PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Hingga Hari ke enam pelaksanaan Operasi keselamatan Pallawa 2026 Sabtu (07/02/26) Kasatlantas polres Parepare AKP. Muh. Arsyad mengungkapkan untuk pelanggaran yang paling banyak masih didominasi pelanggaran pengendara sepeda motor yang boncengan, tidak menggunakan helm.
“Tentunya ini menjadi perhatian, karena, ada empat kejadian lakalantas yang korbannya meninggal dunia, rata-rata pengendara ini tidak menggunakan helm, makanya pada kesempatan ini, kami tidak bosan-bosannya mengimbau kepada masyarakat, Mari sadar bahwa keselamatan itu adalah yang paling utama. Jangan sampai karena mengendarai sepeda motor, dan jaraknya dekat, dan tidak menggunakan helm. Namanya musibah bisa saja terjadi.” Kata AKP. Muh. Arsyad.
Lanjut AKP. Muh. Arsyad, Khusus kendaraan penggunaan knalpot tidak sesuai speck atau knalpot brong, jelas polisi akan melakukan penindakan, dan itu di arahkan untuk mengganti knalpotnya ke knalpot standar, mengingat ini adalah keluhan masyarakat yang selalu disampaikan ketika ada kegiatan Jumat curhat, maupun pertemuan, karena ini mengganggu.
“Apalagi memasuki bulan suci Ramadan, tentunya Kita semua mau melaksanakan ibadah dengan baik, tidak ada suara-suara bising. Kami akan melakukan penindakan tegas terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot brong, dan kami tilang, dan kami suruh ganti. Untuk balap liar, kami sudah mengatensi tidak ada kompromi, kalau pelaku balap liar. Kami lakukan penindakan, dan terbukti melakukan balapan liar, kendaraannya akan kami sita, tilang, dan kami kasih denda maksimal. Kendaraan kami amankah selama 3 bulan untuk memberikan efek jera.” Jelas Arsyad




















