31.3 C
Pare-Pare
Senin, November 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 189

Tim LAN RI Turun Verifikasi Lapangan Inovasi Perangkat Daerah Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Lomba Inovasi Daerah Kota Parepare 2025 memasuki tahap verifikasi lapangan. Terpilih 21 inovasi dari beberapa Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Parepare, yang diverifikasi lapangan setelah melalui tahap pemaparan atau presentasi.

Tim dari Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan, Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) Makassar yang turun langsung melakukan verifikasi lapangan terhadap 21 inovasi tersebut, selama dua hari, Kamis hingga Jumat (4-5/12/25).

Tim yang turun beranggotakan tim penilai dari LAN yakni Anita SSos MSi, Zaenal Z SSos MAdmPemb, dan Bachtiar Rezkiawan SE MSi didampingi tim dari Bappeda Parepare melihat langsung praktik dari setiap inovasi yang telah dipaparkan pada tahap sebelumnya.

Kepala Bidang Litbang Bappeda Parepare Muh Islah mengatakan, hasil pemaparan sebelumnya, dari 60 inovasi yang ikut seleksi terpilih 21 inovasi lolos pada tahap verifikasi lapangan (Verlap). Ke-21 inovasi yang diverlap terdiri dari 7 inovasi kategori Perangkat Daerah daerah, 7 inovasi bidang kesehatan, dan  7 inovasi bidang pendidikan.

“Jadi hari ini hingga besok, tim dari LAN didampingi Bappeda turun melakukan verifikasi lapangan terhadap 21 inovasi. Tim terbagi dua mengunjungi setiap Perangkat Daerah yang melakukan inovasi, dan menilai langsung inovasinya,” ujar Islah saat turun mendampingi tim penilai, Kamis (04/12/25).

Islah mengungkapkan, hasil dari Verlap nantinya ditentukan masing-masing tujuh inovasi terbaik dari tiga kategori. Tujuh inovasi terbaik dari masing-masing tiga kategori ini akan mendapatkan penghargaan atau reward pada momentum puncak Lomba Inovasi Daerah.

Kepala Bappeda Parepare Zulkarnaen Nasrun mengemukakan, Lomba Inovasi Daerah ini menjadi atensi khusus Wali Kota Parepare Tasming Hamid. Buktinya, Wali Kota mewajibkan setiap Perangkat Daerah memiliki inovasi demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan indeks inovasi daerah Parepare terus meningkat. Demikian juga jumlah inovasi Parepare yang dikirim berkompetisi di tingkat nasional yakni ajang Innovative Government Award (IGA) di Kemendagri terus bertambah.

“Bapak Wali Kota memberikan perhatian serius terhadap inovasi ini. Karena itu, Pak Wali Kota siap hadir langsung saat penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba inovasi. Jadwalnya menunggu momentum tempat atau menyesuaikan dengan waktu Bapak Wali Kota,” ungkap Zulkarnaen.

Berikut 21 Inovasi Diverlap:

1. ATM Stunting  – Kelurahan Kampung Pisang2. Karisma (Konsultasi Arsitektur Rumah Idaman Sehat untuk Masyarakat) – Dinas Perkimtan 3. Kawal Cinta (Kawin Belum Tercatat Wajib Dilegalkan) – Dinas Kependudukan dan Capil4. Sepakat ( Sasaran Pemanfaatan Kartu Identitas Anak) – Dinas Kependudukan dan Capil 5. Gempar (Gerakan Masyarakat Pemustaka Berkarya) – Dinas Perpustakaan 6. Karisma Sehati (Kader Posyandu Ramah Terampil Siap Melayani Sepenuh Hati) – Dinas Kesehatan 7. Lapor Pak Satpol (Lahan Penataan Relokasi Pedagang Kaki Lima Satpol PP) – Satpol PP8. Prof Tampan (Program Futuristik Pasar Tani Menuju Ketahanan Pangan Berkelanjutan) – Dinas PKP9. Lahir Medical – RS dr Hasri Ainun Habibie 10. MLM S HIV (Multi Level Marketing Suluh HIV) – RS dr Hasri Ainun Habibie 11. Halo Bidan Care – RS dr Hasri Ainun Habibie 12. CMOS (Community Multimedia of Spensa) – SMPN 1 Parepare 13. Educare Parepare (Berbagi untuk Pendidikan yang Lebih Baik) – SDN 52 Parepare 14. KAWAN AMAN (KAWal laporkAN AMankan damaikAN) – SDN 71 Parepare 15. SI BILIN (Sahabat Bintang Lingkungan) – SDN 71 Parepare16. ASE MATASE’NA 77 (Aplikasi Sederhana Manajemen Tata Laksana Nilai Akhir Sekolah Menuju Peradaban Bermutu) – SDN 77 Parepare17. Alarm Berencana – RSUD Andi Makkasau 18. DOMIKASI (Domino Edukasi) – SDN 32 Parepare 19. Galaksi Edukasi (Galakkan Literasi Melalui Dunia Kamus Siswa) – SDN 32 Parepare 20. Simvastatin (Sistem Manajemen Inventaris Digital Obat Rutin) – Puskesmas Cempae21. PDKT ODHIV (Pendekatan Keluarga Tanpa Diskriminasi Orang dengan HIV/AIDS) – Puskesmas Cempae

BPBD, Forum Media Dan PPDI Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana Bagi Penyandang Disabilitas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Parepare berkolaborasi dengan Forum Media Parepare serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parepare melaksanakan Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2025, dengan menggelar Pelatihan Mitigasi Bencana Bagi Penyandang Disabilitas, kegiatan dilaksanakan pada Rabu, (03/12/25) bertempat Kantor BPBD Kota Jl. Jend. Sudirman Parepare.

Kepala pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Parepare Gery Rasdy di temui usai kegiatan mengatakan, Kegiatan ini adalah salah satu program mitigasi terkait bencana.

“Teman-teman dari PPDI mengharapkan kita untuk difasilitasi Kegiatan ini mendapat sambut baik dan pemerintah kota sangat merespon dengan positif kegiatan yang dilaksanakan oleh teman-teman PPDI. Tujuan dari kegiatan ini, untuk bagaimana teman-teman kita yang difabilitas dapat mengantisipasi keadaan darurat. Keadaan Darurat ini, baik bencana banjir, gempa bumi, dan lain-lain. Yang kedua, bagaimana mereka menyelamatkan diri dulu dari kondisi darurat tersebut, sehingga tidak menimbulkan korban pada korba disabiliatas.’ ” kata Gery.

Lanjut Gery, BPBD menyambut baik, menyambut positif, apa yang telah direncanakan oleh PPDI, dari tim media, Dirinya sendiri sebagai kepala pelaksana badan penanggulangan bencana, berterima kasih dengan adanya kegiatan ini, semoga ke depan, tahun-tahun selanjutnya, kegiatan ini dapat lebih luas lagi, dan lebih banyak lagi, kaum disabilitas  mengikuti kegiatan ini, sehingga potensi-potensi keadaan darurat paling tidak minimal untuk mereka ketahui, dan mengantisipasi kejadian yang dapat menimbulkan korban jiwa.

“Alhamdulillah bukan di tingkat Parepare saja, mungkin di Sulawesi Selatan, bahkan Indonesia, kegiatan ini pertama kali dilaksanakan, bekerja sama dengan PPDI, Badan Penanggulangan Bencana dan beberapa mitra kerja yang telah mendukung, dan mensuport kegiatan hari ini. Secara teknis oleh tim Basarnas unit Parepare dan tim dari BPBD, memberikan simulasi bagaimana menyelamatkan diri pada saat gempa, dan bagaimana menyelamatkan diri pada saat banjir banjir yang tingginya kurang lebih 1 meter maupun dalam kondisi berada di laut.” Ungkap Gery.

BPS Parepare Gelar Sosialisasi Diseminasi Statistik dan Peluncurkan Garda Sensus Ekonomi 2026

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Badan Pusat Statistik (BPS) kota Parepare menggelar Sosialisasi Diseminasi statistik dan Peluncurkan Garda Sensus Ekonomi 2026, kegiatan berlangsung di gedung BPS kota Parepare Jl. Jendral Sudirman Selasa (02/12/25). Dalam sambutannya Kepala BPS Dian Ernawati mengatakan, penghargaan terhadap sinergi pada Pemkot Parepare dan juga menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi statistik kepada publik. Ia menyebut media sebagai “amplifier” yang mampu memperkuat penyampaian data-data resmi BPS.

“Penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Walikota Parepare dan beserta jajaran, serta rekan-rekan media dan jurnalis atas dukungan dalam memanfaatan terpublitas data statistik. Dari sini, pemerintah kota Parepare selalu menggunakan data BPS untuk perencanaan dan evaluasi pembangunan, kemudian rekan-rekan media dan jurnalis ini selaku amplifier atau selaku speaker bagi data-data dan produk statistik kami, kami mengucapkan termah kasih.” Kata Dian.

Sementar Sekda kota Parepare Amarun Agung Hamka mewakili walikota Parepare menilai kegiatan yang di selenggarakan BPS Parepare tersebut bukan sekedar sosialisasi tapi momentum untuk menyamakan persepsi, memperkuat data, dan memastikan arah pembangunan benar-benar berpijak pada fakta dan realitas di lapangan.

“Desiminasi statistik yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik, memberikan gambaran yang menyeluruh mengenai denyut nadi ekonomi kita, tentang sektor mana yang tumbuh, mana yang lemah, bagaimana perkembangan usaha, UMKM, perdagangan, serta bagaimana masyarakat merasakan dampak dari kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah. Kami sangat mengapresiasi dibawa pimpinan ibu kepala BPS, dengan komitmen yang kuat menjaga data, atas nama pemerintah kota Parepare menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya, karena sesungguhnya angka angka yang BPS tampilkan bukan sekedar laporan, tetapi cermin pencapaian pemerintah dan masyarakat kota Parepare.” Ungkap Hamka.

Ketua Komisi II DPRD kota Parepare Nilai Pembagian MBG Lebih Efektif Dari Pada Di Serahkan Ke Orang Tua Siswa

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menanggapi wacana yang berkembang terkait anggran Makan Berizi Gratis di kembali pada orang tua Siswa, ketua Komisi II DPRD kota Parepare Parman Agus Mante di temui tim liputan jelajah kota radio mesra belum lama ini mengatakan, Kalau pembiayaan MBG memang butuh diskusi panjang, butuh forum diskusi.

“Saya pikir ini sudah dilakukan jauh sebelum MBG ini diterapkan, karena pemerintah memang sudah memikirkan, apakah bantuan dalam bentuk uang tunai efektif, atau dalam bentuk makanan. Ternyata, dari hasil riset itu justru jauh lebih efektif kalau dibantu dengan makanan, karena ditakutkan kalau dalam bentuk uang itu sudah banyak bentuk-bantuan pemerintah dalam bentuk uang.” Kata Parman.

Lanjut Parman, jika bentuk uang kalau itu dianggap double. Semangatnya presiden Prabowo adalah bagaimana anak-anak Indonesia ini terbebas dari angka stunting.

“Kita lihat anggaran anggaran stanting itu cukup besar, tahun sebelumnya. Memang kita belum bisa melihat, sedikitpun hasil dari pada anggaran itu, sehingga kalau kegiatannya langsung menyentuh kepada sasaran dalam bentuk makanan, saya sepakat dengan program pak Prabowo, kalau dia diberi langsung makanan, bukan dalam bentuk uang. Kalau dalam bentuk uang, karena kalau dalam bentuk uang, takutnya tidak diperuntukkan kepada tempatnya yang tadinya harus di beri uang makan didahulukan pembelian yang lain.” Jelas Parman.

HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional di Parepare, Wali Kota Tasming Hamid Nilai Guru adalah Lentera Bangsa

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 yang dirangkaikan dengan Hari Guru Nasional Tahun 2025 berlangsung khidmat di Lapangan Binalipu, Parepare. Upacara dipimpin langsung Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, yang dalam amanatnya menyampaikan apresiasi mendalam terhadap peran guru sebagai pilar utama pembangunan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Tasming mengungkapkan rasa syukurnya dapat berkumpul dengan para pendidik pada momentum bersejarah ini. Tasming menegaskan bahwa Hari Guru Nasional dan HUT PGRI bukan hanya seremoni, tetapi refleksi besar terhadap jasa para pendidik.

“80 tahun bukan waktu yang sebentar, ini adalah perjalanan yang penuh pengabdian, dedikasi, dan loyalitas. Oleh karena itu, pada kesempatan ini, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru di kota Parepare, atas pengabdian tanpa pamrih, kesabaran tanpa batas, serta ketulusan dalam mencerdaskan generasi bangsa,” tegas Tasming. Senin (02/12/25).

Menurutnya, PGRI selama delapan dekade telah menjadi wadah perjuangan, aspirasi, dan pembinaan profesi guru. Ia menilai 80 tahun adalah perjalanan panjang yang penuh dedikasi dan loyalitas terhadap dunia pendidikan. Pada momen tersebut, Tasming Hamid menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru di Kota Parepare atas pengabdian tanpa pamrih dalam mencerdaskan generasi bangsa.

Tasming juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Parepare untuk terus memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Beberapa program prioritas yang disebutkan antara lain: Peningkatan kualitas layanan pendidikan, termasuk sarana dan prasarana belajar.

“Pemerintah kota Parepare berkomitmen penuh untuk terus memperkuat sektor pendidikan sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia, berapa hal yang harus kita perjuangkan antara lain, satu, peningkatan kualitas layanan pendidikan, termasuk sarana dan prasarana. Kedua, peningkatan kompetensi guru, baik melalui pelatihan, workshop, maupun kerjasama dengan lembaga profesional. Ketiga, peningkatan kesejahteraan guru, baik ASN maupun non ASN, melalui berbagai program relevan dan berkelanjutan. Empat, penguatan pendidikan karakter, agar peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia.” Ungkap Tasming

Tasming juga mengajak para guru untuk terus beradaptasi dan berinovasi di tengah perubahan dunia pendidikan. Mantan legislator DPRD dua periode itu juga mendorong guru untuk memperkuat literasi digital, mengembangkan metode pembelajaran kreatif, dan terus menjadi pelita bagi generasi masa depan. Dia pun turut menyampaikan apresiasi kepada PGRI Kota Parepare atas peran dan koordinasinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memajukan pendidikan.

Pada rangkaian acara tersebut juga digelar Pengukuhan Pengurus PGRI Kota Parepare Periode 2025–2030 serta penyerahan Sertifikat Penghargaan bagi Pemenang Lomba Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. (*)

Beberapa Daerah di Indonesia Tertarik Datang Pelajari dan Sharing Terkait Penerapan Alake di Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kebijakan Alokasi Anggaran Kelurahan Berbasis Ekologi (ALAKE) yang sudah diterapkan di Kota Parepare sejak 2022, menjadi magnet daya tarik nasional. Terbukti, beberapa daerah di Indonesia tertarik datang mempelajari dan sharing terkait penerapan Alake di Parepare. Terbaru, Pemerintah Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara yang datang mengunjungi Parepare, khusus untuk mempelajari lebih mendalam terkait Alake.

Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Bulungan Iwan Sugiyatna mengakui bahwa Alake Parepare terbaik secara nasional, dan menjadi percontohan. “Karena itu kami datang ke Parepare untuk mempelajari dan diskusi terkait Alake. Bagaimana penganggarannya, karena kami akan lakukan replikasi,” kata Iwan Sugiyatna yang hadir bersama tim di Parepare, Selasa (02/12/25).

Kepala Bappeda Litbang Bulungan Iwan Sugiyatna dan tim diterima resmi Sekda Parepare Amarun Agung Hamka bersama jajaran Bappeda Parepare di Ruang Rapat Sekda. “Jadi kami ingin mempelajari terkait ekologi, sampah, stunting, dan pengembangan pagu indikatif wilayah berbasis ekologi. Kami mendapat masukan dari Pinus (Pilar Nusantara) bahwa Parepare adalah percontohan nasional Alake, karena itu kami datang ke sini,” ungkap Iwan.

Iwan mengemukakan, konsep Alake mirip dengan program Take yang diterapkan di Bulungan. Program Take ini terintegrasi dengan beberapa OPD, dan yang menjadi motor adalah Bappeda. “Take motornya di Bappeda. Bappeda yang lebih banyak terjun terkait persampahan, penanaman pohon, dan lainnya. Take program prioritas unggulan Bulungan,” ujar Iwan.

Sekda Amarun Agung Hamka menyambut hangat kehadiran tim dari Pemkab Bulungan dalam hal ini Bappeda Litbang. Hamka, sapaan Sekda mengungkapkan, Alake menjadikan Parepare perhatian nasional, dan membuat Wali Kota Tasming Hamid tampil menjadi pembicara di event nasional. Belum lama ini, Tasming Hamid tampil menjadi narasumber dalam Green Leadership Forum (GLF) II Sulawesi Selatan.

KONI Parepare Optimis Target 5 Besar Prestasi Porprov Bone-Wajo

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Di temui di sela konsultasi publik terkait Ranperda Keolahragaan yang di selenggaran sekertaris DPRD kota Parepare pada Sabtu (29/12/25), ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kota Parepare Fadly Agus Mante mengatakan, Dari laporan bimppres KONI kota Parepare mendapat laporan Dari sekitar 40 cabang olahraga yang melaksanakan dan yang akan melaksanakan pra-porprov ini sudah 34 cabang olahraga yang lolos untuk porprov tahun depan.

“Dan rata-rata yang lolos ini, mendapat medali yang bisa kita banggakan, dan tentu untuk target 5 besar, tidak akan sulit kita raih, sekiranya atlet-atlet kita yang Pra Porprov ini kembali mereka melakukan pelatihan intens dalam rangka mempersiapkan diri untuk tahun depan.” Kata Fadly.

Terkait dengan anggaran, lanjut Fadly, dirinya masih berharap ada semacam political will dari pemerintah daerah, agar supaya anggaran pembinaan keolahragaan ini bisa realistis, bisa ideal, untuk di pergunakan bersama-sama saat persiapan dan pelaksanaan Porprov tahun depan di Bone dan Wajo.

“Dari 34 ini, semua potensi mendapat medali emas, dan tentu mempertahankan itu rumit ketimbang kita merebut. Pada posisi mempertahankan ini, tentu kita harus lipat dua kali lagi pola kepelatihannya. Seperti kita ketahui bersama, ketika teman-teman latihan, tentu paling sedikit membutuhkan air minum, uang saku, dan lain sebagainya. Tentu harus mendapat dukungan dan support anggaran yang memadai untuk mempertahankan prestasi kita.” Ungkap Fadly

Seharusnya Pemerintahan Tingkat Kecamatan Dan Kelurahan Betul-Betul Meng-update data Penerima Bantuan 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Komisi II DPRD kota Parepare Parman Agus Mante di temui tim liputan jelajah kota radio mesra belum lama ini mengatakan Sangat disayangkan memang kalau ada data yang double, karena data itu harusnya dalam satu sistem, tidak boleh ada data yang ditengarai dobel.

“Tapi, ruang-ruang ini sebenarnya harus kita ketahui bersama bahwa, setiap orang itu bisa melaporkan, bisa menggugat, kalau ada laporan penerima manfaat itu yang kita bisa laporkan, penerima manfaat yang sudah tidak masuk dalam kategori dianggap sudah mampu, itu bisa kita laporkan untuk dihilangkan datanya. Rastra ini adalah program pemerintah daerah, dalam mengintervensi kelompok-kelompok rentan.” Kata Parman

Lanjut Parman, seharusnya memang setiap pemerintahan tingkat kecamatan dan kelurahan itu, betul-betul meng-update datanya. Banyak yang dianggap penerima tidak menerima, sementara ada yang dianggap sudah mampu seharusnya tidak terima tapi mungkin ada orang tertentu atau ada kenalannya, sehingga dia dianggap berhak menerima karena kedekatan.

“Sehingga, kami menyarankan Dinas sosial melalui pemerintahan setempat, lurah dan RT RW itu harus mengedepankan dulu pendataan yang valid. Jadi setelah pendataan yang valid, memang harus ada verifikasi. Kita tidak mengetahui semua, nanti ada laporan baru kita ketahui, karena kadang-kadang keluhan-keluhan itu hadir, ternyata setelah ada keluhannya kenapa saya tidak dimasukkan, padahal saya ini kelompok dianggap rentan, ternyata datanya yang tidak update. Ada orang yang ktp-nya masih di situ harusnya menerima, tapi dia pindah rumah, sehingga datanya tidak terupdate oleh RT/RW-nya. itu alasannya sehingga dalam penerimaannya itu dia cari lagi orang yang di daerah sekitar situ yang berhak.” Ungkap Parman.

Walikota Parepare Resmikan Garda Sensus Ekonomi 2026

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Di gedung kantor BPS kota Parepare. Peresmian tersebut di saksikan sekertaris Daerah kota parepare Amarun Agung Hamka dan kepala BPS kota Parepare Dian Ernawati. Peresmian tersebut di tandai dengan pengguntingan pita oleh walikota di dampingi kepala BPS kota Parepare Selasa (02/12/25).

Pada media usai peresmian walikota Tasming Hamid mengatakan Pemerintah kota Parepare mendukung penuh sensus ekonomi tahun 2026.

“Bersama kepala BPS, ayo kita sama-sama sukseskan, karena ini menyangkut data yang harus di suguhkan nanti di pusat. Kita berharap, ini berjalan lancar, aman, terkendali. Sensus ini tentu datanya sangat bermanfaat untuk pemerintah kota, sehingga pemerintah kota peran penting untuk mensukseskan ini, karena, bagaimanapun ini data yang nanti disuguhkan ke kami juga untuk kita bisa potret langsung.” Kata Tasming

Lanjut Tasming mencontohkan, Kira-kira di parepare beberapa pelaku UMKM, kalau di cluster, berapa omsetnya, itu nanti bisa ketahuan dari sensus ini. Sehingga bantuan bantuan pemerintah tepat sasaran nanti bisa di combine dengan itu.

“Alhamdulillah berdasarkan data BPS, maka angka kemiskinan menurun, kemudian generasi ketimpangan menurun, ini menjadi kabar baik untuk kota Parepare, kita tidak boleh jumawa, tapi ini menjadi motivasi ke depan untuk bisa ditingkatkan lagi.” Jelas Tasming.

Sensus Ekonomi 2026 adalah kegiatan pengumpulan data ekonomi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali, tepatnya di tahun berakhiran angka 6. Yang tujuannya adalah untuk memotret kondisi real dunia usaha di Indonesia.

KPK Apresiasi Sinergi Pengawasan Pemerintah Kota Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Pemerintah Kota Parepare melaksanakan Gelar Pengawasan Tahun 2025 di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Selasa(02/12/25). Kegiatan ini bertujuan memperkuat integritas dan tata kelola pemerintahan. Acara ini dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Aparat Pengawasan Intern Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum sebagai upaya memperkuat sistem pengawasan serta pencegahan korupsi.

Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV KPK RI, Tri Budi Rochmanto, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi yang terbangun di Kota Parepare.

Menurut dia, langkah ini sejalan dengan agenda nasional untuk memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. “KPK berharap sinergi dalam jajaran Forkopimda Kota Parepare berjalan baik, terutama dalam pencegahan korupsi,” ujar Tri Budi.

Ia mengingatkan bahwa KPK bersama BPKP dan Kementerian Dalam Negeri telah mengeluarkan surat edaran bersama terkait penguatan APIP. Penguatan ini mencakup aspek anggaran pengawasan, sumber daya manusia, independensi, kredibilitas, serta peningkatan kualitas layanan. “APIP adalah ujung tombak pencegahan korupsi.

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menegaskan bahwa Gelar Pengawasan menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pemerintahan. Ia menyebut penandatanganan nota kesepahaman tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi komitmen nyata memperkuat sinergi APIP dan APH untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan taat aturan. “Pada kesempatan ini saya meminta dukungan Kejaksaan Negeri dan Polres Parepare agar sinergi yang terjalin selama ini terus diperkuat,” kata Tasming.

Tasming berharap dukungan kedua institusi tersebut hadir dalam bentuk pembinaan dan pendampingan hukum, peningkatan koordinasi dalam penyelesaian laporan dan pengaduan, serta dukungan moral bagi perangkat daerah agar tetap percaya diri dalam bekerja dan berinovasi sesuai aturan. “Kehadiran KPK hari ini menjadi bagian dari pencegahan sekaligus edukasi. Kita tidak ingin program terhambat karena kurang memahami regulasi. Jika memahami aturan, maka risiko bisa dihindari dan potensi pelanggaran dapat dicegah,” ujar Tasming.

Tasming juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk segera menindaklanjuti hasil pemeriksaan, memperkuat sistem pengendalian internal, membangun budaya kerja jujur dan disiplin, serta meningkatkan pemahaman terkait regulasi dan tata kelola pemerintahan. “Jangan menjadikan pengawasan sebagai beban. Pengawasan adalah alat bantu untuk memperbaiki, menyempurnakan, dan memajukan tata kelola pemerintahan,” ujar Tasming.(*)

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare