30.4 C
Pare-Pare
Selasa, November 3, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 219

PAM Tirta Karajae parepare Siapkan Pompa Sumur Dalam Lanyer Layani Pelanggan

0

​PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Perumda Air Minum (PAM) Tirta Karajae Parepare menyiapkan pompa sumur dalam Lariang Nyareng (Lanyer) sebagai sumber cadangan air bersih untuk melayani pelanggan di wilayah Parepare bagian utara, terutama saat puncak musim kemarau.

​Manager Teknik dan Perencanaan PAM Tirta Karajae, Wahid, menjelaskan, langkah ini merupakan antisipasi terhadap penurunan debit air di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Karajae.

​”Pada puncak kemarau, diperkirakan produksi IPA Karajae hanya mencapai 80 liter per detik. Padahal, dalam kondisi normal bisa mencapai 140 liter per detik,” ujar Wahid di Parepare, Selasa (23/09/25).

​Menurut Wahid, penurunan ini dapat mengganggu pasokan air, terutama pada jam-jam puncak pemakaian. Berbeda dengan IPA Karajae, Wahid menyebut produksi pompa Lanyer tetap stabil meskipun saat puncak kemarau. Stabilitas ini bahkan kerap membuat penampungan atau reservoar pompa Lanyer mengalami kelebihan kapasitas

​”Air yang melimpah ini kemudian dialihkan untuk membantu suplai ke IPA 2, yang melayani wilayah Parepare bagian utara,” jelasnya.

​Wahid juga mengimbau masyarakat untuk menyiapkan penampungan air di rumah masing-masing dan menggunakan air secara bijak, Ia menambahkan, armada tangki air bersih PAM Tirta tetap bersiaga untuk melayani kebutuhan pelanggan.

​Dengan strategi menyeluruh ini, PAM Tirta Karajae berharap distribusi air kepada pelanggan tetap terjaga dan stabil, meskipun produksi utama dari IPA Karajae mengalami penurunan signifikan akibat dampak kemarau.

Lewat Sekolah Kader Perubahan, PKB Siapkan Generasi Pelanjut 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai kebangkitan Bangsa (PKB) kota Parepare menggelar sekolah Kader Perubahan di Aula Gedung Pertemuan Aisyah Jl. Panti asuhan kota Parepare Ahad (21/09/25).

Sekretaris PKB Sulsel, M Haekal mengatakan Sekolah kader perubahan adalah  Salah satu kaderisasi yang dilaksanakan PKB, yang sifatnya yang dilakukan oleh anggota DPR PKB seluruh Indonesia.

“Kaderisasi yang sifatnya tematik, yang dilaksanakan oleh semua anggota DPRD PKB se Indonesia. Tujuannya memberikan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan kepada calon kader PKB, supaya mereka mengerti lebih mendalam tentang politik, kemudian bagaimana politik berdasarkan praktek politik yang dipraktekkan oleh partai kebangkitan bangsa, kita juga memberikan pengetahuan dan keterampilan bagaimana cara berpolitik yang baik dan benar.” Kata Haekal.

Anggota Legislatif DPRD kota Parepare Yang juga kader PKB Andi Muh. Fudail menambahkan kenapa dikatakan perubahan, karena perkembangan teknologi tentunya perkembangan, animo masyarakat, cara berfikir masyarakat, akan terus berjalan, kader kader muda inilah yang menjadi tumpuan PKB ke depan.

“Peserta ini punya syarat umur usia 17 sampai 35 tahun, ini usia produktif. Kami ini sudah usia 40 tahun ke atas, itu artinya harus ada regenerasi, merekalah generasi-generasi pelanjut PKB selanjutnya. Acara ini serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia. Di partai kebangkitan bangsa itu sendiri, syarat pelaksanaan ini, ada dua metode yang  diadakan oleh DPC itu sendiri dan diadakan oleh anggota DPR sendiri.” Ungkap Andi Fudail.

 

Penukaran Tabung Gas 12 Kilo ke 5,5 Belum Ada Aturan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Merespon Pertanyaan Pendengar Obras Radio mesra beberapa waktu lalu terkait penukaran Tabung Gas 12 kilo ke Tabung Bright Gas 5,5 kilo Supervisor Cormmrel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo di hubungi tim liputan jelajah kota radio mesra Senin (22/09/25) mengatakan penukaran gas 12 kilo LPG ke gas 5,5 saat ini belum bisa namun saat ini kami ada penukaran untuk gas tabung 3 kilo bisa ditukar dengan tabung bright gas ukuran 5,5 kg

“Terkait penukaran gas 12 kilo eLPG ke gas 5,5, saat ini belum bisa. Namun saat ini, kami ada penukaran untuk gas tabung 3 kilo, bisa ditukar dengan tabung brightgas ukuran 5,5 kg, dengan menukar 2 tabung gas 3 kilo ke 1 tabung  bright gas 5,5 kilo, atau dengan menukar tiga tabung gas 3 kilo yang subsidi ke 1 tabung gas bright gas ukuran 12 kilo.” Kata Okky.

Sedangkan untuk penggunaan Barcode di kendaraan bermotor roda dua Jelas Okky, juga belum di terapkan.

“Terkait dengan barcode motor, untuk saat ini belum ada karena aturan yang mengatur hal tersebut, belum ada namun untuk motor saat ini dibatasi pembelian di 10 liter per hari.” Terang Okky.

Ketua DPRD Soroti Kebijakan Pemerintah Kota Yang Kontradiktif

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lewat kegiatan Reses atau temu konsituen, Ketua DPRD kota Parepare di kedai OK Rabu (17/09/25) lalu, Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir mengatakan Parepare ini mencatat rekor sedikit kurang bagus, karena parepare daerah yang mempunyai tingkat inflasi yang tertinggi, beda kalau pertumbuhan ekonomi tinggi itu artinya positif kalau inflasi yang tinggi, itu keadaanya harus melakukan penghematan.

“Bukan hanya pemerintah, bahwa salah satu cara untuk menekan angka inflasi supaya tidak melambung, basis masyarakat ini harus didorong, karena UMKM kita yang harus ditumbuhkan, penomena yang ada di parepare secara faktual, ada kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, yang kelihatannya agak kontradiktif dengan teori ekonomi ini. Kalau teori ekonomi mengatakan bahwa dalam rangka memperkuat pertumbuhan ekonomi, maka ekonomi yang berbasis masyarakat yang harus didorong.” Kata H. Kaharuddin.

Sementara Lanjut H. Kaharuddin, ada kebijakan, kalau dari catatan dinas perindag, ada 17000 UMKM yang ada di kota Parepare. Di katakan kontradiktif, karena seharusnya UMKM ini yang di akan dorong ke depan, harus didorong secara bersamaan, dan sustainable, maksudnya di semua harus berkelanjutan, jangka panjang.

“Yang kelihatan dilakukan pemerintah adalah mendorong UMKM. ini bisa kita lakukan penelitian, kalau ada ekonomi, justru event yang dilakukan dilapangan ini mematikan sektor UMKM yang ada di pasar senggol. Di daerah lain, seperti Cempae, ada pusat-pusat perekonomian yang dibentuk oleh pemerintah, tetapi spot yang memberi ruang bagi UMKM untuk bergerak maju itu ada spot-spot lain, yang merupakan ruang strategis bagi ekosistem UMKM itu yang tidak didorong, syaratnya semua lini harus bersamaan didorong ini yang kelihatan kontradiktif yang terjadi.” Ungkap H. Kaharuddin

Walikota Parepare, Tasming Hamid juga turut mengapresiasi langkah PLN Lewat Electric Colour Run by PLN and Expo

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Electric Colour Run by PLN and Expo sukses digelar di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, pada Sabtu (20/09/25). Selain acara lari, ajang yang digelar dari tanggal 14-22 September 2025 tersebut juga menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya dan turut menggaungkan semangat ramah lingkungan. Walikota Parepare, Tasming Hamid juga turut mengapresiasi langkah PLN yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga melibatkan dan memberdayakan UMKM lokal.

“Apa yang kita lakukan hari ini, senafas dengan semangat pemerintah kota Parepare, untuk membuat event, Parepare kota event, dan alhamdulillah PLN membuat event color run, tentu ini menambah deretan-deretan event di kota Parepare. Bagaimana pelaku UMKM bisa hidup di kota Parepare.” Kata Tasming

Expo ini melibatkan 164 tenant UMKM yang menghadirkan beragam produk kuliner, kerajinan, hingga produk kreatif lokal. Kehadiran masyarakat yang memadati area Lapangan Andi Makkasau setiap malam membuat para pelaku UMKM mendapat kesempatan besar memperluas pasar dan menambah pelanggan baru.

Selain mengampanyekan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, acara ini juga merupakan upaya PLN dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap layanan digital PLN Mobile.

Lima Rumah Terbakar, Mobil Tangki PAM Tirta Karajae Bantu Padamkan Api

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Mobil layanan tangki milik PAM Tirta Karajae diturunkan untuk membantu suplai air dalam penanganan kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Manara, Kelurahan Watang Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Selasa (23/09/25) dini hari.

Kebakaran yang mulai berkobar sekitar pukul 02.00 Wita itu melahap lima rumah warga. Dalam proses pemadaman, mobil damkar sempat kesulitan suplai air, sehingga kehadiran mobil tangki PAM Tirta Karajae sangat membantu mempercepat aliran air untuk memadamkan api. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 03.00 Wita.

Meski demikian, peristiwa ini menyisakan duka mendalam. Dua korban jiwa, seorang kakek bersama cucunya, ditemukan meninggal dunia di lokasi kebakaran.

Direktur PAM Tirta Karajae, Firdaus Djollong menegaskan penurunan mobil layanan tangki ke lokasi kebakaran merupakan bagian dari komitmen perusahaan daerah untuk sigap membantu masyarakat dalam kondisi darurat.

“Kami tidak hanya hadir dalam penyediaan air bersih sehari-hari, tapi juga siap dikerahkan kapan pun saat musibah, termasuk bencana kebakaran,”

STIKES Fatimah Parepare Sudah terakreditasi oleh BAN (Badan Akreditasi Nasional) 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Bagian akademik STIKES Fatimah Parepare Ns. Martina Malla lewat program Ruang Bincang Kesehatan Edisi Tayang Selasa (23/09/25) mengatakan STIKES Fatimah Parepare Sudah terakreditasi oleh BAN (Badan Akreditasi Nasional) dan prodinya sendiri sudah mempersiapkan untuk akreditasi lanjutan.

“Sudah terakreditasi oleh BAN, Akreditasi Badan Akreditasi Nasional ini,, untuk prodinya sendiri, kami mempersiapkan untuk akreditasi lanjutan. Karena kita sudah akreditasi 5 tahun yang lalu, 2020. Dan statusnya akreditasi baik sekali, prodi D3 keperawatan dan berakhir di Desember ini 2025.” Ungkap Ns. Martina.

Lanjut Dosen Keperawatan Dasar ini,  saat ini  tim STIKES Fatimah sementara mempersiapkan pengajuan, sudah masuk untuk akreditasi kembali, jadi masyarakat tidak perlu khawatir, institusi STIKES Fatimah aman, dan mereka boleh bersaing dengan universitas.

“Apa yang mereka kerja, kita juga kerjakan. Boleh lihat di PD Diktinya pangkalan data perguruan tingginya itu, adalah pelaporan yang menggambarkan bahwa, apakah perguruan tinggi ini layak atau tidak, kami bisa bersaing dengan perguruan tinggi ternama, kami juga punya nilai A disitu. Sekarang tidak ada istilah ijazah palsu, dengan adanya PD Dikti. Karena mahasiswa termonitor dari awal sampai akhir, apa saja aktivitas mahasiswa itu, itu terbaca di namanya korlap Dikti, kapan tiba-tiba mahasiswa muncul, verifikasi ijazah tidak lagi sekarang, tinggal buka namanya orlap Dikti itu sudah terakreditasi semua.” Jelas Martina

Konsituen Andi Fudail Minta Kebersihan Pantai Cempae Di Perhatikan 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Reses Terakhir Anggota DPRD kota Parepare Dari PKB Andi Muh. Fudail di laksanakan di gedung pertemuan Aisyah Jl. Panti Asuhan Ujung pare kota Parepare Sabtu (20/09/25).

Usai reses Pada Awak media Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kota Parepare ini mengatakan keluhan masyarakat ini untuk reses kali ini, pertama persoalan sampah yang berserakan, khususnya di lingkungan menghiasi pantai dan Kesadaran masyarakat juga membuang sampah dan dianggap bahwa pemerintah tidak ada perhatian.

“Terus saya sudah menyampaikan bahwa usulan saya, bahwa mudah-mudahan pemerintah bisa pembagian kewenangan, pemegang kewenangan itu maksudnya antara dinas lingkungan hidup dengan kecamatan. Kalau kecamatan diberikan kewenangan untuk persoalan kebersihan, itukan mereka punya struktur kelurahan, RT/RW dan masyarakatnya sendiri, secara langsung supaya masyarakat itu hadir di lingkungannya.” Kata Fudail.

Lanjut Andi Fudail, masyarakat tidak hadir di lingkungannya, karena RT/RWnya itu tidak hadir di masyarakatnya, begitupun lurah tidak hadir di RT/RW. Jadi tidak ada koordinasi yang bagus, sehingga masyarakat tidak merasa bahwa sampah yang berseragam itu bukan dari bagian dari tanggung jawabnya. Menanggapi terhadap tidak meratanya utamanya untuk kawasan Soreang, dirinya  sudah menyampaikan bahwa anjungan cempae yang dulunya ramai pada malam hari, sekarang sudah sangat berkurang.

“Kenapa berkurang, karena sentralisasi pembeli itu, sudah berada di daerah ujung, dalam hal ini lapangan Andi makkasau,  di mana lapangan atau selalu dijadikan event,” jelas Andi Fudail.

Dirinya berharap untuk 2026 usulan usulan masyarakat melalui reses untuk dimasukkan dimasukkan dalam pokir dimasukkan dalam anggaran anggaran pokok 2026.

Efek Pengaktifan Siskamling, Pemilih Suyuti Minta Perbaikan Pos Ronda

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil ketua DPRD kota Parepare Suyuti SE menggelar Reses atau temu konsituen untuk dapil nya Bacukiki Barat di Alya Cafe Kamis (18/09/25). Pada tim liputan jelajah kota radio mesra, politisi Nasdem ini mengatakan Reses kali ini merupakan reses ketiga dan Terakhir di tahun ini. Di titik pertama dan cafe Aliyah kemudiann fokus di kelurahan cappa galung ada dua titiknya, di jalan Pinisi sama jalan pemuda.

“Dan alhamdulillah sama dengan reses reses sebelumnya, lagi-lagi ada beberapa teman yang sudah berkali-kali mengajukan dan tidak terealisasi. Tentu itu menjadi warning bagi kita, kenapa bisa itu tidak terlaksana yang mungkin, karena terkait proses pelelangan, mungkin ada tidak sinkronisasi antara terkait di pelelangan dengan terkait di BKD (badan keuangan) terkait penyediaan uangnya.” Kata Suyuti.

Lanjut Suyuti, karena tahun sebelumnya itu membengkak hutang dan di DPR sehingga 2 tahun terakhir ini betul-betul tidak ada pokir yang terlaksana, dan untuk saat ini ada beberapa permintaan walaupun sudah diminta tahun-tahun sebelumnya.

“Mesin kopi, terkait banjir, dan insyaallah dan terutama ini yang terbaru ini, selama reses barusan ada permintaan perbaikan pos ronda, mungkin karena ada instruksi, atau ada semacam penyampaian dari Kemendagri untuk menghidupkan kembali pos pos ronda, sehingga mungkin pemerintah kota Parepare sudah menindaklanjuti perintah tersebut terkait penertiban pengaktifan kembali pos ronda.” Jelas Suyuti.

Electric Colour Run by PLN and Expo Sukses Digelar, UMKM di Parepare Turut Rasakan Manfaat Ekonomi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Electric Colour Run by PLN and Expo sukses digelar di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, pada Sabtu (20/09/25). Selain acara lari, ajang yang digelar dari tanggal 14-22 September 2025 tersebut juga menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya dan turut menggaungkan semangat ramah lingkungan.

Expo ini juga turut melibatkan 164 tenant UMKM yang menghadirkan beragam produk kuliner, kerajinan, hingga produk kreatif lokal. Kehadiran masyarakat yang memadati area Lapangan Andi Makkasau setiap malam membuat para pelaku UMKM mendapat kesempatan besar memperluas pasar dan menambah pelanggan baru.

, salah seorang pelaku UMKM dari tenant Bakso Ati Raja, Wahyu mengaku sangat terbantu dengan adanya Expo ini.

“Kami sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari acara ini. Expo ini bukan hanya tentang berjualan, tapi juga mempertemukan kami dengan banyak pelanggan baru,” ujarnya.

Walikota Parepare, Tasming Hamid juga turut mengapresiasi langkah PLN yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga melibatkan dan memberdayakan UMKM lokal.

“Alhamdulillah acara ini sudah konsisten diselenggarakan. Ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk silaturahmi dan penggerak ekonomi. Terima kasih PLN, semoga semua tetap sehat dan menjaga keamanan sampai selesai. Event Run yang diselenggaran PLN juga menambah rangkaian acara yang ada di Kota Parepare, terima kasih PLN, kegiatan ini diberkahi Allah subhanahu wa ta’ala,” kata Tasming.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UID Sulselrabar, Edyansyah, menegaskan bahwa Expo UMKM by PLN adalah wujud nyata peran PLN dalam mendukung penguatan ekonomi lokal sekaligus menggaungkan semangat transisi energi.

“Kami menghadirkan Expo UMKM ini dengan tujuan ekonomi lokal juga ikut bergerak. Tercatat Expo tersebut melibatkan 164 UMKM, dengan perputaran transaksi yang hampir menyentuh satu Miliar Rupiah hanya dalam enam malam. Ini membuktikan ekonomi di Kota Parepare turut bergerak dengan adanya acara tersebut. Di sisi lain, lewat Electric Colour Run, kami mengajak masyarakat berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon,” jelasnya.

Electric Colour Run sendiri menjadi bagian penting dengan melibatkan 1.150 pelari kategori 5K. Ajang lari ini tercatat menyumbang pengurangan emisi karbon sebesar 1.380 kg CO₂, karena berlari merupakan aktivitas mobilitas tanpa emisi dibandingkan menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak. Hal ini merupakan salah satu bentuk upaya menjaga lingkungan sekaligus memitigasi dampak perubahan iklim.

“Salah satu caranya adalah dengan berlari. Karena dengan berlari, kita akan mengurangi emisi gas rumah kaca dibandingkan dengan menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak. Kita lakukan ini untuk memastikan generasi mendatang lebih baik dari generasi saat ini,” ujar Edyansyah.

Dirinya ingin mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh peserta yang telah mengikuti Electric Colour Run by PLN and Expo. Dalam acara ini, terlihat jelas bahwa ada semangat untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mendinginkan bumi. Ini juga menjadi tagline dari Electric Colour Run by PLN and Expo.

Selain mengampanyekan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, acara ini juga merupakan upaya PLN dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap layanan digital PLN Mobile.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dan memanfaatkan aplikasi PLN Mobile, bukan hanya untuk transaksi kelistrikan, tetapi juga untuk berbagai keperluan lainnya seperti fitur marketplace yang bekerja sama dengan UMKM, maupun fitur electric vehicle,” pungkas Edyansyah.

 

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare