PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Di temui di ruangannya Rabu (05/11/25) Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir, dirinya mengakui walikota Parepare Tasming Hamid sudah membuka komunikasi dengan DPRD.
“Kita juga DPRD sudah merasa bahwa, sesungguhnya kebuntuan itu sudah kita bisa terobos. Itu juga salah satu tujuan, yang kalau tujuannya sudah tercapai sudah ada penjelasan, komunikasi sudah terbuka DPRD dengan walikota, Saya kira sudah bagus sekali, dan itu yang memang intinya kita ingin capai. Saya sudah Telpon pak wali untuk hadir, Setelah pak wali jelaskan di rapat koordinasi itu, semua DPR sudah dapat menerima, kami simpulkan bahwa interplasi itu sudah kami anggap selesai, karena sudah dijawab oleh pak Walikota. Aspirasi yang kami terima dari masyarakat.” Kata H. Kaharuddin.
Lanjut H. Kaharuddin, bahwa kenapa insentitas lapangan itu sangat meningkat dan mempertanyakan, dan walikota sudah jelaskan bahwa memang di visi nya itu menjadikan parepare sebagai kota event ini juga cukup menambah PAD dari penyewaan di lapangan di Andi Makassau.
“Kalaupun ada keluhan-keluhan dari masyarakat, tentu menjadi bahan evaluasi, dan ini kami sampaikan ke walikota, dan juga ada beberapa pertimbangan yang ditambahkan teman-teman DPR, bahwa perlu juga memperhatikan kenyamanan masyarakat pengguna lapangan, Karena lapangan Andi Makassau space publik, kami minta silakan digunakan tetapi intensitasnya mungkin dikurangi, supaya masyarakat juga bisa menikmati arena itu space publik.” Ungkap H. Kaharuddin.




















