34.2 C
Pare-Pare
Minggu, November 1, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 638

Biaya Berobat Non BPJS di titipkan Di RS Bukan Lewat PKM

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Komisi II DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir M.Si mengatakan memang di tingkat puskesmas dimanapun dia puskesmas di Parepare tidak akan melayani masyarakat yang akan berobat yang tidak ditanggung atau tidak masuk dalam BPJS kesehatan atau BPJS ketenagakerjaan. Hal tersebut di sampaikan H. Kaharuddin Kadir saat di hubungi tim liputan jelajah kota Radio mesra Kamis (11/08/22)

“Jadi bagi masyarakat yang datang berobat hanya bermodalkan KTP dan KK itu dimasukkan dalam pasien umum walaupun memang tidak seberapa besar. Karena APBD yang kita siapkan untuk non BPJS itu hanya ada di titip di rumah sakit umum Andi Makkasau. Dulu pernah kita pernah titip di dinas kesehatan melalui puskesmas tapi ini menjadi temuan BPK itu tidak dibolehkan sehingga itu dianggarkan dan dititip di rumah sakit.” Kata H. Kaharuddin.

Lanjut Politisi Golkar ini,  jumlah tahun ini kurang lebih 900 juta, Beberapa hari sebelumnya DPRD Parepare melaksanakan rapat bersama BPJS serta  Forum pemangku kepentingan. Lanjut Kahar untuk keseluruhan diparepare untuk mencapai target UHC 95% cakupan layanan masih membutuhkan anggaran kurang lebih 1,9 M karena memang jumlah masyarakat parepare yang belum terdata dalam BPJS itu kurang lebih 18.789

“Kalau 18.789 ini untuk mencapai 90% maka kalau cakupan kita sudah 95% artinya kita harus menyiapkan anggaran sebesar 1,9 M maka bagi masyarakat yang belum terdata di BPJS apabila dia berobat di Puskesmas maka hari itu didaftar maka hari itu juga langsung aktif, itulah kemudahan pelayanan kalau sudah mencapai UHC 90%. Inilah yang dibicarakan tadi dalam rapat forum pemangku kepentingan utama ini sehingga rekomendasinya kita meminta kepada Pemda melalui dinas kesehatan untuk menyiapkan anggaran sebesar 1,9 M supaya masyarakat kita ini tidak lagi kesulitan dalam berobat. Kalau pun tidak terdata kalaupun hari ini didata langsung itu langsung aktif kartunya. Memang target pemerintah tahun ini 95% untuk standar UHC tahun 2023 itu naik lagi 97%, 2024 98%. skemanya kami lihat kalau pemerintah mau cakupan layanan 100% memang dibutuhkan anggaran kurang lebih 2,7 M. Inilah yang kami bahas nanti dalam pembahasan APBD perubahan, kita berharap bahwa ada keinginan baik dari pemerintah daerah menambahkan anggaran di dinas kesehatan khusus untuk 90% saja dulu kurang lebih 1,9 Saja. Kalau ini sudah teranggarkan maka persoalan keluhan masyarakat sudah tidak ada.” Jelas Kahar

Saksikan laga PSM vs Kedah FC di Bali, Taufan Pawe Turut Studi Tiru Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali

0

BALI, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe (TP) menyaksikan langsung laga PSM Makassar melawan Darul Aman FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa malam,(09/08/22).

Dalam laga tersebut, Juku Eja sukses melaju ke babak final AFC Cup 2022 setelah menumbangkan wakil dari Malaysia dengan skor 2 – 1.

Kehadiran Taufan Pawe tidak hanya sekedar memberikan dukungan. Dirinya mengaku, kunjungan tersebut sekaligus studi tiru Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Tak heran dirinya mengajak Kepala Dinas Pemuda olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Amarung Agung Hamka. Turut hadir Kepala Dinas Perdagangan Prasetyo Catur.

“Betul, kita sekaligus Studi Tiru di di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Kita tahu sendiri stadion ini memiliki kualitas standar Federasi Sepak Bola Asia (AFC),” kata Taufan Pawe.

Wali Kota Parepare dua periode ini menjelaskan, dirinya optimis bisa menghadirkan stadion berstandar seperti Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Mengingat, industri sepak bola sangat sejalan dengan dengan visi-misinya membangun industri tanpa cerobong asap dengan teori telapak kaki.

“Insyallah selama ada jalan, saya berusaha keras menghadirkan stadion seperti ini. Karena industri sepak bola sangat menjanjikan untuk kemajuan daerah dan kesehjateraan masyarakat,” katanya.

Tambahnya, Stadion berstandar Asia sebenarnya cukup mendesak. Karena PSM Makassar sudah langganan untuk berkompetisi di Asia. Kasihan klub kebanggaan masyarakat Sulsel selalu bermain di luar.

Sementara Kepala Dinas Pemuda olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Amarung Agung Hamka mengaku, studi tiru yang dilakukan di Stadion Kapten I Wayan Dipta merupakan permintaan khusus Wali Kota Parepare Taufan Pawe.

“5 jam sebelum pertandingan saya sudah disini. Kita diterima oleh pihak Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Gianyar dan pihak manajemen Bali United,” katanya.

Dirinya menjelaskan, Stadion Gelora BJ Habibie Parepare saat ini berstandar tipe C. PSSI dan PT LIB mengatakan, Stadion GBH harus naik menjadi tipe B jika ingin melakoni pertandingan level Asia.

“Maka dari itu studi tiru ini kita banyak belajar apa-apa saja yang harus disiapkan untuk naik menjadi tipe B. Mulai kualitas lapangannya, penerangannnya, dan penataan ruangan serta beserta alat pendukungnya,” pungkasnya.

Ridwan Kamil Apresiasi Kerja Sama dengan PWNU Jawa Barat Bangun Peradaban Jawa Barat

0

BANDUNG, RADIOMESRA. COM  — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri Apel Kebangsaan 1.000 Banser dan Peresmian Gedung Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor di Gedung PW Ansor Jabar, Kota Bandung, Rabu (10/08/22).

Dalam sambutannya, Gubernur mengucapkan terima kasih atas kerja sama jangka panjang dengan PWNU Jabar, khususnya GP Ansor.

“Pemprov Jabar menghaturkan terima kasih atas kerja samanya selama ini membangun peradaban Jabar yang sangat luar biasa karena tidak bisa membangun negeri ini hanya mengandalkan pemerintah,” kata Ridwan Kamil.

Kang Emil, sapaan akrabnya juga menjelaskan teori Pentahelix yang menjadi salah satu andil dalam kerja sama yang melibatkan akademisi, pelaku usaha, masyarakat, pemerintah, dan media.

Tak hanya itu, bentuk kerja sama jangka panjang ini dibuktikan dengan beberapa program yang sedang dilaksanakan bersama JQH (Jam’iyatul Qurro’ Walhuffadz), yakni Program Satu Desa Satu Hafiz Quran.

Lebih lanjut Kang Emil menyampaikan pula terkait hibah dalam Program One Pesantren One Product (OPOP), yakni satu pesantren satu unit usaha, 70 persen  dihibahkan kepada pesantren-pesantren berbasis Nahdlatul Ulama (NU).

“Selama empat tahun ini sekitar Rp 980 miliar sudah dikerjasamakan dengan NU,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama Kang Emil juga menyampaikan doa dan harapan untuk GP Ansor.

“Ini rasa bangga dari kami, dukungan dari Jabar. Mudah-mudahan GP Ansor selalu jaya dan menjadi teladan sebagai manusia yang _khoirunnas anfa’uhum linnas_, sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya, juga kepada masyarakat Jabar,” pungkasnya.

Adapun acara ini turut dihadiri Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Menag menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas terbentuknya Gedung PW GP Anshor Jabar berkat kerja sama dan kerja keras bersama.

“Gedung yang luar biasa ini hadir berkat kerja keras dari sahabat-sahabat semua. Tak mungkin ini bisa terbangun kalau tidak disangga bersama-sama. Gedung ini bisa lahir dan berdiri megah karena ditopang bersama-sama,” tegasnya.

Yaqut juga berpesan kepada Pengurus Wilayah GP Ansor Jabar beserta jajaran Banser untuk saling menolong tanpa mengedepankan perbedaan ormas bahkan perbedaan agama.

“Insyaallah semangat yang sahabat-sahabat berikan kepada jamiah Nahdlatul Ulama, kepada bangsa dan negara ini menjadi amal jariah yang tidak akan putus-putus,” kata Yaqut.

Bangga Pembinanya Terima Penghargaan Internasional, FCC Berikan Erna Taufan Kejutan di Bandara

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Saat tiba di bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Pembina Forum kreatif Cipta Cendekia (FCC) Sulsel, Erna Rasyid Taufan mendapatkan kejutan manis dari para pengurus.

Dipimpin Ketua FCC, Andi Oci, penyambutan kepada Pembina FCC ini dilakukannya dengan pengalungan karangan bunga.

Menurut Andi Oci, kejutan dan penyambutan berupa pengalungan karangan bunga ini dilakukan sebagai bentuk rasa suka cita atas prestasi membanggakan yang ditorehkan pembinanya itu di kanca internasional.

Dua penghargaan bergengsi bertaraf internasional diraih istri Wali Kota Parepare, Taufan Pawe itu membuat mereka kian membanggakan Pembina yang bergelut bersama mereka selama belasan tahun itu.

“Alhamdulillah surprise dari kami FCC Sulsel kepada Ibu Erna sebagai Pembina FCC tentunya kebanggaan kami,” ujar Andi Oci didampingi sejumlah Pengurus.

Andi Oci berharap, Erna Taufan yang aktif dalam memberikan pembinaan religiositas kepada Pengurus FCC ini kian menginspirasi para perempuan, tak hanya di Sulsel tetapi di belahan dunia.

“Semoga Ibu Erna semakin sukses, makin menginspirasi kami semua, terus menebar kebaikan, dan semakin sayang pada kami semua keluarga besar FCC,” harap Andi Oci, kemudian meneruskan perjalanan bersama Erna Taufan ke rumah duka, salah seorang Pengurus FCC yang dikabarkan Ibunya meninggal dunia.

Diketahui, Erna Rasyid Taufan baru saja tiba di bandara Sultan Hasanuddin usai bertolak dari Padang, Provinsi Sumatera Barat mengikuti rangkaian pelaksanaan Indonesian City Expo (ICE) ke-18 sebagai rangkaian Rakerna Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-XV.

Sebelum ke Padang, Erna yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Parepare ini menerima dua penghargaan prestisius tingkat Internasional, yaitu kategori Asian Female Motivator Category “The Most Active Asian Female Motivator for Youth” dan dan Female Most Wanted Category “The Winner of Voting People Choice Award 2022”.

Penghargaan bergengsi ini digelar Harian Disway bekerja sama Pelita Mice, Kemeparekraf RI, dan Pesona Indonesia yang diserahkan langsung oleh Business Director Harian Disway, Andre So di Fashion Hotel Legian, Provinsi Bali, Kamis, (04/08/22). (*)

Jasad Bayi Aborsi Di Lakessi Di Kuburkan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Penemuan Ari-ari Bayi hingga Penemuan Bayinya yang sempat menggegerkan masyarakat kota Parepare khususnya Kelurahan Lakessi dan Kampung Pisang Kecamatan Soreang telah di kebumikan.

Sebelumnya seorang wanita inisial I 19 tahun warga Parepare bikin heboh usai diduga membuang bayinya di dalam toilet Pasar Lakessi. Polisi kemudian menemukan ari-ari bayi di toilet tersebut. Ahad, (07/08/22).

Polisi lalu melakukan investigasi terkait penemuan Ari-ari tersebut sampai di temukannya mayat bayi yang diduga dilahirkan oleh wanita inisial I 19 tahun tersebut.

Mayat bayi tersebut ditemukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dalam kondisi meninggal dunia Senin, (08/08/22) . Kasat Reskrim Polres Parepare, Selasa, (09/08/22) mengatakan Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa sekitar pukul 16.00 Wita. Mayat bayi ditemukan dalam kondisi terbungkus kantong plastik berwarna putih, Di dalam kantong tersebut mayat bayi diselimuti sweater.

Rabu (10/08/22) tepat pukul 10.30 Wita Mayat Bayi yang di temukan di kebumikan oleh pihak Dinas Sosial dan Pihak Kelurahan Kampung Pisang setelah di lakukan kordinasi awal ke pihak APH.

Darlan, Lurah Kampung pisang membenarkan bahwa mayat bayi yang di kebumikan ini adalah mayat bayi dari wanita inisial I 19 tahun.

“Pelaku membuang bayi tersebut di satu kontainer di belakang pasar lakessi, kemudian di setiap sore kontainer diangkut ke TPA. Hasil penyelidikan dan introgasi bapak-bapak kepolisian di polres Parepare dan pengakuan pelaku bahwasanya anak tersebut dibuang di kontainer dan kontainer setiap sore diangkut TPA. Olehnya itu pihak polres menghubungi sopir kontainer selanjutnya diadakan pencarian di TPA tersebut, selang beberapa menit kemudian ditemukanlah bayi tersebut.” Jelas Darlan

Mayat bayi tersebut di kebumikan di Pemakaman umum di Jl.Andi Dewang Kec. Bacukiki Barat.

Politisi Golkar Minta KPU Tinjau Usulan Penambahan Dapil

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Isu Penambahan Dapil (Daerah Pemilhan) untuk kota Parepare kembali di degungkan Politisi Partai Golkar Fadly Agus Mente kembali mengungkapkan sudah saatnya Parepare menambah dapil. Hal tersebut di sampaikannya Pada dialog kepemudaan KNPI beberapa waktu lalu.

“Kami melihat, saya pribadi ataupun Pemuda Pancasila melihat bahwa potensi pemekaran dapil di Parepare ini sangat terbuka luas setelah kami lihat dan cermati di data kependudukan terakhir 2021 di bacukiki jumlah penduduk 24.000, kalau kita mau bagi abis bilangan pembagi penduduk yang menghasilkan alokasi kursi untuk tiap dapil 6.177 sebagaimana bilangan membagi kemudian jumlah penduduk bacukiki itu sekitar 24.000 itu mendapatkan hasil 3,9, kembali lagi ke PKPU nomor 16 tahun 2017 sangat memungkinkan bahwa prinsip yang disampaikan Pak Anto ada tujuh prinsip Saya pikir sudah terpenuhi semua.” Jelas Fadly.

Tambah Awink sapaan akrabnya, dengan data tersebut mudah-mudahan bisa mendorong pemekaran dapil 1 di parepare ingat ketinggalan bacukiki hanya ini itu pintu masuknya ada pada penentuan dapil di KPU ketika ada penetapan dapil dengan alokasi kursi di bacukiki dirinya yakin komunikasi interaksi sosial yang ada di bacukiki ini cepat sampai

“KPU harus punya political will untuk cepat tidak lagi mewacanakan tapi mengundang semua elemen-elemen terkait, untuk bagaimana kita membangun menata dapil sesuai aturan perundang-undangan yang diamanahkan dalam undang-undang nomor 7 layak. Pengalokasian kursi tidak berdasarkan kepada wajib pilih berdasarkan kependudukan, jangan kita terjebak di situ. Jadi penetapan kursi dan alokasi kursi dan penetapan dapil ini tidak memakai instrumen wajib pilih bukan, berdasarkan instrumen kependudukan. Makanya nilai kopensiannya dapat dari bilangan pembagi penduduk bukan bilangan pembagi pemilih, kalau ini dijalankan sesuai amanah undang-undang dan PKPU Saya yakin bacukiki itu bisa dialokasikan 4 kursi. silahkan peserta pemilu untuk membentuk bagan pemilunya 1 dapil 4.” Terang Awink

IAS dan Pemkab Enrekang MoU Benefit Dalam Pengembangan Sumber Daya

0

ENREKANG, RADIOMESRA. COM – Wakil Rektor 1. Institut Andi Sapada Parepare DR. Sunardi Purwanda,l., SH., MH melaksanaan Penandatanganan MoU antara Institut Andi Sapada dan Pemkab Enrekang. Selasa (09/08/22). Di hubungi tim liputan jelajah kota radio mesra Rabu (10/08/22), DR. Sunardi Berharap Semoga dari hasil kesepahaman ini dapat memberikan benefit dalam pengembangan Sumber Daya yang ada di antara kedua Pihak.

“Pada dasarnya perjanjian kemarin yang kami sepakati bersama dengan Bupati Enrekang pada dasarnya mengacu pada Tri dharma perguruan tinggi Yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, jadi isinya tidak jauh dari Tridharma pendidikan tinggi itu sendiri. Terkait dengan implementasi yang akan kami lakukan pada dasarnya sudah berjalan beberapa hal sebelum penandatanganan ini yakni kita sudah menempatkan beberapa mahasiswa di posko yang ada di desa di kabupaten Enrekang salah satu desanya yaitu Desa singking.” Kata DR. Sunardi.

Lanjut Wadir 1 ini, Pada dasarnya mungkin untuk tahun-tahun mendatang Kampus IAS berharap bukan hanya di desa itu saja mungkin bisa menyebar lagi ke berbagai daerah yang ada di kabupaten Enrekang

“Selain itu sebenarnya rangka pengembangan bidang yang lain, tentunya bisa dikerjasamakan bukan hanya KKN saja tapi juga bisa merambah sampai rana rana yang lain seperti penelitian mungkin, dan rana rana pengajaran mungkin itu yang Kami sempat bicarakan dengan Bapak Bupati Enrekang.” Jelas DR. Sunardi

Nobar Bersama Aksa Mahmud, Taufan Pawe Kagum Pola Permainan PSM Makassar

0

BALI, RADIOMESRA. COM  – Dukungan langsung Wali Kota Parepare, Taufan Pawe (TP) untuk PSM Makassar berbuah manis. PSM Makassar berhasil melaju babak final AFC Cup 2022.

Juku Eja berhasil mengalahkan Kedah Darul Aman FC dengan skor 2 -1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa malam, (09/08/22).

Tak hanya Taufan Pawe, di Ruangan VVIP Royal Box, turut hadir Founder Bosowa Grup Aksa Mahmud, CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin, dan Gubernur Kedah Malaysia Muhammad Sanusi.

Bagi TP, pertandingan ini sangat penting dan spesial. Mengingat, PSM Makassar sukses melaju ke babak semifinal AFC Cup 2022. Pasukan Ramang kini menjadi satu-satunya klub yang mewakili Indonesia di Zona Asean. Kini, PSM sukses tembus final.

Untuk itu, Wali Kota Parepare dua periode ini meminta dukungan seluruh suporter Indonesia khusunya masyarakat Sulawesi Selatan.

“Masyarakat Sulsel patut berbangga. Klub sepak bola kita PSM Makassar kini mewakili Indonesia ke partai final. Saat ini dukungan lebih harus kita berikan untuk PSM,” katanya.

Ketua Golkar Sulsel ini turut memberikan apresiasi atas kemenangan anak asuh Bernardo Tavares itu. Dirinya menilai, strategi yang digunakan pelatih asal portugal tersebut membuat PSM terus memiliki peluang.

“Permainan di babak pertama bagus sekali. Banyak peluang. Kalau saya melihat PSM bisa menciptakan empat gol dalam pertandingan ini,” katanya.

Meski demikian, TP memiliki catatan untuk Pasukan Ramang. Para pemain PSM sepertinya belum bisa mempertahankan jika sudah unggul.

“Permainan babak pertama sampai awal-awal babak kedua kita lihat bagus sekali. Tetapi kemudian kendor dan diperparah salah satu pemain kena kartu merah,” jelasnya.

Meski demikian, Taufan Pawe meyakini PSM bisa menjuarai AFC Cup 2022.

“Jelas kita harus yakin jika permainan PSM seperti ini. Hanya saja memang dibutuhkan fokus dan kerja keras. Untuk itu, kita khususnya masyarakat Sulsel bersatu mendukung dan mengantar PSM juara,” pungkasnya.

Jabar Tuan Rumah Pesona I, Ridwan Kamil: Inilah Wajah Kebhinekaan Indonesia

0

BANDUNG, RADIOMESRA. COM – Jawa Barat menjadi tuan rumah edisi perdana Kirab Nusantara Pekan Seni dan Olahraga Nasional (Pesona) Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri se-Indonesia.

Sebanyak 3.500 mahasiswa dari 68 perguruan tinggi agama adu jago dalam bidang seni dan olahraga di Kampus II UIN Sunan Gunung Djati Bandung, (09-13/08/22).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyaksikan pembukaan Pesona pada Selasa (09/08/2) malam. Hadir Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Kapolda Jabar Irjen Suntana, Dirjen Pendidikan Islam Prof Ali Ramdani, jajaran pejabat Kemenag, Rektor UIN SGD Bandung Prof Mahmud dan rektor PTKN se-Indonesia.

Menurut Ridwan Kamil, Pesona bisa menjadi wajah Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika karena diikuti ribuan mahasiswa dengan berbagai latar belakang budaya dan agama.

“Jadi, inilah wajah Indonesia sesungguhnya. Menampilkan keilmuan, menampilkan fisik yang paripurna, serta ekspresi seni yang Allah berikan kita daya imajinasi,” ujar Ridwan Kamil.

Pesona menurutnya memberikan pelajaran berupa falsafah kebangsaan yang penting. “Dengan agama hidup terarah, dengan ilmu hidup lebih mudah, dengan budaya hidup lebih meriah, dengan olahraga hidup lebih gagah, dengan bekerja hidup lebih berfaedah,” cetusnya.

“Saya siapkan 10 hektare untuk kampusnya, saya desain sendiri kampusnya, kita buktikan menjadi kampus yang tercanggih dengan arsitekturnya,” sebut Kang Emil.

Sementara itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebut Pesona adalah ajang kompetisi yang menyandingkan olahraga dengan agama yang memang tidak bisa dipisahkan.

“Olahraga, agama, dan tuhan itu tarikan napas yang tidak bisa dipisahkan,” sebut Yaqut. “Apalagi Allah SWT mencintai keindahan,” tambahnya.

Ridwan Kamil Usul Bentuk Gugus Tugas Honorer

0

BANDUNG, RADIOMESRA. COM – Pemda Provinsi Jawa Barat mengusulkan pembentukan gugus tugas honorer sebagai jembatan aspirasi tenaga honorer dengan pemerintah daerah.

Gugus tugas honorer terdiri dari perwakilan tenaga honorer dan Pemda Provinsi Jabar. Gugus tugas ini bisa direplikasi di tingkat kabupaten/kota.

Demikian terungkap dalam pertemuan antara Gubernur Jabar Ridwan Kamil dengan honorer tenaga kesehatan dan guru di Gedung Sate, Selasa (09/08/22).

“Semua aspirasi kita dengarkan, dan solusi Jawa Barat adalah akan membentuk gugus tugas antara perwakilan mereka (tenaga honorer) dan tim Pemda Provinsi Jabar untuk secara transparan mencari solusi,” ujar Ridwan Kamil.

Dengan membentuk gugus tugas, tenaga honorer bisa rutin bertemu dengan Pemdaprov Jabar merespons segala hal terkait kebijakan tenaga honorer terlebih yang datang dari Pemerintah Pusat.

Terkait kebijakan dari Pemerintah Pusat, Gubernur berkomitmen terus mengawal agar tetap berkeadilan. Namun jika kebijakannya dari kabupaten/kota, Pemdaprov Jabar bisa dengan mudah membuat surat edaran.

“Kalau itu kewenangan pusat kita bekerja sama ke pusat, kalau kewenangan provinsi kita cari solusi di provinsi, kalau kewenangannya di kabupaten/kota itu kita bikin edaran,” imbuhnya.

Menurut Gubernur, pertemuannya dengan para nakes dan guru honorer merupakan bagian komitmen Pemdaprov Jabar memperjuangkan kesejahteraan tenaga honorer.

“Sehingga mereka paham bahwa Gubernur memperjuangkan aspirasi, tapi akan realistis. Kalau belum, kita akan sampaikan secara jujur, kalau bisa diubah dengan peraturan juga kita upayakan,” pungkas Kang Emil.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare