25.6 C
Pare-Pare
Selasa, Juni 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 65

Berdiri Sejak 2008, LKM Usaha Bersama Saving 59 Juta

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM –  Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Usaha Bersama kelurahan ujung lare kota Parepare menggelar  rembug warga tahunan (RWT) untuk tahun 2025 di posyandu kasih ibu jl. Panti Asuhan kota Parepare Sabtu (27/12/25). Kordinator LKM Usaha Bersama Dahniar Damis mengatakan Itu adalah kegiatan tahunan yang merupakan refleksi kegiatan selama 1 tahun setahun.

“Kita melihat apa-apa yang sudah kita lakukan, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. Di samping itu juga, mengundang masyarakat untuk bersuka ria, atas kegiatan-kegiatan yang kita lakukan. Yang terlibat semua anggota LKM, LKM di sini ada sekitar 175 orang, yang terdiri 35 ksm dari dulunya cuma ada sekitar 150 orang, 30 KSM sekarang 175. Jadi 35 KSM kemudian ada unit pengelola sosial lingkungan, ada unit pengelola kegiatan sosial.” Kata Daniar.

Lanjut Daniar,  unit pengelola keuangan (UPK) ini yang menjadi semacam pencari dana dari LKM, yang melakukan kegiatan simpan pinjam ke masyarakat, terus dananya itu berputar keuntungannya itulah yang dibuat untuk kegiatan LKM. LKM Usaha Bersama sendiri sudah ada  sejak tahun 2008, yang bermula mengelolah dana sekitar 450 juta yang tersimpan di sini, dari dana yang awalnya 150 juta setelah sekitar 10 tahun dari keuntungan tersisa. Sedangkan untuk dana tersebut di kelolah dengan berbagai kegiatan.

“Sebagian dilempar kembali ke masyarakat, ada sebagian disimpan sebagai pembuka modal, terkumpul 155 juta. Alhamdulillah hari ini ada sekitar 59 645 774.000, inilah yang dibagikan ke masyarakat sebagai kegiatan. Bentuk kegiatan seperti ini dana-dana inilah yang membiayai kegiatan LKM. sumber dananya dari pemerintah 150 juta itu dana hibah dikelola dengan baik.” Kata Daniar

Mewakili pemerintah yang turut Hadir pada kegiatan tersebut, lurah ujung lare Ahmad agung mengakui keberadaan LKM Usaha Bersama sangat membantu dalam ekonomi warganya.

“sangat baik bagi masyarakat disini, untuk meningkatkan kesejahteraan warga, agar supaya dikembangkan, jangan justru lari mundur. Dikembangkan ke sektor-sektor yang lainnya, bukan hanya simpan pinjam. Kami support penuh, untuk kelurahan, suport berupa peralihan anggaran ke LKM, bila diperlukan. Sudah bagus lengkap dari neraca, kas laporan, pertanggungjawaban, dari sisa dana total yang dimiliki dari LKM.” Ungkap Ahmad.

 

Komunitas Bincang Heboh (KBH) Radio Mesra menggelar kegiatan Dialog Akhir Tahun dengan Menakar APBD dan 18 Program Wali Kota Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komunitas Bincang Heboh (KBH) Radio Mesra menggelar kegiatan Dialog Akhir Tahun dengan Menakar APBD dan 18 Program Wali Kota ParepareSabtu (27/12/25) dengan narasumber Akademisi ITH yang juga Ketua Partai Demokrat kota Parepare M. Rahmat Sjamsu alam Sabtu (27/12/25).

Dalam pemaparan awalnya, Rahmat mengatakan ada fenomena yang memang secara waktu, kepala daerah ini dirugikan, karena karena masa kepemimpinan yang harusnya 5 tahun hanya 4 tahun.

“Pasca pelantikan seluruh kepala daerah Bupati, walikota dan gubernur itu dilantik pada bulan 2, tahun-tahun sebelumnya itu dilantik di bulan 9, di sini sebetulnya sudah ada fenomena yang memang secara waktu, kepala daerah saat ini dirugikan. Analisa saya, kenapa katakan dirugikan, karena masa kepemimpinan yang harusnya 5 tahun, saya anggap ini hanya 4 tahun, karena dia dilantik di bulan 2. artinya APBD itu itu bukan produksi kepala daerah di 1 tahun pemerintahannya.” Kata Rahmat.

Lanjut Tim Ahli DPRD bidang Hukum dan Pemerintahan ini, hal beda pada tahun sebelumnya, kepala daerah dilantik di bulan 10, artinya masih sempat membahas APBD untuk satu tahun berikut untuk periodenya,  ini kendala pertama yang mungkin selama ini tidak pernah melihat aspek ini dan  ini jarang melihat aspek ini, bahwa pelantikan bulan dua ini sangat merugikan kepala daerah karena memangkas satu periode 1 tahun masa jabatannya dari segi anggaran.

“Karena bahwa APBD yang dikelola kepala daerah dari bulan 1 sampai bulan 12 itu adalah APBD pokok, yang disahkan oleh kepala daerah sebelumnya. Beda tahun-tahun sebelumnya, saat dia masuk tahun pertama APBD itu disahkan, karena dia dilantik bulan 10, berarti pembahasan APBD masih dilaksanakan penetapan APBD itu di November. Ini problem sehingga nanti di tahun 2031, kepala Daerah hanya sampai bulan dua. Artinya, dia tidak bisa melaksanakan programnya di tahun 2031, karena dia hanya sampai bulan dua. Ini problem pertama bagi kepala daerah.” Kata Rahmat.

Hal kedua tambah Rahmat, di tahun 2025 ada efisiensi anggaran, di mana efisiensi ini ada dua aspek di dalamnya, yang pertama efisiensi yang dilakukan oleh pemerintah daerah, dan juga efisiensi yang dilakukan oleh pemerintah pusat.

“Kalau efisiensi yang dilakukan pemerintah daerah tidak ada masalah, tetapi yang dilakukan oleh pemerintah pusat, adalah dengan adanya pemotongan-pemotongan anggaran, DAU dan DAK. Ini merugikan daerah, karena terganggu dengan pemotongan DAU dan DAK, tapi efisiensi yang dilakukan oleh pemerintah daerah itu jauh lebih bagus, karena bagaimana anggaran yang tidak efektif, yang tidak produktif itu dipangkas menuju anggaran yang lebih efisien lebih produktif.” Ungkap Rahmat.

Kanwil Kemenag Sulsel Ajak Warga Kemenag Parepare Bersama Bangun Parepare 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM –  Hadir pada kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 berlangsung di Lapangan Andi Makkasau pada Selasa (23/12/25), Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel, mengajak pegawai kementerian Agama kota Parepare untuk membangun masyarakat Sulawesi Selatan membangun kota parepare ini di jalur keagamaan, makanya dirinya memohon seluruh warga kementerian agama, apapun kegiatan dan program walikota 100 % harus dukung.

“Hari amal Bhakti kementerian agama itu sesuatu yang sangat kita harus lakukan, dengan tanda terima kasih kepada kita kepada negara, bahwa kita bisa berhikmad di kementerian agama, untuk membangun masyarakat Sulawesi Selatan, membangun kota parepare ini, di jalur keagamaan. Makanya, kami memohon seluruh warga kementerian agama apapun kegiatan dan program pak walikota, 100 % kita harus dukung. jika ada kegiatan kegiatan bukan hanya menyangkut persoalan kegiatan keagamaan, bukan hanya persoalan kegiatan pondok pesantren, madrasah tapi seluruh kegiatan-kegiatan layanan dari pemerintah kota parepare tolong sampaikan kepada kantor kementerian agama untuk kita teruskan ke kantor KUA,” kata H. Ali Yafied

H. Ali Yafied juga mengajak pada seluruh penyuluh yang ada di kementerian agama untuk bersyukur, karena seluruh honorer yang ada di kementerian agama itu sudah diangkat secara keseluruhan, tidak ada lagi honor di kantor kementerian agama, di madrasah, maupun KUA tahun ini selesai semuanya di angkat jadi ASN, baik PNS maupun P3K.

“Yang jadi fokus kita hari ini, kementerian agama adalah, lembaga pendidikan di madrasah swasta, kemudian di pondok pesantren, yang kemarin sudah ada statemen dari kepala biro SDM atau biro kepegawaian, bahwa kita akan perhatikan teman-teman kita yang ada yang honor di madrasah swasta, pada hari ini ini. Tidak main-main jumlahnya bahwa ini Sulawesi Selatan ini ada hampir 30.000 honorer kita di madrasah swasta, yang berkecimpung di 2600 di madrasah swasta di Sulawesi Selatan. dan ini menjadi pokok kalau dibanding dengan ASN kementrian agama Sulawesi Selatan yang PNS nya saja itu kan sudah hampir yang sangat hampir 17.145 saja baik ASN  maupun P3K dibanding honorer, yang ada di swasta itu hampir 30.000 orang.” Ungkap H. Alie Yafied.

WFA (Work  For Anywhere), Disdukcapil Persilahkan Masyarakat Akses Layanan 0811 4111 7372 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sekertaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kota Parepare mengungkapkan layanan sementara Disdukcapil pada Kamis (25-28/12/25) Lalu Senin 29-31 Desember Serta 02 Januari 2026 kambali normal. Hal tersebut di sampaikan Ilham pada kegiatan Ngopi Berjamaah Jumat (26/12/25).

“Pada hari Senin tanggal 29 sampai dengan 31 dan tanggal 2 Januari 2026, kami akan tetap melaksanakan pelayanan layanan secara online. Jadi pelayanan kami itu dapat diakses melalui layanan 0811 4111 7372, yang ingin melakukan pelayanan, melalui online dapat menghubungi nomor tersebut. Kemarin ada edaran walikota terkait dengan WFA (Work  For Anywhere), disdukcapil itu tidak melaksanakan pelayanan tatap muka di tgl 29 sampai 2 Januari 2026 .” Kata Ilham

Pada kesempatan tersebut Ilham juga Menyampaikan bahwa di disdukcapil itu melayani beberapa jenis atau output dari pada pelayanan administrasi kependudukan, bukan hanya kartu tanda penduduk, kartu keluarga, namun ada beberapa dokumen-dokumen yang lain seperti kartu identitas anak, di mana kartu identitas anak ini diperuntukkan bagi anak yang berusia di bawah 17 tahun.

“Jadi yang memiliki anak kiranya diuruskan dokumen kependudukannya, yaitu kartu identitas anak. Sama halnya dengan KTP yang Bapak ibu pegang, yang berusia 17 tahun atau yang sudah menikah. Jadi selain KTP, KK, KIA, ada akte kelahiran, ada kematian, dan dokumen akte perkawinan bagi non muslim. Selanjutnya akta kematian, Jadi kami harapkan bilamana ada keluarga yang meninggal dunia, kiranya dapat dilaporkan untuk diterbitkan akta kematiannya.” Harap Ilham.

Ketua STIKES Fatimah Ajak Jaga Kesehatan di Musim Hujan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua STIKES Fatimah Parepare Dr. Ners. Hendrick Sampeanging mengajak insan mesra untuk tetap menjaga kesehatan di musim hujan saat ini. Hal tersebut di sampaikan Dr. Hendrick pada program ruang bincang Desember.

“Bagus untuk dicermati, idealnya tadi itu supaya hidup sehat, maka istirahat yang 7 sampai 9 jam istirahat nya, selanjutnya makanan real food yang baik, bergizi.” Kata Ners Hendrik .

Dalam bincang tersebut Dr. Hendrick juga menyoroti kebiasaan generasi sekarang yang lebih banyak menkonsumsi makanan cepat saja dan juga gorengan.

“Zaman sekarang, saya tidak yakin. Anak muda sekarang, sukanya gorengan, kalau kumpul-kumpul dan praktisnya Indomie dan telur, tapi cukup bahwa kalian bisa memberikan tips-tips. Tadi disebut ada karbohidrat, Ada apa protein, ada vitamin, mineral sayur, atau buah, atau ada proteinnya. kalau tidak ada daging, ikan, telur, tapi kalau olahraganya, kalau olahraganya musim hujan di teliti dari pagi sampai sore, hujan bagaimana olahraganya. Ini kan tadi kita bilang yang outdoor-nya outdoor-nya bisa saja dengan cara ada aerobik, joging diluar, tapi karena belakangan ini hujan dirumah.” Kata Ners. Hendrick

Kakanwil Kemenag Prov. Nilai Tagline Tema Hari Amal Bhakti (HAB) Tahun Ini Luar Biasa

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel, H. Ali Yafie menilai tagline tema Hari Amal Bhakti (HAB) tahun ini luar biasa luar biasa karena Asta cita presiden diturunkan dalam visi misi kementerian agama. Apresiasi tersebut di sampaikan kakanwil Kemenag Sulsel saat hadir pada perayaan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 yang berlangsung di Lapangan Andi Makkasau pada Selasa (23/12/25),

“Kemudian pak menteri buat Asta protas, dan asta protas, isinya memang ada tiga, menyangkut persoalan kerukunan umat beragama, dari 3,8 itu, 3 yang pertama adalah meningkatkan kerukunan umat beragama berbasis kemanusiaan, dan inilah fokus kita sebetulnya, untuk kita bagaimana supaya umat beragama itu saling menghargai, saling menghormati, tanpa memandang suku, ras, agama apa rasnya. Olehnya itu, tugas berat kita adalah menjaga harmoni kerukunan umat beragama, dan inilah aset yang paling berharga di Indonesia yang membuat Indonesia bisa bertahan sampai hari ini.” Kata H Alir Yafid.

Lanjutnya, banyak negara yang warna kulitnya sama, hidungnya sama, agamanya sama, walaupun sedikit menyangkut persoalan perbedaan-perbedaan tapi mereka tidak nyenyak tidurnya, tidak nyenyak dalam melaksanakan kegiatan agamanya. Tapi Indonesia, berkat moderasi beragama, kerukunan umat beragama, berkat toleransinya yang cukup luar biasa, walaupun beribu-ribu pulau, bermacam-macam agama macam-macam suku dan ras.

“Alhamdulillah sampai hari ini dan insyaallah sampai kiamat dunia, di Indonesia tetap akan damai dan tentram dan sejahtera. itu yang menjadi pokok pada hari ini hari amal Bhakti kementerian agama, itu sesuatu yang sangat kita harus lakukan dengan tanda terima kasih kepada kita, kepada negara, bahwa kita bisa berhikmat di kementerian agama untuk membangun masyarakat Sulawesi Selatan membangun kota parepare.” Kata H. Alie Yafid .

Satpol PP Parepare Periksa 24 Orang Terjaring Razia Prostitusi di Kosan Hingga Hotel

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Satpol PP Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) telah memeriksa 24 orang yang terjaring razia prostitusi di kosan hingga hotel. Hasilnya, seorang gadis terdeteksi positif penyakit menular seksual (PMS)  , Rabu (24/12/2025).

Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah, Satpol PP Parepare, Siswandi mengatakan Ada beberapa aduan masyarakat terkait dengan prostitusi online atau asusila di beberapa kos yang ada di wilayah kota Parepare.

“Ada beberapa aduan masyarakat, terkait dengan prostitusi online atau asusila di beberapa kos yang ada di wilayah kota Parepare. Sasaran rasia ini di penginapan, kos-kosan, atau wisma yang ada di wilayah kerja kota Parepare. Jumlahnya 24 orang laki-laki 12 orang dan perempuan 12 orang

Siswandi pun mengimbau para orang tua untuk mengedukasi anaknya menghindari seks bebas. Menurutnya, seks bebas menjadi pemicu munculnya penyakit menular seks seperti sifilis dan HIV.

Sementara itu, Kabid Pelayanan RS Hasri Ainun Habibie, Abdul Risal mengatakan gadis yang positif sifilis itu kini ditangani tim medis. Dia mengatakan, orang yang terdeteksi sifilis harus ditangani agar tidak menular.

Operasi itu dilakukan di 8 lokasi kos, penginapan dan hotel pada Senin (22/12/25) dimulai pukul 21.00 Wita. Ada 12 pria dan 12 wanita ditemukan saat operasi tersebut.

Hari ibu yang ke 97 Momentum Bersejarah Yang lahir Dari Perjalanan Panjang Perjuangan Perempuan Indonesia

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  –  Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare, dr. Andi Arfiah Tasming hadir pada perayaan Hari Ibu tingkat kota Parepare di balai Ainun Rabu, (24/12/25).

Dalam sambutannya Ketua Dewan pembina Dharma Wanita Persatuan ini mengatakan Hari ibu yang ke 97 sebuah momentum bersejarah Yang lahir dari perjalanan panjang perjuangan perempuan Indonesia di dalam memperjuangkan hak kesetaraan dan kebebasan untuk bergerak bersama laki-laki di dalam membangun bangsa.

“Peringatan hari ibu setiap tanggal 22 Desember, merupakan wujud penghargaan bangsa Indonesia terhadap perjuangan, dan pengabdian perempuan dalam merebut serta mengisi kemerdekaan. Peringatan ini bukan sekedar seremonial, dan bukan pula perayaan mams days, sebagaimana dipahami di beberapa budaya, namun merupakan apresiasi mendalam bagi seluruh perempuan Indonesia, dalam semua peran dan kapasitasnya baik dalam keluarga, masyarakat bangsa, maupun negara.” Kata Andi Arfiah.

Lanjut Bunda Literasi ini, sejarah hari ibu  berakar pada kongres perempuan Indonesia pertama pada tahun 1928 di Yogyakarta, yang menjadi momentum lahirnya gerakan perempuan secara nasional. Melalui kongres tersebut, perempuan Indonesia berkumpul, bersuara, dan menetapkan arah perjuangan bersama komitmen para perempuan pejuang kala itu mengatakan Indonesia pada tonggak penting, yang kemudian ditetapkan sebagai hari ibu,  melalui keputusan presiden nomor 316 tahun 1959 sejak itu hari ini menjadi pengingat bahwa perempuan telah sedang dan akan terus menjadi bagian strategis di dalam pembangunan bangsa dalam ringkasan sejarah bangsa ini.

“Perempuan Indonesia telah menjadi agen perubahan, pergerakan inovasi, memperjuangkan keadilan, serta menguatkan nilai-nilai kemanusiaan, meski menghadapi berbagai tantangan, beban ganda, stigma, minimnya akses, kekerasan berbasis gender. Perempuan tentu tidak pernah berhenti berjuang, dengan ketangguhan kreativitas, dan daya juang, perempuan terus menunjukkan bahwa bangsa tidak pernah terpisah dari kemajuan perempuan. Tahun 2025, ini kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Republik Indonesia mengusung tema perempuan berdaya berkarya menuju Indonesia emas tahun 2045.” Kata Tasming.

Sementara Walikota Parepare Tasming Hamid mengungkapkan, ibu adalah guru terbaik bagi anak-anaknya. Dari ibulah nilai, kasih sayang, dan keteladanan pertama kali ditanamkan, jauh sebelum anak mengenal bangku sekolah.

“Sesuai dengan tema peringatan hari Ibu yang ke-97, perempuan berdaya dan berkarya menuju Indonesia emas tahun 2045, selaras dengan isu-isu pembangunan di kota Parepare, yang berorientasi pada peningkatan kwalitas sumber daya manusia, yang berdaya dan saing Perempuan yang berdaya, keluarga yang kuat, masyarakat yang tangguh serta berdaya saing perempuan ini adalah guru terbaik.” Kata Tasming.

Peringatan Hari Ibu yang digelar Pemerintah Kota Parepare berkolaborasi dengan sejumlah organisasi perempuan itu kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Di balik prosesi sederhana tersebut, tersimpan penghormatan mendalam atas peran ibu yang kerap bekerja tanpa sorotan, namun hasilnya menentukan masa depan generasi.

Bacukiki Barat Tertinggi Capaian Kinerja di Monev Pembangunan Triwulan IV, Wali Kota Siapkan Reward Bagi OPD Terbaik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Monitoring dan Evaluasi kegiatan Pembangunan Kota Parepare Triwulan IV Tahun 2025, memberi catatan rapor bagi beberapa Perangkat Daerah (OPD) dengan capaian kinerja fisik dan keuangan tertinggi maupun terendah.

 Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Triwulan IV yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Rabu (24/12/25) itu dipimpin langsung Wali Kota Tasming Hamid, didampingi Inspektur Daerah Iwan Asaad yang mengarahkan jalannya rapat, serta Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun selaku pelaksana kegiatan.

Dalam rapat di antaranya dibahas terkait realisasi pelaksanaan kegiatan pembangunan berdasarkan pencapaian kinerja Perangkat Daerah sampai dengan 17 Desember 2025 pada triwulan IV. Terungkap Perangkat Daerah dengan kinerja fisik tertinggi adalah Kecamatan Bacukiki Barat dengan angka persentase 98,32%. Disusul Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) 98,31%, RS dr Hasri Ainun Habibie 98,13%, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipi  97,75%, dan Kecamatan Bacukiki 96,80%.

Namun ada juga Perangkat Daerah dengan kinerja fisik terendah antara lain, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 60,12%, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan 72,56%, Dinas Tenaga Kerja 72,63%, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 79,96%, Dinas Penamaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu 80,73%.

Selain itu, Kecamatan Bacukiki Barat juga masuk dalam daftar Perangkat Daerah dengan realisasi penyerapan keuangan tertinggi. OPD dengan serapan anggaran tertinggi itu di antaranya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik 90,06%, RSUD Andi Makkasau 89,51%, RS dr Hasri Ainun Habibie 88,87%, Kecamatan Bacukiki Barat 87,98%, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM 87,88%.

Sedangkan Perangkat Daerah dengan realisasi penyerapan keuangan terendah yakni, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 34,61%, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan 36,46%, Badan Keuangan Daerah 61,92%,Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 63,20%, serta Dinas Tenaga Kerja 63,71%.

Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun dalam laporannya turut menyampaikan capaian kinerja keuangan berdasarkan anggaran kas dan SP2D sebagai dasar pengurangan TPP. Itu berdasarkan realisasi pencairan pada BKD hingga triwulan IV. OPD yang dimaksud antara lain Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) 37,08%, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) 40,14%, Badan Keuangan Daerah (BKD) 61,94%, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) 63,98%, dan Dinas Ketahanan Pangan 69,36%.

Wali Kota Tasming Hamid menginginkan agar OPD dengan capaian kinerja tertinggi mendapatkan hadiah (reward), dan sebaliknya OPD dengan capaian kinerja terendah mendapatkan hukuman (punishment).

“Reward penambahan TPP bagi OPD realisasi tinggi, dan pemotongan TPP bagi OPD realisasi rendah. Jadi TPP yang dipotong dari OPD berkinerja rendah itu jangan dimasukkan di Kasda, tapi dialihkan ke OPD berkinerja tinggi. Coba dibuatkan regulasinya dan kita evaluasi,” pinta Tasming.

Secara umum Tasming menekankan, bahwa serapan anggaran pada Monev Triwulan IV ini masih perlu dimaksimalkan karena saat ini sudah injury time atau di penghujung tahun anggaran. Penganggaran harus sesuai aturan berlaku dan mengikuti tahapan. Tidak boleh ada lagi kegiatan yang menunggu-nunggu atau ditahan-tahan. Harus tertib administrasi. “Tahun 2026 tidak boleh terjadi lagi kegiatan yang tidak maksimal. Semua menumpuk di ujung tahun. Ini menjadi bahan refleksi ke depan masak mau jatuh di lubang yang sama, jangan terulang terus seperti itu. Mari kita ubah pola lama ke pola baru yang baik dan menguntungkan bagi masyarakat,” tegas TSM, akronim mantan Pimpinan DPRD Parepare ini.

Kapolres Ajak Warga Sambut Datangnya Tahun Baru 2026 Tanpa Pesta Berlebihan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kapolres Parepare Indra Waspada Yudha berharap perayaan natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan aman tertib dan kondusif. Harapan tersebut di sampaikan indra saat hadir pada reses Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan II dari Fraksi Partai Demokrat, Andi Muzakkir Aqil, SH, MH, saat menggelar kegiatan reses di Rumah Aspirasi Andi Muzakkir Aqil, Jalan Abu Bakar Lambogo, Rabu (24/12/25).

“Dengan perayaan natal tahun 2025 ini, saudara-saudara kita yang beragama Nasrani bisa melaksanakan kegiatan hari besar dengan aman, tertib, dan kondusif.” Kata Indra .

Kapolres Juga mengajak warga Parepare bersama sama menyambut datangnya tahun baru 2026 tanpa pesta berlebihan sesuai dengan imbauan walikota Parepare.

“Kemudian, juga Mari kita sambut tahun 2026 tanpa perlu ada namanya pesta-pestaan, karena sudah ada imbauan dari Bapak Walikota, menindaklanjuti imbauan dari pusat, bahwa saat ini masih banyak saudara-saudara kita, khususnya saudara kita yang ada di Sumatera, yang baru-baru ini tertimpa musibah banjir bandang, sehingga dengan menyambut kegiatan tahun 2026 ini, kita disarankan untuk menyambutnya dengan banyak-banyak berdoa, berzikir, apalagi nanti pada saat malam pergantian tahun, Bapak Walikota H. Tasming hamid akan mengadakan tabligh akbar, rencana akan dilaksanakan di lapangan yang di Makassau pada tanggal 31 Desember 2025.” Ajak Indra WY.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare