30.8 C
Pare-Pare
Selasa, November 3, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 216

Wali Kota Banggakan Unhas Pilih Parepare Pelaksanaan Expo Program Pengabdian pada Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Wali Kota Parepare Tasming Hamid mengapresiasi tinggi sekaligus menyatakan kebanggaannya dipilihnya Parepare sebagai tempat pelaksanaan Pameran/Expo Penerima Hibah Program Pengabdian pada Masyarakat Universitas Hasanuddin (PPMU) 2025.

Apresiasi itu diungkap Tasming Hamid saat membuka resmi Pameran PPMU yang merupakan rangkaian Dies Natalies ke-69 Universitas Hasanuddin (Unhas) di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Senin (29/09/25).

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Unhas yang telah memilih Parepare sebagai tempat pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Dallenya (rezekinya) Parepare,” ujar Tasming disambut gemuruh tepuk tangan sivitas akademika Unhas dan jajaran Pemerintah Kota Parepare yang menghadiri pembukaan pameran.

Tasming turut menyinggung putra putri Parepare yang berada di Unhas telah memberikan kontribusi besar untuk daerah kelahirannya. Dia berharap kerja sama dengan Unhas terus terjalin dengan baik terutama dapat berdampak positif bagi masyarakat.

Bukti keseriusan Pemkot Parepare terus bekerja sama dengan Unhas, Wali Kota telah menunjuk Bappeda untuk menindaklanjuti segala komitmen yang terjalin dengan Unhas.

“Banyak hal di Parepare bisa dioptimalkan. Di antaranya kita sepakat Parepare jadi kota pembenihan jagung. Parepare kota hub punya pelabuhan, akses yang mudah, karena berada tepat di tengah-tengah Sulawesi Selatan. Kami juga siap menggerakkan Kipas karena sudah ada MoU dengan Kima. Proses saat ini pembebasan lahan. Kami juga siap jadi kota laboratorium penelitian. Karena itu terima kasih Pak Prof (Rektor Unhas) sudah memilih Parepare. Kami terbuka apapun itu ketika Unhas meminta Parepare akan siap,” tegas TSM, akronim mantan Pimpinan DPRD Parepare ini.

Gayung bersambut, Rektor Unhas Prof Dr Jamaluddin Jompa menyatakan Unhas dengan segala potensi dan sumber daya siap membantu Parepare terutama mengakselerasi program-program Wali Kota.

 

FSK Bukan Hanya Sekedar Perayaan Budaya

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Festival Pesisir Salokarajae Resmi di buka Walikota Parepare H. Tasming Hamid pada Sabtu malam (27/09/25).

Mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Ir. H. Muhammad Arafah, S.T.,M.T.,IPM,ATM mengatakan Festival salokarajae bukan hanya sekedar perayaan budaya, melainkan juga wujud nyata bagaimana masyarakat pesisir Sulawesi Selatan menjaga kearifan lokal sekaligus menjadikannya sebagai daya tarik wisata yang membanggakan.

“Festival ini menegaskan identitas kita sebagai masyarakat maritim yang menjadikan sungai, laut dan pesisir, bukan hanya sumber kehidupan, tapi juga sumber peradaban dan kebudayaan. Kita patut berbangga, karena festival salokarajae karena telah berhasil masuk dalam jajaran kharisma event Nusantara 2025 yang ditetapkan oleh kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif Republik Indonesia. Artinya, festival ini bukan hanya menjadi kebanggaan kota Parepare melainkan juga bagian dari kalender nasional pariwisata Indonesia.” Muhammad Arafah,

Lanjutnya, Festival salokaraja merupakan festival terbesar di kawasan Ajattapareng, bahkan di bagian utara Sulawesi Selatan. Keberadaan festival ini, bukan hanya memperkaya kalender budaya lokal, tapi juga menjadikan parepare sebagai pusat aktivitas pariwisata bahari dan budaya di wilayah Utara di Sulawesi Selatan.

“Sektor pariwisata sendiri merupakan salah satu pilar terpenting pembangunan di Sulawesi Selatan. Data kunjungan wisatawan, menunjukkan trend positif, di mana pada tahun 2024 Sulawesi Selatan dikunjungi lebih dari 8 juta wisatawan domestik, dan mancanegara, dengan kontribusi signifikan wisata bahari, dan budaya dengan capaian itu, kita optimis bahwa festival seperti salokarajae akan memberikan multiplayer efek. Mulai dari pertumbuhan ekonomi lokal, pemberdayaan UMKM, peningkatan pendapatan masyarakat, dan memperkuat Citra Sulawesi Selatan sebagai destinasi wisata unggulan. Saya juga ingin menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha dan seluruh pemangku kepentingan. Festival ini hanya bisa tumbuh berkelanjutan bila dikelola bersama.” Ungkap Muhammad Arafah,

Layanan Kependudukan Disdukcapil Di Pindahkan Ke Lantai Dasar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Tim Obras Radio Mesra yang terdiri Mamang, Janggoe Dan Indo Suha’ melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Dinas Kependudukan dan pencatatan sipill Senin (29/09/25).

Pada kunjungan tersebut tim Obras di terima langsung Sekertaris Dukcapil Ilham di dampingi Plt. Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Ayatulllah KH yang menyampaikan beberapa hal terkait layanan Dinas kependudukan dan pencatatan sipil diantaranya ruangan layanan yang kini di pindahkan ke ruangan bawah kantor disdukcapil kota Parepare.

“Kami sampaikan kepada masyarakat, bahwa pelayanan disdukcapil sekarang, sudah menempati lantai 1. Jadi kami harapkan, seluruh warga dokumen adminduknya untuk melaksanakan pelayanan di lantai 1. Pemerintah kota, khusus disdukcapil telah melakukan pemeliharaan untuk untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat di lantai 1.” Kata Ilham.

Pada kesempatan tersebut kepada tim Obras Ilham juga menitip pesan untuk mengingatkan kepada masyarakat khususnya pendengar radio mesra untuk berhati hati terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Dukcapil baik yang menelpon atau WA untuk aktivasi identitas kependudukan digital

“Yang kedua, terkait dengan akhir-akhir ini ada yang mengatas namakan disdukcapi yang menelpon, maupun menghubungi melalui WA untuk aktivasi identitas kependudukan digital. Jadi kami sampaikan, bahwa disdukcapil tidak pernah melakukan telepon, atau melalui WA untuk aktivasi daripada identitas kependudukan yang di maksud. Untuk pengaktifannya. Silakan warga datang ke disdukcapil untuk melaksanakan aktivasi, karena di sana ada scan barcode untuk pengaktifan daripada identitas kependudukan digital itu. Untuk warga di kota Parepare, yang ingin melakukan pengurusan kependudukan, selain daripada KTP silahkan untuk melakukan kontak dengan nomor layanan disdukcapil 0811 415 227. Silakan warga yang ingin konsultasi atau melakukan pengurusan terkait kependudukan silakan kontak di layanan disdukcapil.” Terang Ilham.

Dinas Ketapang Provinsi Gelar Gerakan Pangan Murah Di Kota Parepare 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan kota Parepare menggelar gerakan pangan murah serentak di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan pada Senin dan Selasa  29 -30 September 2025 Pukul 8 selesai Di pelataran Islamic Center Parepare.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan kota Parepare Muh. Idris di temui di sela pembukaan pelatihan tanaman hidroponik di lapas kelas IIA Parepare mengatakan Pemerintah kabupaten/kota serentak 24 kabupaten kota, di bawah dukungan Bank Indonesia melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) selama 2 hari.

“Pemerintah kabupaten kota serentak 24 kabupaten kota di bawah dukungan Bank Indonesia, kita melaksanakan Gerakan Pangan Murah. Khusus untuk Parepare itu, kita laksanakan selama 2 hari. Hari ini dan besok Selasa di pelataran Islamic center.” Kata Idris.

Adapun komunitas yang di jual Bawang putih, Minyak goreng, Telur, Terigu, Gula pasir, daging ayam, aneka sayur produk UMKM, dan lain-lain

“Komoditas yang dijual seperti biasa kebutuhan dapur, rumah tangga, dan terutama beras SPHP. Kita berharap, bahwa gerakan pangan yang kita lakukan ini seperti biasa, dapat membantu untuk mengendalikan harga, membantu untuk menjaga daya beli masyarakat, sehingga kita harus menjual produk-produk dengan harga yang bisa dijangkau khusus untuk Parepare. Kita laksanakan 2 hari, ada kalau batas waktunya itu tidak ada, kalau kita melihat bahwa konsumen ini sudah kurang sepi, tapi sepanjang masih ada masyarakat yang membutuhkan bisa sampai sore.” Ungkap.Idris.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut juga melibatkan, oleh Dinas Perdagangan, dinas PKP, bagian perekonomian dan SDA, TPID, Sejahtera, UD mitra Makassar, Nestle, AW factory, Alfamart, Wings food, Indofood, KWT Massagea, umkn Parepare dan lain-lain

2026 Setiap SKPD Tidak Memprogramkan Kegiatan Yang Tidak Bersentuhan Langsung Dengan Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMERA. COM – Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir lewat program Obras Jumat (26/09/25) mengatakan diharapkan agar ditahun 2026 agar setiap SKPD bisa menahan diri untuk tidak memprogramkan kegiatan yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat, kurangi yang sifatnya seremonial.

“Seperti Habibie Fun run, dan sebagainya, tidak terlalu biar tidak dilakukan. kemarin diajukan anggaran 500 juta, kita potong setengahnya 250. bayangkan kalau 500 ini kita bikin kegiatan untuk masyarakat, kita buat pasar murah untuk masyarakat, itu lebih berguna.” Kata H. Kaharuddin

Lanjut H. Kaharuddin, menurut laporan pada saat pembahasan anggaran dengan pengurangan kegiatan kegiatan tersebut bisa menghemat sampai kurang lebih 13 miliar.

“Tapi ini sementara sudah diserahkan, mungkin hari Rabu depan, kita sudah buat pansus di DPR. Jadi kalau saya memang salah satu cara perampingan dinas. Banyak dinas yang perlu digabung, contoh ketahanan pangan dan pertanian itu satu rumpun bisa digabung, Dinas pendidikan kebudayaan dan olahraga itu bisa satu. Dinas kesehatan dan BKKBN itu bisa satu, Dinas sosial dengan Pemberdayaan Perempuan itu bisa satu. Dinas Perkimtan dengan PU serumpun dan fungsinya tidak hilang.” Ungkap H. Kaharuddin

Pemkot Parepare Bersama Unhas Jajaki Pembangunan Pusat Pembenihan Jagung, Siap Layani Ajatappareng dan Sekitarnya

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare kembali menjajaki rencana kerja sama strategis dengan Universitas Hasanuddin (Unhas). Rencana kerja sama itu adalah pembangunan pusat perbenihan jagung di Parepare, yang nantinya juga akan melayani kawasan Ajatappareng dan sekitarnya.

Rencana kerja kerja sama ini terungkap dari hasil pertemuan Rektor Unhas Prof Dr Jamaluddin Jompa dengan Wali Kota Parepare Tasming Hamid di Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Ahad (28/09/25).

Wali Kota Tasming Hamid dalam kesempatan menyambut positif rencana kerja sama pembangunan pusat perbenihan jagung tersebut. “Pastinya Pemerintah Kota Parepare sangat mendukung, dan siap bekerja sama dengan Unhas untuk merealisasikannya. Hadirnya pusat pembenihan jagung ini akan membangkitkan sektor pertanian Parepare, karena juga akan melayani wilayah Ajatappareng dan sekitarnya,” kata Tasming Hamid.

Lokasi pembangunan pusat pembenihan jagung itu direncanakan di kawasan eks Gerbang Taskin, Padaelo, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Parepare. Lokasi eks Gerbang Taskin dinilai strategis karena berada di tengah-tengah daerah penyanggah kawasan pertanian.

Karena itu, Unhas dan Pemkot Parepare siap menindaklanjuti ke Kementerian Pertanian, untuk berupaya mendapatkan bantuan dana merealisasikan pembangunan tersebut. Dalam pertemuan dengan Wali Kota, Rektor Unhas didampingi beberapa guru besar dari Unhas. Di antaranya Prof Dr Andi Alimuddin Unde MSi, Ketua Majelis Wali Amanat (MWA), Prof Dr drg Hasanuddin Tahir MS, anggota MWA, Prof Dr Ir M Arsyad Thaha MT, anggota MWA, Prof Ir Salengke PhD, Dekan Fakuktas Teknologi Pertanian, Prof Dr Ir Rismanieswati SP MP, Dekan Fakultas Pertanian Unhas.

Turut menyertai tim pendamping dari Unhas, yakni Dr Hamrullah SE MSi (dosen ekonomi), Muhammad Kurnia SPi MSc PhD (dosen FIKP), drg Nursyamsi MKes (dosen FKG-UH), Agung Mangilep SE MSi (dosen Ekonomi), Prof Dr Muhammad Azri (dosen pertanian).

 

Terkait Peredaran Narkoba Di Lapas, Kalapas Serahkan Sepenuhnya Ke Kepolisian 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dua pemuda ditangkap polisi setelah ketahuan oleh petugas Lapas Kelas IIA Parepare, membeli sabu-sabu dari dalam lapas. Menanggapi hal tersebut, kepala lapas kelas IIA Parepare Marten di temui sejumlah awak media belum lama ini mengatakan pihaknya hanya mengamankan, lalu menyerahkan ke polisi. Nanti polisi akan menelusuri semuanya biar terungkap biar lapas ini bersih.

“Yang jelas kami, tidak ada ranah kami untuk memeriksa orang yang kami duga, karena kami tidak punya kewenangan seperti polisi, kami serahkan sepenuhnya ke polisi. Perlu kita juga pahami bersama, dan memang harus kita pahami, kejahatan narkoba itu menurut pimpinan kita di pusat sana BNN, Kapolri, Presiden mungkin semua sepakat, kejahatan narkoba ini adalah ekstra ordinal kriminal. Kriminal  yang dilakukan secara luar biasa. Artinya, pelaku-pelaku narkoba ini berbeda, pelaku tindak pidana umum lainnya seperti mencuri, membubuh merampok, kalau narkoba ini kenapa dikatakan kriminal luar biasa, walaupun itu orang-orang menyusun kejahatan ini secara luar biasa, secara Serapi mungkin, tidak gampang mengungkap satu kasus narkoba, membuktikan tindak pidana ini. Makanya itu, kami serahkan sepenuhnya kepada polisi karena dia punya kewenangan untuk itu.” Ungkap Marten.

Praktik jual beli narkoba jenis sabu-sabu yang justru dilakukan di balik jeruji besi terungkap pada Kamis (25/09/25) dan sontak memicu kemarahan publik.

Betapa tidak, narapidana kasus narkoba yang seharusnya menjalani hukuman justru kedapatan masih mengendalikan bisnis haram. Hasil pengembangan Satres Narkoba Polres Parepare menetapkan sedikitnya empat warga binaan sebagai tersangka baru dalam jaringan narkoba lapas.

Politisi PKS Soroti Adanya Orang Berkuasa Dari Lingkup Walikota 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Isu adanya orang berkuasa di seputar walikota Parepare yang menentukan kebijakan tertentu di ungkap politisi PKS Sappe SH. Hal tersebut di ungkapkan Sappe Pada paripurna pengesahan APBD Perubahan Tahun 2025 Rabu (24/09/25) kemarin.

“Adanya isu-isu liar, terkait dengan pembayaran media yang berkontrak di dinas Infokom. Ini adanya informasi campur tangan oknum non ASN yang mengatur segala bentuk pencairan yang ada di sana. Jadi ini jika lolos diinfokom akan ditekel Di keuangan. Di keuangan ini, teman-teman media kalau mau pencairan, katanya harus ketemu salah satu oknum untuk meminta persetujuan pencairan dana hibah mereka. Dan sampai sekarang, ada teman media sampai sekarang belum cair Maret April, dan Mei. Tentunya menjadi isu dan fitnah dan harus diluruskan, karena sebenarnya yang terlibat dalam tatanan pemerintahan oknum non ASN ini sebenarnya yang merusak tata kelola pemerintah kita, dan akan menjadi persentase buruk masyarakat.” Kata Sappe.

Lanjut Sappe, ada 60 Media dan berkontrak dengan pemerintah dengan asumsi pembayaran tidak ada istilah cluster.

“Ada 5 juta.setelah APBD yang pokok diketuk anggaran 2025, Teman teman ini di cluster ada cluster 5 juta, 3 juta, dan 2 juta, 1 juta. Dan pada saat kami di banggar, ini tidak bisa dijawab oleh kepala dinas. Dia untuk pembayarannya media dan tentunya ini merugikan teman-teman  malah ada yang dicoret.” Ungkap Sappe

Festival Salokarajae 2025 Resmi di buka Walikota Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Festival Salokarajae 2025 Resmi di buka Walikota Parepare pada Sabtu malam (27/09/25) di kawasan pesisir sumpang. Walikota membuka resmi dengan di dampingi Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Fadjar Hutomo mewakili kemencraf serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Ir. H. Muhammad Arafah, S.T.,M.T.,IPM,ATM mewakili Gubernur Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya walikota Parepare H. Tasming Hamid mengatakan Festival salokarajae merupakan festival sungai terbesar di wilayah Sulawesi Selatan berbasis wisata bahari, dengan mengangkat kearifan lokal masyarakat pesisir sungai Salo karajae.

“Pelaksanaan festival dengan peringatan hari pariwisata sedunia. Kebetulan hari ini, adalah hari pariwisata sedunia world Tourism Day yang jatuh pada tanggal 27 September 2025. Dan merupakan salah satu event terpilih dalam kharisma event nusantara tahun 2025 yang ditetapkan oleh kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif. Festival Ini, bukan saja sekedar acara biasa, tetapi sebuah perayaan yang menggabungkan tradisi alam, dan kreativitas modern. Pemerintah kota mengucapkan selamat datang di kota Parepare, kota kecil dan mungil serta cantik kota kelahiran presiden Republik Indonesia bapak BJ Habibie menjadi inspirasi dalam membangun kota Parepare.” Kata Tasming.

Lanjut Tasming, Festival salokarajae yang merupakan event tahunan yang sudah masuk event kalender nasional, dirinya bersyukur atas capaian yang tersebut, karena merupakan sebuah kebanggaan pemerintah dan masyarakat kota Parepare. Ini bukti penyelenggaraan kegiatan tahunan yang bernuansa pariwisata diperhitungkan ditingkat nasional.

“Event festival Salokarajae menjadi salah satu strategi pemerintah kota Parepare dalam mempromosikan destinasi wisata, dengan demikian sejumlah event-event yang digelar dapat menjadi wadah terbesar dalam mengembangkan kota Parepare ke depan. Dan ini juga senafas dengan apa yang menjadi program kami, Parepare menjadi kota event. Mudah-mudahan kita berharap ini menjadi pemicu untuk orang datang ke kota Parepare. oleh karena itu, festival selalu karena dia juga menjadi strategi cerdas untuk mempromosikan destinasi pariwisata di kota Parepare. Satu hal yang membuat festival salo karajae berbeda adalah, dampaknya yang nyata bagi masyarakat kota Parepare. Alhamdulillah masyarakat yang ada di sini sangat gembira karena festival salokarajae ini ditempatkan disini.” Ungkap Tasming

Wali Kota Tasming Hamid Terjun Langsung Normalisasi Sungai, Upaya Nyata Antisipasi Banjir Musiman

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Menjelang datangnya musim penghujan, Pemerintah Kota Parepare mulai melakukan langkah antisipatif untuk mencegah terjadinya banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah permukiman.

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid bersama instansi terkait turun langsung ke lapangan melakukan pengerjaan normalisasi sungai, khususnya di bagian hulu yang selama ini menjadi titik rawan luapan air.

Langkah pengerukan sungai ini disebut sebagai upaya perdana yang dilakukan secara menyeluruh oleh pemerintah kota, khususnya pada area hulu yang selama ini belum tersentuh pengerukan secara signifikan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari keseriusan kami melindungi masyarakat dari ancaman banjir tahunan,” ujar Tasming Hamid saat meninjau lokasi pengerukan pada Jumat, (26/09/25)

Menurut Wali Kota, pengerukan ini diharapkan dapat secara signifikan mengurangi risiko banjir yang selama ini kerap membuat warga resah.

“Semoga dengan langkah ini, banjir yang biasanya sampai pinggang bisa berkurang hanya sampai mata kaki saja, bahkan kalau bisa tidak ada lagi banjir di Kota Parepare,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan mempercepat proses pengerjaan dengan menambah armada alat berat di lokasi.

“Kami harus bergerak cepat, mengingat musim hujan sudah di depan mata. Jika memungkinkan, kami akan menambah 2 hingga 5 unit mobil pengeruk untuk percepatan,” ujarnya.

Langkah pemerintah ini pun mendapat sambutan positif dari warga setempat. Sejumlah warga yang bermukim di sekitar aliran sungai mengaku lega atas perhatian pemerintah yang untuk pertama kalinya melakukan pengerukan langsung ke hulu sungai.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare