM Makassar kembali menang di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH), Senin, (30/01/23). Pasukan Juku Eja berhasil mengalahkan Rans Nusantara FC dengan skor 3 – 1. Meski menang, Taufan Pawe turut prihatin dengan pertandingan tersebut. Pasalnya pertandingan sempat tertunda karena curah hujan tinggi mengakibatkan lapangan tergenang.

“Saya baru saja balik dari nonton secara langsung PSM, kecintaan kita dengan rans nusantara Alhamdulillah kemenangan di tangan PSM. Namun di sisi lain Saya merasakan betul, bahwa banyak diantara para pecinta sepak bola kita mengkritisi kondisi lapangan BJ Habibie. Kondisi lapangan BJ Habibie sebenarnya sudah memenuhi standar verifikasi. Tetapi fenomena alam yang tidak bisa kita kompromi, curah hujan di kota Parepare 3 hari berturut-turut.Nah, Kondisi inilah saya serahkan kepada norma aturan PSSI, bahwa seperti apa kondisi seperti ini. Ternyata tadi layak tanding dan di hold 30 menit dan dilanjutkan ,” kata Taufan Pawe.

Ketua Golkar Sulsel itu berkomitmen, pihaknya bakal melakukan evaluasi dan revitalisasi kondisi lapangan Stadion GBH Parepare.

“Olehnya itu saya ingin sekali menyampaikan kepada sahabat pecinta bola, PSM dan kita semua, mari kita berdoa mudah-mudahan ke depan ini menjadi bahan evaluasi untuk kita melakukan revitalisasi terhadap stadion kita. Khususnya kondisi lapangan dan rumput yang ada. Percayalah semangat saya jangan ragukan kalau terkait dengan pembangunan pesepakbolaan kemajuan pesepakbolaan di Sulawesi Selatan,” pungkasnya.

Wali Kota Parepare Ucapkan Selamat Hari Lahir Nahdatul Utama (NU) ke-100

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengucapkan selamat hari lahir Nahdatul Utama (NU) ke-100 tahun. Selasa (31/01/23). Taufan mengatakan, NU merupakan Organisasi Islam terbesar di tanah air, sejak didirikan pada 100 tahun yang lalu, NU telah banyak memberikan sumbangsih kepada negeri ini dalam mengisi pembangunan.

“Selamat Harlah Satu Abad NU, 16 Rajab 1444 H. Semoga NU senantiasa menjadi pencerah untuk bangsa dan negara,” katanya,

Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel ini mendoakan semoga NU senantiasa hadir bersama masyarakat untuk merawat kebersamaan.

Jaga Dugaan Pelanggaran Persaingan Usaha, Kanwil VI KPPU Lakukan Kunjungan di Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Untuk menjaga dugaan pelanggaran persaingan usaha di Kota Parepare, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan kunjungan dan silaturahmi dengan beberapa media untuk membangun sinergitas. Kunjungan tersebut dilakukan, dalam rangka melakukan pengawasan persaingan usaha yang lebih efektif, mengingat kota Parepare ini adalah salah satu kota yang menjadi titik inflasi di Sulawesi Selatan dan tingginya tingkat perekonomian di kota Parepare ini.

Hal ini disampaikan Kepala Bagian Administrasi Kantor Wilayah (Kanwil) VI KPPU, Dahliana Tanur, di Coffee Bugis, Jumat (27/01/23).

“Kami dari tim kanwil VI KPPU Makassar melakukan kunjungan ke kota Parepare pada hari ini dengan maksud untuk melakukan pengecekan isu-isu terkait dugaan pelanggaran persaingan usaha tidak sehat, salah satunya mungkin di bahan pokok penting mengingat kota Parepare ini adalah salah satu kota yang menjadi titik inflasi di Sulawesi Selatan, mengingat dengan tingginya perekonomian di kota Parepare, sehingga tim kanwil 6 KPPU perlu melakukan pengawasan yang lebih efektif di kota Parepare, untuk memastikan bahwa perekonomian berjalan dengan efektif tanpa adanya indikasi-indikasi persaingan usaha tidak sehat.”Beber Dahliana.

Dalam melakukan pengawasan tersebut, Kanwil VI KPPU bersinergi dengan Pemerintah Daerah setempat dalam hal ini Dinas Perdagangan sert beberapa pihak lainnya yang terlibat dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) maupun Tim Satgas Pangan di Daerah.(*)

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare