24.9 C
Pare-Pare
Kamis, Oktober 29, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 710

Ketua DPW NasDem Sulsel Tunjukkan Kepedulian Terhadap Warga Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM. – Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse (RMS) menunjukkan kepedulian terhadap warga Parepare bernama Hasna yang merupakan penjual kue keliling viral di medsos.

RMS langsung memerintahkan pengurus NasDem Kota Parepare untuk mencari ibu penjual kue yang viral di medsos tersebut, dan akhirnya ditemukan dikediamannya jalan Jl. Mattirotasi Baru, Sumpang, Parepare, Selasa (01/02/22).

Legislator NasDem, Suyuti langsung turun tangan mencari Hasna di kota peduli ini dan berhasil ketemu langsung dan berbicara dengan RMS melalui video call lewat Handphone Suyuti. Legislator Dapil Bacukiki pada tim liputan jelajah kota Selasa (01/02/22) mengatakan ketua DPW Nasdem Sulsel memposting di ig-nya dan memposting di grup Nasdem Sulsel dan meminta tolong di dicarikan penjual kue keliling menjajakan dagangannya dengan bermenyanyi tersebut.

“Kakak ketua RMS (Rusdi Masse) yang juga ketua DPW Nasdem Sulsel memposting di ig-nya dan memposting di grup Nasdem Sulsel, terus dia bilang tolong dicarikan ini penjual kue ini yang lagi menyanyi ini. Karena sebenarnya kakak ketua RMS tidak tahu dia warga apa, warga Parepare kah ? warga Makassar kah ? yang jelas dia tidak tahu. Sehingga saya lihat grup Nasdem sulsel saya langsung japri bawa itu warga Parepare saya akan cari orangnya.” kata Sayuti.

Lanjut Owner Alya Cafe Sweetness ini, saat bertemu, dirinya langsung menghubungi RMS yang meminta untuk video call. Ketua DPW Nasdem tersebut lalu bertanya cara menjajakan kue menggunakan apa

“Terus dia menjawab jalan kaki bos, kalau begitu saya belikan kamu motor. Memang selama ini kakak ketua DPW Nasdem Sulsel kakak RMS, selalu mengedepankan selalu menyampaikan ke kader-kader, bahwa bergeraklah jangan nanti pada saat pemilu caleg baru mendekati masyarakat bantu mereka yang membutuhkan bantuan. Dia itu selalu pesan kepada seluruh kader bahwa politik kemanusiaan itu jauh lebih bagus kalau kita tidak dapat politiknya akhiratnya kita dapat. Terasa sungguh luar biasa makanya sebagai kader Nasdem saya selalu bergerak sesuai arahan dan petunjuk kakak ketua RMS yang selalu mendapatkan politik kemanusiaan.” Jelas SYT.

2 Pasien Positif Corona Jalani Perawatan di RSUD Andi Makkasau

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dua pasien positif Corona tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau. Meski dengan paparan yang sama, namun keduanya memiliki gejala yang berbeda. Satu orang dengan gejala berat dan satu ringan.

Direktur RSUD Andi Makkasau, dr Renny Anggraeni Sari saat di konfirmasi tim liputan jelajah kota mengungkapkan, dari hasil diagnosa, gejala yang berbeda tersebut disebabkan lantaran pasien yang berusia 22 tahun ini belum pernah melakukan vaksinasi, baik vaksinasi 1 atau 2 sehingga memicu gejala berat akibat penularan Corona. Sementara pasien usia 39 tahun telah menjalani vaksinasi 1 dan 2 sehingga kata Renny, gejala pasien cukup ringan dan stabil.

“Saat ini Ada 2 orang pasien yang dirawat dengan terkonfirmasi covid 19 di rumah sakit umum daerah Andi Makkasau. Pasien pertama seorang laki-laki berumur 22 tahun warga jalan Abdul Jalil yang masuk pada tanggal 31 Januari dengan keluhan demam dan sesak. Setelah dilakukan swab antigen hasilnya reaktif dilanjutkan dengan pemeriksaan PCR dan ternyata positif. Jadi sampelnya kami kirimkan ke Jakarta untuk mengetahui varian virusnya, semoga bukan omicron riwayat vaksinasi pasien ini belum pernah divaksinasi.” Kata dr. Renny

Lanjut dr. Renny saat ini pasien di ICU karena kondisi kesadarannya yang agak menurun dan mengalami sesak nafas dengan gula darah yang tidak terkontrol yang keduanya adalah seorang laki-laki berumur 39 tahun warga jalan lintas Brimob masuk tanggal 1 Februari dengan keluhan demam dan batuk-batuk ada riwayat hipertensi dilakukan swab antigen hasilnya reaktif dan dilakukan pemeriksaan PCM hasilnya positif.

“Pasien ini memiliki riwayat vaksinasi yang lengkap dan saat ini dirawat di ruang isolasi biasa karena kondisinya cukup stabil. Dengan adanya dua kasus yang sementara dirawat di rumah sakit ini dan di kota Parepare sendiri sudah ada 7 pasien yang terkonfirmasi covid, maka kita sebaiknya meningkatkan kewaspadaan. Tetap terapkan protokol kesehatan, jangan lupa memakai masker, mencuci tangan menghindari kerumunan menjaga jarak dan mengurangi mobilisasi.” Kata dr. Renny

dr. Renny juga berpesan jangan lupa lengkapi vaksinasi diri dan keluarga karena dengan telah dilakukannya vaksinasi sehingga tubuh akan mengenal virus dan membentuk antibodi.

“Jadi apa bila kita terinfeksi virus covid antibodi kita sudah mampu melawan virus tersebut sehingga gejala yang timbul tidak begitu berat akan mengurangi angka kematian.” Tutup dr. Renny

Di Bawah Kepemimpinan Erna Rasyid Taufan, Lazismu Parepare Raih WTP 2 Tahun Berturut-turut

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pasca audit laporan keuangan, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Parepare kembali memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian dari Kantor Akuntan Publik AR Utomo beberapa waktu lalu.

Predikat WTP yang berhasil diraih kedua kalinya Lazismu Parepare ini merupakan bukti sebuah capaian gemilang berkat motivasi dari Ketua Lazismu Hj Erna Rasyid Taufan.

Hal ini dikatakan Sekretaris lazismu Saiful Amir, Rabu (03/02/22) melalui Whatsapp.

“Alhamdulillah Lazismu Kota Parepare merasa berbangga sekaligus bersyukur mendapatkan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Akuntan Publik. Tentu ini adalah perjuangan yang tidak ringan tapi ini adalah kerja tim, yang segala dilakukan dengan spenuh hati dan tentunya atas bimbingan motivasi dan arahan dari ketua Lazismu Hj Erna Rasyid Taufan yang terus memotivasi kami untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat salah satunya akuntabilitas dan transparansi dalam hal pencatatan penerimaan Zakat Infaq Sedeqah,”ungkap Saiful.

Perolehan ini lanjut Saiful, diharapkan dapat menjadi motivasi kedepan untuk terus meningkatkan Akuntabilitas dan kepercayaan publik, sehingga Lazismu dapat berkiprah lebih baik lagi dan dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Dan tentunya harapan kami masyarakat Parepare tidak lagi ragu untuk membayar Zakat Infaq Sedeqahnya di Lazismu karena sudah dua kali berturut-turut parepare memperlihatkan kinerja terbaiknya dengan WTP ini,”pungkasnya.(*)

Potret Kemesraan Wali Kota Parepare Bersama Istri di Anniversary ke-30

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM- Hari ini, genap 30 tahun peringatan hari jadi pernikahan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe bersama istri, Erna Rasyid.

Menikah pada 2 Februari 1992 pasangan ini telah dikarunia tiga orang anak. Anak sulung bernama Eta Lestari Taufan kini bergelar Dokter, anak kedua Amartiwi Taufan bergelar Sarjana Hukum, dan bungsu Ilham Taufan masih menempuh pendidikan strata satu jurusan hukum.

Meski usia pernikahan sudah mencapai 3 dekade, namun potret kemesraan masih ditunjukkan pasangan politisi partai Golongan Karya (Golkar) ini.

Momen kemesraan Taufan Pawe dan Erna Rasyid diabadikan di galeri insta story (instagram) pribadi Taufan Pawe, Rabu, (2/2/2022).

Tidak berselang lama setelah diposting, foto yang memperlihatkan kebersamaan Taufan Pawe saat menggendong cucu pertama sembari merangkul pundak istri di Malino Highland ini mencuri perhatian netizen. Ribuan like dan komentar ucapan selamat dan doa pun mengalir. Foto itu juga tersebar di berbagai media sosial, seperti grup-grup WhatsApp (WA).

Selain itu, terlihat juga kebersamaan saat Taufan Pawe mengajari sang istri memanah. Nampak dalam foto itu, Taufan Pawe yang terlihat mengenakan jaket kuning hitam dengan topi koboy sedang mengarahkan, dan memegang kedua lengan sang istri yang siap memanah. (*)

Gabungan Jurnalis dan LSM Parepare Gelar Aksi Sosial Bantu Ringankan Biaya Pengobatan Asima

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Gabungan sejumlah jurnalis dan LSM di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menggelar aksi sosial untuk membantu meringankan biaya pengobatan Asima, balita berusia 4 (empat) tahun yang mengidap kelainan pada kandung kemih sejak lahir.

Tergugah dengan kondisi dan perjuangan Asima menghadapi penyakitnya, dikoordinir Suddin Syamsuddin bersama Andi Ilham, gabungan sejumlah jurnalis dan LSM tergerak untuk membantu meringankan biaya pengobatan Asima dengan menggalang Donasi Peduli Asima. Mereka menamakan diri Masyarakat Peduli Asima (MPA).

Open donasi dimulai dari pengunjung Warkop 588, kemudian bergeser ke Kantor DPRD Kota Parepare sekaligus menceritakan kondisi Asima kepada wakil rakyat di dewan, Senin 31 Januari 2022. Sejumlah legislator yang ditemui pun langsung tergugah memberikan bantuan berupa uang dan mengaku kaget lantaran baru mengetahui hal itu.

Salah satu inisiator MPA, Andi Ilham mengatakan, kegiatan donasi untuk Asima diharapkan bisa membantu biaya pengobatan dan keperluan sehari-hari Asima beserta keluarganya.

“Saya bersama teman-teman dari beberapa media online dan cetak, kita berinisiasi, berinisiatif untuk menggalang donasi buat membantu meringankan beban dari keluarga Asimah yang menderita ekstrofi agar beban hidupnya diringankan. Kegiatan yang dilakukan itu terangkum dalam kegiatan donasi mengatas namakan masyarakat peduli asimah.” Kata Andi Ilham.

Lanjut Aktivis LSM ini diawali dengan mengumpulkan bantuan atau sedekah dari para pengunjung cafe -588 setelah itu mereka menginisiasi untuk datang ke gedung DPR untuk menemui para legislatif anggota DPRD dan kebetulan tiba di DPRD ada beberapa anggota DPRD yang sementara berkantor.

“Alhamdulillah mereka terketuk hatinya untuk ikut membantu membagikan, mensedekahkan sedikit sebagian dari rezeki mereka Untuk meringankan beban dari keluarga balita bernama bernam Asimah ini. Saya memberi apresiasi kepada teman-teman LSM jurnalis yang telah ikut bergabung di dalam kegiatan moril kegiatan sosial kegiatan kemanusiaan ini. Dan saya memberi rasa hormat kepada para anggota DPR kita yang dengan kerelaan dan senang hati membuka diri memberikan sedikit bantuan berupa dana yang nantinya dana tersebut akan kita serahkan kepada orang tua dari balita asimah.” ungkap Ilham

Tambah Ilham ini bentuk solidaritas bentuk sinergitas dari aktifis NGO atau LSM dikota Parepare bersama Jurnalis yang ada di kota Parepare sinergitas ini dalam rangka membantu pemerintah dalam membangun kota Parepare utamanya membangun sumber daya manusianya.

“Kita melakukan ini sebagai wujud kepedulian, bagaimana masyarakat kota Parepare bisa membantu sesama masyarakat. Kita berharap kegiatan-kegiatan seperti ini akan terus berkembang kearah positif. Dan nantinya akan semakin banyak masyarakat yang mau ikut berdonasi, memberi, berbagi bukan hanya pada kasus balita asimah ini tapi untuk semua golongan semua tingkatan masyarakat yang ada di kota Parepare sehingga ini menjadi gerakan moril gerakan kemanusiaan’ itu harapan kami.” Jelas Ilham.

Penyakit Balita Asima Dalam ilmu medis disebut ekstrofi kandung kemih, kelainan yang tampak pada saat bayi lahir, di mana kandung kemih dan organ sekitarnya yang berhubungan berada di luar dinding perut.

Bagi para dermawan yang ingin menyalurkan bantuan untuk biaya pengobatan Asima, Donasi Peduli Asima bisa disalurkan di Warkop 588 atau menghubungi nomor 0813-5559-5909 an. Suddin Syamsuddin (Koordinator Open Donasi Peduli Asima)..

Pemkot Buka Secara Umum Penyuntikan Vaksin Booster

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – – Pemerintah Kota Parepare mulai melakukan penyuntikan Vaksin Booster bagi masyarakat Kota Parepare secara umum mulai dari usia 18 tahun keatas dan di Prioritaskan bagi Usia Rentan dan usila. Penyuntikan perdana yang dilakukan serentak di seluruh Puskesmas yang ada di Kota Parepare, pada Senin (31/01/22).

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, mengatakan, penyuntikan Vaksin dosis ketiga atau Booster ini dibuka secara umum kepada seluruh masyarakat Kota Parepare yang telah berusia 18 tahun keatas.

Vaksinator Puskesmas Madising Idris menjelaskan penyuntikan vaksin booster ini bisa dilakukan kepada seluruh warga Kota Parepare yang telah menerima vaksin dosis satu dan dua.

“Vaksinasi boster ini dari pemerintah melalui dinas kesehatan sudah membuka vaksin boster untuk hari ini. Sasarannya buat para lansia diatas 18 tahun yang sudah mendapatkan vaksin ke-2 minimal 6 bulan setelah vaksin ke-2 karena vaksin 1 dan 2 sinovac jadi kita pakekan boster hari ini adalah Pfizer penelitian setelah 6 bulan pemberian vaksin 2 itu diperkirakan imunnya sudah mulai menurun untuk meningkatkan imunnya kembali dilakukan boster.” Kata Idris.

Khusus untuk puskesmas madising na mario pemberian vaksin booster di buka setiap hari.

Anak Wajib Dapatkan Pendidikan Usia 6-12 Tahun Tanggung Jawab Pemda

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Parepare, Suriani mengatakan anak wajib mendapatkan pendidikan usia 6 sampai 12 tahun itu adalah tanggung jawab pemerintah daerah. Hal itu ia sampaikan saat menerima demonstran dari Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia (HIPMI) Parepare, saat melakukan aksi di depan kantor Wali Kota Parepare, Senin (31/01/22) lalu

“Ada beberapa anak-anak kita yang mungkin mengemis dan meminta-minta di jalan tidak sempat bersekolah pada hari ini saya hadirkan kadis pendidikan, Ibu kadis DP3A, itu untuk hadir di sini. Kita akan melihat anak tersebut apakah itu warga Parepare dan apakah dia mau sekolah kita akan mengidentifikasi, saya sampaikan kepada Pak kadis silahkan cermati apakah anak tersebut adalah warga parepare dan mau sekolah, itu gratis. Pak kadis akan siapkan pakaian dan tidak ada pembayaran kalau anak tersebut adalah anak wajib mendapatkan pendidikan usia 6 sampai 12 tahun itu adalah tanggungan pemerintah daerah.” Kata Suriani

Lanjut Suriani, Kadis pendidikan akan turun untuk mengecek anak-anak yang ada di jalan untuk minta-minta dan juga sudah dikoordinasikan dengan satpol PP bahwa mereka itu bukan orang Parepare tapi dikoordinir dan terorganisir oleh orang-orang orang yang tidak bertanggung jawab.

“Anak-anak ini dipekerjakan. Ada beberapa nama yang sudah diidentifikasi oleh satpol PP. Dan kita komunikasikan dengan dinas sosial. Itu sudah kami tindaklanjuti kalaupun hari ini masih ada di sana, dari tim tetap turun memantau dan kalau perlu anak-anak yang ada disana kita bawa ke sini apakah betul anak Parepare dan mau sekolah.” Jelas Suriani

3 Kasus Aktif, Wali kota Minta Masyarakat Jangan Lengah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Peringatan, Parepare kini tidak lagi 0 kasus aktif positif Covid-19 di Kota Parepare. Itu setelah per 31 Januari 2022, Satgas Penanganan Covid-19 Parepare merilis ada 3 kasus aktif, 1 di antaranya dirawat di RSUD Andi Makkasau, dan 2 lagi dalam proses isolasi mandiri (Isman). Sementara ada 14 kontak erat dan suspect dalam pemantauan.

Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe terus mengingatkan masyarakat agar jangan lengah. Protokol kesehatan (Prokes) harus terus ditegakkan. Demikian juga dengan vaksinasi, agar masyarakat yang sudah divaksin lengkap dosis 1 dan 2, untuk mengikuti vaksin dosis lanjutan atau Booster.

“Jangan kendor protokol kesehatan. Tetap ki harus pakai masker, cuci tangan ta selalu, jaga jarak ta, jangan ki berkerumun, dan batasi ki mobilisasi serta interaksi. Jaga diri ta dan keluarga ta,” ingat Taufan Pawe.

Terkait vaksinasi, data Dinas Kesehatan Parepare per 31 Januari 2022, cakupan sudah menyentuh angka 81,77 persen untuk vaksin dosis 1. Dari total sasaran vaksinasi di Parepare 119.206 orang, yang sudah vaksin dosis 1 97.479 orang, dan vaksin dosis 2 73.320 atau 61,50 persen.

Sedangkan vaksin dosis 3 yang baru dimulai 31 Januari 2022 untuk masyarakat umum, sudah menyentuh 2.465 orang atau 2,06 persen yang didominasi tenaga kesehatan (Nakes). Khusus Nakes yang sudah vaksin dosis 3 2.167 orang atau 79,75 persen dari sasaran 2.717 orang.

Pelayan publik yang sudah vaksin dosis 3 199 orang atau 1,10 persen dari sasaran17.987 orang. Lansia dari sasaran 13.359 orang, yang sudah vaksin dosis 3 17 orang atau 0,12 persen. Dan masyarakat umum dari sasaran 67.837 orang, sudah vaksin dosis 3 82 orang atau 0,12 persen.

Sejauh ini anak-anak umur 6 sampai 11 tahun yang sudah vaksin dosis 1 5.308 orang atau 34,85 persen dari sasaran 15.227 orang. Sedangkan vaksin dosis 2 baru 1 orang atau 0,006 persen. (*)

Musrenbang Kelurahan Parepare Berakhir, Aspirasi Masyarakat Mengerucut Dibawa ke Musrenbang Kecamatan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Parepare 2023 tingkat Kelurahan berakhir, Senin, 31 Januari 2022. Itu sejak dimulai Senin, 24 Januari 2022.

Hasil-hasil aspirasi masyarakat dari Musrenbang Kelurahan selanjutnya melalui delegasi Kelurahan dibawa ke Musrenbang Kecamatan, untuk dibahas lebih mengerucut lagi.

Musrenbang Kelurahan pada hari terakhir ini masing-masing berlangsung di Kelurahan Mallusetasi Kecamatan Ujung, Kelurahan Ujung Lare Kecamatan Soreang, Kelurahan Kampung Pisang Kecamatan Soreang, Kelurahan Watang Soreang Kecamatan Soreang, Kelurahan Lumpue Kecamatan Bacukiki Barat, dan Kelurahan Bumi Harapan Kecamatan Bacukiki Barat.

Kepala Bappeda Kota Parepare Samsuddin Taha mengatakan, tema Musrenbang kali ini adalah Pemantapan Pertumbuhan Ekonomi, Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Pembangunan Manusia yang Berkualitas dan Berkarakter.

Samsuddin mengemukakan, pemilihan tema tersebut diharapkan agar pelaksanaan kegiatan pembangunan dapat memperkuat kegiatan perekonomian daerah yang mulai menggeliat kembali berkat kebijakan-kebijakan Pemerintah Daerah yang mampu mensinergikan penanganan sektor kesehatan dengan sektor perekonomian daerah. Selain itu, pemantapan pertumbuhan ekonomi diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat Kota Parepare mengalami peningkatan secara signifikan.

“Tema tersebut juga menggambarkan komitmen Pemerintah Kota Parepare untuk terus mengembangkan sumber daya manusia, baik SDM aparatur maupun SDM seluruh masyarakat Kota Parepare sehingga Indeks Pembangunan Manusia Kota Parepare akan mencapai 78,98 sesuai sasaran dalam Perubahan RPJMD,” ungkap Samsuddin dalam sambutan seragamnya.

Samsuddin menekankan, di era globalisasi saat ini, setiap daerah dituntut untuk terus bergerak maju mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki yang pada akhirnya nanti berujung pada meningkatnya daya saing daerah. Seluruh Kepala Perangkat Daerah dan segenap jajarannya harus menekankan bahwa peningkatan daya saing daerah menjadi hal yang mutlak untuk memposisikan Parepare sebagai wajah terdepan di Provinsi Sulawesi Selatan.

Samsuddin mengungkapkan, dalam penyelenggaraan Musrenbang tahun ini, telah ditandatangani nota kesepahaman antara Wali Kota Parepare dengan DPRD Parepare tentang pemberlakuan Pagu Indikatif Wilayah sesuai amanat Perda No1 Tahun 2010, yang selanjutnya telah dijabarkan secara operasional dalam Peraturan Wali Kota Parepare.

“Pagu Indikatif Wilayah ini memberikan ruang yang sangat signifikan kepada masyarakat untuk menentukan sendiri kebutuhan prioritasnya sekaligus memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa anggaran kebutuhan prioritas tersebut telah disiapkan oleh Pemerintah Kota Parepare. Hal ini menunjukkan komitmen yang kuat dari Bapak Wali Kota dan jajarannya untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam pelaksanaan pembangunan daerah,” tegas Samsuddin.

Secara umum Pagu Indikatif Wilayah Parepare pada 2023 direncanakan senilai Rp7,318 miliar. Dengan rincian, untuk Kecamatan Soreang, terdiri dari 7 Kelurahan dialokasikan Rp2,11 miliar, Kecamatan Ujung, 5 Kelurahan, Rp1,29 miliar, Kecamatan Bacukiki, 4 Kelurahan, Rp1,76 miliar, dan Kecamatan Bacukiki Barat, 6 Kelurahan, Rp2,14 miliar.

Selanjutnya Musrenbang tingkat Kecamatan di empat Kecamatan di Parepare direncanakan pada 8-9 Februari 2022. (*)

Lewat Kelas Hebat, RGPI Ajak Satlantas Polres Parepare Beri Pelajaran Berlalu Lintas Anak Jalanan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Rajawali Garda Pemuda Indonesia (RGPI) Parepare, telah memulai program kelas hebat bagi anak jalanan untuk belajar di RBCD (Rumah baca cinta Damai). Kasat Lantas Polres Parepare, AKP Muhammad Yusuf ,S.Sos, MM, turut langsung memberikan pembelajaran tentang berlalu lintas dan Marka Jalan, Ahad (30/01/22).

Ketua Rajawali Garda Pemuda Indonesia (RGPI) Parepare, Heri Ahmad pada tim liputan jelajah kota menyatakan, pada pelaksanakan kegiatan Kelas hebat di Rumah Baca Cinta Damai (RBCD) sudah berlangsung kurang lebih selama sebulan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pendidikan dasar kepada anak-anak jalanan, seperti pendidikan agama, pendidikan dasar seni dan budaya, pendidikan ahlak, baca tulis.

Lanjut Heri. RGPI mengundang Kasatlantas Untuk memberikan materi di acara kegiatan kelas hebat dimana Kasat lantas membawakan materi pengenalan rambu-rambu jalan dan tata cara berlalu lintas kepada anak-anak jalanan usia dini para peserta sangat bangga dan senang setelah Kasatlantas memberikan materi tersebut anak-anak yang mendengarkan materi itu sangat antusias. Kasat lantas yang mewakili Kapolres sangat senang dilibatkan dalam acara itu bersama RBCD untuk kelas hebat.

“RGPI mengundang bapak Kasatlantas Untuk memberikan materi di acara kegiatan kelas hebat dimana pak kasat lantas membawakan materi pengenalan rambu-rambu jalan dan tata cara berlalu lintas kepada anak-anak jalanan usia dini. Kami sangat bangga dan senang setelah pak Kasatlantas memberikan materi tersebut. Anak-anak yang mendengarkan materi itu sangat antusias. Pak kasat lantas yang mewakili Kapolres sangat senang dilibatkan dalam acara kami bersama RBCD untuk kelas hebat, “Kata Heri.

Kasat Lantas kota Parepare mengatakan sangat mendukung program ini dan dirinya selaku Kasat Lantas turun langsung terlibat di dalam mendidik mereka lewat program Kelas Hebat ini, memberikan pembelajaran tentang pendidikan dasar berlalu lintas, agar anak-anak jalanan pada saat berada di jalan dengan tidak membahayakan dirinya sendiri dan orang lain.

Kegiatan ini, di hadiri kurang lebih 30 anak jalanan yang tersebar di beberapa titik, di wilayah kota Parepare.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare