31.3 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 30, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 91

Soroti Jalan Rusak di Parepare, Ketua Komisi I DPRD Desak Dinas PUPR Segera Lakukan Perbaikan dan Pasang Rambu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Ketua Komisi I DPRD Kota Parepare, Dr. H. Kamaluddin Kadir, meminta Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk bergerak cepat memperbaiki sejumlah titik jalan yang rusak di wilayahnya. Hal ini disampaikan Kamaluddin saat menjadi dalam program siaran Obras, Jumat (03/07/26).

Menurut Kamaluddin, penanganan jalan rusak harus dilakukan sedini mungkin agar kerusakan tidak semakin melebar dan memicu terjadinya kecelakaan yang dapat merugikan masyarakat maupun pemerintah daerah.

“Supaya tidak melebar kerusakannya, harus segera diperbaiki. Ini bahaya kalau masyarakat sampai menuntut, kan repot lagi. Jadi seyogyanya pemerintah daerah melalui Dinas PUPR selalu memasang tanda-tanda atau rambu di lokasi yang rusak,” ujar Kamaluddin.

Beliau juga menyentil kebiasaan warga yang kerap menanam pohon pisang di tengah jalan yang berlubang sebagai penanda darurat. Kamaluddin berharap pemerintah bisa mengantisipasinya dengan memasang rambu yang lebih layak dan aman.

Menanggapi keluhan masyarakat mengenai beberapa jalur utama dengan mobilitas tinggi yang masih rusak seperti kawasan sekitar SMPN 2 Parepare (Lahaleda) dan Jalan Agus Salim politisi senior ini mengungkapkan bahwa perbaikan untuk jalur-jalur tersebut sudah masuk dalam radar perencanaan.

“Kami dapat informasi bahwa tidak lama lagi Jalan Lahaleda dan Agus Salim akan dilakukan perbaikan. Mudah-mudahan secepatnya terealisasi, apalagi ada komitmen bantuan keuangan dari pemerintah provinsi,” jelasnya.

Terkait adanya sindiran netizen di media sosial yang membandingkan proyek pembangunan fasilitas lain (seperti lapangan) dengan penundaan perbaikan jalan, Kamaluddin meminta masyarakat untuk tetap objektif.

Ia menegaskan bahwa setiap program kerja pemerintah daerah sudah memiliki plot anggaran masing-masing yang tidak saling mengganggu.

“Semua kegiatan sudah ada penempatan anggarannya. Kegiatan yang lain berjalan, perbaikan jalan juga jalan. Cuma memang mungkin ada skala prioritas mana yang duluan dikerjakan. Jadi jangan dibanding-bandingkan atau dihubung-hubungkan,” tuturnya.

Meski memahami bahwa sindiran tersebut merupakan bentuk kekesalan warga, Kamaluddin tetap mengimbau Dinas PUPR agar memberikan perhatian ekstra pada fasilitas umum yang vital.

“Masalah kecil kalau dibiarkan, kena air hujan dan dilewati kendaraan terus-menerus, pasti akan melebar dan merembet ke mana-mana. Kita berharap ini segera menjadi atensi dinas terkait,” pungkasnya.**

Jumat Curhat Polsek KPN Jadi Wadah Aspirasi Buruh Pelabuhan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Polres Parepare kembali menggelar program Jumat Curhat sebagai upaya mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi terkait situasi keamanan dan pelayanan kepolisian.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (04/0726) sekitar pukul 08.00 Wita di Jalan Karaeng Burane, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kota Parepare tersebut dipandu oleh Wakapolsek KPN Iptu Sunarya, dihadiri sekitar 15 orang buruh pelabuhan.

Dalam sambutannya, Sunarya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam forum dialog tersebut. Ia menegaskan bahwa Jumat Curhat merupakan program yang diinisiasi Kapolri sebagai ruang komunikasi terbuka antara Polri dan masyarakat untuk mendengarkan secara langsung berbagai keluhan, masukan, maupun harapan terhadap kinerja kepolisian.

Pada kesempatan tersebut, Iptu Sunarya selaku anggota Polri mengingatkan para buruh pelabuhan agar senantiasa mengutamakan keselamatan dalam bekerja, khususnya saat mengangkat dan memindahkan barang bawaan penumpang. Ia mengimbau agar jumlah muatan yang diangkut tetap disesuaikan dengan kemampuan demi menjaga keselamatan pekerja sekaligus keamanan barang milik penumpang.

Salah seorang buruh pelabuhan, Wawan, menyampaikan mengenai kendaraan para penjemput penumpang yang kerap diparkir secara sembarangan di kawasan pelabuhan. Kondisi tersebut dinilai menghambat aktivitas para buruh yang menggunakan gerobak untuk mengangkut barang milik penumpang karena ruang gerak menjadi terbatas.

Menanggapi hal tersebut, Iptu Sunarya memastikan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pengelola Pelabuhan Nusantara Parepare serta para pemangku kepentingan terkait guna mencari solusi terbaik. Di samping itu, personel Polsek KPN akan membantu melakukan pengaturan arus kendaraan di area pelabuhan agar aktivitas masyarakat maupun para buruh dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Melalui kegiatan Jumat Curhat, Polsek KPN berharap hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin erat. Dengan komunikasi yang terbuka, setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat diidentifikasi sejak dini dan diselesaikan melalui langkah-langkah yang cepat, tepat, serta humanis.

Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Parepare, Hadir Kawal Aktivitas Warga dan Jaga Kondusivitas Kota

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Satuan Samapta Polres Parepare kembali melaksanakan Patroli Perintis Presisi pada Jumat (04/07/26) mulai pukul 08.00 WITA. Kegiatan ini merupakan bagian dari menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat sekaligus memastikan aktivitas warga berlangsung dengan tertib dan lancar.

Patroli dipimpin oleh Danru 1 Sat Samapta, Aiptu Jamaludin, bersama empat personel, Selama pelaksanaan tugas, patroli menyisir sejumlah ruas jalan utama di Kota Parepare, di antaranya Jalan Karaeng Burane, Jalan Veteran, Jalan Sultan Hasanuddin, Jalan Bau Massepe, Jalan Andi Isa, hingga Jalan Singa.

Dalam pelaksanaannya, personel mengedepankan pendekatan humanis, dialogis tanpa melepaskan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gangguan bagi masyarakat. Selain itu, petugas patroli ini juga memberikan pelayanan pengendalian arus lalu lintas di ruas jalan padat kendaraan.

Warga yang ditemui saat petugas melakukan dialogis diimbau agar tidak bersikap abai dan lalai terhadap situasi yang ada disekitarnya, serta di ingatkan agar segera menghubungi kepolisian melalui layanan call center 110 jika di sekitarnya terjadi gangguan kamtibmas yang membutuhkan kehadiran anggota Polri.

Pendekatan persuasif ini menjadi salah satu strategi dari Sat Samapta Polres Parepare dalam membangun kemitraan yang erat dengan masyarakat.

Patroli menyasar berbagai lokasi strategis, mulai dari kawasan keramaian, permukiman warga, hingga objek-objek vital yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Kehadiran personel berseragam di lapangan diharapkan mampu memberikan efek preventif terhadap potensi tindak kriminalitas maupun gangguan ketertiban lainnya.

Kasat Samapta AKP. Muhammad Habir menyebutkan, dari hasil kegiatan patroli yang dilaksanakan jajarannya, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terpantau dalam kondisi aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat berlangsung dengan tertib, sementara arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan terpantau lancar tanpa hambatan berarti. Selama patroli berlangsung juga tidak ditemukan adanya kejadian menonjol.

Dandim 1405/Parepare Pimpin Apel Pagi, Jalan Santai dan ORAUM, Perkuat Kebugaran serta Soliditas Prajurit.

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komandan Kodim (Dandim) 1405/Parepare, Letkol Inf Erwin Hidayat, S.I.P., memimpin apel pagi yang dirangkaikan dengan kegiatan jalan santai dan Olahraga Umum (ORAUM) di Lapangan Makodim 1405/Parepare, Jalan Jenderal A. Yani Km 4, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS Kodim 1405/Parepare, para Danramil, Perwira Staf, serta didukung tim medis sebagai bagian dari program pembinaan satuan untuk meningkatkan kesehatan, disiplin, kesiapan fisik, dan soliditas personel.

Usai apel pagi, seluruh peserta mengikuti jalan santai dengan penuh semangat menyusuri rute yang telah ditentukan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ORAUM yang meliputi peregangan dan latihan fisik ringan guna menjaga kebugaran jasmani, meningkatkan daya tahan tubuh, serta memperkuat kebersamaan dan jiwa korsa di lingkungan Kodim 1405/Parepare. Suasana penuh keakraban dan semangat kekeluargaan tampak mewarnai setiap rangkaian kegiatan.

Dalam arahannya, Dandim 1405/Parepare Letkol Inf Erwin Hidayat, S.I.P. menegaskan bahwa kesehatan merupakan modal utama bagi setiap prajurit dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Karena itu, ia mengajak seluruh personel untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari pola hidup sehat yang dilakukan secara rutin. Dandim juga mengingatkan agar setiap personel selalu mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan selama mengikuti jalan santai maupun ORAUM, tidak memaksakan diri apabila kondisi fisik kurang prima, serta tetap memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing.

Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa kegiatan jalan santai dan ORAUM tidak hanya bertujuan meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat komunikasi, dan membangun soliditas antarpersonel. Menurutnya, prajurit yang sehat, disiplin, profesional, dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi merupakan fondasi utama dalam mendukung keberhasilan tugas pembinaan teritorial. Melalui kegiatan ini, Kodim 1405/Parepare terus berkomitmen menciptakan prajurit yang tangguh, adaptif, dan selalu siap memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Parepare Jadi Tuan Rumah Celebes Creative Festival 2026, Pertemukan Komunitas Ekraf Lintas Provinsi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Kota Parepare bersiap menjadi pusat perhatian industri kreatif nasional. Mulai tanggal 3 hingga 12 Juli 2026, kota kelahiran BJ Habibie ini akan menggelar event akbar bertajuk Celebes Creative Festival. Event yang berlangsung selama 10 hari ini diproyeksikan menjadi ajang konsolidasi besar-besaran bagi seluruh pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Pulau Sulawesi dan sekitarnya.

Koordinator Daerah Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Andiz Petta Lolo, mengungkapkan bahwa acara ini bukan sekadar festival biasa, melainkan magnet bagi komunitas ekraf dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Tamu-tamu yang hadir bukan saja dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, tetapi juga dari 9 provinsi lain. Mulai dari Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sulbar, Maluku, Maluku Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, hingga Jakarta,” ujar Andiz saat ditemui di lokasi persiapan, Lapangan Andi Makkasau, Parepare, Kamis (02/07/26).

Menurut Andiz, Sulawesi Selatan memiliki posisi strategis karena masuk dalam 15 provinsi prioritas pengembangan ekraf oleh Bappenas, dan menjadi satu-satunya pulau di Sulawesi yang mendapat status tersebut. Hal inilah yang membuat gelaran di Parepare ini dilirik secara nasional.

Dipilihnya Parepare sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Kota ini dinilai memiliki industri kreatif yang berkembang pesat, ekosistem festival yang berjalan baik, serta keunikan geografis.

“Parepare ini kota kecil tapi punya tiga pelabuhan. Ini potensi perdagangan luar biasa yang harus dijemput oleh pelaku ekraf sebagai ekosistem bisnis,” tambahnya.

Untuk menjaga fokus dan kualitas acara, panitia memusatkan kegiatan di dua titik utama. Festival utama dan pameran akan diadakan di Alun-Alun Kota (Lapangan Andi Makkasau), sementara Celebes Creative Forum akan digelar di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare.

Forum tersebut akan mengusung konsep Hexa Helix dengan mempertemukan enam elemen penting: pemerintah (kepala daerah), pers/media, komunitas kreatif, pelaku bisnis, akademisi, dan agregator. Mereka akan merumuskan ide gagasan pengembangan ekraf, khususnya untuk kemajuan Kota Parepare.

Hingga saat ini, tercatat ada 72 pelaku usaha dan 34 komunitas ekraf dari 17 subsektor—termasuk seni pertunjukan, kriya, arsitektur, hingga Desain Komunikasi Visual (DKV)—yang siap berpartisipasi.

Andiz juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kota Parepare yang telah memberikan ruang terbuka, fasilitas, hingga bantuan operasional demi menyukseskan event skala lintas provinsi ini.

Jangan Tindis Pakai Batu Cobek! Damkar Parepare Bagikan Tips Aman Atasi Tabung Gas Bocor dan Korsleting

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Parepare mengimbau masyarakat untuk meninggalkan kebiasaan lama yang berbahaya saat menangani kebocoran tabung gas elpiji. Kebiasaan membungkus regulator dengan kantong kresek atau menindisnya menggunakan batu cobek sangat tidak direkomendasikan karena berisiko memicu ledakan.

Edukasi keselamatan ini disampaikan oleh Analis Kebakaran Ahli Muda Damkar Parepare, Safruddin, S.H., M.H., dalam kegiatan dialog interaktif “Ngopi Berjamaah” yang disiarkan langsung melalui Radio Mesra, Jumat (26/06/2026).

Safruddin memberikan solusi sederhana namun aman bagi warga jika menghadapi kebocoran pada karet regulator gas.

“Kami sangat tidak merekomendasikan penggunaan batu cobek atau kantong kresek. Tips dari kami, biasakan meminta karet cadangan saat menukar tabung gas di pangkalan, atau cungkil karet dari tabung yang lama untuk persediaan di rumah. Jika regulator sudah dicabut tapi gas masih mendesis keluar, segera bawa tabung ke ruang terbuka,” jelas Safruddin.

Lebih lanjut, ia menyarankan agar tabung gas yang bocor tersebut dibalikkan kepalanya ke dalam tumpukan pasir atau dimasukkan ke dalam selokan yang berair agar gasnya cepat terurai dan tidak berkumpul di dalam ruangan.

Selain masalah tabung gas, Safruddin juga menyoroti kelalaian fatal masyarakat modern terkait penggunaan listrik, salah satunya kebiasaan membiarkan pengisi daya ponsel (charger) tetap menempel di stopkontak tanpa beban.

“Jangan lagi meninggalkan rumah dengan *charger* HP masih menempel di colokan. Terlebih lagi, jangan mengisi daya baterai HP di atas tempat tidur atau di bawah bantal. Handphone yang dicas itu mengeluarkan suhu panas, dan itu bisa menjadi pemicu kebakaran,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan warga untuk memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing dan menghindari penggunaan steker atau colokan yang bertumpuk-tumpuk secara berlebihan (semrawut) karena rentan memicu hubungan arus pendek atau korsleting.

Dalam dialog tersebut, Damkar Parepare mengenalkan dua metode pemadaman untuk api skala kecil. Pertama, metode tradisional menggunakan kain, handuk, sprei, gorden, atau karung goni yang dibasahi. Kedua, metode modern dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Masyarakat Parepare kini bisa mengakses APAR dengan mudah karena pemerintah kota telah menyebarkan fasilitas tersebut di 4 kecamatan dan 22 kelurahan.

“Pemerintah sudah menyebar APAR di seluruh kelurahan dan kecamatan. Jika terjadi kebakaran kecil di dekat rumah, warga bisa langsung mengambilnya di kantor kelurahan terdekat. APAR jenis powder (serbuk) sangat efektif memadamkan kebakaran akibat gas, listrik, maupun minyak. Namun ingat, APAR hanya untuk api kecil. Jika api sudah membesar, segera hubungi petugas Damkar agar ditangani dengan armada mobil pemadam,” pungkas Safruddin. *(Red)*

Cetak Lulusan Global, STIKES Fatima Parepare Fasilitasi Alumni Berkarir di Jepang hingga Arab Saudi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Fatima Parepare membuka lebar pintu pendaftaran bagi calon mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Berada di bawah naungan Yayasan Sentosa Ibu, institusi dengan fasilitas milik mandiri ini kini telah mengantongi akreditasi unggul serta berkomitmen mencetak tenaga kesehatan yang siap bersaing di kancah internasional.

Dalam program *Ruang Bincang Kesehatan* di Radio Mesra Parepare yang tayang pada Selasa (23/06/26), Dosen/Lektor STIKES Fatima Parepare, Ns. Yenny Djeny Randa, S.Kep., M.Kes., menjelaskan bahwa kampus mereka menawarkan dua program studi strategis, yakni D3 Keperawatan dan S1 Administrasi Kesehatan.

Bagi calon mahasiswa yang masih bimbang dalam menentukan arah peminatan, pihak kampus menyediakan layanan konsultasi langsung guna mengarahkan bakat dan minat mereka.

“Kami mengundang anak-anakku semua untuk datang langsung ke kampus. Tim kami siap memberikan konseling dan mengarahkan ke prodi yang paling cocok. Jika lebih berminat ke pelayanan medis, ada D3 Keperawatan. Namun, jika condong ke aspek manajerial, bisa memilih Administrasi Kesehatan,” ujar Ns. Yenny.

Salah satu keunggulan utama dari STIKES Fatima Parepare adalah adanya program pendampingan karir pascakelulusan. Pihak institusi aktif memfasilitasi para alumni untuk bisa terserap di pasar kerja luar negeri. Saat ini, jaringan alumni STIKES Fatima telah tersebar di beberapa negara maju.

“Keunggulan kami adalah pendidik tidak melepas begitu saja mahasiswa yang telah selesai. Kami memantau dan memfasilitasi mereka yang ingin berkarir di luar negeri. Begitu banyak alumni kami yang sudah bekerja di Taiwan, Arab Saudi, dan yang paling banyak saat ini ada di Jepang, bahkan sudah memasuki periode kedua penempatan,” jelasnya secara rinci.

Menariknya, program fasilitasi kerja ke luar negeri ini tidak terbatas hanya bagi lulusan baru (Fresh Graduate). Ns. Yenny menegaskan bahwa alumni lama yang sempat menganggur atau belum mendapatkan pekerjaan tetap juga diprioritaskan untuk dibimbing kembali.

 “Kami tetap mengelola seluruh alumni. Ada yang sudah lulus dua tahun lalu baru datang ke kampus, tetap kami bimbing dan arahkan sampai akhirnya bisa sukses bekerja di luar negeri. Jadi peluang ini terbuka lebar bagi semua alumni STIKES Fatima Parepare,” pungkas Ns. Yenny. *(Red)*

Wakili Wali Kota, Wakil Wali Kota Hermanto Lantik Pengurus YPLP PGRI Parepare dan Tekan Kolaborasi Pendidikan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Wakil Wali Kota Parepare, H. Hermanto, secara resmi menghadiri sekaligus membacakan sambutan Wali Kota dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Perwakilan Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) PGRI Kota Parepare. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Rabu (01/07/26).

Membuka sambutannya, H. Hermanto menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, yang tidak dapat hadir secara langsung karena sedang berada di Kota Medan untuk menghadiri kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi).

Sebagai anak dari seorang guru, Hermanto mengaku memiliki kedekatan emosional yang erat dengan PGRI, sehingga ia memilih memprioritaskan menghadiri pelantikan ini.

 “Bapak Wali Kota menitipkan salam hormat dan salam sehat untuk kita semua. Sebenarnya saya juga dijadwalkan berangkat ke Medan kemarin, namun karena ada pelantikan YPLP PGRI ini, saya wajib hadir. Saya sampaikan kepada Ibu Ketua, jika ada kegiatan PGRI, ikutkan saya, karena orang tua saya sendiri adalah seorang guru,” ungkap Hermanto disambut hangat oleh para pengurus.

Dalam arahannya mewakili Wali Kota, Hermanto menekankan bahwa momentum pelantikan ini harus dijadikan awal dari semangat baru untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kota, organisasi profesi, dan lembaga pendidikan.

Sinergi dan kolaborasi tersebut dinilai krusial demi menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul dan melahirkan generasi emas yang berkarakter di Kota Parepare.

“Selamat dan sukses atas dilantiknya segenap jajaran pengurus baru. Semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, membawa kemajuan bagi lembaga, serta senantiasa melahirkan inovasi baru demi masa depan dunia pendidikan kita,” pungkasnya.

Yasinan Rutin Ba’da Ashar Polres Parepare, Ikhtiar Spiritual Memohon Keselamatan dan Keberkahan untuk Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komitmen membangun kekuatan spiritual di lingkungan kepolisian terus diwujudkan Polres Parepare melalui kegiatan pembacaan surah yasin secara berjamaah, kali ini kegiatan yang lazim disebut yasinan rutin ini dilakukan personil Polres Parepare saat usai melaksanakan ibadah shalat ashar secara berjamaah atau ba’da Ashar di masjid Mujahid Baiturrahim. Kamis (02/07/26) sore sekitar pukul 15.45 wita.

Yasinan rutin ba’da ashar menjadi agenda rutin setiap hari kamis, yang tidak hanya diikuti personel kepolisian, tetapi juga melibatkan tokoh agama dan santriawan sebagai bentuk penguatan nilai-nilai religius sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri dan warga.

Sebelum rangkaian pembacaan Surat Yasin dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu melaksanakan Shalat Ashar berjamaah. Suasana khusyuk semakin terasa saat pembacaan Surat Al-Fatihah dilanjutkan dengan lantunan Surat Yasin yang dipandu oleh Ustadz Dr. Hisbul Rauf. Rangkaian ibadah kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan sebagai ikhtiar memohon perlindungan, keselamatan, serta keberkahan bagi seluruh masyarakat, bangsa, dan institusi Polri dalam menjalankan tugas pengabdian.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Parepare Kompol Saharuddin, Kabag SDM Kompol Muhammad Hasyim, Kabag Logistik AKP Joddy Titalepta, Kabag Ren AKP H. Muhammad Amin, sejumlah personil Perwira Pertama dan bintara, dan juga menghadirkan sepuluh santri dari Pondok Pesantren Al Irsyad Kota Parepare.

Pada kesempatan tersebut, Wakapolres Parepare Kompol Saharuddin memberikan pencerahan kepada seluruh jamaah. Dalam penyampaiannya, ia mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan sebagai pondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Menurutnya, pengabdian yang dilandasi keikhlasan serta nilai-nilai spiritual akan melahirkan pelayanan yang lebih humanis, profesional, dan penuh tanggung jawab.

Kehadiran para santri dalam kegiatan ini turut mencerminkan kepedulian Polres Parepare pada lembaga pendidikan keagamaan, sekaligus Mendorong pembentukan karakter generasi muda yang religius, berakhlak mulia, cinta tanah air, dan memiliki kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan yasinan bersama yang dilaksanakan secara rutin setiap pekan, Polres Parepare berharap nilai-nilai keagamaan senantiasa menjadi sumber motivasi bagi seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata bahwa pendekatan religius merupakan bagian penting dalam membangun Polri yang Presisi, berintegritas, dan semakin dicintai masyarakat.

Bawaslu Parepare Soroti Akurasi Data Pemilih pada Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan II 2026

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Bawaslu Kota Parepare menghadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan II Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh KPU Kota Parepare di Aula KPU Kota Parepare, Kamis (2/07/26).

Rapat pleno tersebut dibuka oleh Ketua KPU Kota Parepare, Muh. Awal Yanto, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Polres Parepare, Kodim 1405/Parepare, Pengadilan Negeri Parepare, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Parepare, Kementerian Agama Kota Parepare, Dinas Pendidikan Kota Parepare, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Parepare, serta para camat se-Kota Parepare.

Dalam sambutannya, Muh. Awal Yanto menyampaikan bahwa pemutakhiran data pemilih merupakan amanat yang harus dilaksanakan secara berkelanjutan oleh KPU. Menurutnya, proses tersebut membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh instansi terkait agar data pemilih yang dihasilkan semakin akurat dan berkualitas.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini terus mendukung proses pemutakhiran data pemilih. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan daftar pemilih yang valid,” ujarnya.

Setelah pembacaan hasil rekapitulasi DPB Triwulan II oleh Komisioner KPU, Kalmasari, rapat dilanjutkan dengan sesi penyampaian masukan dan tanggapan dari peserta yang hadir.

Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh. Zainal Asnun, menyampaikan sejumlah catatan hasil pengawasan. Ia mempertanyakan apakah masih dimungkinkan dilakukan koreksi terhadap data sebelum ditetapkan dalam rapat pleno apabila ditemukan kekeliruan.

Menurutnya, Bawaslu masih menemukan data warga yang telah meninggal dunia sejak tahun 2025 namun masih tercatat sebagai pemilih aktif pada aplikasi Sidalih.

“Kami mencatat masih terdapat data pemilih yang seharusnya sudah tidak masuk dalam daftar pemilih aktif. Jika dalam setiap pleno masih terdapat sisa data yang belum terselesaikan, maka proses pemutakhiran berkelanjutan akan selalu menyisakan persoalan yang sama dan tidak pernah tuntas sepenuhnya,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak KPU Kota Parepare menjelaskan bahwa saat pelaksanaan pleno, akses aplikasi Sidalih belum dapat disinkronkan karena seluruh KPU di Indonesia sedang melaksanakan rapat pleno DPB Triwulan II secara bersamaan. KPU memastikan bahwa setiap masukan yang disampaikan akan ditindaklanjuti setelah akses Sidalih kembali normal.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Bawaslu Kota Parepare, Susilawati, turut menyampaikan hasil pemantauan Bawaslu terhadap data pada aplikasi Sidalih.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan, jumlah pemilih pada Triwulan II mengalami penurunan sebanyak 71 orang. Namun demikian, tidak terdapat penambahan data pemilih baru dalam rekapitulasi tersebut.

Selain itu, Bawaslu kembali menyoroti keberadaan data pemilih yang telah meninggal dunia namun masih berstatus aktif pada Sidalih. Salah satu temuan Bawaslu adalah data pemilih di Kecamatan Ujung Bulu atas nama Musa yang telah memiliki akta kematian sejak September tahun 2025 lalu, namun masih tercantum sebagai pemilih aktif.

“Kami berharap data tersebut dapat dicek bersama antara dashboard KPU dan akun viewer Bawaslu agar benar-benar dapat dipastikan bahwa data pada Sidalih telah mutakhir,” ujar Susilawati.

Menanggapi masukan tersebut, KPU Kota Parepare menyampaikan bahwa hasil pengawasan yang sebelumnya telah disampaikan oleh Bawaslu akan dilakukan pencermatan lebih lanjut. KPU juga mengapresiasi setiap saran yang diberikan, dengan tetap memperhatikan kelengkapan dokumen pendukung agar proses tindak lanjut dapat dilakukan secara optimal.

Sementara itu, perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Parepare menilai bahwa masukan yang disampaikan Bawaslu menjadi bahan evaluasi yang penting bagi KPU dalam menjaga kualitas daftar pemilih.

“Daftar pemilih berkelanjutan harus benar-benar akurat karena akan menjadi data yang dipublikasikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap masukan yang disampaikan perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Parepare turut menjelaskan bahwa data kependudukan Semester I Tahun 2026 masih belum diterbitkan oleh pemerintah pusat dan dijadwalkan tersedia pada bulan Juli 2026 sehingga belum dapat digunakan untuk pembaruan data.

Ia juga menyampaikan bahwa informasi mengenai warga yang meninggal dunia terus disampaikan setiap hari kepada KPU Kota Parepare melalui grup koordinasi bersama kecamatan dan kelurahan. Namun demikian, penerbitan akta kematian tidak selalu dilakukan segera setelah seseorang meninggal dunia sehingga turut memengaruhi proses pembaruan data kependudukan.

Melalui rapat pleno tersebut, Bawaslu Kota Parepare kembali menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan sebagai upaya memastikan daftar pemilih yang akurat, mutakhir, dan berkualitas guna mendukung penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan berintegritas.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare