26.8 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 229

Pengurus PWI Resmi Di Lantik, DPRD Minta Wartawan Tetap Dalam Menjalankan Tugasnya Mematuhi Kode Etik, Independen

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Parepare,  priode 2025-2028 resmi dilantik. Pelantikan pengurus PWI Parepare dan Rapat Kerja (Raker) berlangsung di Auditorium BJ Habibie Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Parepare, Rabu (03/09/25). Lewat Program Obras Rabu (03/09/25) Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir Berharap wartawan tetap dalam menjalankan tugasnya mematuhi kode etik, independen.

“Karena, yang kami rasakan selama ini, itu kami sampaikan ke Kominfo. Sepertinya, khusus diparepare, ada keenggangan media untuk meliput di DPR. Malah kalau ada yang ke DPR bisa jadi di blacklist. Sementara mereka di masih gunakan APBD. Mestinya kalau ada kegiatan di DPR, datang. Yang kami rindukan itu sebenarnya pemberitaan dari berbagai media, mungkin obyeknya satu, tapi cara melihat persoalan itu beda beda. ” Kata H. Kaharuddin Kadir.

Sementara politisi partai Gerindra yang juga ketua komisi I Dr. H. Kamaluddin Kadir mengungkapkan PWI ini adalah organisasi  jurnalis yang terhimpun dalam organisasi PWI. Dirinya berharap bisa mengembangkan diri, atau bisa memajukan PWI.

“Dan kita harap teman-teman yang bergabung dalam PWI ini bisa menjadi mitra kritis, baik DPRD, maupun pemerintah daerah. Apa yang dibahas di DPRD, atau di pemerintah daerah, tidak ada apa-apanya, kalau tidak ada PWInya, tidak ada teman-teman jurnalis di dalam untuk menyampaikan informasi ini ke bawah. Jadi peran PWI sebenarnya teman-teman yang bergabung di dalamnya cukup penting dan strategis.” Tambah Dr. H. Kamaluddin.

Bappeda Parepare Hadiri Lokakarya Praktik Baik Peningkatan PAD dan Konsultasi Publik Rencana Perubahan Ranperda Perangkat Daerah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Jajaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare menghadiri kegiatan Pendalaman Temuan Awal Kajian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diselenggarakan oleh APEKSI secara daring, Rabu, (03/09/25).

Bappeda diwakili oleh AM Dirham mengikuti kegiatan yang menjadi bagian dari proses produksi pengetahuan menghimpun strategi, inovasi, dan kebijakan unggulan kota-kota anggota APEKSI yang berkontribusi terhadap peningkatan PAD.

Pengetahuan itu akan di diseminasikan dalam bentuk Buku Praktik Baik . Parepare bersama beberapa kota diundang untuk mengikuti lokakarya pendalaman berdasarkan hasil kajian awal yang mengindikasikan adanya praktik baik peningkatan PAD tersebut.

Saat bersamaan Bappeda Parepare diwakili oleh Sekretaris Bappeda Dede Alamsyah Wakkang, Kabid Litbang A Pangurisan Walinono, Plt Kasubag Adm Umum dan Kepegawaian Muh Syafri mengikuti Konsultasi Publik Tahap II Rencana Perubahan Ranperda Perangkat Daerah di Lounge BJ Habibie, Kantor Wali Kota. Rapat dipimpin oleh Asisten III Setdako Adriani Idrus, diikuti oleh Kabag Organisasi, Kabag Hukum, dan jajaran Perangkat Daerah terkait termasuk Bappeda.

Tim Persipare U-13 resmi dilepas untuk mengikuti Piala Soeratin U-13 tingkat nasional

0

‎PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Tim Persipare U-13 resmi dilepas untuk mengikuti Piala Soeratin U-13 tingkat nasional tahun 2025. Tim Persipare Parepare mewakili Provinsi Sulsel setelah sebelumnya berhasil menjuarai Piala Soeratin U-13 zona Sulsel. ‎Sebanyak 30 pemain dilepas langsung oleh Ketua KONI Kota Parepare, Fadly Agus Mante, didampingi Ketua PSSI Parepare, Ahmad Arbi Agus, dalam sebuah acara yang penuh semangat kebersamaan. Sabtu (30/08/25).

Ketua PSSI Parepare, Ahmad Arbi Agus, menekankan pentingnya menjaga mental bertanding.

“Alhamdulillah walaupun cuma 10 hari latihan, sekira anak-anak cukup nanti di jogjabaru di tambah porsi latihannya. Karena mungkin pertandingannya tidak mepet. jadi ada kesiapan untuk latihan. Harapannya tentu kita ingin juara, kenapa karena kita ingin mengharumkan nama Sulawesi Selatan, mengharumkan nama kota kita tercinta kota parepare, karena ini lama, kita tunggu tunggu ada usia suratin 17 kita ini pernah, karena di tahun 2019 untuk tahun 2025 ini kita bisa loloskan usia 13 di tingkat nasional.” Kata Ahmad Arbi

Ketua KONI Parepare, Fadly Agus Mante mengutarakan bangga karena Parepare bisa mewakili Sulsel di ajang nasional. ‎Dengan penuh optimisme, tim Persipare U-13 akan berangkat membawa nama besar Parepare dan Sulawesi Selatan, sekaligus mengharumkan prestasi sepak bola usia dini di kancah nasional

Pada pertandingan pertama Persipare Parepare perwakilan Sulawesi Selatan, berhasil mengalahkan Mahaputra FA, perwakilan Kalimantan Timur, dengan skor 1-0 dalam pertandingan Piala Soeratin U-13 2025, yang berlangsung di Lapangan YIS Sleman, Yogyakarta, Selasa (03/09/25).

Pasien Tidak Boleh Beli Obat Di Luar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Bagian Penjaminan Manfaat dan Utilisasi, drg Fitri Indayani menegaskan pasien tidak boleh beli di luar. Hal tersebut di sampaikan drg Fitri Indrayani saat di konfirmasi tim liputan jelajah kota radio mesra belum lama ini terkait adanya keterbatasan obat yang di berikan pada pasien.

“Saya sudah sampaikan bahwa setiap peserta ini, untuk mendapatkan pelayanan obat dari instalasi farmasi rumah sakit, pada saat dia membutuhkan, itu seharusnya tidak dibebankan lagi, baik dia pencarian obatnya, ataupun mungkin biaya pembelian obatnya itu tidak boleh dibebankan ke peserta, karena kita sudah tertuang dalam perjanjian kerjasama dan komitmen janji layanan bahwa tidak boleh ada iur biaya obat.” Kata drg. Fitri.

Lanjut drg. Fitri, kalau yang kejadiannya seperti itu, boleh nanti kalau kasusistik boleh disampaikan ke petugas BPJS 1, karena memang ada beberapa obat yang tergantung sesuai indikasi medisnya, hanya diberikan dalam jangka waktu pendek. Ada juga yang jangka panjang, contohnya penyakit kronis. kalau yang jangka pendek misalnya pasien-pasien yang habis cabut gigi, pasien yang habis mungkin ada luka-luka Dia dikasih obat anti analgetik, analgetik diberikan ke pasien itu tidak perlu sampai lama.

“Jadi pemberiannya memang tidak banyak  untuk yang 15 hari, saya mungkin lihat dulu kasusnya, obat apa, kapan kasus apa, diagnosa nya apa, supaya saya bisa jawab. Nanti takutnya kalau saya langsung jawab 15 hari itu karena tidak ada ketentuan terkait yang 15 hari, boleh saja kalau misalnya rumah sakit tidak sanggup mencarikan obat sehingga dia menyerahkan ke kita, tapi atau sepengetahuan Rumah sakit, bahwa kita memang diminta untuk mereka minta untuk mencari obat di luar tapi nanti penggantian biaya obatnya, itu di lakukan oleh instalasi formasi rumah sakit  jadi dia harus ganti pembelian obat berdasarkan kuitans.” Jelas drg Fitri.

Ada Pergeseran Jadwal ke Opsi 25 Oktober  Menunggu Penetapan APBD Perubahan Untuk Pemilihan RW

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Komisi I DPRD kota Parepare Dr. H. Kamaluddin Kadir mengatakan, Berkaitan dengan rencana pemilihan RT/ RW ada dua opsi 21 dan 25 Oktober, pemerintah menyampaikan ke komisi 1 ada pergeseran jadwal ke opsi 25 Oktober sambil menunggu penetapan APBD perubahan untuk pemilihan RW.

“Panitia nanti ditunjuk, tidak boleh panitia masuk dalam kontestasi, sudah ada rambu-rambunya nanti. Kami sudah ingatkan ke pemerintah daerah, agar supaya dalam pelaksanaan pemilihan RT dan RW itu sesuai dengan regulasi perwali. Kita berikan berdemokrasi yang bagus ke tingkat bawah, sehingga pemilihan RT/RW, nantinya kita bisa mendapatkan tokoh, karena kita mencari ketokohan yang ada di wilayah masing-masing yang bisa menaungi, mengayomi dan bisa membantu pemerintah dalam mengelaborasi kegiatan pemerintah sampai tingkat bawah.” Ucap Dr. Kamaluddin.

Lanjut Dr. H. Kamaluddin Kadir, di dalam perwali yang sudah di revisi, yang fasilitasi di komisi 1,  sediakan masa sanggah 2 hari. Jadi penetapan itu masangga kepada masyarakat di wilayah masing-masing untuk memberikan sanggahan pada mereka-mereka yang sudah, dan yang mau maju dalam kontestasi pemilihan RT dan RW diserahkan ke panitia dan panitia nanti akan mengevaluasi dan menentukan keputusannya bagaimana sesuai dengan rambu yang sudah ditentukan perwali nomor 4 revisi perubahan sebelumnya perwali nomor 40.

“Mekanismenya yang saya tahu itu, penyampaian pemerintah daerah ini lurah-lurah, melalui kecamatan Itu sudah memberikan edaran ke bawah ke RT/RW. Ada mekanisme yang sudah disampaikan terkait persoalan rencana pemilihan RW dan RT, agar supaya masyarakat dibawah bisa mengetahui secara luas, kelurahan juga sudah melakukan penjaringan, melakukan tahapan-tahapan awal sekaitan dengan rencana pelaksanaan pemilihan RW dan RT.” Jelas Dr. H. Kamaluddin Kadir

Parepare Hadiri Rakor Percepatan Pelaksanaan Milestone 1 Implementasi SSK Kepada Daerah Pendampingan Program PPSP

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Pemerintah Kota Parepare dalam hal ini Kelompok Kerja Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Milestone 1 Implementasi SSK Kepada Daerah Dampingan Program PPSP melalui daring atau zoom meeting, Rabu, (03/09/25).

Rakor daring berlangsung di ruang rapat mini Bappeda Kota Parepare, yang diikuti jajaran Pokja PKP yakni Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun diwakili Kepala Bidang Perencanaan Prasarana Wilayah dan Ekonomi Kadek Sroningsih, beserta jajaran terkait, serta Dinas PUPR.

Rapat koordinasi (Rakor) dilaksanakan oleh Kemendagri melalui Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian PU, dan Kemenkes, membahas tentang penerapan kebijakan Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) di daerah dan progres implementasi pendampingan PPSP.

Di antara beberapa daerah di Indonesia yang dilakukan implementasi pendampingan PPSP, progres Parepare paling maju. Karena Parepare sudah selesai audiensi dengan kepala daerah dalam hal ini Wali Kota. Di Sulawesi Selatan, hanya dua daerah yang menjadi sasaran program ini yakni Parepare dan Bulukumba.

Wali Kota Parepare Tasming Hamid saat menerima audiensi Tim Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kementerian PU Sulsel bersama Pokja PKP Parepare menjadikan atensi serius penanganan sanitasi. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektoral, dan kerja sama lebih efektif untuk penanganan bersama masalah sanitasi.

Sementara Pj Sekda Parepare sekaligus Ketua Pokja PKP Parepare Amarun Agung Hamka menekankan, Pemkot Parepare akan atensi lebih serius masalah SSK ini. Karena program ini juga mendukung pencapaian Kota Sehat, dan ikut mendukung penilaian Adipura.

Karena itu, Pj Sekda mendorong semua OPD anggota Pokja PKP untuk bergerak cepat dan tepat dalam implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten Kota (SSK)

KP Asmaul Husna kota Parepare, Berikan Donasi Pengurus Ponpes Hilyatul Irsyad Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Bertepatan dengan hari jumat pertama bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kelompok Pengajian (KP) Asmaul Husna kota Parepare, Sulawesi selatan, kembali melakukan aksi berbagi. Kali ini KP Asmaul Husna memberikan donasi kepada pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Hilyatul Irsyad kota Parepare. Jumat, (29/08/25).

KP Asmaul Husna kota Parepare, menyerahkan donasi senilai Rp 17 juta rupiah kepada pengurus yayasan Ponpes Hilyatul Irsyad untuk membantu biaya pembebasan lahan, jalan masuk menuju pembangunan Ponpes. Penyerahan itu diserahakn langsung oleh anggota KP Asmaul Husna kepada Ustas Hisbul Rauf pengurus yayasan Ponpes Hilyatul Irsyad, di lokasi pembangunan Jalan M.P. Ramang kelurahan Lemoe, kecamatan Bacukiki kota Parepare.

Salah satu anggota KP Asmaul Husna, kepada awak media usai menyerahkan donasi Hj. Erni pada media mengatakan anggota pengajian Asmaul Husna berbagi untuk pembangunan jalan ponpes Hilyatul Irsyad dimana dana ini kami kumpulkan dari segenap anggota Asmaul Husna.

“Hari ini Jumat pertama bulan kelahiran nabi Muhammad SAW, kami dari anggota pengajian Asmaul Husna berbagi untuk pembangunan jalan ponpes Hilyatul Irsyad. Dimana, dana ini kami kumpulkan dari segenap anggota Asmaul Husna sendiri. ke depannya, kami berharap untuk kelompok Asmaul Husna semoga semakin jaya, semakin lancar rezekinya, semakin kompak dan semakin solid dalam berbagi kebaikan dan keberkahan.” Ucap Hj. Erni

Sementara pihak pengelola yayasan Ponpes Hilyatul Irsyad, Hisbul Rauf menyampaikan terima kasih kepada KP Asmaul Husna yang telah membantu dalam pembiayaan untuk pembebasan lahan, dan juga berharap rejeki para anggota KP Asmaul Husna terus dimurahkan.

“Kami mewakili para pengurus pembina Hilyatul Irsyad sangat bersyukur atas bantuan dari kelompok pengajian Asmaul Husna, maupun donatur yang lainnya tidak, ada yang bisa kami balas, kecuali kami panjatkan doa untuk donatur dan ibu-ibu kelompok pengajian Asmaul Husna ini. ” Ungkap Ust. Hisbul

Ponpes Hilyatul Irsyad yang terletak di kelurahan Lemoe, kecamatan Bacukiki kota Parepare, rencananya baru akan dibangun namun membutuhkan biaya pembebasan lahan akses jalan masuk yang luasnya 5 x50 M². (*)

Dinas Pendidikan Pasti Pengawasan Pembelajaran Daring Tetap Berlangsung 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Parepare mengeluarkan surat edaran untuk memperketat pelaksanaan pembelajaran daring di seluruh satuan pendidikan PAUD/TK, SD, dan SMP negeri maupun swasta.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, HM. Makmur Husein, melalui Surat Edaran Nomor 420/1199/DISDIKBUD/2025 tertanggal 31 Agustus 2025, menginstruksikan kepada seluruh kepala sekolah untuk melaksanakan pembelajaran daring pada tanggal 1-4 September 2025.

“Jadi apa yang kita lakukan ini, terkait dengan keluarnya edaran dari dinas pendidikan dan kebudayaan kota Parepare, untuk melakukan pembelajaran daring, mulai dari hari Senin 1 September sampai dengan kamis tanggal 4 September itu, kita lakukan pertama untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, terkait dengan adanya issu demo besar-besaran. Tetapi Alhamdulillah kemarin itu kita melihat demo 2 hari, baik dilakukan ojol dan mahasiswa dan ojol saya melihat tidak ada masalah, lancar dan tidak anarkis.” Kata Makmur.

Lanjut Makmur,  edaran yang di keluarkan yang 4 hari itu menuju merujuk pada edaran gubernur, dan sebelum dirinya mengeluarkan edaran tersebut sudah koordinasi langsung dengan Walikota untuk minta petunjuk dan konfirmasinya terkait dengan edaran yang di keluarkan.

“Beliau menyampaikan ikuti edaran gubernur, sehingga dikeluarkanlah kemarin. Nah, sekarang bagaimana anak-anak kita di 4 hari ini kesannya bukan libur, maka kita lakukan, kita minta semua guru-guru kita melakukan pembelajaran daring. Bagaimana pembelajaran daring ini, kembali kami pastikan bagaimana berjalan dengan baik dan lancar. Maka kami minta kepala sekolah bersama pengawas melakukan kontrol. Kontrolnya itu bagaimana seluruh bapak ibu guru yang melakukan pembelajaran daring.” Jelas Makmur.

Tambah Makmur, pertama itu kalau sekolah punya link zoom, maka link zoom itu dikirimkan ke dinas, kemudian kalau misalnya pada saat melakukan pembelajaran hendaknya mengirimkan screenshot pada saat melakukan proses. Dirinya mengakui memang pembelajaran daring ini tentu tidak seoptimal pada saat pembelajaran langsung tetapi bagaimana kesannya anak-anak tidak libur atau menganggur di 4 hari ini.

“Maka jalan keluar yang kita lakukan adalah pembelajaran daring. Kan kita kontrol, bagaimana bisa berjalan maksimal.” Tambah HM. Makmur

Ketua DPRD Minta Pembelajaran Daring Hanya Di Berlakukan Di Kawasan Sekitar Titik Demo Saja

0

PAREPARE, RADIOESRA. COM – Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir M.Si lewat program Obras Selasa (02/09/26) mengatakan Demo di parepare berlangsung aman, kalau bisa dinas pendidikan mengubah ini surat edarannya, mungkin anak-anak bisa disuruh masuk kecuali yang berdekatan dengan titik-titik yang akan dilaksanakan demo.

“Kalau informasi yang kami dapatkan, bahwa titik demo besok itu antara kantor walikota, dan kantor DPRD. Kalau saya, mungkin sekolah yang dekat-dekat dari situ yang bisa di rumahkan dulu, belajar daring. Kalau yang seperti daerah lapadde, perumnas, Soreang, Bacukiki barat, itu tidak kena dampaknya.” Kata H. Kaharuddin.

Menurut Politisi Senior Golkar Parepare, dirinya sependapat pembelajaran daring itu tidak optimal, apalagi semua harus pakai fasilitas yang tidak semua orang tua pakai, apalagi, jika harus jujur, tidak semua orang tua bisa memfasilitasi anaknya untuk daring, apalagi mengontrol.

“Kalau saya, mungkin bisa dilakukan menghadap kembali ke walikota, untuk memberi kebijakan. Kalau disekitar DPR yang bisa diliburkan. Kemarin isunya, kami juga dua hari berapa kali rapat Forkopimda dalam rangka menghadapi situasi, kemarin rumah jabatan keluarga kami juga diminta untuk mengevakuasi dulu, di kosongkan semua rumah jabatan untuk antisipasi. Tapi kemarin mahasiswa dengan penuh kesadaran melakukan demo dengan damai, tertib.” Ungkap H. Kaharuddin Kadir.

33 Duta Puspa Kota Parepare 2025 dikukuhkan langsung oleh wali kota Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — 33 Duta Puspa Kota Parepare 2025 dikukuhkan langsung oleh wali kota Parepare, Tasming Hamid di Aula RSU dr. Hasri Ainun Habibie, Sabtu (30/08/25).

Tasming Hamid mengukuhkan peserta Duta Puspa pada acara Forum Puspa bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Parepare. Tasming Hamid menjelaskan, bahwa keberadaan Duta Puspa bukan hanya seremonial, melainkan memiliki peran strategis dalam melindungi generasi muda dari berbagai persoalan sosial.

“Kita berharap hadirnya di sini, ini menjadi hal yang sangat penting untuk nantinya diimplementasikan atau dijabarkan ketika peraktik nanti, oleh karena itu selagi mengucapkan terima kasih apresiasi yang setinggi-tingginya.” Kata Tasming.

Sementara itu, sekretaris Forum Puspa Kota Parepare, Sriyanti Ambar menyebutkan bahwa pengukuhan ini adalah momentum penting dalam upaya perlindungan perempuan dan anak.

“Kita melaksanakan kegiatan pelatihan duta Puspa, sekaligus juga pengukuhan adik-adik kita, duta Puspa kota Parepare. Untuk kegiatan ini dihadiri oleh tingkat SMP utusan SMP, madrasah, SLTA dan perguruan tinggi sekota Parepare jumlahnya peserta sekitar 33 orang. Tujuannya, ingin melatih adik-adik semua sebagai agen perubahan, untuk menjadi pelopor pelapor, dan konselor sebaya di lingkungan pendidikan. Karena melihat sekarang maraknya kasus kekerasan yang terkait dengan perempuan dan anak, yang bisa berdampak pada generasi kita, makanya kami melakukan menjadikan adik-adik di lingkungan pendidikan sebagai agen perubahan.” Ungkap Sriyanti Ambar

Pelatihan berlangsung selama dua hari, 30–31 Agustus, dengan rangkaian materi mulai dari komunikasi persuasif, penguatan kapasitas remaja, simulasi pelaporan kasus, hingga penyusunan rencana tindak lanjut. Acara ini turut dihadiri oleh kepala dinas pendidikan Makmur, S.Pd., M.M., dan Kepala RSU dr. Hasri Ainun Habibie Parepare, dr. Mahyuddin Rasyid, Sp.B., FINACS., FICS., CHAE., Pemerhati sosial GUSTAM, S.Pd, M.Pd

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare