25.6 C
Pare-Pare
Kamis, November 5, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 222

Polres Parepare Tangkap Seorang Diduga Kurir Narkoba Dengan Barang Bukti Hampir 44 kilogram

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Polres Parepare menangkap seorang diduga kurir narkoba dengan barang bukti hampir 44 kilogram saat hendak diselundupkan melalui Pelabuhan Nusantara Parepare. Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda mengatakan, penangkapan dilakukan pada Jumat (05/09/25). Di mana sabu tersebut dibawa seorang pria berinisial Samarinda berinsial AA (33).

Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda mengatakan, penangkapan dilakukan pada Jumat 5 September 2024. Di mana sabu tersebut dibawa seorang pria berinisial Samarinda berinsial AA (33).

“Pada Hari itu bahwa kami dari pihak kepolisian menerima informasi masyarakat. bahwa, adanya penumpang dari Samarinda melalui kapal KM Aditya, yang mana diduga membawa barang yang kami duga adalah narkotika. Setelah kami melakukan penyelidikan, anggota melakukan pemeriksaan terhadap orang yang diduga membawa karung.” Kata Indra

Pelaku dan barang bukti dua karung sabu itu pun diamankan di Polsek KPN untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setelah diperiksa, dua karung dengan 44 bungkus teh Cina itu terbukti sabu.

“Setelah kami cek, ternyata terdapat 44 bungkusan teh cina dan kami bawa ke Polsek KPN untuk pendalaman. Dari hasil pemeriksaan, ternyata 44 kardus atau bungkusan teh cina ini setelah melalui uji laboratorium forensik dinyatakan positif metavitamin dengan berat total sebanyak 43.928 gram atau hampir 44 kilogram.” Jelas AKP Indra WY

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat pasal 114 ayat 2 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Selanjutnya, pelaku juga dijerat pasal 112 ayat 2 undang-undang 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Reses Anggota Depan Sri Tanty Mariani Nasrah Di Dominasi Soal Pendidikan 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Anggota DPRD Kota Parepare, Hj. Sri Tanty Mariani Nasrah, kembali menggelar reses di daerah pemilihannya, Kecamatan Ujung, yang dipusatkan di Halaman Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Parepare, Rabu (27/09/25). Reses ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare Makmur, yang sekaligus mewakili Pemerintah Daerah. Kehadiran Kadis Pendidikan memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan langsung aspirasi seputar dunia pendidikan. Ditemui media Usai kegiatan Hj. Sri Tanty mengatakan fokus masalah yang muncul pada reses tersebut terkait pendidikan, masalah MBG, Pakaian Seragam gratis dan sekolah.

“Untuk masalah MBG tadi ada yang menyampaikan, kenapa sedikit sekali nasinya, makanya sampaikan bahwa pemerintah tidak fokus ke makan kenyang, tapi makan bergizi. Ada juga kenapa tidak ada susunya, saya sampaikan bahwa di BGN itu sudah ada memang orang yang khusus dipekerjakan di bidang akuntannya dan bidang ahli gizinya dan memang sudah tertakar bahwa proteinnya sekian, sayurnya sekian, susunya sekian.” Kata Hj Sri.

Lanjut Hj Sri menjelaskan, karena yang Parepare ini baru ada beberapa dapur yang Running khususnya di kecamatan ujung itu ada baru satu dapur, dan itu baru menjelang 3 hari ini sejauh ini belum ada masalah, karena memang juknis di MBG itu sudah ada. Jadi kalau untuk masalah pengawasan itu sudah diawasi  langsung dari pusat. Keluhan lain masalah pendidikan dengan baju seragam gratis.

“Kalau infrastruktur tidak ada, kalau masalah tunjangan tadi, masalah gaji. Karena yang gratis pakaian sekolah ini, ada beberapa yang ada kebesaran sepatunya, juga kebesaran dan itu sudah ditindaklanjuti, kita laporkan ke bagian penyediaannya,” Hj Sri

Reses Di Lagota, Parman Agoes Mante Terima Keluhan Terkait Ukuran Seragam Yang Tidak Sesuai

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Politisi Partai Gelora Kota Parepare yang kini di percaya sebagai ketua Komisi II DPRD kota Parepare S. Parman Agoes Mante menggelar reses di lagota kafe dan resto untuk titik kedua Kamis (18/09/25) pada media usai kegiatan, Parman menjelaskan, Setelah 2 titik banyak yang kembali mengeluhkan terkait seragam sekolah.

“Ada yang berterima kasih kepada pemerintah daerah, dan DPR yang telah dibantu seragam sekolah gratis. Ada juga yang masih mengeluhkan karena pakaian yang diterima, dan sepatu yang diterima itu bisa dipakai sampai selesai sekolah. Berarti itu kebesaran. Kedua, masih banyak ada usulan jalan, lampu jalan, kemudian keluhan jalan di Tegal, utamanya kami sampaikan bahwa sebenarnya kami sudah anggarkan, akan tetapi dana DAK untuk bidang jalan itu ditarik oleh pusat. Kami akan mengupayakan kedepannya. Juga mengeluhkan DAS (Daerah Aliran Sungai) tapi insya Allah tahun ini tercover anggaran pengalian pengerukan sungai.” Kata Parman.

Dalam kesempatan tersebut, Parman menjelaskan, tidak ada pengalihan pada anggaran jalan di Tegal, akan tetap jalan, cuma harus menunggu perubahan. Selain anggaran perubahan ini,  juga menunggu izin dari Balai balai pengelolaan sungai di Makassar Jeneberang.

“Kami selalu berkoordinasi dengan dinas mendorong, secepatnya MBG ini, karena lagi-lagi masyarakat kita yang dirugikan, siswa-siswa kita yang dirugikan, kami mendorong supaya MBG ini bisa terpenuhi seluruh kota Parepare. Yang Saya dengar, baru di daerah SMA 1 Bacukiki, sumpang dan daerah Soreang. Sebenarnya ini juga menjadi atensi pemerintah pusat salah satu problem kita ke depan, kalau tidak mendukung Asta cita Bapak Prabowo itu kemungkinan bisa berdampak ke dana transpert daerah. kita mudah-mudahan dengan terpenuhinya persentase lebih besar untuk program MBG itu juga berdampak kepada TKD yang ada di pusat.

Akhiri Reses Di Kampung Baru Lapemba, Asy’ari Abdullah Terima Keluhan Mulai Seragam Sekolah Hingga UMKM 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil ketua Komisi I DPRD kota Parepare yang juga politisi Partai Gelora Asy’ari Abdullah, menuntas reses di titik ketiga di kampung baru lapemba Bacukiki Kamis sore (18/09/25). Di temui tim liputan jelajah kota radio mesra saat hadir di reses koleganya Parman Agoes Mante, Ary mengatakan dihadiri sekitar 200 orang lebih, di sana berbagai masukan dari masyarakat dan keluhan masyarakat mulai dari penerimaan bantuan seragam anak sekolah yang dikeluhkan oleh para orang tua yang kualitasnya yang dibawa rata-rata.

“Jadi baju sekolahnya itu tidak bagus, terus sepatunya juga, dan bahkan di samping kualitas seragam ini kurang bagus, juga tidak sesuai, yang harusnya ukuran l yang data XL atau bahkan data yang lebih kecil. Di samping itu, juga, keluhan beberapa masyarakat terkait UMKM yang selama ini ditunggu-tunggu oleh masyarakat.” Kata Ary.

Lanjut Owner Mario Ini, pada titik kedua di pudee, yang dikeluhkan itu adalah soal bantuan sosial yang sekarang memang datanya dianggap semrawut, banyak masyarakat yang dianggap tidak kompeten tapi dapat bantuan, dan ada juga yang masyarakat yang layak untuk dapat bantuan tapi tidak dapat bantuan.

“Mungkin pada kesempatan ini nanti, kami akan teruskan ke pemerintah daerah, untuk melakukan perbaikan data, colab data dengan baik, supaya benar-benar bantuan ini tepat sasaran. Di samping itu juga, tadi di kampung Baru labempa ini dikeluhkan masalah air bersih yang kurang lancar, tapi tadi Kami sempat menelpon direktur PDM langsung bapak Andi firdaus jollong dan di respon sangat bagus oleh pak direktur, dan segera  menurunkan tim teknisnya untuk mengantisipasi kelangkaan air di perumahan emerald Samsam.” Ungkap Ary

Serap Aspirasi Masyarakat, Dr. H. Kamaluddin Kadir Perintah Staf Untuk Pendampingan Permasalah Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota DPRD Kota Parepare dari Fraksi Gerindra, Dr. H. Kamaluddin Kadir, merampungkan kegiatan reses atau penjaringan aspirasi di daerah pemilihannya, Kecamatan Ujung. Pada Kamis (18/09/25) Reses digelar dalam tiga sesi, masing-masing pada 17 dan 18 September 2025.

Sesi terakhir yang berlangsung di kediamannya di jl. Abu bakar Lambogo , Kamis, (18/09/25) Dr. H. Kamaluddin Kadir pada media mengatakan reses ini bagus, tujuannya agar bisa menfasilitasi yang tadi datang menyampaikan keluhan.

“Saya sudah perintahkan staf di partai, untuk mengawal mereka, agar supaya besok ke kantor kelurahan untuk dibicarakan di kantor kelurahan, apa masalahnya, sehingga mereka tidak terdata sama sekali tidak terdata didata penerima bantuan, kepada mereka. Ini yang mereka sampaikan sangat berhak untuk menerima bantuan, bantuan apapun. Kenapa sampai mereka tidak tersentuh bahkan terdata pun tidak. Saya perintahkan staf fraksi beraksi agar supaya, ini dikawal biarlah partai Gerindra mengambil alih mengawal persoalan ini ke kelurahan.” Kata H. Kamaluddin.

Lanjut Ketua Komisi I ini, jika bisa di follow up kantor kecamatan di follow up lagi ke dinas sosial. Sedangkan keluhan yang paling banyak terkait dengan pokir yang sudah disampaikan dirinya yang sampai sekarang ini belum terealisasi, tapi ada juga yang terealisasi, yang tidak terealisasi dirinya sudah menjelaskan bahwa karena adanya efisiensi anggaran yang sebelumnya sudah mendapatkan porsi anggaran tapi karena adanya efisiensi anggaran tadi dialihkan untuk kegiatan yang sifatnya prioritas.

“Yaitu kegiatan-kegiatan yang sifatnya lebih prioritas, yaitu kegiatan-kegiatan yang disebutkan dalam Inpres nomor 1 tahun 2025, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, stunting, ketahanan pangan, kemiskinan ekstrem, pendidikan, sosial ekonomi masyarakat, selama ini bantuan-bantuan aspirasi yang masuk melalui reses saya selama ini, Kami kawal dengan baik, karena ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai perwakilan mereka.” Ungkap Dr. H. Kamaluddin

Kegiatan ini dihadiri ratusan warga yang menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga bantuan social dan bantuan usaha.

Maknai Maulid Nabi Muhammad, Wali Kota Serukan Teladani Ahlak Rasulullah Yakin Parepare Aman dan Maju

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Pemerintah Kota Parepare memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah Tahun 2025 di Masjid Agung AGKH Abd Rahman Ambo Dalle, Parepare, Kamis (18/09/25). Peringatan Maulid terasa begitu sakral, khidmat dan sarat makna. Wali Kota Parepare Tasming Hamid hadir bersama Wakil Wali Kota Hermanto, jajaran Forkopimda, Kepala Kemenag Parepare, seluruh pejabat lingkup Pemkot Parepare, beserta para Camat, Lurah, dan guru se-Parepare.

Maulid semakin bermakna dengan uraian hikmah ceramah oleh Prof Dr Kiai Muhammad Agus MThI, Rektor Institut Agama Islam DDI Mangkoso Barru.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tasming Hamid mengingatkan bahwa hikmah Maulid tidak hanya sekadar mendengar ceramah, tapi bagaimana ceramah itu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. “Maulid ini adalah momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah. Dengan begitu yakin dan percaya Parepare akan aman dan maju. Tidak ada saling gibah, saling menyalahkan, dan saling menjahati,” ingat Tasming.

Mantan Pimpinan DPRD Parepare ini menyerukan refleksi Maulid khususnya bagi ASN adalah momentum berbenah diri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Parepare.

 

Kenalkan Kurikulum Cinta dan Ekoteologi, H. Fitriadi Ajak Kedepankan Silaturahmi Antar Sesama

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Guru Pendidikan Agama (GPA) tingkat SMP, SLB, SMA, dan SMK se-Kota Parepare menggelar seminar bertajuk Kurikulum Berbasis Cinta dan Ekoteologi. Kegiatan berlangsung di Aula Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) pada Selasa, (16/09/25).

Seminar tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Parepare, H. Fitriadi, yang juga menjadi narasumber utama. Hadir pula Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI) H. Hamka, Pengawas Sekolah dari Dinas Pendidikan Kota Parepare, serta Ketua MGMP Provinsi Sulawesi Selatan, H. Nasir Saddu.

Ditemui media Di sela kegiatan, H. Fitriadi mengatakan dirinya mengapresiasi kepada Kelompok SMA dan SMK Terkait kegiatan seminar pengenalan ekotemologi dan kurikulum cinta untuk guru pendidikan agama baik itu pendidikan agama Islam maupun agama lain kristen, katolik yang ikut.

“Alhamdulillah, pengenalan dan sosialisasi terkait dengan Materi terkait etemonologi yang mana manusia dengan Tuhannya, manusia dengan lingkungannya, supaya semua bisa diatur demi untuk menjaga keseimbangan alam. Yang kedua, terkait kurikulum cinta, yang mana saat ini kita ketahui bersama agama, bagaimana kurikulum cinta itu ditamankan kepada semua madrasah, ditanamkan pada semua sekolah, bagaimana cinta kasih kepada sesama manusia guru kepada siswanya, sesama guru dan gurunya kepada kepala sekolahnya, supaya ada cinta di dalamnya sehingga kita ketahui bersama bahwa cinta itu bisa menimbulkan empati sehingga tidak ada lagi perbedaan di antara kita semua.” Kata Fitriadi.

Ketua Panitia, Abdul Hafid menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk mengembangkan kompetensi pendidikan keagamaan bagi para guru di berbagai jenjang sekolah. Ia berharap guru dapat menerapkan nilai-nilai moderasi beragama serta kurikulum cinta dan ekoteologi dalam praktik pembelajaran.

Seminar ini menjadi momen penting untuk memperkuat pemahaman para guru tentang pendekatan baru dalam mengajarkan Pendidikan Agama Islam yang lebih inklusif dan berwawasan lingkungan. Diharapkan para guru bisa membawa nilai-nilai ini ke sekolah masing-masing demi terciptanya generasi yang berkarakter dan peduli lingkungan.

Hj. Asmawati Tampung dan Kawal Aspirasi dari 2.080 Konstituennya

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, Dra. Hj. Asmawati, menggelar temu konstituen atau reses di Daerah Pemilihan (Dapil) Soreang. Reses digelar di Lagota Cafe dan Resto dia sesi, pagi dan sore, Rabu (17/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Hj. Asmawati menegaskan komitmennya untuk menampung dan mengawal aspirasi dari 2.080 konstituennya. Hj. Asmawati menjelaskan, reses merupakan momen penting untuk menjembatani komunikasi antara wakil rakyat dengan masyarakat.

“Saya mewakili 2080 suara. Saya tentunya perhatikan. Tentukan akan diperhatiakn karena dulu sudah hancur hancuran di DPR ada namanya Reses itu, dimaknai kembalinya anggota DPRD bertemu dengan konstituennya. Ada beberapa, tujuan pertama silaturahmi, masuk kita ketemunya berkeringat-keringat, hanya pada waktu kampanye, hanya pada waktu pemilihan, mendekati pemilihan pileg sekarang dong. Walaupun apa yang kita harapkan belum maksimal.” Kata Hj Asmawati.

Mengingat jumlah konstituen yang sangat banyak, Hj. Asmawati menerapkan sistem undangan bergilir pada setiap reses. Ia meminta pengertian masyarakat yang mungkin belum berkesempatan hadir. Ia juga menegaskan bahwa setiap aspirasi tidak serta-merta langsung terealisasi, karena harus melalui mekanisme dan proses kebijakan pemerintah.

Di akhir pertemuan, Hj. Asmawati menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang hadir, termasuk suaminya, rekan pers, aparat kepolisian, dan konstituen yang selalu setia. Ia juga meminta doa untuk rekannya yang sedang menunaikan ibadah umrah agar diberikan kesehatan dan kelancaran.(*)

Di hadapan Ribuan Konstituennya, Achmad Ariady Tegaskan Komitmennya Kawal Program Walikota Utamanya Di Lumpue

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota DPRD Dapil Bacukiki Barat yang juga legislator Partai Nasdem kota Parepare Achmad Ariady menggelar reses di Gedung pertemuan Terminal induk lumpur kota Parepare Kamis, (18/09/25) dengan di hadiri ratusan konsituen dari dapilnya.

Usai reses Achmad Ariady yang akrab di Sapa Adi pada media mengatakan sesuai kesepakatan setelah setahun, tiap kelurahan akan di kunjungi dan pada reses tahun ini 4 kelurahan sudah di kunjungi serta memberi bantuan tips kelurahan misalnya kursi

“Sesuai kesepakatan setiap reses itu setiap kelurahan kami datangi, dan alhamdulillah saat ini setahun 4 kelurahan sudah kami lalui, masing-masing kesepakatan bantuan di luar dari pokir setiap kelurahan itu 100 kursi. Insya Allah ke depannya lagi, kalau ada pokir, kita juga ulurkan bantuan selain kursi, juga tempat peristirahatan terakhir atau kuburan, kami siapkan, perlahan kami siapkan secara kelembagaan kami realisasikan ketika kami kampanye.” Kata Ariyadi.

Lanjut Legislator Nasdem ini, untuk saat ini partai Nasdem di mana Walikota sebagai ketua, mereka mengawal 18 program Walikota di 2025 ini sudah terealisasi ada beberapa kegiatan-kegiatan walikota mereka juga mengawal semua khusus daerah lumpue.

“Ketika kami reses, kegiatan-kegiatan untuk pembangunan, termasuk renovasi dan perbaikan jalanan, ada anggaran cukup besar. khusunya Data sampai 4,5 M untuk tahun 2026, ditahun 2025 ini ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan.” Ungkap Achmad Ariyadi.

Pemkot Parepare Komitmen Percepatan Kawasan Pergudangan, Beri Kepastian Hukum dan Berusaha Bagi Pelaku Usaha

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Pemerintah Kota Parepare menyatakan komitmen dan keseriusannya untuk mempercepat hadirnya kawasan pergudangan di Parepare. Kawasan pergudangan Parepare direncanakan bernama Kawasan Industri dan Pergudangan Parepare dan Sekitarnya (Kipas), yang akan didukung penuh oleh PT Kawasan Industri Makassar (KIMA). Lokasinya sudah disiapkan di km 5 Parepare, yang mencakup pada dua wilayah Kecamatan yakni Ujung dan Soreang.

Keseriusan dan komitmen Pemkot Parepare diungkap Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setdako Parepare, A Ardian Asyraq. “Kami sudah sepekan ini merapatkan terus masalah kawasan pergudangan. Pastinya Pemerintah Kota terus berupaya untuk menghadirkan kawasan pergudangan. Kita sudah akan melakukan MoU dengan operator pergudangan PT KIMA. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada proses pembangunan,” kata Andi Ardian usai rapat koordinasi Tanda Daftar Gudang (TDG) dengan beberapa pelaku usaha dan stakeholder di Ruang Data Kantor Wali Kota Parepare, Rabu (17/09/25).

Rapat turut dihadiri beberapa pejabat terkait di antaranya Kepala Dinas Perdagangan Hj A Wisnah T, Kepala Dinas PMPTSP Hj St Rahmah Amir, Kepala Dinas Perhubungan Hj Fitriany, Kabid Perencanaan Praswilek Bappeda Kadek Sroningsih mewakili Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun.

Ardian menekankan, terkait masalah pergudangan ini Pemkot siap mengeluarkan kebijakan yang bijaksana dan berimbang. Tujuannya, untuk menjaga iklim usaha dan kepastian hukum bagi para pelaku usaha. Ini untuk menjawab keraguan para pelaku usaha yang sudah memberikan sinyal akan hengkang dari Parepare. “Pemerintah Kota saat ini sementara merumuskan dan melakukan kajian mendalam. Kajian itu di antaranya pertimbangan rencana lokasi, dan memastikan regulasi tidak akan merugikan para pelaku usaha. Jadi pelaku usaha tidak perlu khawatir, jangan mi lirik daerah tetangga, tetap lah berusaha di Parepare,” pinta Ardian yang merupakan mantan Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdako Parepare.

Ardian hanya meminta agar gudang eksisting yang akan perpanjangan PBG atau persetujuan bangunan gedung harus sesuai ketentuan berlaku. Dan para pelaku usaha akan dibuatkan surat pernyataan kesediaan direlokasi ketika kawasan pergudangan sudah siap secara infrastruktur dan utilitas. “Pastinya Pemerintah Kota hadir mengawal dan memberi kepastian hukum kepada pelaku usaha di Parepare, agar iklim usaha terus hidup, perekonomian berputar,dan penataan kota baik,” tegas Ardian.

Dalam rapat juga dibahas tentang bongkar muat barang di dalam kota agar tidak mengganggu arus lalu lintas dan pengguna jalan terutama pada jam-jam tertentu. Karena itu diusulkan revisi Perwali yang mengatur tentang ketentuan waktu bongkar muat, dan jenis kendaraan yang bongkar muat.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare