29.6 C
Pare-Pare
Senin, Juni 1, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 49

Bawaslu Parepare Ajak Pelajar SMKN 3 Jadi Pengawas Partisipatif melalui Program “Pelajar Siaga Demokrasi”

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Parepare melaksanakan kegiatan Bawaslu Menyapa Gen Z dengan tema “Pelajar Siaga Demokrasi” di Ruang Vokasi SMKN 3 Kota Parepare, Rabu (11/02/26). Kegiatan ini diikuti oleh pelajar kelas XII sebagai bagian dari upaya peningkatan pemahaman nilai-nilai demokrasi sejak dini.

Kegiatan dibuka oleh Anggota Bawaslu Kota Parepare, Dr. Susilawati. Pada tim liputan jelajah kota radio mesra Dr. Susilawati mengatakan demokrasi bukan lagi menjadi hal yang baru bagi mereka, karena pada pemilihan yang lalu, mereka telah berkontribusi.

“Peserta kali ini adalah kelas XII dari SMK negeri 3 kota Parepare, yang notabene, mereka telah berusia 17 tahun, bahkan ada diantaranya telah menggunakan hak pilihnya pada pemilihan tahun 2024 lalu. Sehingga demokrasi bukan lagi menjadi hal yang baru bagi mereka, karena pada pemilihan yang lalu mereka telah berkontribusi. Maka Bawaslu hadir, untuk memberikan sosialisasi, memberikan pemahaman, sejauh mana, peserta didik bisa berkontribusi dalam pemilihan, maupun juga pemilu, dan juga Bawaslu sebelum mengajak kepada para pelajar, untuk menjadi pemilih yang aktif, menjadi pengawas partisipatif dalam pemilu, dan juga pemilihan mendatang.” Ungkap Dr. Susilawati

Dalam pemaparan materinya, Dr. Susilawati menjelaskan sejarah terbentuknya pengawasan pemilu di Indonesia, asas-asas pemilu yang meliputi langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL), serta lembaga penyelenggara pemilu yang terdiri dari KPU, Bawaslu, dan DKPP. Ia juga menguraikan tugas dan fungsi Bawaslu serta keanggotaan Bawaslu sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017.

Selain itu, disampaikan pula data pemilih pemula atau Gen Z yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah demokrasi ke depan. Bawaslu juga memaparkan berbagai upaya pencegahan pelanggaran, seperti identifikasi kerawanan, pendidikan pengawas partisipatif, pembentukan forum warga kampung pengawasan (Parmas), MoU dan PKS forum koordinasi bersama, serta publikasi melalui siaran pers dan diskusi publik.

Para pelajar juga dibekali pemahaman tentang pentingnya menjadi pemilih pemula yang cerdas, di antaranya memastikan telah terdaftar sebagai pemilih, aktif mencari dan memahami informasi terkait calon yang akan dipilih, berani melaporkan dugaan pelanggaran pemilu, serta menggunakan hak pilih dengan hadir ke TPS pada hari pemungutan suara. Materi lainnya mencakup ajakan anti-golput sebagai penentu masa depan bangsa, kewaspadaan terhadap hoaks atau berita bohong, pengawasan partisipatif berbasis digital, peran Gen Z dalam melawan politik uang, serta syarat dan waktu pelaporan pelanggaran pemilu.

Menutup pemaparannya, Dr. Susilawati menegaskan pentingnya edukasi politik sejak dini bagi generasi muda ia berharap Semoga penyampaian materi ini dapat menjadi bekal dalam berdemokrasi bagi para pelajar, sehingga kelak dapat tumbuh menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak pilihnya.

Dorong UMKM dan Wirausaha Muda, Wali Kota Parepare Hadirkan Program “Parepare Keren

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, meluncurkan program inovatif bertajuk “Parepare Keren” sebagai upaya mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam dunia wirausaha. Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Parepare untuk menciptakan ekonomi kreatif yang kuat dan berkelanjutan.

“Kami akan maksimalkan khususnya terkait masalah pelaku UMKM dan sektor kepariwisataan. Target yang kami ingin mencapai, Kami mempunyai program Parepare keren, ini yang kemudian mendorong anak-anak muda kita untuk berwirausaha, inilah kemudian yang kami coaching, berikan pembinaan, pelatihan, lalu kemudian, kami mengawal agar mereka bisa produktif. Nah, tempat destinasi wisata yang ada di kota Parepare. Kami setiap tempat spot kami membuatkan spot untuk mereka bisa berwirausaha, sehingga antara pariwisata dengan sektor UMKM ini selaras.” Kata Tasming.

Program “Parepare Keren” diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan komunitas anak muda, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di Kota Parepare. Melalui program ini, Pemerintah Kota Parepare optimistis dapat melahirkan wirausaha muda yang inovatif serta memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. (D)

Koperasi Merah Putih Salah Satu Program Strategis Prabowo Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menanggapi pertanyan pendengar Obras Terkait keberadaan koperasi merah putih Senin (09/02/26) Ketua Komisi I DPRD kota Parepare yang juga kader partai Gerindra Dr. H. Kamaluddin Kadir mengatakan salah satu program strategis nasional presiden Pranowo berkaitan dengan peningkatan ekonomi kerakyatan seluruh Indonesia, salah satunya itu Koperasi Merah Putih.

“Ada juga yang lain, seperti program MBG, sekolah rakyat, banyak, ada juga kesehatan gratis. Kegiatan-kegiatan itu yang menjadi program strategis bapak presiden, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Memang Tidak bisa memuaskan, karena target bapak presiden adalah bagaimana caranya untuk menyediakan fasilitas dulu, agar masyarakat bisa terlayani. Bisanya mendapat anaknya bisa sekolah, di sekolah rakyat, bisa dapat pinjaman usaha kecil melalui koperasi merah putih, anak-anak sekolah diberikan gizi  untuk perkembangan tumbuh kembang.” Kata Dr. H. Kamaluddin Kadir.

Menurut H. Kamaluddin Kadir, berkaitan dengan koperasi merah putih, itu memang diberi kewenangan di setiap Kelurahan. Kalau di Parepare ada 22 Kelurahan, berdasarkan laporan sudah 16 yang sementara di bangun. Koperasi Merah Putih dikoordinir langsung oleh TNI bekerja sama untuk pembangunannya. Ada sudah 16 memakai aset pemerintah daerah, maupun aset pemerintah provinsi.

“Kalau saya lihat di MoUnya, itu memakai aset daerah, hasil bangunannya menjadi milik pemerintah daerah, nanti tinggal di persewakan saja, membantu program pemerintah pusat, bekerjasama dengan pemerintah daerah seluruh Indonesia.” Jelas Dr. H. Kamaluddin Kadir.

Basnaz Dan Pemkot Gelar Rakor Tetapkan Besaran Zakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Badan Amil Zakat Nasional (BASNAS) Kota Parepare menggelar rapat bersama sejumlah instansi dan lembaga zakat di Ruang Rapat Lounge Kantor Wali Kota Parepare, Jalan Jendral Sudirman, Rabu (11/02/26).

Dalam rapat tersebut, disepakati usulan penetapan besaran zakat fitrah, fidiah, infak rumah tangga, dan infak perjalanan haji untuk disahkan oleh Wali Kota Parepare. Ketua BAZNAS Parepare, Irwan Yusuf Caco, saat jumpa pers menjelaskan bahwa rapat tersebut diinisiasi oleh BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang menjadi mitra pemerintah dalam mengusulkan dan membantu penetapan besaran zakat.

“Kami sepakat untuk mengusulkan kepada Bapak Wali Kota agar disahkan penetapan zakat fitrah dan fidiah serta infak lainnya. Untuk zakat fitrah tahun ini ada dua kategori, yakni beras premium Rp49.000 dan beras medium Rp42.000. Kemudian infak rumah tangga Rp30.000 per rumah tangga, fidiah Rp25.000 per hari, serta infak perjalanan haji Rp1.000.000 per jamaah,” ungkap Irwan.

Ia menjelaskan, tahun sebelumnya zakat fitrah hanya ditetapkan dalam satu harga. Namun tahun ini dikategorikan menjadi dua menyesuaikan kondisi ekonomi masyarakat. “Kita melihat kondisi masyarakat tidak semuanya bisa disamaratakan, sehingga dibuat dua kategori agar lebih adil,” jelasnya.

Untuk infak perjalanan haji, sebelumnya berada pada kisaran Rp 250.000 hingga Rp1.000.000 per jamaah. Namun, menurut Irwan, mayoritas jamaah memilih nominal terendah. Mengacu pada kebijakan di sejumlah daerah lain, rata-rata infak perjalanan haji ditetapkan Rp1.000.000 per jamaah.

Sementara itu, infak rumah tangga mengalami kenaikan dari Rp25.000 menjadi Rp30.000 per rumah tangga. Begitu pula fidiah yang tahun lalu sebesar Rp15.000 per hari, kini diusulkan naik menjadi Rp25.000 per hari, menyesuaikan harga kebutuhan pokok. “Kami melihat dengan angka Rp25.000 sudah sangat layak untuk satu kali makan bagi yang membutuhkan,” tambahnya.

Rapat tersebut turut dihadiri perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Parepare, Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah Kota Parepare, sejumlah lembaga zakat resmi seperti Lazismu, Lazisnu, Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ), BMH, serta perwakilan Bulog dan Dinas Perdagangan Kota Parepare terkait penetapan harga beras.
Irwan berharap, dengan penetapan ini, BAZNAS dapat semakin optimal membantu pemerintah dalam upaya mengentaskan dan menurunkan angka kemiskinan di Parepare.

“Tentu ada pemerataan ketika BAZNAS menjadi penyalur yang terorganisir karena kami memiliki data. Harapannya bantuan yang diberikan bukan hanya tersalur, tetapi tepat sasaran,” tutupnya. (*)

RS Ainun Habibie Parepare Pastikan Cuci Darah Tetap Jalan bagi PBI

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Manajemen Rumah Sakit dr Hasri Ainun Habibie di Kota Parepare, memastikan pelayanan hemodialisa tetap berjalan bagi warga kurang mampu. Keputusan itu muncul seusai kabar terhentinya layanan cuci darah bagi peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di beberapa wilayah Indonesia.

Kebijakan di beberapa daerah lain yang tidak menentu sempat menimbulkan kecemasan bagi pasien gagal ginjal. Pasalnya, terapi cuci darah merupakan prosedur vital yang harus dilakukan secara rutin demi kelangsungan hidup pasien.

Pada sisi lain, RS dr Hasri Ainun Habibie memutuskan mengambil langkah proaktif dengan memberikan relaksasi prosedur administrasi. Meski beberapa pasien sempat nonaktif dalam kepesertaan BPJS, pihak rumah sakit tidak menghentikan layanan, melainkan membantu pasien mengurus pengaktifan kembali.

Wakil Direktur Pelayanan RS dr Hasri Ainun Habibie, Linda Iriani, menjelaskan bahwa pihak rumah sakit langsung melakukan audit kepesertaan begitu mengetahui adanya kendala layanan PBI di beberapa daerah.

“Langsung mengecek semua pasien yang ada di..dan memang ada 1 yang di non aktifkan tapi setelah dihubungi yang bersangkutan, kemudian memberikan waktu kepada peserta untuk segera mengurus kedaerahnya dan Alhamdulillah langsung aktif dan sore bisa dilakukan pelayanan untuk yang di non aktifkan dan untuk saat ini Ainun tidak ada kendala dan rata2 mereka bisa langsung aktif setelah lapor di BPJS atau kembali ke daerah masing2 setelah ada konfirmasi bisa dilayani kembali di Ainun” kata Linda.

Saat ini, rumah sakit melayani sekitar 40 pasien cuci darah setiap bulannya yang telah terdaftar dalam jadwal rutin. Linda memastikan kendala administrasi BPJS tidak menghambat hak pasien.

Salah satu keluarga pasien, Rusdianto mengatakan petugas administrasi di Ainun menginformasi kalau BPJS-nya tidak aktif. Tapi dirinya diberi kesempatan untuk mengurus pagi itu juga ke Dinas Sosial. Dan, setelah Dinsos hubungi BPJS, siangnya langsung aktif dan bisa dilayani.

Selain Gelar Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Polres Parepare Juga Rutin Patroli Mobile Dan Sosialisasi Bahaya Kecelakaan Lalulintas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Selain.melakukan operasi di beberapa titik selama operasi keselamatan Pallawa 2026, Satlantas polres Parepare juga lakukan patroli mobile dan melakukan tindakan baik berupa teguran, maupun tilang, untuk pengendara yang melakukan pelanggaran. Hal tersebut di sampaikan Kasat lantas polres Parepare AKP. Muh. Arsyad saat di temui sejumlah awak media di kantor Lantas kota Parepare beberapa waktu lalu.

“Terkait masalah sosialisasi, kegiatan yang kami lakukan, Alhamdulillah berkaca dari data di tahun 2024, dengan 2025,  untuk data kecelakaan lalu lintas di tahun 2024, laporan polisi laka lantas itu sebanyak 136 kasus, untuk tahun 2025 kemarin yaitu 116 perkara kasus laporan polisi. Artinya, ada penurunan. Kemudian kita melihat dari data jumlah korban kecelakaan, khususnya yang meninggal dunia atau korban fatalitas di tahun 2024, korban meninggal dunia itu ada 21 orang, kemudian di tahun 2025  jumlahnya yang meninggal 19, ada penurunan.” Ungkap AKP Muh. Arsyad.

AKP. Muh. Arsyad akan terus menggiatkan sosialisasi memberikan imbauan baik di media sosial, maupun dari rekan media yang banyak selalu menyampaikan berita-berita, untuk selalu tertib berlalu lintas, dan menjaga keselamatan.

“Tentunya ini adalah langkah langkah yang kami lakukan, yaitu melakukan sosialisasi, memberikan imbauan, baik di media sosial, maupun dari rekan media yang banyak selalu menyampaikan berita-berita untuk selalu kita tertib berlalu lintas, dan menjaga keselamatan. untuk operasi palawa ini, kami dari satuan lintas melibatkan sebanyak 21 personil, tetapi dalam operasi ini ada juga dari fungsi lain baik dari samapta, dari Reskrim, dari intel, kemudian dari fungsi pengawasan dari propam jadi  personil yang dilibatkan kurang lebih 90-an.” Jelas AKP. Muh. Arsyad.

Kemenhaj Parepare Ingatkan Masyarakat Jangan Mudah Tertipu Travel Haji Abal Abal

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala kantor kementrian Haji dan Umrah kota Parepare H. Jami mengingatkan bagi masyarakat kota Parepare dan sekitarnya jangan sampai tertipu pada oknum yang mengaku punya izin travel tapi tidak terdaftar di kementrian agama.

“Memang ini sangat di wanti wanti,  kami mohon juga kepada jemaah, minta tolong jangan ikut, karena memang juga banyak orang mengaku punya izin travel, tetapi tidak sampai ke kami. Jangan sembarang ikut untuk manasik di mereka, kalau tidak ada izin dari pemerintah. Oleh karena, sering terjadi di tempat lain, itu ada yang mengaku-ngaku bisa mendampingi, akhirnya, karena pemerintah memang memberi kewenangan kepada yang sudah ada izinya bisa manasik mandiri, itu artinya bisa memungut dana dari jemaah untuk dipakai bersama dalam acara manasik.” Kata H. Jami.

Karena menurut H. Jami, terkadang kalau ada yang tidak resmi, tolong jangan di layani seperti itu, oleh karena terkadang setelah mengambil dana,  dia tidak membimbing dan tidak mendampingi sampai ke Arab Saudi. Masyarakat  sekira bisa langsung saja ke kantor kementerian haji dan umroh.

“Terkadang kalau ada yang tidak resmi, minta tolong jangan di layani seperti itu, oleh karena, kenapa terkadang setelah mengambil dana kita, dia tidak membimbing kita, dan tidak mendampingi sampai ke Arab Saudi. Saya kira bisa langsung saja ke kantor kementerian haji dan umroh, kemudian bisa juga minta, kalau ada yang menawari minta surat izinnya, sertifikatnya dari kementerian haji dan umroh itu ada, kalau sudah dia sudah mendapat cara izin.” Jelas H. Jami.

Politisi P3 Minta Walikota Evaluasi Event Yang Merusak Nama Parepare 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Badan kehormatan DPRD dan juga politisi P3 Kota Parepare Rudi Najamuddin meminta mengevaluasi kegiatan atau event yang di selenggarakan oleh EO yang ada di kota Parepare agar tidak merusak nama baik kota Parepare. Hal tersebut di sampaikan Rusdi saat di temui di ruangan komisi III Kota Parepare Senin (10/02/26).

“kalau saya, khususnya ini, karena ada kejadian yang kita tidak inginkan, kami berharap pemerintah daerah, kedepannya untuk mengevaluasi, sehingga tidak terjadi hal-hal seperti ini lagi, khususnya di masalah teknis. Bagaimana untuk tidak ada terjadi perkelahian di luar arena, tapi kalau kita mau realitas berfikir, semua jenis olahraga  berpotensi memang terjadi hal-hal seperti ini. cuma pemerintah dalam hal ini mungkin walikota sebaiknya melakukan evaluasi dengan tim supaya tidak terjadi hal-hal seperti ini, karena ini olahraga internasional. ini bukan cuma olahraga lokal nasional ini olahraga internasional.” Kata Rudi

Walau demikian, secara pribadi, Rudi menilai maraknya event di Parepare ini bagus untuk kota Parepare itu sendiri.

“bagus lagi supaya semua atlet-atlet dari seluruh Indonesia bisa hadir di Parepare ini dan itu dampaknya luar biasa untuk Parepare. dampak pertama itu perekonomian parepare bisa maju kemudian Parepare bisa diperkenalkan sebagai kota kelahiran presiden ketiga kita, dan lain-lain sebagainya.  ini sama halnya dengan sekali mendayung dua tiga Pulau terlampaui. Kalau kita dan kami berharap, selalu ada event even, khususnya event-event nasional, internasional, yang dilaksanakan di Parepare, mau tidak mau dia harus siap, dia harus siap persoalan teknis, persoalan anggaran, persoalan keamanan, kenyamanan di Parepare mereka harus siapkan.” Jelas Rudi

Tasming Hamid Gaspol Ekonomi Kreatif Lewat Program “Parepare Keren”

0

PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, meluncurkan program inovatif bertajuk “Parepare Keren” sebagai upaya mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam dunia wirausaha.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Parepare untuk menciptakan ekonomi kreatif yang kuat dan berkelanjutan.Tasming Hamid mengatakan, “Parepare Keren” dirancang untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda agar berani memulai usaha dan mengembangkan ide-ide kreatif mereka. Pemerintah, kata dia, tidak hanya mendorong secara konsep, tetapi juga hadir dengan dukungan nyata.

“Anak muda Parepare punya potensi besar. Pemerintah hadir untuk memfasilitasi, mulai dari penyediaan lahan usaha hingga menciptakan ruang promosi melalui berbagai event,” ujar Tasming Hamid.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kota Parepare menyiapkan lahan khusus yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha muda dan UMKM sebagai pusat kegiatan ekonomi kreatif. Selain itu, pemerintah juga rutin menggelar event-event kewirausahaan yang melibatkan pelaku UMKM lokal, mulai dari bazar, pameran produk, hingga festival ekonomi kreatif.

Program “Parepare Keren” diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan komunitas anak muda, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di Kota Parepare.

“Dengan ekosistem yang kita bangun ini, kami berharap anak muda tidak hanya menjadi pencari kerja, tapi juga pencipta lapangan kerja,” tambah Tasming.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Parepare optimistis dapat melahirkan wirausaha muda yang inovatif serta memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. ()

Pelanggaran Hingga Hari Ke Enam Operasi keselamatan Pallawa 2026 Di dominasi Pengendara Sepeda Motor

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Hingga Hari ke enam pelaksanaan Operasi keselamatan Pallawa 2026 Sabtu (07/02/26) Kasatlantas polres Parepare AKP. Muh. Arsyad mengungkapkan untuk pelanggaran yang paling banyak masih didominasi pelanggaran pengendara sepeda motor yang boncengan, tidak menggunakan helm.

“Tentunya ini menjadi perhatian, karena, ada empat kejadian lakalantas yang korbannya meninggal dunia, rata-rata pengendara ini tidak menggunakan helm, makanya pada kesempatan ini, kami tidak bosan-bosannya mengimbau kepada masyarakat, Mari sadar bahwa keselamatan itu adalah yang paling utama. Jangan sampai karena mengendarai sepeda motor, dan jaraknya dekat, dan tidak menggunakan helm. Namanya musibah bisa saja terjadi.” Kata AKP. Muh. Arsyad.

Lanjut AKP. Muh. Arsyad, Khusus kendaraan penggunaan knalpot tidak sesuai speck atau knalpot brong, jelas polisi akan melakukan penindakan, dan itu di arahkan untuk mengganti knalpotnya ke knalpot standar, mengingat ini adalah keluhan masyarakat yang selalu disampaikan ketika ada kegiatan Jumat curhat, maupun pertemuan, karena ini mengganggu.

“Apalagi memasuki bulan suci Ramadan, tentunya Kita semua mau melaksanakan ibadah dengan baik, tidak ada suara-suara bising. Kami akan melakukan penindakan tegas terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot brong, dan kami tilang, dan kami suruh ganti. Untuk balap liar, kami sudah mengatensi tidak ada kompromi, kalau pelaku balap liar. Kami lakukan penindakan, dan terbukti melakukan balapan liar, kendaraannya akan kami sita, tilang, dan kami kasih denda maksimal. Kendaraan kami amankah selama 3 bulan untuk memberikan efek jera.” Jelas Arsyad

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare