31.8 C
Pare-Pare
Sabtu, Oktober 24, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 39

PB PSTI Gelar Peringatan Maulid Nabi, Ajak Warga Parepare Doakan Atlet Sepak Takraw di Asian Games Nagoya

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kediaman Ketua Umum PB PSTI, Prof. Dr. H. Surianto, AM., S.Ag., MM., Jalan Jenderal Ahmad Yani Km. 4, Kota Parepare, Ahad (06/09/26).

Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Mewujudkan Pribadi yang Unggul dan Masyarakat yang Bermartabat”, perayaan ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, santri pesantren, anak-anak dari sejumlah panti asuhan, serta warga sekitar.

Tampak hadir di lokasi kegiatan Ketua DPRD Kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir, Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan, Wakapolres Kompol Saharuddin, anggota DPRD Kota Parepare Husain M. Saud, Camat Soreang, Lurah Bukit Indah, serta sejumlah tokoh masyarakat Kota Parepare.

Selain sebagai wadah silaturahmi dan syiar keagamaan, kegiatan ini dimanfaatkan untuk memohon doa restu bagi para atlet sepak takraw Indonesia yang akan berlaga di ajang Asian Games Nagoya, Jepang, pada 19 September mendatang.

Ketua Umum PB PSTI sekaligus tuan rumah kegiatan, Prof. Surianto, menyampaikan harapannya agar seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Parepare, dapat menyertai perjuangan para atlet lewat doa.

“Tidak ada terkhusus, tetapi ini semua warga masyarakat Parepare yang akan mendoakan semua atlet yang akan berlaga di Asian Games Nagoya, Jepang. Kami berharap doa dari masyarakat Parepare supaya atlet kami ini bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” ujar Prof. Surianto di sela-sela kegiatan.

Prof. Surianto menambahkan, pelibatan santri pesantren, anak-anak panti asuhan, dan warga sekitar bertujuan untuk mempererat kebersamaan sekaligus memohon keberkahan.

“Ada beberapa anak-anak kita baik dari pesantren maupun panti asuhan dan masyarakat sekitar. Kami berharap semuanya memberikan doa terbaik kepada para atlet yang akan berlaga di Nagoya, Jepang pada 19 September mendatang,” pungkasnya.

Bhabinkamtibmas Galung Maloang Bersama Warga Gelar Kerja Bakti Bersihkan Drainase Di Jl. Cendrawasih Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian Sektor Bacukiki, Polres Parepare. Bhabinkamtibmas Kelurahan Galung Maloang, *Aiptu Herman*, terlihat turun langsung ke lapangan bersama warga masyarakat untuk melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan saluran drainase di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare. Ahad (06/09/26)

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai pelayan dan pengayom masyarakat dalam setiap aspek kehidupan. Dengan mengenakan seragam dinas lengkap bertuliskan “Bhabinkamtibmas” di lengan, Aiptu Herman tanpa ragu menggenggam cangkul dan sekop untuk mengangkat lumpur serta sampah yang menyumbat saluran air.

Puluhan warga tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ada yang membantu mengeruk lumpur, ada pula yang mengangkut hasil pengerukan ke tempat pembuangan sementara. Suasana kebersamaan begitu terasa di sepanjang Jalan Cendrawasih, ditandai dengan koordinasi yang baik dan semangat kekeluargaan antara Bhabinkamtibmas dengan warga.

*Bentuk Pelayanan dan Pencegahan Banjir*

Menurut Aiptu Herman, kegiatan kerja bakti ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap kondisi saluran drainase yang mulai dipenuhi lumpur dan sampah rumah tangga. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan genangan air bahkan banjir saat musim penghujan tiba.

“Ini adalah bentuk pelayanan kami sebagai Bhabinkamtibmas. Kami tidak hanya hadir saat ada gangguan kamtibmas, tetapi juga hadir dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini. Tujuannya agar aliran air di saluran drainase tetap lancar dan lingkungan warga tetap bersih serta sehat,” ujar Aiptu Herman di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kehadirannya bersama warga diharapkan dapat menjadi pemicu semangat untuk terus melakukan kegiatan serupa secara mandiri tanpa harus menunggu adanya imbauan dari pihak terkait.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga Kelurahan Galung Maloang khususnya dan masyarakat Kota Parepare umumnya, agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam saluran air. Sampah yang menumpuk itu salah satu penyebab utama banjir. Mari kita mulai dari diri sendiri dan dari rumah kita masing-masing,” tambahnya.

Aiptu Herman juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan. Menurutnya, jika setiap rumah tangga disiplin membuang sampah pada tempatnya, maka beban pemerintah dan petugas kebersihan akan berkurang, dan lingkungan akan jauh lebih sehat.

*Apresiasi Kapolsek Bacukiki*

Kegiatan positif yang dilakukan Bhabinkamtibmas Galung Maloang tersebut mendapat apresiasi langsung dari pimpinan di tingkat kecamatan. Kapolsek Bacukiki, *AKP Bustan Tarika*, menilai bahwa langkah yang diambil anggotanya merupakan implementasi nyata dari program Polri Presisi, khususnya dalam hal pemolisian berbasis masyarakat.

> _”Saya sangat mengapresiasi dan bangga atas inisiatif Aiptu Herman bersama warga Galung Maloang. Kegiatan seperti ini memiliki banyak manfaat. Pertama, secara langsung membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan dan kelancaran drainase sehingga dapat mencegah terjadinya banjir. Kedua, ini adalah sarana yang sangat efektif untuk mempererat sinergitas dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat,”_ ujar AKP Bustan Tarika saat dikonfirmasi.

AKP Bustan Tarika menekankan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak terbatas pada penegakan hukum saja. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi problem solver, menjadi sahabat, sekaligus menjadi penggerak kegiatan-kegiatan positif di wilayah binaannya.

“Kami di Polsek Bacukiki akan terus mendorong seluruh Bhabinkamtibmas untuk aktif di tengah masyarakat. Turun langsung, mendengar keluh kesah warga, dan bersama-sama mencari solusi. Karena pada hakikatnya keamanan dan ketertiban akan terwujud jika ada kerjasama yang baik antara Polri dan masyarakat,” tegas Kapolsek.

Ia juga berharap kegiatan kerja bakti di Kelurahan Galung Maloang ini dapat menjadi contoh dan motivasi bagi kelurahan lain di wilayah hukum Polsek Bacukiki untuk melakukan hal serupa. “Kalau semua kelurahan bisa seperti ini, saya yakin Kota Parepare akan menjadi kota yang bersih, sehat, dan bebas banjir,” lanjutnya.

*Respon Positif Warga Galung Maloang*

Warga Kelurahan Galung Maloang menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut. Salah seorang warga yang ikut serta dalam kerja bakti mengaku senang karena merasa diperhatikan oleh pihak kepolisian.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bhabin, Pak Herman. Beliau tidak canggung kotor-kotoran bersama kami. Biasanya polisi itu identik dengan di kantor atau patroli, ini malah ikut bersihkan selokan. Ini membuat kami semakin dekat dan percaya dengan Polri,” ungkap salah satu warga.

Warga lainnya juga menyampaikan bahwa dengan drainase yang bersih, mereka merasa lebih tenang menghadapi musim hujan yang diperkirakan akan datang dalam beberapa bulan ke depan. Genangan air yang sering terjadi di beberapa titik Jalan Cendrawasih diharapkan dapat diminimalisir setelah saluran dibersihkan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan, tidak hanya saat mau musim hujan. Kalau rutin, selokannya pasti tetap bersih,” ujar warga lainnya.

*Komitmen Polri untuk Masyarakat*

Kegiatan kerja bakti ini merupakan bagian dari komitmen Polri, khususnya Polsek Bacukiki, untuk hadir dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Selain kegiatan fisik seperti pembersihan lingkungan, Bhabinkamtibmas juga rutin melaksanakan sambang, DDS – Door to Door System, penyuluhan kamtibmas, serta menjadi mediator dalam penyelesaian permasalahan warga di tingkat kelurahan.

Polsek Bacukiki di bawah kepemimpinan AKP Bustan Tarika terus mendorong anggotanya untuk mengedepankan pendekatan humanis dan preventif. Dengan demikian, diharapkan tercipta situasi kamtibmas yang kondusif serta hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kegiatan seperti kerja bakti ini adalah salah satu wujudnya,” tutup AKP Bustan Tarika.

Pemerintah Kota Parepare melalui kelurahan setempat juga diharapkan dapat terus bersinergi dengan Polri dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan drainase yang terawat, lingkungan yang bersih, dan masyarakat yang peduli, maka visi Kota Parepare yang bersih, sehat, dan nyaman dapat terwujud.

Kegiatan kerja bakti di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Galung Maloang ini pun berakhir dengan suasana penuh kekeluargaan. Sampah dan lumpur yang berhasil diangkat kemudian dikumpulkan untuk selanjutnya dibuang ke tempat pembuangan akhir oleh petugas kebersihan.

Dengan semangat kebersamaan yang terus dipupuk, diharapkan Kelurahan Galung Maloang dapat menjadi salah satu contoh kelurahan yang memiliki lingkungan bersih, masyarakat yang peduli, dan hubungan yang harmonis antara warga dengan aparat keamanan.

*HUMAS POLRES PAREPARE*

Hadapi Dampak El Nino, PAM Tirta Karajae Parepare Siapkan Langkah Mitigasi dan Mobil Tangki

0

PAREPARE, RADIOMESRA..COM — Fenomena El Nino yang memicu kekeringan diprediksi berlangsung hingga pertengahan tahun depan. Meski demikian, kondisi pasokan air bersih di Kota Parepare dinilai relatif aman dan tidak terlalu terdampak secara signifikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur PAM Tirta Karajae Parepare, Dr. Abdul Azis, S.E., M.Ak, dalam kegiatan Ngopi Berjamaah pada Jumat (04/09/26).

Abdul Azis menjelaskan bahwa fenomena El Nino sejatinya mulai berguling sejak April, dengan kondisi kegugupan ekstrem yang terasa pada Agustus hingga puncaknya di September. Namun, Parepare diuntungkan karena mengandalkan dua jenis sumber air, yaitu air permukaan dan air sumur dalam.

“Saat ini Parepare didukung 13 sumur dalam yang eksis dengan kapasitas rata-rata 20 liter per detik. Dalam kondisi normal, total kapasitas yang dihasilkan mencapai sekitar 260 hingga 360 liter per detik,” ujar Abdul Azis.

Guna mengantisipasi wilayah yang tetap terdampak gangguan distribusi air, PAM Tirta Karajae telah menyiapkan sejumlah langkah strategis:

Pelanggan yang terdampak dipersilakan mengadu dan menghubungi pihak PAM untuk mendapatkan pendistribusian air bersih gratis via mobil tangki.

Warga diimbau aktif melaporkan jika melihat adanya kebocoran pipa agar dapat segera diperbaiki dan mencegah air terbuang sia-sia di tengah krisis.

 Imbauan bagi masyarakat untuk menghemat dan mereduksi penggunaan air harian dari konsumsi biasanya.

Masyarakat diminta menyiapkan wadah penampungan air di rumah masing-masing.

Langkah-langkah antisipasi ini sangat krusial mengingat prakiraan BMKG menunjukkan intensitas curah hujan di Indonesia berpotensi tetap rendah dan belum kembali ke kondisi normal hingga Maret mendatang.

PLN ULP Mattirotasi Lakukan Pemeliharaan Jaringan, Ini Jadwal Pemadaman Listrik 6 September 2026

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — PT PLN (Persero) ULP Mattirotasi bakal melakukan pemeliharaan instalasi ketenagalistrikan pada Ahad, 6 September 2026. Langkah ini diambil guna menjaga keandalan sistem dan meningkatkan kualitas layanan kelistrikan bagi masyarakat setempat.

Manajemen PLN ULP Mattirotasi menjelaskan bahwa proses pemeliharaan ini mengharuskan adanya pengaturan beban berupa pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah pelanggan.

“Pengaturan beban ini kami lakukan demi menjaga kestabilan sistem kelistrikan dan memastikan keselamatan para petugas yang bekerja di lapangan. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar pekerjaan berjalan lancar dan sistem segera kembali normal,” ujar perwakilan Manajemen PLN ULP Mattirotasi dalam keterangan resminya.

Pihak PLN juga mengimbau pelanggan untuk memperhatikan jadwal dan sebaran wilayah pemadaman sementara berikut:

Jadwal dan Wilayah Pengaturan Beban:
Pukul 10.00 – 14.00 WITA
Jl. H. Agussalim (SMA 1 – Patung Pemuda), Jl. Matahari, Jl. Bau Massepe, Jl. Mattirotasi, Jl. Keterampilan, Jl. Masjid Jabal Nur, dan sekitarnya.
Pukul 10.30 – 14.30 WITA
Jl. Veteran, Jl. Sultan Hasanuddin, Jl. Lasinrang, Pasar Lakessi, Jl. Pelita, Jl. Andi Makkasau, Jl. Sulawesi, Jl. Kalimanta, Pelabuhan Cappa Ujung, dan sekitarnya.
Pukul 12.00 – 16.00 WITA
PDAM Jend. Sudirman, Jl. Hikmah, Jl. Abubakar Lambogo, Jl. A. Makkulau, Jl. H. Jamil Ismail, Jl. Kebun Sayur, Jl. Bayam, Kebun Sayur, Jl. Takkalao dan sekitarnya, Jl. H. M. Arsyad, Jl. Sapta Marga, Jl. Cempae, Jl. Jompie, Jl. Lauleng, Industri Kecil dan sekitarnya, Jl. Lahalede, Jl. Belibis, Jl. Gelatik, Jembatan Merah, Jl. Andi Makkasau, Jl. A. Mappatola, Jl. A. Sulolippu, dan sekitarnya.
Pukul 13.30 – 17.30 WITA
Jl. Jend Ahmad Yani KM3 – KM7, Jl. Bukit Madani Tegal, Jl. Lingkar Lapadde (Lampu Merah – Lapas), Jl. Lanyer, Jl. Laupe, dan sekitarnya.
Pukul 20.30 – 23.59 WITA
Jl. Bambu Runcing, Jl. Jendral Sudirman (Mutiara Residence – Brimob), Jl Pemuda, Jl. Balai Kota, Jl. Kelapa Gading, Jl. Chalik, Jl. Sapada, Kampung Mandar, dan sekitarnya.

Manajemen menegaskan bahwa jadwal di atas merupakan estimasi awal. Waktu maupun durasi pemadaman berpotensi mengalami penyesuaian lapangan, mengingat sistem kelistrikan Sulbagsel saat ini masih berada dalam tahap transisi pemulihan.

Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut, ingin menyampaikan pengaduan, atau melaporkan keluhan, PLN mengimbau untuk mengunduh aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center di nomor (Kode Area) 123.

Peringati HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulsel Pimpin Bakti Sosial di Pulau Barrang Lompo

0

MAKASSSAR, RADIOMESRA. COM – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., memimpin kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia di Pulau Barrang Lompo, Kota Makassar, Sabtu (05/09/26).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sulsel didampingi Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., sejumlah Pejabat Utama Polda Sulsel, Kapolrestabes Makassar, Kapolres Pelabuhan Makassar, serta Kapolres Wajo.

Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-78 Polwan sekaligus sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di wilayah kepulauan.

Sebelum melaksanakan bakti sosial, Kapolda Sulsel bersama rombongan juga melaksanakan patroli perairan. Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat serta mengetahui berbagai kebutuhan maupun kendala yang dihadapi masyarakat di wilayah perairan dan kepulauan Sulawesi Selatan, khususnya di wilayah Kota Makassar.

Kapolda Sulsel mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat.

“Dalam rangka memperingati hari Polwan ke-78, Polda Sulsel melaksanakan beberapa kegiatan. Pertama, kami melaksanakan patroli perairan untuk melihat secara langsung masyarakat di Sulawesi Selatan, khususnya di Makassar, sekaligus melihat apakah ada kesulitan-kesulitan yang dihadapi masyarakat,” ujar Kapolda Sulsel.

Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan bahwa kehadiran di Pulau Barrang Lompo dilanjutkan dengan pelaksanaan bakti sosial sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Polwan.

“Di samping itu, kami mampir di Pulau Barrang Lompo untuk melaksanakan bakti sosial dalam rangka memperingati hari jadi Polwan,” lanjutnya.

Menurut Kapolda, momentum HUT Polwan menjadi pengingat penting bagi seluruh personel Polwan untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat serta menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Sulsel berharap keberadaan Polwan tidak hanya memberikan kontribusi dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga semakin memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan Pemerintah Tinjau Langsung FT Bau-Bau, Pastikan Keandalan Distribusi Energi Indonesia Timur

0

BAU BAU, RADIOMESRA. COM – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat keandalan distribusi energi untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan aktivitas ekonomi di kawasan Indonesia Timur. Komitmen tersebut diperkuat melalui kegiatan Management Walk Through (MWT) di Fuel Terminal (FT) Bau-Bau, Sulawesi Tenggara. Sabtu (05/09/26)

Kegiatan MWT diisi dengan pemaparan terkait kondisi operasional dan penyaluran energi di wilayah Bau-Bau, dilanjutkan dengan peninjauan langsung terhadap sarana dan fasilitas terminal. Dalam kesempatan tersebut, jajaran pemerintah dan manajemen Pertamina melihat kesiapan fasilitas, proses operasional, serta pola distribusi yang dijalankan FT Bau-Bau dalam mendukung kebutuhan energi di wilayah Indonesia Timur.

FT Bau-Bau memiliki posisi strategis sebagai salah satu titik penting dalam rantai distribusi energi di kawasan Indonesia Timur. Keberadaan terminal ini mendukung penyaluran BBM dan produk energi lainnya ke sejumlah wilayah kepulauan dan daerah di sekitarnya, sehingga keandalan sarana, ketepatan distribusi, serta kesiapan operasional menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan pasokan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaiman, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, Direktur Pemasaran Corporate Pertamina Alimuddin Baso, serta Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar bersama jajaran manajemen.

Dalam kunjungan tersebut, jajaran pemerintah dan manajemen Pertamina juga memberikan arahan serta masukan terkait penguatan pengelolaan sarana dan fasilitas, keandalan operasional, serta kesinambungan penyaluran energi. Hal ini menjadi bagian dari evaluasi bersama untuk memastikan FT Bau-Bau dapat terus menjalankan perannya secara optimal sebagai salah satu backbone distribusi energi di kawasan Indonesia Timur.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaiman, mengapresiasi kesiapan sarana dan fasilitas serta pelaksanaan penyaluran energi yang dilakukan FT Bau-Bau.

“Kami melihat sarana dan fasilitas di Fuel Terminal Bau-Bau sudah mendukung kegiatan operasional dan penyaluran dengan baik. Ini merupakan bagian penting dari infrastruktur energi yang mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah Indonesia Timur. Kami mengapresiasi apa yang sudah dilakukan dan berharap keandalan ini dapat terus dijaga serta ditingkatkan,” ujar Laode.

Laode menambahkan, keberadaan infrastruktur energi yang andal menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan distribusi energi dapat menjangkau wilayah yang memiliki karakteristik geografis kepulauan.

“Wilayah Indonesia Timur memiliki tantangan distribusi tersendiri. Karena itu, kesiapan fasilitas dan pengelolaan distribusi seperti yang dilakukan di Bau-Bau perlu terus dipertahankan agar penyaluran energi dapat berlangsung secara berkesinambungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, mengatakan pengelolaan distribusi energi perlu terus dilakukan secara tepat, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Penyaluran energi, khususnya BBM, harus didukung oleh sistem dan fasilitas yang mampu memastikan produk tersedia sesuai kebutuhan wilayah. Kami melihat peran FT Bau-Bau cukup strategis dalam mendukung distribusi di kawasan Indonesia Timur. Pengelolaan yang baik perlu terus dijaga agar penyaluran dapat berlangsung efektif dan tepat sasaran,” kata Wahyudi.

Menurutnya, koordinasi antara pemerintah dan badan usaha menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi, terutama untuk wilayah dengan tantangan geografis dan karakteristik kebutuhan yang beragam.

“Penguatan koordinasi dan evaluasi secara berkala penting dilakukan untuk memastikan setiap potensi kendala dapat diantisipasi lebih awal. Dengan begitu, pelayanan energi kepada masyarakat dapat terus berjalan dengan baik,” ujarnya.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi sekaligus memastikan kesiapan FT Bau-Bau dalam menjalankan perannya sebagai backbone distribusi energi di kawasan Indonesia Timur.

“FT Bau-Bau memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan distribusi energi, khususnya untuk wilayah-wilayah di kawasan Indonesia Timur. Karena itu, kami terus memastikan sarana dan fasilitas, kesiapan personel, serta proses operasional dikelola secara optimal agar penyaluran dapat berjalan aman, andal, dan sesuai kebutuhan,” ujar Deny.

Deny menambahkan bahwa Pertamina akan terus menindaklanjuti arahan dan masukan yang disampaikan dalam kegiatan MWT sebagai bagian dari peningkatan keandalan operasional.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Dukungan dan perhatian dari pemerintah menjadi penguatan bagi kami untuk menjaga keandalan FT Bau-Bau sekaligus meningkatkan kualitas layanan distribusi energi bagi masyarakat di wilayah Indonesia Timur,” tambahnya.

Keandalan FT Bau-Bau menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga dalam menjaga ketahanan dan kesinambungan distribusi energi di kawasan Indonesia Timur. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, proses operasional yang terstandar, serta koordinasi bersama pemerintah dan pemangku kepentingan, distribusi energi diharapkan dapat terus berlangsung secara aman dan andal.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen untuk terus memperkuat kesiapan infrastruktur energi, meningkatkan keandalan operasional, serta melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan guna memastikan kebutuhan energi masyarakat dan pelanggan di kawasan Indonesia Timur dapat terpenuhi.

Media Contact

Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

PLN ULP Mattirotasi Jadwalkan Pemeliharaan Jaringan Sabtu 5 September, Ini Wilayah Terdampak Pengaturan Beban Listrik

0

PAREPARE, RADIOMESRA.COM – Dalam rangka menjaga keandalan sistem dan layanan kelistrikan, PT PLN (Persero) ULP Mattirotasi akan melakukan pengaturan beban akibat pemeliharaan instalasi ketenagalistrikan pada Sabtu, 05 September 2026.

Pekerjaan pemeliharaan jaringan ini berdampak pada penghentian sementara aliran listrik secara bertahap di beberapa titik wilayah Kota Parepare dan sekitarnya mulai pukul 11.30 WITA hingga malam hari.

Manajemen PLN ULP Mattirotasi menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya rutin untuk memastikan pasokan listrik tetap aman dan handal bagi seluruh pelanggan.

Berikut jadwal serta pembagian wilayah yang akan mengalami pengaturan beban listrik pada Sabtu (05/09/2026):

 Sesi I (Pukul 11.30 – 14.30 WITA):

Meliputi wilayah Jl. Jend. Ahmad Yani KM3 – KM7, Jl. Bukit Madani Tegal, Jl. Lingkar Lapadde (Lampu Merah – Lapas), Jl. Lanyer, Jl. Laupe, Jl. Reformasi, Jl. Masjid Jabal Nur, Jl. H.P. Cara, Jl. H. Agussalim, Jl. Bau Massepe (sekitar KFC), Jl. A. Mallaangeng, Jl. Pancasila Selatan, Jl. Mangga dan sekitarnya, Polsek Pelabuhan, serta Pelabuhan Nusantara dan sekitarnya.

Sesi II (Pukul 15.30 – 18.30 WITA):

Meliputi wilayah PDAM Jend. Sudirman, Jl. Hikmah, Jl. Abubakar Lambogo, Jl. A. Makkulau, Jl. H. Jamil Ismail, Jl. Kebun Sayur, Jl. Bayam, Kebun Sayr, Jl. Takkalao dan sekitarnya, Jl. H.M. Arsyad, Jl. Sapta Marga, Jl. Cempae, Jl. Jompie, Jl. Lauleng, Industri Kecil, dan sekitarnya.

Sesi III (Pukul 18.30 – 21.30 WITA)

Meliputi wilayah Jl. Gelora Mandiri, Timurama, Stadion Gelora, dan sekitarnya.

 Sesi IV (Pukul 19.30 – 22.30 WITA)

Meliputi wilayah Jl. Bambu Runcing, Perum Bukit Vadilla, Jl. Terminal Induk, Jl. Bau Massepe Lumpue, Tonrangeng, Jl. A. Mappangara, Kel. Lemoe, Kel. Watang Bacukiki, Kel. Galung Maloang (Perumnas), Lompoe Mas, PDAM Lompoe, Puskesmas Lompoe, Jl. Jend. Moh. Yusuf, Jl. Garuda, Jl. Lasangga, Jl. Lamihade, Jl. Liu Buloe, Perumnas Wekkee, serta Pr. Grand Sulawesi.

Pihak manajemen menambahkan bahwa jadwal dan durasi padam bersifat estimasi dan dapat mengalami penyesuaian tergantung pada kebutuhan kestabilan sistem serta keselamatan petugas teknis di lapangan.

“PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pekerjaan pemeliharaan ini. Untuk informasi lebih lanjut atau laporan pengaduan, masyarakat dapat menginstal Aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN di nomor (Kode Area) 123,” tulis Manajemen PLN ULP Mattirotasi dalam pengumuman resminya.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui IT Makassar Olah Limbah Plastik Segel Tangki Menjadi Produk Bernilai Guna dan Ekonomi

0

MAKSSSAR., RADIOMESRA. COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Makassar terus mendorong inovasi pengelolaan lingkungan melalui pemanfaatan limbah non-B3 yang dihasilkan dari kegiatan operasional. Salah satunya dilakukan melalui pengolahan limbah plastik segel tangki menjadi berbagai produk bernilai guna dan ekonomi, seperti tempat sampah dan furniture.

Dalam pelaksanaannya, Pertamina IT Makassar menggandeng kelompok pemuda yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan, di antaranya Bio Urban dan Payabo.Id, untuk mengembangkan inovasi pemanfaatan limbah plastik segel tangki.

Setiap bulan, kegiatan operasional Pertamina IT Makassar menghasilkan limbah plastik segel tangki dengan jumlah sekitar 143,5 kilogram. Melalui kolaborasi tersebut, limbah yang sebelumnya belum memiliki nilai guna kemudian diolah menjadi produk yang dapat dimanfaatkan kembali.

Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pengelolaan sampah secara mandiri di Kota Makassar, sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Makassar terkait pengelolaan sampah serta kondisi penutupan TPA Antang. Ribuan limbah plastik segel tangki dikumpulkan dan diolah melalui proses pencacahan serta pengembangan produk oleh kelompok masyarakat yang terlibat.
Salah satu produk awal yang dihasilkan adalah tempat sampah dengan desain bernuansa kuning dan biru. Produk tersebut ditempatkan di sejumlah titik di Kelurahan Tamalabba, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, termasuk di area Kodaeral VI yang menjadi salah satu lokasi pencacahan limbah segel.

Selain dimanfaatkan di lingkungan masyarakat, tempat sampah hasil olahan limbah plastik segel juga ditempatkan di beberapa titik di area Integrated Terminal Makassar. Kehadiran produk tersebut tidak hanya memiliki fungsi praktis, tetapi juga menjadi media edukasi bagi pekerja dan tamu mengenai pentingnya pengelolaan limbah serta potensi pemanfaatan kembali limbah industri.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bahwa inovasi tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan limbah dapat dilakukan melalui kolaborasi sekaligus menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional tidak selalu berakhir sebagai sesuatu yang tidak bernilai. Dengan inovasi dan kolaborasi bersama masyarakat, limbah plastik segel ini dapat diolah menjadi produk yang memiliki fungsi, nilai estetika, sekaligus memberikan manfaat ekonomi,” ujar Lilik.

Menurut Lilik, keterlibatan kelompok pemuda dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama mengenai pengelolaan lingkungan.

“Kolaborasi dengan Bio Urban, Payabo.Id, dan masyarakat Kelurahan Tamalabba menjadi contoh bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Kami berharap inovasi ini tidak berhenti pada produk yang dihasilkan, tetapi juga dapat menumbuhkan kesadaran bahwa pengelolaan limbah merupakan tanggung jawab bersama,” lanjutnya.

Program pemanfaatan limbah plastik segel tangki ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya SDG 11 — Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, melalui upaya mendorong pengelolaan lingkungan perkotaan dan pemanfaatan sumber daya secara lebih berkelanjutan.

Selain itu, inisiatif ini juga relevan dengan SDG 12 — Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui penerapan prinsip pemanfaatan kembali limbah dan pengurangan limbah yang berakhir sebagai buangan. Keterlibatan kelompok pemuda dan masyarakat dalam pengembangan produk juga mendukung SDG 8 — Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, khususnya melalui penciptaan nilai ekonomi dari pengelolaan limbah.

Pertamina IT Makassar akan terus mengembangkan inovasi pengelolaan limbah non-B3 dan memperluas kolaborasi dengan masyarakat serta pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan model pengelolaan limbah yang tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan dan peningkatan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Media Contact

Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relations & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Keluhkan Tak Dapat Bantuan Seragam Gratis akibat Desil? Ini Penjelasan BPS Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA.COM – Keluhan masyarakat terkait kriteria penerima bantuan biaya pendidikan, khususnya bantuan seragam gratis dari pemerintah kota yang berbasis data desil, mendapat tanggapan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Parepare.

Kepala BPS Kota Parepare, Dian Ernawaty, SST., M.A.P., menjelaskan bahwa program bantuan sosial maupun pendidikan pada dasarnya memang diperuntukkan bagi warga yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4. Namun, fokus prioritas utama saat ini menyasar desil 1 dan desil 2.

“Saat ini yang fokus diperbaiki datanya selama dua tahun terakhir adalah warga di desil 1 dan 2. Kriterianya berdasarkan usulan dari kelurahan, seperti warga lansia, tidak punya penghasilan, dan kondisi rumah yang tidak layak,” ujar Dian Ernawaty, Selasa (01/09/26).

Menanggapi adanya warga yang merasa layak mendapat bantuan namun terkendala status desil, Dian mengimbau masyarakat untuk rutin mengecek dan memperbarui data kependudukannya. Proses pembaruan data tersebut nantinya dapat terevaluasi secara berkala tiap tiga bulan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa BPS Parepare tidak memiliki kewenangan untuk mengubah atau memindahkan status desil seseorang secara langsung.

“BPS di daerah tidak punya wewenang memakai sistem untuk menaikkan atau menurunkan peringkat desil sendiri. Kami hanya memfasilitasi pengubahan atau perbaikan datanya. Data yang terkumpul selanjutnya diproses untuk penentuan peringkat di BPS RI,” terangnya.

Dian menambahkan, idealnya pengkinian data ini ditangani oleh pendamping PKH dari Kementerian Sosial. Namun, untuk mempermudah layanan, warga yang ingin mengajukan pembaruan data kini bisa melapor melalui pihak kelurahan, Dinas Sosial, maupun kantor BPS setempat.

Dampak Kemarau Panjang, PAM Tirta Karajae Parepare Maksimalkan Sumur Dalam dan Armada Tangki

0

PAREPARE, RADIOMESRA.COM – Fenomena El Nino dan kemarau panjang yang melanda wilayah Kota Parepare berdampak pada menurunnya debit air baku. Kondisi tersebut memicu penurunan kinerja operasional sejumlah pompa air minum milik PAM Tirta Karajae.

Direktur PAM Tirta Karajae Parepare, Dr. Abdul Azis, S.E., M.Ak., menjelaskan bahwa penurunan debit air membuat penggunaan dua pompa sekaligus menjadi tidak maksimal. Hal ini berpengaruh pada durasi pendistribusian air ke pelanggan.

“Ketika pompa tidak berjalan maksimal, butuh waktu lebih lama agar air sampai ke rumah warga. Sistem harus mengisi kekosongan pipa-pipa terlebih dahulu sebelum alirannya stabil,” ujar Abdul Azis.

Untuk mengantisipasi keterbatasan tersebut, PAM Tirta Karajae saat ini memaksimalkan operasional 13 sumur dalam. Selain itu, pengerjaan satu sumur dalam tambahan di kawasan Kusuma ditargetkan rampung pada akhir September atau akhir Oktober guna memperkuat pasokan air.

Langkah taktis lain yang ditempuh adalah distribusi air bersih menggunakan mobil tangki. Mengingat keterbatasan armada internal yang hanya berjumlah dua unit, pihak PAM Tirta Karajae berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) serta BPBD Kota Parepare untuk menambah bantuan armada penyaluran.

Abdul Azis mengimbau masyarakat yang mengalami kendala krisis air agar tidak menunda untuk melapor ke pihak pengelola.

“Saya berharap masyarakat tidak menunggu lebih dari satu hari untuk melapor jika butuh pasokan air. Kami tidak ingin ada warga Parepare yang kesulitan air hingga dua, tiga, apalagi tujuh hari,” tegasnya.

Ia juga berpesan kepada pelanggan untuk menggunakan air secara bijak, menyediakan tempat penampungan mandiri, serta segera melaporkan jika menemukan adanya kebocoran pipa di lapangan agar pasokan air tidak terbuang sia-sia.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare