24.5 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 23, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 5

Refleksi Masa Pandemi, Komite SDN 3 Parepare Sebut Belajar Daring Khawatirkan Kualitas Pendidikan Anak

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kebijakan pembelajaran secara dalam jaringan (daring) yang diberlakukan akibat dampak kabut asap kembali menuai sorotan dari kalangan komite sekolah. Kebijakan yang ditujukan untuk melindungi kesehatan siswa tersebut dinilai kurang efektif dan justru memicu kekhawatiran baru.

Ketua Komite Sekolah SDN 3 Parepare, H. Bachtiar Syarifuddin, mengusulkan agar pemerintah daerah dan pihak terkait segera mencabut kebijakan belajar dari rumah tersebut dan mengembalikan aktivitas belajar-mengajar secara tatap muka di ruang kelas.

Usulan tersebut disampaikan Bachtiar setelah mengamati langsung aktivitas anak-anak sekolah sejak Jumat sore hingga Sabtu malam (27/10/26). Ia menemukan banyak murid tingkat SMP, SD, hingga TK yang justru berkumpul dan asyik bermain di ruang terbuka Joyland Family Park, Taman Mattirotasi, Kota Parepare, tanpa mengenakan masker.

“Sejak kemarin sore sampai malam ini, ternyata banyak murid setingkat SMP, SD, bahkan TK yang asyik bermain di arena ruang terbuka Joyland Family Park di Taman Mattirotasi, tanpa menggunakan masker,” ujar H. Bachtiar Syarifuddin, Sabtu (27/10/26).

Menurut Bachtiar, kondisi ini sangat kontradiktif dengan tujuan utama pemberlakukan belajar dari rumah. Menghirup udara terpapar kabut asap di area terbuka seperti Taman Mattirotasi dinilai jauh lebih berbahaya dibandingkan jika para siswa berada di dalam lingkungan sekolah.

Selain aspek kesehatan di luar rumah yang tidak terkontrol, Bachtiar juga menyoroti dampak kualitas pendidikan berdasarkan pengalaman masa lalu.

“Pengalaman saat pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu menunjukkan bahwa murid belajar secara daring membuat proses pembelajarannya tidak efektif dan berisiko menurunkan kualitas pendidikan,” tegasnya.

Atas dasar pertimbangan kesehatan fisik serta kualitas pembelajaran siswa, pihak komite sekolah berharap pemerintah dapat merevisi kebijakan tersebut agar anak-anak kembali belajar di sekolah dengan pengawasan guru secara langsung.

Uang Habis, Rumah Tangga Retak: Kapolres Parepare Soroti Bahaya Judi Online

0

PAREPARE , RADIOMESRA. COM — Iming-iming menang besar membuat judi online terlihat menggiurkan. Namun, di balik tawaran keuntungan instan itu, ada risiko kehilangan uang, kecanduan, dan konflik keluarga yang dapat berkembang ketika seseorang terus mengejar kekalahan.

Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba perjudian daring, termasuk tautan yang beredar melalui media sosial, grup percakapan, maupun iklan digital.

“Judi online bukan jalan menuju bahagia. Itu jebakan yang menghancurkan masa depan,” ujarnya.

Menurut Phunky, pola yang ditemukan dalam sejumlah kasus yang ditangani kepolisian menunjukkan bahwa kebiasaan berjudi dapat bermula dari rasa penasaran atau keinginan memperoleh uang dengan cepat. Ketika kebiasaan itu berlanjut, tabungan dan penghasilan berisiko terkuras, sementara kebutuhan rumah tangga terabaikan.

Dampaknya tidak berhenti pada kerugian finansial. Perselisihan pasangan, terganggunya kebutuhan anak, hingga tekanan psikologis dapat menjadi persoalan lanjutan yang perlu ditangani secara serius.

Jangan Terjebak Iming-Iming Menang Besar

Promosi judi online kerap menggunakan janji keuntungan besar untuk menarik pengguna. Karena itu, masyarakat perlu waspada terhadap tautan dan pesan yang mengarahkan mereka ke situs perjudian.

“Banyak yang menawarkan menang besar, padahal ujungnya kalah dan kecanduan. Jangan diklik, jangan dicoba,” kata Phunky.

Untuk mencegah risiko tersebut, keluarga perlu membangun komunikasi terbuka. Jika anggota keluarga mulai menunjukkan kebiasaan berjudi atau mengalami masalah keuangan yang mencurigakan, ajak mereka berbicara tanpa langsung menghakimi dan dorong mereka mencari bantuan yang sesuai.

Keluarga dan Warga Punya Peran

Pencegahan judi online tidak cukup mengandalkan penindakan hukum. Keluarga dapat membantu mengenali perubahan perilaku, sedangkan masyarakat perlu menyampaikan dugaan aktivitas perjudian melalui saluran resmi tanpa menyebarkan tuduhan yang belum terverifikasi.

“Kami ingin Parepare bersih dari judi online. Tapi ini tidak bisa dilakukan polisi sendiri. Butuh peran semua warga untuk saling jaga,” ujar Phunky.

Masyarakat yang ingin melaporkan dugaan tindak pidana dapat menghubungi Bhabinkamtibmas setempat atau layanan kepolisian 110. Semakin dini persoalan dikenali dan ditangani, semakin besar kesempatan untuk mencegah dampak yang lebih luas terhadap keluarga.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Konservasi Burung Nuri Talaud melalui Edukasi dan Program Breeding di Bitung

0

BITUNG, RADIOMESRA. COM  – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Bitung terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keanekaragaman hayati melalui program konservasi burung Sampiri, atau Nuri Talaud (Eos histrio talautensis), satwa endemik yang menjadi bagian penting dari kekayaan alam Sulawesi Utara.

Upaya konservasi ini dilakukan melalui berbagai pendekatan, mulai dari edukasi lingkungan melalui Storylab for Sampiri hingga penguatan pelestarian melalui program breeding atau pengembangbiakan. Kedua inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian masyarakat terhadap kelestarian satwa endemik sekaligus mendukung keberlanjutan habitat alaminya.

Melalui Storylab for Sampiri, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menghadirkan pendekatan edukasi yang mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal burung Sampiri lebih dekat. Penyampaian informasi konservasi melalui cerita diharapkan dapat membuat isu pelestarian satwa lebih mudah dipahami dan menumbuhkan kepedulian sejak dini.

Sementara itu, program breeding menjadi salah satu upaya untuk mendukung keberlangsungan populasi burung Sampiri. Pelestarian ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan konservasi yang membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari masyarakat, komunitas pemerhati lingkungan, hingga pemangku kepentingan terkait.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa pelestarian keanekaragaman hayati memerlukan keterlibatan bersama agar dapat memberikan dampak berkelanjutan.

“Melalui program konservasi Sampiri ini, kami ingin mendorong semakin banyak masyarakat untuk mengenal dan peduli terhadap satwa endemik yang menjadi kekayaan alam Sulawesi Utara. Edukasi melalui Storylab for Sampiri dan penguatan upaya konservasi melalui program breeding merupakan langkah yang saling melengkapi. Kami berharap inisiatif ini dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat sekaligus mendukung kelestarian burung Sampiri untuk generasi mendatang,” ujar Lilik.

Menurutnya, program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional. Karena itu, kolaborasi dengan komunitas lokal dan pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap konservasi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program.

Upaya pelestarian Sampiri juga memiliki nilai ekologis yang penting. Burung ini berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem, termasuk membantu penyebaran biji melalui aktivitas makannya. Oleh sebab itu, perlindungan satwa perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga habitat dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keanekaragaman hayati.

Program konservasi yang dijalankan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui IT Bitung turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 15: Ekosistem Daratan, melalui upaya perlindungan satwa dan keanekaragaman hayati. Program edukasi juga sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, terutama dalam mendorong pembelajaran dan peningkatan kesadaran lingkungan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara perusahaan, komunitas, dan pemangku kepentingan dalam mendukung konservasi.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus mendorong pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan. Melalui konservasi Sampiri, perusahaan berharap upaya menjaga kekayaan hayati lokal dapat tumbuh menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.

Media Contact:

Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relations, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

KONI Parepare Gelar Rapat Koordinasi, Ajak Cabor Kreatif Cari Sumber Pendanaan Tambahan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM— Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Parepare terus mengintensifkan persiapan menjelang kejuaraan mendatang. Ketua KONI Parepare, Fadly Agus Mante, menyatakan pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi intensif bersama para pengurus serta lintas bidang, mulai dari bidang pembinaan prestasi hingga tim ad hoc validasi dan keabsahan atlet.

“Hari ini kami melakukan konsolidasi kegiatan melalui rapat koordinasi dengan beberapa pengurus dan lintas bidang. Yang paling krusial dibahas yaitu terkait persiapan administrasi masing-masing cabor yang akan dibawa ke arena pertandingan,” ujar Fadly saat ditemui di Sekretariat KONI Parepare, Sabtu (17/10/26).

Selain administrasi, KONI Parepare juga memastikan tabulasi permasalahan serta menyiapkan alternatif solusi jika kendala muncul di daerah pelaksanaan. Dalam waktu dekat, KONI juga berencana mengundang Dewan Kehormatan, Dewan Penyantun, dan Dewan Penasihat untuk berdiskusi mencari ide pemikiran dan solusi baru terkait problem keberangkatan

Terkait isu anggaran yang kerap menjadi sorotan, Fadly mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang telah mengalokasikan dana melalui hibah KONI sebesar Rp250 juta untuk kegiatan tahun 2026, serta tambahan alokasi lewat APBD perubahan senilai Rp1 miliar bersama kegiatan Pralimpik.

Meski demikian, ia mengingatkan agar seluruh cabang olahraga tetap fokus, tenang, dan dituntut lebih kreatif mencari anggaran tambahan guna memenuhi kebutuhan logistik di Wajo dan Bone.

“Kami menghimbau kepada seluruh cabang olahraga agar fokus terhadap atlet dan dituntut kreatif mencari anggaran tambahan yang sekiranya dapat membantu kebutuhan logistik nantinya di Wajo dan Bone,” pungkasnya.

Kelurahan Lumpue Tingkatkan Kapasitas Pengurus dan Pengawas Koperasi Desa Merah Putih Melalui Pelatihan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kelurahan Lumpue menggelar pelatihan bagi pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan koperasi.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kelurahan Lumpue dengan melibatkan seluruh unsur pengurus dan pengawas koperasi guna memperkuat peran koperasi dalam mendukung perekonomian masyarakat. Sabtu (17/10/26).

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Bacukiki Barat yang diwakili oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Bacukiki Barat, Chaedier Zaputra, Lurah Lumpue Andi Arkam S. Jaelani, Pengawas Koperasi Pratama Jonny, serta Kepala Koperasi Unit Bacukiki Mustari. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan koperasi di tingkat kelurahan.

Dalam sambutannya selaku Ketua Panitia, Lurah Lumpue Andi Arkam S. Jaelani menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengurus serta pengawas dalam mengelola koperasi secara profesional dan berkelanjutan.

Menurutnya, Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat mulai dari tingkat desa dan kelurahan. Karena itu, para pengurus dan pengawas dituntut memiliki pemahaman yang memadai agar mampu menjalankan tata kelola koperasi secara efektif.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas seluruh pengurus dan pengawas Koperasi Merah Putih. Kegiatan ini dibiayai melalui dana kelurahan dalam program pemberdayaan masyarakat yang difokuskan pada peningkatan kapasitas kelembagaan dan penguatan ekonomi warga.

Andi Arkam juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan keberhasilan Koperasi Merah Putih di masa yang akan datang.

Sementara itu, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Bacukiki Barat, Chaedier Zaputra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Koperasi Merah Putih memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian masyarakat. Potensi tersebut antara lain melalui layanan usaha, penguatan ekonomi lokal, serta penyediaan akses bantuan modal usaha bagi masyarakat.

Namun demikian, Chaedier menilai berbagai manfaat koperasi belum sepenuhnya tersampaikan kepada masyarakat. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat memperluas wawasan, memperdalam pemahaman tentang koperasi, serta memperoleh informasi yang benar dari sumber yang berwenang. Dengan begitu, para peserta dapat menjadi agen informasi yang mampu meluruskan berbagai kesalahpahaman dan menangkal informasi yang tidak akurat mengenai Koperasi Merah Putih di tengah masyarakat.

Taufan Pawe di Dies Natalis ke-5 ITH: Perjuangan Panjang Wujudkan Kampus Teknologi di Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA . COM — Anggota Komisi II DPR RI yang juga Wali Kota Parepare periode 2013–2024, Dr. H.M. Taufan Pawe, menceritakan kembali kisah perjuangan panjang di balik berdirinya Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) Parepare. Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri puncak perayaan Dies Natalis ke-5 ITH yang berlangsung di Aula Kampus ITH, Sabtu (17/10/26).

Taufan Pawe mengungkapkan bahwa proses pendirian institut teknologi negeri pertama di luar ibu kota provinsi ini tidaklah mudah dan penuh dengan hambatan birokrasi. Berbagai persyaratan ketat dari pemerintah pusat, termasuk penyediaan lahan seluas minimal 30 hektare, berhasil dipenuhi berkat dukungan kuat dari masyarakat Parepare.

“Banyak yang bilang ITH mustahil berdiri. Namun, saya berkeyakinan bahwa ikhtiar besar tidak ada yang bisa mengalahkan kecuali petunjuk Allah SWT,” ujar Taufan Pawe di hadapan civitas akademika ITH.
Ia juga mengenang momen ketika perizinan ITH akhirnya ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh, hanya beberapa jam sebelum masa jabatannya sebagai Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berakhir pada 19 Oktober 2014.

Melalui momentum Dies Natalis ke-5 ini, Taufan Pawe mengajak seluruh elemen masyarakat dan civitas akademika ITH untuk terus menjaga mutu pendidikan, sehingga ITH dapat menjadi mercusuar peradaban, ilmu pengetahuan, serta pusat keunggulan teknologi di Sulawesi Selatan hingga tingkat nasional.

Wisuda Mahasiswa ITH: Rektor Prof. Ansar Sayuti Sebut Lulusan Lebih Cepat dan Dibekali Karakter ‘CINTA’

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) menggelar prosesi wisuda mahasiswa di Aula ITH pada Sabtu (17/10/26). Pada wisuda angkatan pertama ini, sebanyak 79 dari 203 mahasiswa angkatan 2022 berhasil menyelesaikan studinya lebih cepat dari target masa studi empat tahun.

Rektor ITH, Prof. Ing. Ansar Sayuti, mengungkapkan bahwa para mahasiswa tersebut mampu menyelesaikan pendidikan hanya dalam kurun waktu 3,5 tahun atau satu semester lebih cepat.

“Dari 203 mahasiswa yang kita terima di tahun 2022, seharusnya programnya 4 tahun. Namun mereka bisa selesai 3,5 tahun. Sebenarnya ada 80 orang, tetapi 1 orang tidak bisa hadir wisuda karena sudah bekerja dan tidak mendapat izin dari kantornya,” ujar Prof. Ansar.

Prof. Ansar menjelaskan, pada awal berdiri tahun 2022, ITH baru memiliki 3 program studi (prodi), yakni Matematika, Teknik Informatika, dan Sistem Informasi. Namun saat ini, ITH telah berkembang pesat hingga memiliki 19 prodi dan menjadi salah satu kampus paling siap dalam mendukung teknologi digital di Indonesia.

“Program studi kita paling lengkap untuk teknologi digital, ada Sains Data, Ilmu Komputer, Sistem Informasi, hingga Robotika dan Artificial Intelligence (AI). Total mahasiswa kita saat ini sudah mencapai 2.773 orang,” jelasnya.

Selain membekali mahasiswa dengan kemampuan teknis, Prof. Ansar menekankan bahwa seluruh lulusan ITH telah dibekali dengan nilai-nilai karakter “CINTA”, yang merupakan akronim dari:

C (Character): Tidak hanya pintar dan cerdas, tetapi juga memiliki kebijaksanaan serta menjadi teladan di masyarakat.

I (Integrity): Kemampuan dan keyakinan dalam berpikir serta bertindak secara jujur dan konsisten.

N (Nasionalisme): Rasa cinta kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

T (Teknologi): Kemampuan literasi, memilih, memanfaatkan, dan menciptakan teknologi bagi kemajuan bangsa.

A (Adaptif): Kemampuan untuk beradaptasi dan terus tumbuh di tengah perkembangan zaman.

Bagi mahasiswa angkatan pertama lainnya yang belum mengikuti wisuda periode ini, pihak kampus merencanakan wisuda gelombang berikutnya pada akhir April mendatang.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Optimalkan Operasional Penyaluran BBM untuk Atasi Barisan Kendaraan di Sulawesi Utara

0

MANADO, RADIOMESRA. COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mengoptimalkan operasional penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Sulawesi Utara untuk membantu mengurai barisan kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Berbagai langkah dilakukan, mulai dari penambahan penyaluran Pertalite, penguatan pelayanan di SPBU, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan.

Sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan masyarakat, Pertamina menambah penyaluran Pertalite sebesar 30% dibandingkan rata-rata penyaluran normal harian. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pasokan dan mendukung pemenuhan kebutuhan BBM masyarakat di tengah meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah wilayah Sulawesi Utara.

Dari sisi operasional, Pertamina menambah jumlah operator SPBU untuk mempercepat pelayanan kepada konsumen. Integrated Terminal (IT) Bitung juga beroperasi selama 24 jam guna mendukung kelancaran kegiatan operasional dan penyaluran BBM.

Pertamina turut menurunkan petugas marshall untuk membantu mengatur antrean kendaraan di area SPBU. Pengaturan ini dilakukan agar proses pengisian BBM berlangsung lebih tertib serta membantu menjaga kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi.

Dalam pelaksanaannya, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan aparat penegak hukum (APH). Koordinasi tersebut meliputi pengaturan arus lalu lintas di sekitar SPBU serta pengawasan proses pengisian BBM untuk menjaga ketertiban dan kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa perusahaan terus melakukan berbagai langkah operasional untuk mendukung kelancaran penyaluran BBM dan meningkatkan kenyamanan konsumen.

“Kami melakukan penambahan penyaluran Pertalite sebesar 30% dari rata-rata harian normal, disertai penguatan operasional di SPBU dan Integrated Terminal Bitung yang beroperasi selama 24 jam. Kami juga menambah operator, menurunkan petugas marshall, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk membantu mengatur arus lalu lintas dan menjaga ketertiban di SPBU. Seluruh upaya ini kami lakukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik,” ujar Lilik.

Selain memperkuat operasional, Pertamina juga membagikan air mineral kepada konsumen yang sedang mengantre di SPBU. Langkah ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang harus menunggu giliran pengisian BBM.

Pertamina memahami bahwa kondisi yang terjadi saat ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Oleh karena itu, perusahaan terus mengoptimalkan penyaluran dan pelayanan di lapangan serta memperkuat koordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung kelancaran distribusi energi di Sulawesi Utara.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengimbau masyarakat untuk tetap tertib saat mengantre, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta membeli BBM sesuai kebutuhan. Masyarakat yang mengalami kendala pelayanan atau menemukan indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.

Media Contact:

Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relations, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Implementasi Quick Wins, Kapolres Parepare Dialog Langsung Bareng Jemaah Masjid Mujahid Baiturrahim

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat serta menjaga Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas), Kapolres Parepare menggelar kegiatan Safari Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Mujahid Baiturrahim, Jalan Muhammad Kurdi, Kelurahan Ujung Baru, Kecamatan Soreang, Kota Parepare.

Kegiatan ini diawali dengan pelaksanaan ibadah Salat Jumat berjamaah bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaah dan warga sekitar. Usai pelaksanaan ibadah, acara dilanjutkan dengan tatap muka dan dialog interaktif antara jajaran kepolisian dan warga untuk menyerap aspirasi serta mendengarkan langsung masukan dari masyarakat.

Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan menjelaskan, Kegiatan Safari Jumat Keliling ini merupakan bagian dari implementasi Program Quick Wins Kapolri yang mengusung semangat “Polisi Bersama Masyarakat”. Melalui program ini, Polres Parepare berkomitmen untuk hadir secara humanis di tengah-tengah kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

“Safari Jumat Keliling ini hadir untuk mempererat tali silaturahmi, menghilangkan sekat antara polisi dan warga, serta mendengarkan secara langsung masukan maupun aspirasi dari masyarakat,” ujar Kapolres Parepare dalam penyampaiannya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terwujud beberapa capaian penting, Mewujudkan kehadiran jajaran kepolisian di tengah kegiatan keagamaan masyarakat secara inklusif dan ramah. Terjalinnya komunikasi dua arah dan hubungan silaturahmi yang erat antara Polres Parepare, pengurus masjid, tokoh agama, serta warga Kecamatan Soreang.

“ Terjaganya situasi keamanan dan ketertiban lingkungan yang stabil di wilayah hukum Polres Parepare.” Jelasnya

Selain itu Dalam kesempatan tatap muka dialogis tersebut, Kapolres Parepare turut menyampaikan beberapa poin imbauan penting demi keamanan, kebaikan, dan keselamatan bersama.

Kapolres menekankan bahwa keamanan kota tidak dapat terwujud tanpa peran aktif dari seluruh elemen masyarakat. Para tokoh agama, orang tua, dan warga diajak untuk bersama-sama membentengi lingkungan pemukiman dari segala bentuk potensi gangguan keamanan.

“Para orang tua diimbau meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan generasi muda agar terhindar dari bahaya narkotika, minuman keras (miras), aksi balap liar, judi online, hingga penipuan digital. Langkah preventif dari keluarga sangat krusial untuk menyelamatkan masa depan generasi penerus.” Bebernya

“ Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang transparan, profesional, dan akuntabel. Warga yang membutuhkan bantuan kepolisian, menemukan potensi gangguan keamanan, atau melihat hal mencurigakan diimbau untuk segera melapor melalui Call Center 110 (Bebas Pulsa), Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), maupun menghubungi Polsek dan Bhabinkamtibmas setempat.”lanjutnya

Kapolres Parepare mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus merawat toleransi, kebersamaan, serta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekitar agar Kota Parepare tetap menjadi kota yang aman, nyaman, dan damai.

“Polri hadir bukan sekadar sebagai penegak hukum, melainkan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang selalu ada di tengah-tengah masyarakat. Mari kita bahu-membahu menjaga Kota Parepare yang kita cintai ini,” tutupnya.

Cara Polres Parepare Bikin Polisi Terasa Dekat: Mulai dari Subuh di Masjid Terapung

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Subuh belum sepenuhnya terang. Angin laut masih berembus kencang di Masjid Terapung BJ Habibie, Jalan Mattirotasi, Cappa Galung, Sabtu (17/10/26).

Pukul 04.40 WITA, jamaah mulai berdatangan. Sekitar 80 orang. Di antara sarung dan mukena yang memenuhi masjid di atas laut itu, ada beberapa wajah yang tak biasa.

Kabag Ops Polres Parepare Kompol Slamet Paryanto duduk di saf tengah. Di sebelahnya ada Kasat Lantas AKP Rusdi Yunus, Kapolsek Bacukiki AKP Bustan Tarika, serta para Bhabinkamtibmas dari Lemoe, Galung Maloang, Cappa Galung, hingga Lumpue. Tidak ada yang berdiri memberi komando. Mereka datang sebagai jamaah.

Shalat subuh dipimpin Imam Ustadz Muh. Rifai. Usai salam, jamaah tidak langsung bubar. Polisi dan warga tetap duduk. Mengobrol.

Itulah cara Polres Parepare belakangan ini mendekati warga. Bukan dengan spanduk program atau apel besar, tapi dengan datang di waktu warga berkumpul. Subuh.

Bagi warga, suasana seperti ini terasa berbeda. Biasanya polisi ditemui saat ada masalah. Pagi itu, mereka ditemui saat baru selesai berdoa.

Salah satu warga, Drs. Muh. Bahtiar dari Cappa Galung, memanfaatkan momen itu. Ia bercerita tentang keresahan yang ia lihat hampir setiap malam: anak-anak muda yang kebut-kebutan, balap liar, kelompok remaja yang membuat keributan.

“Kami orang tua jadi khawatir kalau anak keluar malam,” ujarnya.

Pertanyaan itu tidak dibiarkan menggantung. Kompol Slamet dan AKP Bustan menjawab di tempat. Mereka mengakui, laporan soal balap liar dan kejahatan jalanan memang paling sering masuk.

Untuk itu, Polres Parepare membentuk tim yang kerjanya memang menyisir jalan pada jam rawan. Tim Senggol, sebutannya. Mereka berpatroli dari malam hingga menjelang subuh, mendatangi titik-titik yang kerap dijadikan arena balap liar. Ditambah patroli blue light yang rutin masuk ke pemukiman.

“Kami patroli tiap malam. Tapi kami tidak bisa sendiri. Kami butuh warga yang kasih tahu kalau ada yang mencurigakan,” kata AKP Bustan.

Ia juga berpesan, jika warga melihat sesuatu, cukup hubungi Bhabinkamtibmas di kelurahannya atau telepon 110. Gratis dan langsung ditindaklanjuti.

Tidak ada pidato panjang pagi itu. Obrolan berlangsung seperti pertemuan keluarga. Imam masjid H. Muhabar yang juga hadir terlihat beberapa kali menimpali.

Menjelang pukul 05.30 WITA, matahari mulai muncul di balik laut Parepare. Jamaah satu per satu pulang. Polisi yang tadi duduk bersama warga juga ikut berjalan keluar, menyalami satu per satu jamaah di pintu masjid.

Di masjid terapung itu, polisi tidak sedang menjalankan program di atas kertas. Mereka sedang mencoba hal yang sederhana: hadir lebih dulu, sebelum warga harus mencari mereka.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare