31.6 C
Pare-Pare
Kamis, Juli 16, 2026
spot_img

Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Bappanas Lakukan Pengecekan Harga Serta Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Sentral Lakessi

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional (Bappanas) melakukan pengecekan harga serta ketersediaan bahan pokok di Pasar Sentral Lakessi, Kota Parepare, Kamis (12/03/26).

Pemantauan Tim Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Mutu dan Keamanan Pangan, dihadiri langsung Direktur Pengawasan Penerapan Standar Mutu dan Keamanan Pangan – Bapanas, Brigjen (Pol) Hermawan, SIK., MM, di dampingi Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Muh. Agus Purwanto, S.H., M.H, Kepala Dinas Ketahanan pangan Muh. Idris, kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Hj. St. Rahmah Amir, Kepala Dinas Perdagangan Andi Wisnah, Kepala Pasar Tamrin, Kepala bulog Parepare Muh. Junaedi dan jajarannya, serta  sejumlah tim dari pemerintah kota Parepare.

Direktur Pengawasan Penerapan Standar Mutu dan Keamanan Pangan – Bapanas, Brigjen (Pol) Hermawan, pada media mengatakan mereka turun ke daerah secara  acak,  dan datang mendadak.

“Jadi tidak ada persiapan ujub ujub kita datang, langsung kita panggil satu persatu, karena kalau ini seolah disiapkan jadi kita acak random random. diacak kadang mana duluan mana duluan. Hari ini karena jaraknya lumayan jauh hari ini baru Parepare, besok Sidrap, terus dari Sidrap kita masuk ke Palopo, rencananya begitu, tapi saya bisa aja random tadi jadi enggak tidak ada pemberitahuan.” Kata Hermawan

Badan Pangan Nasional kata Hermawan hadir bersama untuk melakukan pengawasan terkait masalah harga, keamanan dan mutu pangan.

“D sini kami mengecek beberapa komoditas yang menonjol, seperti gula pasir, terus bawang putih, kemudian ada cabe rawit, dan yang terakhir itu yang Parepare telur ayam ras. Jadi kalau saya lihat telur ayam ras saat ini kita temukan harga itu Alhamdulillah normal harganya sesuai dengan harga acuan. 30.000, karena telur ini yang ditunggu-tunggu ibu-ibu kan, karena ibu-ibu menggunakan untuk membuat kue, atau persiapan lebaran. Kemudian untuk bawang putih itu kita menu- itu naik eh rp2.000, hal ini kita akan lakukan penyelidikan, memastikan apakah pedagang tersebut mengambilnya dari desa atau D2, karena ada pengambilannya ke D3, yang harganya memang sudah cukup tinggi. sehingga dijualnya di sini cukup tinggi.” Ungkap Hermawan.

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare