24.9 C
Pare-Pare
Kamis, Oktober 29, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 709

Terkait Nasib Honorer, Komisi 1 DPRD Parepare Kunjungan Ke Balikpapan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komisi I DPRD kota Parepare melakujan kunjungan kerja ke Kota Balikpapan Kalimatan timur Kamis (03/02/22). Di hubungi tim liputan jelajah kota Ketua Komisi I Rudy Najamuddin mengatakan kunjungan ke Balikpapan sekaitan nasib honorer yang rencana nanti pemerintah pusat akan menghapus di tahun 2023

“Komisi I saat ini dalam rangka kunjungan ke Balikpapan tentang nasib honorer yang rencana nanti pemerintah pusat akan menghapus di tahun 2023. jadi semua tenaga honorer nanti tidak ada lagi diganti dengan P3K (pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak). Nanti perekrutannya P3K ini seperti dengan cara merekrut PNS yaitu melalui tes C A T namanya.” Ungkap Rudy.

Legislator P3 Ini lanjut menjelaskan mereka nanti akan diuji di akan di tes kompetensi sama persis dengan cara penerimaan PNS kalau mereka tidak lulus akan diberhentikan. Tes nya akan diawasi langsung oleh BKN pusat.

“Badan kepegawaian pusat sangat selektif nantinya ini. Kemudian nanti P3K ini gajinya sama seperti dengan gaji PNS, cuman jadi PNS cuma mereka ini tidak akan menerima gaji pensiun. Kemudian setiap tahun juga SK-nya dievaluasi oleh kepala daerah. Jadi P3K ini sangat tergantung dengan kemampuan keuangan daerah juga.” Kata Rudy.

Rudy Menambahkan, Jika Pemerintah umpamanya 1000 P3K tapi ternyata kemampuan keuangan daerah cuma mampu untuk membayar 100 orang maka cuma rekrut 100 orang karena pembiayaan dari P3K ini murni dari APBD kabupaten kota tersebut tidak ada sama sekali dari pusat.

“Ini yang kami konsultasikan apakah ada bantuan keuangan dari APBN ternyata semua dibebankan kepada APBD. Jadi ini di lema kita di daerah tentang teman-teman yang masih berstatus honorer ini bagaimana nasibnya ke depan semoga saja kemampuan keuangan kita sudah bisa sehingga semua kita bisa akomodir semua karena kita tidak inginkan ada tenaga honorer yang kecewa. Kami inginkan semua terekrut semua diangkat menjadi P3K tetapi masalah utamanya adalah tergantung dengan kemampuan keuangan daerah.” Tutup Rudy

Bantu Warga Kurang Mampu, Ikatan Wanita Tionghoa Indonesia Sulsel Apresiasi Taufan Pawe

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Ketua Ikatan Wanita Tionghoa Indonesia (IWATI) Sulsel, Lucia Wijaya memgapresiasi sosok Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe.

Pasalnya, Wali Kota Parepare dua periode itu turut berkontribusi dalam memberikan bantuan terhadap warga keturunan Tionghoa yang kurang mampu. Bantuan Taufan Pawe tersebut akan diserahkan tanggal 11 Februari 2022 mendatang di Kota Makassar.

“Apresiasi besar terhadap bapak Taufan Pawe selalu mensuport kegiatan IWATI. Kali ini beliau memberikan bantuannya ke warga Tionghoa pra-sejahtera,” kata Lucia Wijaya usai menemui Taufan Pawe, Trans Mall Makassar, Jumat, (04/02/22).

Dirinya menambahkan, kegiatan ini dalam rangka merayakan Imlek Tahun 2022. Dimana, masih ada warga keturunan Tionghoa di Sulsel kurang mampu dan butuh perhatian serta bantuan.

“Mungkin banyak salah kaprah, tidak semua warga Tionghoa itu sejahtera. Masih banyak juga yang kurang mampu. Makanya pada saat Pak Taufan tahu langsung tergerak hatinya. Tapi itulah beliau yang saya kenal, dalam membantu orang tidak melihat suku, ras, dan agama,” tambahnya.

Lucia Wijaya mengapresiasi dan berterimakasih kepada Taufan Pawe. Dirinya berharap, Taufan Pawe tetap berkarir dalam pengabdian kepada masyarakat. Baginya, kinerja Taufan Pawe sudah terbukti berprestasi di Kota Parepare.

“Saya sudah lama kenal beliau dan melihat langsung pembangunan di Kota Parepare. Semoga karir beliau semakin baik. Masyarkat butuh pemimpin seperti beliau,” harapnya.

Sementara Taufan Pawe mengapresiasi pengurus IWATI Sulsel yang menjadikan organinasinya selalu bergerak membantu masyarakat. Dirinya selalu mendukung kegiatan-kegiatan demi kepentingan hidup masyarakat.

“Kita tahu IWATI memiliki visi misi pembauran dan kerukunan umat beragama. Tak hanya itu IWATI selalu memperhatikan kelangsungan hidup masyarkat kurang mampu. Kita pasti dukung dan apresiasi program-program IWATI Sulsel,” pungkasnya.

Wali Kota Parepare Dukung Pemanfaatan SIPD, Jadi Jaminan Transparansi dan Akuntabilitas

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM — Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe membuka resmi Pelatihan Pengelolaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) di Hotel Novotel Makassar, Kamis, (03/02/22).

Dalam sambutannya, Taufan Pawe mendukung penuh pemanfaatan SIPD dalam penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran daerah di Parepare. Pemkot Parepare menerapkan SIPD menindaklanjuti terbitnya Permendagri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah.

“Pemanfaatan SIPD ini menjamin transparansi dan akuntabilitas. Serta sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Parepare untuk terus menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik,” ungkap Wali Kota berlatar belakang profesional hukum ini.

TP, akronimnya, menekankan, berbagai terobosan yang dilakukan Pemkot Parepare, termasuk pemanfaatan SIPD, telah berada pada arah yang tepat (on the track) sesuai rencana pembangunan yang telah dirumuskan dalam RPJMD.

“SIPD merupakan sistem pengelolaan informasi pembangunan daerah, informasi keuangan daerah dan informasi pemerintahan daerah lainnya yang saling terhubung untuk dimanfaatkan dalam penyelenggaraan pembangunan Daerah. Karena itu, pemanfaatan SIPD menjadi jaminan terwujudnya konsistensi antara dokumen RKPD dengan RAPBD, dan juga konsistensi dan sinergitas antara dokumen RKPD dengan Renja SKPD,” ulas Wali Kota bergelar doktor ilmu hukum ini.

Pemanfaatan SIPD ini dilakukan mulai dari penginputan usulan masyarakat, penginputan pokok-pokok pikiran DPRD, dan penginputan usulan Rencana Kerja SKPD atau RKPD hingga penyusunan APBD.

Karena itu, melalui Pelatihan Pengelolaan SIPD ini, Taufan Pawe menekankan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi seluruh operator SIPD di kelurahan, kecamatan dan perangkat daerah dalam melakukan penginputan usulan.

“Dengan peningkatan kompetensi administrator atau operator SIPD, maka diharapkan penginputan usulan masyarakat dan usulan perangkat daerah melalui SIPD dapat berjalan lancar dan efektif dalam menghasilkan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang lebih berkualitas,” ingat Taufan.

Taufan juga mendukung keikutsertaan Ketua LPMK dalam pelatihan ini, karena menjadi urgent, sebab salah satu fungsi LPMK adalah fungsi perencanaan di Kelurahan.

“Pelatihan ini juga sekaligus menunjukkan komitmen yang kuat dari pemerintah untuk terus mengembangkan sumber daya manusia di Kota Parepare yang berkualitas dan berkarakter,” kata Wali Kota Parepare dua periode ini.

Taufan pun mengajak kepada seluruh peserta pelatihan agar dapat memanfaatkan secara maksimal kesempatan ini. Agar dapat meningkatkan kompetensinya dalam pengelolaan aplikasi SIPD, sehingga permasalahan yang timbul sebelumnya dapat diatasi dengan baik.

“Pada kesempatan ini, saya instruksikan kepada seluruh SKPD agar memperhatikan secara seksama usulan masyarakat yang diinput melalui SIPD agar dapat diakomodir dalam Renja SKPD dengan tetap berpedoman pada RPJMD dan prioritas pembangunan daerah,” tegas Taufan.

Di penghujung sambutannya, Taufan berterima kasih kepada Tim Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Pusat Data dan Informasi Kemendagri yang telah hadir menjadi narasumber/instruktur pada pelatihan ini.

Pembukaan pelatihan turut dihadiri Wakil Wali Kota Parepare H Pangerang Rahim, Ketua DPRD Parepare Hj Andi Nurhatina Tipu, Sekda H Iwan Asaad, Asisten, Kepala Bappeda Parepare Samsuddin Taha dan jajaran, para Kepala SKPD beserta jajaran terkait.

Ditambah para peserta pelatihan yang hadir yakni para Kasubag Program dan Keuangan setiap SKPD, seluruh Operator SIPD Kelurahan, Operator SIPD Kecamatan, Operator SIPD Pokok-pokok Pikiran DPRD, serta para Ketua LPMK se-Parepare.(*)

Sekertaris KONI Lepas Pembalap Yang Akan Berlaga di Pra PorProp Sulsel

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Tiga atlet balap motor dilepas untuk mewakili Kontingen Kota Parepare pada ajang Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) Sulsel, yang mulai digelar pada tanggal 4 – 5 Februari 2022 mendatang, di Stadion Sobat Pancasila Karaeng Mallombasang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Tiga atlet perwakilan Kontingen Kota Parepare, dilepas sore tadi oleh Sekretaris KONI Kota Parepare, Rahman Dj, di Sekretariat Club Zakir Racing Team, Jalan Atletik, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

Sekretaris KONI Kota Parepare, Rahman Dj pada tim liputan jelajah kota berharap kepada atlet balap motor yang mewakili Kontingen Kota Parepare, untuk mengikuti jejak 21 Cabor yang telah lolos Porprov Sinjai – Bulukumba.

“Alhamdulillah tadi sore ini KONI telah melepas atlet cabang balap motor untuk mengikuti pra Porprov di kabupaten Pangkep. KONI Sangat berharap atlet cabang olahraga balap motor ini bisa mengikuti jejak 21 cabang olahraga yang telah lolos ke porda kabupaten Sinjai. Kami Sangat berharap dengan dukungan dan doa dari masyarakat Parepare agar supaya cabang olahraga ini balap motor ini kembali menjadi cabang olahraga penyumbang medali emas untuk kota Parepare.”harapnya, Rabu (02/02/22).

Sementara, Manager Cabang Olahraga (Cabor) Balap Motor Kota Parepare, Muh.Syafruddin Sjam, dalam pelepasan tersebut, memberikan motivasi kepada para atlet yang akan berangkatkan ke Kabupaten Pangkep.

Ketua Club Zakir Racing Team Kota Parepare itu menyampaikan pesan kepada para atlet agar tetap menjaga kesehatan, tetap optimis untuk melaju ke Porprov dan tetap menjunjung sportivitas.

Kepada atlet yang telah mewakili Kontingen Kota Parepare, dia mengucapkan terima kasih telah membawa nama Kota Parepare bersaing pada pra Porprov.

Sekedar diketahui, pelatih dari Kontingen Kota Parepare adalah Anie Ks, pembalap Region 5, yang besar di Kardi Motor, kemudian pernah menjadi pembalap andalan di team Zakir racing Parepare. (Lap. AU)

KPP Pratama Parepare Ajak Wajib Pajak Manfaatkan Program Pengungkapan Sukarela

0

PAREPARE, RADIOMESRA. . COM – Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Parepare mengajak Wajib Pajak (WP) untuk memanfaatkan Program Pengungkapan Sukarela (PPS), Kebijakan tersebut disampaikan pada kegiatan Sosialisasi PPS bagi wajib pajak lingkungan wilayah KPP Pratama Parepare yang digelar secara daring maupun luring di Kantor KPP Pratama, Rabu (02/02/22).

Kepala Kantor KPP Pratama Parepare, Yusan Jubiantara pada tim liputan jelajah kota menyampaikan, bahwa kebijakan ini merupakan kesempatan bagi wajib pajak untuk mengungkapkan kewajiban perpajakannya yang belum dipenuhi secara sukarela.

“Pemerintah telah Mengeluarkan undang-undang harmonisasi peraturan perpajakan yang sudah diundangkan 29 Oktober 2021 dimana dalam undang-undang harmonisasi peraturan perpajakan salah satu  diatur adalah program pengungkapan sukarela. Yaitu kesempatan yang diberikan oleh pemerintah kepada wajib pajak untuk melaporkan kewajiban perpajakan yang merasa belum dilaporkan sepenuhnya dengan cara membayar pajak penghasilan melalui pengungkapan harta. Jadi dasarnya adalah pengungkapan harta yang belum diungkapkan pada saat ikut tax amnesty atau belum dilaporkan di dalam SPT tahun 2016 sampai dengan tahun 2020.” Kata Yuran

Lanjut Yuran Ini kesempatan emas buat wajib pajak untuk yang merasa belum memenuhi kewajiban-kewajiban perpajakannya dengan benar untuk bisa ikut dalam program pengungkapan sukarela ini di dalam program pengembangan sukarela atau biasa disebut dengan PPS itu ada dua kebijakan.

“Kebijakan 1 adalah untuk wajib pajak orang pribadi dan badan yang dulu ikutan amnesty, Jadi alumni taks amnesti yang kalau masih punya harta yang dulu waktu amnesti waktu belum diungkapkan maka ada kesempatan untuk mengungkapkan di PPS ini. Yang kedua adalah kebijakan kedua khusus untuk wajib pajak orang pribadi ini kaitannya dengan harta yang belum dilaporkan didalam SPT tahun 2016-2020. Ada 2 kebijakan kebijakan 1 dan 2. Manfaat mengikuti PPS yang pertama untuk kebijakan satu yaitu alumni tax amnesti dulu apabila di dalam undang-undang tax amnesti apabila ada harta yang di ketemukan oleh direktorat jenderal pajak yang dulu ternyata belum diungkapkan di amnesty maka hal tersebut akan langsung dianggap penghasilan dan dikenakan tarif dari 30% plus kenaikan 200%.” Jelas Yuran.

Yuran menambahkan, kalau mengikuti PPS maka akan terhindar dengan pengenaan tarif 30% per sanksi kenaikan 200% tersebut sementara untuk kebijakan kedua manfaatnya adalah untuk tahun pajak 2016 sampai dengan 2020 tidak akan dikeluarkan ketetapan pajak tentu ini akan memberikan manfaat bagi wajib pajak akan lebih tenang karena kewajiban perpajakannya tidak akan dikeluarkan ketetapan pajak untuk tahun pajak 2016 sampai dengan 2020.

“Keuntungan lainnya lagi adalah bahwa data-data harta yang diungkap di PPS itu tidak akan menjadi dasar bagi BJP untuk melakukan penyidikan penyelidikan atau tindak pidana perpajakan. Dan ini tujuannya lebih mulia adalah ketika mengikuti PPS maka wajib pajak memberikan kontribusi yang lebih bagi negara untuk penerimaan negara perlu diketahui bahwa PPS ini hanya berlaku 6 bulan di tahun 2022 mulai 1 Januari kemarin sampai dengan 30 Juni yang dilakukan sekarang caranya melalui online di www.djponline.go.id jadi lebih mudah karena bisa dilakukan dimana saja kapan saja 24 jam sehari 7 hari seminggu tidak perlu lagi ke kantor pajak tinggal buka di djp online nanti di situ ada fasilitas atau ada menu untuk mengikuti PPS ini.” Terang

Parepare Jadi Lokomotif Alake, Pemkot dan Pinus Lokakaryakan Usulan Musrenbang Kelurahan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Komitmen Pemerintah Kota Parepare bersama DPRD Parepare untuk memasukkan unsur ekologi dalam Pagu Indikatif Wilayah, menjadikan Parepare lokomotif Alokasi Anggaran Kelurahan Berbasis Ekologi (Alake).

Karena itu, Pemkot Parepare dalam hal ini  dengan Pilar Nusantara (Pinus) Sulawesi Selatan dan The Asia Foundation menggelar Lokakarya Forum Hijau Kota Parepare, menindaklanjuti hasil Workshop Transfer Anggaran Kelurahan Berbasis Ekologi sebelumnya, di Hotel Satria Wisata Parepare, Rabu, (02/02/22).

Direktur Pinus Syamsuddin Awing yang mewakili Kepala Bappeda Parepare dan Direktur YLP2EM Ibrahim Fattah pada tim liputan jelajah kota mengatakan, kegiatan itu adalah rangkaian dari kegiatan sebelum nya yang diawali dengan penandatanganan MOU antara pilar Nusantara dengan Bappeda kota Parepare

“Kegiatan di parepare terkait lokakarya forum hijau kota Parepare. kegiatan itu adalah rangkaian dari kegiatan sebelumnya yang diawali dengan penandatanganan MOU antara pilar Nusantara dengan Bappeda kota Parepare. Itu juga sebelumnya pinus Sulawesi Selatan bersama The Asia Foundation (TAF) itu sudah melakukan diskusi awal dengan DPRD dan Bappeda itu sendiri untuk program selamatkan hutan dan lahan melalui perbaikan tata kelola setapat 3 nama programnya,” Kata Syamsuddin Awing

Lanjut Syamsuddin Awing, program ini mengusung issu transper anggaran berbasis kologatol ekologi viscal transfer dan Terkait dengan anggaran dari pemerintah diatas kepemerintah dibawahnya mistransfer anggaran dari pusat ke provensi dari provensin ke kabupaten kota kecamatan kelurahan.

“Khusus untuk di kota Parepare  ini pilar Nusantara mengusung program Alake (Alokasi anggaran berbasis ekologi) dimulai dengan memasukkan diperwali atau peraturan wali kota tentang pagu indikatif wilayah. Setiap tahun memang dibuat perwali didalamnya memuat terkait pagu indikatif wilayah sesuai dengan Perda no 1 terkait dengan perencanaan pembangunan parsipatif di kota Parepare 2010 tetapi pada Pagu indikatif wilayah ini baru dimulai tahun 2014, memang forum ini dilakukan untuk memastikan hasil musrembang kelurahan yang sudah selesai Minggu lalu.” Jelas Samsudding Awing.

Tambahnya, sekarang ini tahapannya dari hasil musrembang kelurahan itu akan dibawa ke musrembang kecamatan dari tahapan kecamatan pilar Nusantara melaksanakan forum lokakarya ini untuk memastikan alokasi anggaran kelurahan berbasis ekologi itu memang sudah masuk diprogram usulan kelurahan karena diperwali itu sendiri dengan petunjuk teknis musrembang itu sudah disampaikan.

“Bahwa khusus untuk Alake ini indakotor nya adalah persampahan dengan ruang terbuka hijau masing-masing 5% untuk RTH, 5% persampahan ,jadi 10% dari pagu indikatif yang dialokasikan keekologi. Sehingga dilokakarya itu semua delegasi dari 20 kelurahan menyampaikan bahwa mereka memasukkan alake itu diusulan musrembang kelurahan dan menjadi bahan penginputan di SIPD sistem baru yang sekarang sudah semua harus masuk di input itu dan SIPD itu akan ada pelatihan dari kelurahan untuk penginputan 4-5 di Makasar, setelah itu masuk musrembang forum SKPD dan masuk direnja usulan itu. Kami akan mengawal sampai ke renja. Kami sangat bersyukur seluruh komponen baik dari pemerintahan, DPRD, masyarakat sipil, forum komunitas hijau kita bersama mengusung alake ini untuk tahun 2023.” Tutup Samsuddin Awing

Wali Kota Parepare Minta TPID Responsif Dalam Kendali Inflasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare Taufan Pawe meminta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) responsif dalam mengendalikan inflasi atau daya beli masyarakat. Hal tersebut dikatakan wali kota bergelar doktor ilmu hukum itu dalam menyikapi isu wilayah di mana Kota Parepare Januari 2022 ini mengalami inflasi 1,188 persen.

Tak hanya itu, Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan tersebut juga meminta TPID berkolaborasi dalam Mengendalikan Inflasi.

“Inflasi dapat menurunkan daya beli masyarakat. Tak heran upaya pengendalian inflasi harus terus dilakukan. Kita minta TPID responsif dan berkolaborasi menyikapi kondisi itu,” ucap Taufan Pawe, Kamis, (03/02/22)

Menurut Taufan, tantangan pengendalian inflasi semakin berat ditahun 2022 ini. Sejumlah harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan, terlebih masa pandemi covid-19 yang masih melanda.

Taufan menegaskan, pemerintahan yang ia pimpin akan terus melakukan inovasi yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kita harus mengambil langkah antisipatif untuk mengatasi pengendalian inflasi tersebut. Kita ingin kerja-kerja pemerintahan kami ini betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Wali Kota Taufan Pawe pun menekankan kepada TPID untuk mengoptimalkan sistem pengawasan demi mengendalikan laju inflasi agar di Februari 2022 mendatang angkanya tidak meningkat.

“TPID harus segera mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasi beberapa tantangan yang berpotensi mendorong laju inflasi meningkat. Saya berharap TPID dapat bekerja lebih baik lagi,” tandas Wali kota dua periode itu.

Pemkot Berikan Pelayanan Terhadap Bocah Hazzima Fia Dania

0

PAREPARE,RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare selalu memberikan pelayanan terhadap bocah Hazzima Fia Dania mulai dari tahun 2017 hingga saat ini. Hal tersebut, disampaikan Kadis Kesehatan Kota Parepare, Rahmawati Nasir saat dihubungi melalui whatsAppnya, Rabu 2 Februari 2022.

Menurut, Rahmawaty Natsier, bocah Hazzima dan orang tuanya Usdah Hakim selalu datang kontrol anaknya di Puskesmas Lampoe, Kota Parepare. Tempat rujukan bocah Hazzima selama ini di RS Fatimah dan RS Andi Makkasau. Bocah kelahiran 14 September 2017 ini, terakhir kontrol di PKM Lampoe 22 Januari 2022. “Untuk penanganan di Parepare tetap dilayani oleh Puskesmas di wilayah tempat tinggalnya,” kata Rahmawaty kepada awak media.

Rahmawaty menceritakan, sejak awal bocah Hazzima sudah dilakukan tindakan operasi pertama di tahun 2017, dilanjutkan operasi kedua tahun 2018 dan operasi ketiga ditahun yang sama. “2017 dioperasi pertama, 2018 operasi kedua, satu bulan setelah operasi kedua, langsung operasi ketiga di Wahidin, dan selanjutnya dia kontrol di Puskesmas dan RS Andi Makkasau dan RS Fatimah. Terakhir di operasi tahun 2018,” urai mantap Sekdis Kesehatan Kota Parepare ini.

Rahmawaty menambahkan, pihak Pemkot Parepare, memberikan perhatian khusus terhadap bocah Hazzima, sebelumnya Hazzima memiliki BPJS mandiri dibantu menjadi BPJS tanggungan pemerintah. “Salah satu perhatian pemerintah, dia dari awalnya BPJS mandiri itu, sudah di bantu menjadi BPJS Pemerintah, ditanggung pemerintah,” jelasnya.

Tidak cukup sampai disitu, keluarga Hazzima juga diberikan bantuan melalui program keluarga harapan (PKH) oleh pemerintah kelurahan setempat. “Lurah juga sudah membantu dia (Hazzima) masuk dalam program keluarga harapan, menerima bantuan setiap bulannya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Lampoe Kota Parepare, drg. Diana mengaku, selama ini orang tua dari Hazzima sangat rutin membawa anaknya untuk kontrol di Puskesmas Lampoe. Dan Hazzima selalu diberikan obat-obatan berdasarkan kebutuhannya. “Untuk pelayanan kesehatan di PKM (Pusat Kesehatan Masyarakat) selalu kami layani dan ortunya rajin membawanya ke PKM,” tutup drg. Diana.

Diketahui, Berdasarkan Standar Operasional (SOP) pasien dengan keadaan Gawat Darurat (Gadar) tidak perlu mengambil rujukan di Puskesmas atau Rumah Sakit (RS) setempat untuk di rujuk ke RS provinsi.(CP)

Dinkes Parepare Pantau Kesehatan Hazzima

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM –  Pemerintah Kota Parepare selalu memberikan pelayanan terhadap bocah Hazzima Fia Dania mulai dari tahun 2017 hingga saat ini.

Hal tersebut, disampaikan Kadis Kesehatan Kota Parepare, Rahmawati Nasir saat dihubungi melalui whatsAppnya, Rabu (02/02/22).

Menurut, Rahmawaty Natsier, bocah Hazzima dan orang tuanya Usdah Hakim selalu datang kontrol anaknya di Puskesmas Lampoe, Kota Parepare.

Tempat rujukan bocah Hazzima selama ini di RS Fatimah dan RS Andi Makkasau. Bocah kelahiran 14 September 2017 ini, terakhir kontrol di PKM Lampoe 22 Januari 2022.

“Untuk penanganan di Parepare tetap dilayani oleh Puskesmas di wilayah tempat tinggalnya,” kata Rahmawaty kepada awak media.

Rahmawaty menceritakan, sejak awal bocah Hazzima sudah dilakukan tindakan operasi pertama di tahun 2017, dilanjutkan operasi kedua tahun 2018 dan operasi ketiga ditahun yang sama.

“2017 dioperasi pertama, 2018 operasi kedua, satu bulan setelah operasi kedua, langsung operasi ketiga di Wahidin, dan selanjutnya dia kontrol di Puskesmas dan RS Andi Makkasau dan RS Fatimah. Terakhir di operasi tahun 2018,” urai mantap Sekdis Kesehatan Kota Parepare ini.

Rahmawaty menambahkan, pihak Pemkot Parepare, memberikan perhatian khusus terhadap bocah Hazzima, sebelumnya Hazzima memiliki BPJS mandiri dibantu menjadi BPJS tanggungan pemerintah.

“Salah satu perhatian pemerintah, dia dari awalnya BPJS mandiri itu, sudah di bantu menjadi BPJS Pemerintah, ditanggung pemerintah,” jelasnya.

Tidak cukup sampai disitu, keluarga Hazzima juga diberikan bantuan melalui program keluarga harapan (PKH) oleh pemerintah kelurahan setempat.

“Lurah juga sudah membantu dia (Hazzima) masuk dalam program keluarga harapan, menerima bantuan setiap bulannya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Lampoe Kota Parepare, drg. Diana mengaku, selama ini orang tua dari Hazzima sangat rutin membawa anaknya untuk kontrol di Puskesmas Lampoe. Dan Hazzima selalu diberikan obat-obatan berdasarkan kebutuhannya.

“Untuk pelayanan kesehatan di PKM (Pusat Kesehatan Masyarakat) selalu kami layani dan ortunya rajin membawanya ke PKM,” tutup drg. Diana.

Diketahui, Berdasarkan Standar Operasional (SOP) pasien dengan keadaan Gawat Darurat (Gadar) tidak perlu mengambil rujukan di Puskesmas atau Rumah Sakit (RS) setempat untuk di rujuk ke RS provinsi.

Tanggal Cantik, RSUD AM Tangani Puluhan Pasien Melahirkan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – RSUD Andi Makkasau Parepare menangani belasan pasien melahirkan bertepatan tanggal cantik. 11 bayi itu menghirup udara pertama kali tepat tanggal 2 bulan 2 tahun 2022.

Dokter Ahli Kandungan RSUD Andi Makkasau dr Risma Neswati Sulhan mengungkapkan dari 11 bayi itu, tujuh di antaranya lahir melalui seksio sesrea atau operasi.

“Untuk hari ini tanggal 2 bulan 2 tahun 2022 di mana itu tanggal yang sangat cantik untuk beberapa pasien. Yang mau persalinan untuk hari ini yang mana persalinan untuk hari ini persalinan CS ada 7 pasien, 3 sudah dikerjakan menunggu 4 orang. Diantara pasien itu ada memang beberapa ibu-ibu yang menginginkan anaknya lahir di tanggal 2 bulan 2 2022.Kata dr. Risma.

Lanjut dr. Risma dimana pasien tersebut memang indikasi untuk dilakukan operasi pada hari tersebut

“Yang kedua memang ada pasien yang telah melewati fase untuk melahirkan persalinan normal tapi tidak ada kemajuan persalinan maka itu juga harus dilakukan operasi dan jatuhnya pada hari ini. Dan persalinan normal itu ada mulai dari tadi malam 00.00 sampai hari ini. Sudah ada ada sekitar 7 tambah 4 pasien 11 yang lahir secara normal itu tanpa bantuan apa-apa sekitar 11 pasien yang melahirkan sampai jam 11 siang.” Terang dr. Risma

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare