24.6 C
Pare-Pare
Senin, Juni 1, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 40

Kordinator Program Inklusi Bakti Ingatkan Masyarakat Parepare Tingkat Kekerasan Pada Perempuan dan Anak 

0

PAREPARE, RADIOMESRA..COM – Dalam rangka Hari Perempuan Internasiomal 2026,  Koordinator Program Inklusi YLP2EM mitra BaKTI Abdul Samad Syam hadir sebagai narasumber dalam Ruang Bincang Program sahur radio mesra Rabu (11/03/26).

Dalam pemaparan awalnya Samad mengatakan tema Hari Perempuan Internasiomal 2026 ini  menyampaikan pesan yang kuat, ketika masyarakat memberikan kesempatan yang sama kepada perempuan, rasa hormat, pendidikan, dukungan seluruh dunia akan memperoleh manfaat dari kemajuan dan kepemimpinan mereka.

“Jadi kaitan dengan stop kekerasan terhadap perempuan dan anak, harus kita dukung, karena ini adalah persoalan kemanusiaan. Karena menurut data yang ada, sekarang di komisi perempuan nasional itu laporan yang ada itu sekitar 17.000, kalau nggak salah ada data yang kemarin saya lansir itu, data dari komisi nasional perempuan itu 17.355 kasus, 14.919 itu korban rata-rata perempuan.  jadi dapat dipastikan dipresentasi 85% itu adalah korbannya perempuan dari jumlah kasus yang ada terkait dengan itu.

Lanjut Samad, data itu juga berkontribusi kepada kabupaten kota, termasuk kota Parepare. Di kota Parepare itu sekitar 82 kasus.  Untuk kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, kemudian, di LP2EM juga ada semacam pendamping layanan berbasis komunitas, yang berbasis di kelurahan, itu kasus yang ada sebesar 37 kasus, apakah kasus terhadap perempuan apakah kasus itu kekerasan anak itu sudah terpilah.

“Saya kira, kenapa pentingnya stop  kekerasan terhadap perempuan dan anak, kekerasan sendi khusus Parepare itu paling dominan itu kekerasan dalam rumah tangga/KDRT, ada juga kasus seksual dan fisik, bahkan kasus-kasus kemarin menurut data dari PTA polres itu, bahwa ada sekitar sekitar 42 kasus itu, 10 diantaranya adalah penyandang disabilitas. Jadi kalau undang-undang TPKS itu hukumannya agak berat juga sih sebetulnya, kalau misalnya kasus-kasus terhadap penyandang disabilitas.’ ungkap Samad

Bawaslu Parepare Awasi Pelaksanaan Coklit Terbatas oleh KPU untuk Pastikan Proses Sesuai Prosedur

0

PAREPARE, RADIOMESRA..COM — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Parepare melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pencocokan dan penelitian terbatas (coktas) yang dilaksanakan oleh KPU Kota Parepare di empat kecamatan di Kota Parepare, Selasa (10/03/26).

Anggota Bawaslu Kota Parepare, Susilawati, menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan Bawaslu bertujuan untuk memastikan setiap tahapan pemutakhiran data pemilih berjalan dengan baik serta meminimalisir potensi permasalahan data di kemudian hari.

“Pengawasan coktas atau coklit terbatas ini, bertujuan untuk memastikan setiap tahapan dalam proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan berjalan dengan baik, serta juga bertujuan mencegah potensi permasalahan data di kemudian hari. Melalui pengawasan ini, Bawaslu memastikan proses pencocokan data terhadap sampel yang dilakukan oleh KPU berjalan dengan baik, dan sesuai prosedur, hal ini tentu saja sangat penting, agar data pemilih yang dihasilkan benar-benar valid dan dapat menjamin hak pilih masyarakat.” Terang Susilawati.

Bawaslu Kota Parepare menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan secara melekat pada setiap tahapan pemutakhiran data pemilih guna memastikan proses penyelenggaraan pemilu berjalan sesuai aturan dan menghasilkan data pemilih yang berkualitas.

Kegiatan coktas tersebut dilaksanakan oleh KPU Kota Parepare bersama jajarannya dengan mencocokkan data sampel yang bersumber dari Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4). Dalam kegiatan ini, Bawaslu Kota Parepare memastikan bahwa pelaksanaan coktas berjalan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Pelaksanaan coktas dibagi ke dalam empat tim yang masing-masing bertugas di empat kecamatan di Kota Parepare. Metode yang digunakan yakni menelusuri alamat tujuan dari data sampel yang telah ditentukan, kemudian dilakukan pencocokan data untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi kependudukan dengan kondisi faktual di lapangan.

KPU Parepare Gelar Rakor bersama Bawaslu dan media Tingkatkan Kapasitas Serta Penguatan Kelembagaan Penyelenggara Pemilu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan insan media dalam rangka meningkatkan kapasitas serta penguatan kelembagaan penyelenggara pemilu. Kegiatan tersebut berlangsung di Media Centre KPU Parepare, Selasa (10/03/26).

Ketua KPU Kota Parepare, Muh Awal Yanto, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Bawaslu Parepare dan para insan media, baik media elektronik, cetak maupun online yang telah hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu Awal Yanto juga menyampaikan jika Dimasa masa sekarang ini diskusi informasi kepemiluan banyak informasi yang beredar simpang siur. terkait penyelenggara khususnya KPU ataupun Bawaslu.

“Kegiatan ini pasti dalam rangka memperlihatkan, bahwa penyelenggara khususnya KPU, tetap melaksanakan kegiatan kegiatan untuk meningkatkan kwalitas demokrasi secara prosudural, karena memang tugas kami KPU, yaitu melaksanakan kegiatan pesta demokrasi, sesuai dengan aturan yang ada di Republik ini, sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada.” Kata Awal Yanto

Awal Yanto berharap secara substantif demokratis di Indonesia bisa berkembang, tapi langkah langkah untuk mencapai hal tersebut, KPU terus melakukan sosialisasi.

“Salah satu contohnya, kami melakukan sosialisasi di berbagai segmen, entah itu di pemilih, atau pun pemilih marginal, dan kegiatan yang baru baru kita laksanakan, sekaitan dengan pemutahiran data pemilih berkelanjutan bersama teman Bawaslu kita sudah turun melakukan coklit.” Ungkap Awal Yanto.

Apel Pagi Lapas Parepare Dirangkaikan Penyerahan SK Kenaikan Pangkat dan Penghargaan Pegawai Teladan Triwulan I Tahun 2026

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare melaksanakan apel pagi yang dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat serta piagam penghargaan Pegawai Teladan Triwulan I Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Tribun Lapas Kelas IIA Parepare pada Rabu (11/03/26) pukul 08.30 WITA hingga selesai.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 8 orang pegawai Lapas Kelas IIA Parepare menerima kenaikan pangkat. Selain itu, 3 orang pegawai juga menerima piagam penghargaan sebagai Pegawai Teladan Triwulan I Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, kedisiplinan, serta dedikasi dalam melaksanakan tugas di lingkungan pemasyarakatan.

Penyerahan SK kenaikan pangkat serta piagam penghargaan Pegawai Teladan dilakukan secara langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H.

Dalam amanatnya, Kalapas Parepare menyampaikan ucapan selamat kepada para pegawai yang menerima kenaikan pangkat dan penghargaan. Ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk kepercayaan dan penghargaan dari negara atas kinerja serta pengabdian yang telah diberikan. Oleh karena itu, diharapkan para pegawai dapat terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Lebih lanjut, Kalapas juga mengajak seluruh jajaran pegawai Lapas Parepare untuk terus menjaga semangat kerja, disiplin, serta memberikan pelayanan yang optimal dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan, sehingga mampu mewujudkan organisasi yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Kegiatan apel pagi yang dirangkaikan dengan penyerahan SK kenaikan pangkat dan penghargaan pegawai teladan ini berlangsung dengan tertib dan khidmat serta diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus memberikan kinerja terbaik bagi organisasi.

Warga Binaan Lapas Parepare Ikuti Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Secara Online

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare melaksanakan kegiatan simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti program pendidikan kesetaraan. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Kamtib Lapas Kelas IIA Parepare.

Pelaksanaan simulasi ujian dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 11 dan 12 Maret 2026, sebagai bentuk persiapan bagi para peserta sebelum mengikuti pelaksanaan ujian yang sebenarnya.

Sebanyak 9 orang WBP mengikuti simulasi tersebut, yang terdiri dari 8 orang peserta Paket A dan 1 orang peserta Paket B. Simulasi ujian ini dilaksanakan secara online, sehingga para peserta dapat membiasakan diri dengan sistem ujian berbasis daring yang akan digunakan dalam pelaksanaan ujian nantinya.

Kegiatan ini diawasi oleh tiga orang guru yang bekerja sama dengan SPNF SKB Kota Parepare sebagai penyelenggara program pendidikan kesetaraan. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti simulasi dengan tertib dan penuh kesungguhan.

Pelaksanaan kegiatan ini juga didampingi oleh Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkemaswat) Lapas Parepare, Nuralim, guna memastikan proses simulasi berjalan dengan lancar serta sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.

Melalui kegiatan simulasi ini, diharapkan para warga binaan yang mengikuti program pendidikan kesetaraan dapat lebih siap dalam menghadapi ujian TKA yang sebenarnya. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Parepare dalam memberikan pembinaan di bidang pendidikan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

Keaslian Sertifikat Halal Bisa Di Cek

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pendamping Proses Produk Halal (P3H) dari Insanul Kamil Sutrisna HS lewat bincang santai pada program sahur radio mesra Kamis (05/03/26) mengatakan setiap sertifat halal yang di terbit Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di bawah Kementerian Agama, mempunyai nomor ID yang bisa di cek melalui web nya BPJPHRI

“Ada nomor id-nya, di situ kita bisa cek ada web nya bpjphri di situ, kita bisa ketik, kita bisa coba id-nya, akan muncul semua siapa punya produk, pemilik usaha, dan produk-produk apa saja yang sudah diverifikasi.” Kata Sutrisna.

Lanjut Sutrisna, untuk sementara waktu sertifikat halal tidak ada masa kadaluarsanya, tapi kemungkinan untuk kedepannya akan di terbit masa berlaku atau kadaluarsanya.

“Untuk saat ini tidak ada masa kadaluarsanya, jangan sampai ke depannya, sebenarnya sewajarnya harus ada seperti itu. Makanya untuk kali ini,  kenapa BPJPH tidak ada tenggang waktu untuk sertifikat halalnya, itu kebijakan dari pusat. Kemudian bagaimana ketika misalnya produknya ada hal-hal yang berubah di kemudian hari, itu tergantung dari pemilik usahanya. Kita sudah turun memeriksa seperti apa bahan-bahannya prosesnya alat alatnya itu yang penting.” Terang Sutrisna

Sekedar infomasi MUI dan BPJPH tidak sama, tetapi bekerja sama dalam proses sertifikasi halal: MUI menetapkan fatwa kehalalan produk (aspek syariah), sementara BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) adalah lembaga pemerintah yang menerbitkan sertifikat halal resmi dan label halal nasional, menjadikannya aspek hukum dan administrasi negara. Keduanya bersinergi untuk memastikan produk halal memenuhi standar agama (MUI) dan hukum negara (BPJPH).

KP Asmaul Husna Sambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hidayah di Lumpue

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kelompok Pengajian (KP) Asmaul Husna Kota Parepare, Sulsel menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hidayah di Lumpue, Kota Parepare, Sulsel sekaligus menyerahkan bantuan tunai untuk pembangunan Ponpes. Sabtu, (07/03/26).

Kedatangan rombongan Kelompok Pengajian Asmaul Husna di Ponpes ini bukan kali pertama. Namun, sejak Ponpes ini dirintis pembangunannya, KP Asmaul Husna dikenal aktif menyalurkan donasi. Mereka kembali datang memberikan bantuan untuk membantu pembangunan ponpes.

Koordinator KP Asmaul Husna Hasdawatie mengatakan, penyerahan bantuan untuk pembangun Pondok Pesantren merupakan bagian dari program tahunan KP Asmaul Husna.  Selain pondok pesantren, KP Asmaul Husna juga telah menyerahkan bantuan donasi untuk sejumlah masjid di Kota Parepare.

“Kita fokuskan ke pembangunan masjid, untuk buka puasa bersama ditiadakan dulu tahun ini. kita fokusnya ke pembangunan masjid, dan pembangunan ponpes. Untuk ponpes 3, masjid 2, menyambut bulan suci Ramadan dan sampai saat ini,” kata Hj Adda, sapaannya.

Pendiri Yayasan Al Hidayah Wal Iqram sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah di Lumpue, Drs. H. Muhammad Ramli mengatakan, Kelompok Pengajian Asmaul Husna merupakan salah satu donatur tetap ponpes Al-Hidayah.

Atas setiap bantuan itu, sebagai pimpinan pondok, Ramli mengaku bersyukur dan bangga atas kepedulian moral dan nurani angota Kelompok Pengajian Asmaul Husna.

Taufan Pawe Kunjungan Sosialisasi Pendidikan Politik Kepada Masyarakat Songsong 2029.

0

PAREPARE, RADIOMESRA..COM  – Anggota DPR RI Komisi II, Dr. H. Muhammad Taufan Pawe, S.H.,M.H melakukan kunjungan silaturahmi penguatan kelembagaan pemiliu di Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Parepare dan kantor KPU kota parepare Kamis (5/3/2026). Pada media Taufan Pawe mengatakan Kunjungan tersebut untuk melakukan sosialisasi memberikan pendidikan politik kepada masyarakat menyongsong 2029.

“Khususnya kabupaten kota, adalah terdepan untuk melakukan sosialisasi, memberikan pendidikan politik kepada masyarakat menyongsong 2029.  Yang dimaksudkan adalah pemilihan tidak langsung, atau langsung, itu masih butuh waktu kajian tapi pro kontra terkait itu.” Kata Taufan

Pada kesempatan tersebut, mantan walikota Parepare 2 periode tersebut mendengarkan masukan dari daerah untuk di sampaikan ke DPR RI

“Kami sudah mendengarkan, saya barusan dapat penyampaian dari sekretariat DPR RI, tanggal 10 setelah paripurna, ada rapat dengar pendapat ahli termasuk. Ada beberapa dari komisi 2 untuk kami dengar pandangan. Jadi kita tampung, pada akhirnya kita kerucut kan, apakah kesejahteraan masyarakat dengan menjanjikan sistem kepemiluan keterwakilan atau bagaimana.” Jelas Taufan

Bawaslu Parepare Awasi Pelaksanaan Coklit Terbatas oleh KPU untuk Pastikan Proses Sesuai Prosedur

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM.— Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Parepare melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pencocokan dan penelitian terbatas (coktas) yang dilaksanakan oleh KPU Kota Parepare di empat kecamatan di Kota Parepare, Selasa (10/03/26).

Kegiatan coktas tersebut dilaksanakan oleh KPU Kota Parepare bersama jajarannya dengan mencocokkan data sampel yang bersumber dari Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4). Dalam kegiatan ini, Bawaslu Kota Parepare memastikan bahwa pelaksanaan coktas berjalan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Pengawasan dilakukan langsung oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Parepare bersama jajaran staf yang ditugaskan di lapangan. Turut serta dalam kegiatan tersebut seluruh pimpinan dan jajaran KPU Kota Parepare yang bertanggung jawab melaksanakan proses pencocokan dan penelitian data pemilih.

Pelaksanaan coktas dibagi ke dalam empat tim yang masing-masing bertugas di empat kecamatan di Kota Parepare. Metode yang digunakan yakni menelusuri alamat tujuan dari data sampel yang telah ditentukan, kemudian dilakukan pencocokan data untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi kependudukan dengan kondisi faktual di lapangan.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Parepare, Susilawati, menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan Bawaslu bertujuan untuk memastikan setiap tahapan pemutakhiran data pemilih berjalan dengan baik serta meminimalisir potensi permasalahan data di kemudian hari.

Menurutnya, melalui pengawasan langsung di lapangan, Bawaslu dapat memastikan proses pencocokan data yang dilakukan oleh KPU benar-benar sesuai dengan kondisi faktual masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa proses pencocokan data sampel yang dilakukan oleh KPU berjalan dengan baik dan sesuai prosedur. Hal ini penting agar data pemilih yang dihasilkan benar-benar valid dan dapat menjamin hak pilih masyarakat,” ungkap Susilawati.

Bawaslu Kota Parepare menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan secara melekat pada setiap tahapan pemutakhiran data pemilih guna memastikan proses penyelenggaraan pemilu berjalan sesuai aturan dan menghasilkan data pemilih yang berkualitas.

Lapas Parepare Gelar Rapat Persiapan Hari Raya Idul Fitri 1447 H

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare melaksanakan rapat persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, yang berlangsung pada Selasa, (20/03/26), bertempat di ruang rapat Lapas Kelas IIA Parepare.

Rapat tersebut membahas berbagai hal penting dalam rangka memastikan pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Fitri berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Beberapa poin utama yang menjadi pembahasan dalam rapat antara lain persiapan penyerahan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) serta mekanisme layanan kunjungan keluarga bagi WBP selama momentum Idul Fitri.

Dalam rapat tersebut, jajaran Lapas Parepare juga membahas teknis pelaksanaan layanan kunjungan agar dapat berjalan dengan baik, tertib, serta tetap memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan bagi WBP maupun keluarga yang berkunjung.

Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa rapat ini merupakan langkah koordinasi awal guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Fitri dapat terlaksana dengan optimal.

“Momentum Idul Fitri menjadi momen yang sangat dinantikan oleh warga binaan. Oleh karena itu, kami melakukan persiapan secara matang, baik terkait pemberian remisi maupun layanan kunjungan keluarga agar dapat berjalan tertib, aman, dan memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Melalui rapat persiapan ini, Lapas Kelas IIA Parepare berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang maksimal serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Fitri dapat berlangsung dengan lancar dan kondusif.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare