31.9 C
Pare-Pare
Sabtu, Oktober 24, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 41

Manajemen Pertamina Tinjau Langsung AFT Hasanuddin, Pastikan Keandalan Pasokan Avtur untuk Konektivitas Indonesia Timur

0

MAKASSSAR, RADIOMESRA . COM – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memastikan keandalan layanan energi bagi sektor transportasi udara. Komitmen tersebut diperkuat melalui kegiatan Management Walk Through (MWT) di Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin, Makassar, Kamis (03/09/26).

Kegiatan MWT menjadi bagian dari perhatian manajemen Pertamina terhadap kesiapan sarana dan fasilitas, keandalan operasional, serta penerapan aspek keselamatan dan kualitas dalam mendukung pelayanan avtur bagi penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Dalam kunjungan tersebut, jajaran manajemen melakukan diskusi sekaligus peninjauan langsung ke area operasional AFT Hasanuddin, termasuk sarana dan fasilitas pendukung serta proses Quality Control (QC). Peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan aset dan operasional sekaligus mengidentifikasi ruang penguatan yang dapat mendukung keandalan layanan avtur.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Manajemen PT Pertamina (Persero), Subholding Downstream, serta fungsi Asset Management dan Procurement. Hadir di antaranya Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero) M. Erry Sugiharto, Direktur Penunjang Bisnis Subholding Downstream Putut Andriatno, serta jajaran manajemen terkait.

Melalui MWT, manajemen memberikan sejumlah arahan dan masukan terkait pengelolaan fasilitas, keandalan peralatan, standardisasi aset, serta kesiapan sarana pendukung operasional. Masukan tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bersama fungsi terkait.

Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero), M. Erry Sugiharto, mengatakan peninjauan langsung ke lapangan penting untuk memastikan aset dan fasilitas yang mendukung operasional avtur dikelola secara optimal.

> “Kami ingin memastikan fasilitas dan aset yang mendukung operasional avtur memiliki keandalan yang baik dan dikelola dengan standar yang konsisten. Peninjauan langsung juga menjadi kesempatan untuk melihat kebutuhan di lapangan, memberikan arahan, sekaligus memastikan ruang perbaikan dapat segera ditindaklanjuti dengan baik,” ujar Erry.

 

Erry menambahkan, keandalan fasilitas perlu berjalan beriringan dengan penerapan aspek keselamatan dan kualitas dalam setiap proses operasional.

> “Keselamatan dan kualitas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keandalan operasional. Karena itu, pengelolaan aset, kesiapan fasilitas, dan kompetensi personel perlu terus diperkuat agar pelayanan kepada pelanggan dapat berlangsung secara aman dan berkelanjutan,” tambahnya.

 

Sementara itu, Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin, Andreas Yanuar Arinawan, mengatakan kunjungan manajemen menjadi penguatan bagi seluruh tim AFT Hasanuddin untuk terus menjaga kesiapan operasional.

> “Kunjungan dan arahan dari manajemen menjadi motivasi bagi kami untuk terus memastikan seluruh sarana, fasilitas, dan proses operasional berada dalam kondisi yang andal. Setiap masukan yang diberikan akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari evaluasi dan peningkatan kinerja AFT Hasanuddin,” kata Andreas.

 

Menurut Andreas, keandalan layanan avtur dibangun melalui kesiapan berbagai aspek secara menyeluruh, mulai dari fasilitas, kualitas produk, proses operasional, hingga kesiapan personel.

> “Bagi kami, keandalan pasokan avtur dan keselamatan operasional merupakan prioritas. Seluruh proses, mulai dari penerimaan, penyimpanan, pengendalian kualitas hingga pelayanan kepada pelanggan, terus kami jalankan sesuai standar dan prosedur yang berlaku,” ujarnya.

 

AFT Hasanuddin memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan avtur bagi operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang menjadi salah satu simpul konektivitas udara utama di kawasan Indonesia Timur. Keandalan pelayanan avtur turut mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, serta konektivitas antarwilayah.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan perhatian manajemen terhadap AFT Hasanuddin merupakan bagian dari upaya memastikan layanan energi bagi sektor penerbangan terus memenuhi kebutuhan pelanggan.

> “Bagi pelanggan, keandalan pasokan avtur menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kelancaran operasional penerbangan. Karena itu, Pertamina terus memastikan kesiapan fasilitas, kualitas produk, keselamatan, dan proses pelayanan berjalan secara konsisten agar kebutuhan pelanggan dapat dilayani secara optimal,” ujar Lilik.

 

Lilik menambahkan bahwa seluruh arahan dan masukan dari kegiatan MWT akan menjadi bagian dari proses perbaikan berkelanjutan.

> “Kami akan menindaklanjuti arahan manajemen melalui koordinasi lintas fungsi dan evaluasi secara berkelanjutan. Dengan kesiapan fasilitas dan operasional yang terus diperkuat, kami berkomitmen menjaga layanan avtur yang aman dan andal untuk mendukung konektivitas masyarakat di Indonesia Timur,” tutup Lilik.

 

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen untuk terus memperkuat keandalan operasional AFT Hasanuddin melalui pengelolaan aset yang optimal, penerapan standar keselamatan dan kualitas secara konsisten, serta peningkatan kesiapan fasilitas dan personel. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung kelancaran penerbangan dan konektivitas masyarakat di Indonesia Timur.

Energizing Your Journey, Connecting Indonesia.

Media Contact:

Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Dukung Percepatan Penanganan Tumpahan BBM di Tol Makassar

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi turut mendukung percepatan penanganan tumpahan bahan bakar yang terjadi akibat insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil tangki dan mobil kontainer di Jalan Tol Ir. Sutami, Makassar, Rabu (02/09/26), sekitar pukul 09.01 WITA.

Berdasarkan informasi di lapangan, insiden terjadi saat mobil tangki DT 8411 FE berkapasitas 5 KL yang membawa produk Biosolar HSD melintas menuju basecamp. Menjelang gerbang tol, mobil kontainer yang berada di depan berpindah jalur secara mendadak. Pengemudi mobil tangki kemudian melakukan manuver menghindar ke kiri. Namun, bagian kanan tangki bergesekan dengan bumper belakang mobil kontainer hingga menyebabkan tangki mengalami kerusakan dan bahan bakar tumpah ke badan jalan.

Pertamina memastikan kendaraan tangki yang terlibat dalam insiden tersebut tidak berada dalam pengelolaan operasional Pertamina Patra Niaga. Setelah menerima informasi dari pihak pengelola jalan tol terkait kondisi di lokasi, Pertamina berkoordinasi dan mengerahkan dukungan untuk membantu penanganan tumpahan BBM tersebut.

Dukungan penanganan dilakukan bersama pihak terkait, terutama untuk mempercepat proses pembersihan area terdampak dan menjaga kondisi jalan tetap aman bagi pengguna tol.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan keterlibatan Pertamina dilakukan setelah adanya koordinasi dengan pihak pengelola jalan tol di lokasi kejadian.

“Setelah menerima informasi dari pihak tol, Pertamina langsung berkoordinasi untuk memberikan dukungan penanganan tumpahan BBM di lokasi. Kami membantu percepatan penanganan agar area terdampak dapat segera dibersihkan dan kondisi jalan tetap aman bagi pengguna,” ujar Lilik.

Lilik menambahkan, Pertamina juga memastikan kondisi pengemudi mobil tangki dalam keadaan selamat. Penanganan lebih lanjut atas insiden kecelakaan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan pengelola jalan tol, kepolisian, dan pihak terkait lainnya.

Pertamina mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di sekitar lokasi dan mengikuti arahan petugas selama proses penanganan berlangsung.

Media Contact:
Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Polres Parepare Beri Materi Kesadaran Hukum Pada Mahasiswa Baru ITH

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kesadaran Hukum Mahasiswa ITH menjadi salah satu materi penting dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Ratusan mahasiswa baru Institut Teknologi B.J. Habibie (ITH) mengikuti pembekalan mengenai hukum, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta ketertiban lingkungan di Aula ITH, Jalan Pemuda, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare. (02/09/26)

Hadir sebagai pemateri yakni Kasat Binmas Polres Parepare AKP Anwar, S.H., serta Kanit Binkamsa Satbinmas Polres Parepare Aipda Muh. Saleh, S.H., M.H.

Pembekalan tersebut tidak hanya membahas aturan hukum secara umum. Para mahasiswa juga diajak memahami berbagai persoalan yang berpotensi muncul di lingkungan kampus, tempat tinggal, maupun ruang digital.

*Mahasiswa Diminta Pahami Hukum Sejak Awal Kuliah*

AKP Anwar dalam pemaparannya menekankan bahwa pemahaman terhadap hukum perlu dimiliki mahasiswa sejak awal memasuki lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai bagian dari kelompok intelektual sekaligus agen perubahan di tengah masyarakat. Karena itu, kebebasan dalam menyampaikan gagasan dan beraktivitas perlu diimbangi dengan pemahaman terhadap aturan yang berlaku.

“Mahasiswa harus menjadi pelopor dalam menjaga ketertiban. Pahami hukum bukan untuk ditakuti, tapi untuk dipatuhi. Dengan begitu kalian bisa berkarya dengan bebas tetapi tetap aman,” ujar AKP Anwar di hadapan peserta PKKMB.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam pembekalan mahasiswa baru. Sebab, kehidupan kampus tidak hanya berkaitan dengan kegiatan akademik, tetapi juga membentuk sikap, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kemampuan mahasiswa dalam berinteraksi dengan lingkungan sosial.

Dengan pemahaman hukum yang baik, mahasiswa diharapkan mampu mengenali batas antara kebebasan berekspresi dan tindakan yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum.

*Bhabinkamtibmas Punya Peran Dekat dengan Masyarakat*

Dalam sesi tersebut, AKP Anwar juga memperkenalkan peran Bhabinkamtibmas yang berada di tengah masyarakat, termasuk dalam membantu menjaga keamanan di tingkat kelurahan.

Ia menjelaskan lima peran utama Bhabinkamtibmas yang dapat menjadi jalur komunikasi masyarakat dengan kepolisian. Peran itu meliputi deteksi dini, pemetaan wilayah, kunjungan dan sambang, DDS atau Door to Door System, serta problem solving.

Keberadaan Bhabinkamtibmas, kata dia, tidak semata-mata berkaitan dengan penanganan gangguan keamanan. Personel tersebut juga berperan dalam membangun komunikasi, menerima informasi dari masyarakat, serta membantu mencari solusi terhadap berbagai persoalan sosial.

“Jika ada permasalahan di lingkungan kos, kampus, atau masyarakat, jangan ragu melapor ke Bhabinkamtibmas. Kami ada untuk membina dan menyelesaikan masalah bersama-sama,” tambah AKP Anwar.

Pesan ini dinilai relevan bagi mahasiswa baru yang mulai beradaptasi dengan kehidupan kampus dan lingkungan tempat tinggal. Apalagi sebagian mahasiswa dapat tinggal di kos atau lingkungan baru yang memiliki karakter sosial berbeda dari daerah asal mereka.

*Waspadai Narkoba hingga Judi Online*

Selain memberikan pemahaman mengenai peran kepolisian, Satbinmas Polres Parepare turut mengingatkan mahasiswa mengenai sejumlah potensi gangguan Kamtibmas.

Beberapa persoalan yang disoroti antara lain penyalahgunaan narkoba, minuman keras, tawuran, penipuan online, judi online, serta penyebaran ujaran kebencian melalui media sosial.

Perkembangan teknologi membuat aktivitas mahasiswa semakin erat dengan ruang digital. Karena itu, penggunaan media sosial juga menjadi bagian penting dalam materi pembekalan.

Aipda Muh. Saleh memberikan penjelasan dari sisi yuridis. Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Sikap kritis diperlukan ketika menerima informasi melalui media sosial. Mahasiswa juga diminta mempertimbangkan dampak dari setiap unggahan, komentar, maupun tindakan digital yang dilakukan.

Dengan demikian, kecakapan digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kesadaran mengenai tanggung jawab hukum dan sosial ketika berada di ruang digital.

*Mahasiswa Aktif Bertanya soal Keamanan dan Media Sosial*

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Sejumlah mahasiswa baru memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pertanyaan kepada para pemateri.

Topik yang dibahas antara lain penanganan gangguan keamanan di lingkungan kos, etika menggunakan media sosial, serta langkah pencegahan judi online di kalangan mahasiswa.

Para pemateri menjawab pertanyaan tersebut dengan pendekatan persuasif dan edukatif. Pola komunikasi seperti ini diharapkan membuat mahasiswa tidak hanya mengetahui aturan, tetapi juga memahami alasan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban.

Interaksi dua arah tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat fungsi kepolisian dalam kehidupan sehari-hari.

*Polres Parepare dan ITH Perkuat Sinergi*

Kegiatan pembekalan kesadaran hukum tersebut kemudian ditutup dengan penyerahan plakat dan piagam penghargaan dari pihak ITH kepada kedua pemateri.

Penyerahan dilakukan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan ITH sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan sinergi yang terjalin antara pihak kampus dengan Polres Parepare.

Pihak ITH berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada kegiatan PKKMB. Pembinaan mengenai hukum, kedisiplinan, keamanan, serta kehidupan bermasyarakat diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan kampus.

“Kami ingin mahasiswa ITH tidak hanya unggul secara akademik dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, dan kesadaran hukum yang tinggi,” kata Wakil Rektor III ITH.

Harapan tersebut sejalan dengan kebutuhan perguruan tinggi dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu bertanggung jawab atas sikap dan tindakannya di tengah masyarakat.

*Polisi Sahabat Kampus Akan Didorong*

Sementara itu, AKP Anwar menyatakan kesiapan Satbinmas Polres Parepare untuk terus mendampingi lingkungan ITH melalui kegiatan pembinaan.

Ke depan, sinergi tersebut akan diarahkan melalui program “Polisi Sahabat Kampus”. Program itu rencananya diisi dengan kegiatan sambang secara rutin oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Cappa Galung.

Langkah tersebut diharapkan membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara mahasiswa, pihak kampus, dan kepolisian. Dengan komunikasi yang berjalan secara rutin, berbagai persoalan dapat diketahui lebih awal sehingga penanganannya dapat dilakukan sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.

Bagi mahasiswa baru, keberadaan jalur komunikasi tersebut juga dapat menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan persoalan keamanan maupun sosial yang mereka temui selama menjalani kehidupan perkuliahan.

*Bekal Memulai Kehidupan Kampus*

Pembekalan kesadaran hukum dalam PKKMB menjadi momentum bagi mahasiswa baru ITH untuk memahami bahwa kehidupan perguruan tinggi tidak hanya berbicara mengenai ruang kelas, tugas, penelitian, dan teknologi.

Mahasiswa juga berhadapan dengan lingkungan sosial yang menuntut kedewasaan dalam mengambil keputusan. Mulai dari menjaga hubungan dengan sesama, menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, hingga menghindari berbagai aktivitas yang dapat menimbulkan persoalan hukum.

Melalui kegiatan tersebut, ITH dan Polres Parepare mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan produktif.

Sinergi kedua pihak juga diharapkan terus berkembang melalui pembinaan yang berkelanjutan. Dengan begitu, mahasiswa baru ITH dapat menjalani masa perkuliahan dengan bekal pengetahuan hukum, kepedulian terhadap Kamtibmas, serta karakter yang mendukung terciptanya lingkungan kampus yang kondusif.

Peringati HUT Kejaksaan ke-81, Polres dan Kejari Parepare Tegaskan Sinergi Penegakan Hukum yang Humanis

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Parepare dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan penegakan hukum yang adil, berintegritas, serta kondusif bagi masyarakat Kota Parepare.

Komitmen tersebut mengemuka saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kejaksaan ke-81 yang jatuh pada Rabu (02/09/26).

Kapolres Parepare, AKBP Phungki Mahendra Borniawan, menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas hubungan kelembagaan yang terjalin harmonis selama ini, khususnya dalam wadah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Kami jajaran Polres Parepare mengucapkan selamat HUT Kejaksaan ke-81. Kami berharap antara kepolisian dan kejaksaan terus bersinergi, terutama sesama aparat penegak hukum. Kolaborasi ini bertujuan untuk menegakkan hukum seadil-adilnya dan memberikan manfaat keadilan bagi masyarakat,” ujar AKBP Phungki Mahendra Borniawan, Rabu (02/09/26).

Ia menambahkan, koordinasi yang solid antara kepolisian, kejaksaan, pemerintah daerah, dan TNI menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas serta kondusivitas wilayah Kota Parepare.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parepare, Darfiah, menjelaskan bahwa peringatan HUT Kejaksaan ke-81 mengusung tema ‘Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil, dan Humanis”.

Darfiah menekankan pentingnya menjaga marwah institusi dengan mengedepankan hati nurani serta merujuk pada tujuh perintah harian Jaksa Agung dan arahan prioritas Presiden.

“Mempertahankan kepercayaan publik bukanlah pekerjaan mudah, tetapi kami komit untuk selalu berkontribusi. Kami siap mendukung dan mendampingi pemerintah daerah, BUMN, BUMD, maupun masyarakat dalam hal penegakan hukum dan pengawalan pembangunan,” jelas Darfiah.

Ia juga menegaskan pentingnya gaya hidup sederhana, profesionalisme, serta kepekaan sosial insan adhyaksa terhadap dinamika yang terjadi di tengah masyarakat.

Mengenai evaluasi kinerja dan masukan dari publik, Kejari Parepare menegaskan tidak alergi terhadap kritik. Evaluasi berkala—baik bulanan maupun tahunan—terus dilakukan untuk mengukur penyerapan anggaran dan capaian kinerja.

“Kami tidak alergi terhadap kritik, sepanjang disampaikan sesuai prosedur. Kritik adalah hal yang wajar dan justru menjadi bahan evaluasi agar kami bisa memperbaiki diri dan berkinerja lebih baik ke depan,” pungkasnya.

Polres Parepare Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Tahanan Sebelum Dilimpahkan KE JPU Tahap II

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemeriksaan kesehatan tahanan dilakukan Seksi Dokkes Polres Parepare sebelum para tahanan dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam proses Tahap II. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari prosedur untuk memastikan kondisi kesehatan tahanan tetap terpantau sebelum menjalani proses hukum selanjutnya.

Kegiatan berlangsung di ruang Dokkes Polres Parepare, Rabu (02/09/26). Tim medis dari Si Dokkes melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fisik setiap tahanan, mulai dari tekanan darah, suhu tubuh, kondisi umum, hingga keluhan kesehatan yang dirasakan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan para tahanan berada dalam kondisi yang layak ketika proses pelimpahan perkara dari penyidik kepada JPU berlangsung.

Pastikan Tahanan Sehat Sebelum Tahap II

Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan melalui Kasi Dokkes Polres Parepare IPDA Besse Fatmawati mengatakan, pemeriksaan kesehatan merupakan prosedur yang dilakukan sebelum tersangka beserta barang bukti dan berkas perkara diserahkan kepada pihak kejaksaan.

“Ini wajib kami lakukan. Tujuannya untuk memastikan kondisi kesehatan para tahanan saat diserahkan ke JPU. Jika ada yang sakit, akan langsung kami tangani dan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan,” ujar IPDA Besse Fatmawati.

Menurutnya, pemeriksaan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik saat itu. Tim medis juga mencatat riwayat penyakit serta keluhan kesehatan yang disampaikan oleh masing-masing tahanan.

Pendataan kondisi kesehatan sejak awal dinilai penting untuk memastikan setiap tahanan memperoleh penanganan yang sesuai apabila membutuhkan pelayanan medis.

Selain pemeriksaan fisik, petugas Dokkes juga memberikan vitamin dan obat-obatan dasar kepada tahanan yang membutuhkan. Pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi kesehatan tahanan selama menjalani proses hukum.

Pemeriksaan Meliputi Kondisi Umum Tahanan

Dalam pemeriksaan yang dilakukan, petugas medis mengecek sejumlah indikator kesehatan dasar. Pemeriksaan tekanan darah dan suhu tubuh menjadi bagian dari pemantauan kondisi kesehatan tahanan.

Petugas juga memperhatikan kondisi umum serta keluhan yang disampaikan selama pemeriksaan. Apabila ditemukan kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian, petugas dapat melakukan penanganan dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Proses ini membantu memastikan kondisi kesehatan tahanan tercatat sebelum mereka memasuki tahapan hukum berikutnya.

Dengan demikian, pemeriksaan kesehatan tidak hanya menjadi pemeriksaan administratif, tetapi juga menjadi bentuk pelayanan dasar terhadap tahanan yang berada dalam tanggung jawab kepolisian.

Proses Pelimpahan Tahap II Sesuai Prosedur

Tahap II merupakan proses penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik kepada Jaksa Penuntut Umum setelah perkara memasuki tahapan penuntutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelum proses pelimpahan dilakukan, kondisi tersangka menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan. Catatan mengenai kesehatan dapat menjadi informasi penting bagi pihak terkait dalam melanjutkan proses hukum.

“Dengan adanya pemeriksaan dari Dokkes, kita bisa meminimalisir risiko jika di tengah proses persidangan nanti ada tahanan yang drop kesehatannya. Semua sudah tercatat sejak awal,” kata IPDA Besse Fatmawati.

Pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi langkah antisipasi agar kondisi medis tahanan dapat diketahui sebelum proses hukum berlanjut ke tahap berikutnya.

Dari pemeriksaan yang dilakukan pada Rabu (02/09/26), seluruh tahanan yang akan dilimpahkan dinyatakan dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat untuk mengikuti proses hukum selanjutnya di Kejaksaan.

Polres Parepare Jaga Hak Dasar Tahanan

Polres Parepare menegaskan pelayanan kesehatan menjadi bagian dari perhatian terhadap hak dasar tahanan selama berada dalam ruang tahanan.

Pemantauan kesehatan dilakukan untuk mengetahui kondisi tahanan sekaligus memberikan penanganan apabila terdapat keluhan atau gangguan kesehatan.

Pelayanan tersebut juga membantu petugas memastikan kondisi kesehatan tahanan tetap terpantau selama proses hukum berlangsung.

Kesehatan tahanan menjadi salah satu aspek penting yang tidak dapat dipisahkan dari pelaksanaan proses hukum yang tertib dan sesuai prosedur.

Melalui kegiatan pemeriksaan secara berkala dan sebelum pelimpahan Tahap II, kondisi kesehatan tahanan dapat diketahui lebih awal. Jika terdapat kebutuhan medis, petugas dapat mengambil langkah penanganan sesuai kondisi yang ditemukan.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan tahanan di Polres Parepare juga menunjukkan adanya koordinasi antara fungsi kepolisian dan pihak kejaksaan dalam memastikan proses pelimpahan berjalan dengan baik.

Dengan pemeriksaan tersebut, para tahanan yang dinyatakan sehat dapat mengikuti proses hukum lanjutan sesuai tahapan yang berlaku. Sementara itu, kondisi kesehatan yang tercatat sejak awal dapat menjadi informasi bagi pihak terkait dalam memberikan pelayanan yang diperlukan.

Polres Parepare menyatakan akan terus memberikan pelayanan kesehatan kepada tahanan sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi mereka selama menjalani proses hukum.

*Humas Polres Parepare*

Temui Wali Kota Parepare Soal Pemadaman Bergilir, Manager ULP Mattirotasi Sampaikan Permohonan Maaf dan Target Penanganan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM— Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menerima audiensi dari jajaran PT PLN (Persero) ULP Mattirotasi di Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Rabu (2/9/2026). Pertemuan tersebut digelar guna meminta kejelasan terkait pemadaman listrik bergilir yang mengganggu aktivitas warga di Kota Parepare selama beberapa hari terakhir.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Parepare menyuarakan langsung keresahan masyarakat yang mempertanyakan kepastian waktu penyelesaian gangguan kelistrikan tersebut.

“Pertanyaan utama masyarakat saat ini adalah kapan persoalan pemadaman ini bisa terselesaikan. Alhamdulillah, kami baru saja menggelar rapat dengan Ibu Manager ULP Mattirotasi. Dari informasi yang kami terima, pemadaman pemeliharaan bergilir ini terjadi akibat adanya pemeliharaan pada sistem PLTU Jeneponto yang berdampak pada sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Parepare,” ujar Tasming Hamid, Rabu (02/09/26).

Menanggapi hal tersebut, Manager ULP Mattirotasi, Adriyani, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat Kota Parepare atas ketidaknyamanan akibat gangguan kelistrikan yang telah berlangsung selama tiga hari terakhir.

“Pertama-tama kami memohon maaf atas kondisi kelistrikan yang terjadi sekitar tiga hari ini di wilayah Kota Parepare. Pemeliharaan ini diestimasikan berlangsung hingga 5 September 2026** mendatang,” jelas Adriyani.

Meski target pemeliharaan dijadwalkan hingga 5 September, Adriyani menegaskan bahwa tim teknis di lapangan terus bekerja secara optimal agar proses perbaikan dapat rampung lebih awal.

“Kami upayakan dan tim kami berusaha secara maksimal agar pekerjaan ini bisa selesai lebih cepat dari estimasi,” pungkasnya

Buka PKKMB ITH, Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid Doakan Mahasiswa Baru Ikuti Jejak BJ Habibie

0

AREPARE, RADIOMESRA. COM — Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, menghadiri sekaligus memberikan pembekalan dalam acara Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH), Selasa (101/09/26).

Dalam sambutannya, Tasming menyampaikan pesan penuh motivasi serta doa agar dari angkatan mahasiswa baru ini lahir generasi penerus yang mampu menyamai prestasi proklamator dan tokoh teknologi Indonesia, BJ Habibie.

“Minimal dari angkatan ini ada yang menyamai prestasi Bapak BJ Habibie. *Amin ya Rabbal Alamin*,” ujar Tasming di hadapan ratusan mahasiswa baru.

Ia mengingatkan para mahasiswa untuk tidak melupakan akar keberadaan mereka di Kota Parepare. Saat ini, pemerintah daerah tengah memacu pembangunan Parepare agar berkembang menjadi kota pelayanan dan pendidikan yang sejahtera, maju, serta berdaya saing.

Tasming meyakini bahwa jajaran mahasiswa ITH memegang peranan kunci dalam mewujudkan visi besar kota kelahiran BJ Habibie tersebut.

“Kita sedang mendorong Parepare menjadi kota pelayanan dan pendidikan, menuju kota terbaik, sejahtera, dan maju. Saya percaya mahasiswa ITH dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota berpesan agar masa perkuliahan dimanfaatkan secara maksimal untuk mengasah ilmu pengetahuan, membangun karakter, memperluas jejaring, dan memperbanyak pengalaman. Menurutnya, kesuksesan di dunia akademik tidak hanya diukur dari angka di atas kertas.

“IPK itu penting, tetapi integritas jauh lebih penting. Gelar penting, tetapi karya yang bermanfaat jauh lebih berarti. Jangan takut bermimpi besar, jangan takut mencoba, dan jangan takut gagal. Masa depan bukan hanya milik mereka yang pintar, tetapi milik mereka yang mau belajar, berani berinovasi, dan konsisten berkarya,” pungkasnya.

Lebih dari 230 Petugas Teknik diturunkan, PLN Terus Dorong Percepatan Pemeliharaan Infrastruktur Ketenagalistrikan di Sistem Sulawesi Bagian Selatan

0

MAKASSSAR, RADIOMESRA..COM – Petugas PLN terus melakukan percepatan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan pada sejumlah fasilitas Sistem Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel), termasuk PLTU Jeneponto.

Lebih dari 230 petugas teknik dikerahkan untuk mempercepat pekerjaan pemeliharaan guna mengoptimalkan performa dan menjaga keandalan pasokan listrik dalam jangka panjang.

Selama proses pemeliharaan berlangsung, PLN melakukan pengaturan beban secara bertahap di sejumlah wilayah Makassar dan sekitarnya untuk menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik serta mempertahankan kestabilan sistem.

PLN terus bekerja maksimal di lapangan dan memohon dukungan serta pengertian masyarakat selama proses pemeliharaan berlangsung.

#PLNUIDSulselrabar #PLNUntukSemua #PLNUntukIndonesia

Pemkot Parepare Sampaikan Pendapat Akhir terhadap 4 Ranperda Inisiatif DPRD: Dukung Perlindungan Pekerja hingga Penataan BUMD

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare menyatakan dukungannya terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif DPRD Kota Parepare tahun 2026. Sikap tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Parepare, H. Hermanto, saat membacakan sambutan resmi Wali Kota Parepare dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Parepare, Rabu (03/09/26).

Dalam sambutannya, Pemkot Parepare mengapresiasi keaktifan legislatif dalam menyerap aspirasi masyarakat dan menciptakan tatanan kebijakan daerah yang responsif serta strategis.

1. Penyertaan Modal pada Bank Sulselbar

Ranperda pertama mengatur Perubahan Kedua atas Perda Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penyertaan Modal Daerah pada PT Bank Sulselbar. Pemkot mendukung dasar hukum penambahan modal sebesar Rp1.070.000.000 guna menggenapkan total penyertaan modal daerah dari realisasi sebelumnya Rp48,93 miliar menjadi Rp50 miliar.

“Hal ini sejalan dengan Pasal 333 ayat 1 UU Nomor 23 Tahun 2014. Namun, kami menyoroti perlunya kajian kemampuan fiskal daerah, evaluasi kinerja dan likuiditas Bank Sulselbar, penegasan mekanisme pertanggungjawaban berkala, hingga harmonisasi redaksi pasal agar tidak menimbulkan multitafsir,” ujar Hermanto.

2. Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan

Pemkot Parepare menyambut positif Ranperda Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan usulan Komisi II. Langkah ini dinilai mendesak mengingat cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Parepare baru mencapai 70,48%, sehingga masih ada sekitar 11.777 pekerja—terutama dari sektor informal dan pekerja rentan—yang belum terlindungi.

“Jaminan sosial bukan sekadar angka kepesertaan, melainkan ikhtiar menghadirkan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat yang bekerja. Pemkot menekankan perlunya kejelasan pembiayaan iuran melalui APBD, sinkronisasi data penerima manfaat dengan DTKS agar tepat sasaran dan tidak duplikasi, serta kriteria rinci bagi pekerja rentan seperti pedagang asongan, nelayan, pekerja rumah tangga, hingga pengemudi angkutan,” jelasnya.

3. Pendirian dan Pengelolaan BUMD

Terkait Ranperda Pendirian dan Pengelolaan BUMD usulan Komisi III, pemerintah daerah mengingatkan agar setiap pendirian BUMD diawali dengan studi kelayakan (*feasibility study*) yang komprehensif, analisis potensi usaha, serta persetujuan evaluasi dari Menteri Dalam Negeri sesuai Permendagri Nomor 54 Tahun 2017.

“Kita ingin BUMD bukan sekadar berdiri sebagai panggung usaha, melainkan tumbuh sehat, dikelola secara profesional, mampu memberikan pelayanan publik, serta berkontribusi nyata bagi PAD dan kesejahteraan warga,” tegas Hermanto.

4. Pencabutan Perda LKK, RW, dan RT

Ranperda keempat memuat pencabutan Perda Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pembentukan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan, RW, dan RT. Pencabutan ini dinilai tepat demi kepastian hukum, menyusul digantinya Permendagri Nomor 5 Tahun 2007 dengan Permendagri Nomor 18 Tahun 2018.

Hermanto menutup penyampaiannya dengan berharap agar keempat Ranperda inisiatif ini diproses secara harmonis, tidak tumpang tindih dengan regulasi di atasnya, serta menghasilkan produk hukum yang solutif bagi kemajuan Kota Parepare.

Polda Sulsel Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Perkuat Keteladanan dalam Pengabdian

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M yang berlangsung di Masjid Nur Syuhada Mapolda Sulsel, Rabu (02/09/26).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel Ny. Upi Djuhandhani dan jajaran Pengurus Bhayangkari Daerah Sulsel.

Turut hadir para Pejabat Utama Polda Sulsel serta personel Polda Sulsel. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengangkat tema, “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW melalui Polri Presisi, Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk mengingat kembali dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.

“Peringatan Maulid ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW yang penuh dengan kasih sayang, penuh dengan kejujuran dan juga keadilan dalam setiap sendi kehidupan,” ujar Kapolda Sulsel.

Kapolda juga mengajak seluruh personel untuk senantiasa menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan membangun sikap saling menghormati, saling menghargai serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai dan penuh keberkahan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kemudian dilanjutkan dengan penyampaian hikmah Maulid oleh Ustadz H. Muh. Muchsin Ramlan, S.Pd.I., M.M. Dalam tausiyahnya, disampaikan berbagai keteladanan Rasulullah SAW yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang diikuti oleh seluruh peserta sebagai bentuk rasa syukur sekaligus memohon keberkahan, keselamatan dan kelancaran dalam pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare