26.1 C
Pare-Pare
Selasa, November 3, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 213

Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman Parepare Masuki Coaching Clinic 3

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Tahapan Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Kota Parepare Tahun 2025 memasuki Coaching Clinic 3.

Rapat Pembahasan dan Penyiapan Materi Coaching Clinic 3 berlangsung di ruang rapat Bappeda Parepare, Senin, (06/10/25) dihadiri Konsultan Fasilitator PPSP Provinsi Sulsel, Andi Rista Tanrasula beserta jajaran.

Rapat dipimpin Kepala Bidang Perencanaan Prasarana Wilayah dan Ekonomi Bappeda Parepare Kadek Sroningsih mewakili Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun, dan diikuti oleh para Camat beserta jajaran Perangkat Daerah terkait.

Rapat membahas terkait implementasi kebijakan sanitasi pada program dan kegiatan 2025, serta rencana program dan kegiatan 2026 pada SKPD teknis.

Dirjen Pendis Kemenag RI  Lakukan Kunjungan Kerja Ke Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI), Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag. melakukan kunjungan kerja ke kota Parepare Senin (06/10/25).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Dirjen Pendis menghadiri tiga agenda penting di lokasi berbeda, yakni Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Pontren DDI Ujung Lare, peletakan batu pertama pembangunan asrama santri, Pondok Pesantren Zubdatul Asrar NU, serta penguatan kelembagaan madrasah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare.

Pada media Prof. Dr. H. Amien Suyitno, mengatakan keberadaannya ke ujung lare memastikan penyelenggaraan cek kesehatan gratis yang merupakan program nasional bapak presiden untuk melihat langsung.

“Kami berada di madrasah Tsanawiyah dan Aliyah DDI. 2 madrasah yang konsen dibidang pondok pesantren. Pesantren hari ini acaranya adalah memastikan penyelenggaraan cek kesehatan gratis, yang merupakan program nasional bapak presiden, untuk melihat langsung. Alhamdulillah rata-rata anak-anak baik-baik saja, sehat walafiat, tapi langkah pastinya bahwa program ini berjalan dengan baik, lebih lebih ini program madatori bapak presiden. Harapan kami pimpinan pondok memastikan semua yang menjadi sasaran CKG harus betul-betul dilakukan cek, karena ini akan menggambarkan rekam medis setiap santri. Harapannya, kalau misalnya kita tidak berharap, jika terjadi kesehatannya bermasalah, kita sudah punya dokumen penting yang namanya rekam medis untuk diantisipasi, dimitigasi kalau terjadi sesuatu untuk dirujuk ke rumah sakit. Kita doakan mudah-mudahan santri sehat-sehat semuanya, kita dukung program Bapak presiden yang betul-betul pro rakyat untuk mengangkat kesehatan masyarakat sejak usia di bangku pendidikan.” Kata Prof Amien Suyitno

Setelah melakukan pengecekan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Pontren DDI Ujung Lare, rombongan melanjutkan kunjungan perjalanan ke Pondok Pesantren Zubdatul Asrar NU untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama santri.

Kunjungan terakhir yang didatangi oleh rombongan Dirjen Pendis Kemenag RI bersama Ketua DPRD Kota Parepare dan Kakan Kemenag yaitu Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memberikan penguatan kelembagaan bagi guru-guru madrasah seKota Parepare. Dirjen Pendis Kemenag RI, H. Amien Suyitno menyampaikan bahwa kurikulum pembelajaran pada pendidikan kita kembalikan kepada fitrahnya.

Pemprov Sulsel Gratiskan Denda Pajak dan Diskon PKB 50 Persen!

0

Insentif ini berlaku mulai 29 September hingga 31 Oktober 2025.

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi memberlakukan insentif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mulai 29 September hingga 31 Oktober 2025 melalui Program Bebas dan Diskon Pajak Kendaraan.

Kasi Pendataan dan Penagihan Badan Pendapatan Daerah Samsat Parepare, Tawakkal mengatakan ini merupakan keputusan gubernur Sulawesi Selatan nomor 525/9 tahun 2025 tentang pemberian insentif pajak kendaraan bermotor kepada masyarakat.

“Yang dimaksud insentif di situ, bahwa akan di berikan kemudahan kepada masyarakat untuk melakukan pengesahan kendaraan bermotornya, atau dikenal dengan istilahnya pembayaran pajak secara  bermotor khususnya kepada wajib pajak atau wajib pajak atau pemilik kendaraan yang selama ini terlambat dalam melakukan pembayaran pajak, itu sudah menahun.” Kata Tawakkal.

Lanjut Tawakkal, mereka-mereka yang dikategorikan ini oleh pemerintah secara penelitian bahwa rata-rata mereka tidak melakukan pembayarannya alasannya, adalah karena ketidakmampuan ekonomi. Dana yang mereka miliki itu belum cukup untuk melakukan pembayaran pajak, dikarenakan kebutuhan rumah tangga dan lain lain yang lebih diutamakan, oleh sebab itu pemerintahan hadir dengan program ini.

“Jadi kami hadir yang pertama bagi masyarakat yang selama ini terlambat membayar pajak, sehingga dikenakan denda, sekarang itu, kita bebaskan 100%. Berapapun keterlambatan, atau denda yang ditimbulkan akibat keterlambatan bayar pajak itu, kita hapus. Silakan ke kantor Samsat dihapuskan, atau pemutihan. Khusus denda, terkait dengan pajak kendaraan bermotor, itu kita tidak putihkan sama sekali, makanya kita tidak akan diskon sebanyak 50%. Maka, jika masyarakat terlambat membayar pajak mulai 1 tahun sampai 4 tahun, kita hanya itu 2 tahun saja. dan diskon sebanyak 50%. Jadi kalau terlambat 5 tahun itu dibayar dua tahun setengah.” Jelas Tawakkal.

Selain itu, masyarakat juga dibebaskan dari denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) tahun-tahun sebelumnya serta gratis biaya balik nama kendaraan bermotor kedua dan seterusnya (BBNKB II). Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel, Reza Faisal Saleh, mengimbau masyarakat agar memanfaatkan kesempatan tersebut.

 

Kebocoran PAD bukan Hanya Di sektor Parkir

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lewat Program Obras Jumat (03/10/25) lalu, ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir mengatakan RamPerda yang sementara dibahas, rapat pertama dengan pansus, ada pemikiran bahwa penyederhanaan organisasi perangkat daerah itu bukan asal dirampingkan, tapi yang paling penting adalah efektivitas kerja bukan cuma efisien tapi harus efektif.

“Contoh ada pemikiran, bahwa selama ini, pendapatan asli daerah kita, kalau menurut perkiraan teman-teman DPRD, menurut analisa kita, PAD bukan cuma bocor di parkir, tetapi di tempat-tempat lain juga. Contoh, pajak hotel dan restoran itu 10%, 10% dari harga makanan yang dimakan oleh tamu, seumpamanya ada yang makan di restoran Asia dia bayar 1 juta, Maka jadinya satu juta seratus, 100 itu bagian dari pendapatan asli daerah. kita ini kalau di efektif kan ini bisa menambah PAD kita.” Kata H. Kaharuddin.

Dirinyapun mendapat informasi, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah kurang maksimal padahal, kalau di lihat, di Parepare banyak warung terbuka. Dulu pakai sistem seperti iPad yang diberikan ke masing-masing warung, langsung connect dengan Dispenda, jadi kalau ada yang makan dibayar itu langsung connect dengan pemda. Kalau ini tidak digunakan maksimal, oleh pemilik warung, maka ada kebocoran, sama dengan hotel yang pendapatan hotel sangat rendah, padahal hunian hotel di parepare luar biasa ini yang akan dievaluasi.

“Apa hubungannya dengan kelembagaan, kalau saya melihat, bahwa ada beberapa daerah sudah memisahkan antara badan keuangan, dengan badan pendapatan. Ini mungkin kita coba di Parepare, kita pisahkan organisasinya. Jadi badan keuangan khusus menangani pembayaran, pembayaran di pemerintah daerah dengan pihak ketiga atau unit kerja, bahkan Badan pendapatan khusus untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah, ini yang mungkin kita bisa lakukan dicoba untuk kita pisahkan. Sekarang kondisi yang ada dalam satu dinas, ada bagian penagihan, ada bagian pendapatan. Jadi kita coba-coba nanti pisahkan, kita bahas di pemisahan kelembagaan, kemudian ada beberapa penggabungan dinas-dinas cuma memang ada yang menjadi pertimbangan kita contoh usulan pu digabung dengan perhubungan.” Ungkap H. Kaharuddin

Wakil Wali Kota Parepare Apresiasi PAM Tirta Karajae Raih Peringkat 3 Nasional Tata Kelola Air Bersih Berkelanjutan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto, mengunjungi Kantor PAM Tirta Karajae untuk menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas keberhasilan PAM Tirta Karajae meraih peringkat ke-3 nasional dalam tata kelola air bersih yang berkelanjutan. Senin, (06/10/25)

Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Parepare terhadap kinerja PAM Tirta Karajae yang dinilai konsisten dalam menjaga keberlanjutan pelayanan air bersih serta berkontribusi pada pengelolaan sumber daya air yang efisien dan ramah lingkungan. Dalam kunjungannya, Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto, mengungkapkan kebanggaannya atas capaian tersebut.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran PAM Tirta Karajae yang telah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pemerintah Kota Parepare tentu sangat mengapresiasi dedikasi dan kinerja ini. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa meraih juara satu” ujar Hermanto.

Penghargaan yang diberikan melalui ajang UI Green City Metric 2025 tersebut menempatkan Parepare di posisi ketiga nasional untuk kategori tata kelola air bersih berkelanjutan. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa PAM Tirta Karajae mampu bersaing di tingkat nasional melalui inovasi, efisiensi, dan pelayanan prima.

Plt. Direktur PAM Tirta Karajae, Juhanna menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Parepare yang selama ini terus memberikan kepercayaan dalam pengelolaan air bersih di daerah. Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh karyawan karyawati PAM Tirta Karajae untuk jauh lebih baik kedepannya sehingga bisa memperoleh peringkat pertama, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Parepare.

Kalapas Parepare Tegaskan Penggunaan Handphone Di Lapas Tidak Untuk Kegiatan Terlarang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Lembaga Pemesyarakat (Kalapas) kelas IIA Parepare berharap para warga binaan tidak menggunakan handphone untuk kegiatan terlarang. Hal tersebut di sampaikan Marten Usai pemusnahan 120 Hp hasil sitaan beberapa waktu sebelumnya.

“Yang kami harapkan, tentunya kita tidak berharap mereka itu menggunakan handphone untuk kegiatan terlarang. Makanya, handphone bagi narapidana itu dilarang. Kita tidak bisa memastikan apakah mereka menggunakan handphone pada saat semua sifatnya yang ilegal, itu tidak bisa dipastikan, tapi mungkin saja dari narapidana itu, sekali lagi kami tegaskan narapidana dilarang menguasai handphone tanpa sepengetahuan petugas.” Kata Marten.

Sedangkan untuk sarana berhubungan dengan keluarga melalui handphone, lanjut Marten, petugas lapas parepare sudah menyiapkan. Mereka kadang-kadang saat diintrogasi, ada yang tidak mengakui. kalau ada yang tangkap tangan, di pastikan akan kena sanksi.

“Sanksi misalnya, kita lakukan pengasingan suatu sel dalam jangka 12 hari atau 6 hari. Kita lihat tingkat kesalahannya, setiap yang kami dapat pasti Kami sanksi, misalkan membuktikan ada pengakuan dia yang memiliki, kita sanksi. Kami sudah mencoba berbagai macam cara, mereka selundupkan melalui keluarga mereka, juga ada dari makanan yang memang susah kami menjangkau. Mungkin juga, dari badan mereka diselipkan juga di tempat-tempat rawan, yang berpotensi bisa loloskan barang-barang. Kami tentunya mengevaluasi, dan kami juga lebih selektif untuk melakukan pemeriksaan barang-barang maupun pemeriksaan orang yang masuk.” Tegas Marten

Pemerintah Kelurahan Lumpue Eratkan Silaturahmi Dengan Jalan Santai Berhadiah 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare dalam hal ini Kelurahan Lumpue mengajak warganya turun kejalan untuk memeriahkan jalan santai, Ahad (05/10/25). Gerak jalan santai ini menjadi rutinitas oleh pemerintah kelurahan lumpue Kota Parepare setiap bulannya untuk mengajak warganya mencintai hidup yang sehat. Lurah Lumpue, H. Nur Akbar menyampaikan jika aktifitas ini sudah dijalankan kedua kalinya bekerjasama dengan komunitas dan organisasi wilayah kelurahan Lumpue.

“Kami dari pemerintah kelurahan lumpue, bekerja sama dengan seluruh elemen organisasi di kelurahan lumpue, dan mahasiswa KKN UNM, kembali mengadakan kegiatan jalan santai bersama masyarakat kelurahan lumpue. Kegiatan semacam ini, rutin kami lakukan setiap bulannya, yang pertama di mana tujuannya untuk supaya kita dapat hidup sehat. Yang kedua ini adalah momen dari pemerintah untuk selalu menjaga silaturahmi dengan masyarakat khususnya masyarakat kelurahan lumpue.” Kata H. Nur Akbar.

Tambah H. Nur Akbar, kegiatan ini didukung oleh masyarakat, sehingga kegiatan ini dapat berjalan sukses sebagaimana biasanya.

“Kegiatan ini juga, kami menyiapkan doorprise, berupa hadiah kepada masyarakat, dan Ini semua adalah sumbangsih dari mereka semua, untuk di undi nanti pada saat selesai kegiatan. Jalan santai ini juga, di samping kegiatan yang dilakukan mengelilingi wilayah kelurahan lumpue, setelah kegiatan nanti jalan santai ini dilanjutkan dengan senam sehat bersama dengan masyarakat kelurahan lumpue di pantai lumpue.” Jelas H. Nur Akbar.

Rute yang dilalui gerak jalan santai tersebut yaitu start dari pekarangan Masjid Jami’ Rahmatan Lumpue, kemudian belok ke Terminal Lumpue, lalu memotong ke Jalan Arung Mampi, kemudian kembali ke jalan besar dan finish di salah satu wisata alam Kota Parepare yaitu Pantai Lumpue.

FSK Karajae Mestinya Pesertanya Kelas Nasional

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Festival Salokarajae Resmi berakhir pada Rabu (01/10/25) dan di tutup langsung walikota Parepare H. Tasming Hamid. Festival salokarajae ini, agenda nasional dalam rangka memancing orang datang ke parepare.

Menurut Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir M.Si festival ini harap kunjungan ke parepare pada pelaksanaan event ini bertambah, makanya perlu memang event ini harus dipikirkan jauh lebih bagus.

“Saya pernah kasih saran, kenapa kita tidak coba di festival salokarajae diadakan lomba burung kicau, dan sebagainya, itu banyak orang pasti, Mesti panitianya ke depan ini harus lebih kreatif, kita mau di festival salokarajae ini, lomba yang tidak biasa dilakukan ketika 17 Agustus, karena memang ini sejarahnya festival salokarajae ini kegiatan anak muda disumpang awalnya, inilah yang awalnya cikal bakal festival Salokarajae. Saya lebih setuju Kalau tampilan budaya kita, budaya Bacukiki, budaya parepare yang dimunculkan supaya ini menjadi agenda tujuan pariwisata.” Kata H. Kaharuddin.

Sementara Wakil ketua DPRD periode 2019-2024 yang juga ketua DPC partai Demokrat kota Parepare M. Rahmat Sjamsul Alam menyoroti terkait lokasinya itu sedikit merubah, nuansa nama salokarajae karena lebih dominan pantainya, daripada sungainya.

“Beda dulu, memang semuanya arahnya di salokarajae, kedua bisa dilihat langsung oleh publik, orang lewat, malam, bisa dilihat bahwa ada festival, sehingga pengunjung mau datang, ini tidak kelihatan. artinya inikan  tergantung kreativitas. Yang kedua terkait dengan festival ini nuansanya sudah tingkat nasional, jadi brand pemikirannya juga harus berubah, kalau dulu masih lokal, kalau skala nasional, pemikiran kita itu pesertanya dari luar, kalau tingkat regional berarti pesertanya dari provinsi, kalau nasional minimal ada dari luar provinsi, karena namanya festival masuk event nasional.” Jelas Rahmat.

Menurut Mantan kontestan pilkada Parepare 2024 ini,  karena ini event nasional pesertanya harus dari luar, karena ini visinya waktu itu identik dengan visinya teori telapak kaki, maksudnya ditingkatkan ke level nasional dalam rangka mewujudkan teori telapak kaki begitu tujuannya, dari skala kecil dikembangkan karena ada visi misi teori telapak kaki dengan target kalau orang luar datang berarti akan mendapat banyak penghasilan, hotel, makan UMKM hidup karena uangnya dari luar bukan uang dari dalam berputar-putar tidak bertambah.

“Contoh, setiap kabupaten kota bahkan di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulbar itu bahkan di Sulawesi pada umumnya, menyambut kedatangan tamu-tamu itu di dahului dengan tari Paduppa, maka tari Paduppa ini, dijadikan satu lomba bagi setiap kabupaten kota atau wilayah Sulbar kita undang, dengan kebijakannya itu tentu kebijakan gubernur, itu intervensi gubernur, dalam membuat kebijakan dalam bentuk keputusan, agar setiap daerah bisa mengikuti acara festival salokarajae. Karena dia Event nasional, bisa dibuat begitu. Lomba di setiap kabupaten kota punya adat pakkacapi, di buatkan lomba pakkacapi budaya makkacaping tentang sejarah lagu Bugis itu bisa diundang kabupaten kota untuk menghadirkan masing masing budayanya.” Ungkap Rahmat

Bappeda Parepare Bersama PPIG Unhas Gelar Pelatihan Lanjutan SJIGD Permantap Cara Input Perangkat Daerah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare bersama Tim Program Pendidikan dan Pelatihan Informasi Geospasial (PPIG) Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali melakukan pelatihan lanjutan Simpul Jaringan Informasi Geospasial Daerah (SJIGD).

Pelatihan lanjutan kali ini untuk pemantapan cara input SJIGD bagi Perangkat Daerah lingkup Pemkot Parepare yang sudah memiliki data sebagai produsen data. Sekaligus pelatihan ini untuk mengevaluasi hasil upload pada aplikasi Geoportal Palapa.

Pelatihan berlangsung di ruang rapat Bappeda Parepare, Jumat, (03/10/25) SKel MSc bersama tim dari PPIG Unhas.

Dari Bappeda Parepare, hadir Kepala Bidang Perencanaan Praswilek Kadek Sroningsih mewakili Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun beserta jajaran, serta para peserta pelatihan yang merupakan operator atau perwakilan Perangkat Daerah produsen data.

Kadek Sroningsih mengatakan, pelatihan ini adalah pelaksanaan kegiatan Simpul Jaringan Informasi Geospasial Daerah (SJIGD) Parepare 2025, dan merupakan tindak lanjut hasil pelatihan sebelumnya pada 26 September 2025.

Pelatihan lanjutan ini melibatkan Perangkat Daerah sebagai produsen data dan Bappeda sebagai analis data. Sekaligus kegiatan ini mengevaluasi terhadap hasil upload pada aplikasi Geoportal Parepare.

Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Parepare Kunjungan Silaturahmi ke Mapolres Parepare,

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Parepare melakukan kunjungan silaturahmi ke Mapolres Parepare, Kamis (02/10/25). Audiensi ini dipimpin langsung oleh Ketua KONI Parepare, Fadly Agus Mante, dan diterima oleh Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda, yang juga Ketua Cabor Perbakin Parepare. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan Kapolres Parepare sebagai mitra strategis dalam pengembangan dunia olahraga di Parepare.

Ketua KONI kota Parepare pada tim liputan jelajah kota radio mesra mengatakan kunjungan tersebut dalam rangka ber silaturahmi dengan pejabat forkopimda baru,  dalam hal ini Kapolres parepare.

“KONI  menyampaikan, beberapa program-programnya yang dalam waktu dekat akan dilaksanakan di kota Parepare, dan tentu memohon supporting dari bapak Kapolres.  Ketiga, yaitu membahas beberapa agenda agenda olahraga, termasuk cabang olahraga, yang di mana bapak Kapolres sebagai exofio ketua cabor, di mana salah satunya adalah Perbakin. Kami mendorong, agar supaya pembinaan prestasi di cabang olahraga Perbakin ini, lebih ditingkatkan agar supaya, setiap tahun ada event-event maupun turnamen piala Kapolres cup, ini sebagai wadah pembentukan bibit bibit atlet dan penjaringan bibit atlet.” Kata Fadly.

Lanjut Fadly, Kapolres sangat merespon dan memberikan dukungan yang positif, agar supaya KONI secara organisasi itu tetap melakukan pembinaan terhadap cabang cabang olahraga. Yang kedua, KONI juga harus mampu bagaimana memanage keuangan yang diberikan oleh pemerintah daerah, melalui dana hibah.

“Dan yang ketiga, Kapolres berharap, agar KONI membuka semua kran komunikasi, agar supaya agenda olahraga yang ada di Parepare ini mendukung kegiatan program Bapak walikota menjadikan Parepare sebagai kota event, di mana KONI juga tentu diharapkan mampu memberikan dukungan, melalui agenda-agenda keolahragaan, salah satu diantaranya bagaimana menumbuh kembangkan industri olahraga yang akan dijadikan kegiatan di kota Parepare.” Ungkap Fadly

KONI Parepare menyambut baik arahan dan dukungan tersebut, serta menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan semua pihak, termasuk aparat keamanan, demi kemajuan olahraga dan pembinaan atlet berprestasi di Kota Parepare. (*)

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare