PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lewat kegiatan Reses atau temu konsituen, Ketua DPRD kota Parepare di kedai OK Rabu (17/09/25) lalu, Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir mengatakan Parepare ini mencatat rekor sedikit kurang bagus, karena parepare daerah yang mempunyai tingkat inflasi yang tertinggi, beda kalau pertumbuhan ekonomi tinggi itu artinya positif kalau inflasi yang tinggi, itu keadaanya harus melakukan penghematan.
“Bukan hanya pemerintah, bahwa salah satu cara untuk menekan angka inflasi supaya tidak melambung, basis masyarakat ini harus didorong, karena UMKM kita yang harus ditumbuhkan, penomena yang ada di parepare secara faktual, ada kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, yang kelihatannya agak kontradiktif dengan teori ekonomi ini. Kalau teori ekonomi mengatakan bahwa dalam rangka memperkuat pertumbuhan ekonomi, maka ekonomi yang berbasis masyarakat yang harus didorong.” Kata H. Kaharuddin.
Sementara Lanjut H. Kaharuddin, ada kebijakan, kalau dari catatan dinas perindag, ada 17000 UMKM yang ada di kota Parepare. Di katakan kontradiktif, karena seharusnya UMKM ini yang di akan dorong ke depan, harus didorong secara bersamaan, dan sustainable, maksudnya di semua harus berkelanjutan, jangka panjang.
“Yang kelihatan dilakukan pemerintah adalah mendorong UMKM. ini bisa kita lakukan penelitian, kalau ada ekonomi, justru event yang dilakukan dilapangan ini mematikan sektor UMKM yang ada di pasar senggol. Di daerah lain, seperti Cempae, ada pusat-pusat perekonomian yang dibentuk oleh pemerintah, tetapi spot yang memberi ruang bagi UMKM untuk bergerak maju itu ada spot-spot lain, yang merupakan ruang strategis bagi ekosistem UMKM itu yang tidak didorong, syaratnya semua lini harus bersamaan didorong ini yang kelihatan kontradiktif yang terjadi.” Ungkap H. Kaharuddin




















