26.5 C
Pare-Pare
Selasa, November 3, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 201

Perbedaan Menjadi Pemersatu Dalam Membangun Bangsa 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua KNPI terpilih Rasmin Rajab Lewat program Ruang Bincang Kepemudaan Di radio mesra belum lama ini mengatakan perbedaan tetap menjadi pemersatu dan bersama berpegangan tangan untuk membangun negara.

“Apapun posisinya, papun jabatannya, apapun warnanya, apapun Dinamika kelompoknya, tentu kita berharap, saya mengajak kepada kita semua, untuk terus berpegangan tangan untuk membangun negara ini. Anak muda ini, ini tempatnya kita bertarung, berkelahi, dalam pengertian berkelahi dengan ide dan gagasan, tempatnya kita menjual gagasan biar gagasannya lebih sempurna lagi untuk berkontribusi terhadap pembangunan negara kita ini.” Kata Rasmin.

Lanjut Rasmin, anak muda harus dijaga semangatnya, dan selalu memberikan harapan untuk kemajuan bangsa dan negara karena kepemimpinan bangsa di masa depan.

“Anak muda harus dijaga semangatnya, anak muda matahari pagi, dan selalu memberikan harapan untuk kemajuan bangsa dan negara. Kita ini pemimpin Indonesia masa depan, tentunya, sedini mungkin mempersiapkan diri, harus berbenah bahwasanya kelemahan-kelemahan kita terhadap ataukah kurangnya partisipasi kita terhadap pembangunan sumber daya manusia, mesti menjadi catatan khusus untuk kita, agar tetap bisa bergerak bisa bersatu.” Jelas Rasmin.

Aplikasi Mobile PLN Cara Cepat Pelanggan Sampaikan Aduan 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Team Leader Pelayanan Pelanggan dan ADM PLN ULP Mattirotasi Nuratika melalui program bincang kelistrikan Kamis (29/10/25) lalu mengatakan Aplikasi PLN mobile adalah aplikasi yang paling cepat untuk pengaduan pelanggan kalau mau dibandingkan dengan pengaduan melalui orang dalam PLN.

“Aplikasi PLN mobile adalah aplikasi yang paling cepat untuk pengaduan pelanggan, kalau mau dibandingkan mungkin ada yang punya orang dalam di PLN. PLN mobil lebih cepat daripada orang dalam, itu dipantau langsung dari pusat. Lewat 30 menit, atau bahkan 1 jam, kita punya indikasi contoh 30 menit kenapa tidak dilayani pasti ada alasannya.” Kata Atika.

Lanjut Atika, untuk respon aduan, jika 30 menit belum datang PLN Parepare akan mendapatkan teguran secara berjenjang dari pusat.

“Kalo berat, tidak apa-apa. Kalau 30 menit belum didatangi kita, kena teguran secara berjenjang. PLN mobile dan aplikasi yang paling cepat dan kalau tidak familiar menggunakan aplikasi ini atau telpon kontak 123. kalau tidak bisa lagi, salah satunya karena, tidak kita tidak punya kontak langsung kantor PLN parepare, lewat stacholder seperti lurah dan lain lain.” Ungkap Atika

Ketua DPRD Akui Sumbatan Komunikasi Dewan Walikota Sudah Terbuka

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Di temui di ruangannya Rabu (05/11/25) Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir, dirinya mengakui walikota Parepare Tasming Hamid sudah membuka komunikasi dengan DPRD.

“Kita juga DPRD sudah merasa bahwa, sesungguhnya kebuntuan itu sudah kita bisa terobos. Itu juga salah satu tujuan, yang kalau tujuannya sudah tercapai sudah ada penjelasan, komunikasi sudah terbuka DPRD dengan walikota, Saya kira sudah bagus sekali, dan itu yang memang intinya kita ingin capai. Saya sudah Telpon pak wali untuk hadir, Setelah pak wali jelaskan di rapat koordinasi itu, semua DPR sudah dapat menerima, kami simpulkan bahwa interplasi itu sudah kami anggap selesai, karena sudah dijawab oleh pak Walikota. Aspirasi yang kami terima dari masyarakat.” Kata H. Kaharuddin.

Lanjut H. Kaharuddin, bahwa kenapa insentitas lapangan itu sangat meningkat dan mempertanyakan, dan walikota sudah jelaskan bahwa memang di visi nya itu menjadikan parepare sebagai kota event ini juga cukup menambah PAD dari penyewaan di lapangan di Andi Makassau.

“Kalaupun ada keluhan-keluhan dari masyarakat, tentu menjadi bahan evaluasi, dan ini kami sampaikan ke walikota, dan juga ada beberapa pertimbangan yang ditambahkan teman-teman DPR, bahwa perlu juga memperhatikan kenyamanan masyarakat pengguna lapangan, Karena lapangan Andi Makassau space publik, kami minta silakan digunakan tetapi intensitasnya mungkin dikurangi, supaya masyarakat juga bisa menikmati arena itu space publik.” Ungkap H. Kaharuddin.

Wali Kota Tasming Hamid Dorong Revitalisasi Pasar UMKM-Kuliner Geliatkan Ekonomi Masyarakat 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, melakukan kunjungan langsung ke Pasar UMKM dan Pasar Kuliner, Parepare, Selasa, (04/11/25).

Dalam peninjauan tersebut, Tasming turun didampingi jajaran pejabat terkait Pemerintah Kota Parepare, di antaranya Asisten II A Ardian Asyraq, Kepala DKOP Iskandar Nusu, Kepala Dinas PMPTSP Hj St Rahmah Amir, untuk melihat secara menyeluruh kondisi fasilitas serta aktivitas di kawasan pasar yang sudah tidak berfungsi itu.

Kunjungan ini, kata mantan anggota DPRD Parepare dua periode itu, merupakan bagian dari langkah strategis Pemkot Parepare untuk menghidupkan kembali geliat ekonomi masyarakat melalui revitalisasi Pasar UMKM dan Pasar Kuliner.

Tasming menegaskan pentingnya memastikan seluruh fasilitas berfungsi dengan baik sehingga pasar dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi yang nyaman dan tertata.

“Kita pantau fasilitas yang ada. Apa kekurangannya dan apa yang perlu dibenahi,” ujar Tasming.

Dia menekankan bahwa gedung dan fasilitas Pasar UMKM merupakan aset pemerintah yang harus dioptimalkan penggunaannya untuk kepentingan masyarakat luas. Karena itu, penataan ulang akan dilakukan agar pengelolaan dan pemanfaatan aset daerah berjalan sesuai ketentuan.

“Kita mau tata ulang. Pengaturan ulang penggunaan aset daerah untuk mengaktifkan kembali fasilitas yang digunakan masyarakat harus dilakukan dalam pemantauan dan sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Upaya revitalisasi ini diharapkan menjadi langkah konkret Pemkot Parepare dalam meningkatkan aktivitas UMKM, memperkuat ekonomi lokal, serta memberikan ruang yang lebih layak bagi pelaku usaha dan pengunjung.

Sesuai Aturan, KWH Meter Harusnya Di Luar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Junior Teknisian Pengendali Susut dan P2TL PLN ULP mattirotasi Muhammad Ulul pada program ruang bincang kelistrikan Kamis (29/10/25) Mengatakan KWH meter seharusnya berada sesuai dengan standar harus di luar.

“Sesuai dengan standar, harus di luar, demi keselamatan, kepentingan kita, bisa. Jadi, kalau kita mau periksa, dicatat setiap bulannya. kami tidak punya program itu mengeluarkan kWh dalam rumah, kalau selama ini ada masyarakat yang di luar minta kedalam, kami tidak bisa sesuai dengan SOP kita kWh diluar rumah. Salah satu fungsinya untuk pengecekan kita pencatatan kita, dan ketiga adalah untuk pemeliharaan kita.” Kata Ulul.

Lanjut Ulul, sekarang ini PLN terus melaksanakan program penggantian KWH meter, Jika ada petugas mau mengganti meteran, dirinya memohon untuk diizinkan untuk melakukan.

“Salah satu kewajiban kita, untuk mengganti peralatan-peralatan yang mungkin sudah tua, ataupun rusak, atau buram, kita perbaharui. Poin pentingnya, untuk KWH meter tidak bisa di dalam rumah. Itu salah satu yang selalu kita perhatikan, jangankan kita tambahkan kanopi, Ada juga yang awalnya di depannya jadi di belakang itu kita juga pindahkan keluar.” Ungkap Ulul.

Tidak Ada regulasi Terkait yang Melarang Pemindahan Anggaran Daerah Dalam Bentuk Deposito

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Umum KAHMI Parepare periode 2022/2027, yang juga wakil ketua DPRD kota Parepare 2019-2024 M. Rahmat Sjamsu Alam melalui program Obras belum lama ini mengatakan, Masalah substansi sebetulnya tidak ada regulasi yang melarang, untuk memindahkan dalam bentuk deposito dari satu bank ke bank lainnya.

“Tidak ada regulasi yang melarang, baik yang diatur dalam undang-undang 17 tahun 2003 tentang keuangan negara, keuangan daerah, maupun dalam PP 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, tidak mengatur, dan tidak melarang, pemerintah daerah untuk memindahkan dalam bentuk deposito, dengan tujuan peningkatan PAD. tetapi ada indikator-indikatornya, siapa tahu teman-teman DPRD, ingin mempertanyakan itu uang yang dibawa kesana, tapi kalau dijawab bahwa ini ada anggaran yang diperkirakan nanti digunakan sekitar 5 bulan ke depan sehingga 3 bulan didepositokan  3 bulan maka tidak ada persoalan.” Ujar Rahmat.

Lanjut ketua DPC Demokrat kota Parepare ini,  Karena tujuan deposito itu adalah peningkatan PAD, karena selama ini keuangan daerah disimpan di BPD dalam bentuk giro, keluar biar bisa setiap hari keluar masuk. Kalau deposito, ada perjanjian kapan harus keluar, dan ada di situ bunga yang secara otomatis masuk ke dalam PAD.

“Yang teman-teman pertanyakan, jangan sampai, uang ini, uang yang mau dipakai untuk kegiatan, sehingga menghambat realisasi anggaran. Kegiatan seperti, menteri keuangan mengeluarkan uang negara dalam bentuk biro di kas umum keuangan negara, melalui bank Indonesia itu, dikeluarkan ke bank-bank sebesar 200 triliun, dia dapat bunga dari bank bank itu. Kalau memang dibutuhkan ditarik kembali, tapi jangan sampai menghambat, jangan sampai uang yang mau dipakai ini, itu tidak dibolehkan, karena menghambat realisasi anggaran atau rencana yang akan dilaksanakan, seperti ini hal biasa yang dipertanyakan.” Jelas Rahmat

DPRD dan Walikota Gelar Pertemuan Jelang Penyerahan KUA-PPAS APBD 2026

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua DPRD Kota Parepare, H. Kaharuddin Kadir, akhirnya angkat bicara terkait pertemuan tertutup antara eksekutif dan legislatif yang digelar jelang penyerahan KUA-PPAS APBD 2026.

Menurutnya, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat Badan Musyawarah dan rapat pimpinan DPRD sebelumnya, yang memutuskan perlunya rapat koordinasi khusus untuk membahas materi interpelasi terhadap Wali Kota.

“kami tadi sudah menyampaikan ke walikota bahwa sebenarnya inti daripada interpelasi itu, kita mau kebuntuan komunikasi mencair Dan walikota, sudah berjanji tadi, bahwa insya Allah ke depan ini, komunikasi kita akan baik. Ada memang di tatib kita ada rapat koordinasi setiap 3 bulan antara eksekutif dan legislatif, tetapi khusus rapat koordinasi tadi, yang kita putuskan kemarin itu khusus untuk membahas 6 materi interpelasi, dan kami anggap jawaban interplasi sudah selesai, dan tetap akan ditindaklanjuti oleh Walikota.” Kata H. Kaharuddin .

Lanjut H. Kaharuddin Kadir, Namun, beberapa poin tetap akan ditindaklanjuti

“Setelah Walikota jelaskan kami DPR terutama pemilik interplasi ,sudah menyatakan bahwa jawaban Walikota ini sudah menjawab substansi interpelasi dan tetap akan menindaklanjuti 6 poin ini, terutama terkait dengan dewas tetap mereka akan konsultasikan kembali kementerian,” ujar Kaharuddin, Selasa, (04/11/25).

6 poin pencermatan
– Pembangunan Pasar Sumpang Minangae dengan anggaran Rp 1,7 miliar, yang baru mencakup satu titik. Pemerintah daerah disebut tengah mencari lokasi tambahan untuk menampung kebijakan ini.
– Kasus perizinan Indomaret, yang diakui sebagai bentuk maladministrasi. Wali Kota berkomitmen untuk mencermati dan menangani persoalan ini secara serius, mengingat visinya menjadikan Parepare sebagai kota investasi.

Ia juga menekankan bahwa rapat koordinasi ini telah membuka jalan keluar dari kebuntuan komunikasi antara eksekutif dan legislatif. Sementara itu, Wali Kota Parepare dan Wakil Wali Kota Parepare enggan memberikan komentar panjang usai pertemuan tersebut. Saat dimintai tanggapan, Wakil Wali Kota Hermanto hanya menjawab singkat, “Bicara sama Pak Ketua.

Penataan Pasar Bukan Mempersulit Pedagang, Tetapi Justru Agar Bisa Berjualan Dengan Nyaman dan Tertib

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, melakukan kunjungan ke Pasar Lakessi, Selasa (04/11/25). Kunjungan ini dilakukan untuk memantau hasil relokasi pedagang sekaligus menampung aspirasi para pedagang terkait penataan pasar.

Dalam kunjungan tersebut, Tasming Hamid menegaskan bahwa relokasi pedagang dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah menata kawasan pasar agar lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

“Penataan pasar ini bukan untuk mempersulit pedagang, tetapi justru agar mereka bisa berjualan dengan lebih nyaman dan tertib di tempat yang sudah disiapkan. Pemerintah ingin memastikan semua pedagang memiliki tempat yang layak,” ujar Tasming.

Selain meninjau area los pasar, Tasming juga berkeliling menyapa dan berdialog langsung dengan sejumlah pedagang. Ia mendengarkan berbagai masukan dan harapan mereka, terutama terkait fasilitas dan kenyamanan berjualan di lokasi baru.

“Kami datang untuk mendengar langsung suara pedagang. Semua masukan akan menjadi bahan evaluasi agar pengelolaan pasar ke depan bisa lebih baik dan berpihak pada kepentingan bersama,” jelas Tasming.(*)

KPPN Parepare Rayakan Hari Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-79

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dalam rangka memperingati Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-79, Kemenkeu Satu Parepare menggelar kegiatan jalan sehat yang melibatkan seluruh instansi di lingkungan Kementerian Keuangan serta perwakilan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Jumat (31/10/25).

Selain kegiatan olahraga bersama, Kemenkeu Satu Parepare juga memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan menyediakan sejumlah tenan makanan dan minuman di halaman kantor KPPN Parepare. Langkah ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Kepala KPPN Parepare, Ferrial Resque, menjelaskan hari oeng ini adalah saat momentum bagi mereka untuk kembali mengingatkan diri, Kalau mereka bersama-sama, bersatu untuk mendukung apa yang sudah dicanangkan oleh presiden dan menteri keuangan.

“Ke depan tentunya, di tahun 2025 ini, harapan bisa membantu mencapai target penerimaan pendapatan, kemudian juga mencapai target belanja pemerintah, karena kita tahu, belanja pemerintah itu akan membantu pertumbuhan ekonomi, baik secara langsung di lokal, maupun agregat secara nasional. Sementara untuk penerimaan dari pajak bea cukai, penerimaan negara bukan pajak itu akan membantu untuk menutup defisit.” Kata Fereal

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen Kementerian Keuangan untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan negara.

Peringatan HORI ke-79 tahun ini mengusung tema “Kemenkeu Satu, Kawal Asta Cita”, yang menekankan pentingnya soliditas dan kolaborasi seluruh jajaran Kemenkeu dalam mewujudkan tujuan ekonomi nasional yang berkeadilan dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

PBB Sudah Bisa Di Bayar Oleh Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala BKD Prasetyo Catur di hubungi Tim liputan jelajah kota radio mesra Jumat (31/10/25) mengatakan terkait dengan PBB,  pemerintah kota menyampaikan bahwa memang benar pada saat melakukan pencetakan PBB dan membagikan ke masyarakat ada beberapa sektor PBB yang mengalami kenaikan.

“Untuk itu, pimpinan kami memerintahkan kepada kami, untuk melakukan peninjauan kembali atas PBB yang mengalami kenaikan. Dan kami telah melakukan perbaikan-perbaikan dan penyesuaian sesuai dengan regulasi yang ada.” Kata Prasetyo.

Lanjut Prasetyo, pada saat ini PBB tersebut telah di lakukan penyesuaian atas beberapa objek yang mengalami kenaikan, dan melakukan perbaikan, dan saat ini PBB tersebut sudah dapat dibayarkan kembali.

“Sesuai dengan hasil yang kami revisi atas beberapa objek pajak, jadi kami mohon kepada seluruh wajib pajak bumi dan bangunan, untuk saat ini, dapat membayar kepada loket-loket yang sudah tersedia,  mengingat waktu yang sudah hampir akhir tahun. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk dapat melaksanakan kewajibannya dengan membayar pajak bumi dan bangunan sesegera mungkin, untuk menghindari denda yang ada jika mengalami keterlambatan.'” harap Prasetyo.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare