26.5 C
Pare-Pare
Senin, November 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 200

Walikota Parepare Sampaikan Rasa Bangganya Terhadap IAIN Parepare Yang Konsisten dan Terus Tingkatkan  Mutu Pendidikan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM –Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare resmi menjalani Asesmen Lapangan (AL) Akreditasi Perguruan Tinggi oleh Tim Asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada, Sabtu (08/11/25). Proses asesmen yang menentukan ini diawali dengan seremoni penyambutan hangat di Gedung Laboratorium Terpadu IAIN Parepare, yang dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan civitas academica.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan stakeholder eksternal, menunjukkan dukungan penuh terhadap IAIN Parepare. Di antara tamu kehormatan yang hadir adalah Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, SE, MH, Ketua DPRD Kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir, M.Si serta pimpinan dari berbagai instansi pemerintah dan swasta, termasuk Kepala Kemenag Parepare, Kepala Dinas Pendidikan Parepare, Ketua Pengadilan Agama Parepare, hingga pimpinan bank dan lembaga sosial.

Dukungan pun mengalir dari pemerintah daerah. Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, menyampaikan rasa bangganya terhadap IAIN Parepare yang konsisten dan terus meningkatkan mutu pendidikan.

“Atas nama pemerintah kota Parepare, kami menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada IAIN kota Parepare, pada hari ini kembali menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, melalui proses asesmen akreditas ini. Akreditasi bukan sekedar penilaian administrasi, melainkan wujud tanggung, jawab moral dan akademik dalam menjaga keunggulan mutu pendidikan tinggi Islam di kota Parepare. IAIN kota Parepare telah menjadi salah satu pusat pengembangan ilmu keislaman dan peradaban intelektual di kawasan Ajattapareng.” Kata Tasming.

Lanjut Tasming, kehadiran kampus IAIN, memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak, berilmu, dan berdaya saing. pemerintah kota Parepare ungkap tasming, sangat menyadari bahwa kemajuan suatu daerah tidak bisa dilepaskan dari kemajuan dunia pendidikan.

“Kurang lebih 7000 mahasiswa di IAIN tentu memberikan dampak ekonomi kepada kota Parepare. Pemerintah kota Parepare telah berupaya mendorong sektor keagamaan, dan pendidikan, melalui berbagai inovasi dan program yang berpihak kepada peningkatan kualitas SDM, salah satunya melalui kerjasama lintas lembaga termasuk dengan IAIN kota  Parepare dalam membangun masyarakat religius cerdas dan produktif.” Terang Tasming.

Tim Asesor yang bertugas terdiri dari empat pakar terkemuka di bidangnya, yaitu Prof. Dr. Sudirman, M.A (Ketua) dari UIN Maulana Malik Ibrahim, Prof. Dr. Aan Listiana, M.Pd dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Dr. Titin Siswantining D.E.A dari Universitas Indonesia (UI), dan Prof. Dr. H. Akhmad Faozan, Lc., M.Ag dari UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto, didampingi Dwi Sakti Nugroho perwakilan dari BAN-PT.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Parepare, Prof. Dr Hannani, M.Ag memaparkan kemajuan signifikan yang telah dicapai institusi. Ia memperkenalkan seluruh unit dan fakultas, serta menyoroti prestasi di berbagai lini, mulai dari peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), jurnal penelitian dengan capaian Sinta yang masuk 10 terbaik di Sulselbar, prestasi mahasiswa, hingga kenaikan jumlah prodi dengan akreditasi unggul, kini mencapai 15 Prodi Unggul dan dukungan 13 Guru Besar. Rektor pun optimis bahwa akreditasi Perguruan Tinggi ini akan meraih hasil terbaik, yakni Unggul.

Prof. Dr. Sudirman, turut memuji perkembangan IAIN Parepare yang dinilai “semakin melejit” dengan banyaknya profesor dan prodi unggul. Prof. Sudirman berpesan bahwa menjaga mutu memerlukan tiga poin utama: kepuasan pelanggan, perbaikan terus menerus, dan keterlibatan total dari semua pihak. Ia menutup sambutannya dengan permohonan kerja sama dari panitia agar proses asesmen, termasuk wawancara dengan stakeholder eksternal, alumni, tendik, dan mahasiswa, dapat berjalan lancar hingga penandatanganan berita acara.

Wali Kota Parepare Dorong Penguatan Nilai-Nilai Islam Lewat Program Religi untuk Siswa SD dan SMP

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, melakukan kunjungan ke Masjid Nurul Mukhlisin. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Religiusitas Tahun 2025 yang digagas oleh Pemerintah Kota Parepare.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Tasming meninjau langsung pelaksanaan Program Religi yang diikuti oleh para murid tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Parepare.

“Kegiatan ini sangat positif. Ini adalah bagian dari program kami di pemerintah kota dalam upaya meningkatkan kualitas nilai-nilai Islam kepada anak-anak SD dan SMP,” ungkap Tasming Hamid.

Wali kota yang dikenal bersahaja itu juga memberikan arahan serta semangat kepada para peserta yang tengah mengikuti kegiatan tersebut.

Ia menekankan pentingnya pembinaan karakter dan akhlak mulia sejak dini agar generasi muda Parepare tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berilmu, dan berakhlak baik.

Program Religi ini sendiri berlangsung selama tiga hari, dimulai sejak hari ini hingga Ahad mendatang. Pemerintah Kota Parepare menyiapkan 19 titik lokasi masjid sebagai tempat pelaksanaan kegiatan, dengan masing-masing masjid diikuti oleh 15 peserta.

Melalui program tersebut, lanjut Tasming Hamid, Pemkot Parepare berupaya memperkuat peran rumah ibadah sebagai pusat pembentukan karakter dan spiritualitas generasi muda.

Tasming berharap kegiatan ini menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun kota yang religius dan berakhlak mulia. (*)

UMKM Kini Punya Rumah Digital: Bro Yusran Perkenalkan Halo Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin maju di era digital terus dilakukan oleh anak muda kreatif asal Parepare, Muh. Yusran Hadysurya, yang akrab disapa Bro Yusran. Melalui inovasinya, ia menghadirkan platform digital bernama Halo Parepare, sebuah website yang menjadi wadah promosi dan informasi bagi UMKM lokal di Kota Parepare.

Website Halo Parepare hadir untuk membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pemasaran secara online. Melalui platform ini, setiap UMKM dapat menampilkan profil usaha lengkap, mulai dari foto produk, foto toko, alamat, jam buka, daftar harga, hingga tautan marketplace seperti Tokopedia, Shopee, atau media sosial bisnis mereka.

“Ini semacam website, yang Bisa membantu UMKM dalam mempromosi produknya, atau nama usahanya. Semua, mulai dari cafe, kuliner, pokoknya semua kategori, lebih mudah dikenal di Google pencarian, dan lebih profesional lagi tampilan usahanya di marketplace. Syaratnya, cukup kontak di nomor whatsApp yang terdapat di website Halo Parepare, nanti diarahkan dari WhatsApp itu. Kalau pengguna, bebas, publik, siapa saja bisa melihat, nanti postingan itu. Khusus untuk Parepare kita sasar, yang ditampilkan di situ nama UMKM, profil singkatnya, nama produk, dan daftar harga, lanjut alamat yang terintegrasi dengan Google maps, kemudian bisa juga ditampilkan marketplace, seperti Tokopedia, dan lain-lain bisa juga langsung terkoneksi dengan whatsapp dan nomor telepon.” Jelas Yusran

Bro Yusran menambahkan, profil bisnis yang tampil di website resmi seperti Halo Parepare akan meningkatkan kepercayaan pelanggan, karena terlihat lebih profesional dan mudah diakses oleh siapa pun.

Melalui inisiatif ini, Halo Parepare bukan hanya menjadi direktori digital, tetapi juga gerakan bersama untuk mendukung UMKM lokal agar terus tumbuh dan berdaya saing di era digitalisasi.

Untuk mendaftar, pelaku usaha dapat langsung mengunjungi situs www.haloparepare.biz.id atau mengikuti informasi terbaru di media sosial Facebook/Instagram @haloparepare atau  WhatsApp +6282345850345

Pelajar Pengawas Partisipatif Parepare Masuki Tahap Pembelajaran Modul, Bawaslu Dorong Penguatan Kapasitas Teknis dan Reflektif

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Program Pelajar Pengawas Partisipatif (P2P) Bawaslu Kota Parepare kini memasuki tahap pembelajaran melalui modul, yang berlangsung selama 03–06 November 2025. Tahapan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif yang dilaksanakan secara daring melalui Learning Management System (LMS).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu dalam memperkuat gerakan pengawasan partisipatif di masa non-tahapan Pemilu, serta memastikan para kader dan pelajar pengawas memiliki kecakapan teknis dan kemampuan reflektif dalam melakukan pengawasan pemilu yang berintegritas.

Tahapan pembelajaran modul mencakup berbagai materi strategis, seperti teknis pencegahan pelanggaran dan sengketa proses Pemilu, pelaporan dugaan pelanggaran, penyelesaian sengketa, hingga pengembangan jaringan dan pengawasan partisipatif berbasis digital.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HPPH) Bawaslu Kota Parepare, Dr. Susilawati, menyampaikan bahwa pembelajaran modul ini menjadi sarana penting dalam memperkuat kapasitas kader pengawas partisipatif, khususnya di kalangan pelajar.

“Pembelajaran melalui modul bukan hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis pengawasan, tetapi juga mengasah kemampuan reflektif terhadap pengalaman dan dinamika kepemiluan di lapangan. Nah, dengan demikian, mereka diharapkan mampu menjadi agen pengawas yang berintegritas dan berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui metode pembelajaran modul, peserta didorong untuk memahami secara mendalam konsep pencegahan, pelaporan, dan penyelesaian sengketa Pemilu, sekaligus memanfaatkan media digital dalam praktik pengawasan.

Program Pendidikan Pengawas Partisipatif ini mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu dan Pemilihan 2029 yang Bermartabat”, sebagai wujud komitmen Bawaslu dalam menyiapkan generasi pengawas yang cerdas, kritis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Pembelajaran melalui modul ini bukan hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis pengawasan tapi juga mengasah kemampuan reflektif terhadap pengalaman dan dinamika kepemiluan di lapangan dengan demikian para peserta ini diharapkan mampu menjadi agen pengawas yang berintegritas dan berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi.

KUA-PPAS Mulai Di Bahas DPRD Hingga Akhir November 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir di temui di ruangannya Kamis (06/11/25) mengatakan penyerahan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kota Parepare pemerintah kota Parepare di serahkan pada Selasa (04/11/25). Dan komisi komisi di DPRD sudah mulai pembahasan hingga 30 November 2025.

“Kemarin baru kita mulai tanggal 4, sementara deadlinenya tanggal 30 November. Jadi  kami minta rapat semua ketua-ketua, alat kelengkapan, untuk segera membahas. Gunakan waktu pembahasan sampai malam,  komisi 1 sudah hampir, komisi 3 sudah selesai, selesai komisi 2 hari ini juga diselesaikan. ” Kata H. Kaharuddin Kadir.

Lanjut H. Kaharuddin rencananya Senin nanti 10 November DPRD dan Pemerintah kota sudah bisa MOU dan Selasa penyerahan RAPD pada tanggal 11 November 2025

“Hari Senin, kita sudah bisa MOU, hari Selasa penyerahan RAPBD tanggal 11. Perencanaan, kami kemarin sudah belum menjadi jadwal resmi, karena kami belum rapatkan, tetapi menghitung waktu, kami perkirakan kita akan lakukan persetujuan bersama tanggal 25, 26 November kan dead line 30, artinya kita menyelesaikan sebelum deadline, apalagi sekarang tidak terlalu rumit untuk membahas APBD 2026, karena tidak ada dinas penambahan anggaran semuanya pengurangan, bahkan tidak terlalu banyak pencermatan lebih sederhana pembahasannya.” Ungkap H. Kaharuddin Kadir

Pemkot Parepare Tetapkan Arah Pembangunan di 2026

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare menetapkan arah pembangunan tahun 2026 dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul, inklusif, dan berkelanjutan.

Fokus ini sejalan dengan visi menjadikan Parepare sebagai kota terbaik, sejahtera, dan maju, sekaligus selaras dengan tema pembangunan daerah tahun 2026, yakni “Peningkatan Kualitas SDM Unggul dan Berakhlak serta Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.”

Tema tersebut tercantum dalam dokumen Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kota Parepare Tahun Anggaran 2026 yang resmi diserahkan Pemkot Parepare kepada DPRD dalam rapat paripurna, Selasa, (04/11/25)..

Penyerahan dokumen dilakukan langsung oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, kepada Ketua DPRD, Kaharuddin Kadir, yang memimpin jalannya rapat didampingi Wakil Ketua DPRD, Suyuti dan Muh. Yusuf Lapanna.

Rapat paripurna yang digelar di ruang sidang utama DPRD Parepare itu turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Hermanto, Sekretaris Daerah Amarun Agung Hamka, serta jajaran pimpinan OPD dan anggota DPRD.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tasming Hamid menjelaskan bahwa penyusunan KUA-PPAS merupakan bagian penting dari tahapan penyusunan APBD, yang memuat arah kebijakan keuangan daerah serta prioritas pembangunan.

“KUA-PPAS ini disusun oleh pemerintah daerah untuk selanjutnya dibahas bersama DPRD secara lebih rinci. Dokumen ini menjadi dasar penting dalam memastikan target pembangunan daerah dapat tercapai secara optimal,” ujar Tasming.

Pustakawan  Disperpus Parepare Narasumber  Sosialisasi Literasi Digital

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pustakawan Ahli Pertama Disperpus Parepare, Hery, S.I.P., M.I.P. bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi literasi digital yang diselenggarakan di madrasah Aliyah negeri (MAN) 2  kota Parepare Rabu (05/11/25). Pada tim liputan jelajah kota radio mesra, Heri menegaskan bahwa literasi digital adalah kunci dalam menghadapi era percepatan teknologi informasi yang kian massif.

“Tanpa kemampuan literasi digital, kita akan kebingungan mengelola informasi yang bersilewerang di ruang-ruang digital, di ruang media sosial, sebab informasi beredar dengan massifnya, dan bercampur aduk antara informasi yang benar dan hoax. Untuk mampu bijak menelaah itu, menggunakan dan mengelola informasi itu, kita harus memiliki pondasi dasar apa yang di sebut literasi digital.” Kata Heri

Dalam kesempatan tersebut Lanjut Heri, dirinya menyasar anak muda, karena berdasarkan data, persentase penggunaan media sosial terbanyak itu diraih oleh kalangan muda.

“Kami berharap, lewat gerakan sosialisasi literasi digital ini, kita mampu menciptakan kader-kader generasi muda yang bijak, yang paham menggunakan mengelola informasi dengan baik dengan bijaksana, dengan sesuai koridor, sebagaimana mestinya. Melalui gerakan ini, kami mengharapkan yang terbaik untuk generasi muda, khususnya dalam konteks literasi digital.” Harap Heri.

Kepala MAN 2 Kota Parepare, Hj. Darna Daming, S.Ag., M.Pd. menghaturkan apresiasi atas kehadiran pihak Disperpus Parepare dalam agenda transfer of knowledge tersebut. Menurutnya, persoalan literasi digital penting dipahami oleh seluruh elemen madrasah. Bukan hanya peserta didik, tapi juga guru dan pengelola. Apalagi, materi kali ini membahas tentang strategi penggunaan media sosial secara cerdas dan bijak, bebas dari informasi yang memuat kebencian dan kebohongan.

RSUD Andi Makkasau Donor Darah Serentak HUT ke-25 ARSADA

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Jajaran direksi dan manajemen RSUD Andi Makkasau Kota Parepare turut berpartisipasi dalam kegiatan Donor Darah Serentak Seluruh Indonesia pada momentum HUT ke-25 Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA), Senin, (03/11/25). Direktur RSUD Andi Makkasau dr Hj Renny Anggraeny Sari M.Kes Mars, pada media mengatakan ikut melaksanakan donor darah serentak yang anggotanya, pesertanya adalah seluruh karyawan rumah sakit beserta keluarga mensuport dirgahayu arsada yang ke-25.

“Kami ikut melaksanakan donor darah serentak, yang anggotanya, pesertanya adalah seluruh karyawan rumah sakit, beserta keluarga. Dan kami dan mensuport arsada dirgahayu arsada yang ke-25 semoga  semakin jaya.” Kata Dr. Renny.

Sementara Dewas RSUD Andi Makkasau Parman Parid mengucapkan selamat HUT ke-25 ARSADA, dan tidak lupa memberi apresiasi kepada panitia, manajemen RSUD Andi Makkasau yang dengan semangat mengikuti kegiatan.

“Dewan pengawas rumah sakit Andi Makassau kota Parepare menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada panitia, tenaga kesehatan, dan seluruh pendonor yang telah berpartisipasi. Donor darah adalah tindakan kecil dengan makna besar. Satu kantong darah, dapat menyelamatkan nyawa sesama, nilai esensi pelayanan kesehatan yang berkeadaban, memberi tanpa pamrih, menolong tanpa batas. Atas nama dewas rumah sakit Andi Makkasau kota Parepare, Saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-25 asosiasi rumah sakit Daerah Indonesia, semoga semakin maju solid, dan sukses terus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.” Ungkap Parman

Di akhir laporannya Parman mengajak untuk menjadikan kegiatan ini sebagai simbol semangat kebersamaan seluruh insan rumah sakit Indonesia, RSUD Andi Makkasau, dan terkhusus Parepare untuk menjadi Kota Terbaik Sejahtera dan Maju (TSM).

Secara serentak 400 lebih rumah sakit (RS) di seluruh Indonesia bergerak melakukan aksi sosial donor darah pada peringatan HUT ARSADA ini. Terasa spesial, karena dari 400 RS itu, 17 di antaranya termasuk RSUD Andi Makkasau yang disapa langsung oleh panitia pusat.

Donor darah dipimpin langsung oleh Direktur RSUD Andi Makkasau dr Hj Renny Anggraeny Sari MKes Mars, turut dihadiri oleh Dewan Pengawas RSUD Dr Drs H Parman Parid MM di aula RSUD Andi Makkasau. Lebih dari 50 orang termasuk direktur, wakil direktur, jajaran manajemen dan pegawai RSUD Andi Makkasau yang berpartisipasi mendonorkan darahnya.

Hak interpelasi ini adalah hak biasa yang melekat pada anggota DPRD

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Di temui di Ruangannya Rabu (05/11/25) ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir mengatakan, Hak interpelasi ini adalah hak biasa yang melekat pada anggota DPRD, dijamin oleh undang-undang, hak DPR untuk bertanya kepada pemerintah daerah terhadap kebijakan yang diambil oleh pemerintah.

“Hak biasa yang dituntut untuk memberi penjelasan, sehingga interplasi ini tidak boleh ditafsirkan atau ditarik ke mana-mana, seakan-akan yang dimaksud interplasi itu harus berkelahi anggota DPR, tanda petik berkelahi dengan pemerintah daerah. Cuma hak ini memang jarang kami gunakan, mungkin ada persoalan ini. Sebenarnya, ini memang hak yang diinginkan oleh masyarakat, agar kontrol pemerintah bisa lebih baik lagi. Pemerintah ini dinamika yang bagus.” Kata H. Kaharuddin Kadir.

Lanjut H. Kaharuddin, setelah pimpinan setelah menerima surat pengusul dari orang 5 orang yang bertanda tangan dari fraksi yang berbeda, itu artinya memenuhi syarat untuk diajukan. Selanjutnya di bawa ke rapat pimpinan, bukan cuma rapat pimpinan, DPRD juga mengundang semua anggota DPRD untuk hadir membahas masalah Ini, karena di anggap masalah ini sebenarnya disuarakan oleh 5 orang, tetapi hakikatnya itu adalah kepentingan 25 anggota DPR, ditambah kepentingan masyarakat.

“Diantaranya mempertanyakan masalah Indomaret, pengangkatan dewas, mutasi, pengguna lapangan Andi Makassau, UMKM. Ini hal biasa yang kami, sehingga di rapat itu diputuskan, bahwa interplasi ini dilanjutkan dalam bentuk rapat koordinasi antara DPRD dengan walikota dan menghadirkan wakil walikota, untuk menjelaskan dan itu dilakukan. memang sifatnya, kami minta untuk tertutup, tetapi bukan berarti kita tidak akan mengakses informasi hasilnya keluar di rapat itu, juga diputuskan bahwa saya ditunjuk untuk memberi penjelasan kepada media terkait dengan hasil rapat itu.” Ungkap H. Kaharuddin Kadir.

Tingkat Pengangguran Terbuka Parepare Turun Jadi 4,98 Persen, Pemkot Sebut Karena Efektivitas Program Ekonomi Lokal

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Parepare kembali menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan, TPT Parepare per Agustus 2025 tercatat sebesar 4,98 persen, turun dari 5,23 persen pada Agustus 2024.

Kepala BPS Kota Parepare, Dian Ernawaty, mengatakan bahwa penurunan ini menunjukkan perbaikan kondisi ekonomi daerah, terutama pada sektor perdagangan dan jasa.

“Kota Parepare merupakan kota jasa dan perdagangan. Setelah pandemi dan penyesuaian ekonomi beberapa tahun terakhir, lapangan kerja di sektor informal dan UMKM kembali tumbuh. Itu terlihat dari data angkatan kerja yang terserap di sektor tersebut,” ujar Dian saat dihubungi, Rabu (05/11/25).

Menurutnya, tren positif ini juga dipengaruhi oleh stabilitas investasi di sektor perikanan, jasa transportasi, dan kegiatan ekonomi kreatif yang banyak menyerap tenaga kerja muda.

Namun demikian, Dian mengingatkan bahwa meskipun angka pengangguran menurun, Parepare masih perlu memperkuat sektor industri pengolahan dan digital agar dapat memberikan lapangan kerja yang lebih produktif dan berkelanjutan.

“Kita masih menghadapi tantangan mismatch antara keterampilan tenaga kerja dengan kebutuhan industri. Jadi penurunan TPT ini bagus, tapi keberlanjutannya tergantung pada peningkatan kualitas SDM,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, menyambut positif capaian tersebut. Ia menyebut angka pengangguran yang turun menjadi 4,98 persen adalah hasil dari sinergi kebijakan lintas sektor, terutama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Program-program pelatihan kerja, bantuan modal UMKM, dan penataan kawasan ekonomi baru yang digagas Wali Kota mulai menunjukkan hasil. Ini bukti bahwa arah kebijakan pembangunan kita berjalan di jalur yang benar,” katanya.

Hamka menambahkan, salah satu kebijakan strategis yang turut berdampak signifikan adalah program Wali Kota yang menjadikan Parepare sebagai ‘Kota Event’. Melalui program ini, berbagai kegiatan berskala lokal, regional, hingga nasional digelar secara rutin dengan melibatkan ribuan pelaku UMKM di bidang kuliner, kerajinan, hingga ekonomi kreatif.

“Setiap event besar yang kita gelar selalu memberi efek berganda bagi perekonomian. UMKM Parepare hidup, tenaga kerja terserap, dan perputaran uang di daerah meningkat. Ini juga yang memperkuat posisi Parepare sebagai kota jasa dan perdagangan,” jelasnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Parepare akan terus memperkuat ekosistem ekonomi lokal melalui kolaborasi dengan dunia usaha dan pendidikan vokasi.

“Kami ingin generasi muda Parepare siap kerja dan punya ruang untuk berwirausaha. Targetnya, pada 2026 nanti tingkat pengangguran bisa turun di bawah 4,5 persen,” pungkasnya.

Berdasarkan data BPS, Parepare tercatat memiliki tingkat pengangguran lebih rendah dari rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan yang pada Agustus 2025 berada di 4,21 persen. Angka ini menempatkan Parepare sebagai salah satu kota dengan kinerja penyerapan tenaga kerja cukup baik di wilayah utara Sulawesi Selatan. ***

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare