31.5 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 23, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 7

Kapolres Parepare Hadiri Pembukaan Joyland Family Park, Dorong Geliat UMKM dan Prioritaskan Keselamatan Pengunjung

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan, S.I.K., M.H., M.I.K., turut menghadiri acara peresmian Joyland Family Park Parepare yang berlokasi di kawasan Taman Mattirotasi, Kota Parepare, Kamis (15/10/26). Wahana permainan keluarga ini resmi dibuka oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid.

Kehadiran Joyland Family Park menjadi alternatif destinasi rekreasi baru bagi masyarakat Parepare dan sekitarnya, sekaligus menjadi penggerak roda perekonomian lokal, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam sambutannya, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada CEO sekaligus Founder Joyland Family Park, Hengki Rachmat Jaya Soetioso, yang telah mempercayakan Kota Parepare sebagai lokasi pengembangan usaha hiburan keluarga.

“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan terima kasih karena telah memberikan kepercayaan kepada Kota Parepare. Dengan hadirnya wahana ini, kita berharap pergerakan ekonomi di Kota Parepare dapat berdampak positif dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Tasming.

Kehadiran wahana yang beroperasi mulai 15 Oktober hingga 15 November 2026 ini berpotensi besar membuka keran rezeki baru di kawasan Taman Mattirotasi. Meningkatnya kunjungan warga diharapkan memberi multiplier effect bagi pedagang kuliner, penyedia jasa parkir, hingga pelaku usaha pendukung lainnya.

Namun, pemerintah menekankan pentingnya keterlibatan dan kolaborasi dengan UMKM setempat agar dampak ekonomi dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan selama satu bulan masa operasional.

Di samping potensi ekonomi dan sarana hiburan, aspek keselamatan pengunjung menjadi perhatian utama, mengingat anak-anak merupakan sasaran konsumen terbesar wahana permainan ini.

Pengelola diimbau untuk memastikan seluruh wahana permainan memenuhi standar keamanan (safety standard), melakukan pemeriksaan alat secara berkala, serta menempatkan petugas yang sigap di setiap wahana.

Selain itu, keterlibatan jajaran kepolisian, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga keamanan, ketertiban lalu lintas, serta kenyamanan di sekitar lokasi acara agar tidak menimbulkan kemacetan maupun gangguan kamtibmas.

Sinergi antara Pemerintah Kota Parepare, Polres Parepare, pengelola wahana, pelaku usaha, serta warga masyarakat diharapkan mampu menciptakan suasana rekreasi yang aman, tertib, kondusif, dan membahagiakan bagi seluruh keluarga.

Sat Binmas Polres Parepare Door to Door ke Tokoh Agama, Sampaikan Pesan Jaga Kerukunan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM.- Upaya preemtif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif terus dilakukan Polres Parepare. Kali ini, Satuan Binmas Polres Parepare melakukan kunjungan langsung atau door to door ke tokoh agama di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bacukiki Barat.

Kunjungan yang berlangsung di kediaman Imam Masjid Arrazig, Misbah, S.Pd., di Jalan Kesuma, Kamis (15/10/26), dipimpin Kasat Binmas AKP Anwar, S.H. Ia didampingi Kanit Bhabinkamtibmas AIPTU Bartolomeus K, Kanit Binkamsa AIPDA Muh. Saleh, Kanit Binpolmas AIPDA Amiruddin, dan Kanit Bintibsos AIPDA Mustarif.

Dalam pertemuan tersebut, Sat Binmas menyampaikan pentingnya peran tokoh agama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan lingkungan dan tidak mudah terprovokasi isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

“Kami datang untuk berdiskusi, bukan menggurui. Bagaimana caranya agar masjid tetap menjadi tempat yang menyejukkan, dan warga tetap rukun meski berbeda pendapat,” ujar AKP Anwar.

Menurutnya, pendekatan door to door seperti ini jauh lebih efektif dibanding hanya imbauan lewat spanduk atau media sosial. Dengan bertemu langsung, pesan yang disampaikan bisa lebih dipahami dan ada ruang untuk bertukar pikiran.

Kegiatan sambang tokoh agama ini sendiri merupakan bagian dari program rutin Sat Binmas Polres Parepare. Dengan menyambangi tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda secara bergiliran, diharapkan situasi Kota Parepare tetap aman dan damai.

Integrasi Data Kependudukan dan Perpajakan: KPP Pratama Bersama Disdukcapil Gelar Forum Konsultasi Publik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Parepare bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Parepare memperkuat sinergi dalam mengoptimalkan pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Langkah strategis ini mengemuka dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 yang dihelat pada Kamis (15/10/26).

Kepala KPP Pratama Parepare, Basuki Purnama, menjelaskan bahwa pemutakhiran data kependudukan kini bertransformasi dari sistem manual berbasis kertas menjadi digital demi melindungi kerahasiaan data masyarakat.

“Melalui integrasi dengan NPWP, kerahasiaan data warga akan semakin kuat karena sistemnya sudah berbasis digital secara menyeluruh,” ujar Basuki.

Sebagai bentuk tindak lanjut kolaborasi tersebut, KPP Pratama Parepare berencana mengundang pihak Disdukcapil untuk membuka stan atau gerai layanan khusus pada kegiatan “Hari Uang” yang dijadwalkan berlangsung di Aula KPP Pratama Parepare pada akhir Oktober 2026. Langkah ini diharapkan dapat memfasilitasi pegawai Kementerian Keuangan maupun masyarakat umum dalam melakukan pemadanan data secara mudah.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Kota Parepare, Hj. Sri Meriani, menyambut baik kolaborasi lintas instansi ini. Menurutnya, NIK merupakan pintu utama bagi validitas data perpajakan.

“NPWP dan NIK adalah satu kesatuan informasi data pribadi warga negara yang sangat krusial dan tidak bisa dipisahkan serta harus berada dalam zona aman,” tegas Hj. Sri Meriani.

Ia juga menambahkan bahwa sosialisasi ini sekaligus mendorong masyarakat untuk segera melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Dengan IKD, dokumen kependudukan tersimpan secara aman di dalam ponsel pintar masing-masing pemilik dan dilengkapi sistem pengamanan berlapis sehingga tidak mudah disalahgunakan oleh pihak lain.

DPRD dan Pemkot Parepare Sepakat Dorong APBD 2027 yang Berkualitas dan Berpihak pada Kesejahteraan Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Parepare menyampaikan pemandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Parepare Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna DPRD,

Juru Bicara Fraksi NasDem, Achmad Ariyadi, S.E., M.H., mengapresiasi penyerahan Ranperda APBD 2027 oleh Wakil Wali Kota Parepare. NasDem berharap pembahasan APBD ini mengedepankan semangat kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Kota Parepare dengan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Pendapatan daerah dirancang sebesar Rp961,57 miliar, yang terdiri atas PAD Rp335,45 miliar dan pendapatan transfer Rp626,11 miliar. Kami mengapresiasi langkah pemerintah dan berharap potensi PAD terus dioptimalkan melalui peningkatan pelayanan, perbaikan pengelolaan pajak, serta pemanfaatan potensi ekonomi lokal secara efektif, transparan, dan tidak memberatkan masyarakat,” ujar Achmad Ariyadi.

Sementara itu, belanja daerah APBD 2027 ditetapkan sebesar Rp986,7 miliar, yang mencakup belanja operasional Rp870,64 miliar, belanja modal Rp105,42 miliar, dan belanja tidak terduga Rp10 miliar. Fraksi NasDem menekankan agar anggaran ini diprioritaskan untuk pelayanan pendidikan, kesehatan, serta pemeliharaan infrastruktur.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, menyambut positif pandangan Fraksi NasDem. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki prinsip dan pandangan yang sejalan.

“Pandangan Fraksi Partai NasDem sejalan dengan pandangan kami bahwa secara konstruktif, melalui kerja sama yang baik antara DPRD, Badan Anggaran, TAPD, dan seluruh perangkat daerah, kita dapat menjaga komunikasi, koordinasi, serta kedisiplinan demi menghasilkan APBD yang berkualitas dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” ungkap Amarun Agung Hamka.

Hamka juga menambahkan bahwa Pemkot Parepare berkomitmen mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara optimal.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Melalui IT Bitung Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas melalui PADU dan Kerajinan Limbah Kelapa

0

BITUNG, RADIOMESRA. COM – Sebagai perusahaan penyalur energi nasional, Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui program Pusat Ajar Disabilitas Unggul (PADU) yang dijalankan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Bitung. Bersama kelompok binaan KALEB Community, program ini mengolah limbah kelapa yang selama ini kerap dianggap sebagai material sisa menjadi kerajinan bernilai ekonomi. Inisiatif ini sekaligus menjadi wadah bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan, menghasilkan produk kreatif, serta membuka peluang usaha produktif yang inklusif dan berkelanjutan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Trainers of Trainer (ToT) dan pelatihan pembuatan kerajinan berbahan limbah kelapa. Para tutor terlebih dahulu memperoleh pelatihan dari tenaga profesional agar memiliki bekal keterampilan dan pengetahuan untuk mendampingi proses produksi anggota kelompok. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan kerajinan yang melibatkan penyandang disabilitas, termasuk teman tuli dan penyandang disabilitas fisik.

Dalam pelaksanaannya, pembagian peran mempertimbangkan keterampilan, minat, serta kebutuhan aksesibilitas masing-masing anggota. Teman tuli terlibat dalam pembuatan kerajinan bersama fasilitator, sementara anggota lainnya dapat mengambil peran dalam pemasaran, komunikasi produk, dan aktivitas usaha sesuai kemampuan masing-masing. Penyesuaian tempat kerja dan peralatan turut menjadi perhatian untuk mendukung kenyamanan, keselamatan, dan aksesibilitas selama kegiatan berlangsung.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa PADU diarahkan untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi penyandang disabilitas agar dapat mengembangkan keterampilan dan terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi.

“Pemberdayaan yang berkelanjutan perlu memberikan ruang bagi setiap orang untuk mengembangkan potensi dan mengambil peran sesuai kemampuannya. Melalui PADU, Pertamina mendukung peningkatan keterampilan penyandang disabilitas sekaligus mendorong tumbuhnya kegiatan usaha yang memiliki nilai ekonomi. Kami berharap pendampingan ini dapat menjadi pijakan bagi KALEB Community untuk semakin mandiri dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Lilik.

Mega Yanti Makaminang, Regenerasi Local Hero Program PADU (Pusat Ajar Disabilitas Unggul) Pertamina Patra Niaga IT Bitung, turut menjelaskan bahwa program ini membuka ruang bagi penyandang disabilitas untuk belajar, mengembangkan keterampilan, dan mengambil bagian dalam kegiatan usaha produktif. Menurutnya, pendampingan yang berkelanjutan menjadi bagian penting agar potensi anggota kelompok binaan dapat berkembang.

“Melalui PADU, kami ingin memastikan teman-teman penyandang disabilitas memiliki kesempatan untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi yang mereka miliki. Pemanfaatan limbah kelapa menjadi kerajinan memberi pengalaman baru bagi kelompok binaan, sekaligus membuka peluang agar hasil karya mereka semakin dikenal dan memiliki nilai ekonomi. Harapannya, kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjadi langkah menuju kemandirian usaha KALEB Community,” ujar Mega.

Salah satu potensi yang dikembangkan melalui program ini adalah pemanfaatan kayu kelapa, batok kelapa, dan sabut kelapa sebagai bahan baku kerajinan. Material yang dekat dengan kehidupan masyarakat Sulawesi Utara tersebut diolah menjadi produk kreatif melalui keterampilan anggota KALEB Community. Saat ini, kelompok binaan tersebut memanfaatkan sekitar 20 kilogram limbah kelapa setiap bulan, menyesuaikan permintaan produk. Jika berlangsung konsisten selama satu tahun, jumlah material yang dimanfaatkan diperkirakan mencapai 240 kilogram.

Pemanfaatan tersebut memberikan nilai tambah pada material sisa sekaligus memperkenalkan prinsip ekonomi sirkular dalam kegiatan usaha masyarakat. Melalui pengolahan kembali menjadi produk kerajinan, limbah kelapa dapat dimanfaatkan lebih optimal dan membuka peluang pendapatan bagi kelompok binaan.

Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui IT Bitung juga mendorong pengembangan KALEB Community agar memiliki peluang usaha dan jangkauan pemasaran yang lebih luas. Salah satu gagasan yang tengah dijajaki adalah menjadikan KALEB Community sebagai destinasi wisata edukatif yang memperkenalkan kerajinan berbahan limbah kelapa sekaligus pengalaman berinteraksi secara inklusif dengan penyandang disabilitas.

Konsep tersebut direncanakan memadukan lokakarya pembuatan kerajinan, pengenalan bahasa isyarat bersama teman tuli, serta pengalaman menikmati kopi dari Cue Cafe, salah satu unit usaha KALEB Community. Pengunjung juga diharapkan berpeluang membawa pulang produk kerajinan hasil karya anggota kelompok binaan. Pengembangan konsep ini diharapkan dapat membuka pasar baru, memperluas jejaring usaha, dan menghadirkan pengalaman wisata yang menggabungkan kreativitas lokal, edukasi lingkungan, dan inklusivitas melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, dinas terkait, serta pemangku kepentingan lainnya.

Program PADU sejalan dengan sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pelatihan dan peningkatan keterampilan; SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan kapasitas produktif serta peluang usaha; SDG 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan kesempatan ekonomi yang inklusif; SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan limbah kelapa menjadi produk bernilai tambah; serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penjajakan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam pengembangan usaha maupun wisata edukatif.

Melalui PADU, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mendorong pemberdayaan masyarakat yang menggabungkan peningkatan kapasitas, pengembangan peluang ekonomi, dan pemanfaatan potensi lokal. Pengembangan KALEB Community diharapkan dapat berlanjut dari kegiatan pelatihan menuju usaha yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus memperluas kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dan berkontribusi dalam pembangunan sosial serta ekonomi di Kota Bitung.

Informasi mengenai produk dan layanan Pertamina dapat diperoleh melalui situs resmi MyPertamina, media sosial @pertaminasulawesi, serta Pertamina Contact Center (PCC) 135.

Media Contact:
Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Generasi Z Awasi Pemilu, Bawaslu Parepare Edukasi Siswa SMA Negeri 3 tentang Penanganan Pelanggaran

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Bawaslu Kota Parepare mengedukasi siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 3 Parepare tentang pengawasan dan penanganan pelanggaran pemilu melalui sosialisasi bertajuk “Generasi Z Awasi Pemilu”, Kamis (15/10/26). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai peran Bawaslu dalam mengawal demokrasi.

Hadir Perwakilan guru SMA Negeri 3 Parepare, dalam sambutannya Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman kepada siswa mengenai peran Bawaslu dalam penyelenggaraan pemilu. “Harapan saya, setelah kegiatan ini para siswa dapat memahami fungsi Bawaslu dalam pemilu,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta mengenai pengawasan pemilu. Selanjutnya, materi disampaikan oleh Fadly Azis, ST, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Parepare.

Dalam pemaparannya, Fadly menjelaskan berbagai aspek pengawasan dan penegakan hukum pemilu, mulai dari jenis-jenis pelanggaran, persyaratan dan mekanisme penyampaian laporan dugaan pelanggaran, tindak lanjut atas temuan dan laporan, hingga penyelesaian sengketa proses pemilu.

Ia juga menjelaskan mekanisme penanganan dugaan pelanggaran, baik dalam penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan kepala daerah (pilkada), sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Inti materi yang disampaikan adalah bagaimana Bawaslu menjalankan proses penanganan ketika terdapat dugaan pelanggaran, baik pelanggaran pemilu maupun pelanggaran dalam pemilihan atau pilkada. Dengan memahami proses tersebut, peserta diharapkan mengetahui bagaimana dugaan pelanggaran ditangani sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Fadly.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan memperdalam pemahaman mengenai pengawasan serta mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran pemilu.

Untuk mengukur pemahaman peserta setelah mengikuti sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan post-test. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan ice breaking yang menciptakan suasana lebih santai dan interaktif.

Melalui kegiatan “Generasi Z Awasi Pemilu”, Bawaslu Kota Parepare berupaya mengenalkan pengawasan dan penegakan hukum pemilu kepada generasi muda sejak dini. Para pelajar diharapkan mampu mengenali bentuk-bentuk dugaan pelanggaran, memahami prosedur pelaporannya, serta berpartisipasi aktif dalam mengawal demokrasi sesuai dengan kapasitas dan ketentuan yang berlaku.

Jelang Porprov, KONI Parepare Pantau Kesiapan Atlet dan Pastikan Fasilitas Akomodasi di Wajo-Bone

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Parepare menunjukkan optimisme tinggi menyusul dinamika terakhir persiapan cabang olahraga yang lolos ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Khusus untuk 36 cabor yang lolos, KONI melihat adanya semangat besar yang terpancar untuk mempersiapkan diri berlaga di ajang tersebut.

Ketua KONI Parepare, Fadly Agus Mante, mengungkapkan bahwa pihaknya telah turun langsung berdiskusi dari hati ke hati dengan para atlet dan pelatih. Dari hasil komunikasi tersebut, sebagian besar memahami kondisi yang ada, sementara beberapa lainnya baru mengetahui dinamika di lapangan.

“Rata-rata mereka tentu tidak mau mengorbankan perjalanan pembinaan ini yang dimulai sejak tiga tahun lalu hanya karena persoalan dana. Mereka tetap berkreasi membuat proposal dan mencari funding untuk memenuhi kekurangan,” ujar Fadly Agus Mante, Kamis (15/10/2026).

KONI Parepare saat ini juga tengah menyusun dan mentabulasi data persoalan baik teknis maupun non-teknis agar pemberangkatan atlet ke dua kabupaten/kota tuan rumah Porprov dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti, khususnya terkait transportasi dari Parepare ke Bone.

Selain itu, KONI Parepare telah melakukan kunjungan visitasi ke dua daerah tuan rumah, yakni Wajo dan Bone. Hasilnya, venue dan pemondokan atlet di Wajo dinilai masih kurang siap. Sebaliknya, untuk di Bone, pemondokan sudah sangat jelas dan dipusatkan di Bulu Tempe.

“Daerah Bulu Tempe ini dialokasikan kurang lebih 30-an rumah untuk 16 cabang olahraga asal Parepare yang akan menjadi tempat atau akomodasi para atlet kita,” jelas Fadly.

KONI mengimbau seluruh pengurus cabang olahraga, manajer, official, serta masyarakat untuk saling membantu dan berkoordinasi secara intensif dengan Sekretariat KONI agar niat dan kerja keras para atlet Parepare dapat berbuah manis di podium kemenangan.

Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Parepare Melonjak 100 Persen: Pemkot Masif Bagikan Masker di 11 Titik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Parepare menggelar aksi pembagian masker secara serentak di 11 titik strategis pada Kamis pagi (15/10/26). Langkah ini diambil sebagai respons atas memburuknya kualitas udara akibat fenomena kabut asap yang melanda wilayah Parepare dan sekitarnya.

Aksi pembagian masker yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA tersebut melibatkan seluruh unit pelayanan kesehatan, mulai dari Dinkes, Rumah Sakit, PSC 119, hingga seluruh Puskesmas se-Kota Parepare.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare, Muh. Idris, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk edukasi dan langkah cepat pemerintah daerah dalam melindungi warga dari bahaya paparan kabut asap.

“Hari ini kita kembali mengadakan pembagian masker sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat terkait dengan fenomena kabut asap. Kami mengambil titik-titik pusat pelayanan dan keramaian untuk memastikan masyarakat terlindungi,” ujar Muh. Idris.

Muh. Idris menambahkan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh unit pelayanan kesehatan untuk bersiap memberikan pertolongan medis cepat bagi warga yang mengeluhkan gangguan kesehatan akibat kabut asap.

“Kami sudah menginstruksikan kepada seluruh unit pelayanan agar pasien yang memiliki gejala atau tanda-tanda terpapar dampak kabut asap segera diberikan pertolongan. Kita terus mengantisipasi dan memantau perkembangan situasi ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, serta Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Parepare, Edi Kusuma Suhardi, mengungkapkan bahwa dampak kabut asap telah memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) secara signifikan di Parepare.

“Secara fisik kualitas udara di Parepare saat ini sangat buruk. Berdasarkan data pemantauan pada Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) hingga minggu ke-40, kasus ISPA melonjak lebih dari 100 persen dibanding tahun sebelumnya. Pada minggu terakhir saja, tercatat ada 934 kasus ISPA,” ungkap Edi.

Melihat kondisi tersebut, Edi mengimbau seluruh warga Parepare agar disiplin menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah serta menguranginya jika tidak mendesak.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan. Jika ada kegiatan yang tidak terlalu penting di luar rumah, kami sarankan untuk dikesampingkan dulu demi menjaga kesehatan,” imbaunya.

Rincian Pembagian Masker di 11 Titik Lokasi:

Dinkes Kota Parepare: Depan Masjid Al-Manar (200 pcs)

RS Ainun Habibie: Depan Masjid Terapung (500 pcs)

PSC 119: Jl. Jend. Sudirman (depan Cafe R57) (100 pcs)

PKM Cempae, Lauleng, & Labkesda: Depan IAIN Parepare, Jl. H.A.M. Arsyad (200 pcs)

PKM Lumpue: Jl. Poros depan Terminal Lumpue (dekat SPBU) (100 pcs)

PKM Lompoe: Pasar Raya Lompoe (100 pcs)

PKM Lapadde: Depan Indomaret persimpangan Amblam (100 pcs)

PKM Lakessi: Persimpangan Jl. A. Makkasau – Jl. M. Arsyad (100 pcs)

PKM Madising: Depan Pasar Labukkang (100 pcs)

PKM Lemoe: Depan Alfamart Lemoe (100 pcs)

RSUD Andi Makkasau: Jl. Nurussamawati, Pasar Perumnas, & depan SMAN 2 (150 pcs)

KPP Pratama Parepare Gelar Forum Konsultasi Publik 2026: Tegaskan Sinergi Data demi Pelayanan Pajak Terintegrasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Parepare resmi membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 pada Kamis (15/10/26). Forum ini mengusung tema “Sinergi Data dan Pelayanan untuk Pelayanan Pajak yang Terintegrasi” sebagai upaya meningkatkan kualitas dan transparansi layanan perpajakan di wilayah Parepare dan sekitarnya.

Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan berbagai instansi pemerintah daerah seperti Disdukcapil dan Diskominfo, perwakilan akademisi, profesi notaris, hingga media massa ini dibuka langsung oleh Kepala KPP Pratama Parepare, Basuki Purnama.

Dalam sambutannya, Kepala KPP Pratama Parepare, Basuki Purnama, menegaskan bahwa Forum Konsultasi Publik bukan sekadar pemenuhan kewajiban formalitas instansi, melainkan sarana penting untuk melakukan koreksi dan evaluasi diri terhadap pelayanan yang diberikan kepada wajib pajak.

“KPP Pratama Parepare memandang forum konsultasi publik ini bukan hanya sebagai kewajiban, melainkan wadah bagi kami untuk melakukan koreksi diri. Masukan dan masukan (feedback) dari Bapak dan Ibu sekalian sangat penting agar kami bisa terus melakukan perbaikan pelayanan ke depan,” ujar Basuki Purnama dalam sambutannya.

Basuki memaparkan, salah satu fokus utama pembenahan pelayanan saat ini adalah modernisasi dan perbaikan administrasi perpajakan melalui sistem Coretax. Pembenahan khususnya dilakukan dari sisi pendaftaran wajib pajak, baik untuk kategori orang pribadi maupun badan.

Untuk mendukung hal tersebut, KPP Pratama Parepare terus memperkuat integrasi dan sinkronisasi data perpajakan dengan berbagai pihak terkait, seperti data Administrasi Hukum Umum (AHU), Disdukcapil, hingga data perizinan daerah.

“Ada data-data yang perlu kami sinkronkan, mulai dari data AHU, Disdukcapil, hingga perizinan. Sinkronisasi ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan pajak yang transparan, akurat, dan terintegrasi,” jelasnya.

Melalui forum ini, Basuki berharap para pemangku kepentingan (stakeholders) yang hadir dapat memberikan kritik dan saran yang konstruktif demi mewujudkan tata kelola perpajakan yang lebih baik.

Tindak Lanjuti Commander Wish Kapolri dan Kapolda Sulsel, Kapolres Parepare Pimpin Rapat Pembentukan Pokja 8 Quick Wins

0

PAREPARE, RADIOMESRA . COM – Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan, S.I.K., M.H., M.I.K., Memimpin rapat koordinasi dalam Rangka menindaklanjuti Commander Wish Kapolri dan Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) di Ruang Vicon Lantai II Polres Parepare, Jalan Andi Mappatola, Kelurahan Ujung Baru, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Kamis (15/10/26).

Rapat strategis tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Parepare, para Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, serta seluruh operator program Polres Parepare.

Commander Wish Kapolri dan Kapolda Sulsel merupakan program prioritas yang dirancang untuk meningkatkan kinerja personel Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara transparan, akuntabel, dan profesional.

Dalam arahannya, Kapolres Parepare menginstruksikan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) untuk mengawal implementasi 8 Program Quick Wins Kapolri beserta kegiatan pengungkit dan rencana aksinya, yang meliputi,

Ruang Publik Aman, Mendorong ruang publik yang kondusif., Pembentukan kawasan bebas/bersih dari Narkoba., Bersih Judi Daring dan Penipuan Digital, Penindakan kejahatan siber., 110 Respon Cepat dan SPKT Ramah Korban, Peningkatan kualitas layanan darurat dan penerimaan pengaduan, Perkara Terlacak dan SP2HP Pasti, Transparansi kepastian hukum dan penanganan kasus dan Pembersihan dan penegakan disiplin internal kepolisian., Polres Kuat, Polsek Tangguh, Penguatan struktur operasional dan kewilayahan serta KUHP/KUHAP Siap dan Scientific Crime Investigation.

Selain pembentukan Pokja, Kapolres Parepare juga memberikan penekanan khusus kepada seluruh operator terkait ketepatan dan kedisiplinan Pelaporan Quick Wins yang mendukung program 100 hari kerja Kapolri. Seluruh pelaporan diinstruksikan untuk dikirimkan secara berkala dan tepat waktu setiap hari Jumat.

Melalui rapat koordinasi ini, Polres Parepare menegaskan kesiapannya untuk merealisasikan seluruh arahan pimpinan Polri demi menghadirkan pelayanan terbaik dan menjaga situasi kamtibmas yang aman di wilayah Kota Parepare.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare