25.6 C
Pare-Pare
Kamis, November 5, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 221

Lima Rumah Terbakar, Mobil Tangki PAM Tirta Karajae Bantu Padamkan Api

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Mobil layanan tangki milik PAM Tirta Karajae diturunkan untuk membantu suplai air dalam penanganan kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Manara, Kelurahan Watang Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Selasa (23/09/25) dini hari.

Kebakaran yang mulai berkobar sekitar pukul 02.00 Wita itu melahap lima rumah warga. Dalam proses pemadaman, mobil damkar sempat kesulitan suplai air, sehingga kehadiran mobil tangki PAM Tirta Karajae sangat membantu mempercepat aliran air untuk memadamkan api. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 03.00 Wita.

Meski demikian, peristiwa ini menyisakan duka mendalam. Dua korban jiwa, seorang kakek bersama cucunya, ditemukan meninggal dunia di lokasi kebakaran.

Direktur PAM Tirta Karajae, Firdaus Djollong menegaskan penurunan mobil layanan tangki ke lokasi kebakaran merupakan bagian dari komitmen perusahaan daerah untuk sigap membantu masyarakat dalam kondisi darurat.

“Kami tidak hanya hadir dalam penyediaan air bersih sehari-hari, tapi juga siap dikerahkan kapan pun saat musibah, termasuk bencana kebakaran,”

STIKES Fatimah Parepare Sudah terakreditasi oleh BAN (Badan Akreditasi Nasional) 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Bagian akademik STIKES Fatimah Parepare Ns. Martina Malla lewat program Ruang Bincang Kesehatan Edisi Tayang Selasa (23/09/25) mengatakan STIKES Fatimah Parepare Sudah terakreditasi oleh BAN (Badan Akreditasi Nasional) dan prodinya sendiri sudah mempersiapkan untuk akreditasi lanjutan.

“Sudah terakreditasi oleh BAN, Akreditasi Badan Akreditasi Nasional ini,, untuk prodinya sendiri, kami mempersiapkan untuk akreditasi lanjutan. Karena kita sudah akreditasi 5 tahun yang lalu, 2020. Dan statusnya akreditasi baik sekali, prodi D3 keperawatan dan berakhir di Desember ini 2025.” Ungkap Ns. Martina.

Lanjut Dosen Keperawatan Dasar ini,  saat ini  tim STIKES Fatimah sementara mempersiapkan pengajuan, sudah masuk untuk akreditasi kembali, jadi masyarakat tidak perlu khawatir, institusi STIKES Fatimah aman, dan mereka boleh bersaing dengan universitas.

“Apa yang mereka kerja, kita juga kerjakan. Boleh lihat di PD Diktinya pangkalan data perguruan tingginya itu, adalah pelaporan yang menggambarkan bahwa, apakah perguruan tinggi ini layak atau tidak, kami bisa bersaing dengan perguruan tinggi ternama, kami juga punya nilai A disitu. Sekarang tidak ada istilah ijazah palsu, dengan adanya PD Dikti. Karena mahasiswa termonitor dari awal sampai akhir, apa saja aktivitas mahasiswa itu, itu terbaca di namanya korlap Dikti, kapan tiba-tiba mahasiswa muncul, verifikasi ijazah tidak lagi sekarang, tinggal buka namanya orlap Dikti itu sudah terakreditasi semua.” Jelas Martina

Konsituen Andi Fudail Minta Kebersihan Pantai Cempae Di Perhatikan 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Reses Terakhir Anggota DPRD kota Parepare Dari PKB Andi Muh. Fudail di laksanakan di gedung pertemuan Aisyah Jl. Panti Asuhan Ujung pare kota Parepare Sabtu (20/09/25).

Usai reses Pada Awak media Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kota Parepare ini mengatakan keluhan masyarakat ini untuk reses kali ini, pertama persoalan sampah yang berserakan, khususnya di lingkungan menghiasi pantai dan Kesadaran masyarakat juga membuang sampah dan dianggap bahwa pemerintah tidak ada perhatian.

“Terus saya sudah menyampaikan bahwa usulan saya, bahwa mudah-mudahan pemerintah bisa pembagian kewenangan, pemegang kewenangan itu maksudnya antara dinas lingkungan hidup dengan kecamatan. Kalau kecamatan diberikan kewenangan untuk persoalan kebersihan, itukan mereka punya struktur kelurahan, RT/RW dan masyarakatnya sendiri, secara langsung supaya masyarakat itu hadir di lingkungannya.” Kata Fudail.

Lanjut Andi Fudail, masyarakat tidak hadir di lingkungannya, karena RT/RWnya itu tidak hadir di masyarakatnya, begitupun lurah tidak hadir di RT/RW. Jadi tidak ada koordinasi yang bagus, sehingga masyarakat tidak merasa bahwa sampah yang berseragam itu bukan dari bagian dari tanggung jawabnya. Menanggapi terhadap tidak meratanya utamanya untuk kawasan Soreang, dirinya  sudah menyampaikan bahwa anjungan cempae yang dulunya ramai pada malam hari, sekarang sudah sangat berkurang.

“Kenapa berkurang, karena sentralisasi pembeli itu, sudah berada di daerah ujung, dalam hal ini lapangan Andi makkasau,  di mana lapangan atau selalu dijadikan event,” jelas Andi Fudail.

Dirinya berharap untuk 2026 usulan usulan masyarakat melalui reses untuk dimasukkan dimasukkan dalam pokir dimasukkan dalam anggaran anggaran pokok 2026.

Efek Pengaktifan Siskamling, Pemilih Suyuti Minta Perbaikan Pos Ronda

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil ketua DPRD kota Parepare Suyuti SE menggelar Reses atau temu konsituen untuk dapil nya Bacukiki Barat di Alya Cafe Kamis (18/09/25). Pada tim liputan jelajah kota radio mesra, politisi Nasdem ini mengatakan Reses kali ini merupakan reses ketiga dan Terakhir di tahun ini. Di titik pertama dan cafe Aliyah kemudiann fokus di kelurahan cappa galung ada dua titiknya, di jalan Pinisi sama jalan pemuda.

“Dan alhamdulillah sama dengan reses reses sebelumnya, lagi-lagi ada beberapa teman yang sudah berkali-kali mengajukan dan tidak terealisasi. Tentu itu menjadi warning bagi kita, kenapa bisa itu tidak terlaksana yang mungkin, karena terkait proses pelelangan, mungkin ada tidak sinkronisasi antara terkait di pelelangan dengan terkait di BKD (badan keuangan) terkait penyediaan uangnya.” Kata Suyuti.

Lanjut Suyuti, karena tahun sebelumnya itu membengkak hutang dan di DPR sehingga 2 tahun terakhir ini betul-betul tidak ada pokir yang terlaksana, dan untuk saat ini ada beberapa permintaan walaupun sudah diminta tahun-tahun sebelumnya.

“Mesin kopi, terkait banjir, dan insyaallah dan terutama ini yang terbaru ini, selama reses barusan ada permintaan perbaikan pos ronda, mungkin karena ada instruksi, atau ada semacam penyampaian dari Kemendagri untuk menghidupkan kembali pos pos ronda, sehingga mungkin pemerintah kota Parepare sudah menindaklanjuti perintah tersebut terkait penertiban pengaktifan kembali pos ronda.” Jelas Suyuti.

Electric Colour Run by PLN and Expo Sukses Digelar, UMKM di Parepare Turut Rasakan Manfaat Ekonomi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Electric Colour Run by PLN and Expo sukses digelar di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, pada Sabtu (20/09/25). Selain acara lari, ajang yang digelar dari tanggal 14-22 September 2025 tersebut juga menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya dan turut menggaungkan semangat ramah lingkungan.

Expo ini juga turut melibatkan 164 tenant UMKM yang menghadirkan beragam produk kuliner, kerajinan, hingga produk kreatif lokal. Kehadiran masyarakat yang memadati area Lapangan Andi Makkasau setiap malam membuat para pelaku UMKM mendapat kesempatan besar memperluas pasar dan menambah pelanggan baru.

, salah seorang pelaku UMKM dari tenant Bakso Ati Raja, Wahyu mengaku sangat terbantu dengan adanya Expo ini.

“Kami sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari acara ini. Expo ini bukan hanya tentang berjualan, tapi juga mempertemukan kami dengan banyak pelanggan baru,” ujarnya.

Walikota Parepare, Tasming Hamid juga turut mengapresiasi langkah PLN yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga melibatkan dan memberdayakan UMKM lokal.

“Alhamdulillah acara ini sudah konsisten diselenggarakan. Ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk silaturahmi dan penggerak ekonomi. Terima kasih PLN, semoga semua tetap sehat dan menjaga keamanan sampai selesai. Event Run yang diselenggaran PLN juga menambah rangkaian acara yang ada di Kota Parepare, terima kasih PLN, kegiatan ini diberkahi Allah subhanahu wa ta’ala,” kata Tasming.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UID Sulselrabar, Edyansyah, menegaskan bahwa Expo UMKM by PLN adalah wujud nyata peran PLN dalam mendukung penguatan ekonomi lokal sekaligus menggaungkan semangat transisi energi.

“Kami menghadirkan Expo UMKM ini dengan tujuan ekonomi lokal juga ikut bergerak. Tercatat Expo tersebut melibatkan 164 UMKM, dengan perputaran transaksi yang hampir menyentuh satu Miliar Rupiah hanya dalam enam malam. Ini membuktikan ekonomi di Kota Parepare turut bergerak dengan adanya acara tersebut. Di sisi lain, lewat Electric Colour Run, kami mengajak masyarakat berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon,” jelasnya.

Electric Colour Run sendiri menjadi bagian penting dengan melibatkan 1.150 pelari kategori 5K. Ajang lari ini tercatat menyumbang pengurangan emisi karbon sebesar 1.380 kg CO₂, karena berlari merupakan aktivitas mobilitas tanpa emisi dibandingkan menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak. Hal ini merupakan salah satu bentuk upaya menjaga lingkungan sekaligus memitigasi dampak perubahan iklim.

“Salah satu caranya adalah dengan berlari. Karena dengan berlari, kita akan mengurangi emisi gas rumah kaca dibandingkan dengan menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak. Kita lakukan ini untuk memastikan generasi mendatang lebih baik dari generasi saat ini,” ujar Edyansyah.

Dirinya ingin mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh peserta yang telah mengikuti Electric Colour Run by PLN and Expo. Dalam acara ini, terlihat jelas bahwa ada semangat untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mendinginkan bumi. Ini juga menjadi tagline dari Electric Colour Run by PLN and Expo.

Selain mengampanyekan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, acara ini juga merupakan upaya PLN dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap layanan digital PLN Mobile.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dan memanfaatkan aplikasi PLN Mobile, bukan hanya untuk transaksi kelistrikan, tetapi juga untuk berbagai keperluan lainnya seperti fitur marketplace yang bekerja sama dengan UMKM, maupun fitur electric vehicle,” pungkas Edyansyah.

 

Reses Rudy Najamuddin, Masyarakat Curhat Soal Event Di Lapangan Andi Makkasau 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Politisi Partai Persatuan Pembangunan (P3) Kota Parepare menggelar reses di dua titik yang berbeda. Kali di lagota kafe untuk pagi dan siang serta sekali sorenya di bilangan jalan Bambu Runcing di kafe Mahatina Sabtu (20/09/25).

Di temui media usai reses Titi kedua di lagota kafe dan Resto, Legislator 2 periode ini mengatakan pada pertemuan tersebut, ia menerima keluhan tentang event. Para pengusaha cafe juga UMKM merasa termarginalkan dengan adanya event event ini, dan bukan cuma mereka yang termarjinalkan yang mengadu ke padanya termasuk yang menjual mengadu.

“Karena tingginya sewa yang harus mereka bayar, sementara keuntungan tidak seberapa. Artinya, sebagai pemerintah harusnya hadir bukan untuk berbisnis dengan masyarakatnya. Sekarang saya mau tanya apakah uang sewa ini masuk ke pendapatan asli daerah, kalau masuk ke PAD oke, tidak ada masalah, itu menambah PAD kita.,Tapi kalau masuk ke pengelola ke orang-orang tertentu ini sama hal nya dengan menggunakan fasilitas negara untuk meraup keuntungan kepada orang lain, ini bisa diproses karena ini adalah aset daerah.” Kata Rudy.

Lanjut Rudy menegaskan, fungsi DPRD itu khususnya di fungsi pengawasan, DPRD  bukan eksekutor, dirinya sudah menyampaikan ke pemerintah daerah, tapi tetap masih dilakukan kalau seperti ini ada mekanisnya bisa saja DPRD lakukan hak angket terhadap mereka, atau hak interpelasi terhadap mereka, mempertanyakan kenapa sampai ini terjadi.

“Bisa saja kita pidanakan, karena ini aset daerah tidak masuk ke PAD. Yang masuk ke PAD yang hanya retribusi. Sementara retribusinya kecil sekali dibanding dengan sewanya sewanya, siapa yang ambil ini, pengelola yang tidak boleh kita biarkan, tidak ada negara Kalau tidak ada rakyat, kalau logika terbalik, berarti rakyat yang punya aset, negara ini masa ada orang kasih bayar di asetnya sendiri.’ jelas Rudy.

Reses Penutup Di blok F Perumnas Jusvari Genda Terima Warga Keluhkan Persoalan Sampah Hingga Posyandu 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil Bacukiki Jusvari Genda Menggelar Reses Penutup di BTN Perumnas Blok F pada Sabtu Sore (20/09/25). Di temui media usai reses Jusvari yang juga kini duduk di komisi III DPRD kota Parepare mengatakan, Ada beberapa yang disampaikan konstituennya pada pertemuan tersebut,  bukan hanya usulan, tapi beberapa informasi yang ingin mereka ketahui.

“Pertama, ada beberapa juga saya mengusulkan dalam bentuk peralatan, yaitu mesin jahit, perbaikan perbaikan fisik, drainase, apapun usulan yang disampaikan tadi, menjadi pencatatan pada saya, untuk memasukkan program ini ke pemerintah, sehingga nantinya apapun yang diusulkan konstituen kami, dapat terealisasi oleh pemerintah, berdasarkan nilai kebutuhan masing-masing daripada konstituen itu sendiri.” Kata Jusvari.

Lanjut Ketua Bappilu PKS ini, dirinya juga menerima keluhan konstituen yang membutuhkan tempat sampah, karena ini menjadi satu permasalahan pada masyarakat tentang persampahan ini, karena nantinya kalau memang diharapkan ada pembangunan tempat sampah, di situ tentunya sudah terarah, pembuangan sampah, tetapi harus ada kajian-kajian yang dilakukan untuk memberikan tempat sampah, karena secara koordinasi dari DLH.

“Kalau ingin mendirikan bak sampah, tentu harus sepengetahuan daripada pemilik lahan tersebut, yang kedua sepengetahuan dengan lingkungan sekitar, jangan sampai dengan adanya bak sampah itu menimbulkan lingkungan yang kurang sehat, akibat sampah yang berserakan di lingkungan tersebut. Salah satu usulan dari warga tadi terkait mengenai posyandu, itu dari usulan reses pertama, yaitu sudah menjadi pencatatan saya pikir hanya sekedar pekerjaan vaping blok nya saja tapi itu sudah menjadi satu pencatatan melalui dinas pemukiman untuk dilakukan penganggaran  paving block.” Ungkap Jjusvari.

Reses Politisi PKS Sappe SH Terima Keluhan Masyarakat Terkait Jalan Setapak 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sebagai perwakilan rakyat dari hasil proses legal, Si Anak Nelayan Sappe SH menegaskan secara  pribadi tidak mempunyai rasa takut, jadi apa yang disampaikan kepada padanya dari masyarakat, itu juga yang di sampaikan kepada pemerintah, meskipun itu resikonya tinggi yang pastinya di jalani.

“Menjalankan amanah sebagai penyambung lidah antara masyarakat dengan pemerintah. Usulan yang muncul ada 2 perbaikan. Ada 2 Titik Satu perbaikan jalan setapak, dan perbaikan jalan lingkungan. Untuk realisasinya karena sudah ada anggarannya yang turun, khusus untuk jalan lingkungan ini, tetapi usulan untuk renovasi perbaikan jalan setapak, kami usulkan untuk tahun 2026.” Kata Sappe.

Lanjut Sappe, Terkait dengan efesien Anggara Daerah, dirinya berkomitmen bukan hanya sekedar melakukan efesiensi anggaran kalau melihat asas pokok daripada APBD banyak juga belanja belanja yang tidak memikirkan sesuai dengan Inpres.

“Bahwa, efesiensikan anggaran banyak hal-hal yang digunakan juga tidak berdasarkan efesiensi seperti pelatihan pelatihan, festival festival yang menggunakan APBD, itu kan tidak melihat bahwa ini ada betul-betul melakukan efesiensi anggaran, bahkan di APBD perubahan, kami melakukan beberapa pemotongan yang kami anggap itu sudah tidak selaras dan sejalan dengan 18 janji politik.” Tegas Sappe.

Walikota Apresiasi Keberhasilan Polres Parepare menggagalkan penyelundupan 44 kilogram sabu-sabu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Keberhasilan Polres Parepare menggagalkan penyelundupan 44 kilogram sabu-sabu mendapat apresiasi dari Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid. Dalam konferensi pers yang digelar di halaman Mapolres Parepare, Kamis (18/09/25), Wali Kota hadir langsung memberikan dukungan moril kepada jajaran kepolisian atas capaian besar tersebut.

“Atas nama pemerintah mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya atas, apa yang polres Parepare lakukan, yang telah menggagalkan penyelundupan narkoba di kota Parepare. Bayangkan tadi, pak Kapolres sudah sampaikan bahwa kurang lebih 217.000 jiwa yang diselamatkan dari narkoba ini. Praktis kalau kita mau kalkulasi dengan jumlah penduduk parepare cuma 160.000.” kata Tasming.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar lebih aktif membantu pemerintah dan aparat dalam melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi berkaitan dengan penyelundupan narkotika.

“Oleh karena itu, terimakasih pak Kapolres atas kerja kerasnya, kita berharap kedepan kejadian seperti ini betul-betul bisa diperketat, sehingga peredaran narkoba di Parepare mudah mudahan tidak ada lagi dikota parepare, dan kita juga berharap kepada seluruh masyarakat kota Parepare dan teman teman media, juga untuk proaktif untuk memberikan informasi kepada kepolisian khususnya polres Parepare, bilamana kira kira ada informasi yang didengar, bahwa di Parepare, ada masuk atau apapun bentuknya itu bisa diinformasikan secepatnya, karena kita ingin bagaimana kota Parepare lebih bebas dari narkoba.” Jelas Tasming.

Tasming juga menekankan pentingnya sinergi antar-stakeholder dalam mencegah masuknya narkoba ke wilayah Parepare, terutama melalui jalur laut.

Perencanaan Embung Salo Bulo Bacukiki Gelar Pertemuan Konsultasi Masyarakat 1

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare Zulkarnaen Nasrun bersama jajaran terkait Bappeda menghadiri kegiatan Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM-1) Perencanaan Embung Salo Bulo di Kelurahan Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, Parepare, Jumat (19/09/25)

Hadir dalam kegiatan, Asisten II Setdako Parepare A Ardian Asyraq, Direktur PAM Tirta Karajae Andi Firdaus Djollong, Dinas PUPR Parepare, Dinas PKP Parepare, Bidang Aset Pemkot Parepare, Camat Bacukiki, Lurah Watang Bacukiki, Lurah Lemoe, kelompok pertanian, dan para tokoh masyarakat setempat.

Dari Provinsi Sulawesi Selatan, hadir Bappelitbangda dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pertemuan ini rangkaian kegiatan pelaksanaan pekerjaan Paket 2 Perencanaan Embung di Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2025 pada Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan, yang dilaksanakan oleh Penyedia Jasa Konsultan PT Bintang Tirta Pratama.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare