27 C
Pare-Pare
Minggu, Oktober 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 50

Imbangi Penggunaan Gadget pada Anak, Dinas Perpustakaan Parepare Cetus ‘Gerakan Siklus Literasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dinas Perpustakaan Kota Parepare menggaungkan inovasi berupa Gerakan Siklus Literasi bagi pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Parepare. Inovasi ini ditujukan untuk membangun kembali minat baca anak sekaligus mengimbangi maraknya penggunaan gawai (smartphone/HP) di kalangan generasi muda.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan Kota Parepare, Drs. H. Ahmad, M.Si., saat menjadi narasumber dalam program talkshow*’Ngopi Berjamaah’ pada Jumat (21/08/26).

Dalam pemaparannya, H. Ahmad menyoroti pentingnya merefleksikan kembali filosofi membaca yang diwariskan oleh generasi terdahulu. Menurutnya, literasi sejati mencakup tiga tahapan utama: membaca, memahami, dan mewujudkan.

“Orang tua kita terdahulu memahami bahwa membaca itu ada tiga komponen penting: membaca, memahami, dan mewujudkan. Ada maksud mendalam dari apa yang kita baca hingga bisa diwujudkan dalam tindakan nyata. Melalui Gerakan Siklus Literasi ini, kita ingin menumbuhkan motivasi anak-anak SD dan SMP agar apa yang mereka baca dapat dipahami, diwujudkan, dan dikenang selalu untuk masa depan,” ujar H. Ahmad.

Ia menekankan bahwa tantangan ketergantungan anak terhadap gawai tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi dan tanggung jawab bersama antara pendidik di sekolah serta orang tua di rumah.

Pada kesempatan tersebut, H. Ahmad juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan penggiat literasi di Kota Parepare untuk bergerak bersama mengembalikan budaya membaca pada anak-anak. Pihaknya menyatakan Dinas Perpustakaan senantiasa siap menjadi wadah dan memfasilitasi kebutuhan literasi masyarakat.

“Kami mengajak seluruh warga masyarakat Kota Parepare dan para penggiat literasi, mari bersama-sama wujudkan cara membaca yang bermakna dan kembalikan budaya baca anak-anak kita. Insya Allah, kami selalu berada di perpustakaan untuk mendukung hal tersebut,” pungkasnya.

Polsek Bacukiki Bersama Brimob Bantu Tangani Kebakaran Pertashop dan Kebun Jagung di Bumi Harapan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kebakaran melanda halaman Pertashop yang sudah tidak aktif hingga merembet ke lahan perkebunan jagung milik warga di Jalan H. Mukaddas atau Bambu Runcing, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Selasa (25/08/26).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.45 Wita. Api awalnya membakar semak belukar kering di halaman Pertashop sebelum menjalar ke lahan jagung yang berada di seberang jalan.

Polsek Bacukiki bersama personel Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel, Dinas Pemadam Kebakaran Pemkot Parepare, serta warga setempat kemudian melakukan upaya pemadaman.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran berdampak pada lahan jagung seluas sekitar 700 meter persegi dengan kerugian yang ditaksir mencapai Rp5 juta.

Api Membesar dalam Hitungan Menit

Informasi mengenai kebakaran pertama kali diketahui warga yang melintas di sekitar lokasi.

Seorang saksi melihat titik api yang masih berukuran kecil di depan Pertashop sekitar pukul 10.50 Wita. Saat kembali melintas sekitar 15 menit kemudian, api telah membesar dan membakar semak belukar di halaman Pertashop.

Saksi kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada karyawan showroom mobil yang berada di sekitar lokasi.

Saksi lainnya yang berada di rumah dekat Pertashop juga melihat kepulan asap tebal masuk ke dalam rumah. Ia kemudian memberi tahu warga sekitar dan bersama tetangganya menuju lokasi.

Api yang membesar selanjutnya terlihat mengarah ke lahan perkebunan jagung milik warga.

Ketua RW 02 RT 03 Kelurahan Bumi Harapan, Sarlia, yang berada tidak jauh dari lokasi kemudian menghubungi pihak Kelurahan Bumi Harapan dan Dinas Pemadam Kebakaran untuk melaporkan kejadian tersebut.

Warga Berupaya Padamkan Api

Pemilik lahan jagung, Adri, mendapat informasi mengenai kebakaran saat berada di rumah untuk persiapan makan siang.

Setelah menuju lokasi, Adri bersama warga berusaha memadamkan api menggunakan ranting pohon sambil menunggu bantuan petugas.

Sekitar pukul 11.20 Wita, personel Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel tiba di lokasi. Tak lama kemudian, empat unit kendaraan pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Pemkot Parepare turut dikerahkan.

Petugas bersama warga kemudian melakukan pemadaman secara bersama-sama.

Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 11.55 Wita.

Dalam penanganan tersebut, dua personel dari Polres/Polsek, sembilan personel Brimob, dan 12 personel Damkar terlibat dalam proses pemadaman. Sebanyak empat unit kendaraan pemadam juga dikerahkan.

Kebakaran Berdampak pada 700 Meter Persegi Lahan Jagung

Lahan jagung yang terdampak merupakan bagian dari kebun seluas sekitar satu hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 700 meter persegi diperkirakan terdampak kebakaran.

Pemilik lahan menyebut tanaman jagung sebelumnya juga mengalami kondisi gagal panen akibat musim kemarau. Dampak kebakaran dan gagal panen tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian sekitar Rp5 juta.

Sementara itu, halaman Pertashop yang terbakar diketahui dalam kondisi tidak aktif dan ditumbuhi semak belukar.

Polisi Selidiki Dugaan Pemicu Kebakaran

Berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan sementara, kebakaran diduga bermula dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh seseorang yang melintas di sekitar lokasi.

Namun, dugaan tersebut masih bersifat sementara dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab kebakaran.

Kondisi semak dan rumput yang kering akibat musim kemarau serta hembusan angin disebut dapat mempercepat penyebaran api.

Polsek Bacukiki mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan yang terdapat rumput atau semak kering.

Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan karena kondisi kering membuat api lebih mudah menyebar.

Polisi Perkuat Imbauan Cegah Kebakaran

Polsek Bacukiki juga mendorong Bhabinkamtibmas di wilayah jajaran untuk berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan kecamatan dalam meningkatkan sosialisasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat kondisi musim kemarau meningkatkan potensi terjadinya kebakaran lahan.

Kepolisian mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Bagi polisi, pencegahan menjadi langkah penting karena kebakaran lahan pada kondisi cuaca kering dapat berkembang dengan cepat dan menyulitkan proses pemadaman.

Peristiwa kebakaran di Jalan H. Mukaddas tersebut menjadi pengingat bahwa rumput dan semak kering tidak bisa dianggap sepele. Puntung rokok kecil pun dapat berubah menjadi persoalan besar ketika bertemu bahan yang mudah terbakar dan angin kencang.

Bhabinkamtibmas Polsek Ujung Hadir di Tengah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Beri Rasa Aman

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Wujudkan kehadiran Polri di tengah masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Ujung Polres Parepare, Bripka Andi Marsyaldi, menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Istiqlal, Jalan Bau Massepe RT 02/RW 02, Kelurahan Labukang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Senin (24/08/26) malam.

Tidak sendiri, Bripka Andi Marsyaldi hadir bersama dengan mitra Kamtibmasnya, Anggota Babinsa Koramil 1405-01/ Ujung, Serka Hamka.

Kegiatan yang berlangsung mulai sekitar pukul 20.00 WITA tersebut dihadiri sekitar 200 jamaah. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini mengangkat tema “Cinta Rosul, Kuatkan Iman, Tebarkan Kedamaian”, dengan menghadirkan penceramah Dr. H. Ahmad Rusdi, S.Ag., M.Si.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan Hafsih oleh Hafsih Istiqlal, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembacaan Barzanji, ceramah agama oleh Dr. H. Ahmad Rusdi, S.Ag., M.Si., serta ditutup dengan doa.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polsek Ujung untuk senantiasa hadir dan membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman selama kegiatan berlangsung.

Kapolsek Ujung Polres Parepare AKP Sukri Abdullah mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam berbagai kegiatan masyarakat merupakan salah satu prioritas jajaran Polsek Ujung.

“Jajaran Polsek Ujung saat ini berkomitmen untuk bekerja dengan berpedoman pada program Polri yang Bermoral, Berintegritas dan Bermasyarakat. Tujuannya adalah meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, salah satunya dengan hadir di setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan yang bernuansa religius,” ujar AKP Sukri Abdullah.

Menurutnya, Bhabinkamtibmas merupakan garda terdepan Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di wilayah binaannya. Karena itu, kehadiran mereka di tengah masyarakat diharapkan tidak sekadar menjalankan tugas, tetapi benar-benar memberikan manfaat dan rasa aman.

“Rekan-rekan Bhabinkamtibmas adalah garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sesuai dengan lokasi wilayah binaan masing-masing. Sehingga peran Bhabinkamtibmas harus betul-betul memberikan manfaat, tidak hanya sekadar hadir, tetapi lebih pada aspek memberi rasa aman,” lanjutnya.

AKP Sukri Abdullah berharap, keberadaan personel Polsek Ujung di tengah berbagai aktivitas masyarakat dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa Polri harus mampu menjadi mitra sekaligus sahabat masyarakat, hadir bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial, kemasyarakatan maupun keagamaan.

“Semoga kehadiran jajaran Polsek Ujung semakin memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadikan Polri sebagai mitra serta sahabat masyarakat dalam berbagai kondisi,” tutupnya.

ICCN Sulsel Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Solusi Ekonomi Daerah Lewat Podcast TVRI

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat dan memperluas literasi ekonomi kreatif (ekraf) di seluruh tingkatan masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Daerah (Korda) ICCN Sulsel, Andiz Petta Lolo, saat menghadiri perayaan HUT TVRI Sulawesi Selatan sekaligus menjadi narasumber dalam program Podcast A1 di Makassar, Senin (23/08/26).

Dalam penampilannya, Andiz memaparkan berbagai aktivitas strategic ICCN Sulsel dalam mengembangkan, menghidupkan, serta menguatkan narasi ekraf di wilayah Sulawesi Selatan. Ia menekankan bahwa pemahaman mengenai ekosistem kreatif tidak boleh lagi terbatas pada lingkaran kelompok tertentu, melainkan harus menjadi pengetahuan umum bagi masyarakat luas. Menurutnya, ekraf merupakan salah satu solusi paling efektif untuk menggerakkan dan memperkuat perekonomian daerah.

“Kami berupaya melakukan edukasi secara konsisten melalui berbagai platform media, baik melalui kolaborasi erat dengan insan pers maupun terjun langsung ke forum-forum kreatif,” ujar Andiz Petta Lolo.

Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari agenda berkelanjutan ICCN Sulsel untuk turut serta mencerdaskan masyarakat Sulawesi Selatan melalui peningkatan pemahaman dan partisipasi aktif dalam pengembangan ekonomi kreatif.

Kondisi Bangsa Carut-Marut, KMBP dan FPU Parepare Soroti Diamnya Cendekiawan dan Akademisi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM— Kondisi moralitas dan maraknya kasus korupsi yang melilit Indonesia memicu keprihatinan mendalam dari tokoh masyarakat di Kota Parepare. Diamnya para ulama, cendekiawan, akademisi, hingga kalangan mahasiswa dinilai menjadi salah satu faktor utama yang memperparah carut-marut keadaan bangsa saat ini.

Hal tersebut ditegaskan oleh Koordinator Komunitas Masyarakat Peduli Bangsa (KMBP) Parepare, H. Muhlis Abdullah, bersama Ketua Forum Peduli Umat (FPU) Parepare, H. Andi Abd. Rahman Saleh, pada Minggu (23/08/26).

Muhlis Abdullah mengungkapkan bahwa keterpurukan moral dan rusaknya tata kelola negara merupakan akumulasi dari sikap apatis orang-orang pintar serta tokoh agama yang enggan bersuara.

“Apa yang terjadi selama ini adalah akumulasi dari diamnya orang-orang cendekia dan yang paham agama. Pesantren melahirkan banyak santri, tetapi seolah tidak mau melihat dan mendengar kerusakan di sekitar. Begitu banyak korupsi yang melibatkan figur berpendidikan tinggi, seperti kasus penangkapan oknum profesor di perguruan tinggi,” ujar Muhlis.

Ia berharap para akademisi, kiai, dan organisasi keagamaan seperti MUI serta Nahdlatul Ulama dapat bersatu padu untuk mengkritisi kebijakan pemerintah yang dinilai kian membebani rakyat, salah satunya melalui kenaikan pajak.

Senada dengan hal tersebut, Ketua FPU Parepare, H. Andi Abd. Rahman Saleh, menyoroti hilangnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan (*agent of change*). Di usia kemerdekaan Indonesia yang ke-81 ini, ia menilai bangsa justru terjajah oleh penguasanya sendiri akibat kemerosotan moralitas dan fenomena korupsi bernilai triliunan rupiah.

“Kami sangat prihatin, khususnya pada kalangan akademisi dan mahasiswa yang kehilangan visi serta tanggung jawab moral. Khusus di Parepare, tidak terlihat adanya gerakan dari mahasiswa. Padahal nasib bangsa ke depan ditentukan oleh mereka,” tegas Andi Abd. Rahman Saleh.

Meski menyayangkan sikap acuh tak acuh generasi muda yang justru kontras dengan keberanian para purnawirawan TNI dan tokoh senior sipil, KMBP dan FPU tetap menaruh harapan agar mahasiswa serta elemen cerdik pandai segera melakukan kontemplasi demi memulihkan masa depan bangsa.

Edukasi NAPZA di Ruang Bincang Kesehatan: Dari Efek Kopi hingga Tanda Perubahan Perilaku Pecandu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Pemahaman mengenai bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) perlu terus ditingkatkan di tengah masyarakat. Hal tersebut ditegaskan oleh narasumber Dosen STIKES Fatima Andreas Tena dalam program Ruang Bincang Kesehatan yang tayang pada Selasa (25/08/26).

Andreas menjelaskan bahwa zat adiktif dasarnya merupakan kandungan yang memicu ketergantungan. Bahan konsumsi harian seperti kopi pun mengandung zat adiktif, namun masih tergolong aman jika dikonsumsi dalam batas wajar.

“Kopi itu mengandung zat adiktif yang bisa membuat orang ketergantungan. Namun, selama dikonsumsi dalam skala normal, yakni 2 hingga 3 gelas per hari, itu masih aman dan belum memengaruhi susunan saraf pusat,” ujar Andreas.

Berbeda halnya dengan narkotika seperti ganja atau ekstasi yang dampaknya sangat merusak sistem saraf. Andreas membagi efek penyalahgunaan NAPZA ke dalam beberapa golongan, seperti depresan yang membuat penggunanya lemas dan cenderung banyak tidur, serta stimulan yang memicu penggunanya menjadi hiperaktif dan sulit tidur.

Untuk mengenali penyalahgunaan NAPZA sejak dini, masyarakat imbau untuk mengamati perubahan perilaku pada anggota keluarga, salah satunya munculnya emosi atau emosional tanpa sebab yang jelas. Oleh karena itu, ketahanan serta keharmonisan keluarga memegang peranan kunci sebagai benteng utama pencegahan.

“Pencegahan paling utama ada di dalam keluarga. Komunikasi yang buruk, tekanan berlebih, hingga kurangnya pengawasan serta penanaman akhlak dapat mendorong anak mencari pelampiasan negatif di luar rumah,” pungkasnya.

Tingkatkan Minat Baca, Dinas Perpustakaan Parepare Hadirkan Layanan Digital hingga Cendera Mata bagi Pengunjung

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dinas Perpustakaan Kota Parepare terus meluncurkan berbagai inovasi untuk meningkatkan minat baca dan menggaet generasi muda agar gemar berkunjung ke perpustakaan. Berbagai langkah strategis tersebut sukses meraih apresiasi di tingkat nasional pada tahun 2024 lalu.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perpustakaan Kota Parepare, Drs. H. Ahmad, M.Si., dalam acara ‘Ngopi Berjamaah’ yang berlangsung pada Jumat (21/08/26).

Ahmad menjelaskan, salah satu program unggulan yang dijalankan adalah menggandeng para penggiat literasi se-Kota Parepare untuk menjadi jembatan edukasi dan motivator bagi anak-anak. Selain itu, Dinas Perpustakaan juga terus bertransformasi mengikut perkembangan zaman dengan menyediakan layanan perpustakaan digital.

“Kami menyuguhkan perpustakaan digital untuk menyeimbangkan kebutuhan dan keinginan anak-anak zaman sekarang. Kami juga bekerja sama dengan sekolah-sekolah melalui program outing class, mengundang mereka secara langsung agar mau dan berkeinginan kembali membaca di perpustakaan,” ujar Ahmad.

Guna semakin menarik antusiasme masyarakat dan pelajar, Dinas Perpustakaan Parepare juga memberikan dorongan tambahan berupa fasilitas menarik dan kenang-kenangan bagi para pengunjung.

“Sebagai bentuk motivasi awal, ketika anak-anak datang berkunjung, kami berikan cendera mata. Ke depan, kami juga berencana menyisihkan anggaran untuk menyediakan minuman gratis bagi pengunjung agar mereka merasa nyaman,” pungkasnya.

Bulog Parepare Siap Perluas Distribusi Beras SPHP ke RPK Luar Pasar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Perum Bulog Kantor Cabang Parepare membuka peluang perluasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Rumah Pangan Kita (RPK) di luar pasar rakyat. Langkah ini diambil seiring mulai membaiknya pasokan kemasan beras pada pekan keempat Agustus 2026.

Wakil Pemimpin Cabang (Waka Pincab) Bulog Parepare, Fajrin Ananta, di temui di kantornya di kawasan Jl. Sudirman menjelaskan bahwa meski stok beras Bulog Parepare melimpah, keterbatasan pasokan kemasan dari produsen plastik sebelumnya sempat menjadi kendala penyaluran.

“Per pekan keempat Agustus ini alhamdulillah kami sudah mendapat tambahan kemasan, meskipun belum mencakup keseluruhan stok. Peluang membuka RPK di luar pasar sangat mungkin terealisasi, namun kami terus menganalisis ketahanan stok kemasan yang ada,” ujar Fajrin, Senin (24/08/26).

Menanggapi perbedaan kuota distribusi antar-pasar rakyat seperti Pasar Lakesi, Sumpang Minangae, dan Labukang, Fajrin menyebut hal itu dipengaruhi oleh jumlah titik pengecer terdaftar serta kapasitas tampung pedagang. Pasar Lakesi saat ini mendominasi karena memiliki titik pengecer terbanyak, sementara Pasar Sumpang baru tercatat memiliki 4 titik pengecer aktif secara aplikasi.

“Penyaluran disesuaikan dengan kemampuan dan kapasitas tampung toko pengecer, bukan semata permodalan. Tidak semua pedagang mampu menampung hingga 2 ton beras karena menjual komoditas lain,” tambahnya.

Saat ini, rata-rata kebutuhan beras SPHP di Kota Parepare mencapai 300 hingga 400 ton per bulan. Angka ini disalurkan secara masif melalui berbagai saluran, termasuk Gerakan Pangan Murah (GPM), kegiatan Pemkot Parepare, pasar rakyat, serta keterlibatan TNI-Polri dari Polres dan Kodim 1405 Parepare.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tambah Pasokan LPG 3 Kg untuk Jaga Ketersediaan Energi di Kabupaten Bone

0

BONE, RADIOMESRA. COM – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat penyaluran LPG 3 Kg di Kabupaten Bone untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Penguatan pasokan dilakukan melalui penyaluran penuh pada periode hari libur serta tambahan extra dropping di luar penyaluran harian normal.

Pada tanggal merah 17 dan 25 Agustus, Pertamina tetap menjalankan penyaluran LPG 3 Kg secara penuh dengan realisasi mencapai 205 persen dari rata-rata penyaluran harian. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat dan menjaga ketersediaan LPG di tingkat pangkalan.

Selain itu, Pertamina juga telah menyalurkan tambahan extra dropping pada 31 Juli dan 15 Agustus dengan peningkatan sebesar 66 persen dari rata-rata penyaluran harian. Tambahan tersebut menjadi bagian dari langkah antisipatif untuk memperkuat stok LPG 3 Kg di wilayah Kabupaten Bone.

Dengan penyaluran pada hari libur dan tambahan extra dropping tersebut, total dukungan pasokan yang telah diberikan mencapai 272 persen dari rata-rata penyaluran harian. Penyesuaian ini merupakan bagian dari upaya Pertamina merespons dinamika kebutuhan energi masyarakat sekaligus menjaga kelancaran distribusi LPG 3 Kg di lapangan.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan tambahan pasokan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan aktual di wilayah Kabupaten Bone.

“Pertamina terus memantau pergerakan kebutuhan LPG 3 Kg di Kabupaten Bone dan melakukan penyesuaian penyaluran berdasarkan kondisi di lapangan. Penyaluran tetap kami maksimalkan pada periode hari libur, kemudian diperkuat dengan extra dropping untuk menjaga ketersediaan stok di tingkat pangkalan,” ujar Lilik.

Lilik menambahkan, masyarakat diimbau untuk melakukan pembelian LPG sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Distribusi LPG 3 Kg perlu dijaga bersama agar dapat menjangkau masyarakat yang memang berhak menerima sesuai ketentuan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama agen dan pangkalan terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan serta kelancaran penyaluran LPG 3 Kg di Kabupaten Bone. Evaluasi distribusi dilakukan secara berkala agar pasokan dapat disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat.

Masyarakat yang membutuhkan informasi maupun menemukan kendala dalam penyaluran LPG dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Media Contact

Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Bhabinkamtibmas Watang Soreang Laksanakan Patroli Dan Tangani Pengaduan Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Bhabinkamtibmas Kelurahan Watang Soreang, Aipda Ruslan.A, melaksanakan kegiatan Patroli, Sambang, Bimbingan Penyuluhan dan Door to Door System di wilayah binaannya pada Senin, 24 Agustus 2026 pukul 11.00 WITA s.d. selesai.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jl. Petta Unga RT 001 RW 003 Kelurahan Watang Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare.

Selain kegiatan rutin, Bhabinkamtibmas juga bersinergi dengan Tiga Pilar Kelurahan dan Babinsa serta mendatangi lokasi pengaduan masyarakat terkait permasalahan yang dilaporkan warga.

Dalam kesempatan tersebut Aipda Ruslan.A menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan rasa aman, menjalin kedekatan, serta menyelesaikan permasalahan secara humanis dan kekeluargaan.

“Polri sebagai sahabat masyarakat akan terus hadir untuk menciptakan stabilitas Harkamtibmas. Kami juga berkomitmen mendukung setiap program Polri dan Pemerintah demi terwujudnya situasi yang kondusif di wilayah,” ungkap Aipda Ruslan.A.

*Kapolsek Soreang Polres Parepare Akp Amir Usman* mengapresiasi langkah Bhabinkamtibmas yang cepat merespon Dumas warga.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan adalah wujud nyata Polri hadir dan dekat dengan masyarakat. Saya perintahkan agar setiap permasalahan, khususnya terkait pertanahan, diselesaikan dengan mengedepankan mediasi dan musyawarah agar tercipta situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegas Akp Amir Usman.

Kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan mendapat apresiasi dari warga masyarakat Kelurahan Watang Soreang.

*HUMAS POLRES PAREPARE*

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare