26.1 C
Pare-Pare
Selasa, November 3, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 212

Wali Kota Parepare Buka Konferensi PGRI, Tekankan Pentingnya Peran Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Parepare resmi dibuka oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid. Acara ini turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Parepare, Suyuti, Pengurus PGRI Provinsi Sulsel, Muhammad Basri, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan HM Makmur Husain, serta jajaran kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di kota tersebut.

Kepala UPT SMAN 2 Kota Parepare, Mardiah, S.Pd., M.Pd, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Parepare periode 2025–2030 dalam Konferensi PGRI yang digelar di Auditorium BJ Habibie, Kompleks Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Parepare, Rabu, (08/10/25).

Dalam sambutannya, Wali Kota Tasming Hamid menekankan pentingnya peran strategis pendidikan dalam mencetak guru profesional dan berkarakter, demi mendukung visi Indonesia Emas 2045. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara PGRI dengan pemerintah daerah karena menurut Tasming Pengurus yang ada didalam PGRI ini ASN aktif, sehingga memang perlu bersinergi dengan pemerintah, dan mutlak dilakukan

“Atas Nama Pemerintah Kota Parepare Mengucapkan selamat melaksanakan komprensi PGRI kota Parepare. Kita berharap, nantinya ketua yang terpilih atau struktur dari PGRI ini bisa bersinergi dengan pemerintah, karena bagaimana pun, pemerintah adalah penasehat, pembina dari seluruh organisasi yang ada di kota Parepare. Lucu, kalau pembinanya tidak konek ketuanya, setiap organisasi saya sampaikan lucu itu tidak konek dengan pembinanya, apalagi PGRI ini kurang lebih plat merah. Pengurus yang ada didalam PGRI ini ASN aktif, sehingga memang perlu bersinergi dengan pemerintah, dan mutlak dilakukan agar supaya organisasi ini bisa senafas apa yang menjadi visi misi pemerintah daerah.” Ujar Tasming

Selain itu, Tasming mendorong penguatan pendidikan inklusif di Kota Parepare, termasuk optimalisasi peran Sekolah Luar Biasa (SLB) sebagai bagian dari pemerataan layanan pendidikan.

Wali Kota Parepare Kunjungan Kerja ke Kantor Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Karajae

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Karajae, kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi dengan jajaran PAM sekaligus memberikan dorongan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, rabu (08/10/25).

Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid menyampaikan, bahwa kehadirannya bukan hanya sebagai bentuk silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk perhatian terhadap pelayanan publik. Dirinya berharap jajaran PAM Tirta Karajae, mulai dari pimpinan hingga staf, dapat bekerja lebih maksimal. Kunjungan ini sekaligus memberikan motivasi kepada karyawan yang ada di PDAM, memastikan kinerja, dari direktur sampai ke bawah betul – betul bisa dimaksimalkan.

“Ke depan, hal hal yang perlu kita benahi direktur, Harus kita benahi, dan banyak sekali keluhan yang lain, ini baru sebagian kecil, yang saya sampaikan, sehingga, kita berharap, persoalan yang persoalan yang kemarin, kita mulai kerja, kita kerjakan mulai sekarang sampai ke depan, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang mengeluh lambannya PDAM untuk menyelesaikan persoalan ketika kami masyarakat parepare mengadu.” Kata Tasming

Menurutnya, peningkatan responsivitas harus menjadi komitmen seluruh jajaran PAM Tirta Karajae. Untuk kedepannya ia ingin seluruh aduan masyarakat, langsung ditindaklanjuti dengan cepat dan tuntas. Tidak boleh lagi ada keluhan yang diabaikan. Tasming juga berharap PAM Tirta Karajae mampu, bertransformasi menjadi institusi yang lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota turut didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Parepare, Agung Amarun Hamka dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare. Wali Kota bersama rombongan sejumlah pejabat Pemkot Parepare disambut langsung oleh Plt Direktur PAM Tirta Karajae, Juhanna beserta jajarannya.

Parepare Optimis Raih Piala Adipura, Persiapan Dipermantap Jelang Penilaian

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Pemerintah Kota Parepare optimis dapat meraih Piala Adipura tahun ini. Optimisme itu terungkap dalam rapat koordinasi persiapan penilaian Adipura di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Rabu (08/10/25).

Rapat dipimpin oleh Pj Sekda Parepare Amarun Agung Hamka, didampingi Asisten II A Ardian Asyraq, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Susianna, dan dihadiri oleh jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait hingga Camat dan Lurah.

Dalam kesempatan itu, Hamka, sapaan Pj Sekda, menyampaikan arahan Wali Kota untuk mempersiapkan lokasi fokus atau Lokus penilaian dengan baik. Itu karena Tim Pemantau Adipura akan memeriksa berbagai lokasi vital seperti permukiman, jalan raya, pasar, sekolah, rumah sakit, terminal, pelabuhan, hutan kota, taman kota, dan tempat pembuangan atau pemrosesan akhir. “Lokus-lokus harus dipersiapkan dengan baik. Mulai Setdako, Dinas Kominfo, DLH, Perangkat Daerah dan titik Lokus lainnya harus siaga. Siapkan tempat sampah terpilah dan jaga kebersihan kantor luar dan dalam,” ingat Hamka.

Hamka menekankan pesan Wali Kota Tasming Hamid bahwa Piala Adipura ini adalah amanah untuk seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat agar terus menjaga kebersihan dan kelestarian ruang terbuka hijau di Parepare.

Hamka mengemukakan, yang terpenting dari penilaian Adipura adalah semangat kolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan, mulai dari seluruh jajaran Pemkot Parepare, masyarakat, instansi vertikal, BUMN, BUMD, swasta, dan para stakeholder. “Insya Allah kita optimis untuk mendapatkan penghargaan Piala Adipura. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pendorong bagi seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran akan kebersihan dan keberlanjutan lingkungan,” tegas Hamka.

Pertamina Patra Niaga Imbau Masyarakat  Waspada Hoax atau Berita Palsu Yang Menyesatkan

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Pertamina Patra niaga menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap hoax atau berita palsu yang menyesatkan, dalam berapa waktu terakhir, muncul sejumlah informasi yang ternyata tidak benar dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun melalui Supervisor Cormmrel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Okky Aditya Wibowo pada tim liputan jelajah kota radio mesra Rabu (08/10/25) mengatakan Pertamina merasa perlu untuk meluruskan hal Tersebut.

“Pertama, hasil pengujian oktan BBM dengan alat portable yang sempat viral itu tidak sah secara ilmiah, pengujian angka oktan hanya bisa dilakukan dengan dengan mesin uji resmi bersertifikasi internasional. Kedua isu pembatasan pengisian BBM selama 7 hari untuk mobil, dan 4 hari untuk motor, termasuk larangan bagi penunggak pajak kendaraan juga tidak benar. Penyaluran BBM tetap berjalan normal sesuai aturan pemerintah, berikutnya, video kebakaran SPBU karena pembatasan BBM adalah video lama dari kejadian di Aceh tahun 2024, dan video viral di Lumajang yang disebut warga adalah warga menyerbu SPBU faktanya hanyalah kerumunan warga yang berteduh saat hujan deras.” Kata Okky

Lanjut Okky, Pertamina Patra niaga menegaskan masyarakat harus lebih teliti dan jeli dalam menerima informasi dan jangan mudah percaya kepada kabar yang belum jelas sumbernya.

“Kalau sahabat energi ingin memastikan kebenaran informasi, langsung saja hubungi Pertamina call center di 135, atau cek di akun resmi media sosial Pertamina. Mari bersama-sama lawan hoax, dan dukung upaya Pertamina untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, tetap waspada tetap cerdas dan tetap menjadi sahabat energi yang bijak.” Harap Okky

Puskesmas Lakessi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Di Pondok Pesantren Lil Banat DDI Ujung Lare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI), Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag. Dalam kunjungan kerja tersebut, Dirjen Pendis menghadiri tiga agenda penting di lokasi berbeda, yakni Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), Peletakan batu pertama pembangunan asrama santri, serta penguatan kelembagaan madrasah.

Kepala UPTD Puskesmas Lakessi, Drg. Hj. Diana. pada Media mengatakan Program PKG merupakan program unggulan Presiden RI, Prabowo Subianto yang bertujuan memberikan pemeriksaan kesehatan gratis kepada seluruh masyarakat Indonesia yang bertujuan untuk mendeteksi secara dini penyakit serta mencegah penyakit berkembang lebih lanjut.

“Screening ini juga, kita dapat meningkatkan kesehatan anak anak di lingkungan sekolah, dan itu juga berlaku untuk masyarakat umum. Pemeriksaan CKG ini, kita melaksanakan pemeriksaan tinggi badan, telinga, mata, gula darah kita lihat, dari hasil screen-nya juga, sebelum kita turun ada screening, yang kita bagikan yang mesti diisi. Nanti juga, kita bisa menarik kesimpulan. Harapannya, dengan cek kesehatan gratis ini, kita bisa seperti tujuan utamanya daripada mendeteksi dini itu, kita bisa memberikan mungkin pengobatan lebih cepat, apabila kita menemukan penyakit-penyakit ini yang kemungkinan sudah ada pada anak. Dengan CKG diharapkan supaya anak-anak lebih memiliki kesadaran untuk memeriksakan kesehatannya.” Ungkap Drg. H. Diana

Senada yang disampaikan oleh Dirjen Pendis Kemenag RI bahwa salah satu tujuan dari kunjungannya tersebut yaitu memastikan penyelenggaraan cek kesehatan gratis yang merupakan program unggulan Presiden RI berjalan dengan lancar.

H. Amien Suyitno berharap pimpinan pondok memastikan semua yang menjadi sasaran Cek Kesehatan Gratis (CKG) harus dengan betul-betul dilakukan cek, Karena rugi kalau tidak ikut, karena ini akan menggambarkan rekam medis setiap santri.

Program tersebut dihadiri langsung oleh Dirjen Pendis Kemenag RI, H. Amien Suyitno yang didampingi Ketua DPRD Kota Parepare, H. Kaharuddin Kadir, Kepala Kantor Kemenag Parepare, H. Fitriadi, Rektor IAIN Parepare, Kiyai Hannani, Pimpinan Pontren DDI Lil Banat, KH. Abdurrahman Fasieh, serta Kepala UPTD Puskesmas Lakessi, Drg. Hj. Diana.

Program PKG tersebut, ada sebanyak kurang lebih 200 siswa yang menjadi sasaran pemeriksaan. Pada kesempatan tersebut UPTD Puskesmas Lakessi bekerjasama dengan Pontren DDI Ujung Lare menyukseskan Program PKG di Aula Pondok Pesantren.

Ada Pengurangan APBD Tahun Depan Sekitar 210 M

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota badan Anggaran DPRD kota Parepare yang juga ketua komisi I DPRD kota parepare Dr. H. Kamaluddin Kadir kadir lewat di temui di ruang komisi I Belum Lama ini mengatakan ada pemotongan dana perimbangan dari pusat sebesar 101 miliar kemudian biaya P3K dan P3K paruh waktu 100 miliar jadi sudah 200 miliar, tambah lagi kenaikan iuran BPJS sekitar 3 miliar jadi 210 miliar untuk memaksimalkan.

“Hampir 210 miliar Parepare, mau dapat dimana kalau tidak memaksimalkan. Kalau bicara efektivitas, untuk mencapai lebih banyak efisiensi, saya kira tidak. Tapi adalah salah satu upaya dalam rangka melakukan efisiensi. Efisiensi itu oleh pemerintah daerah harus dilakukan di seluruh bidang, salah satu sektor itu adalah merampingkan kelembagaan, organisasi perangkat daerah.” Kata Dr. H. Kamaluddin.

Menurutnya, selain kepala dinasnya jadi satu, yang serumpun akan jadikan satu, maka satu kepala dinas akan hilang, kemudian di bidang bidangnya akan efesienkan, setidaknya dari 3 sampai 4 bidang kalau bisa jadi dua bidang saja.

“Kita melihat nanti, selain kepala dinas nya jadi satu kepala dinas dengan dinas yang lain menjadi serumpun, kita akan jadikan satu, maka satu kepala dinas akan hilang, kemudian di bidang bidangnya kita akan efesienkan setidaknya dari 3 sampai 4 bidang kalau bisa jadi dua bidang saja. Jadi selain pucuk pimpinan, kelembagaan yang ada di bawahnya juga kita kita mau coba rampingkan.’ ungkap Dr. H. Kamaluddin

Walikota Parepare Hadiri Sosialisasi Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM Walikota Parepare H. Tasming Hsmid menghadiri Sosialisasi Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) yang digelar oleh BPKP Perwakilan Sulsel di Makassar. Selasa (07/10/25).

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama pemerintah daerah se-Sulsel untuk meningkatkan efektivitas pengendalian korupsi tahun 2025.

Tasming mengatakan pencegahan korupsi adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat pengawas

“Bagi kami, pencegahan korupsi adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat pengawas. Dengan kolaborasi dan komitmen bersama, kita bisa mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.” Kata Tasming.

Usai kegiatan, dirinya melanjutkan agenda ke Kantor LAN RI Makassar sebagai narasumber bagi para ASN eselon III dan IV dalam sesi bertema “Manajemen Kinerja.

Dinas Ketapang Parepare Apresiasi Pemanfaatan Lahan Lapas Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM.- Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) kota Parepare Muh. Idris mengapresiasi Langkah kemandirian lapas dengan memanfaatkan lahan kosong di area halaman depan lapas kelas dua Parepare dengan menanam benih tanaman kacang edanane. Hal tersebut di sampaikan Idris pada tim liputan jelajah kota radio mesra usai membuka pelatihan hidroponik pada Rabu (01/10/25).

“Kita diajak oleh kalapas untuk melihat tanaman kacang edamame. Ini adalah salah satu komoditas baru, semacam kedelai, tapi dia komiditas edamame. Yang kita sangat senang, karena ternyata tanaman yang sebetulnya karakteristik untuk daerah dingin, ternyata bisa tumbuh dengan baik disini.” Kata Idris

Dinas Ketapang kota Parepare menurut Idris mensuport setiap kegiatan kegiatan positif yang di lakukan oleh lapas kelas IIA Parepare untuk ketahan pangan dengan memanfaatkan area lapas yang kosong.

“Pokoknya kita support, mungkin ke depan, jika ada lahan yang tersedia, mungkin kita akan bekerja sama, kita juga berharap, dinas ketahanan pangan bisa mengambil peran dalam pengembangannya karena ini hal baru.” Tegas Idris

Orang Yang Bekerja Di Daerah Lain Tidak Harus Memindahkan Atau Merubah Alamat KTP-nya

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Perbedaan alamat di KTP dan domisili merupakan fenomena yang umum terjadi di Indonesia. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari alasan praktis hingga situasi yang lebih kompleks.

Menanggapi hal tersebut Plh. Kabid pendaftaran penduduk Ayyatollah Khomeni SE pada tim liputan jelajah kota radio mesra pada Selasa (07/10/25) mengatakan Orang yang bekerja di daerah lain tidak harus memindahkan atau merubah alamat ktp-nya jika yang bersangkutan hanya berpindah sementara

“Bagi Orang yang bekerja di daerah lain, tidak harus memindahkan atau merubah alamat KTP-nya, jika yang bersangkutan hanya berpindah sementara. Misalnya, karena pekerjaan atau kuliah, tanpa niat menetap, tidak perlu mengganti KTP-nya, kecuali jika yang bersangkutan pindah dengan tujuan untuk tinggal menetap di daerah baru, maka diharuskan mengganti alamat KTP dan KK-nya, karena hal ini untuk menjaga kesesuaian antara dokumen fisik dengan database kependudukan.” Jelas Ayat.

Tambahan Informasi, Perbedaan alamat KTP dan domisili dapat berdampak sosial dan ekonomi. Misalnya, seseorang yang tinggal di suatu daerah, namun KTP-nya tercatat di daerah lain, mungkin tidak bisa mengakses layanan publik di daerah tempat tinggalnya, seperti layanan kesehatan atau pendidikan. Selain itu, perbedaan alamat juga dapat menimbulkan masalah dalam proses perizinan, pembukaan rekening bank, dan transaksi keuangan.

Memaksimalkan PAD Dewan Minta Penetapan Sistem Digitalisasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota Badan Anggaran DPRD kota Parepare Dr. H. Kamaluddin Kadir di temui di ruang komisi I DPRD kota Parepare Belum mengatakan Pendapatan PAD Parepare saat ini berdasarkan APBD perubahan itu di angka 312 M, Perkiraan mereka dari Gerindra antara angka 400 sampai 500 miliar, kenapa tidak bisa mencapai angka ini, karena mereka sudah melakukan pendataan dan pencermatan di lapangan.

“Ternyata di 13 dinas, sektor potensi PAD kita itu terutama di terjadi di parkir, PBB, PBG Badan Keuangan, kalau tidak dimaksimalkan, dengan melakukan perubahan metode dari sistem manual ke sistem digitalisasi itu tidak akan bisa. Tapi kalau dirubah menjadi sistem digitalisasi, maka potensi pendapatan daerah itu masuk ke rekening kas daerah, tidak melalui lagi antara orang-orang Karena itulah potensi kebocoran yang terjadi.” Kata Dr. H. Kamaluddin Kadir.

Menurut Ketua Komisi I Ini, karena sistemnya adalah sistem manual, uang diserahkan yang bersangkutan, kemudian menyerahkan lagi operator, kemudian oparator ke bendahara, dan bendahara ke kas daerah, ada beberapa tahapan uang yang disampaikan itu bisa berkurang.

“Tapi sekiranya dilakukan secara digitalisasi, ketika di barcode, uang langsung masuk ke kas rekening. Kemudian kita juga dapatkan di lapangan, selain tidak berdasarkan digitalisasi, kita juga dapatkan bahwa semua petugas kolektor di bidang potensi pendapatan asli daerah itu sudah rata-rata bekerja di atas 10 tahun, itu kita bisa indikasikan bahwa di tempat tersebut ada apanya, kita juga berharap, petugas kolektor di lapangan bisa digilir se 1 tahun, atau 2 tahun, diganti lagi dengan petugas yang baru, penyegaran agar potensi itu bisa maksimal.” Jelas Dr. H. Kamaluddin.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare