30.4 C
Pare-Pare
Selasa, November 3, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 220

Reses Rudy Najamuddin, Masyarakat Curhat Soal Event Di Lapangan Andi Makkasau 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Politisi Partai Persatuan Pembangunan (P3) Kota Parepare menggelar reses di dua titik yang berbeda. Kali di lagota kafe untuk pagi dan siang serta sekali sorenya di bilangan jalan Bambu Runcing di kafe Mahatina Sabtu (20/09/25).

Di temui media usai reses Titi kedua di lagota kafe dan Resto, Legislator 2 periode ini mengatakan pada pertemuan tersebut, ia menerima keluhan tentang event. Para pengusaha cafe juga UMKM merasa termarginalkan dengan adanya event event ini, dan bukan cuma mereka yang termarjinalkan yang mengadu ke padanya termasuk yang menjual mengadu.

“Karena tingginya sewa yang harus mereka bayar, sementara keuntungan tidak seberapa. Artinya, sebagai pemerintah harusnya hadir bukan untuk berbisnis dengan masyarakatnya. Sekarang saya mau tanya apakah uang sewa ini masuk ke pendapatan asli daerah, kalau masuk ke PAD oke, tidak ada masalah, itu menambah PAD kita.,Tapi kalau masuk ke pengelola ke orang-orang tertentu ini sama hal nya dengan menggunakan fasilitas negara untuk meraup keuntungan kepada orang lain, ini bisa diproses karena ini adalah aset daerah.” Kata Rudy.

Lanjut Rudy menegaskan, fungsi DPRD itu khususnya di fungsi pengawasan, DPRD  bukan eksekutor, dirinya sudah menyampaikan ke pemerintah daerah, tapi tetap masih dilakukan kalau seperti ini ada mekanisnya bisa saja DPRD lakukan hak angket terhadap mereka, atau hak interpelasi terhadap mereka, mempertanyakan kenapa sampai ini terjadi.

“Bisa saja kita pidanakan, karena ini aset daerah tidak masuk ke PAD. Yang masuk ke PAD yang hanya retribusi. Sementara retribusinya kecil sekali dibanding dengan sewanya sewanya, siapa yang ambil ini, pengelola yang tidak boleh kita biarkan, tidak ada negara Kalau tidak ada rakyat, kalau logika terbalik, berarti rakyat yang punya aset, negara ini masa ada orang kasih bayar di asetnya sendiri.’ jelas Rudy.

Reses Penutup Di blok F Perumnas Jusvari Genda Terima Warga Keluhkan Persoalan Sampah Hingga Posyandu 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil Bacukiki Jusvari Genda Menggelar Reses Penutup di BTN Perumnas Blok F pada Sabtu Sore (20/09/25). Di temui media usai reses Jusvari yang juga kini duduk di komisi III DPRD kota Parepare mengatakan, Ada beberapa yang disampaikan konstituennya pada pertemuan tersebut,  bukan hanya usulan, tapi beberapa informasi yang ingin mereka ketahui.

“Pertama, ada beberapa juga saya mengusulkan dalam bentuk peralatan, yaitu mesin jahit, perbaikan perbaikan fisik, drainase, apapun usulan yang disampaikan tadi, menjadi pencatatan pada saya, untuk memasukkan program ini ke pemerintah, sehingga nantinya apapun yang diusulkan konstituen kami, dapat terealisasi oleh pemerintah, berdasarkan nilai kebutuhan masing-masing daripada konstituen itu sendiri.” Kata Jusvari.

Lanjut Ketua Bappilu PKS ini, dirinya juga menerima keluhan konstituen yang membutuhkan tempat sampah, karena ini menjadi satu permasalahan pada masyarakat tentang persampahan ini, karena nantinya kalau memang diharapkan ada pembangunan tempat sampah, di situ tentunya sudah terarah, pembuangan sampah, tetapi harus ada kajian-kajian yang dilakukan untuk memberikan tempat sampah, karena secara koordinasi dari DLH.

“Kalau ingin mendirikan bak sampah, tentu harus sepengetahuan daripada pemilik lahan tersebut, yang kedua sepengetahuan dengan lingkungan sekitar, jangan sampai dengan adanya bak sampah itu menimbulkan lingkungan yang kurang sehat, akibat sampah yang berserakan di lingkungan tersebut. Salah satu usulan dari warga tadi terkait mengenai posyandu, itu dari usulan reses pertama, yaitu sudah menjadi pencatatan saya pikir hanya sekedar pekerjaan vaping blok nya saja tapi itu sudah menjadi satu pencatatan melalui dinas pemukiman untuk dilakukan penganggaran  paving block.” Ungkap Jjusvari.

Reses Politisi PKS Sappe SH Terima Keluhan Masyarakat Terkait Jalan Setapak 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sebagai perwakilan rakyat dari hasil proses legal, Si Anak Nelayan Sappe SH menegaskan secara  pribadi tidak mempunyai rasa takut, jadi apa yang disampaikan kepada padanya dari masyarakat, itu juga yang di sampaikan kepada pemerintah, meskipun itu resikonya tinggi yang pastinya di jalani.

“Menjalankan amanah sebagai penyambung lidah antara masyarakat dengan pemerintah. Usulan yang muncul ada 2 perbaikan. Ada 2 Titik Satu perbaikan jalan setapak, dan perbaikan jalan lingkungan. Untuk realisasinya karena sudah ada anggarannya yang turun, khusus untuk jalan lingkungan ini, tetapi usulan untuk renovasi perbaikan jalan setapak, kami usulkan untuk tahun 2026.” Kata Sappe.

Lanjut Sappe, Terkait dengan efesien Anggara Daerah, dirinya berkomitmen bukan hanya sekedar melakukan efesiensi anggaran kalau melihat asas pokok daripada APBD banyak juga belanja belanja yang tidak memikirkan sesuai dengan Inpres.

“Bahwa, efesiensikan anggaran banyak hal-hal yang digunakan juga tidak berdasarkan efesiensi seperti pelatihan pelatihan, festival festival yang menggunakan APBD, itu kan tidak melihat bahwa ini ada betul-betul melakukan efesiensi anggaran, bahkan di APBD perubahan, kami melakukan beberapa pemotongan yang kami anggap itu sudah tidak selaras dan sejalan dengan 18 janji politik.” Tegas Sappe.

Walikota Apresiasi Keberhasilan Polres Parepare menggagalkan penyelundupan 44 kilogram sabu-sabu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Keberhasilan Polres Parepare menggagalkan penyelundupan 44 kilogram sabu-sabu mendapat apresiasi dari Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid. Dalam konferensi pers yang digelar di halaman Mapolres Parepare, Kamis (18/09/25), Wali Kota hadir langsung memberikan dukungan moril kepada jajaran kepolisian atas capaian besar tersebut.

“Atas nama pemerintah mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya atas, apa yang polres Parepare lakukan, yang telah menggagalkan penyelundupan narkoba di kota Parepare. Bayangkan tadi, pak Kapolres sudah sampaikan bahwa kurang lebih 217.000 jiwa yang diselamatkan dari narkoba ini. Praktis kalau kita mau kalkulasi dengan jumlah penduduk parepare cuma 160.000.” kata Tasming.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar lebih aktif membantu pemerintah dan aparat dalam melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi berkaitan dengan penyelundupan narkotika.

“Oleh karena itu, terimakasih pak Kapolres atas kerja kerasnya, kita berharap kedepan kejadian seperti ini betul-betul bisa diperketat, sehingga peredaran narkoba di Parepare mudah mudahan tidak ada lagi dikota parepare, dan kita juga berharap kepada seluruh masyarakat kota Parepare dan teman teman media, juga untuk proaktif untuk memberikan informasi kepada kepolisian khususnya polres Parepare, bilamana kira kira ada informasi yang didengar, bahwa di Parepare, ada masuk atau apapun bentuknya itu bisa diinformasikan secepatnya, karena kita ingin bagaimana kota Parepare lebih bebas dari narkoba.” Jelas Tasming.

Tasming juga menekankan pentingnya sinergi antar-stakeholder dalam mencegah masuknya narkoba ke wilayah Parepare, terutama melalui jalur laut.

Perencanaan Embung Salo Bulo Bacukiki Gelar Pertemuan Konsultasi Masyarakat 1

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare Zulkarnaen Nasrun bersama jajaran terkait Bappeda menghadiri kegiatan Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM-1) Perencanaan Embung Salo Bulo di Kelurahan Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, Parepare, Jumat (19/09/25)

Hadir dalam kegiatan, Asisten II Setdako Parepare A Ardian Asyraq, Direktur PAM Tirta Karajae Andi Firdaus Djollong, Dinas PUPR Parepare, Dinas PKP Parepare, Bidang Aset Pemkot Parepare, Camat Bacukiki, Lurah Watang Bacukiki, Lurah Lemoe, kelompok pertanian, dan para tokoh masyarakat setempat.

Dari Provinsi Sulawesi Selatan, hadir Bappelitbangda dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pertemuan ini rangkaian kegiatan pelaksanaan pekerjaan Paket 2 Perencanaan Embung di Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2025 pada Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan, yang dilaksanakan oleh Penyedia Jasa Konsultan PT Bintang Tirta Pratama.

Polres Parepare Tangkap Seorang Diduga Kurir Narkoba Dengan Barang Bukti Hampir 44 kilogram

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Polres Parepare menangkap seorang diduga kurir narkoba dengan barang bukti hampir 44 kilogram saat hendak diselundupkan melalui Pelabuhan Nusantara Parepare. Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda mengatakan, penangkapan dilakukan pada Jumat (05/09/25). Di mana sabu tersebut dibawa seorang pria berinisial Samarinda berinsial AA (33).

Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda mengatakan, penangkapan dilakukan pada Jumat 5 September 2024. Di mana sabu tersebut dibawa seorang pria berinisial Samarinda berinsial AA (33).

“Pada Hari itu bahwa kami dari pihak kepolisian menerima informasi masyarakat. bahwa, adanya penumpang dari Samarinda melalui kapal KM Aditya, yang mana diduga membawa barang yang kami duga adalah narkotika. Setelah kami melakukan penyelidikan, anggota melakukan pemeriksaan terhadap orang yang diduga membawa karung.” Kata Indra

Pelaku dan barang bukti dua karung sabu itu pun diamankan di Polsek KPN untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setelah diperiksa, dua karung dengan 44 bungkus teh Cina itu terbukti sabu.

“Setelah kami cek, ternyata terdapat 44 bungkusan teh cina dan kami bawa ke Polsek KPN untuk pendalaman. Dari hasil pemeriksaan, ternyata 44 kardus atau bungkusan teh cina ini setelah melalui uji laboratorium forensik dinyatakan positif metavitamin dengan berat total sebanyak 43.928 gram atau hampir 44 kilogram.” Jelas AKP Indra WY

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat pasal 114 ayat 2 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Selanjutnya, pelaku juga dijerat pasal 112 ayat 2 undang-undang 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Reses Anggota Depan Sri Tanty Mariani Nasrah Di Dominasi Soal Pendidikan 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Anggota DPRD Kota Parepare, Hj. Sri Tanty Mariani Nasrah, kembali menggelar reses di daerah pemilihannya, Kecamatan Ujung, yang dipusatkan di Halaman Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Parepare, Rabu (27/09/25). Reses ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare Makmur, yang sekaligus mewakili Pemerintah Daerah. Kehadiran Kadis Pendidikan memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan langsung aspirasi seputar dunia pendidikan. Ditemui media Usai kegiatan Hj. Sri Tanty mengatakan fokus masalah yang muncul pada reses tersebut terkait pendidikan, masalah MBG, Pakaian Seragam gratis dan sekolah.

“Untuk masalah MBG tadi ada yang menyampaikan, kenapa sedikit sekali nasinya, makanya sampaikan bahwa pemerintah tidak fokus ke makan kenyang, tapi makan bergizi. Ada juga kenapa tidak ada susunya, saya sampaikan bahwa di BGN itu sudah ada memang orang yang khusus dipekerjakan di bidang akuntannya dan bidang ahli gizinya dan memang sudah tertakar bahwa proteinnya sekian, sayurnya sekian, susunya sekian.” Kata Hj Sri.

Lanjut Hj Sri menjelaskan, karena yang Parepare ini baru ada beberapa dapur yang Running khususnya di kecamatan ujung itu ada baru satu dapur, dan itu baru menjelang 3 hari ini sejauh ini belum ada masalah, karena memang juknis di MBG itu sudah ada. Jadi kalau untuk masalah pengawasan itu sudah diawasi  langsung dari pusat. Keluhan lain masalah pendidikan dengan baju seragam gratis.

“Kalau infrastruktur tidak ada, kalau masalah tunjangan tadi, masalah gaji. Karena yang gratis pakaian sekolah ini, ada beberapa yang ada kebesaran sepatunya, juga kebesaran dan itu sudah ditindaklanjuti, kita laporkan ke bagian penyediaannya,” Hj Sri

Reses Di Lagota, Parman Agoes Mante Terima Keluhan Terkait Ukuran Seragam Yang Tidak Sesuai

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Politisi Partai Gelora Kota Parepare yang kini di percaya sebagai ketua Komisi II DPRD kota Parepare S. Parman Agoes Mante menggelar reses di lagota kafe dan resto untuk titik kedua Kamis (18/09/25) pada media usai kegiatan, Parman menjelaskan, Setelah 2 titik banyak yang kembali mengeluhkan terkait seragam sekolah.

“Ada yang berterima kasih kepada pemerintah daerah, dan DPR yang telah dibantu seragam sekolah gratis. Ada juga yang masih mengeluhkan karena pakaian yang diterima, dan sepatu yang diterima itu bisa dipakai sampai selesai sekolah. Berarti itu kebesaran. Kedua, masih banyak ada usulan jalan, lampu jalan, kemudian keluhan jalan di Tegal, utamanya kami sampaikan bahwa sebenarnya kami sudah anggarkan, akan tetapi dana DAK untuk bidang jalan itu ditarik oleh pusat. Kami akan mengupayakan kedepannya. Juga mengeluhkan DAS (Daerah Aliran Sungai) tapi insya Allah tahun ini tercover anggaran pengalian pengerukan sungai.” Kata Parman.

Dalam kesempatan tersebut, Parman menjelaskan, tidak ada pengalihan pada anggaran jalan di Tegal, akan tetap jalan, cuma harus menunggu perubahan. Selain anggaran perubahan ini,  juga menunggu izin dari Balai balai pengelolaan sungai di Makassar Jeneberang.

“Kami selalu berkoordinasi dengan dinas mendorong, secepatnya MBG ini, karena lagi-lagi masyarakat kita yang dirugikan, siswa-siswa kita yang dirugikan, kami mendorong supaya MBG ini bisa terpenuhi seluruh kota Parepare. Yang Saya dengar, baru di daerah SMA 1 Bacukiki, sumpang dan daerah Soreang. Sebenarnya ini juga menjadi atensi pemerintah pusat salah satu problem kita ke depan, kalau tidak mendukung Asta cita Bapak Prabowo itu kemungkinan bisa berdampak ke dana transpert daerah. kita mudah-mudahan dengan terpenuhinya persentase lebih besar untuk program MBG itu juga berdampak kepada TKD yang ada di pusat.

Akhiri Reses Di Kampung Baru Lapemba, Asy’ari Abdullah Terima Keluhan Mulai Seragam Sekolah Hingga UMKM 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil ketua Komisi I DPRD kota Parepare yang juga politisi Partai Gelora Asy’ari Abdullah, menuntas reses di titik ketiga di kampung baru lapemba Bacukiki Kamis sore (18/09/25). Di temui tim liputan jelajah kota radio mesra saat hadir di reses koleganya Parman Agoes Mante, Ary mengatakan dihadiri sekitar 200 orang lebih, di sana berbagai masukan dari masyarakat dan keluhan masyarakat mulai dari penerimaan bantuan seragam anak sekolah yang dikeluhkan oleh para orang tua yang kualitasnya yang dibawa rata-rata.

“Jadi baju sekolahnya itu tidak bagus, terus sepatunya juga, dan bahkan di samping kualitas seragam ini kurang bagus, juga tidak sesuai, yang harusnya ukuran l yang data XL atau bahkan data yang lebih kecil. Di samping itu, juga, keluhan beberapa masyarakat terkait UMKM yang selama ini ditunggu-tunggu oleh masyarakat.” Kata Ary.

Lanjut Owner Mario Ini, pada titik kedua di pudee, yang dikeluhkan itu adalah soal bantuan sosial yang sekarang memang datanya dianggap semrawut, banyak masyarakat yang dianggap tidak kompeten tapi dapat bantuan, dan ada juga yang masyarakat yang layak untuk dapat bantuan tapi tidak dapat bantuan.

“Mungkin pada kesempatan ini nanti, kami akan teruskan ke pemerintah daerah, untuk melakukan perbaikan data, colab data dengan baik, supaya benar-benar bantuan ini tepat sasaran. Di samping itu juga, tadi di kampung Baru labempa ini dikeluhkan masalah air bersih yang kurang lancar, tapi tadi Kami sempat menelpon direktur PDM langsung bapak Andi firdaus jollong dan di respon sangat bagus oleh pak direktur, dan segera  menurunkan tim teknisnya untuk mengantisipasi kelangkaan air di perumahan emerald Samsam.” Ungkap Ary

Serap Aspirasi Masyarakat, Dr. H. Kamaluddin Kadir Perintah Staf Untuk Pendampingan Permasalah Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota DPRD Kota Parepare dari Fraksi Gerindra, Dr. H. Kamaluddin Kadir, merampungkan kegiatan reses atau penjaringan aspirasi di daerah pemilihannya, Kecamatan Ujung. Pada Kamis (18/09/25) Reses digelar dalam tiga sesi, masing-masing pada 17 dan 18 September 2025.

Sesi terakhir yang berlangsung di kediamannya di jl. Abu bakar Lambogo , Kamis, (18/09/25) Dr. H. Kamaluddin Kadir pada media mengatakan reses ini bagus, tujuannya agar bisa menfasilitasi yang tadi datang menyampaikan keluhan.

“Saya sudah perintahkan staf di partai, untuk mengawal mereka, agar supaya besok ke kantor kelurahan untuk dibicarakan di kantor kelurahan, apa masalahnya, sehingga mereka tidak terdata sama sekali tidak terdata didata penerima bantuan, kepada mereka. Ini yang mereka sampaikan sangat berhak untuk menerima bantuan, bantuan apapun. Kenapa sampai mereka tidak tersentuh bahkan terdata pun tidak. Saya perintahkan staf fraksi beraksi agar supaya, ini dikawal biarlah partai Gerindra mengambil alih mengawal persoalan ini ke kelurahan.” Kata H. Kamaluddin.

Lanjut Ketua Komisi I ini, jika bisa di follow up kantor kecamatan di follow up lagi ke dinas sosial. Sedangkan keluhan yang paling banyak terkait dengan pokir yang sudah disampaikan dirinya yang sampai sekarang ini belum terealisasi, tapi ada juga yang terealisasi, yang tidak terealisasi dirinya sudah menjelaskan bahwa karena adanya efisiensi anggaran yang sebelumnya sudah mendapatkan porsi anggaran tapi karena adanya efisiensi anggaran tadi dialihkan untuk kegiatan yang sifatnya prioritas.

“Yaitu kegiatan-kegiatan yang sifatnya lebih prioritas, yaitu kegiatan-kegiatan yang disebutkan dalam Inpres nomor 1 tahun 2025, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, stunting, ketahanan pangan, kemiskinan ekstrem, pendidikan, sosial ekonomi masyarakat, selama ini bantuan-bantuan aspirasi yang masuk melalui reses saya selama ini, Kami kawal dengan baik, karena ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai perwakilan mereka.” Ungkap Dr. H. Kamaluddin

Kegiatan ini dihadiri ratusan warga yang menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga bantuan social dan bantuan usaha.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare