26.8 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 230

DPRD Parepare Siap Kawal Tuntutan Mahasiswa: Tolak Kenaikan Tunjangan DPR RI dan Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset

0

 

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus dan organisasi di Kota Parepare yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Parepare (Ampera) menggelar unjuk rasa pada Senin,(02/09/25). Aksi digelar serentak di beberapa daerah di Sulawesi Selatan, termasuk di dua titik di Parepare: Mapolres dan Gedung DPRD.

Dalam aksinya, mahasiswa menyuarakan tiga tuntutan: menolak tindakan represif aparat, mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset, dan menolak kenaikan gaji serta tunjangan anggota DPR RI. Aksi ini menjadi bentuk respons atas kebijakan nasional yang dinilai tidak berpihak pada rakyat di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

“Kami menolak kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR RI di tengah krisis ekonomi rakyat,” teriak salah satu orator di depan Gedung DPRD Parepare.

Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir, bersama dua wakil ketua dan perwakilan dari lima fraksi, turun langsung menemui massa. Dalam pernyataannya, Kaharuddin menyatakan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi mahasiswa hingga ke tingkat pusat.

“Kami sepakat, menolak kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR RI di tengah krisis ekonomi rakyat. Kami akan kawal aspirasi ini sampai ke pusat (Jakarta),” tegas Kaharuddin di hadapan pengunjuk rasa.

Selain itu, DPRD Parepare juga menyatakan dukungan terhadap percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai upaya pemberantasan korupsi yang lebih efektif. Tuntutan mahasiswa juga akan diteruskan ke pimpinan partai di tingkat pusat.

Mahasiswa memberi tenggat waktu 2×24 jam kepada DPRD untuk menyampaikan aspirasi mereka ke DPR RI. Aksi di depan DPRD berlangsung damai, meski sempat diwarnai pembakaran ban. Aparat gabungan dari Polri, TNI, Brimob, Satpol PP, dan Damkar mengawal jalannya aksi dan turut membersihkan area pasca-demonstrasi.

Sebelumnya, massa Ampera juga menggelar aksi di depan Mapolres Parepare, dengan tuntutan agar tidak ada lagi tindakan represif aparat terhadap masyarakat sipil serta mendorong evaluasi kinerja Polri.

Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, turun langsung menemui massa dan menyatakan akan menyampaikan aspirasi mahasiswa ke tingkat yang lebih tinggi.

“Saya akan sampaikan aspirasi ini ke tingkat atas. Mari kita jaga kedamaian bersama,” ujarnya. Aksi unjuk rasa berakhir tertib dan kondusif, tanpa insiden berarti. Usai menyampaikan aspirasinya, Aliansi Mahasiswa Parepare membubarkan diri dengan tertib. (*)

Komisi II DPRD Kota Parepare Sidak Sidak Fasilitas WC 3 Sekokah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komisi II DPRD kota Parepare melakukan sidak di 4 sekolah dasar di kawasan jalan sekolah kecamatan ujung kota Parepare belum lama ini. Pada tim liputan jelajah kota radio mesra ketua Komisi II DPRD kota Parepare Parman Agoes Mante mengatakan kunjungan ke beberapa sekolah, melihat dan meninjau langsung kondisi WC yang diperuntukkan untuk anak-anak sekolah.

“Jadi kemarin itu, kita kunjungan ke beberapa sekolah, melihat dan meninjau langsung kondisi WC, yang diperuntukkan untuk anak-anak sekolah kita. Jadi dengan kunjungan ini, kita rencana RDP dengan pihak dinas pendidikan, sebelum memastikan, kita ingin memastikan bahwa usulan penganggaran untuk pembangunan WC ini betul-betul sesuai dengan harapan sekolah.” kata Parman.

Lanjut Parman, DPRD Parepare menginginkan bahwa bukan hanya pembangunan sekolah, akan tetapi sekolah-sekolah yang masih memungkinkan digunakan WC-nya itu cukup di rehabilitasi saja.

“Kita menginginkan bahwa, bukan hanya pembangunan sekolah, akan tetapi sekolah-sekolah yang masih memungkinkan digunakan WC-nya itu cukup direhabilitasi saja, namun sekolah yang mempunyai siswa yang rasionya lebih banyak lagi itu kemungkinan kita menganggarkan pembangunan sekolah.” Jelas Parman.

Para anggota dewan mengecek wc sekolah yang menjadi fasilitas bagi siswa, sidak itu berlangsung di SD 1, SD 5, dan SD 55 Parepare pada senin (25/08/25) nampak hadir koordinator komisi 2 Yusuf Lapanna, ketua Komisi II Parman Agus Mante, wakil ketua Sappe SH, anggota Komisi II, Hj Asmawati, Hj Indriasari, Hj Musdalifa Pawe.

Ketua DPRD Minta Peserta Demo 1 September Jangan Terprovokasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir M.Si lewat program Obras Senin (01/09/25) Mengatakan, Walaupun ada penyampaian aspirasi Senin (01/09/25) ini tapi tidak seheboh yang ada di media sosial, karena DPRD juga mendapatkan informasi dari Intelejen tidak seheboh itu mereka akan datang ke DPRD dengan suasana tertib.

“Kita tidak mau di parepare ada tindakan-tindakan anarkis seperti daerah lain, kita mau jaga daerah ini. Oleh karena itu, semua kita termasuk lapisan masyarakat tolonglah, kalau ada yang memprovokasi untuk melakukan tindakan anarki, minta supaya dicegah. Kemarin kita juga sudah melakukan imbauan, ada juga yang menanggapi miring kenapa baru sekarang, tapi bukan di situ persoalannya. Kita ingin mencegah jangan sampai terjadi sesuatu.” Ucap H. Kaharuddin Kadir.

Lanjut H. Kaharuddin, kalau secara politik ini skenario tingkat tinggi, biasanya, khususnya untuk di parepare kalau dirinya melihat kejadian yang ada di Makassar luar biasa, infrastruktur mobil terbakar, tentu masyarakat sendiri yang rugi. Untuk membangun infrastruktur seperti itu puluhan milyar uang yang digunakan nanti, pasti APBD. Yang rugi adalah masyarakat.

“Sekiranya tidak ada begitu uang puluhan milyar itu di APBD bisa digunakan untuk kepentingan lain yang bersentuhan dengan masyarakat. Kalau kami di parepare kita seperti biasanya, walaupun ada adik-adik yang datang karena penyampaian aspirasi itu dijamin undang-undang, siapapun, yang penting disampaikan dengan bagus, tentu kami DPR siap menerima. Kita imbau masyarakat untuk membantulah pemerintah, kalau ada yang menghembuskan issu tidak bertanggung jawab jangan mudah terprovokasi.” Ungkap H. Kaharuddin Kadir.

Pengurus DPC Organisasi Perempuan Indonesia Maju Parepare Resmi Terbentuk

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Perempuan Indonesia Maju (PIM) Kota Parepare, resmi terbentuk. Reski Anugrah Azis ditunjuk sebagai ketua DPC. Pembentukan organisasi itu ditandai dengan pelantikan pengurus yang berlangsung di Auditorium Bj Habibie kota Parepare. Rabu, (27/08/25) kemarin

Pelantikan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus DPD PIM Provinsi Sulawesi selatan, Ida Farida Noer, tokoh perempuan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopmda). Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan surat keputusan dan pengucapan sumpah janji pengurus yang dipimpin langsung oleh ketua Umum DPD PIM, Ida Farida Noer dan dilanjutkan dengan pembacaan naskah pengukuhan yang dipimpin oleh Wakil Wali kota Hermanto P. Wakil Wali kota Hermanto dalam sambutannya, mengatakan sangat mendukung dengan hadirnya organisas perempuan tersebut bernama PIM.

“pada kesemptan yang berbahagia ini, saya Atas nama pemerintah kota Parepare menyampaikan selamat kepada pengurus perempuan Indonesia maju kota Parepare yang telah dilantik, dan telah dikukuhkan Pada saat ini. Sebagaimana yang kita ketahui, perempuan Indonesia maju (PIM) adalah sebuah organisasi yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan membantu mewujudkan Perempuan Indonesia agar memiliki kesempatan yang sama dan bisa sejajar memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara,” harapnya.

Ketua DPC PIM Parepare yang baru dilantik, Reski Anugrah Azis, menyampaikan komitmen untuk menjadikan organisasi ini sebagai wadah pemberdayaan perempuan yang berdaya saing, mandiri, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Perempuan Indonesia maju ini adalah organisasi masyarakat yang memang dibawahi langsung oleh kementerian pemberdayaan perempuan dan kementerian ekonomi kreatif. Jadi memang langsung terpusat perempuan Indonesia maju ini, kita punya visi misi itu, adalah memberdayakan kualitas perempuan, memiliki kesetaraan sehingga bisa menjadi setara berkontribusi untuk pemerintah kota parepare khususnya,”ungkap Reski Anugrah

Sementara itu, perwakilan DPD PIM Sulawesi Selatan menekankan bahwa pelantikan DPC di Parepare merupakan langkah strategis memperluas kiprah organisasi di daerah. Acara pelantikan juga dirangkaikan dengan workshop pemberdayaan perempuan bertema Empower Me, Empower Others“ yang dibawakan langsung oleh ketua Umum DPD PIM Sulsel, Ida Farida Noer.

Dengan dilantiknya pengurus DPC Organisasi Perempuan Indonesia Maju Parepare, diharapkan semakin banyak program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan perempuan dan masyarakat, sekaligus memperkuat kontribusi perempuan dalam pembangunan Kota Parepare.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parepare Instruksikan Kepala Sekolah Laksanakan Pembelajaran Daring 1-4 September 2025

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Parepare mengeluarkan surat edaran untuk memperketat pelaksanaan pembelajaran daring di seluruh satuan pendidikan PAUD/TK, SD, dan SMP negeri maupun swasta.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Makmur, melalui Surat Edaran Nomor 420/1199/DISDIKBUD/2025 tertanggal 31 Agustus 2025, menginstruksikan kepada seluruh kepala sekolah untuk melaksanakan pembelajaran daring pada tanggal 1-4 September 2025. “Seluruh satuan pendidikan pada jenjang PAUD/TK, SD dan SMP diminta untuk melaksanakan pembelajaran secara daring/online,” tegas Makmur dalam surat edarannya.

Dalam pelaksanaannya, Makmur meminta para guru dan tenaga kependidikan untuk tetap melaksanakan tugas pembelajaran secara optimal dengan memanfaatkan berbagai platform pembelajaran daring seperti WhatsApp, Google Classroom, Zoom, atau platform lainnya.

Yang menjadi sorotan utama adalah instruksi khusus kepada kepala satuan pendidikan untuk melakukan monitoring ketat. “Kepala Satuan Pendidikan diharapkan tetap melakukan monitoring dan memastikan seluruh peserta didik mengikuti kegiatan belajar sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ungkap Makmur.

Sebagai bentuk akuntabilitas, pelaksanaan pembelajaran daring ini bersifat sementara dan kondisinya akan terus dievaluasi. Pihak Disdikbud juga meminta informasi lebih lanjut akan disampaikan berdasarkan perkembangan situasi.

Surat edaran ini ditembuskan kepada berbagai pihak termasuk Wali Kota Parepare, Ketua DPRD Kota Parepare, Kepala BPSDMD Kota Parepare, Dewan Pendidikan Kota Parepare, dan Pertinggal.

Kebijakan pembelajaran daring ini diambil dalam rangka antisipasi dampak aksi demonstrasi yang diperkirakan akan terjadi, sehingga keamanan dan keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan tetap terjaga.

BPC HIPMI Gelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) ke XVII  

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Walikota  Kota Parepare, H. Tasming Hamid yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Noldy Yoseph Rengkuan, hadir dan membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) ke XVII Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Parepare menggelar di Baruga rumah jabatan walikota Parepare Sabtu (30/08/25).

Dalam sambutannya walikota Parepare berharap pelaksanaan ini nantinya akan menghasilkan rumusan, rekomendasi, ide, gagasan serta pemikiran-pemikiran terkait program kerja hipmi cabang kota.

“Mengingat HIPMI adalah organisasi mitra pemerintah daerah, guna membangun kekuatan dan kebersamaan, dalam mewujudkan pengusaha muda yang profesional, inovati, dan berdaya saing, demi menjadi pengusaha yang baru, pengusaha yang berwawasan kebangsaan, dan memiliki kepedulian, karakter, tuntunan nurani rakyat, para pemuda dapat berperan aktif  dalam pembangunan ekonomi, membahas tantangan dan peluang di masa depan, seperti distruksi ideologi dan ekonomi serta pentingnya penguatan UMKM.” Kata Noldy.

Ketua BPC HIPMI Hamka Hamid dalam sambutannya mengucapkan terima kasih  kepada panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan acara Rakercab sebagai media untuk melakukan evaluasi, menyusun rencana kerja dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi tantangan dunia usaha ke depan.

“Tentunya dinamika ekonomi saat ini ini harus menjanjikan, dalam melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang tangguh kreatif,  Saya berharap forum ini dapat melahirkan ide-ide, gagasan program-program strategis. dan rencana kerja yang realistis namun berdampak besar bagi kemajuan anggota dan organisasi .” Harap Hamka.

Bunda Literasi Berharap Pertemuan Penulis Semakin Di Perluas 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dalam rangka memperkuat peran literasi dan filantropi berbasis komunitas di wilayah Ajattapareng, dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menyelenggarakan kegiatan pertemuan penulis Ajattapareng 2025 dengan tema menguatkan literasi dan filantropi untuk komunitas berdaya pada Sabtu (30/08/25) di auditorium BJ Habibie. Hadir membuka kegiatan tersebut Bunda Literasi Parepare yang juga ketua TP PKK dr. Andi Arfiah Tasming di dampingi kepala dinas Perpustakaan kota Parepare H. Ahmad Masdar.

Di temui di sela kegiatan dr. Andi Arfiah mengatakan bersyukur kegiatan berjalan dengan lancar,  tentu sebagai sebagai Bunda literasi sangat mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini apalagi ini kegiatannya seajattapareng dan berharap kegiatan seperti ini dapat berlangsung terus-menerus setiap tahunnya.

“Bahkan lebih, harapan Kita, mungkin bisa diadakan lebih besar lagi, dan lebih meriah lagi, dan mungkin mencakup seSulawesi Selatan, atau bahkan nasional. Perkembangan literasi dikota parepare tentu masih kita perjuangkan, mengingat sekarang, kita berada di era digitalisasi. Jadi kita tentu mempunyai tantangan-tantangan terbaru, untuk mengajak anak-anak kita, ataupun masyarakat untuk lebih mencintai literasi lagi di kota Parepare. Kita mengapresiasi, dengan mungkin memberikan pendampingan, dan khususnya dari dinas perpustakaan dan pendidikan di kota Parepare. Kita juga masih lebih membangun lagi untuk bagaimana mengembangkan literasi di kota Parepare.” Ucap Andi Arfiah.

Di tempat yang sama kepala Dinas perpustakaan kota Parepare berharap kegiatan tersebut membuahkan hasil dan berkah bagi penggiat literasi yang berada di kota Parepare.

“Kegiatan yang sekarang ini di auditorium terkait dengan dompet dhuafa, kami dari perpustakaan, saya selaku kepala dinas, tentunya memberikan dukungan sepenuhnya untuk pelaksanaannya. Beliau ini yang mengadakan ini dari berbagai elemen-penggiat literasi, dan penulis yang berada di berbagai daerah berkumpul di Parepare. Mudah-mudahan pada hari ini, yang membuahkan hasil dan berkah bagi penggiat literasi yang berada di kota Parepare.” Ungkap H. Ahmad

Kegiatan ini akan menghadirkan penulis lintas generasi komunitas literasi serta tokoh kebudayaan nasional Sinan Sari ecep, Andi Makmur Makka,  Zainal Abidin serta Toha Maksum,  Tri Astoto Kodarie budayawa nasional kota Parepare.

Tolak Demo Anarkis di Parepare, Pemkot-DPRD Layangkan Imbauan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare, DPRD dan Forkopimda kompak sampaikan imbauan penolakan aksi unjuk rasa atau demo secara anarkis, Ahad (31/08/25). Imbauan tersebut disampaikan melalui platform media sosial resmi Pemerintahan Kota, Walikota hingga DPRD Kota Parepare dan telah disaksikan ribuan warganet.

“Kami bersama dengan wakil walikota, Ketua DPR, Forkopimda, Hadir juga Ketua FKUB, FKDD, dan pemuka agama, tokoh masyarakat, mengimbau kepada masyarakat Kota Parepare untuk tetap menjaga kondisi aman, terkendali dan kondusif,” kata Wali Kota Parepare Tasming Hamid, dalam imbauannya.

Senada dengan Tasming Hamid, Ketua DPRD Kota Parepare Ir H. Kaharuddin Kadir, juga menyampaikan hal serupa terkait imbauan penolakan aksi unjuk rasa anarkis.

“Kesempatan ini saya ingin mengajak seluruh elemen masyarakat Parepare, kepada adik-adik mahasiswa, para organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, akademisi dan seluruh lapisan masyarakat Parepare tanpa terkecuali, Mari kita secara bersama-sama untuk tetap kompak, bersatu, demi menjaga Kota Parepare agar tetap aman, damai dan tidak anarkis,” ujar Kaharuddin Kadir.

Beredarnya imbauan pemimpin dari berbagai daerah terkait penolakan demo anarkis, diduga karena viralnya aksi unjuk rasa yang menutut keadilan dan penolakan tunjangan tinggi untuk DPR, yang dilakukan mahasiswa dan masyarakat dari berbagai wilayah.

Seperti aksi unjuk rasa di Jakarta, Bandung, Medan, Tasikmalaya, Semarang dan Kota Makassar. Ramai video amatir netizen menampilkan kekecewaan dan kemarahan mahasiswa dengan membakar gedung DPRD, hingga menghancurkan sejumlah fasilitas umum lainnya.(*)

Parepare Siapkan Rencana Aksi Daerah Percepatan Eliminasi Tuberkulosis

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Kota Parepare bersiap menindaklanjuti program Pemerintah Pusat, yakni Eliminasi Tuberkulosis (TBC). Kesiapan itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Percepatan Eliminasi TBC yang berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah Kota Parepare, Jumat, (29/08/25).

Rapat dipimpin oleh Kepala Bappeda Parepare Zulkarnaen Nasrun, diikuti oleh jajaran SKPD terkait di antaranya Asisten I Dede Harirustaman, Kepala Dinas Kesehatan Rahmawaty Natsier, Direktur RSUD Andi Makkasau dr Hj Renny Anggraeny Sari, Kepala Badan Kesbangpol, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas PPPA, Dinas Kominfo, Dinas Perkimtan, Dinas PMPTSP, serta jajaran terkait Bappeda dan Dinas Kesehatan.

Kepala Bappeda Zulkarnaen mengatakan, pertemuan ini menindaklajuti hasil zoom meeting yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan belum lama ini, dengan agenda percepatan eliminasi
TBC.

Parepare saat ini sementara menyusun rencana aksi setiap SKPD, karena perlu percepatan menjadi rencana aksi daerah. “Jadi pertemuan ini dalam rangka penyusunan dokumen Rencana Aksi Daerah Eliminasi Tuberkulosis (TBC) yang diharapkan menjadi langkah strategis untuk merumuskan target dan strategi yang terukur di tingkat Parepare. Karena itu butuh penyamaan persepsi, kolaborasi dan keterlibatan aktif dari berbagai pihak terkait yang menjadi kunci keberhasilan dalam menyusun rencana aksi daerah komprehensif dan implementatif,” kata Zulkarnaen.

Kepala Dinas Kesehatan Rahmawaty menekankan perlunya dilakukan skrining, menyusul saat ini 800 kasus sudah diskrining di Parepare. “Penting juga bagaimana masyarakat tuntas pengobatan. Dan bagaimana sekolah aktifkan kawasan tanpa rokok,” ingat Rahmawaty.

Sementara dr Renny Anggraeny Sari mengemukakan pentingnya sosialisasi masif efek TBC dan penularannya di masyarakat. Pemkot Parepare dengan semua saluran media informasinya termasuk kerja sama media massa perlu melakukan sosialisasi masif dan edukasi terkait TBC.

BPJS Kesehatan Parepare Dekatkan Program JKN Melalui Media Gathering

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – BPJS Kesehatan Cabang Parepare menggelar kegiatan media gathering di ruang rapat lantai II BPJS Kesehatan Parepare, dengan mengangkat tema “Lebih dekat dengan program JKN: Kolaborasi Media untuk Kesehatan Bangsa”, Rabu (27/08/25).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dengan awak media dalam mendukung keberhasilan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Media dipandang memiliki peranan penting dalam menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan dapat dipercaya di tengah derasnya arus informasi yang beredar di masyarakat.

Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) BPJS Kesehatan Cabang Parepare, Mustainah, memaparkan materi tentang bahaya gratifikasi dalam pelayanan publik.

“Untuk gratifikasi yang tidak wajib dilaporkan yaitu pemberian cenderamata, atau plakat kepada instansi, dalam rangka hubungan kedinasan, dan kenegaraan, baik dalam negeri maupun luar negeri, sepanjang tidak diberikan untuk individu, pegawai negeri, atau penyelenggara negara. Ini adalah beberapa jenis gratifikasi yang tidak wajib dilaporkan, kemudian seperti apa tadi alur pelaporan gratifikasi, yaitu kita menerima gratifikasi kemudian ada waktu selama 30 hari untuk dilaporkan ke KPK, dan kemudian 30 hari lagi sejak laporan dinyatakan lengkap ditetapkan status gratifikasinya.” Kata Mustainah

Kepala Bagian Penjaminan Manfaat dan Utilisasi, drg Fitri Indayani, turut memberikan penjelasan mengenai pelayanan kesehatan yang tidak dijamin oleh BPJS Kesehatan. Ia merujuk pada Pasal 52 Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018, yang mengatur batasan layanan kesehatan bagi peserta JKN.

“Yang pertama Adalah yang melakukan atau menerima pendaftaran peserta, memungut dan mengumpulkan iuran dari kelompok peserta, dan pemberi kerja, menerima bantuan iuran dari pemerintah, mengelola dana jaminan sosial untuk kepentingan peserta, kemudian mengumpulkan dan mengelola data peserta program JKN, selanjutnya poin F membayarkan manfaat dan atau membiayai pelayanan kesehatan sesuai dengan ketentuan program jaminan sosial.” Ungkap drg Fitri Indayani

Selain pemaparan materi terkait Pengendalian Gratifikasi BPJS Kesehatan dan aturan yang harus dilaksanakan BPJS Kesehatan,  kegiatan ini juga dirangkaikan dengan media workshop yang menghadirkan sesi diskusi interaktif, Awak media diberi ruang untuk menyampaikan pertanyaan serta pandangan terkait layanan BPJS Kesehatan di lapangan.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare