24.5 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 23, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 820

Berkali-kali Jadi Korban Hoaks, Bupati Enrekang Paparkan Alasannya Laporkan WP

0

ENREKANG, RADIOMESRA. COM  — Bupati Enrekang Muslimin Bando akhirnya angkat suara mengenai penangkapan WP (30), tersangka penyebar hoaks lewat situs online.

MB memaparkan, WP telah berkali-kali menyebarkan informasi hoaks tentang dirinya. “Selama itu pula saya bersabar. Sebab yang dia sampaikan tidak benar adanya,” jelas MB, Sabtu (13/02/21).

Namun saat WP kembali menyebar hoaks tentang dana Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), MB akhirnya bertindak. Dalam artikel yang dibuat WP, bupati dituding secara sepihak menggunakan PEN untuk membayar honorer.

“Kenapa saya harus melapor ke polisi, sebab PEN ini menyangkut kesejahteraan masyarakat saya secara langsung. Dana Rp441,5 miliar itu manfaatnya banyak. Untuk pelbagai program dan kegiatan pemulihan ekonomi, pembangunan jembatan, jalan, dan infrastruktur lainnya. Bayangkan jika PEN dibatalkan gegara hoaks itu? Masyarakat kita yang dirugikan,” beber bupati.

Bupati menegaskan, PEN tidak dapat digunakan untuk keperluan lain selain yang telah diatur dalam PMK (Peraturan Menteri Keuangan) Nomor 179/2020.

MB juga mengungkapkan fakta mengejutkan. WP ternyata kerap meminta ‘sesuatu’ lewat ajudan maupun orang disekitar bupati. Imbalannya, WP bersedia menghentikan hoaks yang ia sebar.

“Tapi saya tidak pernah kasih. Kita punya capture chat-nya. Minta ini itu. Tidak perlu saya ungkap apa saja yang dia minta, sebab kami masih jaga kehormatan keluarganya,” ujar bupati.

MB memastikan, dia melaporkan WP bukan dalam kapasitas jurnalis. Namun sebagai orang yang berstatement dan menyebarkan hoaks.

“Kami sudah 7 tahun menjabat sebagai bupati. Selama itu pula hubungan baik dengan insan pers terjaga dengan baik. Tidak pernah sekalipun kami berkasus dengan jurnalis. Sebab teman-teman jurnalis adalah mitra kritis yang merupakan bagian dari dinamika pemerintahan,” kata MB

Informasi yang dihimpun, WP tidak dapat dikategorikan wartawan dan tulisannya tidak dapat disebut karya jurnalistik. Sebab tidak memenuhi kode etik jurnalis dan pedoman pemberitaan media siber. Artikel itu tidak memenuhi prinsip akurasi, keberimbangan dan cover bothside.

WP juga tidak tercatat sebagai anggota organisasi jurnalis lokal Gabungan Wartawan Enrekang (GAWAT), ataupun organisaasi kewartawanan lain seperti PWI, AJI, JOIN, IWO, dan lainnya.

WP diketahui menulis sendiri artikel dengan dirinya sendiri selaku narasumber. Menuduh bupati menggunakan dana PEN membayar gaji honorer. Artikel itu ia posting di situs online sehingga seolah-olah berita, lalu menyebarkannya.

“Sehingga kita tidak menggunakan hak jawab. Sebab mekanisme itu hanya berlaku untuk entitas media,” jelas Kadis Kominfo dan Statistik Enrekang Hasbar.

Terungkap pula bahwa Updatesulsel tidak tercatat sebagai anggota asosiasi media siber yang menjadi konstituen Dewan Pers seperti AMSI maupun SMSI.

Perusahaan PT Update Media Sulsel bahkan ternyata bodong. Tidak terdaftar di KemenkumHAM, serta tidak bisa ditemukan di pusat data perusahaan AHU Online (ahu.go.id). Selain memuat hoaks soal PEN dan penghinaan terhadap Bupati, situs ini juga banyak memuat artikel yang tendensius terhadap Pemkab Enrekang.

Kantor redaksinya yang beralamat di Perumahan Taman Toraja, Tanjung Bunga Makassar juga ternyata fiktif. Mulai Kepala RT/RW, Lurah dan Camat Tamalate memastikan tidak ada perusahaan pers yang berkantor di wilayahnya. Apalagi perusahaan memang dilarang berkantor di kompleks perumahan.

“Sementara berdasarkan informasi teman-teman wartawan dari media mainstream di Enrekang, WP ini tidak pernah terlihat di Enrekang melaksanakan tugas jurnalistik,” urai Hasbar. (*)

Musik : Kolaborasi Thalia Amritha bersama Pika Iskandar di single : ‘Susah Lupa’

0

RADIOMESRA. COM – Thalia Amritha, penyanyi muda berbakat pemenang ajang Di Rumah Aja Challenge 2 yang diselenggarakan oleh Eventori pada 15 April 2020, merilis singgel solo terbarunya yang berjudul “Susah Lupa”. Sebelumnya, dia berduet dengan Bonn yang juga pemenang ajang Di Rumah Aja Challenge 2, di lagu “Jadian”.

Lagu “Susah Lupa” diciptakan oleh Pika Iskandar, seorang produser musik, musisi, komposer, sekaligus arranger yang pernah menciptakan lagu untuk beberapa musisi. Salah satu lagu ciptaannya yang berhasil melejit adalah “Pura-pura Lupa” yang dinyanyikan oleh Mahen.

Thalia mengaku beruntung bisa bekerjasama dengan Pika dan proses rekaman pun berlangsung dengan lancar. Dari situ, dia mendapat pengalaman baru yang tak terlupakan. “Thankfully, aku di-direct sama Kak Pika yang super duper keren, dan aku merasa sangat terbantu mendapat mood lagu yang dimau. Overall, seru, sih, new experience, dan aku puas juga sama hasilnya,” ucap Thalia. Ini adalah pertama kalinya Thalia melakukan rekaman dengan nuansa lagu yang cukup dalam dan gloomy. Sehingga, dibutuhkan penghayatan dengan rasa yang sangat tulus agar rasa dan pesannya sampai ke pendengar.

“Menurutku, lagu ini sangat meaningful, karena aku yakin banyak sekali orang yang pernah ada di posisi ini. Menceritakan tentang seseorang yang susah melupakan orang yang dia sayang setelah ditinggalkan,” ungkap Thalia.

“Susah Lupa” dirilis pada 5 Februari 2021, menjelang Hari Valentine yang diperingati setiap 14 Februari. Namun, tak semua orang merasa senang. Ada juga orang yang tetap merasa sedih di Hari Kasih Sayang tersebut. Maka dari itu, lagu “Susah Lupa” bisa menemani kamu yang sedang merasa sendu di Hari Valentine.

Thalia berharap lagu “Susah Lupa” bisa mendapat sambutan hangat dari masyarakat. “Semoga lagu ‘Susah Lupa’ sebagai lagu perdanaku as a solo singer, bisa diterima banyak orang, banyak yang suka dan relate sama lagunya, di semua digital platform juga banyak yang dengerin lagunya, banyak yang request juga di radio-radio,” pungkas Thalia.

Untuk memberikan semangat, Thalia akan membagi-bagikan 100 mawar biru ke beberapa pekerja seni mulai dari rekan rekan artist musisi hingga Influencer pada 30 Januari hingga 1 Februari 2021. Warna biru pada bunga mawar biru melambangkan suatu ketidakmungkinan yang dapat terjadi. Jika dipikirkan secara genetika, mustahil ada bunga mawar bewarna biru, namun berkat keahlian dan kreativitas manusia, ketidak mungkinan tersebut dapat terjadi.

Musik : Tiara Effendy Wakili Curahan Hati Banyak Pasangan Lewat Single Ketiga ‘Memudar’

0

RADIOMESRA. COM – Musisi asal Bandung, Tiara Effendy, kembali menyapa penikmat musik Indonesia di awal tahun 2021 ini dengan karya terbarunya yang berjudul ‘Memudar’. Setelah tahun lalu merilis 2 single diantaranya ‘Wahai Tuan’ dan ‘Merona Merah’, kini, Tiara Effendy mengajak kita untuk kembali terhanyut dalam suara dan lirik indahnya di singleketiga ini. Dengan dentingan piano yang mengawali lagu ini, Tiara Effendy seperti sedang menceritakan perasaan terdalamnya.

‘Memudar’ bercerita tentang sebuah hubungan yang semakin lama semakin hambar dan pelan-pelan #MemudarSeiringWaktu. Memang, ini adalah hal yang mungkin dialami oleh banyak orang yang telah menjalin hubungan asmara dengan pasangannya. Berkurangnya rasa cinta dari pasangan yang menyebabkan hubungan semakin merenggang mampu dituangkan Tiara melalui lirik seperti “Entah kemana ku harus sandarkan rindu. Bila terus begini, yang tersisa tinggallah sepi”. Dalam menceritakan lagu ini, Tiara turut pula dibantu oleh Gege Gumilar, dan Gia Raf sebagai Composer serta Penulis Lagu bersanding dengan Tiara Effendy sendiri. Sementara itu, GegeGumilar juga berperan sebagai Arranger, Produser, serta Mixer dari lagu ini. Proses rekaman dari lagu ini dilakukan di DB Digital Recording dan proses Mastering yang dilakukan oleh Avoy dari DBRecStudio.

Walau Tiara percaya bahwa kisah yang berusaha dia ceritakan dalam lagu ini akan sangat relate dengan banyak orang, Tiara berharap dengan adanya single ini, dirinya dapat mengisi kekosongan para pendengar lagu yang mengalami hal tersebut. Lagu ini juga menjadi penanda keseriusan Tiara Effendy untuk terus memberikan karya terbaiknya di penikmat musik Indonesia. Dengan kedewasaan yang ditunjukan oleh Tiara lewat lirik lagu-lagunya, dia berharap mendapatkan tempat tersendiri di hati penggemar atau penikmat musik. ‘Memudar’ kini telah tersedia di seluruh Digital Streaming Platform di Indonesia.

Musik : Merpati Bercerita Rasa Rindu Sang Kekasih Lewat “Saat Jauh Darimu”

0

RADIOMESRA. COM – Disaat masa pandemi Covid 19 yang memberlakukan PSBB dan social distancing yang mengharuskan kita berdiam di rumah. Maka bagi Andi Merpati ini justru merupakan kesempatan yang baik untuk fokus membuat lagu-lagu. Alhasil lahirlah sebuah lagu dengan judul “Saat Jauh Darimu” yang diciptakan sendiri oleh Andi Merpati dan kemudian dipilih untuk menjadi single terbaru Merpati band.

Lagu “Saat Jauh Darimu” ini bercerita tentang perasaan rindu sepasang kekasih yang harus terpisah jauh karena sebuah pertengkaran yang seharusnya tak perlu di permasalahkan, hanya karena ego diri dua insan itu sehingga saling diam tanpa kata, padahal kenyataannya mereka itu sama sama saling menunggu kabar, takut kehilangan dan berharap bisa kembali. Pada akhirnya mereka menyadari apa salahnya untuk saling mengalah karna sebenarnya hatinya masih saling cinta, mempertahankan gengsi dan ego diri hanya akan menyiksa hati, dengan kekuatan rindu ‘Saat Jauh Darimu’ cinta akhirnya bisa bertahan dan kembali.

Dari segi lirik dan notasi sengaja di buat sesimple mungkin tapi tetap bercerita, dalam liriknya yang lugas syarat akan makna sehingga orang yang pertama mendenger bisa langsung mudah memahami mungkin juga relevan dengan orang yang sedang mengalami keadaan ini. Notasi lagunya sangat mudah dan gampang diingat dan yang mendengar juga bisa dengan mudah mengikuti untuk menyanyikannya.

Musik arransmennya digarap oleh Merpati band dan Rangga Gusman, dibuat mellow, lebih dewasa tapi tetap ciri khas Merpati band banget, dibalut dengan alunan instrumen biola yang memberi sentuhan lebih menyayat hati dan dramatis selaras dengan lirik lagunya, tapi tetap easy listening dan akan cepat mudah disukai.

Dalam single lagu ‘Saat Jauh Darimu’ ini Merpati band yang tahun ini berusia 18 Tahun, berkolaborasi dengan Bening Septari Penyanyi Jebolan Juara 1 Bintang Radio Tingkat nasional 2013 yang notabene nya Sama sama artis satu label di NAGASWARA dan sempat mengeluarkan single (“Cinta Yang Terabaikan”, “Ori”, “Tak Bisa Jadi Yang Kedua”, “Delete You”).

Selain itu Bening memiliki kemampuan vocal yang tak diragukan lagi, karakter bagus dan bisa cocok menyesuaikan dengan lagu-lagu Merpati band, kebetulan Bening juga sudah sering ikut berkolaborasi partner duet dengan Merpati band pada saat manggung Off air, jadi sudah paham dengan karakter musik Merpati band.

“Pada saat diajak dan ditawari untuk berkolaborasi di project single ini, Bening langsung tertarik dan suka lagunya, itu yang lebih penting karena jika sudah suka lagunya akan sangat mudah untuk menghayati dan menyampaikan pesan lagunya. “Ujar Andi Merpati.

Musik : “Kita Satu Kata” Hasil Karya Bemby Noor dan Kael

0

RADIOMESRA. COM – Banyak orang bilang bulan Februari adalah bulan penuh cinta, bulan yang selalu dikaitkan dengan romantisme cinta, bulannya para sepasang kekasih, Afe Records di bulan ini terus menghadirkan lagu-lagu cinta yang dapat dinikmati oleh Insan muda, kali ini suara merdu Kael yang akan menghibur para insan muda yang sedang dimabuk cinta dengan karya kolaborasinya dengan maestro muda Bemby Noor dengan lagu yang bertajuk “Kita Satu Kata”.

Kolaborasi ini memang Kael yang menginginkannya hingga mendatangi Bemby Noor ke rumahnya untuk melakukan workshop lagu ini, “kael ini semangatnya luar biasa untuk belajar, tapi memang materi suaranya bagus banget, hingga prosesnya pun berjalan dengan lancar” jelas Bemby, “adalah kebanggan tersendiri dari aku bisa belajar bagaimana mengkomposisi lagu dengan masternya langsung ini adalah kesempatan yang sangat langka, kael belajar banyak dari kak bemby” Tambah Kael

Dan untuk pembuatan musiknya Tengku Shafick ikut membantu dalam aransemen musik dan vocal hingga hasilnya bisa seperti ini, “menterjemahkan lagu mereka menjadi lebih mudah karena bemby juga ikut membantu dalam pengisian guitar akustik dan kael pun memiliki materi vokal dan tehnik yang bagus sehingga sangat mudah saat proses rekamannya” Jelas Shafick, “dan aku memang menginginkan komposisi kael yang lebih riang, chill, cozy, dan easy listening, sehingga yang mendengarkan bisa fokus ke suara kael yang merdu ini, dan kak shafick berhasil menterjemahkan dengan sempurna seperti biasanya” Puji Bemby.

Lagu “Kita Satu Kata” ini menceritakan tentang pertemuan dengan seseorang yang berhasil mencuri perhatiannya bahkan mencuri hatinya, “lagu ini menggambarkan tentang sebuah pertemuan, pertemuan yang menimbulkan rasa cinta, dan yang jatuh cinta ini terus memperjuangkannya hingga sang pujaannya satu kata dengan dirinya yaitu cinta, hingga mereka satu dalam satu kata cinta” Cerita Kael Tentang Lagunya.

Respon Aduan Warga, PDAM Perbaikan Sarana Distribusi Air Bersih

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kinerja Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kota Parepare terus ditingkatkan. Merespon cepat keluhan warga serta perbaikan sarana distribusi air bersih adalah bagian dari upaya meningkatkan pelayanan tersebut.

Seperti yang dilakukan Perbaikan stop kran 3″ depan mesjid Al Hudha Jl. Jend. A.Yani Km3 sudah selesai dikerja oleh anggota Transmisi dan Distribusi. Hal itu diungkapkan Plt. Humas PDAM Parepare, Rahman Ngara. Jumat, (12/02/21).

“Hari ini kita baru saja melakukan perbaikan stop kran 3 di depan Masjid Al Hudha Jl. Jend. A.Yani Km3. Alhamdulillah sudah selesai dikerjakan oleh anggota transmisi dan distribusi,” kata dia.

Dia menjelaskan, menagemen perusahaan plat merah tersebut memprioritaskan bagaimana memberikan pelayanan maksimal terhadap pelanggan. “Maka itu aduan warga soal distribusi air kita respons cepat,” ucap Rahman.

Salah seorang warga Jalan Jendral A Yani, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Iqbal mengapresiasi apa yang telah dilakukan pihak PDAM.

Menurutnya, PDAM kini telah menunjukkan perubahan dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat, khususnya kepada pelanggan yang selama ini mengeluhkan distribusi air bersih.

“Kita perlu mengapresiasi kinerja PDAM saat ini. Pelayanannya cukup baik terhadap pelanggan. Distribusi air lancar dan keluhan berhasil diminimalisir,” kata dia. (*)

Pemkot Benahi Fasilitas Stadion Gelora Habibie

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Stadion Gelora Habibie terus berbenah. Tahun 2020 Pemkot Parepare melalui disporapar parepare telah membenahi ruang ganti pemain, toilet, ruang wasit, ruang media, serta pembenahan tribun tertutup. Tulis Wali kota pada Akun media sosialnya Kamis (11/02/21).

“Perhitungan dan penilaian terakhir, Stadion ini sudah mampu menampung 20 ribu penonton, begitupun lampu Stadion yang sudah berstandar utk pertandingan di malam hari..” Ungkapnya

Lanjut wali kota dua periode tersebut untuk Tahun 2021, pemerintah kota parepare telah menganggarkan kembali untuk pembenahan reservoar untuk sirkulasi air di stadion dan sekitarnya, serta pembenahan lainnya yang dianggap perlu.

“Kami terus berkomitmen untuk meghadirkan sarana olahraga khususnya sepak bola yang berstandar nasional.” Tulisnya.

Taufan Pawe Diberi Kepercayaan Sebagai Anggota Dewas APEKSI

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe diberi kepercayaan sebagai Anggota Dewan Pengawas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) periode 2021-2024.

Amanah itu diberikan kepada Taufan Pawe sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya sebagai Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi pada periode 2016-2020, lalu.

Kepercayaan itu disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Pengurus APEKSI terpilih, Bima Arya yang juga Wali Kota Bogor dalam pelaksanaan musyawarah nasional (Munas) VI APEKSI yang digelar di pelataran hutan kota Senayan, Jakarta, Kamis, (11/02/21).

“Komwil merekomendasikan dan disepakati Ibu Airin Rachmi Diany, Wali Kota Tangerang Selatan sebagai Ketua Dewan Pengawas didampingi Bapak Syarif Fasha, Wali Kota Jambi, dan Bapak Taufan Pawe, Wali Kota Parepare,” ujar Bima Arya.

Wali kota berlatar belakang praktisi hukum tersebut juga Terimakasih kepada Airin Rachmi Diany yang merupakan Wali Kota Tangerang Selatan atas dedikasi dan sumbangsihnya selama memimpin Asosiasi Pemerintah Kota Se-Indonesia (APEKSI).

“Selamat kepada bapak Bima Arya Sugiarto, Wali Kota Bogor yang terpilih sebagai Ketua APEKSI Periode 2021-2024, pada pelaksanaan Munas ke-VI di Jakarta beberapa Waktu lalu.” Jelas Taufan

Ketua DPD I Golkar Tersebut bersyukur pada pelaksanaan Munas tersebut, dirinya diberikan amanah sebagai Dewan Pengawas APEKSI periode 2021-2024.

“Insha Allah amanah ini merupakan jalan bagi kami untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara yang lebih luas.” Terang Taufan.

Kemenag Pastikan Ujian Akhir UAMBN tahun 2021 Ditiadakan

0

JAKARTA, RADIOMESRA. COM – Setelah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meniadakan Ujian Nasional 2021, kini Kementerian Agama (Kemenag) juga memastikan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) tahun 2021 ditiadakan.

Melansir laman Kemenag, Keputusan ini diambil dalam rangka ikut mencegah potensi penyebaran Corona Virus Disease atau Covid-19 dan berlaku baik Madrasah Tsanawiyah (MTs) maupun Madrasah Aliyah (MA).

Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, keputusan ini selaras dengan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang telah membatalkan UN dan Ujian Kesetaraan pada tahun 2021.

“UN di MTs dan MA ditiadakan. Kementerian Agama juga tidak melaksanakan UAMBN,” tegas Muhammad Ali Ramdhani di Jakarta, Kamis (11/02/21).

Syarat Kelulusan

Terkait kelulusan siswa, Dhani menjelaskan telah mengeluarkan Surat Edaran Dirjen Pendis No B.-298/DJ.I/ PP.00/02/2021 tentang Penyelenggaraan Kelulusan dan Kenaikan Kelas Siswa madrasah. Siswa madrasah dinyatakan lulus setelah memenuhi tiga syarat.

Pertama, menyelesaikan program pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester. Kedua, memperoleh nilai sikap/perilaku minimal ‘Baik’. Ketiga, mengikuti Ujian Madrasah (UM) yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan (madrasah).

“Ujian Madrasah merupakan ujian akhir program yang dilaksanakan pada siswa kelas akhir pada setiap jenjang madrasah dari tingkat MI, MTs, dan MA,” kata mantan Direktur Pasca Sarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Dhani menegaskan, UM pada masa pandemi Covid-19 harus tetap menerapkan protokol kesehatan serta menjaga keselamatan, kesehatan, dan keamanan warga madrasah.

“Artinya ujian tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan kondisi keamanan di setiap wilayah madrasah itu berada,” tukasnya.

Dirjen Pendis juga telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 752 Tahun 2021 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Madrasah. SK ini mengatur, bahwa Ujian Madrasah dapat diselenggarakan dalam bentuk tes tulis, ujian praktik, penugasan, portofolio nilai rapor semester sebelumnya dan tugas harian yang ada, atau bentuk lain yang memungkinkan dapat dilakukan oleh madrasah di masa pandemi.

Terkait penentuan kenaikan kelas pada pembelajaran di Masa Darurat Pencegahan Penyebaran Covid-19, Ditjen Pendidikan Islam telah menerbitkan ketentuan sebagai berikut:

Pertama, ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dapat dilakukan dalam bentuk portofolio dari nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring atau luring dan/ atau bentuk kegiatan penilaian lainnya yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.

Kedua, ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh.

Ketiga, rumus perhitungan nilai kenaikan kelas pada semua tingkatan madrasah (MI, MTs, MA) dapat ditentukan oleh madrasah.

Asesmen Siswa

Kemenag juga akan melakukan diagnosis terhadap kompetensi dan prestasi siswa madrasah dengan melakukan Asesmen Kompetensi Minimal atau Asesmen Kompetisi Siswa Indonesia (AKSI).

“Jika Ujian Madrasah diselenggarakan untuk menentukan prestasi siswa di akhir program belajarnya, maka AKSI diselenggaran sebagai upaya mendiagnosis kondisi kompetensi siswa untuk tujuan perbaikan mutu pembelajaran siswa,” papar Dhani.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah A. Umar menambahkan, AKSI akan mengukur aspek pengetahuan dan keterampilan.

“Asesmen ini sebagai alat ukur untuk mendeteksi kemampuan peserta didik pada literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains, serta literasi sosial budaya,” tutupnya

DPK BKPRMI Bacukiki Barat dan Komunitas Spirit Parepare Bagikan Sandal Wudhu Ke Masjid

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – DPK BKPRMI Bacukiki Barat serta Komunitas Spirit Parepare punya program berbagi kalender islami dan sandal wudhu di tiap masjid Kota Parepare, langkah awal penyaluran di Masjid Nurussamawati Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Rabu (10/02/21).

Ketua BKPRMI Bacukiki Barat pada tim liputan radiomesra.com Sutrisna mengatakan kegiatan yang mereka lakukan kali ini yaitu menyalurkan sandal wudhu di tiap-tiap masjid yang di fokuskan terlebih dahulu di kecamatan bacukiki barat.

“Kegiatan yang kami lakukan kali ini yaitu menyalurkan sandal wudhu di tiap-tiap masjid yang kita fokuskan terlebih dahulu di kecamatan bacukiki barat. dan alhamdulillah juga kita berkolaborasi dengan teman-teman dari komunitas spirit Parepare di mana mereka juga punya program untuk penyaluran kalender Islam dan ada beberapa Alquran Al hadis. ” Kata Sutrisna

Lanjut Humas Kemenag ini, untuk langkah awal mereka sudah berkoordinasi dengan salah satu pembina masjid Nurussamawati yaitu ustadzah Syarifah Salma tujuan dari pada kegiatan mereka ini semata-mata hanya untuk bersilaturahmi berbagi kebaikan kepada pengurus masjid yaitu salah satunya memberikan sendal masjid.

“Insya Allah kami lakukan setiap minggu 1 kali seminggu harapan kami ya itu kami mengajak kepada seluruh teman-teman orang-orang baik untuk melakukan satu hal kecil seperti ini karena kita tidak tahu perbuatan baik apa yang memasukkan kita ke surga dan kami tidak ingin kebaikan ini hanya kami yang lakukan Jadi melalui kesempatan ini kami mengajak orang-orang baik untuk bergerak bersama kita berkolaborasi bersama untuk berbuat kebaikan.” Jelasnya.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare